MURTADIN_KAFIRUN

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 17 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 17 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Page 2 of 2 Previous  1, 2

View previous topic View next topic Go down

kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by gusti_bara on Fri Mar 08, 2013 7:37 pm

First topic message reminder :

KRITERIA KENABIAN MENURUT ALKITAB ADALAH SBB:


[color=darkred] 1. Iman kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama.[/color]
“Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?’. Jawab Yesus kepadanya:Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwmu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah:Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi (22:36-40)

pada akhir ayat tersebut dijelaskan bahwasannya adalah
“Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi”

Menurut Yesus sendiri kriteria kenabian adalah bahwasannya jikalau di dalam kitab nabi tsb diajarkan tentang Iman kepada Allah dan berbuat baik terhadap sesama, maka kata Yesus orang tsb adalah nabi; lalu bagaimana dengan Nabi Suci itu sendiri?. Dalam Qur’an suci lebih dari 2/3 ayat yang sangat menekankan hal itu, dan dalam Qur’an Suci kata iman selalu dikaitkan dengan ‘amal yang baik, satu contoh saja :

Tidak, barang siapa berserah diri sepenuhnya kepada Allah dan berbuat baik (kepada orang lain), ia memperoleh ganjaran dari Tuhannya, dan tak ada ketakutan akan menimpa mereka dan mereka tak akan susah.(QS 2:112)
Jadi jelaslah menurut Yesus itu sendiri bahwasannya Muhammad adalah Nabi Yang Benar

2. Muhammad saw tidak mati terbunuh.
“Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi namaku perkataan yang tidak kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama Allah yang lain, nabi itu harus mati” (ULANGAN 18 : 20).
Bila ada orang mengaku nabi padahal dia bukan nabi maka nabi itu akan mati terbunuh, atau bisa juga akan mati ajarannya. Muhammad saw jelas mengaku nabi, orang kafir tidak kurang-kurang cara untuk membunuh Muhammad saw. Toh beliau meninggal dengan wajar setelah genap menyampaikan semua ajaran Allah. Bahkan ajarannya sampai saat ini tetap eksis dan tidak mati.

Kalau anda ingin menuduh Nabi Muhammad mati diracun, tinggal baca jawabannya disini:
menjawab-tuduhan-nabi-muhammad-mati-diracun (facebook notes)


Justru orang yang tewas dibunuh akibat dusta yang diucapkan dan karena ajarannya yang dilakukan terjadi pada Paulus dan bukan pada Rasulullah.
Simak ayat berikut :

Ams 19:5 Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan tidak akan terhindar.

Orang yang dianggap sebagai ‘rasul’ Dia dipenjarakan selama dua tahun di kota Roma, setelah sebelumnya ditangkap di Yerusalem (Kisah Para Rasul 21:30) dan dipenjarakan di Kaisarea (Kisah Para Rasul 23:23-24).


Paulus, seorang dari Tarsus (di Turki), kaki tangan penjajah Romawi dan Yunani atas bangsa Palestina, adalah PEMBOHONG nomor wahid dalam ajaran Yesus, yang telah menyesatkan sebagian umat manusia. Ajarannya, kemudian dikenal dengan sebutan “Kristen”. Ajaran Kristen dan Gereja, sama sekali bukan dan tidak pernah diajarkan oleh Yesus! Seluruh surat2 Paulus yang berjumlah 14 kitab, yang tergabung dalam Perjanjian Baru, adalah BOHONG BESAR!


Agama Kristen, kelahirannya dibidani oleh Paulus dalam GALATIA:
2:16 Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, [b]supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat.


Paulus, sama sekali bukan dan tidak pernah menjadi murid Yesus! Bahkan, Paulus pun tidak pernah bertemu dengan Yesus! Paulus adalah seorang penyesat ajaran Yesus demi kepentingan penjajah Romawi dan Yunani yang menguasai Palestina. Ia bukanlah orang dimana Yesus mengemban misinya. Bahkan dia adalah musuh dan pembantai umat Yesus selama Yesus masih hidup. Namun demikian, setelah terangkatnya Yesus ke langit, ia mengaku2 sudah bertobat dan mengaku2 sebagai rasul. Padahal, Yesus tidak pernah menyebut, menunjuk, mengenal, mengangkat, dan melihat manusia yang bernama Paulus dari Tarsus! Bahkan, ciri2nya pun Yesus tidak pernah menyebutkannya! Kecuali namanya dipromosikan melalui kitab propaganda karangan pengarang “Lukas” yang diberi nama “Kisah Para Rasul” (nama versi Alkitab Indonesia).

Anehnya kok Umat kristen percaya ya? Bego apa oon?
Seluruh ajaran Paulus bertentangan dengan misi dan tugas kerasulan Yesus yang terbatas hanya untuk umat Israel. Jika kita bahas seluruh ajaran Paulus ini, rasanya terlalu membuang2 waktu, karena akan memakan tulisan yang sangat melelahkan untuk dibaca.


Di sini, saya hanya menyuguhkan beberapa ajaran Paulus saja yang saya rasa cukup mewakili atas semua kebohongan ajaran Paulus Tarsus. Berikut ini kami suguhkan kebohongan fundamental ajaran Paulus terhadap ajaran Yesus dalam GALATIA:

1:10. Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.
1:11 Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.
1:12 Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus.
1:13 Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya.
1:14 Dan di dalam agama Yahudi aku jauh lebih maju dari banyak teman yang sebaya dengan aku di antara bangsaku, sebagai orang yang sangat rajin memelihara adat istiadat nenek moyangku.
1:15 Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,
1:16 berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia;
1:17 juga aku tidak pergi ke Yerusalem mendapatkan mereka yang telah menjadi rasul sebelum aku, tetapi aku berangkat ke tanah Arab dan dari situ kembali lagi ke Damsyik.
1:18 Lalu, tiga tahun kemudian, aku pergi ke Yerusalem untuk mengunjungi Kefas, dan aku menumpang lima belas hari di rumahnya.
1:19 Tetapi aku tidak melihat seorangpun dari rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, saudara Tuhan Yesus.
1:20 Di hadapan Allah kutegaskan: apa yang kutuliskan kepadamu ini benar, aku tidak berdusta.
1:21 Kemudian aku pergi ke daerah-daerah Siria dan Kilikia.
1:22 Tetapi rupaku tetap tidak dikenal oleh jemaat-jemaat Kristus di Yudea.
1:23 Mereka hanya mendengar, bahwa ia yang dahulu menganiaya mereka, sekarang memberitakan iman, yang pernah hendak dibinasakannya.
1:24 Dan mereka memuliakan Allah karena aku.

Menurut tradisi, setelah dua tahun Paulus dibebaskan dari penjara Roma dan lantas melakukan perjalanan ke Spanyol, lalu kembali ke Timur, dan kembali lagi ke Roma dimana dia kembali dipenjarakan untuk kedua kalinya. Akhirnya tewas di Roma dengan cara dipenggal, di luar tembok-tembok kota pada tahun 67 selama penindasan oleh Kaisar Nero.


Simak juga kematian-kematian tragis orang yang dianggap suci di kristen

a. Matius
tewas disika dan dibunuh dengan pedang di Eithopia. *
b. Markus
tewas setelah badannya diseret hidup2 dengan kuda melalui jalan yang penuh batu hingga akhir ajalnya. *
c. Lukas
mati digantung di Yunani.*
d. Yohanes
direbus/ lebih tepatnya digoreng dengan minyak goreng mendidih di roma.*
e. Thomas
mati ditusuk oleh tombak di India.

3. Banyak membuat mukjizat.
“Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara segala saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firmanKu dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan pada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firmanKu yang akan diucapkan nabi itu demi namaKu, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. Tetapi seorang nabi yang terlalu berani untuk mengucapkan demi namaKu, perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama Allah lain, nabi itu harus mati.” (Ul 18:17-20)

Lebih lanjut Musa menubuatkan sebagai berikut:
“Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? – Apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepada-nya.” (Ul 18:21-22)

Jadi semua perkataan nabi itu harus tejadi. Kalau perkataannya tidak terjadi maka nabi itu nabi palsu. Semua perkataan Muhammad saw benar-benar terjadi. Silahkan klik disini untuk membuktikannya.
sedikit contoh saja :

a. “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang memenuhi seruanmu dengan jalan kaki dan mengendarai onta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh”. (QS Al Hajj 27).
Sungguh hebat ramalan al quran tersebut. Disaat nabi saw mengahadapi situasi yang genting akibat serangan bertubi-tubi dari kaum kafir Quraisy dan dalam keadaan agama Islam yang belum menentu itu Allah menyuruh nabi agar berseru supaya orang orang menunaikan ibadah haji. Mungkin saat wahyu itu di sampaikan banyak yang menyangsikan kebenarannya. Kini semua sudah meyakini, setiap tahun jutaan lautan manusia dari seluruh penjuru dunia memenuhi tanah suci Mekkah dan Medinah. Sungguh tepatlah ramalan Al Quran.

b. “Dan Kami mungkinkan Bani Israil melintasi laut. Mereka pun diikutioleh Firaun dan tentaranya. Ketika Firaun hampir tenggelam berkatalah dia, “Saya percaya bahwa tidak ada tuhan selain Tuhan yang disembah Bani Israil dan saya termasuk orang yang berserah diri’. Apakah kamu sekarang baru beriman padahal sesungguhnya kamu durhaka sejak dahulu dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. HARI INI KAMI AKAN SELAMATKAN BADANMU, supaya kamu menjadi pelajaran bagi generasi yang akan datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan kami”. (QS yunus 90-92).

Yang perlu digarisbawahi adalah ungkapan kami akan selamatkan badanmu. Bagaimana Muhammad saw akan menyampaikan ayat ini pada kaumnya? Pasti cemoohan yang akan diterima. Mana Muhammad badan firaun yang diselamatkan itu? Begitulah kira-kira ejekan kaum kafir. Bagaimana nabi saw akan menjelaskan hal ini? Bukankah dia hanya disuruh untuk menyampaikan ayat yang diterimanya dari Allah SWT? Kalau sekiranya Al Quran itu karangan Muhammad saw, apa susahnya dia tidak usah mengeluarkan perkataan tersebut. Tapi bagaimana pahit perasaan nabi ayat itu harus disampaikan kepada umatnya. Namun baru tahun 1896 purbakalawan Loret, menemukan jazad tokoh tersebut dalam bentuk mumi di wadi al muluk. Kemudian 8 juli 1907 Elliot Smit membuka bungkus mumi tersebut dan badan Firaun dalam keadaan masih utuh. dan sekarang disimpan di Musim Mesir. Pada Juni 1975 ahli bedah perancis Maurice Bucaile mendapat ijin untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang mumi tersebut dan menemukan bahwa mumi tersebut adalah Firaun yang meninggal dilaut. Disekujur tubuhnya dipenuhi unsur-unsur garam. Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNya.

Itulah contoh mengenai segala yang disampaikan Muhammad saw, dan segalanya itu telah terjadi adanya. Jadi untuk mengecek apakah sesuatu itu firman Tuhan atau bukan maka perkataan itu terjadi atau tidak. Di Alkitab banyak perkataan yang tidak terjadi, contoh :

“Karena Tuhan sendiri akan turun dari sorga dengan suatu sorak dengan suara penghulu malaikat dan dengan berbunyi sangkakala Allah, maka segala yang mati di dalam kristus akan bangkit dahulu”. “Kemudian KITA YANG SEDANG HIDUP, yang telah tertinggal ini, akan diambil kedalam awan bersama-sama dengan mereka itu menghadap Tuhan didalam awang-awangan, demikianlah kelak kita senantiasa bersama-sama dengan Tuhan”. ( I telasonika 4 : 16-17 ). Paulus tidak dibawa Yesus keawang-awangan kemudian terus ke surga, melainkan paulus dibunuh oleh kaisar Nero pada tahun 64 masehi. Mlesetkan?

4. Menurut perjanjian lama kriteria kenabian adalah bahwasannya nabi tersebut tidak akan mati terkutuk:

“Nabi atau pemimpin itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap TUHAN, ALLAHmu… (Ul 13:5)
“Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kau gantung dia pada sebuah tiang, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.” (Ul 21:22-23)

Nabi Suci saw meninggal secara wajar, bukan karena dibunuh terlebih lagi karena disalib.
Jadi baik menurut perjanjian baru maupun perjanjian lama Nabi Suci telah memenuhi kriteria kenabian; Oh Iya menilik ayat diatas, menurut anda, salahkah umat Yahudi yang dari dulu hingga sekarang tetap tidak beriman kepada Yesus, karena mereka yakin 100% mereka telah menyalib Yesus, mereka beranggapan bahwasannya Yesus adalah Nabi palsu karena matinya ditiang salib.

“Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis:’Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”(Gal 3:13)

5. Tidak dihormati didaerah asal.
“Seorang nabi dihormati dimana-mana kecuali di tempat asalnya, diantara kaum keluarganya dan di rumahnya”. (Mark 6:4)

Kita tahu bahwa Muhammad saw tidak di hormati di daerah asalnya, Mekkah. Dan memaksa beliau hijrah ke Medinah. Paman-paman beliau penentang utamanya. Tepat seperti Alkitab bilang.
wallahualam bishshowab…
sumber :Islam Menjawab Hujatan

DENGAN DEMIKIAN BISA DIPASTIKAN BAHWA PAULUS ITU BUKAN NABI....

gusti_bara
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1550
Location : samping yesus
Job/hobbies : yang penting seneng
Humor : pantaskah saya menjadi anak yesus?
Reputation : -11
Points : 4769
Registration date : 2010-04-29

View user profile

Back to top Go down


Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Mon Apr 01, 2013 6:31 pm

fiqazazfiq wrote:
AL AHZAB 40: ”
Bukanlah Muhammad itu bapak salah seorang laki-laki di antara kamu
tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi”

Jika benar Isa @ Yesus itu nabi terakhir??? Kenapa Allah menurunkan Ayat Ini????



itulah gobloknya kalian..
itu semua kan yang bilang/keluarnya dari mulut muhamat

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by fiqazazfiq on Wed Apr 03, 2013 9:49 am

jimatkalimasada wrote:
fiqazazfiq wrote:
AL AHZAB 40: ”
Bukanlah Muhammad itu bapak salah seorang laki-laki di antara kamu
tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi”

Jika benar Isa @ Yesus itu nabi terakhir??? Kenapa Allah menurunkan Ayat Ini????



itulah gobloknya kalian..
itu semua kan yang bilang/keluarnya dari mulut muhamat

Jika Quran itu goblok karena keluar dari mulutnya Muhammad..maka Bible juga goblok kan karena keluarnya dari mulut yesus?? jika kedua2 goblok...maka tuhan pun ikut goblok??? jika tuhan goblok?? maka gak ada pencipta..maka dunia gak wujud karena tuhan juga tidak wujud...tapi hakikatnya dunia wujud kn??

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1554
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 03, 2013 5:59 pm


bibel justeru kesaksian yang dituliskan para saksi (langsung/tidak langsung)
peristiwanya benar-benar terjadi

quran a-z hanya katanya muhamat

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by fiqazazfiq on Wed Apr 03, 2013 6:36 pm

jimatkalimasada wrote:
bibel justeru kesaksian yang dituliskan para saksi (langsung/tidak langsung)
peristiwanya benar-benar terjadi

quran a-z hanya katanya muhamat

kenapa kamu begitu yakin jika bibel itu benar????? sedangkan manuskrip asli tidak pernah kamu baca dan hanya mereka tertentu sahaja...bagaimana kamu begitu yakin sedangkan kamu tiada di situ??? kalo kamu bilang Quran itu kata2 muhammad..gimna kalo aku bilang Bible banyak versi kamu itu datang dari Paul yang dahulu dan bukan yesus??? gimna cara kamu mahu buktikan???? Kamu hanya ada bible yang udah di ubah dan di olah untuk kepentingan orang dahulu dan sudah terbiar...panduan menuju mati kamu hanya pada bible yang sudah diubah??? rapuh banget???

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1554
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 03, 2013 6:43 pm

fiqazazfiq wrote:kenapa kamu begitu yakin jika bibel itu benar????? sedangkan manuskrip asli tidak pernah kamu baca dan hanya mereka tertentu sahaja...bagaimana kamu begitu yakin sedangkan kamu tiada di situ??? kalo kamu bilang Quran itu kata2 muhammad..gimna kalo aku bilang Bible banyak versi kamu itu datang dari Paul yang dahulu dan bukan yesus??? gimna cara kamu mahu buktikan???? Kamu hanya ada bible yang udah di ubah dan di olah untuk kepentingan orang dahulu dan sudah terbiar...panduan menuju mati kamu hanya pada bible yang sudah diubah??? rapuh banget???

terlepas percaya/tidak, faktanya adalah:
- bibel berisi kesaksian atas peristiwa yang benar-benar terjadi; disaksikan dan ditulis banyak orang
- quran hanya katanya muhamat

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by fiqazazfiq on Wed Apr 03, 2013 6:54 pm

jimatkalimasada wrote:
fiqazazfiq wrote:kenapa kamu begitu yakin jika bibel itu benar????? sedangkan manuskrip asli tidak pernah kamu baca dan hanya mereka tertentu sahaja...bagaimana kamu begitu yakin sedangkan kamu tiada di situ??? kalo kamu bilang Quran itu kata2 muhammad..gimna kalo aku bilang Bible banyak versi kamu itu datang dari Paul yang dahulu dan bukan yesus??? gimna cara kamu mahu buktikan???? Kamu hanya ada bible yang udah di ubah dan di olah untuk kepentingan orang dahulu dan sudah terbiar...panduan menuju mati kamu hanya pada bible yang sudah diubah??? rapuh banget???

terlepas percaya/tidak, faktanya adalah:
- bibel berisi kesaksian atas peristiwa yang benar-benar terjadi; disaksikan dan ditulis banyak orang
- quran hanya katanya muhamat

kalo kamu benar2 yakin hanya bila kamu liat dengan mata kamu...tapi kamu gak ada semasa peristiwa itu..jika banyak orang itu fasik alias pembohong...jika 100 orang menipu(sepakat) sama 1 orang yang benar??? yang mana benar dong???

Jika Quran kata kata Muhammad maka Bible baru kata katanya paul dan banyak orang yang sepakat????

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1554
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 03, 2013 6:59 pm

fiqazazfiq wrote:kalo kamu benar2 yakin hanya bila kamu liat dengan mata kamu...tapi kamu gak ada semasa peristiwa itu..jika banyak orang itu fasik alias pembohong...jika 100 orang menipu(sepakat) sama 1 orang yang benar??? yang mana benar dong???

Jika Quran kata kata Muhammad maka Bible baru kata katanya paul dan banyak orang yang sepakat????

- peristiwa terjadi disaksikan dan dituliskan banyak orang; dibanding hanya katanya satu orang tanpa ada peristiwa apapun, secara akal sehat kamu percaya yang mana???
- kapan ada persepakatan? berandai-andai...

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by fiqazazfiq on Wed Apr 03, 2013 7:17 pm

jimatkalimasada wrote:
fiqazazfiq wrote:kalo kamu benar2 yakin hanya bila kamu liat dengan mata kamu...tapi kamu gak ada semasa peristiwa itu..jika banyak orang itu fasik alias pembohong...jika 100 orang menipu(sepakat) sama 1 orang yang benar??? yang mana benar dong???

Jika Quran kata kata Muhammad maka Bible baru kata katanya paul dan banyak orang yang sepakat????

- peristiwa terjadi disaksikan dan dituliskan banyak orang; dibanding hanya katanya satu orang tanpa ada peristiwa apapun, secara akal sehat kamu percaya yang mana???
- kapan ada persepakatan? berandai-andai...

Apakah itu al-Quran.


"Quran" menurut pendapat yang paling kuat seperti yang dikemukakan Dr.
Subhi Al Salih bererti "bacaan", asal kata qara’a. Kata Al Qur’an itu
berbentuk masdar dengan arti isim maf’ul yaitu maqru’ (dibaca).


Di dalam Al Qur’an sendiri ada pemakaian kata
"Qur’an" dalam arti demikian sebagal tersebut dalam ayat 17, 18 surah
(75) Al Qiyaamah:
Artinya:
• ‘Sesungguhnya
mengumpulkan Al Qur’an (didalam dadamu) dan (menetapkan) bacaannya (pada
lidahmu) itu adalah tanggunggan kami. kerana itu jika kami telah
membacakannya, hendaklah kamu ikut bacaannya".

Kemudian dipakai kata "Qur’an" itu untuk Al Quran yang dikenal sekarang ini.
Adapun
definisi Al Qur’an ialah: "Kalam Allah s.w.t. yang merupakan mukjizat
yang diturunkan (diwahyukan) kepada Nabi Muhammad dan yang ditulis di
mushaf dan diriwayatkan dengan mutawatir serta membacanya adalah ibadah"

Dengan
definisi ini, kalam Allah yang diturunkan kepada nabi-nabi selain Nabi
Muhammad s.a.w. tidak dinamakan Al Qur’an seperti Taurat yang diturunkan
kepada Nabi Musa a.s. atau Injil yang diturun kepada Nabi Isa a.s.
Dengan demikian pula Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad
s.a.w yang membacanya tidak dianggap sebagai ibadah, seperti Hadis
Qudsi, tidak pula dinamakan Al Qur’an.

Bagaimanakah al-Quran itu diwahyukan.
• Nabi Muhammad s.a.w. dalam hal menerima wahyu mengalami bermacam-macam cara dan keadaan. di antaranya:

1,
Malaikat memasukkan wahyu itu ke dalam hatinya. Dalam hal ini Nabi
s.a.w. tidak melihat sesuatu apapun, hanya beliau merasa bahwa itu sudah
berada saja dalam kalbunya. Mengenai hal ini Nabi mengatakan: "Ruhul
qudus mewahyukan ke dalam kalbuku", (lihat surah (42) Asy Syuura ayat
(51).

2. Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi berupa seorang
laki-laki yang mengucapkan kata-kata kepadanya sehingga beliau
mengetahui dan hafal benar akan kata-kata itu.

3. Wahyu datang
kepadanya seperti gemerincingnya loceng. Cara inilah yang amat berat
dirasakan oleh Nabi. Kadang-kadang pada keningnya berpancaran keringat,
meskipun turunnya wahyu itu di musim dingin yang sangat. Kadang-kadang
unta beliau terpaksa berhenti dan duduk karena merasa amat berat, bila
wahyu itu turun ketika beliau sedang mengendarai unta. Diriwayatkan oleh
Zaid bin Tsabit: "Aku adalah penulis wahyu yang diturunkan kepada
Rasulullah. Aku lihat Rasulullah ketika turunnya wahyu itu seakan-akan
diserang oleh demam yang keras dan keringatnya bercucuran seperti
permata. Kemudian setelah selesai turunnya wahyu, barulah beliau kembali
seperti biasa".

• 4. Malaikat menampakkan
dirinya kepada Nabi, tidak berupa seorang laki-laki seperti keadaan no.
2, tetapi benar-benar seperti rupanya yang asli. Hal ini tersebut dalam
Al Qur’an surah (53) An Najm ayat 13 dan 14.
Artinya:
• Sesungguhnya Muhammad telah melihatnya pada kali yang lain (kedua). Ketika ia berada di Sidratulmuntaha.


Hikmah diturunkan al-Quran secara beransur-ansur
Al
Qur’an diturunkan secara beransur-ansur dalam masa 22 tahun 2 bulan 22
hari atau 23 tahun, 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah. Hikmah
Al Qur’an diturunkan secara beransur-ansur itu ialah:

1. Agar
lebih mudah difahami dan dilaksanakan. Orang tidak akan melaksanakan
suruhan, dan larangan sekiranya suruhan dan larangan itu diturunkan
sekaligus banyak. Hal ini disebutkan oleh Bukhari dan riwayat ‘Aisyah
r.a.

2. Di antara ayat-ayat itu ada yang nasikh dan ada yang
mansukh, sesuai dengan permasalahan pada waktu itu. Ini tidak dapat
dilakukan sekiranya Al Qur’an diturunkan sekaligus. (ini menurut
pendapat yang mengatakan adanya nasikh dan mansukh).

3. Turunnya sesuatu ayat sesuai dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi akan lebih mengesankan dan lebih berpengaruh di hati.

4.
Memudahkan penghafalan. Orang-orang musyrik yang telah menayakan
mengapa Al Qur’an tidak diturunkan sekaligus. sebagaimana tersebut dalam
Al Qur’an ayat (25) Al Furqaan ayat 32, yaitu:
• mengapakah Al Qur’an tidak diturunkan kepadanya sekaligus
• Kemudian dijawab di dalam ayat itu sendiri:
• demikianlah, dengan (cara) begitu Kami hendak menetapkan hatimu

5.
Di antara ayat-ayat ada yang merupakan jawaban daripada pertanyaan atau
penolakan suatu pendapat atau perbuatan, sebagai dikatakan oleh lbnu
‘Abbas r.a. Hal ini tidak dapat terlaksana kalau Al Qur’an diturunkan
sekaligus

Nama-nama al-Quran
• Allah memberi nama Kitab-Nya dengan Al Qur’an yang berarti "bacaan".
• Arti ini dapat kita lihat dalam surat (75) Al Qiyaamah; ayat 17 dan 18 sebagaimana tersebut di atas.

Nama ini dikuatkan oleh ayat-ayat yang terdapat dalam surat (17) Al
lsraa’ ayat 88; surat (2) Al Baqarah ayat 85; surat (15) Al Hijr ayat
87; surat (20) Thaaha ayat 2; surat (27) An Naml ayat 6; surat (46)
Ahqaaf ayat 29; surat (56) Al Waaqi’ah ayat 77; surat (59) Al Hasyr ayat
21 dan surat (76) Addahr ayat 23.
Menurut pengertian ayat-ayat di
atas Al Qur’an itu dipakai sebagai nama bagi Kalam Allah yang diwahyukan
kepada Nabi Muhammad s.a.w.
• Selain Al Qur’an, Allah juga memberi beberapa nama lain bagi Kitab-Nya, sepcrti:

1. Al Kitab atau Kitaabullah: merupakan synonim dari perkataan Al
Qur’an, sebagaimana tersebut dalam surat (2) Al Baqarah ayat 2 yang
artinya; "Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya…." Lihat pula
surat (6) Al An’aam ayat 114.
• 2. Al Furqaan:
"Al Furqaan" artinya: "Pembeda", ialah "yang membedakan yang benar dan
yang batil", sebagai tersebut dalam surat (25) Al Furqaan ayat 1 yang
artinya: "Maha Agung (Allah) yang telah menurunkan Al Furqaan, kepada
hamba-Nya, agar ia menjadi peringatan kepada seluruh alam"
• 3.
Adz-Dzikir. Artinya: "Peringatan". sebagaimana yang tersebut dalam surat
(15) Al Hijr ayat 9 yang artinya: Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan
"Adz-Dzikir dan sesungguhnya Kamilah penjaga-nya" (Lihat pula surat (16)
An Nahl ayat 44. Dari nama yang tiga tersebut di atas, yang paling
masyhur dan merupakan nama khas ialah "Al Qur’an". Selain dari nama-nama
yang tiga itu dan lagi beberapa nama bagi Al Qur’an. lmam As Suyuthy
dalam kitabnya Al Itqan, menyebutkan nama-nama Al Qur’an, diantaranya:
Al Mubiin, Al Kariim, Al Kalam, An Nuur.

Surah-surah dalam al-Quran

Jumlah surat yang terdapat dalam Al Qur’an ada 114; nama-namanya dan
batas-batas tiap-tiap surat, susunan ayat-ayatnya adalah menurut
ketentuan yang ditetapkan dan diajarkan oleh Rasulullah sendiri
(tauqifi).
Sebagian dari surat-surat Al Qur’an mempunyai satu nama
dan sebagian yang lain mempunyai lebih dari satu nama, sebagaimana yang
akan diterangkan dalam muqaddimah tiap-tiap surat.

Surat-surat yang ada dalam Al Qur’an ditinjau dari segi panjang dan
pendeknya terbagi atas 4 bagian, yaitu:
• 1. ASSAB’UTHTHIWAAL,
dimaksudkan, tujuh surat yang panjang Yaitu: Al Baqarah, Ali Imran, An
Nisaa’, Al A’raaf, Al An’aam, Al Maa-idah dan Yunus.
2. Al MIUUN, dimaksudkan surat-surat yang berisi kira-kira seratus ayat lebih seperti: Hud, Yusuf, Mu’min dsb.
3. Al MATSAANI, dimaksudkan surat-surat yang berisi kurang sedikit dari seratus ayat seperti: Al Anfaal. Al Hijr dsb.
4. AL MUFASHSHAL, dimaksudkan surat-surat pendek. seperti: Adhdhuha, Al Ikhlas, AL Falaq, An Nas. dsb.
g. Huruf-huruf Hijaaiyyah yang ada pada permulaan surat.
• Di dalam Al Qur’an terdapat 29 surat yang dimulai dengan huruf-huruf hijaaiyyah yaitu pada surat-surat:

(1) Al Baqarah, (2) Ali Imran, (3) Al A’raaf. (4) Yunus, (5) Yusuf, (7)
Ar Ra’ad, (Cool lbrahim, (9) Al Hijr, (10) Maryam. (11) Thaaha. (12) Asy
Syu’araa, (13) An Naml, (14) Al Qashash, (15) A1’Ankabuut, (16) Ar Ruum.
(17) Lukman, (18) As Sajdah (19) Yasin, (20) Shaad, (21) Al Mu’min,
(22) Fushshilat, (23) Asy Syuuraa. (24) Az Zukhruf (25) Ad Dukhaan, (26)
Al Jaatsiyah, (27) Al Ahqaaf. (28) Qaaf dan (29) Al Qalam (Nuun).

Huruf-huruf
hijaaiyyah yang terdapat pada permulaan tiap-tiap surat tersebut di
atas, dinamakan ‘Fawaatihushshuwar’ artinya pembukaan surat-surat.

Banyak
pendapat dikemukakan oleh para Ulama’ Tafsir tentang arti dan maksud
huruf-huruf hijaaiyyah itu, selanjutnya lihat not 10, halaman 8
(Terjemah)
MENYINGKAP SEJARAH PENURUNAN ALQURAN::

Antara
peristiwa agung dalam sejarah umat Islam ialah turunnya kitab suci
al-Quran atau disebut Nuzul al-Quran.Perkara ini dinyatakan dalam
al-Quran, melalui firman Allah dalam surah al-Baqarah ayat ke 185 yang
bermaksud:
“Ramadan yang padanya diturunkan al-Quran, menjadi
petunjuk bagi sekelian manusia, dan menjadi keterangan yang menjelaskan
petunjuk dan menjelaskan perbezaan antara yang benar dan yang salah.”

FirmanNya dalam ayat pertama surah al-Qadar :
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Quran) ini pada Malam Lailatul-Qadar.

Dalam surah al-Dukhan ayat ke 3 pula Allah s.w.t telah berfirman :
Sesungguhnya
Kami telah menurunkan Al-Quran itu pada malam yang berkat; (Kami
berbuat demikian) kerana sesungguhnya Kami sentiasa memberi peringatan
dan amaran (jangan hamba-hamba Kami ditimpa azab).

‘Nuzul’
merupakan perkataan Arab yang memberi makna turun atau berpindah, iaitu
berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. ‘Al-Quran’ pula
bermaksud bacaan. Ia dikatakan sebagai bacaan kerana al-Quran itu untuk
dibaca oleh manusia. Ia juga dikatakan himpunan kerana dalam al-Quran
itu terhimpun ayat-ayat yang menjelaskan pelbagai perkara yang meliputi
soal tauhid, ibadat, jinayat, muamalat, munakahat dan sebagainya.

Menilai
ketiga ayat di atas tiada sebarang pertentangan antara ke tiga ayat di
atas . Al-Syeikh Ab Rahman al-Sa’adiy menjelaskan dalam tafsir Taysir
al-Karim al-Rahman, ‘malam yang berkat’ yang dinyatakan Allah dalam
surah al-Dukhan itu adalah malam yang penuh dengan kebaikan dan rahmat,
yang lebih besar keutamaannya dari amalan seribu bulan. Maka Allah SWT
telah memilih tarikh turun kalamNya buat pemimpin umat sejagat nabi
Muhammad yang penuh dengan kemuliaan itu untuk berlaku pada hari yang
mulia iaitu malam al-Qadr itu sendiri

Menurut al-Syeikh Manna’
Qattan dalam Mabahith Fi Ulum al-Quran ke tiga ayat ini secara dasarnya
menunjukkan penurunan berlaku pada bulan ramadhan dan secara khususnya
ia diturunkan pada malam al-Qadr yang merupakan suatu anugerah Allah
buat mereka yang menghidupkan malam-malam pada bulan Ramadhan.

Walaupun
umat Islam di Malaysia secara tradisinya menyambut peristiwa Nuzul
Al-Quran pada 17 Ramadhan, namun sesungguhnya pendapat yang lebih tepat
tentang turunnya al-Quran ialah pada malam Isnin, tanggal 24 Ramadhan
bersamaan 13 Ogos 610 M. Ini disebabkan pendapat yang mengatakan
berlakunya pada 17 Ramdhan adalah berpandu pada ayat ke 41 dari Surah
Al-Anfaal adalah difokuskan kepada perisytiwa perang Badar bukannya
al-Quran.

Firman Allah dalam ayat ke 41 surah al-Anfal itu,maksudnya :
"…jika
kamu beriman kepada Allah dan apa-apa yang Kami turunkan kepada hamba
Kami (Nabi Muhammad saw) pada hari Furqan,iaitu di hari bertemunya dua
pasukan (diperang Badar, antara muslimin dan kafirin)…"

Menurut
sebuah riwayat yang dikemukakan oleh Ibn Kathir dalam tafsirnya dari Ibn
Abbas , ayat tersebut merupakan penjelasan tentang hukum pembahagian
harta rampasan perang (seperti yang terdapat pada awal ayat tersebut).
"
Ketahuilah sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai
rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, RasulNya,
kerabat-kerabat (Rasul), anak-anak yatim, orang-orang miskin dan
ibnussabil (orang yang sedang dalam perjalanan)…".

Justeru tarikh
yang lebih tepat tentang Nuzul al-Quran adalah pada 24 Ramadhan kerana
ia berdasarkan ayat 1 Surah Al-Qadr dan ayat 1-4 Surah Ad-Dukhan yang
telah dihuraikan di atas.

Menurut sebuah riwayat oleh Ibn Abbas
dan pandangan ini disokong oleh majoriti para mufassirin, Al-Quran yang
diturunkan pada malam "Lailatul Qadar" sebagaimana disebut di atas
adalah Al-Quran yang turun sekaligus ke "Baitul Izzah" di langit
kedunia. Sedangkan Al-Quran yang diturunkan ke bumi dan diterima
Rasullullah sebagai wahyu terjadi secara beransur-ansur selama sekitar
23 tahun.
Menurut satu riwayat dari al-Hakim, al-Baihaqiy dan al-nasaei dari Ibn Abbas, beliau menjelaskan dari RasululLah saw bersabda :

Al-Quran diturunkan sekali gus oleh Allah ke langit dunia pada malam
al-Qadr kemudian ia diturunkan secara berperingkat dalam masa 20 tahun”

Al
Quran pula telah diturunkan secara beransur - ansur dalam masa 22 tahun
2 bulan 22 hari atau 23 tahun, 13 tahun di Mekah dan 10 tahun di
Madinah . Ayat-ayat dan surah-surah yang diturunkan sebelum peristiwa
hijrah dikenai sebagai Makkiyah sedangkan yang diturunkan selepas
peristiwa hijrah dikenali sebagai Madaniyyah . Tujuan Allah menurunkan
secara beransur-ansur adaah bagi memenuhi objektif-objektif berikut :

Agar lebih mudah difahami dan dilaksanakan. Orang akan enggan
melaksanakan suruhan dan larangan sekiranya suruhan dan larangan itu
diturunkan sekaligus dalam kadar yang banyak. Hal ini disebut oleh
Bukhari dari riwayat 'Aisyah r.a.
Di antara ayat - ayat itu ada yang
nasikh dan ada yang mansukh, sesuai dengan kamaslahatan. Ini tidak dapat
dilakukan sekiranya Al Quran diturunkan sekaligus. (Ini menurut
pendapat yang mengatakan adanya nasikh dan mansukh)
Turunnya sesuatu ayat sesuai dengan peristiwa - peristiwa yang terjadi akan lebih berkesan dan lebih berpengaruh di hati.

Memudahkan penghafalan. Orang - orang musyrik yang telah menanyakan
mengapa Al Quran tidak diturunkan sekaligus, sebagaimana disebut dalam
Al Quran surah Al Furqaan ayat 32 maksudnya :
"……mengapakah Al Quran tidak diturunkan kepadanya sekaligus….?"
Kemudian dijawab di dalam ayat itu sendiri:
"….Demikianlah, dengan (cara) begitu Kami hendak menetapkan hatimu..".
Di
antara ayat - ayat yang merupakan jawapan daripada pertanyaan atau
penolakan suatu pendapat atau perbuatan, sebagai dikatakan oleh Ibnu
'Abbas r.a. Hal ini tidak dapat terlaksana kalau Al Quran diturunkan
sekaligus. Penurunan al-Quran ini pula berlaku dalam berbagai bentuk.
Menurut
Safiyurrahman al-Mubarakfuriyy dalam al-Rahiq al-makhtum , Nabi
Muhammad s.a.w. telah diwahyukan mengikut pendekatan-pendekatan berikut :
• Menerusi mimpi yang benar ( al-Rukya al-Sadiqah )
Malaikat
memasukkan wahyu itu ke dalam hatinya. Dalam hal ini, Nabi s.a.w. tidak
melihat sesuatu apa pun, hanya beliau merasa bahawa itu sudah berada di
dala, kalbunya. Sebagai contohnya Nabi pernah bersabda mengatakan:
"Ruhul
Quddus mewahyukan ke dalam kalbuku bahawa seseorang itu takkan mati
sehingga dia menyempurnakan rezkinya yang telah ditetapkan oleh ALlah".

Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi s.a.w. menyerupai seorang
lelaki yang mengucapkan kata-kata kepadanya dan peristiwa seperti ini
sering disaksikan oleh para sahabat.
• Wahyu datang kepadanya seperti
gemercingnya loceng. Cara inilah yang amat berat dirasakan Nabi s.a.w.
Kadang-kadang pada keningnya terdapat peluh, meskipun turunnya wahyu itu
di musim dingin yang sangat. Ada ketikanya, unta beliau terpaksa
berhenti dan duduk kerana merasa amat berat. Diriwayatkan oleh Zaid bin
Tsabit:
" Aku adalah penulis wahyu yang diturunkan kepada
Rasulullah. Aku lihat Rasulullah ketika turunnya wahyu itu seakan-akan
diserang demam yang kuat dan peluhnya bercucuran seperti permata.
Kemudian setelah selesai turunnya wahyu, barulah beliau kembali seperti
biasa".
• Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi s.a.w. dalam
rupanya yang sebenar sebagaimana yang terdapat di dalam surah An- Najm
ayat 13 & 14 :
"Sesungguhnya Muhammad telah melihatnya pada kali yang lain (kedua). Ketika (ia berada) di Sidratulmuntaha".

Malaikat
mewahyukan kepada Nabi dari atas langit seperti yang berlaku dalam
peristiwa al-Isra` wal Mikraj . Sesetengah ulamak berpendapat baginda
saw juga pernah berbicara secara langsung dengan Allah dan menerima
wahyu seperti yang berlaku pada Nabi Musa.Perkara ini merupakan suatu
khilaf di kalangan para ulamak.

Al-Quran mempunyai beberapa fungsi penting, diantaranya ialah:
Pertama: Sebagai Mukjizat Nabi Muhammad SAW.
Al-Quran
merupakan bukti kenabian dan kerasulan Nabi Muhammad saw, sekaligus
ianya menjadi bukti bahawa Al-Quran merupakan firman Allah SWT, bukannya
ucapan atau ciptaan nabi Muhammad saw sendiri. Rasullulah saw telah
menjadikan Al-Quran sebagai senjata bagi menentang orang-orang kafir
Quraisy. Dan kita dapati bahawa mereka sememangnya tidak mampu
menghadapinya, padahal mereka mempunyai kemahiran menggubah
bahasa-bahasa yang indah dalam ucapan dan sajak-sajak mereka. Al-Quran
secara prisipnya telah mengemukakan cabaran kepada bangsa Arab menerusi
tiga peringkat iaitu :

Peringkat pertama. Mencabar mereka dengan
keseluruhan Al-Quran dalam uslub umum yang meliputi orang Arab sendiri
dan orang lain, manusia malah jin, dengan cabaran yang mengalahkan dan
menjatuhkan mereka secara padu sebagaimana firmanNya.
"Katakanlah:
Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa
Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa
dengannya, sekalipun sebahagian mereka menjadi pembantu bagi sebahagian
yang lain." (17 : 88)

Peringkat kedua. Mencabar dengan sepuluh surah sahaja daripada Al-Quran. Sebagaimana firmanNya:
“Bahkan
mereka mengatakan "Muhammad telah membuat-buat Al-Quran." Katakanlah:
Jika demikian, maka datangkanlah sepuluh surah yang dibuat-buat yang
menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya)
selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar. Jika mereka
(yang kamu seru itu) tidak menerima seruanmu, ketahuilah, sesungguhnya
Al-Quran itu diturunkan dengan ilmu Allah" (11 : 13-14)

Peringkat ketiga. Mencabar mereka hanya dengan satu surah daripada Al-Quran sahaja. Sebagaimana firmanNya:
"Atau
(patutkah) mereka mengatakan: Muhammad membuat-buatnya (Al-Quran).
(Kalau benar yang kamu katakan itu), cubalah datangkan satu surat
seumpamanya" (TTQ 10 : 38)
Dan cabaran ini diulangi di dalam firmanNya:
"Dan
jika kamu tetap dalam keadaan ragu tentang Quran yang Kami wahyukan
kepada hamba Kami (Muhammad saw), maka buatlah satu surat saja yang
semisal Al-Quran itu…" (2 : 23 )

Kedua: Sebagai Sumber Hukum Dan Aturan Hidup.
Ayat-ayat
Al-Quran mengandungi peraturan tentang hukum-hukum siyasah negara ,
sosial , pendidikan , pengadilan , akhlak dan sebagainya. Semua aturan
dan hukum ini wajib dijadikan sebagai pandangan hidup bagi seluruh kaum
muslimin dan umat manusia untuk mengatasi semua permasalahan hidup yang
dihadapinya. Sememangnya penyelesaian yang diberikan oleh syariat Islam
adalah merupakan penyelesaian yang sebenar-benarnya kearan ia
satu-satunya perundangan yang dapat memenuhi fitrah manusia itu sendiri.
Kemampuan syariat Islam dalam menyelesaikan pelbagai permasalahan
kehidupan manusia inilah yang akan menjadikan Al-Quran sebagai mukjizat
abadi yang paling menonjol di muka bumi.
Pengumpulan & Penulisan al-Quran Di Zaman Rasulullah SAW

Pengumpulan
dan Penulisan al-Quran bermula sejak zaman Rasulullah SAW lagi. Setiap
kali baginda didatangi malaikat Jibril, baginda akan mengarahkan para
sahabatnya supaya menghafaz dan mencatat ayat-ayat al-quran yang
diterimanya. Para sahabat yang terpilih sebagai penulis wahyu ialah
Muawiyah, Ali, Ubay bin Kaab, Zaid bin Thabit, Abu Bakar al-Siddiq, Umar
al-Khattab, Uthman bin Affan dan sebagainya. Rasulullah SAW juga akan
menunjukkan kepada mereka cara-cara menyusun ayat, surah dan sebagainya.
Selain itu, ada juga para sahabat yang merekodkan al-Quran melalui
inisiatif mereka sendiri dengan menghafaznya, menulisnya di atas pelepah
tamar, tulang, kulit kayu dan sebagainya tanpa arahan Rasulullah SAW.
Catatan tersebut kemudiannya disalin semula oleh para sahabat yang lain.
Selepas itu, mereka akan menunjukkanya kepada Rasulullah SAW untuk
dibuat semakan. Walau bagaimanapun para sahabat pada zaman ini lebih
mengutamakan hafazan berbanding tulisan disebabkan para sahabat pada
masa itu kuat hafalan dan ingatan. Selain itu, jumlah sahabat yang
mempunyai kepandaian menulis juga amat sedikit ditambah pula dengan
kemudahan alat tulis yang sukar.

Pengumpulan al-Quran pada
zaman ini tidaklah berada di dalam satu tempat yang teratur seperti
mushaf al-Quran yang ada sekarang. Ada tulisan yang berada di dalam
simpanan sahabat tertentu dan tidak berada di dalam simpanan sahabat
yang lain. Begitulah sebaliknya apa yang ada pada seseorang sahabat
tidak terdapat pada orang lain

Para ulama juga telah
menjelaskan bahawa segolongan daripada sahabat seperti Ali, Muaz bin
Jabal, Ubay bin Kaab, Zaid bin Thabit dan Abdullah bin Mascud telah
menghafal seluruh isi al-Quran di masa hayat Rasulullah SAW. Sementara
Zaid bin Thabit pula merupakan sahabat yang terakhir mengkhatamkan
bacaan al-Quran di hadapan Rasulullah SAW

Apabila Rasulullah
SAW wafat, al-Quran dipelihara dan direkodkan melalui 2 cara iaitu
hafalan para sahabat dan tulisan. Para ulama telah menjelaskan bahawa
sebab utama kenapa al-Quran tidak ditulis di dalam satu mushaf
sebagaimana yang ada sekarang ialah kerana wahyu masih turun. Ada
ayat-ayat al-Quran yang menjadi pembatal (al-nasikh) kepada hukum yang
turun sebelumnya(al-mansukh). Oleh itu, jika al-Quran terus ditulis
dalam keadaan wahyu masih turun, dibimbangi akan bercampur di antara
ayat-ayat yang mansukh dengan nasikh.
Pertama: Penulisan Al Qur’an di masa Rasulullah saw.

Atas perintah Nabi saw., Al
Qur’an ditulis oleh penulis-penulis wahyu di atas pelepah kurma, kulit
binatang, tulang dan batu. Semuanya ditulis teratur seperti yang Allah
wahyukan dan belum terhimpun dalam satu mushaf. Di samping itu ada
beberapa sahabat yang menulis sendiri beberapa juz dan surat yang
mereka hafal dari Rasulullah saw.



Kedua: Penulisan Al Qur’an di masa Abu Bakar As Shiddiq.

Atas anjuran Umar ra., Abu
Bakar ra. memerintahkan kepada Zaid bin Tsabit untuk mengumpulkan
ayat-ayat Al Qur’an dari para penulis wahyu menjadi satu mushaf.

Ketiga: Penulisan Al Qur’an di masa Usman bin ‘Affan.

Untuk pertama kali Al
Qur’an ditulis dalam satu mushaf. Penulisan ini disesuaikan dengan
tulisan aslinya yang terdapat pada Hafshah bt. Umar. (hasil usaha
pengumpulan di masa Abu Bakar ra.). Dalam penulisan ini sangat
diperhatikan sekali perbezaan bacaan (untuk menghindari perselisihan di
antara ummat). Usman ra. memberikan tanggung jawab penulisan ini
kepada Zaid Bin Tsabit, Abdullah Bin Zubair, Sa’id bin ‘Ash dan
Abdur-Rahman bin Al Haris bin Hisyam. Mushaf tersebut ditulis tanpa
titik dan baris. Hasil penulisan tersebut satu disimpan Usman ra. dan
sisanya disebar ke berbagai penjuru negara Islam.

Keempat: Pemberian titik dan baris, terdiri dari tiga fasa;

Pertama: Muawwiyah bin Abi Sofyan
menugaskan Abul Asad Ad-dualy untuk meletakkan tanda bacaan (i’rab)
pada tiap kalimat dalam bentuk titik untuk menghindari kesalahan dalam
membaca.

Kedua: Abdul Malik bin
Marwan menugaskan Al Hajjaj bin Yusuf untuk memberikan titik sebagai
pembeza antara satu huruf dengan lainnya (Baa’; dengan satu titik di
bawah, Ta; dengan dua titik di atas, Tsa; dengan tiga titik di atas).
Pada masa itu Al Hajjaj minta bantuan kepada Nashr bin ‘Ashim dan Hay
bin Ya’mar.

Ketiga: Peletakan baris
atau tanda baca (i’rab) seperti: Dhammah, Fathah, Kasrah dan Sukun,
mengikuti cara pemberian baris yang telah dilakukan oleh Khalil bin
Ahmad Al Farahidy.


Jadi gimana pula cara Penulisan Bible yang banyak versi kalian????

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1554
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 03, 2013 7:22 pm



contoh:
fiqazazfiq wrote:Bagaimanakah al-Quran itu diwahyukan.
• Nabi Muhammad s.a.w. dalam hal menerima wahyu mengalami bermacam-macam cara dan keadaan. di antaranya:

1,
Malaikat memasukkan wahyu itu ke dalam hatinya. Dalam hal ini Nabi
s.a.w. tidak melihat sesuatu apapun, hanya beliau merasa bahwa itu sudah
berada saja dalam kalbunya. Mengenai hal ini Nabi mengatakan: "Ruhul
qudus mewahyukan ke dalam kalbuku", (lihat surah (42) Asy Syuura ayat
(51).

hanya katanya muhamat kan?
lagian beda dengan yang di goa hira yang sampai dicekik-cekik

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by fiqazazfiq on Wed Apr 03, 2013 7:40 pm

jimatkalimasada wrote:

contoh:
fiqazazfiq wrote:Bagaimanakah al-Quran itu diwahyukan.
• Nabi Muhammad s.a.w. dalam hal menerima wahyu mengalami bermacam-macam cara dan keadaan. di antaranya:

1,
Malaikat memasukkan wahyu itu ke dalam hatinya. Dalam hal ini Nabi
s.a.w. tidak melihat sesuatu apapun, hanya beliau merasa bahwa itu sudah
berada saja dalam kalbunya. Mengenai hal ini Nabi mengatakan: "Ruhul
qudus mewahyukan ke dalam kalbuku", (lihat surah (42) Asy Syuura ayat
(51).

hanya katanya muhamat kan?
lagian beda dengan yang di goa hira yang sampai dicekik-cekik

Di cekik-ckik gak ada...Caranya pelbagai dan jika nabi di tempat slain gua hira maka jika ada wahyu nabi harus berkejaran ke sana??? logika dong... trus kamu mahu tuhan membuat gema biar semua orang kedengaran suara Alloh..makanya semua orang termasuk kafir akan tanpa ragu2 memeluk Islam..Syaitan hilang fungsi sbagai pengoda..makanya apa guna Alloh mencipta Sorga dan neraka??? Jika ada kalanya muhammad terima dari hati maka Yesus (Yudas) terima dengan apa??? Dengan Speaker???? ataupun Pemain DVD????

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1554
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 03, 2013 11:31 pm


yang gak katanya muhamat ada/tidak?
yang ketika jibril mendikte ayat ada yang lihat, ada/tidak?

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by fiqazazfiq on Thu Apr 04, 2013 10:10 am

jimatkalimasada wrote:
yang gak katanya muhamat ada/tidak?
yang ketika jibril mendikte ayat ada yang lihat, ada/tidak?

1.ada..kata2 kamu dan aku..dan orang lain..jika aku berpesan kepada kamu supaya kamu berpesan kepada Ali,aku bilang supaya ali jagakan mobilku..jika kamu sampaikan pesan aku kepada Ali..makanya Pesanku itu dari kamukah ato akukah???

Kamu asyik nanya..itu kata kata aku ato kata kata kamu??? udah jelas????

2.Jika semua lihat jibril kesana kemari, bagitau itu bagitau ini...kenapa susahkan Yesus??? biar jibril yang jadi nabi lho...btul gak????

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1554
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by you7tube7com on Tue Apr 16, 2013 1:38 pm

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
Yang menyatakan sbg alfa omega adalah Tuhan Allah [wahyu 1], itu sosok yg tidak sama dengan sosok Yesus yg menyatakan sbg yg awal yang akhir (Wahyu 1:17)
[color=#a52a2a]

kalau ada pernyataan seperti ini:
Aku adalah Alfa dan Omega; Yang Awal dan Yang Akhir; Yang Pertama dan Yang Terkemudian

berarti 'Aku' adalah 3 sosok yang berbeda????

Aku adl seorang direktur di perusahaan minyak, manager di salah satu restoran, sebagai ketua organisasi kemanusiaan..

Apk 'Aku' ini adl 3 sosok yg berbeda..???!!!!!!!!!!!!!!! Hi...hi...hi...hi...hi...hi..... imajinasi yg luar biasa...!!!!


jimatkalimasada wrote:yang gak katanya muhamat ada/tidak?
yang ketika jibril mendikte ayat ada yang lihat, ada/tidak?


yang gak katanya paulus ada/tidak?
yang ketika paulus menerima mandat dari yesus, ada yang lihat, ada/tidak?

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 5864
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Tue Apr 16, 2013 7:15 pm

fiqazazfiq wrote:
jimatkalimasada wrote:
yang gak katanya muhamat ada/tidak?
yang ketika jibril mendikte ayat ada yang lihat, ada/tidak?

1.ada..kata2 kamu dan aku..dan orang lain..jika aku berpesan kepada kamu supaya kamu berpesan kepada Ali,aku bilang supaya ali jagakan mobilku..jika kamu sampaikan pesan aku kepada Ali..makanya Pesanku itu dari kamukah ato akukah???

Kamu asyik nanya..itu kata kata aku ato kata kata kamu??? udah jelas????

2.Jika semua lihat jibril kesana kemari, bagitau itu bagitau ini...kenapa susahkan Yesus??? biar jibril yang jadi nabi lho...btul gak????

berarti semua hanya katanya/klaim muhamat

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Tue Apr 16, 2013 7:20 pm

you7tube7com wrote:Aku adl seorang direktur di perusahaan minyak, manager di salah satu restoran, sebagai ketua organisasi kemanusiaan..

Apk 'Aku' ini adl 3 sosok yg berbeda..???!!!!!!!!!!!!!!! Hi...hi...hi...hi...hi...hi..... imajinasi yg luar biasa...!!!!

kata agapo itu 3 sosok/orang yang berbeda
imajinasi islami

you7tube7com wrote:yang gak katanya paulus ada/tidak?
yang ketika paulus menerima mandat dari yesus, ada yang lihat, ada/tidak?

surat paulus jelas kok, itu surat yang ditulisnya
bukan ngaku-aku hasl diktean jibril

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by you7tube7com on Wed Apr 24, 2013 10:20 am

[quote="jimatkalimasada"]

jimatkalimasada wrote:surat paulus jelas kok, itu surat yang ditulisnya
bukan ngaku-aku hasl diktean jibril

Lha iyaaa.... apa buktinya kalo paulus menerima mandat dari yesus...??!!!!!!

Lagipula siapa yg berkata dibawah ini :

Wahyu 1
(4) Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia
Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang
ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang
ada di hadapan takhta-Nya,

(5) dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang
pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja
bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita
dari dosa kita oleh darah-Nya--

(6) dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan,
menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, --bagi Dialah kemuliaan dan
kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

(7) Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata
akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa
di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

(Cool Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.



you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 5864
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Thu Apr 25, 2013 9:13 pm

[quote="you7tube7com"]
jimatkalimasada wrote:

jimatkalimasada wrote:surat paulus jelas kok, itu surat yang ditulisnya
bukan ngaku-aku hasl diktean jibril

Lha iyaaa.... apa buktinya kalo paulus menerima mandat dari yesus...??!!!!!!

Lagipula siapa yg berkata dibawah ini :

Wahyu 1
(4) Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia
Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang
ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang
ada di hadapan takhta-Nya,

(5) dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang
pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja
bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita
dari dosa kita oleh darah-Nya--

(6) dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan,
menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, --bagi Dialah kemuliaan dan
kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

(7) Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata
akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa
di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

(Cool Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.



itu kesaksian yohanes atas penglihatan/wahyu yang diperolehnya
yohanes kredibel karena kesaksian-kesaksiannya yang lain di injil, bisa dikroscek dengan kesaksian penulis-penulis injil yang lain, lha kredibilitas muhamat apa? GAK ADA

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by you7tube7com on Thu May 09, 2013 3:34 am

jimatkalimasada wrote:

itu kesaksian yohanes atas penglihatan/wahyu yang diperolehnya
yohanes kredibel karena kesaksian-kesaksiannya yang lain di injil, bisa dikroscek dengan kesaksian penulis-penulis injil yang lain, lha kredibilitas muhamat apa? GAK ADA

Huaaa... huaaa... huaa... huaa... huaaa.....
Hooiiiiii......... para penulis Injil itu hidup setelah 30 tahun yesus wafat.......... mereka tdk menyaksikan langsung.... mereka hanya menyalin dari literatur2 / teks yg ada..........

Pertanyan sy belum kau jawab...... siapa yg berbicara dari ayat 4 sampe ayat 8 dlm (wahyu 1).....????!!!!!! Dan, apa buktinya kalo paulus menerima mandat dari yesus......???!!!!!!!

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 5864
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by jimatkalimasada on Thu May 09, 2013 11:39 pm


matius dan yohanes itu murid-murid-Nya
mereka mengalami dan menyaksikan peristiwa/tanda-tanda yang dilakukan Yesus
gak masalah ia menuliskan 30 tahun kemudian

wahyu 1:4-7 (Yohanes)
wayu 1:8 (Yesus/sosok yang dipersaksikan Yoanes)

mandat paulus:
baca kis 9:15-16

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6280
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: kriteria nabi/ rasul menurut alkitab............

Post by Sponsored content Today at 4:50 am


Sponsored content


Back to top Go down

Page 2 of 2 Previous  1, 2

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum