MURTADIN_KAFIRUN

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 12 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 12 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

View previous topic View next topic Go down

40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by kuku bima on Sun Sep 30, 2012 11:08 pm

DEVINISI BERHALA......???

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, dan juga kepada keluarga, serta seluruh para sahabat beliau.

Sungguh hikmah Allah menetapkan bahwa umat manusia berbeda-beda satu sama lainnya dalam keutamaan, dan jenis-jenisnya. Demikian pula waktu dan tempat memiliki perbedaan dalam keutamaannya. Dan Allah telah menetapkan sunnah-sunnah dan hukum-hukumnya atas yang demikian itu.

Diantara tempat/negeri yang memiliki keutamaan dan keagungan adalah : Ummul Qura “Makkah al-Mukarramah”, di tempat ini terdapat Ka’bah, rumah yang dibangun untuk ibadah kepada Allah subhanahu wata’ala, Ka’bah adalah kiblat kaum muslimin baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Sesungguhnya negeri Makkah adalah tempat turunnya wahyu Allah, dan risalah (agama Islam), tidak ada seoranpun dari kalangan muslimin yang mengingkari keutamaan negeri Makkah.

Ayat-ayat al-Qur’an dan hadits Rasulullah shallallahu alaihiwasallam menyebutkan berbagai keistimewaan dan keutamaan negeri Makkah.

Bersamaan dengan proyek/usaha dalam mengagungkan negeri Makkah yang dicanangkan oleh “Jamiyyah Marakizil Ahya” di Makkah al-Mukarramah, dikumpulkanlah 40 hadits-hadits Nabi shallahu alaihiwasallam berkaitan dengan keutamaan negeri Makkah yang diberkahi ini, serta hadits-hadits yang menjelaskan hukum-hukum khusus negeri ini sebagai upaya mengagungkan negeri Makkah, dan juga sebagai pendorong kuat bagi orang-orang shalih dari individu-individu umat Islam khususnya penduduk Makkah untuk menjaga kesucian negeri yang diberkahi ini, serta sebagai peringatan terhadap mereka yang tidak memperhatikan keharaman dan keamanan negeri Makkah.

Saya memohon kepada Allah agar menjadikan karya ini bermanfaat bagiku di akhirat saat aku bertemu dengan Allah, dan semoga Allah mengumpulkanku bersama Nabi Muhammad shallallahu alaihiwasallam.

Penulis :
Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur
Pembimbing dalam proyek pengagungan negeri Makkah
Di “Jamiyyah Marakizil Ahya” di Makkah al-Mukarramah

Hadits ke 1 :
عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ مَسْجِدٍ وُضِعَ فِي اْلأَرْضِ أَوَّلَ ؟ قَالَ : (الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ ). قَالَ : قُلْتُ : ثُمَّ أَيٌّ ؟ قَالَ : ( الْمَسْجِدُ الأَقْصَى ). قُلْتُ : كَمْ كَانَ بَيْنَهُمَا ؟ قَالَ : ( أَرْبَعُونَ سَنَةً، ثُمَّ أَيْنَمَا أَدْرَكَتْكَ الصَّلاَةُ بَعْدُ فَصَلِّهْ، فَإِنَّ الْفَضْلَ فِيهِ ).
أخرجه البخاري
Dari Abu Dzar radhiyallahuanhu, berkata : saya bertanya : “Wahai Rasulullah masjid mana yang pertama kali dibangun ?” Beliau menjawab : “Masjidil Haram”. Saya bertanya lagi : “Lalu setelah itu ?” Beliau menjawab : “Masjidil Aqsa”. Saya tanyakan lagi : “Berapa lama antara keduanya ?” Beliaupun menjawab : “Empat puluh tahun, dan dimana saja kalian mendapati waktu shalat, shalatlah ditempat itu, karena ada keutamaannya dalam menunaikan shalat (jika telah tiba waktunya)[1]“.[2]

Hadits ke 2 :
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِوَادِي الأَزْرَقِ ، فَقَالَ : ( أَيُّ وَادٍ هَذَا؟). فَقَالُوا : وَادِي الأَزْرَقِ.
قَالَ : ( كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ هاَبِطًا مِنَ الثَّنِيَّةِ وَ لَهُ جُؤَارٌ إِلَى اللَّهِ بِالتَّلْبِيَةِ).
ثُمَّ أَتَى عَلَى ثَنِيَّةِ هَرْشَى، فَقَالَ : ( أَيُّ ثَنِيَّةٍ هَذِهِ ؟ ) قَالُوا : ثَنِيَّةُ هَرْشَى.
قَالَ : ( كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى يُونُسَ بْنِ مَتَّى عَلَيْهِ السَّلاَمُ عَلَى نَاقَةٍ حَمْرَاءَ جَعْدَةٍ، عَلَيْهِ جُبَّةُ صُوفٍ، خِطَامُ نَاقَتِهِ خُلْبَةٌ وَهُوَ يُلَبِّي).
أخرجه مسلم
Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melalui lembah “al-Arzaq”, lalu beliau bertanya : “lembah apa ini?”. Para sahabat menjawab : lembah “al-Arzaq”. Beliau bersabda : “Seolah-olah aku melihat Musa alaihissalam turun dari tempat yang tinggi, ia mempunyai suara keras mengucapkan talbiyah kepada Allah. Lalu beliau melalui tsaniyyatul harsya.[3] Kemudian beliau r bertanya : “Lembah apa ini?” Tsaniyyatu Harsya, jawab para sahabat. Kemudian beliau bersabda : “Seolah-olah aku melihat Yunus bin Matta alaihissalam duduk diatas unta kekar, mengenakan jubah yang terbuat dari wol, tali kendali untanya terbuat dari serabut, dan ia sedang mengucapkan kalimat talbiyah.[4]

Hadits ke 3 :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لاَ تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلاَّ إِلَى ثَلاَثَةِ مَسَاجِدَ ؛ مَسْجِدِي هَذَا وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَالْمَسْجِدِ الأَقْصَى.
أخرجه البخاري ومسلم
Dari Abu Hurairah radhiyallahuanhu, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam : “Tidak ada keutamaan[5] bepergian (kesuatu masjid) kecuali bepergian mengunjungi tiga masjid, (yaitu) masjidku ini (masjid Nabawwi di Madinah), Majidil Haram (Makkah), dan Masjidil Aqsha (Palestina).” [6]

Hadits ke 4 :
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قاَلَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : صَلاَةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ، إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ، وَصَلاَةٌ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ.
أخرجه أحمد وابن ماجه وصححه الألباني
Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu , ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Shalat di masjidku ini lebih utama[7] seribu shalat dari shalat di masjid selainnya[8], kecuali masjidil haram, dan shalat di masjidil haram lebih utama seratus ribu kali dari shalat di masjid selainnya.”[9]

Hadits ke 5 :
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمَكَّةَ : مَا أَطْيَبَكِ مِنْ بَلَدٍ وَأَحَبَّكِ إِلَيَّ وَلَوْلاَ أَنَّ قَوْمِي أَخْرَجُونِي مِنْكِ مَا سَكَنْتُ غَيْرَكِ.
أخرجه الترمذي وحسنه، وابن حبان في صحيحه، والحاكم في المستدرك وصححه
Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhu, ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda kepada negeri Makkah : “Alangkah baiknya engkau dari negeri yang ada, dan engkau adalah negeri yang paling aku cintai, kalau bukan lantaran kaumku mengusirku darimu, aku tidak akan tinggal di negeri selainmu[10].”[11]

Hadits ke 6 :
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَدِّيِّ بْنِ حَمْرَاءَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ : رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاقِفًا عَلَى الْحَزْوَرَةِ، فَقَالَ : وَاللَّهِ إِنَّكِ لَخَيْرُ أَرْضِ اللَّهِ، وَأَحَبُّ أَرْضِ اللَّهِ إِلَى اللَّهِ، وَلَوْلاَ أَنِّي أُخْرِجْتُ مِنْكِ مَا خَرَجْتُ.
أخرجه الترمذي وصححه، والنسائي في الكبرى، وابن ماجه، والحاكم في المستدرك وصححه
Dari Abdullah bin Adi bin Hamra radhiyallahuanhu , ia berkata : saya melihat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berdiri di Hazwarah (salah satu daerah di Makkah), lalu beliau bersabda : demi Allah, sesungguhnya engkau sebaik-baik bumi Allah, dan negeri Allah yang paling dicintai Allah, kalau bukan lantaran aku dikeluarkan darimu[12], niscaya aku tidak keluar.”[13]TERNYATA ALLOH BUKAN DI LANGIT TAPI DI MEKKAH.....SIAPA DIA BRO...

Hadits ke 7 :
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ( أَبْغَضُ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ ثَلاَثَةٌ ؛ مُلْحِدٌ فِي الْحَرَمِ، وَمُبْتَغٍ فِي الإسْلامِ سُنَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ، وَمُطَّلِبُ دَمِ امْرِئٍ بِغَيْرِ حَقٍّ لِيُهَرِيقَ دَمَهُ.
أخرجه البخاري
Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhuma, bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Manusia yang paling dibenci Allah ada tiga ; seorang yang melakukan kemaksiatan/dosa-dosa besar[14] yang tinggal di Makkah, seorang yang menginginkan ajaran jahiliyah dalam agama Islam, dan seorang yang sangat berkeinginan membunuh (orang lain) tanpa dasar yang benar (dari agama) agar dapat menumpahkan darahnya.”[15]

Hadits ke 8 :
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ : قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ افْتَتَحَ مَكَّةَ : لاَ هِجْرَةَ، وَلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ، وَإِذَا اسْتُنْفِرْتُمْ فَانْفِرُوا، فَإِنَّ هَذَا الْبَلَدَ حَرَّمَهُ اللَّهُ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ، وَهُوَ حَرَامٌ بِحُرْمَةِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَإِنَّهُ لَمْ يَحِلَّ الْقِتَالُ فِيهِ لأَحَدٍ قَبْلِي، وَلَمْ يَحِلَّ لِي إِلاَّ سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ، فَهُوَ حَرَامٌ بِحُرْمَةِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ، لاَ يُعْضَدُ شَوْكُهُ، وَلاَ يُنَفَّرُ صَيْدُهُ، وَلاَ يُلْتَقَطُ لُقَطَتُهُ، إِلاَّ مَنْ عَرَّفَهَا، وَلاَ يُخْتَلَى خَلاَهَا). قَالَ الْعَبَّاسُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِلاَّ الإِذْخِرَ، فَإِنَّهُ لِقَيْنِهِمْ وَلِبُيُوتِهِمْ. قَالَ : ( إِلاَّ الإِذْخِرَ ).
أخرجه البخاري ومسلم
Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhuma ia berkata : Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda di hari penaklukkan kota Makkah : “Tidak ada hijrah lagi[16], akan tetapi yang ada adalah jihad dan niat[17], jika kalian diperintah (ulil amri) pergi berjihad maka berangkatlah, sesungguhnya negeri ini Allah telah mengharamkannya pada hari Dia menciptakan langit dan bumi, maka sejak itu haram dengan keharaman Allah hingga hari kiamat, sesungguhnya tidak diperbolehkan berperang di dalamnya kepada seorangpun sebelumku, dan juga tidak dihalalkan bagiku kecuali sesaat di siang hari[18], maka sejak itu (negeri Makkah) haram dengan keharaman Allah hingga hari kiamat, duri-durinya tidak boleh dipatahkan, binatang buruannya tidak boleh di usir (diganggu), barang yang jatuh di Makkah tidak boleh diambil, kecuali untuk mencari (pemiliknya)[19], tumbuh-tumbuhannya tidak boleh ditebang”.
Ibnu Abbas bertanya : Wahai Rasulullah, kecuali tumbuhan al-idhir (sejenis tumbuhan-tumbuhan yang harum baunya)? Sesungguhnya tumbuhan itu digunakan oleh tukang besi atau tukang emas/perak mereka, dan digunakan untuk rumah-rumah mereka?
Beliau bersabda : “Kecuali al-idhir”.[20]

Hadits ke 9 :
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قاَلَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : لاَ يَحِلُّ لأَحَدِكُمْ أَنْ يَحْمِلَ بِمَكَّةَ السِّلاَحَ.
أخرجه مسلم
Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu, ia berkata : saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Tidak diperbolehkan bagi kalian membawa senjata[21] di Makkah”.[22]
Hadits ke 10 :
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلاَّ سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ إِلاَّ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ، لَيْسَ لَهُ مِنْ نِقَابِهَا نَقْبٌ إِلاَّ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ صَافِّيْنَ يَحْرُسُونَهَا، ثُمَّ تَرْجُفُ الْمَدِينَةُ بِأَهْلِهَا ثَلاَثَ رَجَفَاتٍ، فَيُخْرِجُ اللَّهُ كُلَّ كَافِرٍ وَمُنَافِقٍ.
أخرجه البخاري ومسلم
Dari Anas bin Malik radhiyallahuanhu, dari Nabi shallallahu alaihiwasallam, beliau bersabda : “Tidak ada satu negeripun melainkan akan di singgahi oleh Dajjal kecuali Makkah dan Madinah, tidak ada satupun pintu masuknya[23] melainkan ada Malaikat yang berbaris menjaganya, lalu terjadilah gempa di Madinah tiga kali menggoncangkan penduduknya, kemudian Allah mengeluarkan setiap orang yang kafir dan munafik (darinya)”.[24]BOONG ...TANDUK SETAN DAJJAL..SUDAH MENTERENG DI MENARA MASJID.MAKAM IBRAHIM..DAN GEDUNG SAMPING KABAH...MENJULANG TINGGI TANDUK SETAN... lol! lol! lol!

Hadits ke 11 :
عَنِ الْحَارِثِ بْنِ مَالِكِ بْنِ الْبَرْصَاءِ، قَالَ : سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ يَقُولُ : لاَ تُغْزَى هَذِهِ بَعْدَ الْيَوْمِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
أخرجه الترمذي والإمام أحمد ، وصححه الألباني
Dari al-Harits bin Malik bin al-Barsha-i, ia berkata : saya mendengar Rasulullah shallahualaihiwasallam pada hari penaklukkan kota Makkah bersabda : “Negeri Makkah ini tidak akan diserang sesudah hari ini[25] hingga hari kiamat”.[26]

Hadits ke 12 :
عَنِ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ وَمَرْوَانَ، قَالاَ : خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَمَنَ الْحُدَيْبِيَةِ حَتَّى إِذَا كَانُوا بِبَعْضِ الطَّرِيقِ، قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( إِنَّ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ بِالْغَمِيمِ فِي خَيْلٍ لِقُرَيْشٍ طَلِيعَةٌ فَخُذُوا ذَاتَ الْيَمِينِ ).
فَوَاللَّهِ مَا شَعَرَ بِهِمْ خَالِدٌ ؛ حَتَّى إِذَا هُمْ بِقَتَرَةِ الْجَيْشِ، فَانْطَلَقَ يَرْكُضُ نَذِيرًا لِقُرَيْشٍ، وَسَارَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا كَانَ بِالثَّنِيَّةِ الَّتِي يُهْبَطُ عَلَيْهِمْ مِنْهَا بَرَكَتْ بِهِ رَاحِلَتُه.
فَقَالَ النَّاسُ : حَلْ حَلْ. فَأَلَحَّتْ، فَقَالُوا : خَلأَتِ الْقَصْوَاءُ. فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَا خَلأَتِ الْقَصْوَاءُ وَمَا ذَاكَ لَهَا بِخُلُقٍ، وَلَكِنْ حَبَسَهَا حَابِسُ الْفِيلِ.
ثُمَّ قَالَ : ( وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لاَ يَسْأَلُونِي خُطَّةً يُعَظِّمُونَ فِيهَا حُرُمَاتِ اللَّهِ إِلاَّ أَعْطَيْتُهُمْ إِيَّاهَا). ثُمَّ زَجَرَهَا فَوَثَبَتْ…الحديث.
أخرجه البخاري
Dari al-Miswari bin Makhramah dan Marwan, keduanya berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam keluar di saat perjanjian al-Hudaibiyyah[27] hingga tatkala kaum muslimin sampai di sebuah jalan, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya Khalid bin Walid berada di al-Ghamim[28] bersama pasukan pengintainya, maka ambillah jalan ke kanan.”
Demi Allah, Khalid bin Walid tidak mengetahui posisi kaum muslimin, hingga ia dikejutkan dengan debu-debu hitam pasukan kaum muslimin, ia pun lari kembali (ke Makkah) memperingatkan kaum Quraisy, dan Nabi shallallahu alaihi wasallam meneruskan perjalanan hingga beliau tiba di ats-Tsaniyyah[29] tempat beliau turun, kendaraan beliau menderum/berhenti. Lalu para sahabat mengucapkan ucapan supaya kendaraan beliau berjalan : Qal, Qal[30], namun unta itu tetap berhenti. Kemudian mereka berujar : al-Qaswa [31] tidak mau melanjutkan perjalanan. Lalu Nabi shallallahu alaihiwasallam bersabda : “Bukannya tidak mau melanjutkan perjalanan, bukan kebiasaan unta ini (tidak mau berjalan), akan tetapi Allah menahannya memasuki kota Makkah, sebagaimana tentara bergajah tertahan memasuki kota Makkah[32]“.
Kemudian beliau shallallahu alaihiwasallam melanjutkan ucapannya : “Demi Allah, yang jiwaku berada ditangan-Nya, tidaklah Quraisy meminta kepadaku agar aku mengagungkan hurumatillah[33] pasti akan aku penuhi”. Lalu beliau menghardik unta itu dan berdirilah binatang itu.[34]

Hadits ke 13 :
عَنْ عَيَّاشِ بْنِ أَبِي رَبِيعَةَ، قَالَ : سمعت رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يقول : لاَ تَزَالُ هَذِهِ الأُمَّةُ بِخَيْرٍ مَا عَظَّمُوا هَذِهِ الْحُرْمَةَ حَقَّ تَعْظِيمِهَا، فَإِذَا تَرَكُوْهَا وَضَيَّعُوْهَا هَلَكُوا.
أخرجه الإمام أحمد وابن ماجه، وحسنه الحافظ ابن حجر
Dari Ayyas bin Abi Rabi’ah, ia berkata : saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Senantiasa umat ini akan baik selama mereka mengagungkan sebenar-benar pengagungan terhadap keharaman[35] (negeri Makkah ini), jika mereka meninggalkan (pengagungan) dan menyia-nyiakannya pasti mereka binasa”.[36]RUAR BIASA....MUSLIM -MUSLIM SADAR .....KE AGUNGAN HANYA MILIK PENCIPTA....

Hadits ke 14 :
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَاصِمٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ إِبْرَاهِيمَ حَرَّمَ مَكَّةَ وَدَعَا لأَهْلِهَا، وَإِنِّي حَرَّمْتُ الْمَدِينَةَ كَمَا حَرَّمَ إِبْرَاهِيمُ مَكَّةَ، وَإِنِّي دَعَوْتُ فِي صَاعِهَا وَمُدِّهَا بِمِثْلَيْ مَا دَعَا بِهِ إِبْرَاهِيمُ لأَهْلِ مَكَّةَ. أخرجه مسلم
Dari Abdullah bin Zaid bin Ashim, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya Ibrahim telah mengharamkan kota Makkah[37] dan mendoakan kebaikan penduduknya, sedangkan aku mengharamkan kota Madinah sebagaimana Ibrahim mengharamkan kota Makkah, dan aku mendoakan kebaikan pada timbangan/takarannya seperti doa kebaikan Ibrahim bagi penduduk Makkah”.[38]

Hadits ke 15 :
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اِسْتَمْتَعُوْا بِهَذَا الْبَيْتَ فَقَدْ هُدِمَ مَرَّتَيْنِ، وَيُرْفَعُ فِي الثَّالِثَةِ).
أخرجه البزار وابن خزيمة وابن حبان، وصححه الألباني
Dari Abdullah bin Umar radhiyallahuanhuma, ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Nikmatilah[39] rumah Allah ini (Ka’bah), sungguh Ka’bah ini pernah dihancurkan dua kali[40], dan pada kali ketiganya di angkat[41]“.[42]

Hadits ke 16 :
عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا أَتَى أَحَدُكُمُ الْغَائِطَ فَلاَ يَسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ وَلاَ يُوَلِّهَا ظَهْرَهُ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّّبُوا.
أخرجه البخاري ومسلم
Dari Abi Ayyub al-Anshari radhiyallahuanhu , ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Jika kalian buang air di kamar mandi, janganlah menghadap ke-arah kiblat, jangan pula membelakanginya, namun hendaklah kalian menghadap ke-arah timur atau barat[43].”[44]WAJAH ALLOH ADA DI MANA-MANA.... HAYA KE ARAH BATU DILARANG...

Hadits ke 17 :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ لَمْ يَسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ، وَلَمْ يَسْتَدْبِرْهَا فِي الْغَائِطِ ؛ كُتِبَ لَهُ حَسَنَةٌ، وَمُحِيَ عَنْهُ سَيِّئَةٌ.
أخرجه الطبراني في الأوسط، وصححه الألباني
Dari Abu Hurairah radhiyallahuanhu, ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa tidak menghadap ke-arah kiblat dan tidak pula membelakanginya di waktu buang air, dituliskan baginya kebaikan, dan kesalahannya dihapus”.[45]

Hadits ke 18 :
عن حذيفة بن اليمان، قال : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ تَفَلَ تُجَاهَ الْقِبْلَةِ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَفْلُهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ.
أخرجه أبو داود وابن حبان، وصححه الألباني
Dari Hudzaifah bin al-Yaman, ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa meludah ke-arah Kiblat[46], maka pada hari kiamat ludahnya berada di antara kedua matanya.”[47]
Al-Imam Nawawi berpendapat larangan meludah ke-arah kiblat itu adalah di setiap keadaan, baik ketika shalat maupun di luar shalat, baik itu di masjid maupun di luarnya.WAJAH ALLOH ADA DI SELATAN UTARA TIMUR BARAT... KE ARAH BATU ITEM DOANG DI LARANG

Hadits ke 19 :
عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ، قَالَ : دَخَلْتُ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَيْتَ، فَجَلَسَ، فَحَمِدَ اللهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ، وَكَبَّرَ وَهَلَّلَ، ثُمَّ ماَلَ إِلَى مَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْبَيْتِ، فَوَضَعَ صَدْرَهُ عَلَيْهِ، وَخَدَّهُ وَيَدَيْهِ، ثُمَّ خَرَجَ فَأَقْبَلَ عَلىَ الْقِبْلَةِ وَهُوَ عَلَى الْبَابِ، فَقَالَ : هَذِهِ الْقِبْلَةُ، هَذِهِ الْقِبْلَةُ.
أخرجه النسائي وصححه الألباني
Dari Usamah bin Zaid, ia berkata : “Saya pernah bersama Rasulullah shallahu alaihi wasallam memasuki Ka’bah, lalu beliau duduk dan memuji serta menyanjung Allah, lalu bertakbir dan bertahlil, kemudian beliau melangkah kedepan bagian Ka’bah dan meletakkan dadanya, pipinya dan dua tangannya[48] (pada Ka’bah), lalu beliau keluar dan menghadap ke-arah kiblat sedang waktu itu beliau berada di pintu, lalu beliau bersabda : Ini adalah kiblat, ini adalah kiblat.”[49]

Hadits ke 20 :
عَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ، لاَ تَمْنَعُوا أَحَدًا طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ وَصَلَّى أَيَّةَ سَاعَةٍ شَاءَ مِنْ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ.
أخرجه أبو داود والنسائي، والترمذي وابن ماجه، وصححه الألباني
Dari Jubair bin Muth’im bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Wahai Bani Abdi Manaf[50], janganlah kalian melarang seoranpun yang akan thawaf (mengelilingi tujuh kali) sekitar Ka’bah, dan seorang yang akan menunaikan shalat pada waktu malam atau siang.”[51]

Hadits ke 21 :
عَنِ ابْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ : أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يُزَاحِمُ عَلَى الرُّكْنَيْنِ، فَقُلْتُ : يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ، إِنَّكَ تُزَاحِمُ عَلَى الرُّكْنَيْنِ زِحَامًا مَا رَأَيْتُ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُزَاحِمُ عَلَيْهِ. فَقَالَ : إِنْ أَفْعَلْ، فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : إِنَّ مَسْحَهُمَا كَفَّارَةٌ لِلْخَطَايَا.
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : مَنْ طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ أُسْبُوعًا فَأَحْصَاهُ كَانَ كَعِتْقِ رَقَبَةٍ.
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : لاَ يَضَعُ قَدَمًا وَلاَ يَرْفَعُ أُخْرَى، إِلاَّ حَطَّ اللَّهُ عَنْهُ خَطِيئَةً، وَكُتِبَتْ لَهُ بِهَا حَسَنَةٌ.
أخرجه الترمذي ، وصححه الألباني
Dari Ibnu Ubaid bin Umair dari ayahnya : Bahwasanya Ibnu Umar berdesak-desakkan untuk mencapai dua rukun (Hajar Aswad dan Rukun Yamani), lalu aku bertanya : “Wahai Abu Abdirrahman (Ibnu Umar), engkau berdesak-desakkan saat penuh sesak agar dapat mencapai dua rukun, satu sikap yang tidak pernah seorangpun dari kalangan sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam melakukannya ? kemudian ia menjawab : “jika aku melakukan hal ini aku tidak akan sakit, karena aku mendengar Rasulullah shallahualaihiwasallam bersabda : “Sesungguhnya menyentuh keduanya akan menghapuskan dosa-dosa.”
Dan saya mendengar Nabi shallahualaihiwasallam bersabda : “Barangsiapa thawaf di Ka’bah tujuh kali dan menyempurnakannya (tidak lebih atau kurang), maka pahalanya adalah seperti membebaskan budak.”
Dan saya mendengar Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Tidakklah seseorang yang tawaf meletakkan salah satu kakinya, dan melangkahkan yang lainnya melainkan Allah akan hapus kesalahannya dengannya, dan dituliskan baginya kebaikan[52].”[53]OKE LA KALO BEGETO..

Hadits ke 22 :
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : الطَّوَافُ حَوْلَ الْبَيْتِ مِثْلُ الصَّلاَةِ إِلاَّ أَنَّكُمْ تَتَكَلَّمُونَ فِيهِ فَمَنْ تَكَلَّمَ فِيهِ فَلاَ يَتَكَلَّمْ إِلاَّ خَيْرًا.
أخرجه الترمذي، وصححه الألباني
Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhuma, bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Thawaf mengelilingi Ka’bah seperti shalat, hanya saja kalian (boleh) berbicara dalam thawaf, barangsiapa berkata tatkala thawaf hendaknya mengucapkan ucapan yang baik[54].”[55]KARENA BATU MENDENGAR KATA-KATA MU..

Hadits ke 23 :
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ أَنَّ رَجُلاً قَالَ : يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أي عبد الله بن عمر – مَا أَرَاكَ تَسْتَلِمُ إِلاَّ هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ، قَالَ : إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : إِنَّ مَسْحَهُمَا يَحُطَّانِ الْخَطِيئَة. وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : مَنْ طَافَ سَبْعًا فَهُوَ كَعِدْلِ رَقَبَةٍ.
أخرجه النسائي، وصححه الألباني
Dari Abdullah bin Ubaid bin Umair bahwasanya seorang lelaki berkata : “Wahai Abu Abdurrahman (yaitu Ibnu Umar) aku tidak melihatmu menyentuh sesuatu kecuali dua rukun[56] ini”. Ibnu Umar menjawab : saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya mengusap keduanya akan menghapuskan dosa.”
Dan aku mendengar beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa thawaf tujuh kali mengelilingi Ka’bah akan mendapatkan pahala seperti pahala membebaskan budak[57].”[58]INI YANG MANTAB...DOSAKU SIRNA...OLEH BATU...

Hadits ke 24 :
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : نَزَلَ الْحَجَرُ الأَسْوَدُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ اللَّبَنِ. فَسَوَّدَتْهُ خَطَايَا بَنِي آدَمَ.
أخرجه الترمذي والنسائي وابن ماجه والإمام أحمد وصححه الألباني
Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhuma ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Hajar aswad turun dari surga, warnanya lebih putih dari warna susu , lalu dosa-dosa[59] manusia menjadikannya berwarna hitam.”[60]
MANTAB....BRO...DOSA GUE DI BERSIIN OLEH BATU,,DULU GUE KLU MANDI PAKE BATU UNTUK MENGGOSOK DAKI GUE...
Hadits ke 25 :
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُمَا قاَلَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لَيَأْتِيَنَّ هَذَا الْحَجَرُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَهُ عَيْنَانِ يُبْصِرُ بِهِمَا، وَلِسَانٌ يَنْطِقُ بِهِ، يَشْهَدُ عَلَى مَنْ يَسْتَلِمُهُ بِحَقٍّ.
أخرجه ابن ماجه والإمام أحمد وصححه الألباني
Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhuma berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Akan datang hajar aswad pada hari kiamat mempunyai dua mata ia akan melihat dengannya[61], mempunyai lisan dengannya ia akan berbicara bersaksi terhadap orang-orang yang memegangnya dengan benar.”[62]
HI HI HI ....PENYESATAN...
Hadits ke 26 :
عَنِ الزُّبَيْرِ بْنِ عَرَبِيٍّ قَالَ : سَأَلَ رَجُلٌ ابْنَ عُمَرَ رَضِي اللَّهُ عَنْهُمَا عَنِ اسْتِلاَمِ الْحَجَرِ فَقَالَ : رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَلِمُهُ وَيُقَبِّلُهُ. قَالَ قُلْتُ : أَرَأَيْتَ إِنْ زُحِمْتُ، أَرَأَيْتَ إِنْ غُلِبْتُ؟
قَالَ : اجْعَلْ ( أَرَأَيْتَ ) بِالْيَمَنِ، رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَلِمُهُ وَيُقَبِّلُهُ.
أخرجه البخاري
Dari az-Zubair bin Arabi, ia berkata : seseorang bertanya kepada Ibnu Umar radhiyallahuanhuma tentang memegang hajar aswad, lalu ia menjawab : saya melihat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memegang dan menciumnya. Az-zubair melanjutkan kisahnya, aku bertanya : Apa pendapatmu jika aku berdesak-desakkan dan tidak mampu menyentuhnya ? Ibnu Umar menjawab : Buanglah pendapatmu[63] di negeri Yaman[64]?[65] saya melihat Rasulullah shallallahu alaihiwasallam memegangnya dan menciumnya.”[66]

Hadits ke 27 :
عَنْ نَافِعٍ قَالَ : رَأَيْتُ ابْنَ عُمَرَ يَسْتَلِمُ الْحَجَرَ بِيَدِهِ، ثُمَّ قَبَّلَ يَدَهُ، وَقَالَ : مَا تَرَكْتُهُ مُنْذُ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُهُ.
أخرجه مسلم
Dari Nafi’, ia berkata : Saya melihat Ibnu Umar memegang hajar aswad dengan tangannya, lalu mencium tangannya[67], lalu berujar : Aku tidak meninggalkan amalan ini sejak aku melihat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melakukannya.”[68]

Hadits ke 28 :
عَنْ سُوَيْدِ بْنِ غَفَلَةَ، قَالَ : رَأَيْتُ عُمَرَ قَبَّلَ الْحَجَرَ وَالْتَزَمَهُ، وَقَالَ : رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَ حَفِيًّا.
أخرجه مسلم وأبو داود وابن ماجه
Dari Suwaid bin Ghafalah, ia berkata : saya melihat Umar mencium hajar aswad dan ia senantiasa melakukannya, dan berujar : saya melihat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menekuni[69] hal ini[70]“[71]

Hadits ke 29 :
عَنْ عَائِشَةَ رَضِي اللَّهُ عَنْهَا، قاَلَتْ : كُنْتُ أُحِبُّ أَنْ أَدْخُلَ الْبَيْتَ فَأُصَلِّيَ فِيهِ، فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِي فَأَدْخَلَنِي الْحِجْر، وَقَالَ : صَلِّي فِي الْحِجْرِ إِذَا أَرَدْتِ دُخُولَ الْبَيْتِ، فَإِنَّمَا هُوَ قَطْعَةٌ مِنَ الْبَيْتِ، فَإِنَّ قَوْمَكِ اقْتَصَرُوا حِينَ بَنَوُا الْكَعْبَةَ، فَأَخْرَجُوهُ مِنَ الْبَيْتِ.
أخرجه أبو داود والترمذي، وقال : حسن صحيح
Dari Aisyah radhiyallahuanha, ia berkata : dahulu aku suka masuk ke-Ka’bah dan shalat di dalamnya, kemudian Nabi shallallahu alaihi wasallam memegang tanganku dan membawaku ke-Hijir , dan berujar : Shalatlah di Hijir jika engkau ingin masuk Ka’bah, karena hijir ini adalah bagian dari Ka’bah, sesungguhnya kaummu memendekkan bangunan ketika membangun Ka’bah[72], dan mengeluarkannya dari Ka’bah.”[73]

Hadits ke 30 :
عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، قاَلَ : رَأَيْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ قَبَّلَ الْحَجَرَ وَسَجَدَ عَلَيْهِ، ثُمَّ قَالَ : رَأَيْتُ خَالَكَ ابْنَ عَبَّاسٍ يُقَبِّلُهُ وَيَسْجُدُ عَلَيْهِ، وَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ : رَأَيْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَبَّلَ وَسَجَدَ عَلَيْهِ، ثُمَّ قَالَ : رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَ هَكَذاَ، فَفَعَلْتُ.
أخرجه ابن خزيمة في صحيحه، وسنده صحيح
Dari Ja’far bin Abdillah, ia berkata : “Saya melihat Muhammad bin Abbad bin Ja’far mencium hajar aswad dan bersujud menghadap padanya, lalu ia berkata : saya melihat pamanmu Ibnu Abbas mencium dan bersujud menghadap padanya, dan Ibnu Abbas berkata : saya melihat Umar bin Khattab mencium dan bersujud menghadap padanya, lalu berkata : saya melihat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melakukan hal ini, maka akupun melakukannya.”[74]
Ibnul Munzir berkata : “Para ulama bersepakat bahwa bersujud menghadap ke-arah hajar aswad diperbolehkan.”
MUSRIK MEN....
Hadits ke 31 :
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَمَلَ ثَلاَثَةَ أَطْوَافٍ مِنَ الْحَجَرِ إِلَى الْحَجَرِ، وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ عَادَ إِلَى الْحَجَرِ، ثُمَّ ذَهَبَ إِلَى زَمْزَمَ، فَشَرِبَ مِنْهَا وَصَبَّ عَلَى رَأْسِهِ، ثُمَّ رَجَعَ فَاسْتَلَمَ الرُّكْنَ، ثُمَّ رَجَعَ إِلَى الصَّفَا، فَقَالَ : ابْدَأْ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِه.
أخرجه أحمد وسنده صحيح
Dari Jabir bin Abdillah bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallam berlari-lari kecil thawaf tiga kali dari hajar aswad kembali ke-hajar aswad, dan shalat dua rakaat, lalu kembali lagi ke-hajar aswad, setelah itu menuju ke-sumur zamzam dan meminumnya lalu menuangkannya diatas kepalanya, kemudian beliau kembali dan memegang rukun (Hajar Aswad), lalu kembali ke-Sofaa, dan berujar : mulailah dari ajaran yang Allah perintahkan memulainya.”[75]

Hadits ke 32 :
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرُو رَضِي اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : إِنَّ الرُّكْنَ وَالْمَقَامَ يَاقُوتَتَانِ مِنْ يَاقُوتِ الْجَنَّةِ، طَمَسَ اللَّهُ نُورَهُمَا، وَلَوْ لَمْ يَطْمِسْ نُورَهُمَا، لأَضَاءَتَا مَا بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ.
أخرجه الترمذي وصححه الألباني
Dari Abdullah bin Amru radhiyallahuanhuma, ia berkata : saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya rukun (hajar aswad), dan Maqam (Ibrahim) adalah dua buah jenis Yaqut dari jenis[76] Yaqut yang berada di Surga, Allah menghapus sinar keduanya, kalau tidak dihapus cahayanya tetulah keduanya akan menyinari antara timur dan barat.”[77]

Hadits ke 33 :
عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ كَانَ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهٌ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : فُرِجَ سَقْفِي وَأَنَا بِمَكَّةَ، فَنَزَلَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلاَم فَفَرَجَ صَدْرِي، ثُمَّ غَسَلَهُ بِمَاءِ زَمْزَمَ، ثُمَّ جَاءَ بِطَسْتٍ مِنْ ذَهَبٍ مُمْتَلِئٍ حِكْمَةً وَإِيمَانًا، فَأَفْرَغَهَا فِي صَدْرِي، ثُمَّ أَطْبَقَهُ، ثُمَّ أَخَذَ بِيَدِي فَعَرَجَ بِيْ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا ….. الحديث.
أخرجه البخاري كتاب الحج
Dari Abu Dzar radhiyallahuanhu ia bercerita bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : atap rumahku terbuka sedang waktu itu aku di Makkah, lalu turunlah Jibril alaihissalam, kemudian ia membelah dadaku, kemudian mencucinya dengan air zamzam, lalu ia mengambil baskom yang terbuat dari emas penuh dengan hikmah dan iman, lalu ia menuangkannya dalam dadaku, setelah itu ia menutup kembali dadaku, kemudian ia memegang tanganku dan naik bersamaku ke-langit dunia …..”[78]

Hadits ke 34 :
عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ – في خبر إسلامه – قال : قال لي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهٌ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَتىَ كُنْتَ هَاهُنَا؟
قَالَ : قُلْتُ : قَدْ كُنْتُ هَاهُنَا مُنْذُ ثَلاَثِينَ – بَيْنَ لَيْلَةٍ وَيَوْمٍ _.
قَالَ : فَمَنْ كَانَ يُطْعِمُكَ ؟
قَالَ : قُلْتُ : مَا كَانَ لِي طَعَامٌ إِلاَّ مَاءُ زَمْزَمَ .
فَسَمِنْتُ حَتَّى تَكَسَّرَتْ عُكَنُ بَطْنِي وَمَا أَجِدُ عَلَى كَبِدِي سُخْفَةَ جُوعٍ.
قَالَ : إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ، إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ.
أخرجه المسلم
Dari Abu Dzar radhiyallahuanhu – dalam kisahnya tatkala memeluk Islam – ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata kepadaku : Kapan kamu di sini? Abu Dzar menjawab : saya berada di sini sejak tiga puluh hari yang lalu. Nabi shallallahu alaihi wasallam bertanya lagi : siapa yang memberimu makan? Abu Dzar menjawab : Aku tidak mempunyai makanan kecuali hanya minum air zamzam, maka aku menjadi gemuk sampai-sampai perutku buncit (karena banyaknya lemak dan ada lipatan-lipatannya), dan aku tidak merasakan rasa lapar dan lemah.[79] Rasulullah menjawab : Sesungguhnya air zam-zam itu berbarakah, sesungguhnya ia adalah makanan yang penuh gizi.”[80]

Hadits ke 35 :
عَنْ عَائِشَةَ رَضِي اللَّهُ عَنْهَا : أَنَّهَا كَانَتْ تَحْمِلُ مِنْ مَاءِ زَمْزَمَ وَتُخْبِرُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَحْمِلُهُ.
أخرجه الترمذي وصححه الألباني
Dari Aisyah radhiyallahuanha : “Bahwasanya ia membawa air zamzam dan ia mengabarkan bahwasanya Rasulullah dahulu membawanya.”[81]

Hadits ke 36 :
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : خَيْرُ مَاءٍ عَلىَ وَجْهِ اْلأَرْضِ مَاءُ زَمْزَمَ، فِيْهِ طَعَامٌ مِنَ الطُّعْمِ، وَشِفَاءٌ مِنَ السُّقْمِ.
أخرجه الطبراني في الكبير، وصححه الألباني
Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhuma ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Sebaik-baik air di muka bumi adalah air zamzam, air itu mengenyangkan peminumnya sebagaimana makanan mengenyangkan orang yang makan[82], dan terdapat obat dari penyakit.”[83]

Hadits ke 37 :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَرْفُثْ، وَلَمْ يَفْسُقْ، رَجَعَ كَيَوْمٍ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ.
أخرجه البخاري ومسلم
Dari Abu Hurairah radhiyallahuanhu ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa menunaikan haji dan tidak melakukan perbuatan rofats[84], dan tidak berbuat fasik[85], maka ia kembali seperti hari tatkala ia dilahirkan ibunya[86].[87]

Hadits ke 38 :
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ، فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ، كَمَا يَنْفِي الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ، وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ.
أخرجه الترمذي والنسائي وابن ماجه، وصححه الألباني
Dari Abdullah bin Mas’ud ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : Iringilah[88] antara haji dan umrah, sesungguhnya keduanya akan menghilangkan kefakiran dan dosa, sebagaimana alat peniup api (tukang besi) menghilangkan kerak besi, emas dan perak, dan tidak ada balasan bagi haji yang mabrur[89] kecuali surga.”[90]

Hadits ke 39 :
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : الْغَازِي فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ، وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ.
أخرجه ابن ماجه، وحسنه الألباني
Dari Ibnu Umar radhiyallahuanhu dari Nabi shallallahu alaihiwasallam , beliau bersabda : “Seorang yang berperang di jalan Allah, dan seorang yang menunaikan haji dan umrah adalah utusan Allah, Allah memanggil mereka dan mereka mendatanginya, dan mereka meminta kepada Allah, lalu Allah memberikan kepada mereka.”[91]

Hadits ke 40 :
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِي اللَّهُ عَنْهُمَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ الإسْلامَ بَدَأَ غَرِيبًا، وَسَيَعُودُ غَرِيبًا كَمَا كاَنَ، وَهُوَ يَأْرِزُ بَيْنَ الْمَسْجِدَيْنِ كَمَا تَأْرِزُ الْحَيَّةُ فِي جُحْرِهَا.
أخرجه مسلم
Dari Ibnu Umar radhiyallahuanhuma dari Nabi shallallahu alaihiwasallam , beliau bersabda : “Sesungguhnya Islam datang dalam keadaan asing, dan akan kembali dalam keadaan asing sebagaimana datang awal kali, dan Islam akan berkumpul diantara dua masjid (masjidil haram dan Masjid Nabawi)[92] sebagaimana ular berkumpul di lubangny a.”[93]

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4050
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 8027
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by F-22 on Sun Sep 30, 2012 11:15 pm

Batu menghapus dosa. Oloh menghapus dosa.

Terus hubungannya batu dg oloh itu apa???



_________________
Yesus membangkitkan orang mati.
Muhammad mematikan orang hidup.
avatar
F-22
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1644
Reputation : 19
Points : 4355
Registration date : 2011-09-29

View user profile

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by F-22 on Mon Oct 01, 2012 11:48 pm

Wahai muslim2 dungu, apa hubungannya batu dg oloh koq sama2 bisa menghapus dosa ???



_________________
Yesus membangkitkan orang mati.
Muhammad mematikan orang hidup.
avatar
F-22
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1644
Reputation : 19
Points : 4355
Registration date : 2011-09-29

View user profile

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by F-22 on Tue Oct 02, 2012 9:10 pm


_________________
Yesus membangkitkan orang mati.
Muhammad mematikan orang hidup.
avatar
F-22
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1644
Reputation : 19
Points : 4355
Registration date : 2011-09-29

View user profile

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by F-22 on Fri Oct 05, 2012 9:51 pm

Wahai muslim2 dungu, apa hubungannya batu dg oloh koq sama2 bisa menghapus dosa ???


Wahai muslim2 dungu, apa hubungannya batu dg oloh koq sama2 bisa menghapus dosa ???


Wahai muslim2 dungu, apa hubungannya batu dg oloh koq sama2 bisa menghapus dosa ???


Wahai muslim2 dungu, apa hubungannya batu dg oloh koq sama2 bisa menghapus dosa ???



_________________
Yesus membangkitkan orang mati.
Muhammad mematikan orang hidup.
avatar
F-22
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1644
Reputation : 19
Points : 4355
Registration date : 2011-09-29

View user profile

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by kuku bima on Mon Oct 08, 2012 12:49 am

HAI MUSLIM KEMANA DIKAU..

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4050
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 8027
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by kuku bima on Sun Oct 28, 2012 7:12 pm

tidak ada penghuni bro..............mampirdong...ada batu ponari..bisa menyembukan borok...ha ha ha

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4050
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 8027
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by kuku bima on Sun Oct 28, 2012 7:12 pm

tidak ada penghuni bro..............mampirdong...ada batu ponari..bisa menyembukan borok...ha ha ha

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4050
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 8027
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by jimatkalimasada on Sun Oct 28, 2012 7:57 pm



Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda...
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda...
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda...
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda...

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda...
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda...
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda...
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda...


muhemek setara ilahnya..
jagoan bikin ayat

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6651
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by kuku bima on Mon Oct 29, 2012 10:06 am

bersabda hanya milik Tuhan...

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4050
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 8027
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by kuku bima on Thu Nov 01, 2012 7:39 pm

Hadits ke 23 :
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ أَنَّ رَجُلاً قَالَ : يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أي عبد الله بن عمر – مَا أَرَاكَ تَسْتَلِمُ إِلاَّ هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ، قَالَ : إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : إِنَّ مَسْحَهُمَا يَحُطَّانِ الْخَطِيئَة. وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ : مَنْ طَافَ سَبْعًا فَهُوَ كَعِدْلِ رَقَبَةٍ.
أخرجه النسائي، وصححه الألباني
Dari Abdullah bin Ubaid bin Umair bahwasanya seorang lelaki berkata : “Wahai Abu Abdurrahman (yaitu Ibnu Umar) aku tidak melihatmu menyentuh sesuatu kecuali dua rukun[56] ini”. Ibnu Umar menjawab : saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya mengusap keduanya akan menghapuskan dosa.”
Dan aku mendengar beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa thawaf tujuh kali mengelilingi Ka’bah akan mendapatkan pahala seperti pahala membebaskan

MANTAB HANYA DENGAN MENGUSAP DOSA TERHAPUS... SUBAHANNALLOH...!!!

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4050
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 8027
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: 40 Hadis, Keutamaan Makkah 40 Hadits TENTANG KEUTAMAAN MAKKAH Disusun oleh : Doktor Tholal bin Muhammad Abun Nur Dosen di Universitas Ummul Qura Alih Bahasa : Abu Hasan Arif

Post by Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum