MURTADIN_KAFIRUN

Similar topics
Latest topics
» ibrahim beragama islam???????..hahahahaha LOL
Today at 7:14 am by POK

» Malam Hari, Matahari SUJUD di BAWAH Arsy.!
Thu Dec 18, 2014 8:39 am by you7tube7com

» Apa yg terjadi ketika orang tidur menurut Islam?
Thu Dec 18, 2014 8:23 am by you7tube7com

» Youtube: sop sumsum tulang babi, HALAL!!
Thu Dec 18, 2014 8:20 am by you7tube7com

» Quran bukan dari Tuhan
Thu Dec 18, 2014 8:16 am by you7tube7com

» Karakter Syaitan Dalam Al-Qur'an
Thu Dec 18, 2014 8:05 am by you7tube7com

»  Sucikah Alkitab?
Fri Dec 12, 2014 11:31 am by dewarugi

» JAHAT DAN BIADAB MANA MUHAMMAD ATAU SETAN?
Fri Dec 05, 2014 3:28 pm by seruan

» TUHAN Pilihanku
Fri Dec 05, 2014 3:21 pm by seruan

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 10 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 10 Guests :: 2 Bots

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


MENGAPA SHALAT ORANG MUSLIM MENGHADAP KIBLAT (KA'BAH)

View previous topic View next topic Go down

MENGAPA SHALAT ORANG MUSLIM MENGHADAP KIBLAT (KA'BAH)

Post by masnuntholab on Sat Apr 30, 2011 9:57 am

Dikalangan umat islam yang masih awam sering muncul pertanyaan mengapa shalat harus menghadap kiblat (Ka’bah) di Masjidil Haram Mekah? Apakah alasannya?

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah : KARENA ALLAH DAN RASULNYA MEMERINTAHKAN DEMIKIAN.

Allah Subhanahu wata’ala dalam surat Al-Baqarah ayat 150 berfirman :
وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَ حَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكٌمْ شَطْرَهُ لِئَلَّا يَكُوْنَ لِلنَّاسِ عَلَيْكُمْ حُجَّةٌ إِلَّا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِيْ وَلَأُتِمًّ نِعْمَتِيْ عَلَيْكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ
Dan dari mana saja kamu keluar, maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang dzalim di antara mereka. Maka janganlah kamu, takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Dan agar Kusempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk.

Dalam Tafsir Jalalain dijelaskan :
(وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَ حَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكٌمْ شَطْرَهُ) كرره للتأكيد (لِئَلَّا يَكُوْنَ لِلنَّاسِ) اليهود أو المشركين (عَلَيْكُمْ حُجَّةٌ) أي مجادلة في التولي إلى غيره لتنتفي مجادلتهم لكم من قول اليهود يجحد ديننا ويتبع قبلتنا ، وقول المشركين يدَّعي ملة إبراهيم ويخالف قبلته (إِلَّا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ) بالعناد فإنهم يقولون ما تحول إليها إلا ميلا إلى دين آبائه والاستثناء متصل والمعنى: لا يكون لأحد عليكم كلام إلا كلام هؤلاء (فَلَا تَخْشَوْهُمْ) تخافوا جدالهم في التولي إليها (وَاخْشَوْنِيْ) بامتثال أمري (وَلَأُتِمًّ) عطف على لئلا يكون (نِعْمَتِيْ عَلَيْكُمْ) بالهداية إلى معالم دينكم (وَلَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ) إلى الحق
(Dan dari mana saja kamu berangkat, maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, maka hadapkanlah mukamu ke arahnya!) Diulang-ulang untuk memperkuat
(agar tidak ada bagi manusia) baik Yahudi maupun orang musyrik.
(hujah atas kamu) maksudnya alasan agar kamu meninggalkan dan berpaling ke arah lainnya, yakni untuk menyangkal perdebatan mereka dengan kamu, misalnya kata orang-orang Yahudi, "Ia mengingkari agama kita tetapi ia mengikuti arah kiblat kita," dan kata orang-orang musyrik, "Ia mengaku mengikuti agama Ibrahim tetapi ia melanggar arah kiblatnya,"
(kecuali orang-orang yang aniaya di antara mereka) disebabkan keingkaran. Mereka mengatakan bahwa perpalingan Muhammad ke Kakbah itu sebabnya tidak lain hanyalah karena kecenderungannya pada agama nenek moyangnya. 'Itstitsna' atau pengecualian di sini adalah 'muttashil' atau berhubungan dan maksudnya adalah tak ada omelan seorang pun kepadamu selain dari omelan mereka itu.
(Maka janganlah kamu takut kepada mereka) maksudnya teramat khawatir disebabkan peralihan kiblat itu.
(tetapi takutlah kepada-Ku) yaitu dengan mengikuti segala perintah-Ku,
(dan agar Aku sempurnakan) `athaf atau dihubungkan pada 'li alla yakuuna',
(nikmat-Ku kepadamu) dengan menuntunmu pada pokok agamamu
(dan supaya kamu memperoleh petunjuk) pada kebenaran.
[Tafsir Jalalain 1/77 ].

masnuntholab
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts: 422
Reputation: 0
Points: 1832
Registration date: 2011-04-20

View user profile

Back to top Go down

Re: MENGAPA SHALAT ORANG MUSLIM MENGHADAP KIBLAT (KA'BAH)

Post by masnuntholab on Sat Apr 30, 2011 10:38 am

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan umatnya untuk shalat menghadap ke arah kiblat (Ka’bah)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيّ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّم قَالَ: "إِذَا قُمْتَ إلَى الصَّلاةِ فَأَسْبِغِ الْوُضُوءَ، ثُمَّ اسْتقَبِلِ الْقِبْلَةَ، فَكَبَّرْ، ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسّرَ مَعَكَ مِنَ الْقُرُآنَ، ثُمَّ اركْعْ حَتَى تَطْمَئِنَّ رَاكِعاً، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتِدِلَ قَائِماً، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَى تَطْمَئنَّ سَاجِداً، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَى تَطْمَئِنَّ جَالِساً، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَى تَطْمَئِنَّ سَاجِداً، ثُمَّ افْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلاتِكَ كُلِّهَا". أخرجه السَّبْعَةُ، وَاللَّفْظُ لِلْبُخَارِيِّ، وَلابْنِ مَاجَهْ بِإِسْنَادِ مُسْلِمِ: "حَتَّى تَطْمَئِنَّ قَائِماً".
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Jika engkau hendak mengerjakan shalat maka sempurnakanlah wudlu', kemudian menghadaplah ke kiblat, lalu bertakbirlah, lalu bacalah (ayat) al-Quran yang mudah bagimu, lalu ruku'lah hingga engkau tenang (tu'maninah dalam ruku', kemudian bangunlah hingga engkau tegak berdiri, lalu sujudlah hingga engkau tenang dalam sujud, kemudian bangunlah hingga engkau tenang dalam duduk, lalu sujudlah hingga engkau tenang dalam sujud. Lakukanlah hal itu dalam dalam sholatmu seluruhnya." Dikeluarkan oleh Imam Tujuh lafadznya menurut riwayat Bukhari. Menurut Ibnu Majah dengan sanad dari Muslim: "Hingga engkau tenang berdiri."
[Bulughul Maram, Subulussalam 1/426].

وعن ابن عمر قال‏:‏ ‏بينما الناس بقبا في صلاة الصبح إذ جاءهم آت فقال‏:‏ إن النبي صلى اللَّه عليه وآله وسلم قد أنزل عليه الليلة قرآن وقد أمر أن يستقبل القبلة فاستقبلوها وكانت وجوههم إلى الشام فاستداروا إلى الكعبة‏‏
Dari lbnu Umar, ia berkata, "Ketika orang-orang di Quba sedang shalat Subuh, tiba-tiba ada yang datang lalu berkata, ‘Sesungguhnya telah diturunkan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam Al Qur'an tadi malam, dan telah diperintahkan keepada beliau untuk menghadap ke kiblat, menghadap menghadaplah kalian ke arah kiblat.' Saat itu mereka tengah menghadap ke arah Syam, lalu mereka berputar menghadap ke arah Ka' bah." (Muttafaq' Alaih)

وعن أنس‏:‏ ‏‏أن رسول اللَّه صلى اللَّه عليه وآله وسلم كان يصلي نحو بيت المقدس فنزلت ‏(قد نرى تقلب وجهك في السماء فلنولينك قبلة ترضاها فول وجهك شطر المسجد الحرام) فمر رجل من بني سلمة وهم ركوع في صلاة الفجر وقد صلوا ركعة فنادى ألا إن القبلة قد حولت فمالوا كما هم نحو القبلة
Dari Anas : "Bahwasanya dulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam melaksanakan shalat dengan menghadap ke arah Baitul Maqdis, lalu turunlah ayat, 'Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan mukamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya arang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kltab (Taurat dan Injil) memang mengetahui bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Rabb-nya dan Allah sekali-kali tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.' (QS. Al Baqarah (2): 144). Lalu seorang laki-laki dari Bani Salamah melintas, saat itu mereka sedang ruku dalam shalat subuh dan telah menyelesaikan satu raka'at. Maka orang itu berseru, 'Ketahuilah, sesungguhnya kiblat telah dipindahkan' Maka merekapun langsung merubah arah ke kiblat dalam posisi tersebut." ( HR. Ahmad, Muslim dan Abu Daud)

Imam Asy-Syaukani berkata :
Sabda beliau (kemudian menghadaplah ke arah kiblat).
Hadits ini menunjukkan wajibnya menghadap ke arah kiblat, dan ini sudah menjadi ijma' kaum muslimin, kecuali dalam kondisi tidak mampu, atau dalam kondisi takut dalam peperangan, atau ketika melaksanakan shalat sunnah. Hal ini akan dibahas kemudian. Wajibnya menghadap ke arah kiblat ketika shalat telah ditetapkan oleh Al qur'an dan As-sunnah yang mutawatir.
Ucapan perawi (Ketika orang-orang di Quba sedang shalat subuh dst.). Pensyarah mengatakan: Hadits ini mengandung banyak faidah, di antaranya: Bahwa hukum yang menghapus tidak berlaku kecuali telah sampai padanya. Karena saat itu warga Quba tidak diperintahkan untuk mengulangi shalat mereka yang dilakukan dengan menghadap ke Baitul Maqdis padahal telah diturunkan perintah menghadap Ka'bah karena mereka belum tahu. Faidah lainnya, bolehnya orang yang tidak sedang shalat memberitahukan kepada orang yang sedang shalat. Faidah lainnya adalah sebagaimana disebutkan oleh penulis, "Hadits ini sebagai dalil diterimanya khabar Ahad”
[Nailul Authar 1/444-446].

masnuntholab
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts: 422
Reputation: 0
Points: 1832
Registration date: 2011-04-20

View user profile

Back to top Go down

Re: MENGAPA SHALAT ORANG MUSLIM MENGHADAP KIBLAT (KA'BAH)

Post by yang berserah diri on Sat Apr 30, 2011 11:11 am

anda tau atau tidak sejarah ayat-ayat diatas turun?
kalau tidak tau jelaslah anda bingung
ada baiknya anda lebih banyak belajar

yang berserah diri
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts: 903
Location: BUMI ALLAH SWT
Job/hobbies: MEMBERI PERINGATAN
Humor: A: kenapa yesus disalib?,,,|B: untuk menebus dosa| | A: salah | B: terus apa dong? | A: karena jalannya lambat|
Reputation: -1
Points: 2369
Registration date: 2011-01-16

View user profile

Back to top Go down

Re: MENGAPA SHALAT ORANG MUSLIM MENGHADAP KIBLAT (KA'BAH)

Post by masnuntholab on Sat Apr 30, 2011 9:44 pm

Segala Puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam.
Shalawat dan salam semoga Allah limpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam beserta keluarga dan para sahabatnya.

Kiblatnya Orang yang Jauh dari Ka'bah Adalah Arah Ka'bah
عن أبي هريرة‏:‏ ‏(‏أن النبي صلى اللَّه عليه وآله وسلم قال‏:‏ ما بين المشرقِ والمغربِ قبلة‏ٌٌ)‏‏.‏
رواه ابن ماجه والترمذي وصححه
Dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Apa yang ada diantara timur dan barat
adalah kiblat." (HR. Ibnu majah dan At-Tirmidzi, ia menshahihkannya)

وقوله عليه السلام في حديث أبي أيوب‏:‏ ‏(‏ولكن شَرِّقُوْا أَوْ غَرِّبُوْا‏)‏ يعضد ذلك
Sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits Abu Ayyub : "Akan tetapi, menghadapkan ke arah timur atau ke arah barat " menguatkan hadits di atas.
Asy-Syaukani berkata :
Hadits di atas menunjukkan, bahwa orang yang jauh dari kiblat, maka yang wajib baginya adalah arah, bukan Ka'bah. Al Baihaqi mengeluarkan riwayat dari Ibnu Abbas, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Ka'bah adalah kiblatnya orang yang berada di dalam masjid (Masjidil Haram), masjid (Masjidil Haram) adalah kiblatnya orang yang ada di tanah suci, dan tanah suci adalah Kiblatnya penduduk dunia dari umatku, baik yang di timur maupun di barat."
[Nailul Authar 1/447].

masnuntholab
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts: 422
Reputation: 0
Points: 1832
Registration date: 2011-04-20

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum