MURTADIN_KAFIRUN

Latest topics
» Diskusi dengan njlajahweb
Mon Jul 31, 2017 7:35 pm by njlajahweb

»  Quran: Allah = penipu, pembuat sesat, pembunuh
Sat Jul 15, 2017 11:09 pm by admin

» [Quran] Kebaikan Allah yang menipu
Sat Jul 15, 2017 11:08 pm by admin

»  [Quran] Allah = penipu, pembuat sesat, pendusta
Sat Jul 15, 2017 11:06 pm by admin

» Sharia in America
Sat Jul 15, 2017 11:00 pm by admin

»  ISLAMIC CIRCUS
Sat Jul 15, 2017 10:45 pm by admin

» Scientific Errors of the Qur’an
Sat Jul 15, 2017 10:36 pm by admin

» Why Muslims are so delusional?
Sat Jul 15, 2017 10:30 pm by admin

» Emangnya allah swt itu tuhan??
Sat Apr 29, 2017 9:34 am by shaggy

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 7 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 7 Guests :: 2 Bots

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

View previous topic View next topic Go down

benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by shellameliala on Tue Jul 31, 2012 5:39 pm

Sebenarnya perbudakan itu sudah ada jauh sebelum masa Islam diturunkan.
Baik di belahan barat dunia atau di belahan timurnya. Bahkan tidak ada
satu pun kerajaan dan peradaban kecuali mereka mengenal perbudakan
dengan segala konsekuensinya.

Konsekuensinya adalah bahwa budak
itu meski manusia biasa, tetapi status dan eksistensi dirinya tidak
seperti manusia. Budak adalah asset atau harta benda yang dimiliki. Dan
karena itu bisa diperjual-belikan dengan harga yang disepakati.

Peradaban
manusia sejak dahulu sudah mengenal pasar budak dimana-mana. Di Yunani,
Romawi, Afrika, India, Persia, Cina dan dimana matahri ini bersinar.

Semua
peradaban itu sepakat bahwa selain bisa diperjual-belikan, budak itu
pun boleh disetubuhi oleh pemiliknya. Ini adalah undang-undang dan
peraturan yang syah, formal, normal dan real. Tidak ada satu pun dari
peradaban manusia kala itu yang menentang kesepakatan ini.

Dan
demikianlah kehidupan manusia selama ribuan tahun hingga akhirnya
datanglah Islam pada tahun 610 M untuk melakukan koreksi atas hal
tersebut. Namun perlu diperhatikan bagaimana Islam melakukan perubahan
yang sistematis tanpa harus mengahncurkan infrastruktur yang sudah ada
sebelumnya.

Meski tidak setuju dengan perbudakan manusia, namun
Islam tidak menghapuskannya dengan membabi buta. Karena ada
faktor-faktor yang penting yang tidak bisa diabaikan begitu saja dalam
masalah perbudakan. Salah satunya adalah masalah jaminan atas hak milik /
asset seseorang. Sebagaimana kita ketahui bahwa seseorang yang memiliki
budak berarti dia memiliki harta dengan nilai tertentu. Bila Islam
menghapuskan perbudakana dalam sehari, maka ada sekian banyak orang kaya
yang segera jatuh miskin, lantaran uangnya disimpan dalam bentuk assett
perbudakan. Hal ini tidak boleh terjadi begitu saja kalau tidak mau
terjadi kegoncangan moneter.

Penghapusan perbudakan dilakukan
dengan cara yang sistematis, baik melalui penanaman nilai-nilai anti
perbudakan maupun melalui proses penutupan semua pintu gerbang ke arah
perbudakan. Sebaliknya, semua pintu ke arah pembebasan perbudakan dibuka
lebar-lebar. Misalnya dengan mengkonversi bentuk-bentuk hukuman denda
dengan membebaskan budak. Dengan demikian, secara sistematis, jumlah
budak akan habis sesuai perjalanan waktu.

Sementara itu,
perbudakan tidaklah semata-mata penindasan, tapi pahamilah bahwa di masa
itu perbudakan adalah komoditi. Harga budak itu cukup mahal. Seseorang
dalam sekejap akan jatuh miskin bila secara tiba-tiba perbudakan
dihapuskan oleh Islam. Seorang tuan yang memiliki 100 budak, akan
menjadi fakir miskin bila pada suatu hari perbudakan dihapuskan. Padahal
dia mendapatkan budak itu dari membeli dan mengeluarkan uang yang cukup
besar serta menabung bertahun-tahun. Bila hal itu terjadi, dimana sisi
keadilan bagi orang yang memiliki budak, sedangkan dia ditakdirkan hidup
di zaman di mana perbudakan terjadi dan menjadi komoditi.

Karena
itu Islam tidak secara tiba-tiba menghapuskan perbudakan dalam satu
hari. Islam melakukannya dengan proses kultural dan ‘smooth’ . Banyak
sekali hukuman dan kaffarah yang bentuknya membebaskan budak. Bahkan
dalam syariah dikenal kredit pembebasan budak. Seorang budak boleh
mencicil sejumlah uang untuk menebus dirinya sendiri yang tidak boleh
dihalangi oleh tuannya.

Dengan cara yang sistematis dan proses
yang alami, perbudakan hilang dari dunia Islam jauh beberapa ratus tahun
sebelum orang barat meninggalkan perbudakan.

Kalau hari ini ada
orang yang bilang Al-quran mengakui perbudakan, maka dia perlu belajar
sejarah lebih dalam sebelum bicara. Pendapatnya itu hanya akan
meperkenalkan kepada dunia tentang keterbatasan ilmunya dan pada
gilirannya akan menjadi bahan tertawaan saja.

Dan dalam proses
menuju kepada dihapuskannya perbudakan, maka sebagian dari perlakuan
terhadap budak diakomodir dalam Islam, seperti boleh menjual atau
membelinya termasuk boleh menyetubuhinya

_________________


kunjungi forum debat terbesar hanya di http://murtadinkafirun.forumotion.net
avatar
shellameliala
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Female
Number of posts : 213
Location : medan
Humor : gw pasti bisa jadi muallaf
Reputation : 0
Points : 2236
Registration date : 2012-07-25

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Wed Aug 01, 2012 3:08 am

Banyak
sekali hukuman dan kaffarah yang bentuknya membebaskan budak. Bahkan
dalam syariah dikenal kredit pembebasan budak. Seorang budak boleh
mencicil sejumlah uang untuk menebus dirinya sendiri yang tidak boleh
dihalangi oleh tuannya.

Dengan cara yang sistematis dan proses
yang alami, perbudakan hilang dari dunia Islam jauh beberapa ratus tahun
sebelum orang barat meninggalkan perbudakan.

========================================================


khafarah yg bentuknya pembebasan budak,hanya bertujuan untuk menjaga agar pasar budak tidak mengalami kejenuhan.

jika orang2 yg cukup mampu sudah punya budak,siapa lagi yg mau beli budak?? terjadi kejenuhan pasar.karenanya untuk menhindari pasar yg jenuh alias pasar yg surplus budak,maka hukum islam mengenalkan khafarah /denda berupa pembebasan budak,agar orang yg tidak punya budak lagi segera membeli budak baru karena dia baru saja membayar khafarah.jadi roda ekonomi berjalan terus...


mamad dan bala tentaranya menyerang suku suku tetangga/sekitar untuk mendapatkan barang jarahan dan budak,ini bukti bahwa islam malah melestarikan perbudakan,sebab ini adalah sarana untuk memperoleh suplay.


kesimpulannya;

1. islam menyediakan suplay budak dengan cara menyerang suku suku /tribe arab sekitar/tetangga.

2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.

jadi orang yg tidak punya budak lagi kerena membayar khafarah,akan segera membeli budak baru.

dengan demikian pasar budak tetap berjalan.roda ekonomi perbudakan tetap berputar.

thanks to mamad.



_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by shellameliala on Wed Aug 01, 2012 10:53 am

kermit katak lucu wrote: Banyak
sekali hukuman dan kaffarah yang bentuknya membebaskan budak. Bahkan
dalam syariah dikenal kredit pembebasan budak. Seorang budak boleh
mencicil sejumlah uang untuk menebus dirinya sendiri yang tidak boleh
dihalangi oleh tuannya.

Dengan cara yang sistematis dan proses
yang alami, perbudakan hilang dari dunia Islam jauh beberapa ratus tahun
sebelum orang barat meninggalkan perbudakan.

========================================================


khafarah yg bentuknya pembebasan budak,hanya bertujuan untuk menjaga agar pasar budak tidak mengalami kejenuhan.

jika orang2 yg cukup mampu sudah punya budak,siapa lagi yg mau beli budak?? terjadi kejenuhan pasar.karenanya untuk menhindari pasar yg jenuh alias pasar yg surplus budak,maka hukum islam mengenalkan khafarah /denda berupa pembebasan budak,agar orang yg tidak punya budak lagi segera membeli budak baru karena dia baru saja membayar khafarah.jadi roda ekonomi berjalan terus...


mamad dan bala tentaranya menyerang suku suku tetangga/sekitar untuk mendapatkan barang jarahan dan budak,ini bukti bahwa islam malah melestarikan perbudakan,sebab ini adalah sarana untuk memperoleh suplay.


kesimpulannya;

1. islam menyediakan suplay budak dengan cara menyerang suku suku /tribe arab sekitar/tetangga.

2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.

jadi orang yg tidak punya budak lagi kerena membayar khafarah,akan segera membeli budak baru.

dengan demikian pasar budak tetap berjalan.roda ekonomi perbudakan tetap berputar.

thanks to mamad.



soalnya kmu ga paham ekonomi syariatnya eslam.....
jangan ngawur donk bang, ekonomi syareatnya eslam beda lho ama ekonomi konvensional......

_________________


kunjungi forum debat terbesar hanya di http://murtadinkafirun.forumotion.net
avatar
shellameliala
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Female
Number of posts : 213
Location : medan
Humor : gw pasti bisa jadi muallaf
Reputation : 0
Points : 2236
Registration date : 2012-07-25

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by bayo_lubis on Wed Aug 01, 2012 12:50 pm

kermit katak lucu wrote:2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.jadi orang yg tidak punya budak lagi kerena membayar khafarah,akan segera membeli budak baru.dengan demikian pasar budak tetap berjalan.roda ekonomi perbudakan tetap berputar.thanks to mamad.
huahahaha... Bila seseorang TIDAK PUNYA BUDAK, tidak perlu membeli budak baru untuk membayar denda. Karena denda tsb bukan hanya membebaskan budak, bisa jadi dengan memberi makan anak yatim atau orang miskin sekian orang.
Hanya kesimpulan bodoh yg mengatakan bahwa hukum pembebasan budak adalah untuk memperbaiki roda ekonomi perbudakan.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net
avatar
bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 8099
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Wed Aug 01, 2012 2:04 pm

bayo_lubis wrote:
kermit katak lucu wrote:2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.jadi orang yg tidak punya budak lagi kerena membayar khafarah,akan segera membeli budak baru.dengan demikian pasar budak tetap berjalan.roda ekonomi perbudakan tetap berputar.thanks to mamad.
huahahaha... Bila seseorang TIDAK PUNYA BUDAK, tidak perlu membeli budak baru untuk membayar denda. Karena denda tsb bukan hanya membebaskan budak, bisa jadi dengan memberi makan anak yatim atau orang miskin sekian orang.
Hanya kesimpulan bodoh yg mengatakan bahwa hukum pembebasan budak adalah untuk memperbaiki roda

ekonomi perbudakan.

======================================================

hahha tumben gak oot,sekalinya gak oot ehh ngaco bin ngawur

perhatikan baik baik yaa:

jadi orang yg tidak punya budak lagi kerena membayar khafarah,akan segera membeli budak baru.......

jadi si amir misalkan punya budak dan ia melakukan suatu pelanggaran yg diharuskan bayar khafarah,maka ia akan membebaskan budak,makaaaaaaaaaaaaaaaa...ia sekarang tak punya budak,makaaaaaaaaaaaaaaa....si amir akan membeli budak baru.......

lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol!

perhatikan juga;

khafarah yg bentuknya pembebasan budak,hanya bertujuan untuk menjaga agar pasar budak tidak mengalami kejenuhan.

jika orang2 yg cukup mampu sudah punya budak,siapa lagi yg mau beli budak?? terjadi kejenuhan pasar.karenanya untuk menhindari pasar yg jenuh alias pasar yg surplus budak,maka hukum islam mengenalkan khafarah /denda berupa pembebasan budak,agar orang yg tidak punya budak lagi segera membeli budak baru karena dia baru saja membayar khafarah.jadi roda ekonomi berjalan terus...


mamad dan bala tentaranya menyerang suku suku tetangga/sekitar untuk mendapatkan barang jarahan dan budak,ini bukti bahwa islam malah melestarikan perbudakan,sebab ini adalah sarana untuk memperoleh suplay.

======================


sangat jelas apa yg saya maksud;seseorang punya budak; dia kemudian harus bayar khafarah;maka ia membebaskan budak yg dimilikinya;maka sekarang ia akan membeli budak baru,sebab ia butuh budak untuk kehidupan sehari hari misalnya, atau kebutuhan sexnya,sebeb hukum islam membolehkan sex bebas di luar nikah dengan budak; ( begitulah bobroknya agama mmd; sex bebas dengan wanita merdeka dilarang;tapi sex bebas dengan budak boleh...ancur amat ajaran agama loe bayo.....)

_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by bayo_lubis on Thu Aug 02, 2012 10:46 pm

kermit katak lucu wrote:
bayo_lubis wrote:
kermit katak lucu wrote:2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.jadi orang yg tidak punya budak lagi kerena membayar khafarah,akan segera membeli budak baru.dengan demikian pasar budak tetap berjalan.roda ekonomi perbudakan tetap berputar.thanks to mamad.
huahahaha... Bila seseorang TIDAK PUNYA BUDAK, tidak perlu membeli budak baru untuk membayar denda. Karena denda tsb bukan hanya membebaskan budak, bisa jadi dengan memberi makan anak yatim atau orang miskin sekian orang.Hanya kesimpulan bodoh yg mengatakan bahwa hukum pembebasan budak adalah untuk memperbaiki roda ekonomi perbudakan.
======================================================hahha tumben gak oot,sekalinya gak oot ehh ngaco bin ngawur perhatikan baik baik yaa:jadi orang yg tidak punya budak lagi kerena membayar khafarah,akan segera membeli budak baru.......jadi si amir misalkan punya budak dan ia melakukan suatu pelanggaran yg diharuskan bayar khafarah,maka ia akan membebaskan budak,makaaaaaaaaaaaaaaaa...ia sekarang tak punya budak,makaaaaaaaaaaaaaaa....si amir akan membeli budak baru....... perhatikan juga;khafarah yg bentuknya pembebasan budak,hanya bertujuan untuk menjaga agar pasar budak tidak mengalami kejenuhan.jika orang2 yg cukup mampu sudah punya budak,siapa lagi yg mau beli budak?? terjadi kejenuhan pasar.karenanya untuk menhindari pasar yg jenuh alias pasar yg surplus budak,maka hukum islam mengenalkan khafarah /denda berupa pembebasan budak,agar orang yg tidak punya budak lagi segera membeli budak baru karena dia baru saja membayar khafarah.jadi roda ekonomi berjalan terus...mamad dan bala tentaranya menyerang suku suku tetangga/sekitar untuk mendapatkan barang jarahan dan budak,ini bukti bahwa islam malah melestarikan perbudakan,sebab ini adalah sarana untuk memperoleh suplay.======================sangat jelas apa yg saya maksud;seseorang punya budak; dia kemudian harus bayar khafarah;maka ia membebaskan budak yg dimilikinya;maka sekarang ia akan membeli budak baru,sebab ia butuh budak untuk kehidupan sehari hari misalnya, atau kebutuhan sexnya,sebeb hukum islam membolehkan sex bebas di luar nikah dengan budak; ( begitulah bobroknya agama mmd; sex bebas dengan wanita merdeka dilarang;tapi sex bebas dengan budak boleh...ancur amat ajaran agama loe bayo.....)

Tulisan Anda yg panjang ini kan hanya wujud kebencian Anda thd Islam. Dan ini hanya kesimpulan Anda.
Kenyataan dan hasil dari pembebasan budak itu sudah jelas. Perbudakan lebih dahulu berakhir dlm Islam dari pada dunia barat.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net
avatar
bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 8099
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Fri Aug 03, 2012 6:00 am

ulisan Anda yg panjang ini kan hanya wujud kebencian Anda thd Islam. Dan ini hanya kesimpulan Anda.
Kenyataan dan hasil dari pembebasan budak itu sudah jelas. Perbudakan lebih dahulu berakhir dlm Islam dari pada dunia barat.

===============================

sampe tahun 2007 dan saya yakin sampe sekarang,wilayah muslim yg bernama negara sudan,masih terjadi tuh perbudakan;










Di Madhol, Sudan, setumpuk uang berpindah tangan dari sukarelawan Christian Solidarity International, John Eibner, saat ia membayar $13,200 bagi pembebasan 132 budak. Si Muslim Sudan yg menerima duit segumpal itu malah berani mengatakakan bahwa ia tidak kebagian komisi dlm transaksi ini. Kesemuanya adalah anak2 dan wanita, saat mereka berbaris gemeteran menanti kebebasan, termasuk para ibu2 muda yg diperkosa dgn bayi2 pada punggung mereka.

Sang pemilik budak, Muslim dari Sudan, menjual budak2 itu seakan menjual ternak di pelelangan umum. Akuac Malong, gadis muda dari suku Dinka, hampir bunuh diri. Pemiliknya mencoba mencuci otaknya dgn Islam dan memukuli bahkan membiarkannya kelaparan. Inilah evangelisme ala Islam, persis spt yg diserukan Muhamad dlm hadis.

Slave Trade Thrives in Sudan
Arab Masters Can Do as They Please
http://www.domini.org/openbook/sud80210.htm
http://english.gospelherald.com/article … aves/1.htm


http://www.domini.org/openbook/sud80210.htm



http://english.gospelherald.com/article/africa/372/section/christians.aid.in.rescue.of.102.sudanese.slaves/1.htm



Kristen membebaskan 102 Budak Sudan
Tuesday, Jan. 23, 2007

Organisasi Kristen bekerja sama dgn pemerintah setempat, gereja dan komite2 inter-etnik membantu membebaskan 102 budak hitam di negara bagian Aweil.

Christian Solidarity International (CSI) dari UK mengatakan bahwa budak2 itu kebanyakan bocah2 & lelaki2 muda yg disekap milisia2 Arab-Muslim.

Para budak mengalami kekejaman fisik, psikologis dan pemelukan Islam secara paksa, demikian CSI.

Agor Deng, 16, diperkosa berkali2 oleh pemilik dan teman2nya. Isteri pemilik bahkan mencabuti kukunya. Ia dipaksa utk solat dibawah ancaman mati.

Wanita 45 thn, Achol Loc Wiel, luka2 di kakinya saat berlangsungnya perajahan budak dan dipaksa berjalan ke Sudan Utara dimana ia di gang-rape oleh teman2 pemiliknya. Pemiliknya memaksanya agar meninggalkan Kristen dan masuk Islam.

Garang Akot Wiir, 30, lumpuh di tangan dan kaki kanannya stelah diikat dan dipukuli selama 24 jam karena ketahuan mencoba melarikan diri.

Mereka ini dikembalikan ke desa2 mereka, tempat militia Muslim melakukan aksi penjarahan melawan non-Muslim. Arus perbudakan terus berlangsung walau kedua kelompok bermusuhan menandatangani perjanjian di th 2005. Penyelamatan minggu lalu bertepatan dgn persiapan peringatan 200 thn dihapuskannya perdagangan budak antara UK – Afrika pd thn 25 Maret.
http://news.bbc.co.uk/2/hi/africa/6468097.stm
Penyidikan atas perbudakan di Darfur
By Joseph Winter
BBC News website


Kaum Janjawid mengambil budak ?

Para pengacara di kawasan Darfur mengadakan penyidikan atas laporan adanya penculikan dan perbudakan selama konflik tsb, demikian BBC.

“Fenomena ini terjadi pada skala lebih kecil di utara ketimbang di selatan. Sekitar 11.000 orang diperbudak dlm perang utara vs selatan.

http://en.wikipedia.org/wiki/Sudan
UTARA : mayoritas Kristen & animis
SELATAN : mayoritas Muslim

Militia2 pemerintah pro-Arab, “Murahalin” menaiki kuda dan masuk desa2 disebelah selatan, membunuhi lelaki, memperkosa wanita dan merampok apapun yg mereka temukan serta membakar gubug2.

Daerah yg paling di Sudan Selatan adalah Bahr al-Ghazal – sebelah selatan perbatasan dgn bagian utara yg mayoritas Arab dan tidak jauh dari Darfur Selatan.

Pemerintah Sudan membantah keras bahwa mereka memobilisasi Murahalin dan Janjawid utk meneror penduduk sipil yg dianggap mendukung pemberontak.

Mereka juga menolak adanya budak di Sudan, dan mengganti istilahnya dgn “orang2 yg diculik”. Menurut analis, keduanya sama artinya.

Setelah kelompok setempat mengangkat senjata melawan pemerintah, para kepala suku Arab dikatakan bahwa orang kulit hitam (animis?) ingin merebut tanah mereka dan perlu dilawan. Kaum Arab kemudian diperlengkapi dng senjata yg membawa akibat tragis.

Pengadilan di Khartoum mendengarkan bukti2 bahwa 40 wanita dan anak2 diculik dua tahun lalu dari desa Wadi Saleh oleh Janjawid dan dibagi2kan sbg barang jarahan kpd para perampok.


Pertanyaan Mengganggu Tentang Sejarah Islam

Sebagai orang Afrika aku bingung dengan tiadanya riset sejarah yang seimbang yang ditulis orang2 Muslim tentang masyarakat Afrika.
Di Afrika Selatan kita ketahui bahwa seluruh wilayah Sahara seperti Maroko, Libia, Aljeria dan Mesir sampai Sudan dan Ethiopia dulunya adalah Kristen, sebelum Islam masuk dan menghancurkan gereja2 lokal. Mengapa hal ini tidak kita dengar sama sekali dalam literatur Islam?

Juga pikirkan ini: Afrika menghasilkan pemikir2 besar seperti [santo] Augustine dari Hippo (Aljazair), [santo] Clement dan [santo] Athanasius dari Mesir, dan Tertullian dari Carthage (Tunis), sedangkan Ethiopia punya gereja Afrika pertama yang benar2 mandiri dari Eropa. Bahkan, betapa anehnya bahwa di Afrikalah pertamanya dibangung gereja2, JAUH sebelum adanya gereja2 di Eropa, Kanada atau AS. Tapi Dimana sisa2 gereja Afrika itu sekarang ?

Mungkin kita bisa lihat Qur’an untuk mencari jawabnya. Lihat Surat Pedang, Q 9-5:
“maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan …”

Ayat ini cocok dengan pola Islam yang memerangi siapapun yang tidak mau tunduk di bawah Islam, dan hal ini pun dinyatakan dalam Surat Imran, 3:28:

“Janganlah orang-orang mu’min mengambil orang-orang kafir menjadi wali [192] dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah …”

Sejarah Sudan merupakan contoh yang tepat. Sebelum penyerangan Muslim di tahun 1275M oleh kaum Mamluk dari Mesir, Sudan punya tiga negara Kristen mini:

NOBATIA di sebelah utara, dengan ibu kota Qustul,
MAKURIA, dengan ibu kota kota tua Dongola, dan
ALODIA atai ALWA, dengan ibu kota Soba.

Ketiga negara Kristen ini, dari tahun 300M sampai 1500M punya bahasa tulis mereka sendiri, merupakan pusat2 pendidikan tinggi, perdagangan internasional dengan Mesir, Ethiopia dan negara2 Timur Tengah lainnya, dan mengirim misionaris2 ke negara2 Afrika lainnya (see K. Milhalowski,Faras, vol.2, Poland, 1965 for extensive archaeological and historical documentation on these states).

Bahkan orang Arab seperti ibn Selim al-Assuani, merasa kagum ketika dia melihat Soba, dan menggambarkannya sebagai kota yang punya … gedung2 megah, rumah2 besar, gereja2, dan tanah yang menghasilkan buah lebih banyak daripada Makuria … (dan kota itu punya) banyak daging dan kuda2 yang bagus.

Tapi semua ini dihancurkan oleh penyerang2 Muslim di tahun 1275M, dan bukannya oleh penjajah Eropa! Kehancuran yang sama terjadi pula di seluruh Afrika, tapi kita tidak pernah membaca tanggung jawab para Muslim! Mengapa? Rasisme Arab Muslim sama saja memuakkannya dengan kaum Eropa, jadi mengapa kita membiarkan hal ini terus berlangsung?
http://www.assistnews.net/Stories/s06090025.htm
September 5, 2006

Mantan Budak SUDAN menceritakan Penculikan dan Pengalaman Mengerikannya di Sudan Utara
By Mark Ellis
Senior Correspondent, ASSIST News Service

NEW YORK (ANS) – Sbg anak lelaki berusia 9 tahun, ia menyaksikan desanya dibakar rata dan dibunuh habis oleh tentara Sudan. Kurang dari satu tahun kemudian, ia diculik dan diperbudak, dan mengalami kebiadaban mengerikan, sampai ia merasa sbg binatang.

Simon Deng, pendiri Sudan Freedom Walk dan pembicara bagi Kelompok Anti Perbudakan AS (iAbolish.com) adalah putera seorang petani di desa Tonga, yg mengirim anak2nya ke sekolah Kristen. Ia sering diwanti2 orang tuanya akan datangnya tentara2 Arab. “Kalau mereka datang, larilah sekuat mungkin,” ingat Deng. Suatu saat, tatkala ia sedang menjaga ternak kambing keluarganya, ia mendengarkan bunyi gemuruh tank2 buatan Jerman. Ketika tank2 berhenti, tentara berhamburan keluar, dan mulai membakari gubug2 kami, membunuh para lelaki dan mencuri ternak kami.

Deng dan keluarganya berhasil melarikan diri. Mereka mengungsi ke kota yg lebih besar dan lebih aman, Malakal dan menyewa rumah didekat Sungai Nil. Mereka bersahabat dgn keluarga Arab, tetangga mereka, dan anak2 mereka sering bermain bersama2.

Suatu hari, salah seorang lelaki tetangga mengatkan bahwa ia akan ke Sudan Utara dgn kapal uap dan meminta Deng, yg berusia 9 thn itu utk membantu dgn kopor2nya. Setelah semua kopornya dimuat ke kapal, orang itu meminta Deng utk menjaga kopor2nya, karena si lelaki itu harus cepat2 beli sesuatu di pasar.

Deng menunggui kopor2 orang itu dgn setia. Tetapi setelah beberapa saat, kapal itu tiba2 meninggalkan pelabuhan dan orang itu tidak kunjung tiba juga. Deng ketakutan dan mulai menangis. Beberapa menit kemudian—saat kapal di laut lepas—si pemilik kopor tiba2 muncul dan mencoba menenangkan Deng.

“Jangan nangis … susah utk menghentikan kapal ini,” katanya. “Nanti kita turun di tujuan akhir di Utara dan mengambil kapal utk mengantarmu kembali ke Selatan,” begitu janjinya.

Ternyata ia dibohongi ! Ketika kapal melabuh di Kusti, Deng melihat bahwa tiga 3 anak2 lain juga diculik oleh orang ini. “Ia membawa kami ke desanya dan saat kita tiba, semua orang bahagia bahwa ia datang dari selatan dan MEMBAWA BUDAK !” kata Deng.

Deng dan ketiga anak2 lain itu bingung dan tidak mengerti apa gerangan yg terjadi. Ia diberikan ke salah satu keluarga si lelaki itu sbg hadiah. “Sejak saat itu, saya tidak lagi melihat lelaki itu dan inilah permulaan mimpi buruk saya.”

Setelah penculiknya menghilang, keluarganya itu mencoba menjelaskan realitas baru ini dan Deng pun mulai menangis. Siapa sih mau jadi budak ? Utk menghentikan tangisannya, ia dipukuli secara bertubi2. Lalu mereka menunjukkan foto orang tanpa kaki, utk memperingatkan saya apa yg akan terjadi kalau suatu saat saya mencoba melarikan diri. Mereka akan menangkap saya dan memotong kaki2 saya, persis spt orang di foto itu.

Ancaman, pukulan dan terror menjadi senjata intimidasi. “Jika mereka memanggil saya dan tidak mengatakan ‘YA’ dgn keras, saya dipukuli,” kata Deng. “Saya harus mengatakan YA kpd semuanya; saya lupa bgm mengatakan ‘tidak.’”

Salah satu kewajibannya adalah mengambil air dari Sungai Nil. “Saya melakukan pekerjaan yg biasanya dilakukan seekor keledai. Saya adalah orang yg pertama bangun, dan terakhir tidur.”

Ia tidak diijinkan makan dgn keluarga itu.. ia harus tunggu sampai mereka selesai, dan kalau ada sisa2 makanan, ia bisa makan. Itulah santapannya setiap hari. Kalau tidak ada sisa, ia tidak makan.

“Saya sampai makan rumput yg mereka berikan kpd ternak mereka. Saya diperlakukan lebih buruk dari ternak,” Deng mengingat. “Saya harus membersihkan kandang ternak dan karena saya tidak diberi kamar tidur, saya harus tidur di kandang ternak.”

Selain perlakuan keji ini, pemiliknya mengatakan, “KALAU KAU INGIN DIPERLAKUKAN SBG MANUSIA, KAU HARUS MASUK ISLAM DAN GANTI NAMA ke NAMA ARAB. Baru kau akan jadi putera kami.”

Ia takut mengatakan tidak. “Saya mencoba menunda dan mencuri2 waktu,” katanya. Masuk agama mereka benar2 membuatnya ngeri. “Utk apa saya mau jadi Muslim dan menjadi putera mereka kalau saya masih punya ibu yg manis dan ayah dan kakak2 dan adik2 ?” ia bertanya pada diri sendiri.

Selama TIGA tahun ia diperbudak dan keluarga barunya ini pindah ke kota lebih besar di Kusti agar putera2 mereka bisa masuk SMA. Suatu hari di pasar, Deng melihat 3 orang yg ia kenali berasal dari suku dan desa asalnya di selatan : suku Shilluk.

Pendek kata, ketiga orang Shilluk itu tidak percaya ia benar2 diperbudak dan berjanji kembali keesokan harinya utk kembali. Dan memang betul, keesokan harinya mereka kembali, membawa orang keempat bernama Ajack ; TEMAN AYAH DENG ! Mereka kegirangan dan menangis. “Kami semua menyangka kau mati,” katanya. “Ayahmu menawarkan 10 kerbau sbg hadiah bagi setiap orang y gbisa menemukan dirimu. Setelah 2 tahun kami asumsi kau sudah mati.”

Mereka memang harus berhati2, karena kalau ketahuan si pemilik budak, Deng akan dibawa ke tempat dimana mereka tidak lagi bisa menemukannya. Si Ajack, kemudian menyelundupkan Deng ke perahu, dimana ia bereuni kembali dgn keluarganya.

“Kita semua menangis bahagia. Ketika pertama kami saya melihat adik2 dan kakak2 saya, persis bagaikan shock,” katanya. “Ini spt mukjizat.”

Pada masa remajanya, Deng menjadi juara renang nasional dan bekerja di Parlemen Sudan, Kemudian ia imigrasi ke AS, dimana ia mulai bekerja sbg penjaga pantai di Coney Island. Bulan Maret 2006, ia memulai the Sudan Freedom Walk sbg cara utk mempublikasikan ketidakadilan yg berlanjut di Sudan. Pd Freedom Walk ini, ia melancong 300 mil dari markas PBB di New York ke Gedung Capitol di Washington D.C., dan mengadakan pertemuan khusus dgn President Bush di Gedung Putih.

“Thn 1983, JIHAD dinyatakan di Sudan Selatan melawan siapa saja yg tidak mau tunduk pada Hukum Islam,” kata Deng. “Dua juta orang Sudan Selatan DIBANTAI dan 7 juta orang menjadi pengungsi,” katanya, yg menciptakan krisis humaniter yg belum pernah terjadi.


Deng menuding press Barat karena tidak meliput krisis lebih dini. “KARENA ARAB MEMBANTAI KAFIR ATAS NAMA ISLAM, TIDAK ADA YG BERANI BUKA SUARA,” kecam Deng. “Missi mereka adalah merajah ternak, bunuh wanita dan lelaki, baker desa2 dan ambil anak2 kecil utk dijadikan budak. Bahkan sesama Kristen tidak mau membicarakannya. Orang takut dituduh anti-Islam atau anti-Arab.”
“Kami dibantai karena kami Kristen,” katanya.

Walau perjanjian damai sudah ditandatangani antara Sudan Selatan dan Utara pada bulan January 2005, perang masih juga berlangsung di kawasan Darfur, dimana militia2 Arab yg bersekutu dgn bagian utara melakukan ETHNIC CLEANSING.

“Sampai sekarangpun ini masih berlangsung,” kata Deng. “MEREKA INGIN AGAR SEMUA ORANG MENJADI MUSLIM,” katanya.. “Sbg manusia, kami tidak bisa bungkam kalau kejahatan berlangsung didepan mata kami. Bgm saya bisa hidup menikmati kebebasan dan tidur setiap malam dgn aman saat desa2 kami masih juga dibakar, wanita2 masih juga diperkosa dan anak2 diperbudak ?”

————————————–
Mark Ellis is a Senior Correspondent for ASSIST News Service. He is also an associate pastor in Laguna Beach, CA. Contact Ellis at markellis4@cox.net
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … sc&start=0






_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Fri Aug 03, 2012 6:02 am

SUDAN: 232 Budak dibebaskan dari tangan Islam, selengkapnya dibawah ini


http://www.jihadwatch.org/archives/026346.php#respond


http://news.prnewswire.com/DisplayReleaseContent.aspx?ACCT=104&STORY=/www/story/05-29-2009/0005034765&EDATE=












_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by bayo_lubis on Sat Aug 04, 2012 4:09 am

Cerita Anda BEDA dg yang kita bahas. Itu penculikan. Bukankah si Deng yg Anda banggakan diculik? Sama saja dg penjualan anak2 yg terjadi di negara2 lain.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net
avatar
bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 8099
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Sat Aug 04, 2012 5:01 am

Mauritania i/mɔrɪˈteɪniə/ (Arabic: موريتانيا‎ Mōrītānyā; Berber: Muritanya / Agawej; Wolof: Gànnaar; Soninke: Murutaane; Pulaar: Moritani; French: Mauritanie), officially the Islamic Republic of Mauritania,



The East African
6 September 2007
By Terence Corrigan

In August, Mauritania’s parliament voted to make slavery illegal.
It is a sad comment on the longevity and resilience of slavery that this occurred on the 200th anniversary of the abolition of the trans-Atlantic slave trade in the British Empire. This is not the first time that slavery has been outlawed in Mauritania. It was first declared illegal in 1905 and as recently as 1981.

USA menghapus perbudakan tahun 1865, Belanda 1863, Arab Saudi baru tahun 1962

_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Sat Aug 04, 2012 5:05 am

William Wilberforce memimpin kampanye menentang perbudakan selama 59 tahun. Saat reforman Kristen ini sibuk memelopori gerakan anti perbudakan di Eropa dan Amerika Utara, dan sementara Inggris memobilisasi angkatan lautnya selama hampir abad 19 utk menangkap kapal2 budak dan membebaskan tawanan2nya, tidak ada satupun gerakan penentang perbudakan yang serupa terjadi didunia muslim.

Bahkan setelah Inggris melarang perdagangan budak ditahun 1807 dan Eropa menghilangkan perdagangan Budak ditahun 1815, para calo budak muslim masih juga sibuk memperbudak lebih dari 2 juta orang Afrika. Walau angkatan laut Inggris berhasil membatasi perdagangan budak oleh orang islam, tetap saja dengan perhitungan jumlah korban di abad ke 14, islam memperdagangkan sekitar 180 juta budak.

Hampir 100 tahun setelah Presiden Abraham Lincoln mengeluarkan Proklamasi Emansipasi Amerika dan 130 tahun setelah semua budak dalam kerajaan inggris dibebaskan oleh UU parlemen, Saudi Arabia dan Yemen, ditahun 1962, dan Mauritania di tahun 1980, dengan berat hati menghilangkan perdagangan budak legal dari perundang2an mereka. Dan ini terjadi hanya setelah ada tekanan internasional yang hebat. Namun sampai sekarangpun masih banyak terdapat bukti yg dikumpulkan organisasi2 internasional bahwa perbudakan masih juga berlangsung dinegara2 muslim, dengan istilah yang lebih baru lagi.

Santo Patrick, misionaris Inggris untuk Irlandia di abad ke 5M, pernah menjadi budak. Ia diculik dari rumahnya dan digiring ke Irlandia. Patrick bicara keras menentang perbudakan. Dia menulis: “Diantara para budak para budak wanitalah yang paling banyak menderita.” http://en.wikipedia.org/wiki/Saint_Patrick
Akar2 Kristen bagi Pembebasan Budak

Dari awal mula sejarah gererja Kristen, mereka sudah aktif membebaskan perbudakan. Selama abad kedua dan ketiga, puluhan ribu budak dibebaskan oleh pengikut. Santa Melania, di abad 4 diceritakan telah membebaskan 8.000 budak. Santo Ovidius membebaskan 5.000, Chromatius 1.400 dan Hermes 1.200 budak. Banyak para petinggi kristen di Hippo dibawah Santo Agustin (juga di abad 4M) “membebaskan budak2 mereka atas dasar belas kasih/pemenuhan agama.” Di tahun 315M, dua tahun setelah Kaisar Konstantin mengeluarkan Edict of Milan yang melegalkan agama Kristen, ia menerapkan hukuman mati bagi mereka yang menculik anak2 utk dijadikan budak.

Kaisar Justinian mengakhiri semua undang2 yang mencegah pembebasan budak. Santo Agustin (354-430) melihat perbudakan sebagai produk dosa dan bertentangan dengan rencana Tuhan. Santo Chrysostom di abad ke-4, mengajarkan bahwa Kristus datang dan menghilangkan perbudakan. Dia menyatakan “Dalam Yesus Kristus tidak ada perbudakan, dg demikian kalian tidak perlu memiliki, membeli budak dan bebaskanlah budak setelah mereka dibekali keahlian yang bisa membuat mereka hidup mandiri.”

Sepanjang abad pertengahan, uskup dan dewan gereja mengusulkan uang tebusan bagi budak yang ditawan, dan selama lima abad rahib2 Trinitarian membebaskan budak2 dari kaum Moor (Muslim).

Ditahun 1102M, Dewan Gereja London menyatakan perbudakan dan perdagangan budak sebagai melanggar hukum. Pada abad 12 budak2 di Eropa jadi barang langka, dan pada abad 14 perbudakan hampir tidak dikenal dibenua Eropa.

Perdagangan Budak ala Islam


Penyerangan yang dilakukan Arab terhadap Afrika Timur di tahun 1888. Jumlah kematian dari jangka waktu 14 abad perdagangan budak Islam di Afrika diperkirakan melebihi 112 juta jiwa.

Tapi dengan lahirnya islam, muncul pula kelahiran kembali perdagangan budak. Seperti ditulis Ronald Segal dalam dokumennya “Budak2 Hitam Islam”:

“Ketika Islam menaklukan Kekaisaran Sassanid Persia dan hampir seluruh kekaisaran Byzantin, termasuk Syria dan Mesir diabad 7, mereka membutuhkan banyak emas. Mereka merampok dari gereja2 dan biara2, memungut pajak langsung maupun tidak langsung yang dibayar dengan emas, memaksakan para pengikutnya utk menjarah emas dari pekuburan2, para ulama petinggi islam mendorong pencarian emas dan mengancam mereka yang menyembunyikannya, dengan imbalan seperlima dari temuan emas tersebut.”

Segal mencatat: “budak wanita dibutuhkan dalam jumlah besar sbg pemusik, penyanyi dan penari, lebih banyak lagi dibeli dari penduduk setempat, dan jauh lebih banyak lagi dibutuhkan sebagai obyek pemuas nafsu ataupun selir. Harem2 para penguasa sangat banyak penghuninya. Harem milik Abdal Rahman III (912-961) di Kordoba, Spanyol, berisi 6.000 selir!! Dan yang ada di Istana Fatimid di Kairo malah dua kali lebih banyak.” Shocked Shocked

_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Sat Aug 04, 2012 5:07 am

Jumlah kematian budak dari operasi serangan dan penculikan budak oleh Muslim di Afrika dari abad ke-14 diperkirakan lebih dari 112 juta orang.

Budak2 kulit hitam milik orang islam juga mengungkapkan bahwa pengebirian budak lelaki adalah hal yang biasa terjadi. “Kalifah di Bagdad pada awal abad ke 10 punya 7.000 budak kebiri kulit hitam dan 4.000 budak kebiri kulit putih diistananya.” Ditulis bahwa hubungan homoseksual menyebar diantara mereka juga. Budak kulit hitam milik Muslim mencatat bahwa ulama2 islam sepanjang abad secara konsisten mempertahankan perbudakan: “karena harus ada sistem Tuan dan Budak.” Yang lain mencatat bahwa orang kulit hitam “kurang kontrol diri dan ketetapan pikiran mereka sering berubah2, bodoh dan tak mau tahu. Begitulah budak2 kulit hitam yang hidup dalam kesengsaraan di tanah2 Ethiopia, Nubia, Zanj dan sekitarnya.”

Ibn Khaldun (1332-1406) sejarawan islam abad pertengahan dan seorang pemikir sosial menulis: “Negara2 negro sesuai peraturan tunduk dibawah perbudakan karena mereka punya ciri khas yang hampir mirip dengan binatang bodoh.”

Pada abad pertengahan, kata Arab utk “abid” secara umum dipakai utk [warna hitam ataupun] budak kulit hitam, sementara kata “mamluk” mengacu pada budak kulit putih. Bahkan sampai akhir abad 19, tercatat di Mekah “ada beberapa keluarga yang katanya tidak mempunyai budak tapi mereka semua punya selir2 yang setara dengan istri2 sah mereka.”

Budak kulit hitam dikebiri “berdasarkan asumsi bahwa orang2 kulit hitam punya hasrat seksual yang tidak bisa diatur.”

Ketika Fatimid berkuasa mereka membantai puluhan ribu budak militer kulit hitam dan membuat tentara yang baru dari budak2 lain. Beberapa dari budak ini masuk tentara pada umur 10 th. Dari Persia hingga Mesir sampai Ke Maroko, tentara2 budak berjumlah 30.000 sampai 250.000 dianggap hal lumrah.

Bahkan Ronald Segal, yang bisa disebut paling pro-Islam dalam tulisan2nya dan jelas2 berprasangka terhadap Kristen, mengakui bahwa lebih dari 30 juta kulit hitam Afrika mati ditangan para pedagang budak muslim.

_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Sat Aug 04, 2012 5:09 am

Sebuah dhow, kapal favorit para calo2 budak dari Arab utk membawa budak. Pedagang Arab memukuli budak mereka utk menjinakkan mereka dlm perjalanan dari pantai Afrika hingga ke Zanzibar.

Perdagangan budak islami terjadi disepanjang Gurun Sahara, dari pantai Laut Merah, dan Afrika Timur kesepanjang Laut India. Perdagangan Trans Sahara dilakukan disepanjang enam rute utama perbudakan.



Pencatatan akurat di abad 19, menunjukkan 1.2 juta budak dibawa melintasi gurun Sahara ke Timur Tengah, 450.000 ke Laut Merah dan 442.000 dari pantai Afrika timur. Total 2 juta budak kulit hitam – itu hanya diabad 1900. Setidaknya 8 juta lebih dihitung telah mati sebelum mencapai pasar budak muslim.

Rekor Islam dlm Perbudakan orang Afrika


Pasar budak

Di tahun 1570, seorang Perancis yang mengunjungi Mesir menemukan ribuan orang kulit hitam dijual di pasar budak Kairo.

Ditahun 1665, Antonio Gonzali, seorang pengelana orang Spanyol/Belgia melaporkan sekitar 800-1000 budak dijual dipasar Kairo dalam sehari.

Ditahun 1796, seorang pengelana inggris melaporkan iring-iringan karavan berisi sekitar 5.000 budak berangkat dari Darfur.

Ditahun 1838, diperkirakan 10.000 hingga 12.000 budak sampai ke Kairo tiap tahun.

Di perkebunan Arab saja, dipantai Timur Afrika, di pulau Zanzibar dan Pemba, terdapat 769.000 budak kulit hitam.

Pasar budak di Zanzibar menjual rata-rata 300 budak setiap hari.

Diabad 19, perdagangan budak kulit hitam Afrika Timur mencatat 347.000 budak dikirim ke Arab Saudi, Persia dan India; 95.000 budak dikirim ke perkebunan arab di pulau Mascareme.

Segal mencatat: “tingkat kematian tinggi dan kelahiran rendah diantara budak2 kulit hitam di Timur Tengah dan herannya tingkat kelahiran rendah itu terjadi diantara budak wanita kulit hitam di Afrika Utara dan Timur Tengah.

“Peradaban islam sangat tertinggal dibandingkan Barat dalam menjaga kesehatan umum. Perhitungan jumlah budak kulit hitam milik orang islam harus memperhitungkan mereka yg mati (lelaki, wanita dan anak2) kala penangkapan, penyekapan dan pengiriman. Penjualan seorang budak bisa dianggap mewakili sepuluh budak yang mati saat dusunnya dijarah. Kematian wanita dan anak2 dari penyakit dan mati alami tidak bisa dibandingkan dengan kematian yang disebabkan para penangkap budak atau yang terbunuh disepanjang jalan.”

Seorang penjelajah Inggris menemukan lebih dari 100 tengkorak manusia dari karavan2 budak dlm perjalanan ke Tripoli. Orang ini, Heinrich Barth, mencatat bahwa pernah satu karavan kehilangan sekitar 40 budak karena meninggal dalam satu malam di Benghazi.

Penjelajah lainnya, Richard Lander, bertemu sebuah kelompok yang terdiri dari 30 budak di Afrika Barat, semuanya terkena campak, semuanya diikat dari leher ke leher dan ditinggalkan begitu saja.

Satu rombongan karavan berisi 3.000 budak yg berangkat dari pantai timur Afrika kehilangan 2/3 dari budaknya karena kelaparan, penyakit dan penyiksaan.

Digurun Nubia, satu rombongan karavan berisi 2000 budak bisa dikatakan hilang, karena seluruh budak2nya mati

_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by Akal Budi Islam on Sat Aug 04, 2012 5:32 am

shellameliala wrote:Sebenarnya perbudakan itu sudah ada jauh sebelum masa Islam diturunkan.
Baik di belahan barat dunia atau di belahan timurnya. Bahkan tidak ada
satu pun kerajaan dan peradaban kecuali mereka mengenal perbudakan
dengan segala konsekuensinya.

Konsekuensinya adalah bahwa budak
itu meski manusia biasa, tetapi status dan eksistensi dirinya tidak
seperti manusia. Budak adalah asset atau harta benda yang dimiliki. Dan
karena itu bisa diperjual-belikan dengan harga yang disepakati.

Peradaban
manusia sejak dahulu sudah mengenal pasar budak dimana-mana. Di Yunani,
Romawi, Afrika, India, Persia, Cina dan dimana matahri ini bersinar.

Semua
peradaban itu sepakat bahwa selain bisa diperjual-belikan, budak itu
pun boleh disetubuhi oleh pemiliknya. Ini adalah undang-undang dan
peraturan yang syah, formal, normal dan real. Tidak ada satu pun dari
peradaban manusia kala itu yang menentang kesepakatan ini.

Dan
demikianlah kehidupan manusia selama ribuan tahun hingga akhirnya
datanglah Islam pada tahun 610 M untuk melakukan koreksi atas hal
tersebut. Namun perlu diperhatikan bagaimana Islam melakukan perubahan
yang sistematis tanpa harus mengahncurkan infrastruktur yang sudah ada
sebelumnya.

Meski tidak setuju dengan perbudakan manusia, namun
Islam tidak menghapuskannya dengan membabi buta. Karena ada
faktor-faktor yang penting yang tidak bisa diabaikan begitu saja dalam
masalah perbudakan. Salah satunya adalah masalah jaminan atas hak milik /
asset seseorang. Sebagaimana kita ketahui bahwa seseorang yang memiliki
budak berarti dia memiliki harta dengan nilai tertentu. Bila Islam
menghapuskan perbudakana dalam sehari, maka ada sekian banyak orang kaya
yang segera jatuh miskin, lantaran uangnya disimpan dalam bentuk assett
perbudakan. Hal ini tidak boleh terjadi begitu saja kalau tidak mau
terjadi kegoncangan moneter.

Penghapusan perbudakan dilakukan
dengan cara yang sistematis, baik melalui penanaman nilai-nilai anti
perbudakan maupun melalui proses penutupan semua pintu gerbang ke arah
perbudakan. Sebaliknya, semua pintu ke arah pembebasan perbudakan dibuka
lebar-lebar. Misalnya dengan mengkonversi bentuk-bentuk hukuman denda
dengan membebaskan budak. Dengan demikian, secara sistematis, jumlah
budak akan habis sesuai perjalanan waktu.

Sementara itu,
perbudakan tidaklah semata-mata penindasan, tapi pahamilah bahwa di masa
itu perbudakan adalah komoditi. Harga budak itu cukup mahal. Seseorang
dalam sekejap akan jatuh miskin bila secara tiba-tiba perbudakan
dihapuskan oleh Islam. Seorang tuan yang memiliki 100 budak, akan
menjadi fakir miskin bila pada suatu hari perbudakan dihapuskan. Padahal
dia mendapatkan budak itu dari membeli dan mengeluarkan uang yang cukup
besar serta menabung bertahun-tahun. Bila hal itu terjadi, dimana sisi
keadilan bagi orang yang memiliki budak, sedangkan dia ditakdirkan hidup
di zaman di mana perbudakan terjadi dan menjadi komoditi.

Karena
itu Islam tidak secara tiba-tiba menghapuskan perbudakan dalam satu
hari. Islam melakukannya dengan proses kultural dan ‘smooth’ . Banyak
sekali hukuman dan kaffarah yang bentuknya membebaskan budak. Bahkan
dalam syariah dikenal kredit pembebasan budak. Seorang budak boleh
mencicil sejumlah uang untuk menebus dirinya sendiri yang tidak boleh
dihalangi oleh tuannya.

Dengan cara yang sistematis dan proses
yang alami, perbudakan hilang dari dunia Islam jauh beberapa ratus tahun
sebelum orang barat meninggalkan perbudakan.

Kalau hari ini ada
orang yang bilang Al-quran mengakui perbudakan, maka dia perlu belajar
sejarah lebih dalam sebelum bicara. Pendapatnya itu hanya akan
meperkenalkan kepada dunia tentang keterbatasan ilmunya dan pada
gilirannya akan menjadi bahan tertawaan saja.

Dan dalam proses
menuju kepada dihapuskannya perbudakan, maka sebagian dari perlakuan
terhadap budak diakomodir dalam Islam, seperti boleh menjual atau
membelinya termasuk boleh menyetubuhinya


Salah satu kebanggaan anda adalah karena Allah arab itu melegalkan muhammad dan muslim memperkosa budak?

Akal Budi Islam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3445
Reputation : 16
Points : 6411
Registration date : 2010-09-15

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by Akal Budi Islam on Sat Aug 04, 2012 5:35 am

Benar sekali bahwa bukan hanya Alquran melegalkan budak, bahkan Allah menghalalkan dan mewajibkan muhammad dan muslim berzinah dgn budak.

Akal Budi Islam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3445
Reputation : 16
Points : 6411
Registration date : 2010-09-15

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by you7tube7com on Sat Aug 04, 2012 6:51 am

[quote="kermit katak lucu"]

Hooiii....... Budak itu adl istilah zaman dulu.... kalos ekarang itu namanya pembantu rumah tangga....

Coba kalo ga ada pembantu......

Liat aja, ntar lagi para pembantu, sopir dsb... akan mudik....

Rumah2 mewah, juragan2 dan nyonya2 besar.. akan kerepotan dalam kurun waktu 1 minggu.....

Penting ga pembantu rumah tangga...??!!!!!!

islam itu indah..

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 6113
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Sat Aug 04, 2012 7:06 am

[quote="you7tube7com"]
kermit katak lucu wrote:

Hooiii....... Budak itu adl istilah zaman dulu.... kalos ekarang itu namanya pembantu rumah tangga....

Coba kalo ga ada pembantu......

Liat aja, ntar lagi para pembantu, sopir dsb... akan mudik....

Rumah2 mewah, juragan2 dan nyonya2 besar.. akan kerepotan dalam kurun waktu 1 minggu.....

Penting ga pembantu rumah tangga...??!!!!!!

islam itu indah..

==================================

status dan nasib pembantu dengan budak jauh banget man.......perbandingan keduanya sangat jauh...

contoh; mamad menyerang suku2 tetangga untuk mendapatkan budak,sedangkan pembantu jaman sekarang didapat dengan cara mendatangi agen tenaga kerja.

budak boleh disetubuhi,sedangkan pembantu tidak boleh.masih banyak perbedaan yg lain.

trit ini bukan tentang pembantu.


_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by you7tube7com on Sun Aug 05, 2012 10:27 am

[quote="kermit katak lucu"]
you7tube7com wrote:
kermit katak lucu wrote:

Hooiii....... Budak itu adl istilah zaman dulu.... kalos ekarang itu namanya pembantu rumah tangga....

Coba kalo ga ada pembantu......

Liat aja, ntar lagi para pembantu, sopir dsb... akan mudik....

Rumah2 mewah, juragan2 dan nyonya2 besar.. akan kerepotan dalam kurun waktu 1 minggu.....

Penting ga pembantu rumah tangga...??!!!!!!

islam itu indah..

==================================

status dan nasib pembantu dengan budak jauh banget man.......perbandingan keduanya sangat jauh...

contoh; mamad menyerang suku2 tetangga untuk mendapatkan budak,sedangkan pembantu jaman sekarang didapat dengan cara mendatangi agen tenaga kerja.

budak boleh disetubuhi,sedangkan pembantu tidak boleh.masih banyak perbedaan yg lain.

trit ini bukan tentang pembantu.


Huaa...huaa...huaa...huaa...huaa..huaa...........

Apakah zaman itu sudah ada agen tenaga kerja utk budak...??!!!! hi...hi...hi...hi...hi....

Zaman sekarang pun..... banyak yg punya pembantu ga pake agen....
Ada kenalan.. dan punya kenalan... ternyata orang miskin dan ga mampu... butuh pekerjaan.... ga punya ketrampilan khusus.....dan ada orang kaya, butuh pembantu... lalu... jadi deh....

Apk di masa dulu itu, tidak pernah terjadi spt itu...??!!!! mungkin saja memperoleh budak spt itu....

kermit katak lucu wrote:mamad menyerang suku2 tetangga untuk mendapatkan budak,
Mana dalilnya........ kerjaannya kristen emang omdo aja....

kermit katak lucu wrote:budak boleh disetubuhi,
Hooiii..... harus nikah dulu...... meskipun ayat Quran mengatakan demikian.... harus nikah dulu, karena Allah juga menegaskan utk bersetubuh dgn istri yg sah...

So.... budak tsb boleh di nikahi....

Karena, sampe masa sekarang pun... orang yg menikahi budaknya / pembantunya adl dipandang tidak sederajat....
Maka dari itu Allah menghilangkan perbedaan derajat tsb,dgn ayat Quran itu.....

pasti maksa lagi deh.... hi..hi..hi....

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 6113
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Sun Aug 05, 2012 11:03 am

budak boleh disetubuhi tanpa dinikahi ;jaminan langsung dari awloh dan mamat;


AlMu’minuun 5-6
Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.


ini saya ambil dari blog muslim edan yg membela berapi api kebolehan ngesex/tawanan perang/budak,tentu saja tanpa nikah;


Sahih Bukhari: Volume 5, Book 59, Number 459:
Narrated Ibn Muhairiz:
I entered the Mosque and saw Abu Said Al-Khudri and sat beside him and asked him about Al-Azl (i.e. coitus interruptus). Abu Said said, “We went out with Allah’s Apostle for the Ghazwa of Banu Al-Mustaliq and we received captives from among the Arab captives and we desired women and celibacy became hard on us and we loved to do coitus interruptus. So when we intended to do coitus interruptus, we said, ‘How can we do coitus interruptus before asking Allah’s Apostle who is present among us?” We asked (him) about it and he said, ‘It is better for you not to do so, for if any soul (till the Day of Resurrection) is predestined to exist, it will exist.”
Dikisahkan oleh Ibn Muhairiz:

Aku masuk ke dalam mesjid dan melihat Abu Khudri dan lalu duduk di sebelahnya dan bertanya padanya tentang coitus interruptus (Al-Azl). Abu berkata, “Kami pergi bersama Rasul Allah untuk Ghazwa (penyerangan terhadap) Banu Mustaliq dan kami menerima tawanan2 perang diantara para tawanan perang dan kami berhasrat terhadap para wanita itu dan sukar untuk tidak melakukan hubungan seksual dan kami suka melakukan coitus interruptus. Maka ketika kami bermaksud melakukan azl/coitus interruptus kami berkata: “Bagaimana kami dapat melakukan coitus interruptus tanpa menanyakan Rasul Allah yang ada diantara kita?” Kami bertanya padanya tentang hal ini dan dia berkata: “Lebih baik kalian tidak melakukan itu, karena jika jiwa (dalam hal ini jiwa bayi) manapun (sampai hari Kebangkitan) memang ditentukan untuk menjadi ada, maka jiwa itu pun akan ada.’”


Malik’s Muwatta: Book 29, Number 29.32.99:
Yahya related to me from Malik from Damra ibn Said al-Mazini from al-Hajjaj ibn Amr ibn Ghaziya that he was sitting with Zayd ibn Thabit when Ibn Fahd came to him. He was from the Yemen. He said, “Abu Said! I have slave-girls. None of the wives in my keep are more pleasing to me than them, and not all of them please me so much that I want a child by them, shall I then practise coitus interruptus?” Zayd ibn Thabit said, “Give an opinion, Hajjaj!” “I said, ‘May Allah forgive you! We sit with you in order to learn from you!’ He said, ‘Give an opinion! ‘I said, ‘She is your field, if you wish, water it, and if you wish, leave it thirsty. I heard that from Zayd.’ Zayd said, ‘He has spoken the truth.’ “
Yahya mengisahkan padaku dari Malik dari Damra ibn Said al-Mazini dari al-Hajjaj ibn Amr ibn Ghaziya ketika dia sedang duduk dengan Zayd ibn Thabit, ketika Ibn Fahd datang padanya. Dia berasal dari Yemen. Dia berkata, “Abu Said! Aku punya budak2 wanita. Tidak ada istri2ku yang bisa menyenangkanku seperti budak2ku, dan tidak ada budak2ku yang begitu menyenangkanku sehingga aku sampai ingin punya anak dari mereka, jadi haruskah aku melakukan azl/coitus interruptus?” ….


Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 135:
Narrated Jabir:We used to practice coitus interrupt us during the lifetime of Allah’s Apostle
Dikisahkan oleh Jabir: Kami biasa melakukan azl/coitus interruptus semasa hidup Rasul Allah.
Sahih Bukhari: Volume 9, Book 93, Number 506:
Narrated Abu Said Al-Khudri:
That during the battle with Bani Al-Mustaliq they (Muslims) captured some females and intended to have sexual relation with them without impregnating them. So they asked the Prophet about coitus interrupt us. The Prophet said, “It is better that you should not do it, for Allah has written whom He is going to create till the Day of Resurrection.” Qaza’a said, “I heard Abu Sa’id saying that the Prophet said, ‘No soul is ordained to be created but Allah will create
Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri: Ketika dalam peperangan dengan Bani Al-Mustaliq, mereka (tentara Muslim) menangkap tawanan2 wanita dan ingin menyebuhi wanita2 itu tanpa membuat mereka hamil. Maka mereka (tentara Muslim) tanya pada Nabi tentang azl/coitus interruptus …


Dan Waqidi mengungkapkan kalau memang sudah menjadi kebiasaan pengikutnya bahwa di setiap kali mereka mendapatkan tawanan wanita mereka memperkosanya dengan teknik azl:
al-Waqidi (vol.i, p.413) and excerpted by Rodinson: “A Jew said to me: ‘Abu Said, no doubt you want to sell her as she has in her belly a baby by you.’ I said: ‘No; I used the ‘azl.’ To which he replied [sarcastically]: ‘Then it was lesser child-murder!’ When I repeated this story to the Prophet he said: ‘The Jews lie. The Jews lie.’
Seorang Yahudi berkata padaku, “Abu Said, tidak heran mengapa kau mau menjual dia (tawanan wanita) karena apa yang dikandungnya dalam perutnya adalah bayi dari kamu.” Aku berkata, “Tidak, aku melakukan ‘azl.” Mendengar ini dia menjawab (dengan kasar), “Itu hampir sama dengan pembunuhan anak!” Ketika aku sampaikan kisah ini kepada sang Nabi, dia berkata, “Orang2 Yahudi itu bohong. Orang2 Yahudi itu bohong.”

Hadis Sahih Bukhari, Bab Perang, Nomor 4138:


Abu Said Al-Khudri berkata:
“Aku bergabung bersama tentara Muslim ketika kami menyerang Banu Al-Mustaliq. Kami menawan tawanan2 wanita dan kami ingin menyetubuhi mereka. Kami lalu ingin melakukan ‘azl (cabut penis saat bersetubuh agar wanita tidak hamil) tapi kami ingin bertanya pada Nabi Muhammad akan hal itu. Dia menjawab,”Tidak perlu melakukan ‘azl, kerana hanya Allah yang menentukan apakah wanita itu hamil atau tidak.”
Hadis Sahih Bukhari, bab Menjual Hamba, Nomor 2229:
Al Zuhairy bertanya pada Nabi Muhammad,”Kami menangkap hamba2 wanita dan ingin melakukan ‘azl.” Nabi bertanya,”Apakah kau benar2 melakukan hal itu? Tidak perlu melakukan ‘azl. Bahkan jikalau kau melakukan ‘azl dan Allah berkeputusan wanita itu hamil, maka wanita itu akan tetap hamil, tidak perduli kau melakukan ‘azl atau tidak. Jadi tidak perlu melakukan ‘azl.”
SAHIH MUSLIM,
Chapter 22: AL AZL (INCOMPLETE SEXUAL INTERCOURSE): COITUS INTERRUPTUS
——————————————————————————–
Book 008, Number 3371:
Abu Sirma said to Abu Sa’id al Khadri (Allah he pleased with him): 0 Abu Sa’id, did you hear Allah’s Messenger (may peace be upon him) mentioning al-’azl? He said: Yes, and added: We went out with Allah’s Messenger (may peace be upon him) on the expedition to the Bi’l-Mustaliq and took captive some excellent Arab women; and we desired them, for we were suffering from the absence of our wives, (but at the same time) we also desired ransom for them. So we decided to have sexual intercourse with them but by observing ‘azl (Withdrawing the male sexual organ before emission of semen to avoid-conception). But we said: We are doing an act whereas Allah’s Messenger is amongst us; why not ask him? So we asked Allah’s Mes- senger (may peace be upon him), and he said: It does not matter if you do not do it, for every soul that is to be born up to the Day of Resurrection will be born



_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by you7tube7com on Sun Aug 05, 2012 12:30 pm

kermit katak lucu wrote:budak boleh disetubuhi tanpa dinikahi ;jaminan langsung dari awloh dan mamat;


AlMu’minuun 5-6
Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.


ini saya ambil dari blog muslim edan yg membela berapi api kebolehan ngesex/tawanan perang/budak,tentu saja tanpa nikah;


Sahih Bukhari: Volume 5, Book 59, Number 459:
Narrated Ibn Muhairiz:
I entered the Mosque and saw Abu Said Al-Khudri and sat beside him and asked him about Al-Azl (i.e. coitus interruptus). Abu Said said, “We went out with Allah’s Apostle for the Ghazwa of Banu Al-Mustaliq and we received captives from among the Arab captives and we desired women and celibacy became hard on us and we loved to do coitus interruptus. So when we intended to do coitus interruptus, we said, ‘How can we do coitus interruptus before asking Allah’s Apostle who is present among us?” We asked (him) about it and he said, ‘It is better for you not to do so, for if any soul (till the Day of Resurrection) is predestined to exist, it will exist.”
Dikisahkan oleh Ibn Muhairiz:

Aku masuk ke dalam mesjid dan melihat Abu Khudri dan lalu duduk di sebelahnya dan bertanya padanya tentang coitus interruptus (Al-Azl). Abu berkata, “Kami pergi bersama Rasul Allah untuk Ghazwa (penyerangan terhadap) Banu Mustaliq dan kami menerima tawanan2 perang diantara para tawanan perang dan kami berhasrat terhadap para wanita itu dan sukar untuk tidak melakukan hubungan seksual dan kami suka melakukan coitus interruptus. Maka ketika kami bermaksud melakukan azl/coitus interruptus kami berkata: “Bagaimana kami dapat melakukan coitus interruptus tanpa menanyakan Rasul Allah yang ada diantara kita?” Kami bertanya padanya tentang hal ini dan dia berkata: “Lebih baik kalian tidak melakukan itu, karena jika jiwa (dalam hal ini jiwa bayi) manapun (sampai hari Kebangkitan) memang ditentukan untuk menjadi ada, maka jiwa itu pun akan ada.’”


Malik’s Muwatta: Book 29, Number 29.32.99:
Yahya related to me from Malik from Damra ibn Said al-Mazini from al-Hajjaj ibn Amr ibn Ghaziya that he was sitting with Zayd ibn Thabit when Ibn Fahd came to him. He was from the Yemen. He said, “Abu Said! I have slave-girls. None of the wives in my keep are more pleasing to me than them, and not all of them please me so much that I want a child by them, shall I then practise coitus interruptus?” Zayd ibn Thabit said, “Give an opinion, Hajjaj!” “I said, ‘May Allah forgive you! We sit with you in order to learn from you!’ He said, ‘Give an opinion! ‘I said, ‘She is your field, if you wish, water it, and if you wish, leave it thirsty. I heard that from Zayd.’ Zayd said, ‘He has spoken the truth.’ “
Yahya mengisahkan padaku dari Malik dari Damra ibn Said al-Mazini dari al-Hajjaj ibn Amr ibn Ghaziya ketika dia sedang duduk dengan Zayd ibn Thabit, ketika Ibn Fahd datang padanya. Dia berasal dari Yemen. Dia berkata, “Abu Said! Aku punya budak2 wanita. Tidak ada istri2ku yang bisa menyenangkanku seperti budak2ku, dan tidak ada budak2ku yang begitu menyenangkanku sehingga aku sampai ingin punya anak dari mereka, jadi haruskah aku melakukan azl/coitus interruptus?” ….


Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 135:
Narrated Jabir:We used to practice coitus interrupt us during the lifetime of Allah’s Apostle
Dikisahkan oleh Jabir: Kami biasa melakukan azl/coitus interruptus semasa hidup Rasul Allah.
Sahih Bukhari: Volume 9, Book 93, Number 506:
Narrated Abu Said Al-Khudri:
That during the battle with Bani Al-Mustaliq they (Muslims) captured some females and intended to have sexual relation with them without impregnating them. So they asked the Prophet about coitus interrupt us. The Prophet said, “It is better that you should not do it, for Allah has written whom He is going to create till the Day of Resurrection.” Qaza’a said, “I heard Abu Sa’id saying that the Prophet said, ‘No soul is ordained to be created but Allah will create
Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri: Ketika dalam peperangan dengan Bani Al-Mustaliq, mereka (tentara Muslim) menangkap tawanan2 wanita dan ingin menyebuhi wanita2 itu tanpa membuat mereka hamil. Maka mereka (tentara Muslim) tanya pada Nabi tentang azl/coitus interruptus …


Dan Waqidi mengungkapkan kalau memang sudah menjadi kebiasaan pengikutnya bahwa di setiap kali mereka mendapatkan tawanan wanita mereka memperkosanya dengan teknik azl:
al-Waqidi (vol.i, p.413) and excerpted by Rodinson: “A Jew said to me: ‘Abu Said, no doubt you want to sell her as she has in her belly a baby by you.’ I said: ‘No; I used the ‘azl.’ To which he replied [sarcastically]: ‘Then it was lesser child-murder!’ When I repeated this story to the Prophet he said: ‘The Jews lie. The Jews lie.’
Seorang Yahudi berkata padaku, “Abu Said, tidak heran mengapa kau mau menjual dia (tawanan wanita) karena apa yang dikandungnya dalam perutnya adalah bayi dari kamu.” Aku berkata, “Tidak, aku melakukan ‘azl.” Mendengar ini dia menjawab (dengan kasar), “Itu hampir sama dengan pembunuhan anak!” Ketika aku sampaikan kisah ini kepada sang Nabi, dia berkata, “Orang2 Yahudi itu bohong. Orang2 Yahudi itu bohong.”

Hadis Sahih Bukhari, Bab Perang, Nomor 4138:


Abu Said Al-Khudri berkata:
“Aku bergabung bersama tentara Muslim ketika kami menyerang Banu Al-Mustaliq. Kami menawan tawanan2 wanita dan kami ingin menyetubuhi mereka. Kami lalu ingin melakukan ‘azl (cabut penis saat bersetubuh agar wanita tidak hamil) tapi kami ingin bertanya pada Nabi Muhammad akan hal itu. Dia menjawab,”Tidak perlu melakukan ‘azl, kerana hanya Allah yang menentukan apakah wanita itu hamil atau tidak.”
Hadis Sahih Bukhari, bab Menjual Hamba, Nomor 2229:
Al Zuhairy bertanya pada Nabi Muhammad,”Kami menangkap hamba2 wanita dan ingin melakukan ‘azl.” Nabi bertanya,”Apakah kau benar2 melakukan hal itu? Tidak perlu melakukan ‘azl. Bahkan jikalau kau melakukan ‘azl dan Allah berkeputusan wanita itu hamil, maka wanita itu akan tetap hamil, tidak perduli kau melakukan ‘azl atau tidak. Jadi tidak perlu melakukan ‘azl.”
SAHIH MUSLIM,
Chapter 22: AL AZL (INCOMPLETE SEXUAL INTERCOURSE): COITUS INTERRUPTUS
——————————————————————————–
Book 008, Number 3371:
Abu Sirma said to Abu Sa’id al Khadri (Allah he pleased with him): 0 Abu Sa’id, did you hear Allah’s Messenger (may peace be upon him) mentioning al-’azl? He said: Yes, and added: We went out with Allah’s Messenger (may peace be upon him) on the expedition to the Bi’l-Mustaliq and took captive some excellent Arab women; and we desired them, for we were suffering from the absence of our wives, (but at the same time) we also desired ransom for them. So we decided to have sexual intercourse with them but by observing ‘azl (Withdrawing the male sexual organ before emission of semen to avoid-conception). But we said: We are doing an act whereas Allah’s Messenger is amongst us; why not ask him? So we asked Allah’s Mes- senger (may peace be upon him), and he said: It does not matter if you do not do it, for every soul that is to be born up to the Day of Resurrection will be born



Lha iya mit..... disitu kan di bilang 'atau'.... bukan 'dan'....
Istri atau budak... budaknya tentu sudah di peristri / dinikahi.....

Zina itu apa sih... kan nge sex selain istri sah... ya kan..??!!!

Ttg hadist yg kamu sampaikan...

Betul..... diperbolehkan menyetubuhi tawanan wanita kafir...tanpa dinikahi...
hanya khusus dalam konteks perang spt itu...

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 6113
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Sun Aug 05, 2012 2:34 pm

Lha iya mit..... disitu kan di bilang 'atau'.... bukan 'dan'....
Istri atau budak... budaknya tentu sudah di peristri / dinikahi.....

Zina itu apa sih... kan nge sex selain istri sah... ya kan..??!!!

Ttg hadist yg kamu sampaikan...

Betul..... diperbolehkan menyetubuhi tawanan wanita kafir...tanpa dinikahi...
hanya khusus dalam konteks perang spt itu...

==========================================================

di ayat ini,kata sambung atau , dan, tak akan mengubah artinya.


budaknya tentu sudah di peristri / dinikahi..

kalo udah dinikahi namanya budak budak tapi istri.


Zina itu apa sih... kan nge sex selain istri sah... ya kan..??!!!

Ttg hadist yg kamu sampaikan...

Betul..... diperbolehkan menyetubuhi tawanan wanita kafir...tanpa dinikahi...
hanya khusus dalam konteks perang spt itu...


oh,jadi kalo dalam kontex perang,berzina boleh ya????

lol! lol! lol! lol! lol!

_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by you7tube7com on Sat Aug 18, 2012 7:58 am

kermit katak lucu wrote:Lha iya mit..... disitu kan di bilang 'atau'.... bukan 'dan'....
Istri atau budak... budaknya tentu sudah di peristri / dinikahi.....

Zina itu apa sih... kan nge sex selain istri sah... ya kan..??!!!

Ttg hadist yg kamu sampaikan...

Betul..... diperbolehkan menyetubuhi tawanan wanita kafir...tanpa dinikahi...
hanya khusus dalam konteks perang spt itu...

==========================================================

di ayat ini,kata sambung atau , dan, tak akan mengubah artinya.


budaknya tentu sudah di peristri / dinikahi..

kalo udah dinikahi namanya budak budak tapi istri.


Zina itu apa sih... kan nge sex selain istri sah... ya kan..??!!!

Ttg hadist yg kamu sampaikan...

Betul..... diperbolehkan menyetubuhi tawanan wanita kafir...tanpa dinikahi...
hanya khusus dalam konteks perang spt itu...


oh,jadi kalo dalam kontex perang,berzina boleh ya????

lol! lol! lol! lol! lol!

Mit..... saya akan langsung ke makna ayat tsb...
Yg dimaksud budak2 itu adl budak2 yg didapat dari hasil peperangan, bukan yg didapat dari luar peperangan....

http://www.alquran-indonesia.com/web/quran/listings/details/23

(Zakharia 14:1-2)
Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan TUHAN, maka jarahan yang dirampas dari padamu akan dibagi-bagi di tengah-tengahmu. Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk memerangi Yerusalem; kota itu akan direbut, rumah-rumah akan dirampoki dan perempuan-perempuan akan ditiduri......

Mit... jgn bilang kalo ayat ini sudah tidakl berlaku lagi, karena itu sebelum kedatangan yesus..
Berlaku ato tidak.... Tuhan kamu PERNAH memberi ketetapan spt itu...

Sy rasa ga ada masalah..

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 6113
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Wed Aug 22, 2012 4:09 am

kesimpulannya;

1. islam menyediakan suplay budak dengan cara menyerang suku suku /tribe arab sekitar/tetangga.

2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.


muslim modar semua di trit ini


lol! lol! lol! lol! lol! lol!

_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by you7tube7com on Wed Aug 22, 2012 8:28 am

kermit katak lucu wrote:kesimpulannya;

1. islam menyediakan suplay budak dengan cara menyerang suku suku /tribe arab sekitar/tetangga.

2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.


muslim modar semua di trit ini


lol! lol! lol! lol! lol! lol!


1. Lho....???!!! kan budak itu kan kafir..... Muhammad perang ama orang kafir.......

2. Kok jadi masalah....??!!!!
Kalo sering bolos sekolah / kerja... (pelanggaran)... bisa2 ga naek kelas / dipecat.....
Semua kan ada konsekwensi nya.....

Argumen bodoh.....

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 6113
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Wed Aug 22, 2012 8:50 am

you7tube7com wrote:
kermit katak lucu wrote:kesimpulannya;

1. islam menyediakan suplay budak dengan cara menyerang suku suku /tribe arab sekitar/tetangga.

2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.


muslim modar semua di trit ini


lol! lol! lol! lol! lol! lol!


1. Lho....???!!! kan budak itu kan kafir..... Muhammad perang ama orang kafir.......

2. Kok jadi masalah....??!!!!
Kalo sering bolos sekolah / kerja... (pelanggaran)... bisa2 ga naek kelas / dipecat.....
Semua kan ada konsekwensi nya.....

Argumen bodoh.....

==============================================


jadi anda membenarkan dua point saya itu ya, bahwa itu emang logika islam untuk melestarikan perbudakan.

skak mat.


lol! lol! lol! lol!

_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by you7tube7com on Wed Aug 22, 2012 9:08 am

kermit katak lucu wrote:



jadi anda membenarkan dua point saya itu ya, bahwa itu emang logika islam untuk melestarikan perbudakan.

skak mat.


lol! lol! lol! lol!

Busseeettt.... gue di skak mat. oi.....!!

Betul... dan situasi saat itu, emang perang ama kafir... perang agama......dan itu berlaku..
Tapi kalo ga perang agama... tidak berlaku.....hanya perang sipil, tidak berlaku.... dan hanya kpd budak2 yg tidak percaya Tuhan....

Kalo itu masalah.........berarti ini jg masalah...:

(Zakharia 14:1-2)
Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan TUHAN,
maka jarahan yang dirampas dari padamu akan dibagi-bagi di
tengah-tengahmu. Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk memerangi
Yerusalem; kota itu akan direbut, rumah-rumah akan dirampoki dan perempuan-perempuan akan ditiduri......

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 6113
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kermit katak lucu on Wed Aug 22, 2012 7:13 pm

kesimpulannya;

1. islam menyediakan suplay budak dengan cara menyerang suku suku /tribe arab sekitar/tetangga.

2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.
======================================


adalah kesimpulan trit ini.

sudah dibenarkan oleh youtube7

_________________
avatar
kermit katak lucu
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 3551
Job/hobbies : memuji muji islam
Reputation : 11
Points : 7051
Registration date : 2011-06-17

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kuku bima on Wed Aug 22, 2012 11:37 pm

you7tube7com wrote:
kermit katak lucu wrote:



jadi anda membenarkan dua point saya itu ya, bahwa itu emang logika islam untuk melestarikan perbudakan.

skak mat.


lol! lol! lol! lol!

Busseeettt.... gue di skak mat. oi.....!!

Betul... dan situasi saat itu, emang perang ama kafir... perang agama......dan itu berlaku..
Tapi kalo ga perang agama... tidak berlaku.....hanya perang sipil, tidak berlaku.... dan hanya kpd budak2 yg tidak percaya Tuhan....

Kalo itu masalah.........berarti ini jg masalah...:

(Zakharia 14:1-2)
Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan TUHAN,
maka jarahan yang dirampas dari padamu akan dibagi-bagi di
tengah-tengahmu. Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk memerangi
Yerusalem; kota itu akan direbut, rumah-rumah akan dirampoki dan perempuan-perempuan akan ditiduri......
ayat ini tergenapi dengan datangnya islam ..yang menyerbu yerusalem..abad ke 7..dengan di bangunnya al aqso....perempuannya di tiduri oleh pasukan binaan mamad..walau mamad udah mokat pasukannya tetap memperkosa...penduduk yerusalem......

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4041
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 7896
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kuku bima on Wed Aug 22, 2012 11:43 pm

[quote="you7tube7com"]
kermit katak lucu wrote:
you7tube7com wrote:
kermit katak lucu wrote:

Hooiii....... Budak itu adl istilah zaman dulu.... kalos ekarang itu namanya pembantu rumah tangga....

Coba kalo ga ada pembantu......

Liat aja, ntar lagi para pembantu, sopir dsb... akan mudik....

Rumah2 mewah, juragan2 dan nyonya2 besar.. akan kerepotan dalam kurun waktu 1 minggu.....

Penting ga pembantu rumah tangga...??!!!!!!

islam itu indah..

==================================

status dan nasib pembantu dengan budak jauh banget man.......perbandingan keduanya sangat jauh...

contoh; mamad menyerang suku2 tetangga untuk mendapatkan budak,sedangkan pembantu jaman sekarang didapat dengan cara mendatangi agen tenaga kerja.

budak boleh disetubuhi,sedangkan pembantu tidak boleh.masih banyak perbedaan yg lain.

trit ini bukan tentang pembantu.


Huaa...huaa...huaa...huaa...huaa..huaa...........

Apakah zaman itu sudah ada agen tenaga kerja utk budak...??!!!! hi...hi...hi...hi...hi....

Zaman sekarang pun..... banyak yg punya pembantu ga pake agen....
Ada kenalan.. dan punya kenalan... ternyata orang miskin dan ga mampu... butuh pekerjaan.... ga punya ketrampilan khusus.....dan ada orang kaya, butuh pembantu... lalu... jadi deh....

Apk di masa dulu itu, tidak pernah terjadi spt itu...??!!!! mungkin saja memperoleh budak spt itu....

kermit katak lucu wrote:mamad menyerang suku2 tetangga untuk mendapatkan budak,
Mana dalilnya........ kerjaannya kristen emang omdo aja....

kermit katak lucu wrote:budak boleh disetubuhi,
Hooiii..... harus nikah dulu...... meskipun ayat Quran mengatakan demikian.... harus nikah dulu, karena Allah juga menegaskan utk bersetubuh dgn istri yg sah...

So.... budak tsb boleh di nikahi....

Karena, sampe masa sekarang pun... orang yg menikahi budaknya / pembantunya adl dipandang tidak sederajat....
Maka dari itu Allah menghilangkan perbedaan derajat tsb,dgn ayat Quran itu.....

pasti maksa lagi deh.... hi..hi..hi....
kalau semua budak sex mamad di nikah berapa dong istri syahnya kang mamad..budak sex mamad ada seribuan lebih...untuk apa sperma di buang di luar klu mereka menika...ini yang nga masuk akal alias akal-akalan pembela islam......saya yakin kermit tahu ayat membuang sperma di luar..memek budak....takut mereka hamil karena jika hamil nga laku di jual...

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4041
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 7896
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by kuku bima on Wed Aug 22, 2012 11:45 pm

budak istri mamad beda dengan budak mamad.......badak istri membantu istri di dapur...budak mamad membantu mamad mengeluarkan sperma.....safiyah di ewe dulu oleh mamad nakah menyusul 3 bulan kemudian...benar-benar teladang sang bejat....

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4041
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 7896
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by you7tube7com on Thu Aug 23, 2012 8:09 am

kermit katak lucu wrote:kesimpulannya;

1. islam menyediakan suplay budak dengan cara menyerang suku suku /tribe arab sekitar/tetangga.

2. islam menjaga tetap ada demand/permintaan dengan cara hukum khafarah/hukum denda,dimana seseorang yg melakukan pelanggaran tertentu harus membebaskan budak.
======================================


adalah kesimpulan trit ini.

sudah dibenarkan oleh youtube7

Ini lah salah satu dari sekian banyak maksanya kristen....
"islam menyediakan suplay budak dengan cara menyerang suku suku /tribe arab sekitar/tetangga."

Padahal... jelas diatas.....sy sudah paparkan, kenapa sampe budak2 tsb ditiduri....

Da juga...... Alkitab kamu juga berbicara hal yg sama........
Kalo kamu yakini bhw Alkitab adl murni dari Tuhan.... semua atas perintah Tuhan yg penuh kasih dan suci.....
Kenapa kamu permasalahkan hal yg sma dalam Quran....??!!!!

Ck...ck...ck...ck...ck.....

Kebodohan kristen....!!!!!

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 6113
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: benarkah Qur'an melegalkan perbudakan?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum