MURTADIN_KAFIRUN

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 13 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 13 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Page 2 of 2 Previous  1, 2

View previous topic View next topic Go down

KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by Jesjink on Sat Mar 02, 2013 8:41 pm

First topic message reminder :


Jesjink
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Number of posts : 76
Reputation : 0
Points : 1584
Registration date : 2013-01-12

View user profile

Back to top Go down


Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by buncis hitam on Wed Mar 27, 2013 7:44 am

@bayo lubis

Kesimpulannya kalau dia tetap tidak percaya, sama saja dia tidak
menggunakan otak, paling tidaknya dia adalah orang yang sangat-sangat
bodoh atau gila.
Jadi kamu mau bilang bahwa soal menggunakan otak tsb baru terlihat ketika orang mau percaya dan menjadi percaya begitu?? Begitukah cara kamu masturbasi?? Kamu menilai orang menggunakan otak karena akan percaya ya kan. Sama seperti kamu bilang bahwa bangsa israel keji karena membunuh orang arab sedangkan kamu bilang bahwa muslim membunuh kafir itu suci, hanya gara2 kamu berpikir bahwa bangsa israel tidak dapat pahala dari allah swt sedangkan muslim mendapat pahal dari allah swt ya kan. Itulah cara kamu mastrubasi setiap hari. Seperti halnya kamu ngomong "liat aja nanti siapa yang akan masuk surga". Mas, ini debat bukan ramal-meramal, dan ini bukan kompetisi dukun. Dan saya sedang tidak bermasturbasi sehingga saya berkhayal bahwa saya akan mendapatkan wanita untuk melakukan blowjob untuk saya. Kalo kamu ingin main ramal2an jangan di sini. Kalo ingin berkompetisi dukun jangan di sini. Kalo kamu ingin bermasturbasi jangan di sini. Ini adalah tempat di mana kita semua menggunakan logika, bukan ramal-meramal.

Kalo kamu bilang begitu sama saja kamu ngomong begini: "Eh si buncis menggunakan otak karena dia pasti akan mau percaya". Eh mas logika adalah soal sebab-akibat. Ada akibat maka ada sebab, maka semua itu saling berhubungan. Kalo kamu bilang bahwa buncis menggunakan otak karena dia pasti akan mau percaya, jelaskan secara logis hubungannya apa?? Apakah dalam menggunakan otak pasti akan membuat orang percaya?? Jelaskan secara logis!!

Bukankah saya sudah bilang bahwa penggunaan otak itu macam2, dari untuk beraktivitas hingga berimajinasi, dan belum tentu pasti untuk percaya. Dan kalo kamu bilang bahwa buncis menggunakan otak karena dia pasti akan mau percaya, sama saja seperti kamu meramal bukan berlogika bahwa penggunaan otak untuk buncis ialah untuk percaya. Karena meramal adalah menjelaskan hal yang sudah pasti akan terjadi sesuatu. Artinya gak mungkin bisa saya katakan bahwa penggunaan otak adalah pasti untuk percaya adalah logika, kecuali kalo kamu bisa jelaskan logikanya. Jadi tolong jelaskan secara logis!!


Last edited by buncis hitam on Wed Mar 27, 2013 2:43 pm; edited 1 time in total

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by bayo_lubis on Wed Mar 27, 2013 8:33 am

buncis hitam wrote:@bayo lubis






Anda adalah orang paling bajingan sedunia, yang menganggap bahwa orang yang memahami sesuatu dengan lambat adalah orang bodoh!! Begitu juga dengan muslim2 lainnya!!

Lantas menurut Anda, apa yang menyebabkan seseorang itu lambat dalam memahami padahal dia sudah menggunakan otaknya? Lantas menurut Anda, apa istilah bagi orang yang lambat memahami padahal dia sudah menggunakan otaknya? Apakah disebut dengan pintar?

Taukah anda bahwa apabila orang yang sudah melihat dan memahami kenyataan tapi masih menyangkalnya itulah yang disebut bodoh yang sebenernya seperti kamu ini.
Yang ini adalah Anda. Anda kok yang sudah menyatakan bahwa tidak akan percaya walaupun sudah diberi bukti yang nyata.

Orang bodoh adalah orang yang selalu berharap akan sesuatu tapi tidak pernah berusaha untuk mencapai harapannya. Orang bodoh adalah orang yang tidak pernah belajar sesuatu dan hanya berusaha hidup dalam khayalannya tidak pernah dicapainya. Orang bodoh adalah orang yang memaksakan kehendak orang lain.
Ini kan versi Anda.
Ini yang benar:
Bodoh adalah tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak dapat (mengerjakan
dsb).

Lihat di sini:
http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php

Kamu pikir orang yang memahami sesuatu dengan lambat adalah orang bodoh? Salah!!
Menurut kamus besar bahasa Indonesia, bodoh adalah tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak
dapat (mengerjakan
dsb).


Karena saya juga bisa bilang bahwa kemampuan kamu dalam memahami ilmu pengetahuan yang sangat lambat pun membuktikan bahwa kamu manusia bodoh. Itu semua karena kamu hanya berpikiran bahwa orang memahami sesuatu dengan lambat adalah orang bodoh.
Terbuktilah bahwa yang bodoh itu adalah Anda. Coba cek arti kata bodoh dalam KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA.


Semua orang tau bahwa tidak mungkin manusia menyangkal apa yang sudah diliat dan dipahami. Semua orang tau jika ingin mencapai impian maka harus berusaha untuk mencapai impian tsb. Semua orang tau bahwa masing2 manusia memiliki kehendak2nya sendiri2 maka gak ada yang bisa memaksakan kehendak orang lain tsb. Semua orang tau bahwa di dalam hidup ini kita harus belajar agar kita tidak hanya hidup di dalam dunia khayalan. Semua orang tau itu bahkan anak kecil baru lahir pun tau hal seperti itu.
Ceramah apaan ini?

Lalu apakah orang yang mengetahui hal seperti itu kamu sebut sebagai orang bodoh meskipun dalam memahami sesuatu masih lambat??
Ya, karena defenisi bodoh adalah tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak
dapat (mengerjakan
dsb).


Kamu bilang bahwa itu semua adalah tentang kecerdasan?? Kecerdasan bukanlah soal bodoh atau pintar, anjing!!
Lalu kecerdasan itu soal apa? Soal kaya miskin? Soal tua muda?
Llihat nih arti cerdas.
Cerdas menurut KBBI adalah sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb);
tajam pikiran
: sekolah bertujuan mendidik anak agar menjadi orang yg
-- lagi baik budi;


Tajam pikirannya sama dengan pintar. Bukan sama dengan kaya atau tua. Hanya orang bodohlah yag mengatakan bahwa kecerdasan tidak berhubungan dengan soal pintar dan bodoh.

Jika orang menilai dengan IQ an EQ, itu semua bukan berarti bicara soal bodoh atau pintarnya seseorang. Tapi lebih kepada kemampuan seseorang, itulah yang disebut dengan kecerdasan itu.

Baca diatas...

Jadi kecerdasan adalah tentang kemampuan bukan soal bodoh atau pintar.

Ah...masa?

Soal kemampuan tidak ada yang namanya bodoh atau pintar tetapi soal "bidang" yang menjadi keahlian manusia itu sendiri.

Silakan lihat kamus. Jangan bikin defenisi sendiri.

Jika IQ di bawah 100 mungkin orang seperti kamu muslim bajingan bisa bilang bodoh, tapi saya bilang gak bodoh sama sekali. Bayangkan dengan IQ tsb seseorang bisa meraih sukses dengan cepat karena dia memiliki suatu keahlian tertentu, apakah itu bisa dibilang bodoh??
Sukses tidaknya seseorang tidak diukur dari pintar bodohnya seseorang itu. Dan kesusksesan tidak selamanya dipengaruhi oleh IQ. Dan apa pun kata Anda, setiap yang tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak
dapat (mengerjakan
dsb) tetaplah disebut dengan bodoh.


Bayangkan dengan memiliki IQ segitu seseorang bisa melakukan sesuatu lebih baik dan cepat dibandingkan orang lain, misalkan bermain alat musik, menyelesaikan soal matematika, mengetahui kode terenkripsi dengan cepat, menyelesaikan permasalahan fraktal, bisa menghafal sesuatu dengan cepat dan baik, dsb. Apakah itu disebut bodoh??
Yang disebut bodoh adalah tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak
dapat (mengerjakan
dsb)

Jelaskan secara logis!!
Logisnya adalah:
Bodoh itu adalah tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak
dapat (mengerjakan
dsb)

Jadi jelas saya tidak pernah mengatakan apapun soal bodoh atau pintar berdasarkan kemampuan seseorang dalam memahami sesuatu.
Ini terjadi karena Anda sendiri tidak mengerti apa yang disebut dengan bodoh.

Memangnya kamu pikir penilaian IQ dan EQ gunanya untuk apa?? Untuk menilai kebodohan dan kepintaran seseorang-kah??
Untuk menilai tingkat kecerdasan.

Kalo gitu kenapa orang gak bunuh diri aja sekalian setelah melihat hasil IQ dan EQ tsb.
Itu kan terserah mereka. Kok tanya ke saya?


Karena jika penilaiannya adalah bodoh atau pintar, maka sama saja mengatakan kepada manusia tsb bahwa usaha apapun yang akan dilakukan tidak akan pernah berhasil.
Banyak kok orang bodoh yang sukses karena kesuksesan bukan hanya diukur dari pintar atau bodoh.

Toh yang bodoh adalah bodoh dan yang pintar adalah pintar.
Dan yang bodoh itu adalah tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak
dapat (mengerjakan
dsb)

Jika itu gunanya penilaian kecerdasan manusia seperti IQ dan EQ menurut kamu, maka gak heran lagi kenapa muhammad cabul mengatakan bahwa wanita hanyalah setengah dari pria.
Apanya yang setengah? Apa hubungannya dengan pintar dan bodoh?


Toh memang dengan melihat wanita secara fisik terlihat bahwa wanita itu lemah dan keliatan gak mampu, tapi bagi muslim dengan melihat seperti itu dianggapnya wanita adalah setengah dari pria. Tapi bagi kaum selain muslim, wanita adalah pihak yang sepadan dengan pria, sepadan dalam arti kata mampu menandingi pria, entah dalam hal intelektualitas, fisik, dsb.
Tidak berhubungan dengan pembicaraan mana pun.


Dan tentang buku al-pilat. Saya masih belum paham karena jika kamu bicara soal kebeneran yang ditulis suatu buku atau kitab. Adakah kebeneran tsb yang tidak melibatkan kenyataan yang disampaikan oleh buku/ kitab tsb?? Jelaskan secara logis!! Ingat kebeneran loh.......Misalkan dari buku al-pilat tsb yang tentang sby, saya gak setuju dengan isi buku tsb karena menurut saya gak bener atau gak sesuai kenyataan lalu saya jelaskan tentang sby tsb menurut saya. Lalu saya ditanya apakah saya melihat kenyataan yang sesungguhnya?? Saya jawab gak karena saya gak pernah melibatkan sby (dalam artian tidak menampilkan kenyataan soal sby tsb) baik secara langsung maupun tidak langsung. Lalu apakah saya bisa dibilang bener?? Jelaskan secara logis!!
Apa itu masih kurang logis? Semua SUDAH TAU (kalau semua sudah tau, ini tak perlu diragukan lagi). Semua sudah tau bahwa SBY itu presiden dan berhak membuat undang-undang. (ini kebenaran soal SBY yang tidak bisa dibantah).
Bandingkan dengan ini:
Semua sudah tau bahwa Tuhan adalah pencipta dan tidak akan pernah bohong. (ini juga kebenaran soal Tuhan yang tidak bisa dibantah)
Maka;
Buktikanlah kebenaran Al-pilat itu dg standar kebenaran SBY yang sudah umum dan tak bisa dibantah itu.
Buktikanlah kebenaran Alkitab itu dg standar kebenaran Tuhan yang sudah umum dan tak bisa dibantah itu.
Dengan kata lain, untuk membuktikan kedua buku tsb, tidak perlu menguji SBY atau pun menguji Tuhan.
Uadah paham atau pura-pura gak ngerti?

Jadi jelas kenapa saya bingung dengan pertanyaan kamu karena bagaimana saya bisa dibilang bener kalo saya gak menampilkan kenyataan soal sby tsb??
Karena Anda termasuk tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak
dapat (mengerjakan
dsb)


_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by buncis hitam on Wed Mar 27, 2013 9:19 am

@bayo lubis

Kamu tau bahwa kamus besar bahasa indonesia biasanya mengartikan sesuatu sesuai konteks tertentu. Tapi jika kita gunakan di dalam keseharian kita istilah2 tsb, maka hal tsb bisa menjadi ambigu.
Lalu kecerdasan itu soal apa? Soal kaya miskin? Soal tua muda?
Llihat nih arti cerdas.
Cerdas menurut KBBI adalah sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb);
tajam pikiran
: sekolah bertujuan mendidik anak agar menjadi orang yg
-- lagi baik budi;
Kamu liat menurut KBBI, ada kata sempurna. Menurut kamu apa arti kata sempurna itu sendiri?? jika kamu cari lagi kata2 di kamus besar indonesia, maka yang terjadi adalah pengertian sesuai keonteks tertentu. Mau tau buktinya kita liat lagi kamus tsb dengan kata2 bodoh tsb. mem·bo·doh·kan v 1 membiarkan bodoh (tidak berpengetahuan dsb): penjajah sengaja - rakyat supaya dapat diperalat untuk kepentingan mereka; 2 menganggap (memandang) bodoh: ia sering - teman sejawatnya; 3 menipu; mengakali: polisi gadungan itu telah berhasil - beberapa toko;
Di situ sangat terlihat sekali bahwa ternyata arti bodoh banyak macamnya, yaitu tidak ada pengetahuan, menipu, membuat orang lain menyangkal kenyataan dan apa sudah dipahami, membuat orang lain tidak berusaha, membuat orang lain memaksakan kehendak. Karena toh dengan cara2 seperti jika disesuaikan dengan pengertian membodohi supaya dapat diperalat untuk kepentingan seseorang, semua cara tsb bisa dilakukan ya kan. Dan semua pengertian lain soal bodoh juga cuma sesuai dengan konteks tertentunya saja. Jadi salah kamu bawa2 KBBI, karena KBBI hanya menjelaskan pengertian istilah sesuai konteks tertentu. Lalu apa konteks yang kamu maksud soal selama ini?? Jika kamu hanya mengatakan bodoh hanya untuk konteks menilai orang lain yang memahami sesuatu dengan lambat saja, oke saya setuju. Toh itu juga hanya pendapat kamu sendiri saja bukan yang lain. Tapi kalo kamu mengatakan bodoh untuk konteks secara general. Saya tidak setuju!! Karena tidak ada orang yang bener2 bodoh. Hanya ada orang yang tidak mampu melakukan hal tertentu. Dan biasanya orang make kata bodoh hanya dalam konteks untuk menghina atau menilai seseorang secara subjektif. Makanya baca lagi tuh KBBI. Di situ tertulis: anak ini bodoh benar, masakan menghitung lima tambah lima saja tidak dapat. Artinya KBBI hanya menjelaskan apa yang dimaksud bodoh dalam konteks anak yang menghina orang lain bodoh. Artinya hanya mengartikan apa yang dimaksud anak tsb saat menghina bukan apa yang dimaksud secara umum. Bukan menjelaskan bodoh secara general/ umum. Dasar tolol kamu!

Jadi kamu teteplah seorang bajingan sedunia yang mengatakan orang lain bodoh yang sebener-benernya hanya gara2 lambat dalam memahami sesuatu.
Yang ini adalah Anda. Anda kok yang sudah menyatakan bahwa tidak akan percaya walaupun sudah diberi bukti yang nyata.
Apa maksud anda?? Apa kamu pikir bahwa meskipun saya tidak percaya dengan quran maka saya tidak memahaminya, sehingga saya dibilang bodoh?? Ingat mas, percaya dengan memahami itu berbeda. Saya sudah bilang, percaya dengan quran berarti saya berpegang kepada quran, namun jika saya hanya memahami quran tapi tidak memercayainya maka sebenernya saya hanya percaya dan berpegang dengan pemikiran saya sendiri soal quran dan bukan percaya dan berpegang pada quran. Jadi darimana kamu bisa bilang saya bodoh??

Maka;
Buktikanlah kebenaran Al-pilat itu dg standar kebenaran SBY yang sudah umum dan tak bisa dibantah itu.
Buktikanlah kebenaran Alkitab itu dg standar kebenaran Tuhan yang sudah umum dan tak bisa dibantah itu.
Dengan kata lain, untuk membuktikan kedua buku tsb, tidak perlu menguji SBY atau pun menguji Tuhan.
Uadah paham atau pura-pura gak ngerti?
Jelaskan maksudnya apa?? Jika maksud kamu adalah dengan membandingkan pemikiran orang pada umumnya dengan suatu buku, itu bukan menguji kebeneran suatu buku. Tapi itu menguji kebeneran rasionalitas suatu buku. Memang jika tokohnya atau sosoknya bisa kita tampilkan semau kita, bisa jadi dengan menguji rasionalitas suatu buku sama dengan menguji kebeneran suatu buku. Karena hal yang paling rasional adalah kita menampilkan bukti nyata tsb. Itu kalo bicara soal buku yang menceritkan soal sosok yang bisa kita tampilkan sesuai kemauan kita. Namun bagaimana dengan sosok yang tidak bisa kita tampilkan semau kita tapi ada? Paling banter hal yang paling rasional adalah hanya berdasarkan pemikiran pada umumnya tentang sosok tsb. Dan itu bukanlah tentang sosok yang sebenernya, karena hanya berdasarkan pemikiran pada umumnya tentang sosok tsb. Jadi bagi sosok yang tidak bisa kita tampilkan semau kita tapi ada kita hanya bisa menguji rasionalitasnya saja bukan kebenerannya. Karena yang namanya kebeneran butuh kehadiran sosok tsb, karena bener adalah pasti 100%. Artinya bukan palsu atau salah tentang sosok tsb. Itu yang kamu maksud??

Ya berarti kamu harus mengakui bahwa ternyata pengujian kebeneran buku tentang sosok manusia dengan kebeneran alkitab tentang sosok Tuhan itu berbeda. Karena hal paling rasional bagi masing pengujian itu berbeda. Ada yang sosoknya bisa kita tampilkan semau kita ada yang sosoknya tidak bisa kita tampilkan semau kita. Dan kamu juga mau gak mau mengakui bahwa menguji suatu buku tentang sosok manusia, hal yang paling rasional adalah menampilkan kenyataannya atau melibatkan sosok tsb.

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by bayo_lubis on Wed Mar 27, 2013 10:29 pm

buncis hitam wrote:@bayo lubis

Kamu tau bahwa kamus besar bahasa indonesia biasanya mengartikan sesuatu sesuai konteks tertentu. Tapi jika kita gunakan di dalam keseharian kita istilah2 tsb, maka hal tsb bisa menjadi ambigu.
Lalu kecerdasan itu soal apa? Soal kaya miskin? Soal tua muda?
Llihat nih arti cerdas.
Cerdas menurut KBBI adalah sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb);
tajam pikiran
: sekolah bertujuan mendidik anak agar menjadi orang yg
-- lagi baik budi;
Kamu liat menurut KBBI, ada kata sempurna. Menurut kamu apa arti kata sempurna itu sendiri?? jika kamu cari lagi kata2 di kamus besar indonesia, maka yang terjadi adalah pengertian sesuai keonteks tertentu. Mau tau buktinya kita liat lagi kamus tsb dengan kata2 bodoh tsb. mem·bo·doh·kan v 1 membiarkan bodoh (tidak berpengetahuan dsb): penjajah sengaja - rakyat supaya dapat diperalat untuk kepentingan mereka; 2 menganggap (memandang) bodoh: ia sering - teman sejawatnya; 3 menipu; mengakali: polisi gadungan itu telah berhasil - beberapa toko;
Di situ sangat terlihat sekali bahwa ternyata arti bodoh banyak macamnya, yaitu tidak ada pengetahuan, menipu, membuat orang lain menyangkal kenyataan dan apa sudah dipahami, membuat orang lain tidak berusaha, membuat orang lain memaksakan kehendak. Karena toh dengan cara2 seperti jika disesuaikan dengan pengertian membodohi supaya dapat diperalat untuk kepentingan seseorang, semua cara tsb bisa dilakukan ya kan. Dan semua pengertian lain soal bodoh juga cuma sesuai dengan konteks tertentunya saja. Jadi salah kamu bawa2 KBBI, karena KBBI hanya menjelaskan pengertian istilah sesuai konteks tertentu. Lalu apa konteks yang kamu maksud soal selama ini?? Jika kamu hanya mengatakan bodoh hanya untuk konteks menilai orang lain yang memahami sesuatu dengan lambat saja, oke saya setuju. Toh itu juga hanya pendapat kamu sendiri saja bukan yang lain. Tapi kalo kamu mengatakan bodoh untuk konteks secara general. Saya tidak setuju!! Karena tidak ada orang yang bener2 bodoh. Hanya ada orang yang tidak mampu melakukan hal tertentu. Dan biasanya orang make kata bodoh hanya dalam konteks untuk menghina atau menilai seseorang secara subjektif. Makanya baca lagi tuh KBBI. Di situ tertulis: anak ini bodoh benar, masakan menghitung lima tambah lima saja tidak dapat. Artinya KBBI hanya menjelaskan apa yang dimaksud bodoh dalam konteks anak yang menghina orang lain bodoh. Artinya hanya mengartikan apa yang dimaksud anak tsb saat menghina bukan apa yang dimaksud secara umum. Bukan menjelaskan bodoh secara general/ umum. Dasar tolol kamu!
Dan kebodohan Anda adalah:
Anda MENGANGGAP SALAH bila saya mengatakan bahwa orang yang tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu disebut dengan bodoh. Padahal arti pertama dari kata bodoh adalah tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu...dst. Dan dengan pernyataan saya itu Anda bikin kesimpulan seperti ini:
buncis hitam wrote:
Anda
adalah orang paling bajingan sedunia, yang menganggap bahwa orang yang
memahami sesuatu dengan lambat adalah orang bodoh!! Begitu juga dengan
muslim2 lainnya!!
Bukankah ini bukti kegoblokan Anda yang benar-benar nyata?

Jadi kamu teteplah seorang bajingan sedunia yang mengatakan orang lain bodoh yang sebener-benernya hanya gara2 lambat dalam memahami sesuatu.
Anda bikin pernyataan bodoh lagi. Kan sudah jelas bahwa yang tidak lekas mengerti, tidak mudah memahami itu adalah DEFENISI UTAMA dari bodoh.
Mau kita artikan sesuai konteks? Baik, kita artikan sesuai konteks. Konteksnya apa? Konteksnya adalah memahami sesuatu. Bagaimana seseorang itu memehaminya? Lambat. Dalam hal ini sama dengan 'tidak lekas'.
Nah kesimpulannya:
Siapa saja yang tidak lekas memahami = bodoh. Masa tidak lekas memahami disebut dengan pintar? Itu hanya defenisi orang bodoh seperti Anda.

Yang ini adalah Anda. Anda kok yang sudah menyatakan bahwa tidak akan percaya walaupun sudah diberi bukti yang nyata.
Apa maksud anda?? Apa kamu pikir bahwa meskipun saya tidak percaya dengan quran maka saya tidak memahaminya, sehingga saya dibilang bodoh?? Ingat mas, percaya dengan memahami itu berbeda. Saya sudah bilang, percaya dengan quran berarti saya berpegang kepada quran, namun jika saya hanya memahami quran tapi tidak memercayainya maka sebenernya saya hanya percaya dan berpegang dengan pemikiran saya sendiri soal quran dan bukan percaya dan berpegang pada quran. Jadi darimana kamu bisa bilang saya bodoh??
Karena Anda pernah bikin pernyataan LOGIS seperti ini:
Di sini:
http://murtadinkafirun.forumotion.net/t16931-kristen-ngk-akan-pernah-bisa-jawab-mengapa-kristen-itu-takut-mati#160788
Anda menulis:
buncis hitam wrote:
Taukah anda bahwa apabila orang yang sudah
melihat dan memahami kenyataan tapi masih menyangkalnya itulah yang
disebut bodoh yang sebenernya seperti kamu ini. Orang bodoh adalah orang
yang selalu berharap akan sesuatu tapi tidak pernah berusaha untuk
mencapai harapannya. Orang bodoh adalah orang yang tidak pernah belajar
sesuatu dan hanya berusaha hidup dalam khayalannya tidak pernah
dicapainya. Orang bodoh adalah orang yang memaksakan kehendak orang lain
.
Di sini:
http://murtadinkafirun.forumotion.net/t16931-kristen-ngk-akan-pernah-bisa-jawab-mengapa-kristen-itu-takut-mati#159761
Anda mengatakan:
buncis hitam wrote:
Dan soal bukti yang saya minta pun saya juga gak akan percaya loh dengan
bukti tsb kalo saya gak mau percaya. Jadi masih berpikir saya percaya
karena bukti???
Bukankah ini bukti bahwa yang bodoh (sesuai defenisi Anda) itu adalah Anda sendiri. Yang telah diberi bukti umpamanya, masih tetap tidak mau percaya.

Saya pinjam istilah Anda: Ngaco deh. Kamu terlalu banyak menggunakan istilah sih.......jadinya
kamu bingung sendiri dan gak tau dengan apa yang kamu omongin tsb. Dasar
tolol.


Maka;
Buktikanlah kebenaran Al-pilat itu dg standar kebenaran SBY yang sudah umum dan tak bisa dibantah itu.
Buktikanlah kebenaran Alkitab itu dg standar kebenaran Tuhan yang sudah umum dan tak bisa dibantah itu.
Dengan kata lain, untuk membuktikan kedua buku tsb, tidak perlu menguji SBY atau pun menguji Tuhan.
Uadah paham atau pura-pura gak ngerti?
Jelaskan maksudnya apa?? Jika maksud kamu adalah dengan membandingkan pemikiran orang pada umumnya dengan suatu buku, itu bukan menguji kebeneran suatu buku.
Di atas sudah saya sebutkan bahwa pemikiran secara umum yang tidak bisa terbantah. Atau Anda masih membantah bahwa Tuhan Kristen tidak mungkin bohong? Anda tidak perlu menguji bahwa Tuhan suka bohong atau tidak karena 'Tuhan tidak mungkin bohong' adalah kenyataan yang sudah diterima secara umam dan tak terbantah.
Jadi buktikan bahwa Alkitab itu benar. Bila Anda mati karena digigit ular, maka yang salah itu Alkitab karena dia mengklaimnya sebagai ucapan Tuhan atau tulisan yang dibimbing oleh Tuhan. Bila Anda mati karena digigit ular, bukan berarti Tuhan itu berbohong, karena yang diuji adalah penulis Alkitab, bukan sedang menguji Tuha. Paham?

Tapi itu menguji kebeneran rasionalitas suatu buku. Memang jika tokohnya atau sosoknya bisa kita tampilkan semau kita, bisa jadi dengan menguji rasionalitas suatu buku sama dengan menguji kebeneran suatu buku. Karena hal yang paling rasional adalah kita menampilkan bukti nyata tsb.
Bukti nyatanya sudah ditampilkan, yaitu TUHAN TIDAK MUNGKIN BERBOHONG. Atau Anda masih membantah nukti nyata (pengakuan secara umum yang tidak bisa dibantah) ini?

Itu kalo bicara soal buku yang menceritkan soal sosok yang bisa kita tampilkan sesuai kemauan kita. Namun bagaimana dengan sosok yang tidak bisa kita tampilkan semau kita tapi ada? Paling banter hal yang paling rasional adalah hanya berdasarkan pemikiran pada umumnya tentang sosok tsb. Dan itu bukanlah tentang sosok yang sebenernya, karena hanya berdasarkan pemikiran pada umumnya tentang sosok tsb. Jadi bagi sosok yang tidak bisa kita tampilkan semau kita tapi ada kita hanya bisa menguji rasionalitasnya saja bukan kebenerannya.
Apakah Anda masih ragu bahwa Tuhan Kristen itu tidak mungkin bohong?

Karena yang namanya kebeneran butuh kehadiran sosok tsb, karena bener adalah pasti 100%. Artinya bukan palsu atau salah tentang sosok tsb. Itu yang kamu maksud??
Yang saya maksud adalah:
Saya yakin kalau Anda tentu percaya bahwa Tuhan Kristen itu tidak mungkin bohong. Ataukah saya telah salah menganggap Anda begitu?
Nah, bukankah dengan percaya bahwa Tuhan tidak mungkin bohong ini sudah merupakan patokan yang benar thd Tuhan.

Ya berarti kamu harus mengakui bahwa ternyata pengujian kebeneran buku tentang sosok manusia dengan kebeneran alkitab tentang sosok Tuhan itu berbeda.
Anda salah. Karena ada hal-hal yang merupakan poin yang tidak bisa dibantah pada keduanya. Yaitu:
-Tidak ada yang bisa membantah bahwa SBY yang merupakan presiden mampu atau berkuasa membuat peraturan. Sudah ditemukan satu poin kebenaran asli tentang SBY yang diperlukan untuk menguji Al-pilat tanpa harus melibatkan SBY.
-Tidak ada Kristen yang membantah bahwa Tuhan Kristen tidak mungkin berbohong. Atau Anda membantah ini? Bila tidak ada Kristen yang membantah, maka sudah ditemukan satu poin kebenaran asli tentang Allah yang diperlukan untuk menguji kebenaran Alkitab tanpa harus melibatkan Tuhan.
Paham?

Karena hal paling rasional bagi masing pengujian itu berbeda. Ada yang sosoknya bisa kita tampilkan semau kita ada yang sosoknya tidak bisa kita tampilkan semau kita.
Apakah bila Anda mengatakan Tuhan Kristen itu tidak mungkin bohong hanyalah penampilan semau Anda?

Dan kamu juga mau gak mau mengakui bahwa menguji suatu buku tentang sosok manusia, hal yang paling rasional adalah menampilkan kenyataannya atau melibatkan sosok tsb.
Kita sudah sepakat bahwa itu hanyalah cara terbodoh. Masa Anda lupa dengan pernyataan sendiri?

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by buncis hitam on Thu Mar 28, 2013 5:52 am

bayo lubis wrote:Dan kebodohan Anda adalah:
Anda MENGANGGAP SALAH bila saya mengatakan bahwa orang yang tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu disebut dengan bodoh. Padahal arti pertama dari kata bodoh adalah tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu...dst. Dan dengan pernyataan saya itu Anda bikin kesimpulan seperti ini:
Menurut konteks. Jadi kamu gak bisa bilang orang lain itu bodoh kalo gak ada konteksnya. Lagipula itu sudah saya bilang subjektif kan. Artinya saya bisa menggunakan istilah lain selain bodoh tsb misalnya dengan frase "beda kepintaran". Beda kepintaran artinya pintar juga dong, dan apakah bodoh???? Jelaskan secara logis. Jangan mencoba menjelaskan arti kata bodoh tsb jika tidak ada konteksnya seperti ini:
Siapa saja yang tidak lekas memahami = bodoh. Masa tidak lekas memahami
disebut dengan pintar? Itu hanya defenisi orang bodoh seperti Anda.
Kamu bisa saja bilang bahwa tidak lekas memahami sesuatu/suatu hal/ hal tertentu dengan sebutan bodoh, maka dari itu saya pun juga bisa bilang dengan sebutan lain seperti "beda kepintaran" tsb yang artinya tetep pintar juga. Karena tidak lekas memahami sesuatu bukan berarti juga tidak lekas memahami hal lainnya. Namun jika kamu mengatakan bodoh untuk hal yang tidak ada konteksnya tsb yaitu hanya "tidak lekas memahami" doang, bisa saja saya anggap kamu mengatakan bahwa tidak lekas memahami apapun. Itulah yang saya tidak setuju. Dan KBBI secara tidak langsung mendukung argumen saya karena pengertian bodoh dari KBBI bukanlah tidak lekas memahami tanpa ada konteks/ tidak lekas memahami apapun, tapi tidak lekas memahami dengan konteks/ tidak lekas memahami sesuatu/suatu hal/ hal tertentu.

Jadi tetep kan kalo kamu itu bajingan sedunia.

Bukankah ini bukti bahwa yang bodoh (sesuai defenisi Anda) itu adalah
Anda sendiri. Yang telah diberi bukti umpamanya, masih tetap tidak mau
percaya.
Bukti apa maksudnya?? Kamu menggunakan kata2 saya sebagai senjata tapi kamu sendiri gak bisa menusuk saya dengan senjata tsb. Kamu ngerti gak maksud saya mengatakan semua itu?? Pertama, saya akan percaya jika saya memang memiliki keinginan untuk percaya. Ingat ada keinginan. Kedua, kepercayaan itu sendiri butuh pemahaman dan penilaian tertentu, dan belum tentu bisa saya percaya sesuatu meskipun saya memahami sesuatu. Artinya meskipun kepercayaan butuh pemahaman belum tentu pemahaman tsb mendukung kita untuk percaya. Karena bisa saja pemahaman tsb bukan digunakan untuk membuat kita percaya. Artinya untuk percaya dengan sesuatu bukan dengan pemahaman tsb. Makanya saya bilang butuh penilaian juga, karena jika memiliki penilaian maka kita mengetahui kategori2 atau syarat2 tertentu. Sama seperti saya butuh makanan untuk kenyang, tapi makanan belum tentu bisa membuat kita kenyang. Karena bisa saja makanan tsb bukan membuat kita menjadi kenyang, karena bisa saja kita tidak suka makanan tsb sehingga makanan tsb tidak kita makan dan menjadi kenyang.

Anda salah. Karena ada hal-hal yang merupakan poin yang tidak bisa dibantah pada keduanya. Yaitu:
-Tidak
ada yang bisa membantah bahwa SBY yang merupakan presiden mampu atau
berkuasa membuat peraturan. Sudah ditemukan satu poin kebenaran asli
tentang SBY yang diperlukan untuk menguji Al-pilat tanpa harus
melibatkan SBY.
-Tidak ada Kristen yang membantah bahwa Tuhan Kristen
tidak mungkin berbohong. Atau Anda membantah ini? Bila tidak ada
Kristen yang membantah, maka sudah ditemukan satu poin kebenaran asli
tentang Allah yang diperlukan untuk menguji kebenaran Alkitab tanpa
harus melibatkan Tuhan.
Paham?
Kenapa salah?? Kan kamu bilang sendiri bahwa tidak ada yang bisa membantah bahwa sby yang merupakan presiden mampu atau berkuasa membuat peraturan. Artinya secara gak langsung jika itu dipertanyakan maka kita mau gak mau sudah harus memberikan "faktanya" atau secara gak langsung melibatkan kenyataan atau sosoknya. Kan tidak ada yang membantahnya ya kan. Berarti ada yang mau bertanya atau tidak kita sudah punya faktanya sehingga tidak ada yang membantahnya. Makanya saya pertanyakan gimana caranya kalo kita dipertanyakan tapi kita gak memiliki faktanya karena kita gak melibatkan kenyataannya?? Jelaskan hal itu dong makanya. Baru bisa bilang saya salah. Jangn cuma bisa bilang bodoh2 melulu, kayak kamu gak bodoh aja. Trus kenapa salah kalo saya bilang beda?? Emangnya menurut kamu jika saya ingin melibatkan suatu fakta, apakah kita bener2 bisa melibatkan fakta tsb semau kita?? Jika soal sosok manusia seperti sby, apakah kita bisa melibatkan fakta tsb semau kita?? Jika soal sosok Tuhan, apakah kita bisa melibatkan fakta tsb semau kita??

Trus soal pernyataan kamu yang ini:
Yang saya maksud adalah:
Saya yakin kalau Anda tentu percaya bahwa
Tuhan Kristen itu tidak mungkin bohong. Ataukah saya telah salah
menganggap Anda begitu?
Nah, bukankah dengan percaya bahwa Tuhan tidak mungkin bohong ini sudah merupakan patokan yang benar thd Tuhan.
Apa maksud kamu berarti saya gak perlu membuktikannya keoada siapapun kepercayaan saya terhadap Tuhan Yesus Kristus?? Karena saya sudah percaya Tuhan Yesus Kristu tidak mungkin bohong, berarti sudah bener, begitu?? Berarti sama saja kamu mau bilang kalopun orang lain gak percaya yang penting saya percaya, begitu maksud kamu??

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by bayo_lubis on Thu Mar 28, 2013 4:44 pm

buncis hitam wrote:
bayo lubis wrote:Dan kebodohan Anda adalah:
Anda
MENGANGGAP SALAH bila saya mengatakan bahwa orang yang tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu disebut
dengan bodoh. Padahal arti pertama dari kata bodoh adalah tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu...dst. Dan
dengan pernyataan saya itu Anda bikin kesimpulan seperti ini:
Menurut
konteks. Jadi kamu gak bisa bilang orang lain itu bodoh kalo gak ada
konteksnya.
Masa konteksnya gak ada? Mata Anda ditarok di mana sih?
Konteksnya adalah "memahami hubungan pernyataan yang
sebelumnya tidak dia percayai dengan bukti yang diberikan
". Kalau
konteksnya tidak ada, mengapa Anda mengeluarkan istilah
'momen-sementara' yang Anda maksudkan sebagai waktu buat seseorang itu
untuk memahaminya? Nah, sudah jelas bahwa konteksnya adalah 'MEMAHAMI
SESUATU'. Kesimpulannya:

Bila seseorang lamban dalam memahami sesuatu = seseorang itu tidak lekas
mengerti = seseorang itu bodoh. (jangan bilang konteksnya tidak ada).


Lagipula itu sudah saya bilang subjektif kan. Artinya saya bisa
menggunakan istilah lain selain bodoh tsb misalnya dengan frase "beda
kepintaran". Beda kepintaran artinya pintar juga dong, dan apakah
bodoh???? Jelaskan secara logis.
Karena beda kepintaran itulah makanya ada istilah 'bodoh'. Dalam
beda kepintaran, tidak ada istilah 'pintar A', 'pintar B', 'pintar C',
dll. Dalam beda kepintaran, yang ada hanya istilah 'pintar' dan 'bodoh'.
Bila Anda ingin yang logis, lihat nih:
-Orang yang lekas memahami sesuatu disebut dengan pintar. ----> logis
-Orang yang tidak lekas memahami sesuatu disebut dengan pintar.
----> tidak logis
-Orang yang tidak lekas memahami sesuatu disebut dengan pintar A
atau pintar B, atau pintar sedikit. ----> tidak logis karena istilah
tsb. tidak ada.
Bila istilah 'bodoh' dan 'pintar' Anda larang saya pergunakan, lantas
istilah apa yang harus digunakan untuk menunjukkan beda antara manusia
dalam konteks memahami sesuatu? JELASKAN SECARA LOGIS!

Jangan mencoba menjelaskan arti kata bodoh tsb jika tidak ada konteksnya
seperti ini:
Siapa saja yang tidak lekas
memahami = bodoh
. Masa tidak lekas memahami
disebut dengan
pintar? Itu hanya defenisi orang bodoh seperti Anda.
Kamu
bisa saja bilang bahwa tidak lekas memahami sesuatu/suatu hal/ hal
tertentu dengan sebutan bodoh, maka dari itu saya pun juga bisa bilang
dengan sebutan lain seperti "beda kepintaran" tsb yang artinya tetep
pintar juga.
Lantas di mana beda kepintarannya itu? Apakah pintar A, pintar
B, pintar C, atau apa? Jelaskan secara logis!

Karena tidak lekas memahami sesuatu bukan
berarti juga tidak lekas memahami hal lainnya.
Makanya Anda
jangan bilang bahwa konteksnya tidak ada. Memahami sesuatu itu-lah
konteksnya.

Namun jika kamu mengatakan bodoh untuk hal yang tidak ada konteksnya tsb
yaitu hanya "tidak lekas memahami" doang, bisa saja saya anggap kamu
mengatakan bahwa tidak lekas memahami apapun.
Kan sudah kelihatan
bagaimana taraf berpikir logis yang Anda miliki. Anda bilang konteksnya
tidak ada, padahal jelas-jelas konteksnya ada, yaitu 'memahami bukti
yang diberikan', dan pikiran logis Anda langsung menuduh dan menganggap
saya akan mengatakan orang tsb tidak lekas memahami apapun.

Itulah yang saya tidak setuju.
Mana mungkin Anda setuju karena
Anda menganggap tidak ada konteks thd permasalahan yang sebenarnya punya
konteks yang jelas.

Dan KBBI secara tidak langsung mendukung argumen saya karena pengertian
bodoh dari KBBI bukanlah tidak lekas memahami tanpa ada konteks/ tidak
lekas memahami apapun, tapi tidak lekas memahami dengan konteks/ tidak
lekas memahami sesuatu/suatu hal/ hal tertentu.
KBBI, secara
langsung atau pun tidak langsung, tidak pernah mendukung Anda karena
Anda mengatakan tidak ada konteks, padahal konteksnya sudah
jelas.

Jadi tetep kan kalo kamu itu bajingan sedunia.
Orang yang punya punya pikiran logis sekelas Anda memang
akan berpikiran seperti itu karena logisnya pikiran Anda tak ubahnya
seperti logisnya pikran bocah yang baru belajar ngomong.

Bukankah ini bukti bahwa yang bodoh (sesuai
defenisi Anda) itu adalah
Anda sendiri. Yang telah diberi bukti
umpamanya, masih tetap tidak mau
percaya.
Bukti apa
maksudnya?? Kamu menggunakan kata2 saya sebagai senjata tapi kamu
sendiri gak bisa menusuk saya dengan senjata tsb.
Lihat saja dan
pikirkan secara logis, sudah berapa pernyataan saya yang bikin pembaca
menertawai Anda. Tapi saya yakin bahwa Anda tidak akan tau itu karena
taraf cara pikir logis Anda tadi.


Kamu ngerti gak maksud saya mengatakan semua itu?? Pertama, saya akan
percaya jika saya memang memiliki keinginan untuk percaya. Ingat ada
keinginan.
Ini juga ciri-ciri cara pikir logis Anda. Benar tidaknya sesuatu
yang harus dipercayai itu, Anda tidak perduli karena Anda berpatokan
pada keinginan bukan otak. Walaupun umpamanya yang harus dipercayai itu
adalah hal yang salah, tapi bila Anda ingin, Anda langsung percaya.
Walaupun umpamanya sesuatu yang harus dipercayai itu adalah hal yang
benar, tapi bila Anda tidak ingin, maka Anda tidak akan percaya.
Keinginan itu termasuk nafsu, dengan demikian, maka logisnya Anda itu
adalah manusia yang mengutamakan nafsu dari pada otak.

Kedua, kepercayaan itu sendiri butuh pemahaman dan penilaian tertentu,
dan belum tentu bisa saya percaya sesuatu meskipun saya memahami
sesuatu.
Itu karena bukti yang diberikan ke Anda tidak benar.
Ingat, dari awal yang kita bahas adalah apabila bukti yang diberikan
adalah bukti yang benar-benar-benar-benar nyata. Masih ingat kan soal
hal itu?

Artinya meskipun kepercayaan butuh pemahaman belum tentu pemahaman tsb
mendukung kita untuk percaya. Karena bisa saja pemahaman tsb bukan
digunakan untuk membuat kita percaya. Artinya untuk percaya dengan
sesuatu bukan dengan pemahaman tsb.
Dari awal juga saya tak
pernah bilang bahwa yang membuat manusia yang menggunakan otak itu
percaya bukan pemahaman, tapi bukti yang benar-benar-benar-benar nyata
tadi.
Pemahaman-lah yang membuat orang MENOLAK bila ternyata buktinya adalah
palsu. Dalam hal ini bukan pemahaman itu yang membuat dia
percaya.

Makanya saya bilang butuh penilaian juga, karena jika memiliki penilaian
maka kita mengetahui kategori2 atau syarat2 tertentu.
Jangan bicara lagi soal kategori atau syarat, di awal juga
dikatakan hanya soal mempercayai bukti yang
benar-benar-benar-benar-benar nyata.

Sama seperti saya butuh makanan untuk kenyang, tapi makanan belum tentu
bisa membuat kita kenyang. Karena bisa saja makanan tsb bukan membuat
kita menjadi kenyang, karena bisa saja kita tidak suka makanan tsb
sehingga makanan tsb tidak kita makan dan menjadi kenyang.
Yang
membuat manusia kenyang bukanlah makanan saja, tetapi makan atau
memakan makanan itu. Wah...wah.. wah.. Jadi ingat sesuatu.
Mungkin sama dengan pernyataan berikut:
Yang membuat manusia itu selamat bukanlah percaya saja, tetapi melakukan
atau melakukan yang dipercayai itu. Betul?

Anda salah. Karena ada hal-hal yang merupakan poin yang tidak
bisa dibantah pada keduanya. Yaitu:
-Tidak
ada yang bisa
membantah bahwa SBY yang merupakan presiden mampu atau
berkuasa
membuat peraturan. Sudah ditemukan satu poin kebenaran asli
tentang
SBY yang diperlukan untuk menguji Al-pilat tanpa harus
melibatkan
SBY.
-Tidak ada Kristen yang membantah bahwa Tuhan Kristen
tidak
mungkin berbohong. Atau Anda membantah ini? Bila tidak ada
Kristen
yang membantah, maka sudah ditemukan satu poin kebenaran asli
tentang
Allah yang diperlukan untuk menguji kebenaran Alkitab tanpa
harus
melibatkan Tuhan.
Paham?
Kenapa salah??
Ini yang saya salahkan.
buncis hitam wrote:
Ya berarti kamu harus mengakui bahwa ternyata pengujian kebeneran buku
tentang sosok manusia dengan kebeneran alkitab tentang sosok Tuhan itu
berbeda.

Kan kamu bilang sendiri bahwa tidak ada yang bisa membantah bahwa sby
yang merupakan presiden mampu atau berkuasa membuat peraturan. Artinya
secara gak langsung jika itu dipertanyakan maka kita mau gak mau sudah
harus memberikan "faktanya" atau secara gak langsung melibatkan
kenyataan atau sosoknya.
Ya, tetapi tidak perlu mendatangi SBY dan tidak perlu menguji
SBY.

Kan tidak ada yang membantahnya ya kan. Berarti ada yang mau bertanya
atau tidak kita sudah punya faktanya sehingga tidak ada yang
membantahnya. Makanya saya pertanyakan gimana
caranya kalo kita dipertanyakan tapi kita gak memiliki faktanya karena
kita gak melibatkan kenyataannya?? Jelaskan hal itu dong makanya.
Tidak
akan ada orang Indonesia yang waras yang mempertanyakan kebenaran bahwa
SBY punya hak bikin peraturan. Dengan demikian kita telah punya satu
poin mutlak yang bisa menguji kebenaran Al-pilat.

Baru bisa bilang saya salah. Jangn cuma bisa bilang bodoh2 melulu, kayak
kamu gak bodoh aja. Trus kenapa salah kalo saya bilang beda?? Emangnya
menurut kamu jika saya ingin melibatkan suatu fakta, apakah kita bener2
bisa melibatkan fakta tsb semau kita?? Jika soal sosok manusia seperti
sby, apakah kita bisa melibatkan fakta tsb semau kita?? Jika soal sosok
Tuhan, apakah kita bisa melibatkan fakta tsb semau kita??
Saya
sudah bilang dan menanyakannya ke Anda namun Anda tidak menjawabnya.
Saya ulangi:
-Karena SBY diyakini sebagai presiden RI, maka SBY punya hak bikin
peraturan di Indonesia. Apakah ini fakta yang 'semau kita'?
-Yesus itu diyakini sebagai Tuhan, maka Tuhan tidak mungkin berbohong.
Apakah ini fakta 'semau kita'?
Kalau kedua pernyataan di atas adalah fakta semau kita, maka saya tarik
kembali kata-kata saya yang bilang Anda bodoh. Tapi sayangnya Anda tidak
menjawab ini.

Trus soal pernyataan kamu yang ini:
Yang
saya maksud adalah:
Saya yakin kalau Anda tentu percaya bahwa
Tuhan
Kristen itu tidak mungkin bohong. Ataukah saya telah salah
menganggap
Anda begitu?
Nah, bukankah dengan percaya bahwa Tuhan tidak mungkin
bohong ini sudah merupakan patokan yang benar thd Tuhan.
Apa
maksud kamu berarti saya gak perlu membuktikannya keoada siapapun
kepercayaan saya terhadap Tuhan Yesus Kristus?? Karena saya sudah
percaya Tuhan Yesus Kristu tidak mungkin bohong, berarti sudah bener,
begitu?? Berarti sama saja kamu mau bilang kalopun orang lain gak
percaya yang penting saya percaya, begitu maksud kamu??
Untuk menguji Al-pilat, tentu patokannya adalah fakta soal SBY mampu
bikin peraturan itu, yang tidak bisa dibantah oleh orang Indonesia tadi,
walaupun para pemberontak tidak percaya.
Untuk menguji Alkitab, tentu patokannya adalah fakta soal Yesus yang
tidak mungkin bohong itu, yang tidak bisa dibantah oleh Kristen tadi,
walaupun agama lain tidak percaya.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by buncis hitam on Fri Mar 29, 2013 3:24 pm

bayo lubis wrote:Bila seseorang lamban dalam memahami sesuatu = seseorang itu tidak lekas
mengerti = seseorang itu bodoh.
Kalo gitu saya butuh kepastian, apakah orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun? Jawab secara logis. Itu inti yang saya maksud. Kalo kamu cuma ngambil istilah dari KBBI, tidak ada tuh yang namanya orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun. Makanya saya bilang bahwa KBBI itu mendukung saya karena bodoh di sini hanya bersifat menurut konteks saja. Ketika KBBI menjelaskan soal bodoh KBBI hanya menjelaskan apa yang dimaksud seseorang dengan kata bodoh tsb, tetapi bukan menerangkan bahwa orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun. Jadi bagaimana jawwaban kamu??

Karena beda kepintaran itulah makanya ada istilah 'bodoh'. Dalam
beda kepintaran, tidak ada istilah 'pintar A', 'pintar B', 'pintar C',
dll. Dalam beda kepintaran, yang ada hanya istilah 'pintar' dan 'bodoh'.
Bila Anda ingin yang logis, lihat nih:
-Orang yang lekas memahami sesuatu disebut dengan pintar. ----> logis
-Orang yang tidak lekas memahami sesuatu disebut dengan pintar.
----> tidak logis
-Orang yang tidak lekas memahami sesuatu disebut dengan pintar A
atau pintar B, atau pintar sedikit. ----> tidak logis karena istilah
tsb. tidak ada.
Bila istilah 'bodoh' dan 'pintar' Anda larang saya pergunakan, lantas
istilah apa yang harus digunakan untuk menunjukkan beda antara manusia
dalam konteks memahami sesuatu? JELASKAN SECARA LOGIS!
Terserah kalo kamu ingin mengatakan soal istilah atau apa. Tapi bener kan tidak ada yang namanya orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun. Saya hanya tidak setuju kamu menganggap bahwa orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun.

Lihat saja dan
pikirkan secara logis, sudah berapa pernyataan saya yang bikin pembaca
menertawai Anda. Tapi saya yakin bahwa Anda tidak akan tau itu karena
taraf cara pikir logis Anda tadi.
Mana buktinya bahwa banyak pembaca menertawakan saya?? Ingat pembaca umum loh, bukan pembaca muslim. Kalo pembaca muslim saya gak akan percaya meskipun dia menertawakan kamu. Jadi mana buktinya??

Benar tidaknya sesuatu
yang harus dipercayai itu, Anda tidak perduli karena Anda berpatokan
pada keinginan bukan otak
Jadi maksudnya saya bisa gitu menggunakan otak tanpa berkeinginan untuk menggunakan otak?? Ya bisa sih karena peredaran darah saja mengalir meski tanpa keinginan kita, tapi karena dari otak kita sendiri. Tapi jika maksud kamu saya berpikir/ percaya tanpa memiliki keinginan atau sebaliknya, gimana caranya?? Disantetkah, dihipnotiskah, atau bagaimana?? Tolong jelaskan secara logis!! Kamu terlalu banyak menggunakan istilah nih. Jangan cuma bilang keinginan adalah nafsu, karena saya tidak berpikir seperti itu. Tapi kalo menurut muslim yang pikirannya cuma makan, tidur, ngeseks, ngerampok, saya gak heran.

Itu karena bukti yang diberikan ke Anda tidak benar.
Ingat, dari awal yang kita bahas adalah apabila bukti yang diberikan
adalah bukti yang benar-benar-benar-benar nyata. Masih ingat kan soal
hal itu?
Bener menurut siapa?? Nih misal saja, sebuah pengadilan, sedang menyidang seorang pembunuh, lalu disertakan bukti. Menurut kamu bukti apa yang dimaksud (secara logis)?? Ingat secara logis artinya secara pemikiran pada umumnya, artinya ada penilaian atau kategori2 soal sesuatu yang bisa menjadi bukti pembunuhan. Dan kategori atau penilaian soal sesuatu yang bisa jadi bukti pembunuhan menurut pemikiran manusia secara umum (logika) adalah adanya DNA korban, sidik jari pelaku, jenis senjata yang digunakan, dsb. Jadi ingat harus ada kategori atau penilaian terlebih dahulu dong. Jadi jangan asal bilang bukti yang diberikan tidak bener, karena bisa saja menurut logika bukti tsb bener tapi menurut orang gila bukti tsb salah, karena orang gila punya penilaian atau kategori sendiri. Kamu kok kayanya terlalu bodoh urusan logika begini, ya.

Yang
membuat manusia kenyang bukanlah makanan saja, tetapi makan atau
memakan makanan itu

Tapi kalo misalkan disuruh makan makanan yang gak disukai atau diinginkan apa bisa kenyang?? Bukannya ntar malah enek ya gak. Kenyang yang saya maksud di sini ialah puas dan menghasilkan tenaga. Jadi kalo misalkan tuh makanan bukannya bikin puas dan bertenaga hanya gara2 makanan tsb gak disukai dan diinginkan, gak kenyang dong berarti orang tsb.

Intinya sama seperti orang yang mau percaya, makanan tidak cuma jenis atau porsi saja, tetapi butuh juga "penilaian" dari orang lain.

Tidak
akan ada orang Indonesia yang waras yang mempertanyakan kebenaran bahwa
SBY punya hak bikin peraturan. Dengan demikian kita telah punya satu
poin mutlak yang bisa menguji kebenaran Al-pilat.
Kalo yang kamu maksud adalah semua orang sudah liat atau denger sby itu sendiri baik dengan cara mengunjungi atau menonton di tv, dll, melibatkan sby secara langsung atau tidak langsung, maka bagi orang yang juga sudah melihat yang sby tsb tidak akan bertanya kepada semua orang tsb. Itu emang bener, tapi yang saya maksud adalah kalo misalkan saya buat buku tentang sby tapi isinya beda dengan menurut pemikiran orang lain, pasti buku saya tsb bakalan dipertanyakan dong darimana asal kebeneran tsb ya kan. Kan itu yang kamu maksud soal alkitab tsb ya kan. Kok alkitab isinya beda dengan quran atau dengan kitab lain, ya pasti akan dipertanyakan dong kebenerannya ya kan. Itu kan maksud kamu. Kalo misalkan kamu bilang bahwa yang kaya gitu gak perlu dipertanyakan trus ngapain kamu masih mempertanyakan alkitab?? Berarti kamu membantah pernyataan diri kamu sendiri dong.

Jadi gimana caranya kalo kita dipertanyakan tapi kita gak memiliki faktanya karena kita gak melibatkan kenyataannya?? Jelaskan hal itu dong makanya.

Jadi tolong dijawab pertanyaan saya, oke.

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by bayo_lubis on Fri Mar 29, 2013 7:43 pm

buncis hitam wrote:
bayo lubis wrote:Bila seseorang lamban dalam memahami sesuatu = seseorang itu tidak lekas
mengerti = seseorang itu bodoh.
Kalo gitu saya butuh kepastian, apakah orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun? Jawab secara logis.

Mau dijawab secara logis apa? Butuh kepastian apa lagi?
Kapan saya katakan bahwa orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun?

Itu inti yang saya maksud. Kalo kamu cuma ngambil istilah dari KBBI, tidak ada tuh yang namanya orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun.
Emang siapa yang bilang begitu?

Anda kalee yang bilang begitu. Saya gak pernah bilang kok.

Makanya saya bilang bahwa KBBI itu mendukung saya karena bodoh di sini hanya bersifat menurut konteks saja. Ketika KBBI menjelaskan soal bodoh KBBI hanya menjelaskan apa yang dimaksud seseorang dengan kata bodoh tsb, tetapi bukan menerangkan bahwa orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun. Jadi bagaimana jawwaban kamu??
Sebenarnya saya gak perlu jawab ini, karena SAYA TIDAK PERNAH BIKIN PERNYATAAN seperti itu.
Malah Anda kok yang langsung bilang saya bajingan, padahal saya menyatakan defenisi yang benar.

Karena beda kepintaran itulah makanya ada istilah 'bodoh'. Dalam
beda kepintaran, tidak ada istilah 'pintar A', 'pintar B', 'pintar C',
dll. Dalam beda kepintaran, yang ada hanya istilah 'pintar' dan 'bodoh'.
Bila Anda ingin yang logis, lihat nih:
-Orang yang lekas memahami sesuatu disebut dengan pintar. ----> logis
-Orang yang tidak lekas memahami sesuatu disebut dengan pintar.
----> tidak logis
-Orang yang tidak lekas memahami sesuatu disebut dengan pintar A
atau pintar B, atau pintar sedikit. ----> tidak logis karena istilah
tsb. tidak ada.
Bila istilah 'bodoh' dan 'pintar' Anda larang saya pergunakan, lantas
istilah apa yang harus digunakan untuk menunjukkan beda antara manusia
dalam konteks memahami sesuatu? JELASKAN SECARA LOGIS!
Terserah kalo kamu ingin mengatakan soal istilah atau apa. Tapi bener kan tidak ada yang namanya orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun. Saya hanya tidak setuju kamu menganggap bahwa orang yang tidak memahami sesuatu adalah orang yang bener2 bodoh/ orang yang tidak bisa memahami apapun.

Munafik kamu!
Di atas saya hanya bilang "bodoh', bukan "bener2 bodoh". Di atas saya hanya bilang "memahami sesuatu", bukan "memahami apapun". Eh... Anda malah bilang saya 'bajingan sedunia'.
Nah... sekarang apa Anda sudah setuju dengan yang saya sebutkan itu? Apa Anda setuju bahwa orang yang tidak lekas memahami sesuatu itu adalah bodoh (bukan benar2 bodoh)?
Jelaskan secara logis!

Lihat saja dan
pikirkan secara logis, sudah berapa pernyataan saya yang bikin pembaca
menertawai Anda. Tapi saya yakin bahwa Anda tidak akan tau itu karena
taraf cara pikir logis Anda tadi.
Mana buktinya bahwa banyak pembaca menertawakan saya?? Ingat pembaca umum loh, bukan pembaca muslim. Kalo pembaca muslim saya gak akan percaya meskipun dia menertawakan kamu. Jadi mana buktinya??
Ya, pembaca umum. Karena yang kita bicarakan hanyalah yang umum2 saja. Anda pikir Kristen waras akan memihak ke Anda yang menyalahkan saya yang bikin defenisi bahwa orang yang tidak lekas memahami sesuatu itu adalah bodoh (bukan benar2 bodoh)?

Benar tidaknya sesuatu
yang harus dipercayai itu, Anda tidak perduli karena Anda berpatokan
pada keinginan bukan otak
Jadi maksudnya saya bisa gitu menggunakan otak tanpa berkeinginan untuk menggunakan otak?? Ya bisa sih karena peredaran darah saja mengalir meski tanpa keinginan kita, tapi karena dari otak kita sendiri. Tapi jika maksud kamu saya berpikir/ percaya tanpa memiliki keinginan atau sebaliknya, gimana caranya?? Disantetkah, dihipnotiskah, atau bagaimana?? Tolong jelaskan secara logis!!
Jangan berkelit. Terbukti lagi kemunafikan Anda. Lihat tulisan Anda yang saya garis bawahi di atas. Bandingkan dengan tulisan Anda yang saya komen di bawah ini:
buncis hitam wrote:
Pertama, saya akan percaya jika saya memang memiliki keinginan untuk percaya.
Berkeinginan untuk menggunakan otak BERBEDA dengan keinginan untuk percaya.
Di atas Anda hanya bilang 'keinginan untuk percaya'. Begitu saya bantah, Anda mengubah pernyataan Anda dengan 'keinginan untuk menggunakan otak'.
Makanya terjadi dialog seperti ini:
buncis hitam wrote:
Kamu ngerti gak maksud saya mengatakan semua itu?? Pertama, saya akan
percaya jika saya memang memiliki keinginan untuk percaya. Ingat ada
keinginan.
bayo_lubis wrote:
Ini juga ciri-ciri cara pikir logis Anda. Benar tidaknya sesuatu yang harus dipercayai itu, Anda tidak perduli karena Anda berpatokan pada keinginan bukan otak.
Karena keinginan untuk percaya berbeda dengan keinginan untuk menggunakan otak.

Kamu terlalu banyak menggunakan istilah nih. Jangan cuma bilang keinginan adalah nafsu, karena saya tidak berpikir seperti itu. Tapi kalo menurut muslim yang pikirannya cuma makan, tidur, ngeseks, ngerampok, saya gak heran.
Terus, menurut Anda, apa itu keinginan?

Itu karena bukti yang diberikan ke Anda tidak benar.
Ingat, dari awal yang kita bahas adalah apabila bukti yang diberikan
adalah bukti yang benar-benar-benar-benar nyata. Masih ingat kan soal
hal itu?
Bener menurut siapa?? Nih misal saja, sebuah pengadilan, sedang menyidang seorang pembunuh, lalu disertakan bukti. Menurut kamu bukti apa yang dimaksud (secara logis)?? Ingat secara logis artinya secara pemikiran pada umumnya, artinya ada penilaian atau kategori2 soal sesuatu yang bisa menjadi bukti pembunuhan. Dan kategori atau penilaian soal sesuatu yang bisa jadi bukti pembunuhan menurut pemikiran manusia secara umum (logika) adalah adanya DNA korban, sidik jari pelaku, jenis senjata yang digunakan, dsb. Jadi ingat harus ada kategori atau penilaian terlebih dahulu dong. Jadi jangan asal bilang bukti yang diberikan tidak bener, karena bisa saja menurut logika bukti tsb bener tapi menurut orang gila bukti tsb salah, karena orang gila punya penilaian atau kategori sendiri. Kamu kok kayanya terlalu bodoh urusan logika begini, ya.
Gak usah nulis panjang lebar. Dari awal juga sudah disebutkan bahwa bukti itu benar-benar-benar-benar menurut sipemberi bukti dan menurut orang yang sedang meragukan itu. Makanya dari awal juga saya sudah bilang, bila orang yang sudah diberi bukti yang benar-benar-benar nyata (orang tsb juga mengakui kebenarannya), maka berarti dia tidak menggunakan otak. Lihat nih kutipan pernyataan itu:
http://murtadinkafirun.forumotion.net/t16931-kristen-ngk-akan-pernah-bisa-jawab-mengapa-kristen-itu-takut-mati#159973
bayo_lubis wrote:
Orang yang pada awalnya tidak mau percaya, bila telah diberi bukti yang benar, lalu dia menggunakan otak,
maka dia akan berpikir bahwa buat apa tidak mau percaya terhadap hal
yang sudah nyata-nyata benar. Buat apa tidak mau percaya padahal dia tau
(karena menggunakan otak) bahwa tidak mau percaya terhadap hal yang
sudah terbukti benar, maka yang tidak percaya itulah sebenarnya yang ada
pada pihak yang salah.
Nah dalam hal ini, benar menurut orang tsb, bukan hanya benar menurut orang lain.

Yang membuat manusia kenyang bukanlah makanan saja, tetapi makan atau
memakan makanan itu

Tapi kalo misalkan disuruh makan makanan yang gak disukai atau diinginkan apa bisa kenyang?? Bukannya ntar malah enek ya gak. Kenyang yang saya maksud di sini ialah puas dan menghasilkan tenaga. Jadi kalo misalkan tuh makanan bukannya bikin puas dan bertenaga hanya gara2 makanan tsb gak disukai dan diinginkan, gak kenyang dong berarti orang tsb.

Intinya sama seperti orang yang mau percaya, makanan tidak cuma jenis atau porsi saja, tetapi butuh juga "penilaian" dari orang lain.
Anda ngawur karena tidak membaca semua tulisan saya. Sudah ada 'penilaian' kok dg dirinya sendiri. Tapi karena dia tetap TIDAK MAU PERCAYA WALAU DIBERI BUKTI YANG BENAR2 NYATA. dst.... Dia juga tau kok bahwa bukti itu benar. Tapi dia TETAP TIDAK MAU PERCAYA. Makanya saya katakan orang yang tetap tidak mau percaya walau sudah diberi bukti yang benar-benar nyata, sama dengan tidak menggunakan otak.

Tidak akan ada orang Indonesia yang waras yang mempertanyakan kebenaran bahwa SBY punya hak bikin peraturan. Dengan demikian kita telah punya satu
poin mutlak yang bisa menguji kebenaran Al-pilat.
Kalo yang kamu maksud adalah semua orang sudah liat atau denger sby itu sendiri baik dengan cara mengunjungi atau menonton di tv, dll, melibatkan sby secara langsung atau tidak langsung, maka bagi orang yang juga sudah melihat yang sby tsb tidak akan bertanya kepada semua orang tsb. Itu emang bener, tapi yang saya maksud adalah kalo misalkan saya buat buku tentang sby tapi isinya beda dengan menurut pemikiran orang lain, pasti buku saya tsb bakalan dipertanyakan dong darimana asal kebeneran tsb ya kan. Kan itu yang kamu maksud soal alkitab tsb ya kan. Kok alkitab isinya beda dengan quran atau dengan kitab lain, ya pasti akan dipertanyakan dong kebenerannya ya kan. Itu kan maksud kamu. Kalo misalkan kamu bilang bahwa yang kaya gitu gak perlu dipertanyakan trus ngapain kamu masih mempertanyakan alkitab?? Berarti kamu membantah pernyataan diri kamu sendiri dong.

Jadi gimana caranya kalo kita dipertanyakan tapi kita gak memiliki faktanya karena kita gak melibatkan kenyataannya?? Jelaskan hal itu dong makanya.

Jadi tolong dijawab pertanyaan saya, oke.
Jangan memperluas lagi bahasannya saya sudah beri fakta yang tidak terbantah.
Untuk menguji Al-pilat, tentu patokannya adalah fakta soal SBY mampu bikin peraturan itu, yang tidak bisa dibantah oleh orang Indonesia tadi, walaupun para pemberontak tidak percaya.
Untuk menguji Alkitab, tentu patokannya adalah fakta soal Yesus yang tidak mungkin bohong itu, yang tidak bisa dibantah oleh Kristen tadi, walaupun agama lain tidak percaya.
Nah, adakah Kristen yang bisa membantah bahwa Tuhan Kristen tidak mungkin bohong?
Bila tidak ada, ini sudah jadi fakta tak terbantah yang bisa dijadikan standar untuk pengujian Alkitab.
Silakan uji Alkitab itu dengan perbandingan fakta "Tuhan tidak mungkin bohong" tadi yang diperoleh tanpa melibatkan atau pun menguji Tuhan.
Dalam hal ini, untuk menguji Alkitab, bukanlah harus menguji Tuhan. Berani?

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by Piss on Fri Mar 29, 2013 9:19 pm

Jesjink wrote:


loe bisa jawab ga...kenapa muslim itu takut mati???

hahaha...

dari: muhjink hahahaha..

Piss
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1889
Reputation : 1
Points : 4159
Registration date : 2011-03-28

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by buncis hitam on Fri Mar 29, 2013 9:46 pm

bayo lubis wrote:Bukankah Anda yang mengangkat soal 'momen-sementara'? Bukankah
'momen-sementara' di sini dipengaruhi oleh pintar atau bodohnya otak?
Secara tidak langsung, Anda-lah yang awalnya membicarakan otak yang
lambat atau yang bodoh.
Lalu siapa yang mengatakan hal ini dan gilanya ditujukan kepada saya?? Ingat saya hanya mengatakan momen sementara hanyalah karena seseorang memahami sesuatu dengan lambat bukan mengatakan bahwa itu karena otaknya bodoh. Kalo otaknya bodoh berarti dapat dikatakan bahwa orang tsb tidak dapat memahami apapun. Otak bodoh sama seperti saya bilang "dasar mesin bodoh", yang berarti mesin tsb sudah tidak dapat bekerja lagi. Jadi siapa yang bilang hal seperti itu?? Trus bisakah saya bilang bahwa orang yang berpikir lambat terhadap sesuatu adalah orang pintar juga?? Toh bisa kan dikasih istilah "beda kepintaran". Kalo gak bisa maka sama saja kamu mengatakan bahwa orang yang berpikir lambat terhadap sesuatu adalah orang bodoh/ orang yang tidak dapat memahami apapun.
Ya, pembaca umum. Karena yang kita bicarakan hanyalah yang umum2 saja.
Anda pikir Kristen waras akan memihak ke Anda yang menyalahkan saya yang
bikin defenisi bahwa orang yang tidak lekas memahami sesuatu itu adalah bodoh (bukan benar2 bodoh)?
Mana buktinya??

Berkeinginan untuk menggunakan otak BERBEDA dengan keinginan untuk percaya.
Di
atas Anda hanya bilang 'keinginan untuk percaya'. Begitu saya bantah,
Anda mengubah pernyataan Anda dengan 'keinginan untuk menggunakan otak'.
Trus kenapa?? Saya kan sebenernya hanya bertanya yang kamu maksud itu berkeinginan untuk menggunakan otak atau berkeinginan untuk percaya??? Kalopun saya bertanya apakah bisa menggunakan otak tanpa berkeinginan menggunakan otak?? Kalo kamu jawab bisa ya sudah, toh saya hanya ngecek doang, hanya saja saya tidak mengerti koneksi kamu ngomong soal keinginan menggunakan otak dengan menggunakan otak tanpa berkeinginan dengan kepercayaan. Makanya saya tanya lagi soal hal lain karena mungkin saja itu yang kamu maksud. Kok kamu pake marah2 bilang saya munafik. Cuma jawab pertanyaan aja pake marah2, dasar tolol!! Jadi kalo bisa menggunakan otak tanpa berkeinginan otak, saya pikir bisa, tapi kalo percaya tanpa berkeinginan untuk percaya, gimana caranya?? Itu intinya yang saya pertanyakan. Jadi mana jawaban kamu?? Jangan menghindar dari pertanyaan saya dengan bilang saya munafik.

Terus, menurut Anda, apa itu keinginan?
Emang menurut kamu apa?? Jangan bilang nafsu loh. Gak sama artinya, kalo misalkan saya berkeinginan supaya orang lain bahagia apakah itu nafsu??? Lagian kalo kamu bisa bilang keinginan sama dengan nafsu, jelaskan sendiri dong artinya apa.

Gak usah nulis panjang lebar. Dari awal juga sudah disebutkan bahwa
bukti itu benar-benar-benar-benar menurut sipemberi bukti dan menurut
orang yang sedang meragukan itu. Makanya dari awal juga saya sudah
bilang, bila orang yang sudah diberi bukti yang benar-benar-benar nyata (orang tsb juga mengakui kebenarannya), maka berarti dia tidak menggunakan otak. Lihat nih kutipan pernyataan itu:
Tuh ngomong lagi soal gak menggunakan otak. Emangnya ketika seseorang memiliki penilaian sendiri gak menggunakan otak?? Ingat memiliki penilaian, gak harus ditulis di kertas penilaian tsb kan. Bisa disimpan dalam otak sendiri kan tanpa harus diberitahukan. Dan kalo pun menganggap sesuatu tidak sesuai dengan penilaiannya apa itu juga termasuk gak menggunakan otakkah?? Jelaskan secara logis. Bisa gak?? Ntar ujung2nya kontradiksi lagi jangan2 kayak kata2 kamu terdahulu "gak mau percaya=gak menggunakan otak dan gak mau percaya tidak sama dengan gak menggunakan otak". Trus ntar ujung2nya kayak mbah dukun lagi meramal seenak jidat. Lalu ntar lagi2 nuduh saya mengatakan yang saya gak katakan lagi.

Dia juga tau kok bahwa bukti itu benar. Tapi dia TETAP TIDAK MAU PERCAYA
Berarti ujung2nya dari keinginan juga dong. Bukannya saya udah bilang, pertama keinginan, kedua, pemahaman dan penilaian. Jika satu syarat gak terpenuhi ya gak bisa dong. Lagian emangnya penilaian hanyalah tentang sesuatu yang bisa dijadikan sebagai bukti yang bener?? Penilaian juga tentang sesuatu yang dijadikan hal yang dipercayai dong. Jadi misalkan bukti itu bener, toh gak harus percaya juga kan dengan bukti tsb. Toh gak ada alasan bagi dia untuk percaya juga kan. Yang namanya percaya kan berarti berpegang pada sesuatu. Nah kalo misalkan tau bukti itu bener, gak harus orang berpegang pada bukti tsb kan. Trus kamu tetep bilang dia gak menggunakan otak?? Jelaskan secara logis. Tapi kalo misalkan maksud kamu seseorang percaya dengan bukti tsb tapi tetep tidak mau percaya, boleh deh kamu pertanyakan hal itu tapi jangan ke saya karena saya gak pernah bilang bahwa ketika orang percaya sesuatu tetep bisa gak mau percaya. Kalo emang saya bilang hal tsb kasih buktinya ke saya. Soalnya yang kamu cuma bilang tau bahwa bukti itu bener atau gak sudah diberikan bukti doang, bukan percaya kepada bukti tsb. Contoh saya tau bahwa kata2 hemat itu pangkal pandai adalah bener, namun saya gak percaya dengan kata2 tsb, artinya saya gak berpegang pada kata2 tsb. Kenapa?? Karena menurut saya, saya gak perlu jadi kaya. Itu maksudnya. Jadi bisa saja seperti ada keperluannya untuk mau percaya dan menjadi percaya juga.

Jangan memperluas lagi bahasannya saya sudah beri fakta yang tidak terbantah.
Untuk
menguji Al-pilat, tentu patokannya adalah fakta soal SBY mampu bikin
peraturan itu, yang tidak bisa dibantah oleh orang Indonesia tadi,
walaupun para pemberontak tidak percaya.
Untuk menguji Alkitab, tentu
patokannya adalah fakta soal Yesus yang tidak mungkin bohong itu, yang
tidak bisa dibantah oleh Kristen tadi, walaupun agama lain tidak
percaya.
Nah, adakah Kristen yang bisa membantah bahwa Tuhan Kristen tidak mungkin bohong?
Bila tidak ada, ini sudah jadi fakta tak terbantah yang bisa dijadikan standar untuk pengujian Alkitab.
Silakan
uji Alkitab itu dengan perbandingan fakta "Tuhan tidak mungkin bohong"
tadi yang diperoleh tanpa melibatkan atau pun menguji Tuhan.
Dalam hal ini, untuk menguji Alkitab, bukanlah harus menguji Tuhan. Berani?
Siapa yang memperluas bahasan bangsat??!! Saya cuma bertanya gimana caranya kalo kita dipertanyakan tapi
kita gak memiliki faktanya karena kita gak melibatkan kenyataannya??
Jelaskan hal itu dong makanya.


Kamu bilang ada patokannya ini itu dsb. Emangnya menurut kamu patokan tsb pengaruhnya ke mana????? Jelaskan secara logis.

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by bayo_lubis on Sat Mar 30, 2013 12:48 pm

buncis hitam wrote:
bayo lubis wrote:Bukankah Anda yang mengangkat soal 'momen-sementara'? Bukankah
'momen-sementara' di sini dipengaruhi oleh pintar atau bodohnya otak?
Secara tidak langsung, Anda-lah yang awalnya membicarakan otak yang
lambat atau yang bodoh.
Lalu siapa yang mengatakan hal ini dan gilanya ditujukan kepada saya?? Ingat saya hanya mengatakan momen sementara hanyalah karena seseorang memahami sesuatu dengan lambat bukan mengatakan bahwa itu karena otaknya bodoh. Kalo otaknya bodoh berarti dapat dikatakan bahwa orang tsb tidak dapat memahami apapun. Otak bodoh sama seperti saya bilang "dasar mesin bodoh", yang berarti mesin tsb sudah tidak dapat bekerja lagi. Jadi siapa yang bilang hal seperti itu?? Trus bisakah saya bilang bahwa orang yang berpikir lambat terhadap sesuatu adalah orang pintar juga?? Toh bisa kan dikasih istilah "beda kepintaran". Kalo gak bisa maka sama saja kamu mengatakan bahwa orang yang berpikir lambat terhadap sesuatu adalah orang bodoh/ orang yang tidak dapat memahami apapun.

Ya, Anda mengatakan bajingan thd manusia yang bilang bahwa orang yang tidak lekas memahami sesuatu itu disebut dengan bodoh.
Jadi menurut Anda, orang yang tidak lekas memahami sesuatu itu disebut dengan beda kepintaran ya?

Istilah apa itu?

Ya, pembaca umum. Karena yang kita bicarakan hanyalah yang umum2 saja.
Anda pikir Kristen waras akan memihak ke Anda yang menyalahkan saya yang
bikin defenisi bahwa orang yang tidak lekas memahami sesuatu itu adalah bodoh (bukan benar2 bodoh)?
Mana buktinya??
Tidak perlu bukti, karena orang waras tidak akan menertawakan yang benar, tetapi akan menertawakan yang salah.
Apa kesalahan Anda?
Kesalahan Anda adalah menyebut saya bajingan sedunia karena saya mengartikan bahwa orang yang tidak lekas memahami sesuatu itu adalah bodoh, padahal kata itu adalah bahasa Indonesia, dan yang jadi patokan defenisi bahasa Indonesia sudah pasti KBBI. Dan kata itu sesuai dengan KBBI.
Itu logikanya.
Mau ada yang ketawa, ya terserah mereka. Jangan2 cuma kita berdua yang baca trit ini.



Berkeinginan untuk menggunakan otak BERBEDA dengan keinginan untuk percaya.
Di atas Anda hanya bilang 'keinginan untuk percaya'. Begitu saya bantah,
Anda mengubah pernyataan Anda dengan 'keinginan untuk menggunakan otak'.
Trus kenapa?? Saya kan sebenernya hanya bertanya yang kamu maksud itu berkeinginan untuk menggunakan otak atau berkeinginan untuk percaya???
Kok masih nanya lagi? Padahal kan sudah jelas.

Kalopun saya bertanya apakah bisa menggunakan otak tanpa berkeinginan menggunakan otak?? Kalo kamu jawab bisa ya sudah, toh saya hanya ngecek doang, hanya saja saya tidak mengerti koneksi kamu ngomong soal keinginan menggunakan otak dengan menggunakan otak tanpa berkeinginan dengan kepercayaan.
Jangan mutar-mutar. Kok dibalik-balik. Saya tak pernah bilang keinginan menggunakan otak, saya tak pernah bilang menggunakan otak tanpa keinginan.
Yang saya bilang adalah:
Manusia yang tetap tidak percaya walaupun sudah diberi bukti yang benar-benar-benar-benar nyata, berarti orang itu tidak menggunakan otak.

Makanya saya tanya lagi soal hal lain karena mungkin saja itu yang kamu maksud.
Ini hanya sebagai pertanda bahwa Anda itu 'pintar' (tidak lekas memahami sesuatu).

Padahal tulisan saya tidak berbelit-belit.

Kok kamu pake marah2 bilang saya munafik. Cuma jawab pertanyaan aja pake marah2, dasar tolol!!

Keluarkan dulu balok di mata Anda. Berapa kali Anda mengeluarkan kata-kata "ajaran Paulus". Coba hitung. Berapa kali Anda bilang 'anjing'? Anda menuliskannya 11 kali. Anda pakai font paling gede dan warna untuk menuliskan kata 'bajingan' yang ditujukan buat saya.

Saya menulis kata 'munafik' dengan warna dan huruf aja udah dibilang pake marah-marah.

Beginikah buah ajaran Paulus?


Jadi kalo bisa menggunakan otak tanpa berkeinginan otak, saya pikir bisa,
Silakan dikoreksi lagi kalimatnya.

tapi kalo percaya tanpa berkeinginan untuk percaya, gimana caranya??
Caranya? Ya, gunakan otak untuk memikirkan buat apa tetap tidak percaya padahal kita tau kok bahwa bukti itu benar.

Itu intinya yang saya pertanyakan. Jadi mana jawaban kamu?? Jangan menghindar dari pertanyaan saya dengan bilang saya munafik.
Anda saya sebut munafik bukan untuk menghindar. Tapi hanya untuk menunjukkan kesalahan-kesalahan yang sedang Anda lakukan.

Terus, menurut Anda, apa itu keinginan?
Emang menurut kamu apa?? Jangan bilang nafsu loh. Gak sama artinya, kalo misalkan saya berkeinginan supaya orang lain bahagia apakah itu nafsu??? Lagian kalo kamu bisa bilang keinginan sama dengan nafsu, jelaskan sendiri dong artinya apa.
ke·i·ngin·an n 1 barang apa yg diingini (diinginkan); 2 peri-hal ingin; hasrat; kehendak; harapan: supaya ~ kita ter-kabul, marilah kita berdoa bersama-sama;

naf·su n 1 keinginan (kecenderungan, dorongan) hati yg kuat: krn kecewa, -- nya untuk belajar mulai berkurang; 2 dorongan hati yg kuat untuk berbuat kurang baik; hawa nafsu: tidak mungkin hal baik itu dilakukan tanpa melawan -- pribadi; 3 selera; gairah atau keinginan (makan): ikan asin dan sayur asam menambah -- makan; 4 panas hati; marah; meradang: -- nya meluap ketika melihat saingannya itu;


TUH LIHAT DEFENISINYA menurut KBBI.

Sekarang terbukti lagi bahwa Anda telah mmenyalahkan saya yang memberi defenisi yang benar.


Gak usah nulis panjang lebar. Dari awal juga sudah disebutkan bahwa
bukti itu benar-benar-benar-benar menurut sipemberi bukti dan menurut
orang yang sedang meragukan itu. Makanya dari awal juga saya sudah
bilang, bila orang yang sudah diberi bukti yang benar-benar-benar nyata (orang tsb juga mengakui kebenarannya), maka berarti dia tidak menggunakan otak. Lihat nih kutipan pernyataan itu:
Tuh ngomong lagi soal gak menggunakan otak. Emangnya ketika seseorang memiliki penilaian sendiri gak menggunakan otak?? Ingat memiliki penilaian, gak harus ditulis di kertas penilaian tsb kan. Bisa disimpan dalam otak sendiri kan tanpa harus diberitahukan. Dan kalo pun menganggap sesuatu tidak sesuai dengan penilaiannya apa itu juga termasuk gak menggunakan otakkah?? Jelaskan secara logis. Bisa gak??
Mau selogis apa lagi? Bila orang itu punya penilaian lain, itu artinya bukti itu belum-belum-belum-belum nyata. Kok masih ngomongin bukti yang belum nyata? Di atas kan sudah saya sebutkan bukti nyata. Lihat yang saya gedein warna biru di atas.
Kalau dia masih belum percaya padahal dia juga mengakui kebenarannya, maka itulah manusia yang tidak menggunkan otak.
Paham?

Ntar ujung2nya kontradiksi lagi jangan2 kayak kata2 kamu terdahulu "gak mau percaya=gak menggunakan otak dan gak mau percaya tidak sama dengan gak menggunakan otak". Trus ntar ujung2nya kayak mbah dukun lagi meramal seenak jidat. Lalu ntar lagi2 nuduh saya mengatakan yang saya gak katakan lagi.
Jangan merengek ah... ANda saja kok yang 'pintar' yang tidak lekas memahami yang saya tulis.

Dia juga tau kok bahwa bukti itu benar. Tapi dia TETAP TIDAK MAU PERCAYA
Berarti ujung2nya dari keinginan juga dong.
Bukan ujung-ujungnya. Tapi inilah yang tidak menggunakan otak itu. Paham?

Bukannya saya udah bilang, pertama keinginan, kedua, pemahaman dan penilaian. Jika satu syarat gak terpenuhi ya gak bisa dong. Lagian emangnya penilaian hanyalah tentang sesuatu yang bisa dijadikan sebagai bukti yang bener?? Penilaian juga tentang sesuatu yang dijadikan hal yang dipercayai dong. Jadi misalkan bukti itu bener, toh gak harus percaya juga kan dengan bukti tsb.
Kalau sudah tau benar, dan tetap tidak mau percaya, maka inilah yang saya sebut dengan TIDAK MENGGUNAKAN OTAK. Apa untungnya tidak percaya padahal sudah tau bahwa itu benar?

Toh gak ada alasan bagi dia untuk percaya juga kan.
Itu karena tidak menggunakan otak. Emang apa untungnya tidak percaya padahal sudah tau bahwa itu benar?

Yang namanya percaya kan berarti berpegang pada sesuatu. Nah kalo misalkan tau bukti itu bener, gak harus orang berpegang pada bukti tsb kan. Trus kamu tetep bilang dia gak menggunakan otak?? Jelaskan secara logis.
Minta yang logis lagi.
Logisnya begini:
Apa untungnya tetap ngotot tidak percaya padahal kita sudah tau bahwa bukti itu adalah benar?
Jelaskan secara logis!

Tapi kalo misalkan maksud kamu seseorang percaya dengan bukti tsb tapi tetep tidak mau percaya, boleh deh kamu pertanyakan hal itu tapi jangan ke saya karena saya gak pernah bilang bahwa ketika orang percaya sesuatu tetep bisa gak mau percaya.
Nah, sekarang Anda baru nyambung setelah puluhan posting berlalu. Itulah yang saya bilang selama ini. Dia tetap tidak mau percaya, padahal dia tau bahwa bukti itu benar. Dan orang seperti inilah yang saya sebut dengan tidak menggunakan otak. Dan pernyataan saya inilah yang selalu Anda bantah.

Kalo emang saya bilang hal tsb kasih buktinya ke saya. Soalnya yang kamu cuma bilang tau bahwa bukti itu bener atau gak sudah diberikan bukti doang, bukan percaya kepada bukti tsb.
Saya tidak bilang Anda begitu.
Nih tulisan saya:
http://murtadinkafirun.forumotion.net/t16931-kristen-ngk-akan-pernah-bisa-jawab-mengapa-kristen-itu-takut-mati#160392
bayo lubis wrote:
Ya. Yang tidak mau percaya setelah diberi bukti yang
benar-benar-benar-benar terbukti sama dengan tidak mau menggunakan otak.
Nih contohnya: Buncis_hitam kawin sama pelacur. Si pelacur hamil....
Begitu Anda lihat bahwa itu tulisan muslim, maka Anda langsung bantah padahal Anda belum paham apa yang dimaksud hingga Anda selalu meraba-raba.

Contoh saya tau bahwa kata2 hemat itu pangkal pandai adalah bener, namun saya gak percaya dengan kata2 tsb, artinya saya gak berpegang pada kata2 tsb. Kenapa?? Karena menurut saya, saya gak perlu jadi kaya. Itu maksudnya. Jadi bisa saja seperti ada keperluannya untuk mau percaya dan menjadi percaya juga.
Kalau Anda tau bahwa hemat pangkal kaya adalah benar. Percayakah Anda bahwa agar bisa jadi kaya termasuk salah satunya harus hemat?

Jangan memperluas lagi bahasannya saya sudah beri fakta yang tidak terbantah.
Untuk
menguji Al-pilat, tentu patokannya adalah fakta soal SBY mampu bikin
peraturan itu, yang tidak bisa dibantah oleh orang Indonesia tadi,
walaupun para pemberontak tidak percaya.
Untuk menguji Alkitab, tentu
patokannya adalah fakta soal Yesus yang tidak mungkin bohong itu, yang
tidak bisa dibantah oleh Kristen tadi, walaupun agama lain tidak
percaya.
Nah, adakah Kristen yang bisa membantah bahwa Tuhan Kristen tidak mungkin bohong?
Bila tidak ada, ini sudah jadi fakta tak terbantah yang bisa dijadikan standar untuk pengujian Alkitab.
Silakan
uji Alkitab itu dengan perbandingan fakta "Tuhan tidak mungkin bohong"
tadi yang diperoleh tanpa melibatkan atau pun menguji Tuhan.
Dalam hal ini, untuk menguji Alkitab, bukanlah harus menguji Tuhan. Berani?
Siapa yang memperluas bahasan bangsat??!!
Tuh... Anda bilang saya yang marah-marah.

Udah cek tensi darah belum?


Saya cuma bertanya gimana caranya kalo kita dipertanyakan tapi
kita gak memiliki faktanya karena kita gak melibatkan kenyataannya??
Jelaskan hal itu dong makanya.

Saya sudah beri fakta yang benar BAHWA TUHAN TIDAK MUNGKIN BERBOHONG. Fakta ini saya dapatkan tanpa menguji Tuhan. Apakah Anda masih mempermasalahkan fakta ini.

Kamu bilang ada patokannya ini itu dsb. Emangnya menurut kamu patokan tsb pengaruhnya ke mana????? Jelaskan secara logis.
Fakta tsb didapat tanpa menguji Tuhan. Fakta tsb digunakan untuk menguki Alkitab.
Sekarang silakan uji kebenaran isi Alkitab itu dg fakta yang sudah didapat tanpa menguji Tuhan. Dengan demikian, menguji ALkitab ini BUKANLAH menguji Tuhan. Berani?

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by buncis hitam on Sat Mar 30, 2013 10:07 pm

@Bayo lubis

Soal keinginan, pertanyaan saya belum dijawab, Bagaimana jika saya ingin orang lain bahagia???? Apakah itu nafsu????? Jawab secara logis!!! KBBI tidak bisa mendukung kamu karena sudah saya bilang KBBI hanya mengartikan istilah menurut konteks saja. Liat kenyataan mas, saya juga bisa seperti kata2 yang saya merahin tsb. Apakah itu nafsu??

Kalau Anda tau bahwa hemat pangkal kaya adalah benar. Percayakah Anda
bahwa agar bisa jadi kaya termasuk salah satunya harus hemat?
Kalo misalkan saya gak percaya/ berpegangan pada kata2 tsb karena saya gak perlu kaya gimana??? Jadi maksud kamu itu percaya apa?? Percaya bahwa sesuatui itu bener, atau percaya pada sesuatu tsb???
Mau selogis apa lagi? Bila orang itu punya penilaian lain, itu artinya
bukti itu belum-belum-belum-belum nyata. Kok masih ngomongin bukti yang
belum nyata? Di atas kan sudah saya sebutkan bukti nyata. Lihat yang
saya gedein warna biru di atas.
Kalau dia masih belum percaya padahal dia juga mengakui kebenarannya, maka itulah manusia yang tidak menggunkan otak.
Paham?
Lha makanya saya cuma emangnya kalo memiliki penilaian gak pake otak?? Mau menyetuji kebeneran bukti tsb atau gak, kalo misalkan punya penilaian sendiri gak pake otakkah???
Fakta tsb didapat tanpa menguji Tuhan. Fakta tsb digunakan untuk menguki Alkitab.
Sekarang
silakan uji kebenaran isi Alkitab itu dg fakta yang sudah didapat tanpa
menguji Tuhan. Dengan demikian, menguji ALkitab ini BUKANLAH menguji
Tuhan. Berani?
Kamu bilang fakta, fakta, fakta, fakta. Kamu pikir fakta itu didapat darimana????????? Jika patokannya adalah sby bisa membuat aturan dan itu adalah fakta seperti kamu bilang, lalu fakta itu darimana?? Dari jidat kamu doang, dari pemikiran kamu sendiri, dari langit jatuh ke bumi????????????????????????????????????????????????? Jelaskan secara logis!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Jadi gimana caranya kalo kita dipertanyakan tapi kita gak memiliki faktanya karena kita gak melibatkan kenyataannya?? Jelaskan hal itu dong makanya.

Oke, dengan begini maka kamu sudah SKAK MAT. Kamu mau buktinya, coba kamu tanyakan pembicaraan ini kepada orang yang paling logis dan yang pastinya bukan dari islam. Siapa menurut mereka yang sudah SKAK MAT???

_________________
MUSLIM MURTAD MAKIN BERTAMBAH, ISLAM SEMAKIN HANCUR. SEBENTAR LAGI ISLAM BAKALAN PUNAH SAMA SEPERTI NAZI. DAN ISLAM AKAN DISEBUT SEMUA ORANG SEBAGAI KUTUKAN DAN MALAPETAKA BAGI MANUSIA YANG TERDAHSYAT YANG PERNAH ADA DI DUNIA INI.

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by bayo_lubis on Sun Mar 31, 2013 2:33 am

buncis hitam wrote:@Bayo lubis

Soal keinginan, pertanyaan saya belum dijawab, Bagaimana jika saya ingin orang lain bahagia???? Apakah itu nafsu????? Jawab secara logis!!! KBBI tidak bisa mendukung kamu karena sudah saya bilang KBBI hanya mengartikan istilah menurut konteks saja. Liat kenyataan mas, saya juga bisa seperti kata2 yang saya merahin tsb. Apakah itu nafsu??
Keinginan itu sama dengan nafsu. Jangan berfikiran sempit mengartikan bahwa hafsu hanyalah hal-hal yang buruk.
Bila nafsu=keinginan, maka pasti keinginan=nafsu.
Ingat, pengertian nafus bukan hanya soal hal-hal buruk.

Kalau Anda tau bahwa hemat pangkal kaya adalah benar. Percayakah Anda
bahwa agar bisa jadi kaya termasuk salah satunya harus hemat?
Kalo misalkan saya gak percaya/ berpegangan pada kata2 tsb karena saya gak perlu kaya gimana???
Yang harus percaya bukan hanya orang yang perlu kaya. Pernyataan itu bukan hanya berlaku buat orang yang ingin kaya karena hal itu bukanlah berupa perintah yang mewajibkan orang untuk hemat.
Apakah Anda harus ingin jadi kaya dulu, baru percaya bahwa untuk jadi kaya itu salah satunya harus dengan hemat? Tentu tidak.

Jadi maksud kamu itu percaya apa?? Percaya bahwa sesuatui itu bener, atau percaya pada sesuatu tsb???
Tergantung soal apa yang harus dipercayai.
-Bila soal percaya kepada Tuhan, ya percaya pada Tuhan itu.
-Bila soal percaya pada omongan seseorang, ya percaya bahwa dia tidak dusta.
-Bila soal percaya kepada sebuah perintah, percaya dengan melaksanakan perintah itu
-dll


Mau selogis apa lagi? Bila orang itu punya penilaian lain, itu artinya
bukti itu belum-belum-belum-belum nyata. Kok masih ngomongin bukti yang
belum nyata? Di atas kan sudah saya sebutkan bukti nyata. Lihat yang
saya gedein warna biru di atas.
Kalau dia masih belum percaya padahal dia juga mengakui kebenarannya, maka itulah manusia yang tidak menggunkan otak.
Paham?
Lha makanya saya cuma emangnya kalo memiliki penilaian gak pake otak?? Mau menyetuji kebeneran bukti tsb atau gak, kalo misalkan punya penilaian sendiri gak pake otakkah???
Kalau punya penilaian lain terhadap hal yang benar-benar-benar-benar nyata, perlu dipertanyanya caranya itu menggunakan otak, dan perlu dipertanyakan kesehatan otaknya.

Fakta tsb didapat tanpa menguji Tuhan. Fakta tsb digunakan untuk menguki Alkitab.
Sekarang
silakan uji kebenaran isi Alkitab itu dg fakta yang sudah didapat tanpa
menguji Tuhan. Dengan demikian, menguji ALkitab ini BUKANLAH menguji
Tuhan. Berani?
Kamu bilang fakta, fakta, fakta, fakta. Kamu pikir fakta itu didapat darimana????????? Jika patokannya adalah sby bisa membuat aturan dan itu adalah fakta seperti kamu bilang, lalu fakta itu darimana?? Dari jidat kamu doang, dari pemikiran kamu sendiri, dari langit jatuh ke bumi????????????????????????????????????????????????? Jelaskan secara logis!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Fakta itu berasal dari hal yang tidak bisa dibantah.
Fakta itu diperoleh dari 'siapakah beliau'. Karena beliau presiden, maka logikanya berhak membuat peraturan.
Apakah Anda pikir saya harus menemui SBY dan menguji beliau agar tau bahwa SBY berhak membuat peraturan? Tidak.
Demikian juga dengan Tuhan.
Fakta itu diperoleh dari 'sipakah dia'. Karena Dia adalah Tuhan, maka logikanya tidak akan pernah berbohong.
Apakah Anda pikir saya harus menemui Tuhan dan mengujiNya agar tau bahwa Tuhan itu tidak mungkin bohong? Tidak.

Dan apakah fakta itu hanya pemikiran saya sendiri atau jatuh dari langit? Tidak. Bila Anda menganggap bahwa itu hanya pikiran saya SENDIRI, silakan bantah fakta itu.


Jadi gimana caranya kalo kita dipertanyakan tapi kita gak memiliki faktanya karena kita gak melibatkan kenyataannya?? Jelaskan hal itu dong makanya.

Oke, dengan begini maka kamu sudah SKAK MAT. Kamu mau buktinya, coba kamu tanyakan pembicaraan ini kepada orang yang paling logis dan yang pastinya bukan dari islam. Siapa menurut mereka yang sudah SKAK MAT???
Saya kan udah ajari Anda, cari fakta yang tidak bisa dibantah.
Untuk menguji Al-pilat (yang diklaim berisi tentang presiden RI), pilih fakta yang tidak bisa dibantah oleh seluruh rakyat RI, contohnya tadi: SBY berhak bikir peraturan. Tak akan ada yang bisa bantah fakta ini.
Untuk menguji Alkitab (yang diklaim berisi tentang Tuhan Kristen), pilih fakta yang tidak bisa dibantah oleh seluruh umat Kristen, contohnya tadi: Tuhan Kristen tidak mungkin bohong. Tak akan ada yang bisa bantah fakta ini.
Masa gak paham-paham sih?

Siapa umat Kristen yang akan mempertanyakan Anda bila Anda sebut bahwa Tuhan Kristen tidak mungkin bohong?
Paham?

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by buncis hitam on Tue Apr 02, 2013 10:29 am

@bayo lubis

1. Siapa yang berpikiran sempit?? Saya tanya sekali lagi jika saya ingin orang lain bahagia, apakah itu nafsu?? Pernah denger kalo yang namanya ingin orang lain bahagia itu disebut nafsu?????? Dari planet mana kamu mendenger hal tsb??
2. Kamu bilang fakta berasal dari hal yang tidak bisa dibantah. Menurut kamu dari mana yang tidak bisa dibantah tsb?? Jangan cuma bisa bilang fakta berasal dari "siapa beliau" doang. Itukah fakta yang tidak bisa dibantah?? Emang apa hubungannya siapa beliau dengan fakta yang tidak bisa dibantah tsb???? Jelaskan secara logis?????
3.
Pernyataan itu bukan hanya berlaku buat orang yang ingin kaya karena hal
itu bukanlah berupa perintah yang mewajibkan orang untuk hemat
.
Kamu bilang itu bukan berupa perintah, lalu apa gunanya saya mempercayai kata2 tsb mau bener atau tidak???? Jelaskan secara logis.
4.
Kalau punya penilaian lain terhadap hal yang benar-benar-benar-benar
nyata, perlu dipertanyanya caranya itu menggunakan otak, dan perlu
dipertanyakan kesehatan otaknya.
Lalu apakah salah seseorang punya penilaian sendiri?? Apakah seseorang harus punya penilaian yang sama?? Jika gak harus kenapa kamu memaksa pernyataan bahwa hanya bukti yang bisa membuat orang percaya?? Toh gak harus punya penilaian yang sama ini jadi bukti bisa saja tidak mampu membuat orang lain percaya ya kan.
5. Masih berani bertarung padahal sudah kalah dari 2 orang yang berbeda kepercayaan???

_________________
MUSLIM MURTAD MAKIN BERTAMBAH, ISLAM SEMAKIN HANCUR. SEBENTAR LAGI ISLAM BAKALAN PUNAH SAMA SEPERTI NAZI. DAN ISLAM AKAN DISEBUT SEMUA ORANG SEBAGAI KUTUKAN DAN MALAPETAKA BAGI MANUSIA YANG TERDAHSYAT YANG PERNAH ADA DI DUNIA INI.

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by bayo_lubis on Fri Apr 05, 2013 11:35 am

buncis hitam wrote:@bayo lubis

1. Siapa yang berpikiran sempit?? Saya tanya sekali lagi jika saya ingin orang lain bahagia, apakah itu nafsu?? Pernah denger kalo yang namanya ingin orang lain bahagia itu disebut nafsu?????? Dari planet mana kamu mendenger hal tsb??
Saya dengar itu bukan bukan dari planet lain. Saya baca di KBBI bahwa nafsu=keinginan. Maka dengan demikian keinginan=nafsu.
Kata keinginan itu asli bahasa Indonesia. Kata nafsu berasal dari bahasa Arab.

Maka bila kata keinginan saya samakan dengan nafsu, maka jangan serta-merta membantah mentang2 saya muslim.

2. Kamu bilang fakta berasal dari hal yang tidak bisa dibantah. Menurut kamu dari mana yang tidak bisa dibantah tsb?? Jangan cuma bisa bilang fakta berasal dari "siapa beliau" doang. Itukah fakta yang tidak bisa dibantah?? Emang apa hubungannya siapa beliau dengan fakta yang tidak bisa dibantah tsb???? Jelaskan secara logis?????
Fakta yang dibutuhkan, tidak harus semua fakta tentang sesuatu/seseorang tsb. Cukuplah fakta yang diperlukan untuk pengujian tsb.
-untuk menguji Al-pilat soal membuang sampah tsb, maka fakta SBY berhak bikin peraturan sudah cukup dijadikan sebagai fakta. Tidak perlu cari fakta berapa kekayaan SBY, berapa anak SBY, tahun berapa SBY diangkat, dll.
-untuk menguji Alkitab soal apakah itu benar-benar ucapan Tuhan atau tulisan penulis yang dibimbing oleh Tuhan, maka fakta Tuhan tidak mungkin bohong sudah cukup dijadikan sebagai fakta. Tak perlu cari fakta seberapa Kuasakah Tuhan itu, seberapa kuatkah Tuhan itu, berapa Anak Tuhan, berapa oknum Tuhan, dll
Nah dengan demikian, siapa SBY dan siapa Tuhan, sudah bisa kita jadikan sebagai patokan untuk menguji kedua buku tadi.
Paham?

3.
Pernyataan itu bukan hanya berlaku buat orang yang ingin kaya karena hal
itu bukanlah berupa perintah yang mewajibkan orang untuk hemat.
Kamu bilang itu bukan berupa perintah, lalu apa gunanya saya mempercayai kata2 tsb mau bener atau tidak???? Jelaskan secara logis.
Percayailah bahwa kata2 itu bukan bohong. Percayailah bahwa isi dari kata-kata tsb adalah suatu kebenaran. Percayailah bahwa untuk bisa jadi kaya maka salah satu jalannya adalah hemat.
Apakah karena Anda tidak ingin kaya maka Anda menganggap bahwa kata-kata itu bukanlah suatu kebenaran?
Apakah karena Anda tidak ingin kaya maka Anda anggap bahwa tidak akan bisa kaya dengan jalan berhemat?
Bantahlah secara logis

4.
Kalau punya penilaian lain terhadap hal yang benar-benar-benar-benar
nyata, perlu dipertanyanya caranya itu menggunakan otak, dan perlu
dipertanyakan kesehatan otaknya.
Lalu apakah salah seseorang punya penilaian sendiri??
Karena penilaiannya beda sendiri, makanya PERLU DIPERTANYAKAN.

Apakah seseorang harus punya penilaian yang sama??
Bila masih punya penilaian lain terhadap hal yang benar-benar-benar-benar
nyata, perlu dipertanyanya caranya itu menggunakan otak, dan perlu
dipertanyakan kesehatan otaknya.

Jika gak harus kenapa kamu memaksa pernyataan bahwa hanya bukti yang bisa membuat orang percaya??
Toh gak harus punya penilaian yang sama ini jadi bukti bisa saja tidak mampu membuat orang lain percaya ya kan.
Kapan saya pernah bilang bahwa hanya bukti yang bisa membuat orang percaya? Silakan quote di sini, jangan asal nuduh.

5. Masih berani bertarung padahal sudah kalah dari 2 orang yang berbeda kepercayaan???


Siapa yang gentar thd pikiran logis macam milik Anda?

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: KRISTEN NGK AKAN PERNAH BISA JAWAB, MENGAPA KRISTEN ITU TAKUT MATI ?

Post by Sponsored content Today at 4:51 am


Sponsored content


Back to top Go down

Page 2 of 2 Previous  1, 2

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum