MURTADIN_KAFIRUN

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 12 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 12 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Page 2 of 3 Previous  1, 2, 3  Next

View previous topic View next topic Go down

apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by sai_baba on Mon Mar 18, 2013 2:27 am

First topic message reminder :

apakah sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2 tanpa dipertimbangkan oleh NURANI?

tentu saja tidak..
alasannya: jika benar-benar Tuhan yg menyatakan bhw Dia yg menurunkan islam,menjaga agama tsb dari penyimpangan,maka tentunya TUHAN tidak
akan membiarkan penyimpangan pada agama sebelumnya.

ini logika yg tidak bisa disangkal.

jadi sungguh aneh masih banyak saja muslim yg menganggap Musdah Muliah (Tokoh JIL) sesat.ketka dia berkata bahwa penafsiran agama hendaknya tidak menyimpang dari UUD,PANCASILA,dan kebinekaan.

yg sesat adalah muslim yg menyatakan Musdah sesat..
Musdah adalah tokoh yg bernurani..dan berpendidikan tinggi.http://www.youtube.com/watch?v=0kdu7H2ngV0


Last edited by sai_baba on Sat Mar 30, 2013 12:05 am; edited 4 times in total

sai_baba
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1584
Reputation : -6
Points : 4413
Registration date : 2010-05-24

View user profile

Back to top Go down


Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by sai_baba on Mon Mar 25, 2013 9:35 pm

baba : saya berkata TIDAK ADA ORANG SUCI YG NGAKU2 DIRINYA SUCI..
Jika ada org atau nabi yg ingin pengikutnya mengkui diriny adalah
rasul yg berarti utusan tuhan maka dia nabi palsu..
bayo:
Dan menurut Anda, apakah orang yang meminta dirinya agar dipercayai sama dengan orang yang tidak bisa dipercaya?
kalo orang tsb tukang kawin kayak aceng,apalagi main hakim sendiri
dgn melempari batu sampai mati ...SUDAH PASTI dia nabi palsu!!!

anak SMP saja asalkan bukan karena ikut suku/tradisi islam,akan menyadari hal itu.(bhw dia nabi palsu)

sai_baba
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1584
Reputation : -6
Points : 4413
Registration date : 2010-05-24

View user profile

Back to top Go down

Kafir Masuk Islam

Post by Alexyoungblood on Tue Mar 26, 2013 12:06 am


SEMUA AJARAN DAN TATACARA IBADAH YANG DILAKSANAKAN OLEH NABI-NABI ALLAH, SEPERTI IBRAHIM(ABRAHAM),MUSA, DAUD (DAVID), ZAKARIAH, YAHYA(YOHANES PEMBAPTIS) DAN ISA/YESUS ALAIHIS SALAM (SEMOGA ALLAH
MELIMPAHKAN KESELAMATAN DAN KEDAMAIAN PADANYA). DIIKUTI DAN DILESTARIKAN OLEH UMAT ISLAM. OLEH SEBAB ITU, KARENA KAMI MENCINTAI NABI-NABI ALLAH, TERMASUK MENCINTAI NABI ISA(YESUS), MAKA KAMI HARUS
MENJADI MUSLIM (ORANG ISLAM). SEBAB JIKA TIDAK MASUK ISLAM, BERARTI SETIAP HARI KAMI MENGHIANATI AJARAN ALLAH & NABI-NABINYA.
DENGAN MASUK ISLAM, BERARTI KAMI TELAH MENJADI PENGIKUT YEUS YANG SESUNGGUHNYA, SEBAB YESUS (NABI ISA AS) ADALAH NABI KAMI YANG JUGA SANGAT KAMI MULIAKAN. SEMOGA UMAT KRISTIANI MAU MENGIKUTI JEJAK KAMI JIKA BENAR-BENAR MENCINTAI YESUS, KARENA YESUS SEUMUR HIDUPNYA TIDAK PERNAH MENGAJARKAN BAHWA DIA ADALAH TUHAN YANG HARUS DISEMBAH, TIDAK
PERNAH MENGAJARKAN AJARAN TRINITAS & TIDAK PERNAH MENGAKU BAHWA DIA ADALAH RASUL UNTUK UMAT MANUSIA (ALAM SEMESTA), TAPI DENGAN JUJUR & POLOS MENGAKU BAHWA DIA DIUTUS HANYA UNTUK KAUMNYA SAJA YAITU BANI ISRAIL. KAMI YAKIN BUKU KECIL INI SANGAT BERMANFAAT BAGI UMAT ISLAM MAUPUN KRISTEN DALAM RANGKA MEMBUKTIKAN MANA AGAMA YANG BENAR DAN SIAPA SESUNGGUHNYA PENGIKUT YESUS YANG SEBENARNYA.

SURABAYA, 10 APRIL 2005
PENGANTAR PENULIS

ALHAMDULILLAH PUJI SYUKUR KAMI PANJATKAN KEHADIRAT ALLAH SWT, KARENA ATAS KARUNIA DAN BIMBINGANNYA SEHINGGA BUKU SAKU INI BISA KAMI SELESAIKAN DALAM WAKTU RELATIF SINGKAT. SHALAWAT, SALAM SERTA BAROKAH KEPADA JUNGJUNGAN KITA BAGINDA RASULULLAH MUHAMMAD SAW.
BUKU INI SENGAJA KAMI TERBITKAN DALAM BENTUK KECIL, SEBAGAI BAHAN KAJIAN KRISTOLOGI PRAKTIS, DISAMPAIKAN DALAM SATU KALI PERTEMUAN.
KARENA BEGITU BANYAKNYA PERMINTAAN, MAKA BUKU INI KAMI CETAK KEMBALI UNTUK YANG KE LIMA KALI. DAN BUKU INI TELAH MENGALAMI PERUBAHAN ATAU SEDIKIT PENAMBAHAN MATERI. KALAU DAHULU JUDULNYA “10 ALASAN MENJADI PENGIKUT YESUS YANG SETIA HARUS MASUK ISLAM”, MAKA KARENA ADA SEDIKIT PENAMBAHAN MATERI, MAKA JUDULNYA BERUBAH JADI “13 ALASAN MENCINTAI YESUS, HARUS MASUK ISLAM.” SEBENARNYA MASIH CUKUP BANYAK ALASAN LAIN YANG INGIN KAMI MASUKKAN DALAM BUKU INI UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA MENJADI PENGIKUT YESUS YANG SEBENARNYA, MAKA JALAN SATU-SATUNYA
HARUS MASUK ISLAM !!!
MENGKAJI TENTANG YESUS, ALKITAB (TAURAT, ZABUR & INJIL), BUKAN MENCAMPURI AGAMA LAIN, TETAPI MERUPAKAN SESUATU YANG SANGAT PANTAS & PERLU DIKETAHUI OLEH SETIAP MUSLIM. KENAPA? SEBAB YESUS (NABI ISA AS) ADALAH NABI UMAT ISLAM YANG SANGAT DIMULIAKAN DALAM AL-QUR’AN. JUGA KITAB TAURAT,
ZABUR & INJIL ADALAH KITAB YANG BANYAK DISEBUT-SEBUT DALAM AL-QUR’AN SEBAGAI KITAB YANG HARUS DIIMANI OLEH SELURUH UMAT ISLAM. SEBAB ITU, MENGKAJI KRISTOLOGI MERUPAKAN BAGIAN DARI
ISLAMOLOGI. KENAPA? SEBAB AL-QUR’AN BANYAK MENYINGGUNG TENTANG KEBERADAAN YESUS (ISA AS), TAURAT, ZABUR & INJIL DLL.
BUKU KECIL INI AKAN MENUNTUN KITA SEMUA UNTUK MENGETAHUI BAHWA SESUNGGUHNYA SEMUA AJARAN ALLAH & AJARAN YESUS “YANG BENAR” DALAM ALKITAB TIDAKLAH BERTENTANGAN DENGAN AL-QUR’AN MAUPUN AJARAN NABI MUHAMMAD SAW, KITA KETAHUI BERSAMA BAHWA NABI MUHAMMAD SAW ADALAH PENERUS AJARAN NABI ISA AS. OLEH SEBAB ITU, MENGKAJI TENTANG YESUS (NABI ISA AS) DAN ALKITAB, BUKAN MERUPAKAN SUATU HAL YANG TABU. KARENA ALKITAB YANG ASLI SUDAH TIDAK ADA LAGI DAN UMAT KRISTEN MENGANGGAP ALKITAB YANG ADA DITANGAN MEREKA ADALAH ASLI FIRMAN ALLAH, MAKA KITA UMAT
ISLAM TIDAK ADA PILIHAN LAIN UNTUK MEMILIH KITA YANG ASLI. KARENA TIDAK ADA PILIHAN YANG LAIN, MAKA MARILAH KITA BUKTIKAN APAKAH ALKITAB YANG ADA DITANGAN MEREKA ITU DAPAT DIBUKTIKAN KEBENARANNYA ATAU TIDAK? JIKA TERBUKTI ALKITAB MEREKA BENAR-BENAR WAHYU ALLAH, UMAT ISLAM TIDAK BOLEH MENGINGKARINYA, BAHKAN WAJIB MENGIMANINYA. AKAN TETAPI JIKA TERBUKTI ALKITAB TERSEBUT TELAH MENGALAMI PERUBAHAN, TENTU TIDAK ADA KEWAJIBAN
UNTUK MENGIMANINYA (SEBAGAI MURNI FIRMAN ALLAH). SEBAB ITU, SANGATLAH WAJAR JIKA ADA SEBAGIAN UMAT ISLAM YANG MENGKRITISI KANDUNGAN ALKITAB TSB DALAM RANGKA MENCARI KEBENARAN. “BARANG SIAPA YANG MENCARI AGAMA SELAIN DARIPADA AGAMA ISLAM, MAKA SEKALI-KALI TIDAK AKAN DITERIMAH AGAMA ITU DARIPADANYA, DAN DI AKHIRAT DIA TERMASUK ORANG YANG
MERUGI”(QS 3 ALI IMRAAN 85)
SEMOGA BUKU KECIL INI BANYAK MEMBANTU KITA DALAM MENCARI KEBENARAN YANG HAKIKI. DEMI KESEMPURNAAN BUKU KECIL INI, KRITIK DAN SARAN ANDA TENTU SANGAT KAMI HARAPKAN. MUDAHMUDAHAN ALLAH MEMBERIKAN HIDAYAH-NYA BAGI MEREKA YANG MENCARI KEBENARAN YANG SEJATI.
WASSALAM, PENULIS

SAMBUTAN, DRS. MOH. YAMIN DAMOPOLII (JASMIN),
PENGAMAT POLITIK, PUTRA ASLI DAERAH BOLAANG MONGONDOW YANG TINGGAL DI JAKARTA
ALHAMDULILLAAH, SEGALA PUJI HANYA KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA, SHALAWAT SERTA SALAM KEPADA RASULULLAAH MUHAMMAD SAW.
MENGHADAPI GERAKAN KRISTENISASI YANG SEMAKIN HARI SEMAKIN NYATA DAN MODERN, BANYAK YANG TIDAK MERASA DAN TIDAK TAHU BAHWA UMAT ISLAMLAH YANG DIJADIKAN PROYEK SEBAGAI SASARAN UTAMA PARA MISIONARIS KRISTEN. PADAHAL SEJAK LEBIH 14 ABAD YANG LALU, ALLAH TELAH MENGINGATKAN PERINGATAN-NYA DALAM AL-QUR’AN YAITU PADA SURAT AL-BAQARAH AYAT 120
SBB:

ORANG-ORANG YAHUDI DAN NASRANI TIDAK AKAN SENANG KEPADA KAMU HINGGA KAMU MENGIKUTI AGAMAMEREKA. KATAKANLAH: "SESUNGGUHNYA PETUNJUK ALLAH ITULAH PETUNJUK". DAN SESUNGGUHNYA JIKA KAMU MENGIKUTI KEMAUAN MEREKA SETELAH PENGETAHUAN DATANG KEPADAMU, MAKA ALLAH TIDAK LAGI MENJADI PELINDUNG DAN PENOLONG BAGIMU.
UNTUK MEWUJUDKAN PROGRAM MEREKA, BERBAGAI MACAM CARA MEREKA HALALKAN AGAR PROGRAM KRISTENISASI BERHASIL. DIANTARA PROGRAM MEREKA SEBUT SAJA, LEWAT BANTUAN SOSIAL, LAPANGAN PEKERJAAN, LEMBAGA PENDIDIKAN, PENGOBATAN, PENYEMBUHAN DENGAN DOA BERSAMA, ORANG YANG BERPURA-PURA MASUK ISLAM, GERAKAN HAMILISASI (GERHAM), KESAKSIAN PALSU ORANG YANG MENGAKU MANTAN ISLAM BAIK LANGSUNG MAUPUN LEWAT KASET / VCD, BUKU, LEAFLET, BROSUR BERWAJAH ISLAM (DAKWAH UKHUWAH, IMAN DAN TAAT KEPADA SHIRAATAL MUSTAQIIM, SIAPAKAH ALLAH ITU, DLL), SHORT MESSAGE SERVICE (SMS), PENCULIKAN TERHADAP AKHWAT, HYPNOTIS DAN BANTUAN JIN, SIMBOL-SIMBOL ISLAM (ITK, KOS), INTERNET, LELUHUR NABI MUHAMMAD SAW (ISMAIL & IBUNYA HAJAR). JUGA MEREKA MENGKADERKAN CALON-CALON PENDETA YANG MENGUASAI ISLAMOLOGI LEWAT ITK (INSTITUT THEOLOGI KALIMATULLAH), KEMUDIAN DITERJUNKAN KE DAERAH DAERAH PEDALAMAN UNTUK MEMPENGARUHI UMAT ISLAM AGAR MENGIMANI YESUS SEBAGAI TUHAN DAN JURUSELAMAT DENGAN MENGGUNAKAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN DAN HADIST NABI YANG TELAH DIPUTARBALIKKAN ARTINYA.
DIBIDANG POLIITK PRAKTIS MELALUI PARTAI DAMAI SEJAHTERA (PDS) MEREKA BERUPAYA MENJADIKAN KADER-KADER MEREKA UNTUK DIANGKAT MENJADI PEJABAT SEPERTI BUPATI, WALIKOTA DAN GUBERNUR, SEPERTI YANG TELAH
TERJADI DI BEBERAPA DAERAH SEPERTI KALIMANTAN TENGAH. DENGAN JUMLAH UMAT ISLAM 80%, MEREKA BERHASIL MENJADIKAN KADER MEREKA DRS. TERAS NARANG DARI PDI-P SEBAGAI GUBERNUR DALAM PILKADA BELUM LAMA INI.
ANDAIKATA PELUANG KADER-KADER MEREKA SULIT MEMENANGKAN DALAM PILKADA, MAKA MEREKA MENDUKUNG KADER YANG ISLAMNYA ABANGAN (ISLAM KTP) YANG BERSEDIA MELALUI KONTRAK POLITIK UNTUK MENDUKUNG
PROGRAM MEREKA (KRISTENISASI).
UNTUK MENGHADAPI BERBAGAI PROGRAM UTAMA INI, UMAT ISLAM PERLU MEMBEKALI DIRI AGAR TIDAK MUDAH TERPENGARUH OLEH ULAH PARA MISIONARIS YANG HENDAK MEMURTADKAN UMAT ISLAM. SALAH SATU CARA UNTUK MENANGKAL PROGRAM MEREKA DAN MEMBENTENGI AQIDAH UMAT ISLAM DARI SERANGAN PROPAGANDA KRISTEN, MAKA BUKU INI MERUPAKAN SALAH SATU SENJATA MENGHADAPI MEREKA, BAHWA SESUNGGUHNYA APA YANG MEREKA IMANI SEBENARNYA SANGAT BERTENTANGAN DENGAN AJARAN YESUS DALAM
ALKITAB YANG MEREKA IMANI. BUKU INI SANGAT BAGUS DIMILIKI OLEH DA’I DAN UMAT ISLAM PADA UMUMNYA UNTUK MEMBENTENGI DIRI SENDIRI
MAUPUN KELUARGA DARI BAHAYA KRISTENISASI. SEMOGA BUKU KECIL INI MEMBERIKAN MANFAAT YANG BESAR UNTUK IZZUL ISLAM WAL MUSLIMIN.
AMIIN.
DAFTAR ISI
1. MENGENAI MAKANAN HARAM.................................................................5
2. TENTANG MENGKAFANI JENAZAH............................................................ 6
3. YESUS MENGAKU UTUSAN TUHAN.......................................................... 7
4. YESUS MENGAJARKAN DUA KALIMAT SYAHADAT...................................... 7
5. PERINTAH MENGHADAP KIBLAT............................................................... 8
6. YESUS MENGAJARKAN TAUHID............................................................... 8
7. MASALAH JILBAB...................................................................................9
8. YESUS MENGAKU NABI....................................................................... 11
9. MASALAH KHITAN (SUNAT).................................................................... 12
10. UCAPAN INSYA ALLAH......................................................................... 14
11. MASALAH MISI YESUS ………………………………………………………
12. LARANGAN MEMBUAT PATUNG …………………………………………………….
13. LARANGAN MINUMAN KERAS ……………………………………………………….
15. PENUTUP …………………………………………………………………………….
16. BUKU-BUKU KARYA PENULIS …………………………………………………………
17. VCD PERDEBATAN …………………………………………………………………..
18. ALAMAT DISTRIBUTOR & TOKO PENJUALAN BUKU & VCD ………………………
19. SEKILAS TENTANG YAYASAN “BIRRUL WALIDAIN”..................................... 15
1. MENGENAI MAKANAN HARAM
SALAH SATU DARI SEKIAN BANYAK BINATANG HARAM DALAM ALKITAB/BIBEL ADALAH BABI. CUKUP BANYAK AYAT-AYAT DALAM ALKITAB/BIBEL YANG MANA ALLAH HARAMKAN BABI UNTUK DIMAKAN. ALQUR'AN PUN MENGHARAMKAN MEMAKAN DAGING BABI, NAMUN HAMPIR SEMUA UMAT KRISTIANI TIDAK MENGHARAMKAN BABI, MALAH BABI MENJADI MAKANAN KESUKAAN MEREKA.
MASALAH BABI INI MERUPAKAN SALAH SATU SUMBER PERBEDAAN YANG SANGAT MENCOLOK ANTARA ISLAM & KRISTEN, SEHINGGA UMAT ISLAM JARANG YANG MAU MAKAN DAN MINUM DI RUMAH UMAT KRISTEN KARENA KHAWATIR MAKANAN & MINUMAN YANG DISUGUHNYA MENGANDUNG UNSUR BABI.
MASALAH INI KURANG DIPERHATIKAN OLEH UMAT KRISTIANI. TERKADANG MEREKA BERANGGAPAN BAHWA UMAT ISLAM KURANG BERETIKA KARENA MAKANAN & MINUMAN YANG MEREKA SUGUHKAN JARANG DIMAKAN ATAU DIMINUM KETIKA KITA BERTAMU KE RUMAH MEREKA. PADAHAL TIDAKLAH DEMIKIAN. UMAT ISLAM JARANG YANG MAKAN & MINUM DI RUMAH UMAT KRISTIANI KARENA MEREKA
TIDAK YAKIN KALAU MAKANAN & MINUMAN YANG DISUGUHKAN BENAR-BENAR STERIL DARI DAGING ATAU MINYAK BABI & ANJING. COBA KITA PERHATIKAN BAGAIMANA HARAMNYA BABI PADA AYAT-AYAT ALKITAB/BIBEL DIBAWAH INI:


Diposkan oleh iwa jaya santika di 03.49 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook

Label: Cinta Yesus
Kamis, 15 Maret 2012
BUKU 13 ALASAN MENCINTAI YESUS HARUS MASUK ISLAM
KARENA KAMI CINTA YESUS MAKA KAMI JADI MUSLIM


HAL SESUAI FIRMAN-NYA DALAM QS 3:83 ” APAKAH MEREKA HENDAK MENCARI AGAMA SELAIN DARIPADA AGAMA ALLAH, PADAHAL SEGALA YANG ADA DI LANGIT DAN DI BUMI TELAH MENYERAHKAN DIRI (ISLAM) KEPADA-NYA BAIK DENGAN SUKA MAUPUN TERPAKSA, DAN HANYA KEPADA-NYA MEREKA DI KEMBALI”.
BUKU INI SANGAT BAIK DIMILIKI OLEH SIAPAPUN TERUTAMA BAGI MEREKA YANG INGIN MENCARI KEBENARAN YANG HAQIQI, KARENA REFERENSI-REFERENSINYA DIAMBIL DARI DUA SUMBER YANGBERBEDA, YAITU ALKITAB(BIBLE)DAN AL QUR’AN
SEBAGAI KETUA UMUM LEMBAGA KRISTOLOGIINDONESIA, SAYA PRIBADI SANGAT MENDUKUNG TERBITNNYA BUKU INI KARENA MANFAATNYA SANGAT BESAR BAGI UMAT BERAGAMA MANAPUN.
WASSALAM
KARENA KAMI MENCINTAI YESUS, MAKA KAMI MENJADI MUSLIM PENGANTAR DARI: KH. ABDULLAH WASI’AN DAN MASYUD SM. DALAM AL QUR’AN SURAT MARYAM 16-37 DISEBUTKAN BAHWA MARYAM(MARIA) IBU YESUS ADALAH SEORANG WANITA SHALIHAH YANG SELURUH HIDUPNYA DIGUNAKAN UNTUK MENGABDI KEPADA ALLAH. DIA AMAT MENJAGA
KEHORMATANNYA DARI SENTUHAN LAKI-LAKI. LALU ALLAH MENGUTUS ROH KUDUS (MALAIKAT JIBRIL) UTUK MEMBERITAHU MARYAM BAHWA DIA AKAN MELAHIRKAN SEORANG LAKI-LAKI BERNAMA ISA ALMASIH. UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA BAYI LAKI-LAKI YANG DIGENDONGNYA ITU BUKANLAH HASIL PERZINAHAN, ALLAH MEMBERI MUKJIZAT KEPADA ISA(YESUS) YANG MASIH MERAH ITU BSA BERBICARA:
“SESUNGGUHNYA AKU (YESUS) INI HAMBA ALLAH, DIA MEMBERIKU ALKITAB(INJIL) DAN DIA (ALLAH) MENJADIKAN AKU SEORANG NABI. DAN DIA MENJADIKAN AKU SEORANG YANG DIBERKATI DI MANA SAJA AKU BERADA, DAN DIA MEMERINTAHKAN KEPADAKU (MENDIRIKAN ) SHALAT DAN (MENUNAIKAN) ZAKATSELAMA AKU HIDFUP; DAN BERBAKTI KEPADA IBUKU, DAN DIA TIDAK MENJADIKAN AKU SEORANG YANG SOMBONG LAGI CELAKA.DAN KESEJAHTERAAN
SEMOGA DILIMPAHKAN KEPADAKU, PADA HARI AKU DILAHIRKAN, PADA HARI AKU MENINGGAL DAN PADA HARI AKU DIBANGKITKAN HIDUP KEMBALI”.(Q.S. MARYAM 30-33)
SELAIN MUKJIZAT BISA BERBICARA KETIKA NASIH BAYI BERUSIA BEBERAPA HARI, ALLAH JUGA MEMBERI MUKJIZAT KEPADA NABI ISA (YESUS) SETELAH MENJADI NABI, SEPERTI BISA MENGHIDUPKAN ORANG MATI, MENYEMBUHKAN ORANG BERPENYAKIT LEPRA, ORANG BUTA MATA BISA MELIHAT DAN LAIN-LAIN.
SEBELUM NABI ISA LAHIR, MASYARAKAT MEDETERANIA MEMILIKI KEPERCAYAAN YANG SUDAH MENDARAH DAGING MENYEMBAH DEWA MATAHARI. MENURUT KEYAKINAN MEREKA, DEWA INGIN MENYELAMATKAN DAN MENEBUS DOSA
MANUSIA DENGAN BERINKARNASI MENJADI MANUSIA ANAK DEWA. ANAK DEWA INI LAHIR DI HARI MINGGU (SUNDAY; SUN=MATAHARI; DAY=HARI) TANGGAL 25 DESEMBER. DI PERSIA, ANAK DEWA MATAHARI INI DISEBUT MITHRA, DI SYIRIA DINAMI TAMMUZ, DI YUNANI BERNAMA DYONISUS, DI MESIR DISEBUT OSIRIS, DLL.
DI PERSIA, ANAK DEWA MATAHARI INI DISEBUT MITHRA, DI SYRIA DINAMAI TAMMUZ, DI YUNANI BERNAMA DIONYSUS, DI MESIR DISEBUT OSIRIS, DLL. SEDANGKAN ORANG-ORANG YAHUDI HANYA MEMPERCAYAI ALLAH SEBAGAI SATU-SATUNYA TUHAN PENCIPTA ALAM SEMESTA. PADA MULANYA NABI IBRAHIM (NENEK MOYANG BANGSA
ARAB DAN ISRAEL ) YANG BERBAHAS SEMIT MEMANGGIL TUHANNYA: ALLAH ATAU ELOAH. SETELAH KEMATIAN NABI SULAIMAN (RAJA SALOMO), ISRAEL PECAH MENJADI DUA. ISRAEL UTARA MENYEBUT ALLAH DENGAN ELOHIM (ALLAH YANG MAHA KUASA); ISRAEL SELATAN (YUDEA) SETELAH DIHANCURKAN NEBUDKADNEZAR (BABILONIA) DAN KARENA ANCAMAN PENGUASA NEGARA PENGHANCUR, MAKA DIA MENYAMARKAN NAMA ALLAH MENJADI YHWH (YAHWEH), YANG DALAM BAHASA ARAB BERARTI “YA HUWA” (YA DIA). KONDISI SEPERTI INI SAMA DENGAN YANG DIALAMI UMAT ISLAM INDONESIA YANG DITEKAN OLEH PENGUASA, SEHINGGA MEREKA TIDAK BERANI MENYEBUT NAMA ALLAH, MELAINKAN HANYA MENYEBUT TUHAN YME (YANG MAHA ESA).
ORANG YAHUDI ESSENES SEPERTI NABI ZAKARIA, NABI YAHYA DAN NABI ISA(YESUS) SELALU MENGIKUTI AJARAN NABI IBRAHIM DAN MENEGAKKAN HUKUM TAURAT NABI MUSA AS. SEHINGGA MEREKA PUN MENJALANI KHITAN ATAU SUNAT, BERDOA, DAN BERWUDLU (BERSUCI), DAN SUJUD DALAM SHALAT.
“MAKA DATANGLAH MEREKA PADA HARI YANG KEDELAPAN UNTUK MENYUNATKAN ANAK ITU DAN MEREKA HENDAK MENAMAI DIA ZAKHARIA MENURUT NAMA BAPANYA”(LUKAS 1:59)
“DAN KETIKA GENAP DELAPAN HARIDAN IA HARUS DISUNATKAN, IA DIBERI NAMA YESUS, YAITU NAMA YANG DISEBUTKAN OLEH MALAIKAT SEBELUM IA DIKANDUNG IBU-NYA.”(LUKAS 2:21)
SETIAP AKAN SHALAT MEREKA SELALU BERWUDHU ATAU BERSUCI:
“MUSA DAN HARUN SERTA ANAK-ANAKNYA MEMBASUH TANGAN DAN KAKI MEREKA DENGAN AIR DARI DALAMNYA. APABILA MEREKA MASUK KE DALAM KEMAH PERTEMUAN DAN APABILA MEREKA DATANG MENDEKAT KEPADA MEZBAH ITU
, MAKA MEREKA MEMBASUH KAKI DAN TANGAN- SEPERTI YANG DIPERINTAHKAN TUHAN KEPADA MUSA.”(KELUARAN 40:31-32)
MESKIPUN PAULUS TELAH MELAKUKAN BEBERAPA PERUBAHAN TERHADAP AJARAN YESUS, DIA TETAP SETIA MENGHORMATI WUDLU SEBAGAIMANA DINYATAKAN DALAM KISAH RASUL 21:26 BERIKUT INI:
“PADA HARI BERIKUTNYA PAULUS MEMBAWA ORANG-ORANG ITU SERTA DENGAN DIA, DAN IA MENTAHIRKAN (MENSUCIKAN) DIRI BERSAMA-SAMA DENGAN MEREKA, LALU MASUK KE BAIT ALLAH........”
PARA NABI SEPERTI IBRAHIM, MUSA, DAUD, SALOMO, DANIEL, YOSUA (YUSAK) DAN YESUS SAAT SHALAT PASTI MELAKUKAN SUJUD DENGAN MENGHADAP BAIT-ALLAH. HAL INI DIAKUI SENDIRI OLEH ALKITAB:
MAZMUR 5:8 “TETAPI AKU, BERKAT KASIH SETIA-MU YANG BESAR, AKU AKAN MASUK KEDALAM RUMAH-MU, SUJUD MENYEMBAH KE ARAH BAIT-MU YANG KUDUS DGN TAKUT AKAN ENGKAU”.
MAZMUR 138:2 “AKU HENDAK SUJUD KE ARAH BAIT-MU YANG KUDUS DAN MEMUJI NAMA-MU, OLEH KARENA KASIH-MU DAN OLEH KARENA SETIA-MU; SEBAB KAUBUAT NAMA-MU DAN JANJI-MU MELEBIHI SEGALA SESUATU.”
“LALU SUJUDLAH ABRAM, DAN ALLAH BERFIRMAN KEPADANYA.....”(KEJADIA 17:3)

“MAKA PERGILAH MUSA DAN HARUN DARI UMAT ITU KE PINTU KEMAH PERTEMUAN, LALU SUJUD. KEMUDIAN TAMPAKLAH KEMULIAAN TUHAN KEPADA MEREKA.”(BILANGAN 20:6)
“LALU SUJUDLAH YOSUA DENGAN MUKANYA KE TANAH, MENYEMBAH DAN BERKATA KEPADANYA: ”APAKAH YANG AKAN DIKATAKAN TUANKU KEPADA HAMBANYA INI?”(YOSUA 5:14)

“MASUKLAH, MARILAH KITA SUJUD MENYEMBAH, BERLUTUT DI HADAPAN TUHAN YANG MENJADIKAN KITA,”
(MAZMUR 95:6)
“MAKA IA (YESUS)MJU SEDIKIT, LALU SUJUD DAN BERDOA, KATA-NYA: “YA BAPA-KU, JIKALAU SEKIRANYA MUNGKIN,
BIARLAH CAWAN INI LALU DARI PADA-KU, TETAPI JANGANLAH SEPERTI YANG KUKEHENDAKI, MELAINKAN SEPERTI YANG
ENGKAU KEHENDAKI.”(MATIUS 26:39; MARKUS 14:35; LUKAS 22:41-42)
DAN YESUS SENDIRI DENGAN TEGAS MENYATAKAN BAHWA DIA TIDAK AKAN MENGHAPUS ATAU MENGGANTI HUKUM TAURAT:
”KARENA AKU (YESUS) BERKATA KEPADA-MU: SESUNGGUHNYA SELAMA BELUM LENYAP LANGIT DAN BUMI INI, SATU IOTA ATAU SATU TITIK PUN TIDAK AKAN DITIADAKAN DARI HUKUMTAURAT, SEBELUM SEMUANYA TERJADI.”(MATIUS 5:18)
KEPERGIAN YESUS SETELAH SELAMAT DARI UPAYA PEMBUNUHAN DAN PENYALIBAN, TERJADI KEADAAN:
1. MURID-MURID YESUS TETAP MELANJUTKAN AJARAN GURUNYA YAKNI BERTAUHID (TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH) DAN MENEGAKKAN HUKUM TAURAT.
2. MASYARAKAT YANG SUDAH MENDARAH DAGING DENGAN KEPERCAYAAN KEPADA DEWA MATAHARI DAN ANAKNYA DENGAN BERBAGAI NAMA DI WILAYAH MASING-MASING, MENGANGGAP BAHWA NABI ISA (YESUS) YANG MAMPU MELAKUKAN SESUATU YANG LUAR BIASA (MUKJIZAT) ADALAH ANAK DEWA MATAHARI, YANG KEMUDIAN DISEBUT SEBAGAI ANAK TUHAN ALLAH.
3. PENGUASA KEKAISARAN ROMAWI MELIHAT KESAMAAN AGAMA-AGAMA YANG DIANUT OLEH PENDUDUK DI WILAYAH KEKUASAANYA, MESKIPUN NAMA DEWANYA BERBEDA: MITHRA, TAMMUZ,OSIRIS DAN DIONYSIUS. KECUALI BANGSA YAHUDI YANG HANYA MENYEMBAH KEPADA ALLAH,
AGAR TIDAK TERJADI KEKACAUAN KARENA MASALAH AGAMA YANG BISA MERUGIKAN IMPERIUM ROMAWI, MAKA KEKAISARAN BERUSAHA MEMPERSATUKAN AGAMA-AGAMA MEREKA YANG PADA HAKEKATNYA TUHAN SESEMBAHAN
MEREKA ADALAH SAMA, DEWA MATAHARI, MESKIPUN NAMANYA BERBEDA. DISAMPING MASYARAKAT MEDETERANIA SUDAH MENGANGGAP SUDAH MENGANGGAP YESUS ADALAH ANAK DEWA MATAHARI, SEKALIGUS SEBAGAI INKARNASI
DEWA BERWUJUD MANUSIA, ROMAWI INGIN MENAMPILKAN FIGUR YANG BISA MEWAKILI AGAM YAHUDI, MAKA DITUNJUKLAH YESUS UNTUK DIJADIKAN FIGUR SENTRAL KESATUAN AGAMA TERSEBUT. YESUS DIJADIKAN SEBAGAI ANAK TUHAN PENGGANTI ANAK DEWA MATAHARI, DENGAN KOMPENSASI SELURUH AJARAN TARAT MUSA YANG DITEGAKKAN OLEH YESUS DIGANTI DENGAN TATACARA AGAMA PENYEMBAH BERHALA ATAU DEWA MATAHARI.
PENGUASA ROMAWI MENUGASI SEMACAM BADAN INTELIJEN DIMASA KINI, YANG KEMUDIAN MENUNJUK SAULS (PAULUS) SEBAGAI PELAKSANANYA DENGAN CARA MELAKUKAN ILFILTRASI DI INTERNAL MURID-MURID YESUS.OLEH KARENA ITU KITA BISA MEMAHAMI KESIMPANGSIURAN PENGAKUAN PERTOBATAN
PAULUS YANG DICATAT OLEH DOKTER PRIBADIYA, LUKAS, DALAM KISAH PARA RASUL 9:7; 22:9; DAN 26:13-14.
PAULUS SEBAGAI AGEN INTELEJEN YANG DIBACK UP PENUH OLEH PENGUASA, BERHASIL MEMPENGARUHI MASYARAKAT MEDETERANIA YANG MEMANG SUDAH MENGANALOGIKAN BAHWA YESUS ITU SAMA DENGAN ANAK DEWA MATAHARI. SURAT-SURAT PAULUS DIANGGAP SURAT SUCI, DAN INJIL YANG DITERIMA YESUS DAI ALLAH DIGANTI DENGAN INJIL YANG BEISI CERITA TENTANT YESUS.
SURAT PAULUS DAN INJIL BUATAN ORANG-ORANG DEKAT PAULUS INI KEMUDIAN DIKUMPULKAN MENJADI KITAB SUCI PERJANJIAN BARU YANG KEMUDIAN MENJADI PEGANGAN HIDUP BAGI UMAT KRISTEN SEKARANG.
AGAR LEBIH MUDAH UNTUK MEMAHAMI GERAKAN ILFILTRASI PAULUS INI, KAMI CONTOHKAN SEPERTI KASUS JARINGAN ISLAM LIBERAL DI INDOM\NESIA (JIL).
UNTUK MENGACAUKAN AJARAN ISLAM, BADAN INTELEJEN AMERIKA SERIKAT, CIA, (CENTRAL INTELLEGENT AGENCY) MEMBENTUK LEMBAGA DANA SOSIAL BERNAMA ASIA FOUNDATION YANG MENGUCURKAN DANA 1,4 MILYAR DOLLAR PERTAHUN KEPADA JIL YANG DIKETUAI OLEH ULILABSHAR ABDALLAH. SETIAP MINGGU JIL BERHASIL MENDOMINASI TULISAN SATU HALAMAN DI KORAN JAWA POS YANG TIRASNYA MENCAPAI SEKITAR 350.000 EKSAMPLAR PER HARI, BEGITULAH PULA DENGAN KORAN LAINNYA. ULAMA ATAU CENDIKIAWAN YANG INGIN MELURUSKAN PANDANGAN JIL, TIDAK AKANPERNAH MENDAPATKAN TEMPAT TULISANNYA DI KORAN TERSEBUT, MEREKA PUN BERHASIL MEMASUKI ORGANISAI MASSA ISLAM TERBESAR DI INDONESIA NAHDATUL ULAMA, MUHAMMADIYAH.
DOSEN-DOSEN IAIN (SEKARANG UIN ATAU STAIN )SELURUH INDONESIA BANYAK MENDAPATKAN BEA SISWA DARI LEMBAGA INIUNTUK MERAIH GELA DOKTOR DI BIDANG ISLAMOLOGI DI UNIVERSITAS YANG MEMILIKI JURUSAM ISLAMIC STUDIES YANG DIDIRIKAN OLEH ORIENTALIS ATAU MISSIONARIS, SEPERTI MCGILL CANADA, LEIDEN BELANDA DAN LAIN-LAIN. DENGAN HARAPAN MEREKA AKAN MENJADI AGEN-
AGEN PERUBAHAN AJARAN ISLAM SESUAI DENGA KEHENDAK LEMBAGA YANG MENDANAINYA. DARI SINILAH JUTAAN MAHASISWA YANG BELAJAR DI KAMPUS ISLAM DI POLES OLEH AGEN-AGEN INI YANG BERTOPENG SEBAGAI CENDIKIAWAN MUSLIM.
DARI DUA KUTUB AGEN INI, AL QUR’AN, AL- HADITS, DAN REFERENSI KARYA ULAMA ISLAM YANG DI AKUI OTORITASNYA DIGUGAT. SEDANGKAN PENDAPAT DAN KARYA ORIENTALIS BARAT TENTANG ISLAM DIANGGAP SEBAGAI AJARAN FINAL DAN SEMPURNA — DITELAN MENTAH-MENTAH BEGITU SAJA —TIDAK PERNAH DIGUGAT KE ABSAHANNYA. TUBUH MEREKA ADA DI TIMUR, OTAK DAN HATI MEREKA ADA DI BARAT. INILAH BOM WAKTU YANG DITANAM OLEH BARAT DITUBUH UMAT ISLAM, YANG SIAP MELEDAK MELULUH-LANTAKAN TUBUH ITU. PAULUS MENGGUGAT KEBENARAN AJARAN TAURAT YANG DITEGAKKAN OLEH YESUS.SELAMA HIDUPNYA, YESUS TIDAK PERNAH MEMAKAN DAGING BABI, JUGA TIDAK PERNAH MENGHALALKANDAGING HEWAN HARAM INI , KARENA HUKUM TAURAT MENGHARAMKANNYA (IMAMMAT 11:7 DAN ULANGAN
14:Cool. SEDANGKAN PAULUS DAN PENGIKUTNYA MENGHALALKANNYA ATAS NAMA YESUS
(MARKUS 7:19); YESUS SUNAT, PAULUS MELARANG SUNAT, DAN LAINNYA DAPAT DIBACA PADA BUKU INI, 13 ALASAN MENJADI PENGIKUT YESUS YANG SETIA HARUS MASUK ISLAM.

Alexyoungblood

Number of posts : 4
Reputation : 0
Points : 1359
Registration date : 2013-03-25

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Tue Mar 26, 2013 1:40 am

Alexyoungblood wrote:
1. MENGENAI MAKANAN HARAM.................................................................5

haram menurut aloh dan menurut muhamat aja BEDA

bagusan mana..
- makanan diharamkan

atau ini yang diharamkan:
18 Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.
19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.
20 Itulah yang menajiskan orang.

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Tue Mar 26, 2013 3:26 am

jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:Anda hanya berusaha menghindar untuk tidak menjawabanya karena memang Anda tak tau jawabannya. Bila Anda diciptakan gila sejak lahir, apakah itu karena ulah Anda sendiri? Apakah itu karena ulah orang lain?

bisa..
misalnya kalau ortumu ada hubungan darah/kekerabatan dekat
Bedakan gila dengan idiot. Buktikan bahwa orangtua yang ada hubungan kekerabatan menyebabkan anaknya lahir dalam keadaan gila.


bayo_lubis wrote:Jangan hanya pandai menuduh. Bukankah sejak awal sudah saya katakan saya tidak pernah menyalahkan Tuhan. Tuhan mau menciptakan apa dan bagaimana saja, ya terserah Tuhan dong. Wong itu ciptaannya.
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila?

kan anda menuduh Tuhan menciptakan orang gila
padahal gilanya karena kesalahannya sendiri atau kesalahan orang lain (ortu dan sebagainya)
Apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa Tuhan Kristen tidak mampu menciptakan orang gila?
Anda-lah yang menganggap Tuhan itu salah bila menciptakan manusia dalam keadaan gila.
Saya sudah bilang, terserah Tuhan mau menciptakan apa pun dan dalam keadaan apa pun juga. Wong ciptaan dia kok.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Sat Mar 30, 2013 3:20 am

bayo_lubis wrote:Bedakan gila dengan idiot. Buktikan bahwa orangtua yang ada hubungan kekerabatan menyebabkan anaknya lahir dalam keadaan gila.

ketika gen resesif perkawinan sedarah bertemu..
lahirlah anak cacad baik fisik maupun mental

bayo_lubis wrote:Apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa Tuhan Kristen tidak mampu menciptakan orang gila?

rancangan Tuhan baik adanya..
tetapi manusia bisa merusaknya, contohnya perkawinan sedarah di atas

bayo_lubis wrote:Anda-lah yang menganggap Tuhan itu salah bila menciptakan manusia dalam keadaan gila.
Saya sudah bilang, terserah Tuhan mau menciptakan apa pun dan dalam keadaan apa pun juga. Wong ciptaan dia kok

ada orang gila, kok Tuhan kamu salahkan..
padahal yang membuatnya gila bukan Tuhan, melainkan manusia itu sendiri/manusia lain
JANGAN GAMPANG MENYALAHKAN TUHAN!

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Sat Mar 30, 2013 1:43 pm

jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:Bedakan gila dengan idiot. Buktikan bahwa orangtua yang ada hubungan kekerabatan menyebabkan anaknya lahir dalam keadaan gila.

ketika gen resesif perkawinan sedarah bertemu..
lahirlah anak cacad baik fisik maupun mental
Cacat mental beda dengan gila.
Pengertian Tunagrahita (Cacat mental) menurut American Asociation on Mental Deficiency/AAMD
dalam B3PTKSM, (p. 20) sebagai berikut: yang meliputi fungsi
intelektual umum di bawah rata-rata (Sub-average), yaitu IQ 84 ke bawah
berdasarkan tes; yang muncul sebelum usia 16 tahun; yang menunjukkan
hambatan dalam perilaku adaptif. Sedangkan pengertian Tunagrahita
menurut Japan League for Mentally Retarded (1992: p.22) dalam
B3PTKSM (p. 20-22) sebagai berikut: Fungsi intelektualnya lamban, yaitu
IQ 70 kebawah berdasarkan tes inteligensi baku.Kekurangan dalam perilaku
adaptif. Terjadi pada masa perkembangan, yaitu anatara masa konsepsi
hingga usia 18 tahun.

Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.

Dalah hal ini, perkawinan sedarah bukan melahirkan anak gila.

bayo_lubis wrote:Apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa Tuhan Kristen tidak mampu menciptakan orang gila?

rancangan Tuhan baik adanya..
tetapi manusia bisa merusaknya, contohnya perkawinan sedarah di atas
Itu hanya melahirkan anak yang cacat mental. Bukan gila.



bayo_lubis wrote:Anda-lah yang menganggap Tuhan itu salah bila menciptakan manusia dalam keadaan gila.
Saya sudah bilang, terserah Tuhan mau menciptakan apa pun dan dalam keadaan apa pun juga. Wong ciptaan dia kok

ada orang gila, kok Tuhan kamu salahkan..
padahal yang membuatnya gila bukan Tuhan, melainkan manusia itu sendiri/manusia lain
JANGAN GAMPANG MENYALAHKAN TUHAN!
Saya tidak menyalahkan Tuhan meskipun Tuhan MENCIPTAKAN Anda dalam keadaan gila.
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila?

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Sat Mar 30, 2013 6:43 pm

bayo_lubis wrote:Cacat mental beda dengan gila.
Pengertian Tunagrahita (Cacat mental) menurut American Asociation on Mental Deficiency/AAMD
dalam B3PTKSM, (p. 20) sebagai berikut: yang meliputi fungsi
intelektual umum di bawah rata-rata (Sub-average), yaitu IQ 84 ke bawah
berdasarkan tes; yang muncul sebelum usia 16 tahun; yang menunjukkan
hambatan dalam perilaku adaptif. Sedangkan pengertian Tunagrahita
menurut Japan League for Mentally Retarded (1992: p.22) dalam
B3PTKSM (p. 20-22) sebagai berikut: Fungsi intelektualnya lamban, yaitu
IQ 70 kebawah berdasarkan tes inteligensi baku.Kekurangan dalam perilaku
adaptif. Terjadi pada masa perkembangan, yaitu anatara masa konsepsi
hingga usia 18 tahun.

Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.

Dalah hal ini, perkawinan sedarah bukan melahirkan anak gila.

apa penyebab gangguan jiwa adalah Tuhan?
untuk apa Tuhan mengganggu jiwanya?

bayo_lubis wrote:Itu hanya melahirkan anak yang cacat mental. Bukan gila.

ekspresi cacad/kelainan jiwa adalah kegilaan

bayo_lubis wrote:Saya tidak menyalahkan Tuhan meskipun Tuhan MENCIPTAKAN Anda dalam keadaan gila.
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila?

gila adalah ciptaan Tuhan, itu sembarangan..
karena kegilaan adalah akibat ulah manusia (ortu, orang lain, dan sebagainya)

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Sun Mar 31, 2013 1:11 am

jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:Cacat mental beda dengan gila.
Pengertian Tunagrahita (Cacat mental) menurut American Asociation on Mental Deficiency/AAMD
dalam B3PTKSM, (p. 20) sebagai berikut: yang meliputi fungsi
intelektual umum di bawah rata-rata (Sub-average), yaitu IQ 84 ke bawah
berdasarkan tes; yang muncul sebelum usia 16 tahun; yang menunjukkan
hambatan dalam perilaku adaptif. Sedangkan pengertian Tunagrahita
menurut Japan League for Mentally Retarded (1992: p.22) dalam
B3PTKSM (p. 20-22) sebagai berikut: Fungsi intelektualnya lamban, yaitu
IQ 70 kebawah berdasarkan tes inteligensi baku.Kekurangan dalam perilaku
adaptif. Terjadi pada masa perkembangan, yaitu anatara masa konsepsi
hingga usia 18 tahun.

Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.

Dalah hal ini, perkawinan sedarah bukan melahirkan anak gila.

apa penyebab gangguan jiwa adalah Tuhan?
untuk apa Tuhan mengganggu jiwanya?
Bila Tuhan menciptakan Anda DALAM KEADAAN GILA, lantas siapa lagi yang bikin Anda itu gila?

bayo_lubis wrote:Itu hanya melahirkan anak yang cacat mental. Bukan gila.

ekspresi cacad/kelainan jiwa adalah kegilaan
Di atas sudah jelas-jelas saya tunjukkan beda gila dengan cacat/kelainan jiwa, malah Anda masih menyamakannya.

bayo_lubis wrote:Saya tidak menyalahkan Tuhan meskipun Tuhan MENCIPTAKAN Anda dalam keadaan gila.
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila?

gila adalah ciptaan Tuhan, itu sembarangan..
karena kegilaan adalah akibat ulah manusia (ortu, orang lain, dan sebagainya)
Kok masing mengulang-ulang? Bukankah di atas saya sudah bilang bahwa yang disebabkan oleh perkawinan sedarah itu hanyalah cacat jiwa, bukan gila.
Lantas bila Tuhan menciptakan Anda dalam keadaan gila, ini menurut Anda akibat siapa?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila? (Ini saya ulang-ulang karena belum pernaha Anda jawab.)

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Sun Mar 31, 2013 2:15 am

bayo_lubis wrote:Bila Tuhan menciptakan Anda DALAM KEADAAN GILA, lantas siapa lagi yang bikin Anda itu gila?

keadaan gila bukan Tuhan yang menyebabkan, tapi manusia itu sendiri atau orang lain..
kenapa ini tidak dijawab:
- apa penyebab gangguan jiwa adalah Tuhan?
- untuk apa Tuhan mengganggu jiwanya?


bayo_lubis wrote:Di atas sudah jelas-jelas saya tunjukkan beda gila dengan cacat/kelainan jiwa, malah Anda masih menyamakannya.

salah satu ekspresi cacad/degradasi mental adalah kegilaan..
banyak kasus perkawinan sedarah menurunkan anak yang cacad mental yaitu gila

bayo_lubis wrote:Lantas bila Tuhan menciptakan Anda dalam keadaan gila, ini menurut Anda akibat siapa?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila? (Ini saya ulang-ulang karena belum pernaha Anda jawab.)

kalau ada orang gila..
maka yang gak beres itu pasti orang itu sendiri, orang lain atau lingkungannya
bukan TUHAN

saya tidak gila karena..
- Tuhan tidak menganggu jiwa saya
- Orang tua dan lingkungan saya juga baik-baik saja

mosok Tuhan mengganggu jiwa seseorang supaya ia gila?
sembarangan aja kamu

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Sun Mar 31, 2013 2:24 am

bayo_lubis wrote:Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.

siapa/apa yang menyebabkan jiwanya terganggu: TUHAN?

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Sun Mar 31, 2013 3:25 am

jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:Bila Tuhan menciptakan Anda DALAM KEADAAN GILA, lantas siapa lagi yang bikin Anda itu gila?

keadaan gila bukan Tuhan yang menyebabkan, tapi manusia itu sendiri atau orang lain..
kenapa ini tidak dijawab:
- apa penyebab gangguan jiwa adalah Tuhan?
- untuk apa Tuhan mengganggu jiwanya?

Kalau Tuhan menciptakan, maka Tuhanlah yang membuat.

bayo_lubis wrote:Di atas sudah jelas-jelas saya tunjukkan beda gila dengan cacat/kelainan jiwa, malah Anda masih menyamakannya.

salah satu ekspresi cacad/degradasi mental adalah kegilaan..
banyak kasus perkawinan sedarah menurunkan anak yang cacad mental yaitu gila
Gila TIDAK SAMA DENGAN cacat mental. Jadi perkawinan sedarah bukan menyebankan anak gila.

bayo_lubis wrote:Lantas bila Tuhan menciptakan Anda dalam keadaan gila, ini menurut Anda akibat siapa?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila? (Ini saya ulang-ulang karena belum pernaha Anda jawab.)

kalau ada orang gila..
maka yang gak beres itu pasti orang itu sendiri, orang lain atau lingkungannya
bukan TUHAN
Kalau orang lahir dalam keadaan gila, apa kesalahan dia dalam hal ini?

saya tidak gila karena..
- Tuhan tidak menganggu jiwa saya
- Orang tua dan lingkungan saya juga baik-baik saja
Bedakan diciptakan dalam keadaan gila dengan gila setelah lahir/dewasa.
Apa Anda pikir tidak ada manusia gila sejak lahir?

mosok Tuhan mengganggu jiwa seseorang supaya ia gila?
sembarangan aja kamu
Kalau Tuhan menciptakan manusia dalam keadaan gila, maka Tuhanlah yang membuat jiwanya terganggu. Siapa lagi kalau bukan Tuhan.
Nah mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan jiwa yang terganggu? Sementara ada orang lain yang jiwanya terganggu sejak lahir? Ini maksudnya.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Sun Mar 31, 2013 3:49 am

bayo_lubis wrote:Kalau Tuhan menciptakan, maka Tuhanlah yang membuat.

yang dipertanyakan: gila/gangguan jiwanya (bukan orangnya)
- apa yang menganggu jiwanya Tuhan?
- untuk apa Tuhan melakukannya?


bayo_lubis wrote:Gila TIDAK SAMA DENGAN cacat mental. Jadi perkawinan sedarah bukan menyebankan anak gila.

tetanggaku gila karena ortunya sepupuan..

bayo_lubis wrote:Kalau orang lahir dalam keadaan gila, apa kesalahan dia dalam hal ini?

dia tidak salah..
tapi ortunya yang kawin sedarah

bayo_lubis wrote:Bedakan diciptakan dalam keadaan gila dengan gila setelah lahir/dewasa.
Apa Anda pikir tidak ada manusia gila sejak lahir?

kalau pakai definisi 'gilamu' tidak ada..

bayo_lubis wrote:Kalau Tuhan menciptakan manusia dalam keadaan gila, maka Tuhanlah yang membuat jiwanya terganggu. Siapa lagi kalau bukan Tuhan.

gak ada Tuhan menciptakan kegilaan
gak ada Tuhan menganggu jjiwa manusia supaya gila
sembarangan aja kamu...
faktor penyebab kegilaan/gangguan jiwa bukan Tuhan
tapi dirinya sendiri, manusia lain atau lingkungannya

bayo_lubis wrote:Sementara ada orang lain yang jiwanya terganggu sejak lahir?

tergantung ortunya..
bila sedarah maka risiko melahirkan anak cacad mental, cacad fisik, lemah mental, dan sebagainya cukup besar..
contohnya tetanggaku tersebut, terlahir ia normal tetapi karena mentalnya lemah, ia mudah mengalami schock, sekarang ia gila

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Sun Mar 31, 2013 4:03 am

jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:Kalau Tuhan menciptakan, maka Tuhanlah yang membuat.

yang dipertanyakan: gila/gangguan jiwanya (bukan orangnya)
- apa yang menganggu jiwanya Tuhan?
- untuk apa Tuhan melakukannya?


bayo_lubis wrote:Gila TIDAK SAMA DENGAN cacat mental. Jadi perkawinan sedarah bukan menyebankan anak gila.

tetanggaku gila karena ortunya sepupuan..

bayo_lubis wrote:Kalau orang lahir dalam keadaan gila, apa kesalahan dia dalam hal ini?

dia tidak salah..
tapi ortunya yang kawin sedarah

bayo_lubis wrote:Bedakan diciptakan dalam keadaan gila dengan gila setelah lahir/dewasa.
Apa Anda pikir tidak ada manusia gila sejak lahir?

kalau pakai definisi 'gilamu' tidak ada..

bayo_lubis wrote:Kalau Tuhan menciptakan manusia dalam keadaan gila, maka Tuhanlah yang membuat jiwanya terganggu. Siapa lagi kalau bukan Tuhan.

gak ada Tuhan menciptakan kegilaan
gak ada Tuhan menganggu jjiwa manusia supaya gila
sembarangan aja kamu...
faktor penyebab kegilaan/gangguan jiwa bukan Tuhan
tapi dirinya sendiri, manusia lain atau lingkungannya

bayo_lubis wrote:Sementara ada orang lain yang jiwanya terganggu sejak lahir?

tergantung ortunya..
bila sedarah maka risiko melahirkan anak cacad mental, cacad fisik, lemah mental, dan sebagainya cukup besar..
contohnya tetanggaku tersebut, terlahir ia normal tetapi karena mentalnya lemah, ia mudah mengalami schock, sekarang ia gila
Gila tidak sama dengan cacat jiwa.
Semua jawaban Anda itu HANYA SOAL CACAT JIWA. Bukan soal gila.
Saya tidak menanyakan cacat jiwa. Semua pertanyaan saya itu soal gila.
Mana jawaban Anda soal gila? Ingat gila TIDAK SAMA dengan cacat jiwa.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Sun Mar 31, 2013 4:57 pm


penyebab gila itu macam-macam..
yang jelas bukan Tuhan

ada balon bupati yang gagal memenangi pemilukada
lalu jadi gila, bugil dan masuk sungai
apa yang membuatnya gila Tuhan???

mana ada bayi lahir langsung gila??
yang ada adalah adanya kelainan fisik dan mental, risiko bila ortunya punya hubungan darah
mental yang lemah potensial menjadikannya gila di kemudian hari bila mengalami schock tertentu, contohnya tetanggaku itu

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Sun Mar 31, 2013 8:18 pm

jimatkalimasada wrote:
penyebab gila itu macam-macam..
yang jelas bukan Tuhan
Tapi Anda belum memberi penyebab gila yang saya maksud (diciptakan dalam keadaan gila/gila sejak lahir).

ada balon bupati yang gagal memenangi pemilukada
lalu jadi gila, bugil dan masuk sungai
apa yang membuatnya gila Tuhan???
Saya tidak menanyakan gila setelah dewasa. Yang saya tanya gila sejak lahir (diciptakan dlm keadaan gila).

mana ada bayi lahir langsung gila??
yang ada adalah adanya kelainan fisik dan mental, risiko bila ortunya punya hubungan darah
mental yang lemah potensial menjadikannya gila di kemudian hari bila mengalami schock tertentu, contohnya tetanggaku itu
http://health.detik.com/read/2013/02/14/173025/2170390/763/ada-tidaknya-gangguan-jiwa-ternyata-ditentukan-sejak-bayi-belum-lahir

Nah, ada tidaknya gangguan jiwa ternyata ditentukan sejak lahir.
Dalam hal ini ada juga yang mengalami gangguan jiwa (gila) sejak lahir.
Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.

Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 03, 2013 7:15 pm

bayo_lubis wrote:
http://health.detik.com/read/2013/02/14/173025/2170390/763/ada-tidaknya-gangguan-jiwa-ternyata-ditentukan-sejak-bayi-belum-lahir

Nah, ada tidaknya gangguan jiwa ternyata ditentukan sejak lahir.
Dalam hal ini ada juga yang mengalami gangguan jiwa (gila) sejak lahir.
Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.

Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?

apa yang mengganggu jiwanya TUhan?

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by you7tube7com on Fri Apr 05, 2013 8:42 am

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:Itulah yg saya katakan bahwa kekafiran dan orang-2 kafir itu tdk sesempit yg kau bayangkan. padahal ayat itu tidak berdiri sendiri, tapi ada ayat yg lain menjelaskan siapa orang-2 kafir dimaksud di ayat 9:29 itu. Perhatikan ayat berikut ini :
Al Quran surah Al Mumtahanah ayat 8 dan 9 ”Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi kamu dalam agama dan tidak mengusir kamu dari kampung-kampungmu sebab Allah senang kepada orang-orang yang adil. Allah hanya melarang kamu bersahabat dengan orang-orang yang memerangi kamu dalam agama dan mengusir kamu dari kampung-kampungmu dan saling bantu-membantu untuk mengusir kamu ,barangsiapa bersahabat dengan mereka maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim”.(QS 60:8-9)

Sudah jelas dari ayat di atas bahwa mereka yang harus diperangi orang Islam adalah orang-orang nonIslam yang memerangi orang Islam. Ketika zaman Rasulullah SAW mereka adalah kaum kafir Quraisy dan yang membantu kafir Quraisy dalam memerangi Rasulullah SAW dan pengikutnya. Mereka kaum kafir Quraisy telah menyakiti orang-orang islam dan mengusir orang-orang islam dari kampung halaman mereka. Mereka inilah yang dimaksud dalam Al Quran surah At Taubah ayat 29 seperti yang kau sampaikan itu. Sedangkan Al Quran surah Al Mumtahanah ayat 8 dan 9 dengan jelas menyatakan bahwa kita harus berbuat baik dan berlaku adil kepada orang nonIslam yang tidak memerangi umat Islam dalam agamanya.






9:29 -> nggak merangi aja diperangi/dibunuh
apalagi yang merangi dan yang ngusir -> QS 60:8-9

*pun fakta yang merangi/ngusir kagak ada


Hooii..... 'perangilah' bukan berarti melakukan tindakan perang....

kalo ada kalimat spt ini :" Perangilah narkoba "
Apk pasti berarti melakukan tindakan perang...??!! begitu..??!!!! hi...hi...hi...hi...

Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari
orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri
mereka.


you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 5861
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by sai_baba on Fri Apr 05, 2013 11:13 am

Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari
orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri
mereka.
hahahahahahahaha......
hihihihihihihihihihi........tidak tahu malu ya.....malak org kafir...

sai_baba
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1584
Reputation : -6
Points : 4413
Registration date : 2010-05-24

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Sun Apr 07, 2013 12:08 pm

jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:
http://health.detik.com/read/2013/02/14/173025/2170390/763/ada-tidaknya-gangguan-jiwa-ternyata-ditentukan-sejak-bayi-belum-lahir

Nah, ada tidaknya gangguan jiwa ternyata ditentukan sejak lahir.
Dalam hal ini ada juga yang mengalami gangguan jiwa (gila) sejak lahir.
Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.

Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?

apa yang mengganggu jiwanya TUhan?
Menurut Anda ada orang lain yang mengganggu jiwanya padahal si bayi masih dalam kandungan? Atau menurut Anda, si bayi itu mengganggu jiwanya sendiri saat dia masih belum lahir?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada
manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?
Ini belum pernah Anda jawab. Malah selalu mengajukan pertanyaan.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Sun Apr 07, 2013 1:08 pm

Nah, ada tidaknya gangguan jiwa ternyata ditentukan sejak lahir.
Dalam hal ini ada juga yang mengalami gangguan jiwa (gila) sejak lahir.
Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?
apa yang mengganggu jiwanya TUhan?
Menurut Anda ada orang lain yang mengganggu jiwanya padahal si bayi masih dalam kandungan? Atau menurut Anda, si bayi itu mengganggu jiwanya sendiri saat dia masih belum lahir?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada
manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?
Ini belum pernah Anda jawab. Malah selalu mengajukan pertanyaan.


Dari argumen anda di atas, ada sedikit pertanyaan dari saya:
- Menurut anda, Allah bisa/tidak melakukan kesalahan?
- Menurut anda, SEMUA yang diciptakan Allah itu baik atau tidak?
- Menurut anda, segala hal/peristiwa yang buruk dari Allah atau bukan?
- Menurut anda, sudah adil kah Allah dengan segala apa yang diciptakan-Nya?

salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Sun Apr 07, 2013 1:30 pm

Master Denny wrote:Nah, ada tidaknya gangguan jiwa ternyata ditentukan sejak lahir.
Dalam hal ini ada juga yang mengalami gangguan jiwa (gila) sejak lahir.
Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?
apa yang mengganggu jiwanya TUhan?
Menurut Anda ada orang lain yang mengganggu jiwanya padahal si bayi masih dalam kandungan? Atau menurut Anda, si bayi itu mengganggu jiwanya sendiri saat dia masih belum lahir?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada
manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?
Ini belum pernah Anda jawab. Malah selalu mengajukan pertanyaan.


Dari argumen anda di atas, ada sedikit pertanyaan dari saya:
- Menurut anda, Allah bisa/tidak melakukan kesalahan?
Tuhan tidak pernah salah. Tetapi punya kuasa untuk melakukan apa saja.

- Menurut anda, SEMUA yang diciptakan Allah itu baik atau tidak?
Baik dan buruk itu kadang bisa relatif.
-Allah menciptakan orang kaya. Alah menciptakan orang miskin. Orang miskin itu hasil ciptaan yang baikkah menurut Anda? Allah menciptakan sehat.
-Allah menciptakan sakit. Sakit itu baikkah menurut Anda? Ataukah Anda berpikir bahwa sakit itu adalah ciptaan setan?
-Allah menciptakan manusia ber-IQ tinggi. Allah menciptakan manusia ber-IQ rendah. Apakah manusia ber-IQ rendah itu baik menurut Anda? Ataukah menurut Anda manusia ber-IQ rendah bukan ciptaan Tuhan?

- Menurut anda, segala hal/peristiwa yang buruk dari Allah atau bukan?
Manusia punya rencana, tapi Tuhanlah yang menentukan. Setujukah Anda dengan ini?

- Menurut anda, sudah adil kah Allah dengan segala apa yang diciptakan-Nya?

salam
Tuhan itu adil.
Saya tidak mempermasalahkan Tuhan itu adil atau tidak.
Saya menanyakan hal di atas (mengapa Anda tidak diciptakan dlm keadaan gila?), karena si jimat menanyakan kepada saya alasan Tuhan, padahal Tuhan sendiri tidak menyebutkan alasannya. Nah, hal yang sama saya tanya balik ke jimat. Di sini masalahnya. BUkan soal baik-buruknya ciptaan Tuhan. Bukan soal adil tidaknya Tuhan itu. Udah ngerti, Mas?

Nah menurut Anda, mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila, padahal ada orang lain yang diciptakan dalam keadaan gila?

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Sun Apr 07, 2013 1:39 pm

sai_baba wrote:
baba : saya berkata TIDAK ADA ORANG SUCI YG NGAKU2 DIRINYA SUCI..
Jika ada org atau nabi yg ingin pengikutnya mengkui diriny adalah
rasul yg berarti utusan tuhan maka dia nabi palsu..
bayo:
Dan menurut Anda, apakah orang yang meminta dirinya agar dipercayai sama dengan orang yang tidak bisa dipercaya?
kalo orang tsb tukang kawin kayak aceng,apalagi main hakim sendiri
dgn melempari batu sampai mati ...SUDAH PASTI dia nabi palsu!!!

anak SMP saja asalkan bukan karena ikut suku/tradisi islam,akan menyadari hal itu.(bhw dia nabi palsu)
Kok masih bersyarat?
Saya ulang:
Apakah menurut Anda bahwa tidak ada orang yang bisa percaya bila dia minta agar dipercayai?

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Sun Apr 07, 2013 2:24 pm

Terima kasih atas jawabannya.
# Argumen anda:
- Tuhan tidak pernah salah. Tetapi punya kuasa untuk melakukan apa saja.

# Tanggapan saya:
Sangat setuju jika Tuhan tidak pernah salah dan mempunya kuasa untuk melakukan apasaja kecuali melakukan kesalahan.
Tuhan TIDAK BISA melakukan kesalahan (dosa) karena kesucian Dia yang menjaganya.
Itu satu2-nya hal yang tidak bisa dilakukan oleh Tuhan.


# Argumen anda:
Baik dan buruk itu kadang bisa relatif.
-Allah menciptakan orang kaya. Alah menciptakan orang miskin. Orang miskin itu hasil ciptaan yang baikkah menurut Anda?
Allah menciptakan sehat.
-Allah menciptakan sakit. Sakit itu baikkah menurut Anda? Ataukah Anda berpikir bahwa sakit itu adalah ciptaan setan?
-Allah menciptakan manusia ber-IQ tinggi. Allah menciptakan manusia ber-IQ rendah.
Apakah manusia ber-IQ rendah itu baik menurut Anda? Ataukah menurut Anda manusia ber-IQ rendah bukan ciptaan Tuhan?

# Tanggapan saya:
Justru di sini anda menjadi bimbang dan kontradiksi dengan argumen anda pertama.
Miskin, sakit, IQ rendah bukan ciptaan Tuhan, karena hal itu merupakan sesuatu yang jelek (tidak berlaku teori relatif untuk hal ini).
Kemana pun anda bertanya pasti mereka setuju hal2 tersebut merupakan hal jelek/sebuah kesalahan.
Saya tetap berpegang teguh bahwa apa yang dilakukan dan diciptakan Tuhan adalah BAIK dan SEMPURNA.
Adapun hal2 yang jelek itu karena salah ciptaan-Nya sendiri dan andil dari setan yang akhirnya membawa manusia menyalahkan Tuhan.
Anda masih ingat tentang kisah Nabi Ayub? Itu bukti kongkrit dari apa yang saya jelaskan.
Contoh kongkrit dalam kehidupan sehari2: Misalkan anda sudah mempunyai anak, adakah anda mengajarkan anak anda untuk berbohong? Tentu tidak, tetapi kenapa ada anak balita yang sudah bisa berbohong?

Mungkin anda berpendapat... Setan juga ciptaan Allah berarti Allah membuat sesuatu yang jelek.
Saya katakan TIDAK, Allah TIDAK PERNAH menciptakan setan/iblis/jin dsb...
Allah menciptakan Malaikat, dan ketika malaikat itu memberontak dan tidak taat kepada Allah, maka dibuang mereka ke dunia dan menjadi musuh Allah serta menggoda pengikut2-Nya


# Argumen anda:
Manusia punya rencana, tapi Tuhanlah yang menentukan. Setujukah Anda dengan ini?

# Tanggapan saya:
Sangat setuju, tapi itu tidak menjawab apa yang saya tanyakan.


# Argumen anda:
Tuhan itu adil

# Tanggapan saya:
Bagi saya hanya itu saja tanggapan anda untuk pertanyaan saya, dan 100% saya setuju.
Masalah diskusi anda dengan bro jimat, diluar koridor saya untuk menanggapi.


# Anda menanyakan:
Nah menurut Anda, mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila,
padahal ada orang lain yang diciptakan dalam keadaan gila?

# Tanggapan saya:
Karena Tuhan tidak pernah menciptakan siapa pun (termasuk saya dan anda) dalam keadaan yang tidak sempurna.
Dan saya sangat bersyukur untuk keadaan tersebut.
Ketika ada bayi terlahir dengan tidak sempurna, banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut tetapi BUKAN KARENA DICIPTAKAN TUHAN.
Faktor kelalaian orang tua memberi gizi yang cukup untuk kandungan, faktor penyakit orang tuanya, faktor psikologis ibunya ketika hamil, dsb...
apalagi jika dicampuri oleh kuasa Setan dengan tujuan membuat orang tuanya menyalahkan Tuhan dan berbalik antipati kepada-Nya.

Sedikit tambahan:
Seluruh diskusi di atas menyangkut sebuah KEYAKINAN dari pandangan ajaran agama masing2, jadi saya tidak bisa memaksakan apalagi menyalahkan argumen anda. Jika anda tetap yakin dengan apa yang anda miliki sekarang merupakan suatu kebenaran, itu hak anda. Begitu juga sebaliknya. Sekali lagi terima kasih

salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 6:10 pm

you7tube7com wrote:
jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:Itulah yg saya katakan bahwa kekafiran dan orang-2 kafir itu tdk sesempit yg kau bayangkan. padahal ayat itu tidak berdiri sendiri, tapi ada ayat yg lain menjelaskan siapa orang-2 kafir dimaksud di ayat 9:29 itu. Perhatikan ayat berikut ini :
Al Quran surah Al Mumtahanah ayat 8 dan 9 ”Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi kamu dalam agama dan tidak mengusir kamu dari kampung-kampungmu sebab Allah senang kepada orang-orang yang adil. Allah hanya melarang kamu bersahabat dengan orang-orang yang memerangi kamu dalam agama dan mengusir kamu dari kampung-kampungmu dan saling bantu-membantu untuk mengusir kamu ,barangsiapa bersahabat dengan mereka maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim”.(QS 60:8-9)

Sudah jelas dari ayat di atas bahwa mereka yang harus diperangi orang Islam adalah orang-orang nonIslam yang memerangi orang Islam. Ketika zaman Rasulullah SAW mereka adalah kaum kafir Quraisy dan yang membantu kafir Quraisy dalam memerangi Rasulullah SAW dan pengikutnya. Mereka kaum kafir Quraisy telah menyakiti orang-orang islam dan mengusir orang-orang islam dari kampung halaman mereka. Mereka inilah yang dimaksud dalam Al Quran surah At Taubah ayat 29 seperti yang kau sampaikan itu. Sedangkan Al Quran surah Al Mumtahanah ayat 8 dan 9 dengan jelas menyatakan bahwa kita harus berbuat baik dan berlaku adil kepada orang nonIslam yang tidak memerangi umat Islam dalam agamanya.






9:29 -> nggak merangi aja diperangi/dibunuh
apalagi yang merangi dan yang ngusir -> QS 60:8-9

*pun fakta yang merangi/ngusir kagak ada


Hooii..... 'perangilah' bukan berarti melakukan tindakan perang....

kalo ada kalimat spt ini :" Perangilah narkoba "
Apk pasti berarti melakukan tindakan perang...??!! begitu..??!!!! hi...hi...hi...hi...

Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari
orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri
mereka.


yang dilakukan muhamat tindakan perang..

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 6:16 pm

bayo_lubis wrote:
jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:
http://health.detik.com/read/2013/02/14/173025/2170390/763/ada-tidaknya-gangguan-jiwa-ternyata-ditentukan-sejak-bayi-belum-lahir

Nah, ada tidaknya gangguan jiwa ternyata ditentukan sejak lahir.
Dalam hal ini ada juga yang mengalami gangguan jiwa (gila) sejak lahir.
Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.

Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?

apa yang mengganggu jiwanya TUhan?
Menurut Anda ada orang lain yang mengganggu jiwanya padahal si bayi masih dalam kandungan? Atau menurut Anda, si bayi itu mengganggu jiwanya sendiri saat dia masih belum lahir?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada
manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?
Ini belum pernah Anda jawab. Malah selalu mengajukan pertanyaan.

kenapa takut mengatakan: Tuhan menganggu jiwanya sejak lahir supaya dia gila???
cuman muter-muter kek tasawuf, itulah nalar islammu..
semua karena Tuhan, semua kehendak Tuhan
ada orang terganggu jiwanyapun, Tuhan penyebabnya..

saya tidak gila karena ortu saya sehat..
tidak kawin sedarah sehingga fisik dan mental saya kuat
perkawinan sedarah potensial melahirkan keturunan lemah fisik maupun mental
kelemahan mental kena stress dikit aja langsung depresi lalu terganggu jiwanya (gila)
jadi kegilaan bukan disebabkan oleh Tuhan
jangan sembarangan!

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Mon Apr 08, 2013 10:52 am

jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:
jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:
http://health.detik.com/read/2013/02/14/173025/2170390/763/ada-tidaknya-gangguan-jiwa-ternyata-ditentukan-sejak-bayi-belum-lahir

Nah, ada tidaknya gangguan jiwa ternyata ditentukan sejak lahir.
Dalam hal ini ada juga yang mengalami gangguan jiwa (gila) sejak lahir.
Gila (bahasa Inggris: insanity atau madness) adalah istilah umum tentang gangguan jiwa yang parah. Secara historis, konsep ini telah digunakan dalam berbagai cara. Di lingkungan dunia medis lebih sering digunakan istilah gangguan jiwa.

Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?

apa yang mengganggu jiwanya TUhan?
Menurut Anda ada orang lain yang mengganggu jiwanya padahal si bayi masih dalam kandungan? Atau menurut Anda, si bayi itu mengganggu jiwanya sendiri saat dia masih belum lahir?
Mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dlm keadaan gila, sementara ada
manusia lain yang telah mengalami gangguan jiwa sejak belum lahir?
Ini belum pernah Anda jawab. Malah selalu mengajukan pertanyaan.

kenapa takut mengatakan: Tuhan menganggu jiwanya sejak lahir supaya dia gila???
cuman muter-muter kek tasawuf, itulah nalar islammu..
semua karena Tuhan, semua kehendak Tuhan
ada orang terganggu jiwanyapun, Tuhan penyebabnya..

saya tidak gila karena ortu saya sehat..
tidak kawin sedarah sehingga fisik dan mental saya kuat
perkawinan sedarah potensial melahirkan keturunan lemah fisik maupun mental
kelemahan mental kena stress dikit aja langsung depresi lalu terganggu jiwanya (gila)
jadi kegilaan bukan disebabkan oleh Tuhan
jangan sembarangan!
Saya sudah bilang bahwa perkawinan sedarah hanya menyebabkan cacat mental, bukan gila.
Kok Anda masih jawab bahwa Anda tidak gila sejak lahir karena orang tua Anda tidak kawin sedarah?
Saya tidak menanyakan mengapa Anda tidak cacat mental. Yang saya tanyakan mengapa Anda tidak gila sejak lahir. Silakan dijawab.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Mon Apr 08, 2013 11:45 am

Master Denny wrote:Terima kasih atas jawabannya.
# Argumen anda:
- Tuhan tidak pernah salah. Tetapi punya kuasa untuk melakukan apa saja.

# Tanggapan saya:
Sangat setuju jika Tuhan tidak pernah salah dan mempunya kuasa untuk melakukan apasaja kecuali melakukan kesalahan.
Tuhan TIDAK BISA melakukan kesalahan (dosa) karena kesucian Dia yang menjaganya.
Itu satu2-nya hal yang tidak bisa dilakukan oleh Tuhan.


# Argumen anda:
Baik dan buruk itu kadang bisa relatif.
-Allah menciptakan orang kaya. Alah menciptakan orang miskin. Orang miskin itu hasil ciptaan yang baikkah menurut Anda?
Allah menciptakan sehat.
-Allah menciptakan sakit. Sakit itu baikkah menurut Anda? Ataukah Anda berpikir bahwa sakit itu adalah ciptaan setan?
-Allah menciptakan manusia ber-IQ tinggi. Allah menciptakan manusia ber-IQ rendah.
Apakah manusia ber-IQ rendah itu baik menurut Anda? Ataukah menurut Anda manusia ber-IQ rendah bukan ciptaan Tuhan?

# Tanggapan saya:
Justru di sini anda menjadi bimbang dan kontradiksi dengan argumen anda pertama.
Kok Anda masih ragu? Bukankah di atas saya sebutkan bahwa Tuhan punya kuasa untuk melakukan apa saja? Itu yang saya beri warna merah.

Miskin, sakit, IQ rendah bukan ciptaan Tuhan, karena hal itu merupakan sesuatu yang jelek (tidak berlaku teori relatif untuk hal ini).
Terus miskin, sakit dan IQ rendah itu ciptaan siapa? Adakah pencipta lain selain dari pada Tuhan?

Kemana pun anda bertanya pasti mereka setuju hal2 tersebut merupakan hal jelek/sebuah kesalahan.
Hasil karya yang jelek tidak selalu merupakan hasil dari kesalahan saat berkarya tsb.
-Anda seorang pelukis yang sangat jago. Bila Anda sengaja (untuk keperluan tertentu, misalnya buat PR anak tetangga) bikin lukisan jelek, apakah itu berarti saat melukis Anda sedang melakukan kesalahan dalam melukis?
-Anda seorang guru. Saat Anda menguji siswa dengan test B-S (benar-salah). Maka saat Anda sengaja memberi soal: "Ibukota Indonesia adalah Medan". Apakah ini merupakan kesalahan Anda dalam membuat soal?

Saya tetap berpegang teguh bahwa apa yang dilakukan dan diciptakan Tuhan adalah BAIK dan SEMPURNA.
Lantas mengapa ada orang miskin, padahal itu bukan keinginannya? Miskin itu buatan siapa? Lantas mengapa ada orang cacat padahal itu bukan keinginannya? Orang cacat itu buatan siapa? Lantas mengapa ada orang berwajah jelek padahal itu bukan keinginannya? Orang jelek itu buatan siapa?

Adapun hal2 yang jelek itu karena salah ciptaan-Nya sendiri dan andil dari setan yang akhirnya membawa manusia menyalahkan Tuhan.
Apakah bila wajah Anda jelek, itu adalah karya setan dan kesalahan Anda sendiri?

Anda masih ingat tentang kisah Nabi Ayub? Itu bukti kongkrit dari apa yang saya jelaskan.
Contoh kongkrit dalam kehidupan sehari2: Misalkan anda sudah mempunyai anak, adakah anda mengajarkan anak anda untuk berbohong? Tentu tidak, tetapi kenapa ada anak balita yang sudah bisa berbohong?
Karena berbohong merupakan salah satu sifat dari manusia, bukan sifat dari Tuhan. Bukan sifat dari tumbuhan.

Mungkin anda berpendapat... Setan juga ciptaan Allah berarti Allah membuat sesuatu yang jelek.
Saya katakan TIDAK, Allah TIDAK PERNAH menciptakan setan/iblis/jin dsb...
Allah menciptakan Malaikat, dan ketika malaikat itu memberontak dan tidak taat kepada Allah, maka dibuang mereka ke dunia dan menjadi musuh Allah serta menggoda pengikut2-Nya
Lantas siapa yang menciptakan 'sifat' memberontak itu? Apakah Malaikat mampu juga mencipta? Siapa yang membuat malaikat itu mampu memberontak? Siapa yang memberi kehendak bebas?

# Argumen anda:
Manusia punya rencana, tapi Tuhanlah yang menentukan. Setujukah Anda dengan ini?

# Tanggapan saya:
Sangat setuju, tapi itu tidak menjawab apa yang saya tanyakan.
Ketentuan Tuhan apa saja yang Anda setujui dalam hal ini? Hal atau peristiwa yang baik sajakah?


# Argumen anda:
Tuhan itu adil

# Tanggapan saya:
Bagi saya hanya itu saja tanggapan anda untuk pertanyaan saya, dan 100% saya setuju.
Masalah diskusi anda dengan bro jimat, diluar koridor saya untuk menanggapi.
Bila Anda menganggap bahwa itu di luar koridor Anda, lantas mengapa Anda ikut-ikutan meng-quote dan menanyakan tulisan saya yang merupakan jawaban buat jimat?
Itu bagian dari diskusi kami.

# Anda menanyakan:
Nah menurut Anda, mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila,
padahal ada orang lain yang diciptakan dalam keadaan gila?

# Tanggapan saya:
Karena Tuhan tidak pernah menciptakan siapa pun (termasuk saya dan anda) dalam keadaan yang tidak sempurna.
Tidak ada manusia yang sempurna. Itulah salah satu ciri-ciri makhluk. Namun ketidaksempurnaan itu harus tetap disyukuri karena kita adalah ciptaanNya. Karena Dia punya hal untuk menciptakan makhluk yang bagaimanapun sesuai dengan keinginanNya.

Dan saya sangat bersyukur untuk keadaan tersebut.
Inilah yang saya sebut bahwa baik dan buruk itu bisa saja bersifat relatif.
-Wajah cantik/tampan itu baik (relatif)
-Wajah jelek itu buruk (relatif)
Bila Anda bersyukur dalam keadaan wajah Anda yang jelek, maka berlakukah teori relatif untuk hal ini. Kecuali Anda menganggap bahwa kejelekan wajah Anda sejak lahir adalah karya setan atau kesalahan Anda sendiri.
[quote]
Ketika ada bayi terlahir dengan tidak sempurna, banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut tetapi BUKAN KARENA DICIPTAKAN TUHAN.
Faktor kelalaian orang tua memberi gizi yang cukup untuk kandungan, faktor penyakit orang tuanya, faktor psikologis ibunya ketika hamil, dsb...
apalagi jika dicampuri oleh kuasa Setan dengan tujuan membuat orang tuanya menyalahkan Tuhan dan berbalik antipati kepada-Nya.
[quote]Siapa yang menciptakan faktor-faktor itu? Siapa yang menciptakan sifat manusia dan setan itu? Siapa yang memberi kehendak bebas itu.
Islam tidak pernah menyalahkan Tuhan walau pun Tuhan menciptakan semuanya (hal baik dan hal buruk). Islam menganggap bahwa itu adalah Kuasa Tuhan yang dimanfaatkan sebagai ujian bagi manusia. Untuk menguji ketabahan manusia yang menemukan hal-hal buruk, dsb. Dengan demikian, bagi Islam, tidak ada pencipta lain selain Tuhan.

Sedikit tambahan:
Seluruh diskusi di atas menyangkut sebuah KEYAKINAN dari pandangan ajaran agama masing2, jadi saya tidak bisa memaksakan apalagi menyalahkan argumen anda. Jika anda tetap yakin dengan apa yang anda miliki sekarang merupakan suatu kebenaran, itu hak anda. Begitu juga sebaliknya. Sekali lagi terima kasih
salam

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Mon Apr 08, 2013 12:59 pm

# Argumen anda:
Kok Anda masih ragu? Bukankah di atas saya sebutkan bahwa Tuhan punya kuasa untuk melakukan apa saja? Itu yang saya beri warna merah.

# Tanggapan saya:
Yang anda beri tanda merah itu argumen anda sendiri. hahaha... coba anda selidiki lagi.


# Argumen anda:
Terus miskin, sakit dan IQ rendah itu ciptaan siapa? Adakah pencipta lain selain dari pada Tuhan?

# Tanggapan saya:
Saya sudah menjawab di atas dan memberi penjabaran yang cukup luas, silahkan anda teliti lagi.


# Argumen anda:
Hasil karya yang jelek tidak selalu merupakan hasil dari kesalahan saat berkarya tsb.
-Anda seorang pelukis yang sangat jago. Bila Anda sengaja (untuk keperluan tertentu, misalnya buat PR anak tetangga) bikin lukisan jelek, apakah itu berarti saat melukis Anda sedang melakukan kesalahan dalam melukis?
-Anda seorang guru. Saat Anda menguji siswa dengan test B-S (benar-salah). Maka saat Anda sengaja memberi soal: "Ibukota Indonesia adalah Medan". Apakah ini merupakan kesalahan Anda dalam membuat soal?

# Tanggapan saya:
Anda tidak bisa memetik hanya sebagian kecil dari argumen saya karena artinya akan berbeda.
Sebelumnya saya bilang:
"Miskin, sakit, IQ rendah bukan ciptaan Tuhan, karena hal itu merupakan sesuatu yang jelek (tidak berlaku teori relatif untuk hal ini).
Kemana pun anda bertanya pasti mereka setuju hal2 tersebut merupakan hal jelek/sebuah kesalahan".
Itu satu rangkaian kalimat, jadi jangan anda petik kalimat bawahnya saja.

Berkaitan dengan hal itu, argumen anda menjadi lucu:
- Apakah miskin, sakit dan IQ rendah merupakan suatu kebaikan? jika anda anggap bukan kejelekan.
- Apakah miskin, sakit dan IQ rendah merupakan hal yang memang SENGAJA DILAKUKAN DENGAN TUJUAN TERTENTU seperti menurut anda?
(sesuai dengan 2 analogi anda)


# Argumen anda:
Lantas mengapa ada orang miskin, padahal itu bukan keinginannya? Miskin itu buatan siapa? Lantas mengapa ada orang cacat padahal itu bukan keinginannya? Orang cacat itu buatan siapa? Lantas mengapa ada orang berwajah jelek padahal itu bukan keinginannya? Orang jelek itu buatan siapa?

# Tanggapan saya:
Sudah saya jabarkan sebelumnya seperti point sebelumnya, silahkan anda teliti kembali.


# Argumen anda:
Apakah bila wajah Anda jelek, itu adalah karya setan dan kesalahan Anda sendiri?

# Tanggapan saya:
Wajah jelek, cantik, ganteng dsb... tidak memiliki batasan yang jelas jadi bukan dalam koridor ini.
Yang dimaksud dengan kejelakan/kesalahan adalah cacat fisik dan mental, jadi harus jelas dulu batasannya.


# Argumen anda:
Karena berbohong merupakan salah satu sifat dari manusia, bukan sifat dari Tuhan. Bukan sifat dari tumbuhan.

# Tanggapan saya:
Justru itu, darimana manusia itu bisa memiliki sifat bohong? Apakah dari Tuhan? Kalau tidak, berarti MUTLAK BAHWA TUHAN TIDAK PERNAH MEMBERIKAN SESUATU YANG SALAH/JELEK DENGAN KATA LAIN APA YANG TUHAN BERIKAN SELALU SEMPURNA. clear?


# Argumen anda:
Lantas siapa yang menciptakan 'sifat' memberontak itu? Apakah Malaikat mampu juga mencipta? Siapa yang membuat malaikat itu mampu memberontak? Siapa yang memberi kehendak bebas?

# Tanggapan saya:
TUHAN tidak menciptakan ROBOT yang tidak memiliki kehendak ataupun naluri.
Tuhan menciptakan kita dan malaikat memiliki kehendak bebas. Jadi yang membuat mereka memilih untuk memberontak karena murni dari diri mereka sendiri karena adanya kehendak bebas yang Tuhan berikan kepada ciptaan-Nya (manusia dan malaikat).


# Argumen anda:
Ketentuan Tuhan apa saja yang Anda setujui dalam hal ini? Hal atau peristiwa yang baik sajakah?

# Tanggapan saya:
Sampai saat ini anda belum menjawab pertanyaan saya, tolong anda jawab terlebih dahulu apa yang saya tanyakan sebelumnya


# Argumen anda:
Bila Anda menganggap bahwa itu di luar koridor Anda, lantas mengapa Anda ikut-ikutan meng-quote dan menanyakan tulisan saya yang merupakan jawaban buat jimat?
Itu bagian dari diskusi kami.

# Tanggapan saya:
Saya masuk dalam diskusi ini karena anda sebagai TS dan yang saya 'quote' adalah postingan anda pertama, bukan postingan hasil diskusi anda dengan orang lain.
Jika anda membuka sebuah topik, maka anda harus siap diajak berdiskusi dengan siapa saja yang ingin berdiskusi.
Saya tidak mengikuti anda berdiskusi dengan yang lain, yang saya inginkan hanya berdiskusi dengan anda dari awal postingan anda. Apa ada yang salah?


# Argumen anda:

Tidak ada manusia yang sempurna. Itulah salah satu ciri-ciri makhluk. Namun ketidaksempurnaan itu harus tetap disyukuri karena kita adalah ciptaanNya. Karena Dia punya hal untuk menciptakan makhluk yang bagaimanapun sesuai dengan keinginanNya.

# Tanggapan saya:
Sempurna atau tidak yang anda maksud dalam argumen anda sebelumnya HANYA MENYANGKUT MASALAH KETIDAKSEMPURNAAN FISIK bukan universal, karena anda menanyakan kepada saya:
"Nah menurut Anda, mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila, padahal ada orang lain yang diciptakan dalam keadaan gila?"
Jadi hanya itu koridornya, bukan secara universal. Oleh karena itu saya pun menjawab KESEMPURNAAN yang ALLAH berikan kepada saya hanya mencakupi koridor yang anda tanyakan, bukan universal.


# Argumen anda:

Inilah yang saya sebut bahwa baik dan buruk itu bisa saja bersifat relatif.
-Wajah cantik/tampan itu baik (relatif)
-Wajah jelek itu buruk (relatif)
Bila Anda bersyukur dalam keadaan wajah Anda yang jelek, maka berlakukah teori relatif untuk hal ini. Kecuali Anda menganggap bahwa kejelekan wajah Anda sejak lahir adalah karya setan atau kesalahan Anda sendiri.

# Tanggapan saya:
Silahkan anda mempunyai prinsip demikian, saya tetap ada diprinsip saya bahwa ALLAH TIDAK PERNAH MENCIPTAKAN SEBUAH KESALAHAN, APA YANG DICIPTAKANNYA ADALAH SEMPURNA.
Adapun kekurangan/kejelekan yang anda dapatkan adalah sebagai akibat faktor kesalahan diluar HASIL PENCIPTAAN ALLAH.


# Argumen anda:
Siapa yang menciptakan faktor-faktor itu? Siapa yang menciptakan sifat manusia dan setan itu? Siapa yang memberi kehendak bebas itu.
Islam tidak pernah menyalahkan Tuhan walau pun Tuhan menciptakan semuanya (hal baik dan hal buruk). Islam menganggap bahwa itu adalah Kuasa Tuhan yang dimanfaatkan sebagai ujian bagi manusia. Untuk menguji ketabahan manusia yang menemukan hal-hal buruk, dsb. Dengan demikian, bagi Islam, tidak ada pencipta lain selain Tuhan.

# Tanggapan saya:
Faktor2 kesalahan (seperti penyakit, kelainan gen, dsb...) BUKAN DICIPTAKAN ALLAH.
Tuhan menciptakan kehendak bebas bagi manusia dan malaikat dan itu bukan sebuah kesalahan.
TAPI KEHENDAK BEBAS ITU YANG DISALAHGUNAKAN.
Kembali lagi saya katakan kepada anda, Silahkan anda dan umat Islam yang lainnya berpandangan bahwa Tuhan menciptakan semuanya (hal baik dan hal buruk), walaupun itu kontradiksi dengan penyataan anda bahwa "TUHAN TIDAK PERNAH SALAH"
Tapi bagi saya, Kalau TUHAN menciptakan sesuatu yang buruk/kesalahan/kejelekan maka saya sudah memangkas KESUCIAN dan KEAGUNGAN TUHAN, itu pendapat pribadi saya sendiri.

Saran saya silahkan anda membaca kisah Nabi Ayub, maka anda akan mengerti dari mana asal sakit penyakit dan bencana yang ditimpahkan kepadanya serta apa keterlibatan Allah dalam kisah tersebut (karena saya yakin anda belum membacanya).


salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Mon Apr 08, 2013 8:40 pm

bayo_lubis wrote:
Saya sudah bilang bahwa perkawinan sedarah hanya menyebabkan cacat mental, bukan gila.
Kok Anda masih jawab bahwa Anda tidak gila sejak lahir karena orang tua Anda tidak kawin sedarah?
Saya tidak menanyakan mengapa Anda tidak cacat mental. Yang saya tanyakan mengapa Anda tidak gila sejak lahir. Silakan dijawab.

mana ada gangguan jiwa/gila sejak lahir???
yang ada adalah cacat/lemah mental yang merupakan 'bibit' kegilaan, kena stress dikit aja sudah depresi dan jadi gila, iitu potensial terjadi kalau ortunya ada hubungan darah, selain cacat fisik
anda tak pernah menjawab: kenapa Tuhan mengganggu jiwa seseorang supaya gila???

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by XXX999XXX on Tue Apr 09, 2013 8:22 pm

jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:
Saya sudah bilang bahwa perkawinan sedarah hanya menyebabkan cacat mental, bukan gila.
Kok Anda masih jawab bahwa Anda tidak gila sejak lahir karena orang tua Anda tidak kawin sedarah?
Saya tidak menanyakan mengapa Anda tidak cacat mental. Yang saya tanyakan mengapa Anda tidak gila sejak lahir. Silakan dijawab.

mana ada gangguan jiwa/gila sejak lahir???
yang ada adalah cacat/lemah mental yang merupakan 'bibit' kegilaan, kena stress dikit aja sudah depresi dan jadi gila, iitu potensial terjadi kalau ortunya ada hubungan darah, selain cacat fisik
anda tak pernah menjawab: kenapa Tuhan mengganggu jiwa seseorang supaya gila???

Ya aku juga stresss dengan kebodohan kamu

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1490
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 10, 2013 7:41 pm


coba pikir:
- kenapa Tuhan menggenggu jiwa seseorang supaya menjadi gila?

kan gak mungkin..
selain pandangan orang gila, hobi menyalahkan Tuhan...

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 10:51 pm

jimatkalimasada wrote:
coba pikir:
- kenapa Tuhan menggenggu jiwa seseorang supaya menjadi gila?

kan gak mungkin..
selain pandangan orang gila, hobi menyalahkan Tuhan...

maka salahkan dirimu jika kamu makan karena lapar...kenapa kamu lapar sih??? kan gak mungkin kamu tidak akan makan????

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1490
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Thu Apr 11, 2013 11:12 am

jimatkalimasada wrote:
bayo_lubis wrote:
Saya sudah bilang bahwa perkawinan sedarah hanya menyebabkan cacat mental, bukan gila.
Kok Anda masih jawab bahwa Anda tidak gila sejak lahir karena orang tua Anda tidak kawin sedarah?
Saya tidak menanyakan mengapa Anda tidak cacat mental. Yang saya tanyakan mengapa Anda tidak gila sejak lahir. Silakan dijawab.

mana ada gangguan jiwa/gila sejak lahir???
Bukankah sebelumnya juga saya sudah beri link ke Anda? Nih saya ulangi:
http://health.detik.com/read/2013/02/14/173025/2170390/763/ada-tidaknya-gangguan-jiwa-ternyata-ditentukan-sejak-bayi-belum-lahir

Dengan demikian, maka ada atau tidaknya "gangguan jiwa (gila)" BUKAN "cacat mental atau lemah mental" sudah ditentukan sejak BAYI BELUM LAHIR.
Dengan demikian ada juga yang mengalami 'gangguan jiwa' BUKAN 'cacat mental' sejak lahir.

yang ada adalah cacat/lemah mental yang merupakan 'bibit' kegilaan, kena stress dikit aja sudah depresi dan jadi gila, iitu potensial terjadi kalau ortunya ada hubungan darah, selain cacat fisik
Ini kan hanya kata Anda. Lihat tuh yang saya beri di atas.

anda tak pernah menjawab: kenapa Tuhan mengganggu jiwa seseorang supaya gila???
Karena hanya Tuhan-lah satu-satunya pencipta di dunia ini. Setan tidak punya kuasa untuk mencipta.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Thu Apr 11, 2013 11:15 am

jimatkalimasada wrote:
coba pikir:
- kenapa Tuhan menggenggu jiwa seseorang supaya menjadi gila?

kan gak mungkin..
selain pandangan orang gila, hobi menyalahkan Tuhan...
Islam tidak pernah menyalahkan Tuhan sekalipun Tuhan menciptakan hal-hal yang tidak mengenakkan bagi manusia.
Islam tau diri bahwa Tuhan punya hak menciptakan sesuai kehendaknya.
Bagi Islam, tidak ada pencipta lain selain Tuhan sendiri.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Thu Apr 11, 2013 11:57 am

Master Denny wrote:# Argumen anda:
Kok Anda masih ragu? Bukankah di atas saya sebutkan bahwa Tuhan punya kuasa untuk melakukan apa saja? Itu yang saya beri warna merah.

# Tanggapan saya:
Yang anda beri tanda merah itu argumen anda sendiri. hahaha... coba anda selidiki lagi.
Saya juga tau bahwa itu pernyataan saya. Namun Anda tidak mengerti maksud dari kata-kata itu.
Itu artinya: Tuhan punya kuasa untuk menciptakan yang bagaimana saja sesuai kehendaknya. Walau Tuhan menciptakan hal buruk, maka itu bukan karena Tuhan salah. Paham?


# Argumen anda:
Terus miskin, sakit dan IQ rendah itu ciptaan siapa? Adakah pencipta lain selain dari pada Tuhan?

# Tanggapan saya:
Saya sudah menjawab di atas dan memberi penjabaran yang cukup luas, silahkan anda teliti lagi.
Maksud Anda ada pencipta lain selain dari Tuhan? Begitukah?


# Argumen anda:
Hasil karya yang jelek tidak selalu merupakan hasil dari kesalahan saat berkarya tsb.
-Anda seorang pelukis yang sangat jago. Bila Anda sengaja (untuk keperluan tertentu, misalnya buat PR anak tetangga) bikin lukisan jelek, apakah itu berarti saat melukis Anda sedang melakukan kesalahan dalam melukis?
-Anda seorang guru. Saat Anda menguji siswa dengan test B-S (benar-salah). Maka saat Anda sengaja memberi soal: "Ibukota Indonesia adalah Medan". Apakah ini merupakan kesalahan Anda dalam membuat soal?

# Tanggapan saya:
Anda tidak bisa memetik hanya sebagian kecil dari argumen saya karena artinya akan berbeda.
Sebelumnya saya bilang:
"Miskin, sakit, IQ rendah bukan ciptaan Tuhan, karena hal itu merupakan sesuatu yang jelek (tidak berlaku teori relatif untuk hal ini).
Kemana pun anda bertanya pasti mereka setuju hal2 tersebut merupakan hal jelek/sebuah kesalahan".
Itu satu rangkaian kalimat, jadi jangan anda petik kalimat bawahnya saja.

Berkaitan dengan hal itu, argumen anda menjadi lucu:
- Apakah miskin, sakit dan IQ rendah merupakan suatu kebaikan? jika anda anggap bukan kejelekan.
- Apakah miskin, sakit dan IQ rendah merupakan hal yang memang SENGAJA DILAKUKAN DENGAN TUJUAN TERTENTU seperti menurut anda?
(sesuai dengan 2 analogi anda)
Nah, dalam Islam, semua itu ciptaan Tuhan walaupun manusia menganggap itu suatu kejelekan. Tapi Islam tidak pernah menyalahkan Tuhan dan menganggap Tuhan telah salah menciptakan itu.
Menurut Anda, miskin, sakit, IQ rendah, wajah jelek dan sejenisnya itu ciptaan siapa?


# Argumen anda:
Lantas mengapa ada orang miskin, padahal itu bukan keinginannya? Miskin itu buatan siapa? Lantas mengapa ada orang cacat padahal itu bukan keinginannya? Orang cacat itu buatan siapa? Lantas mengapa ada orang berwajah jelek padahal itu bukan keinginannya? Orang jelek itu buatan siapa?

# Tanggapan saya:
Sudah saya jabarkan sebelumnya seperti point sebelumnya, silahkan anda teliti kembali.
Silakan tunjukkan penjabaran Anda soal ini.


# Argumen anda:
Apakah bila wajah Anda jelek, itu adalah karya setan dan kesalahan Anda sendiri?

# Tanggapan saya:
Wajah jelek, cantik, ganteng dsb... tidak memiliki batasan yang jelas jadi bukan dalam koridor ini.
Yang dimaksud dengan kejelakan/kesalahan adalah cacat fisik dan mental, jadi harus jelas dulu batasannya.
Lantas bila batasannya tidak jelas, apakah Anda akan menyamakan jelek dengan ganteng?


# Argumen anda:
Karena berbohong merupakan salah satu sifat dari manusia, bukan sifat dari Tuhan. Bukan sifat dari tumbuhan.

# Tanggapan saya:
Justru itu, darimana manusia itu bisa memiliki sifat bohong? Apakah dari Tuhan? Kalau tidak, berarti MUTLAK BAHWA TUHAN TIDAK PERNAH MEMBERIKAN SESUATU YANG SALAH/JELEK DENGAN KATA LAIN APA YANG TUHAN BERIKAN SELALU SEMPURNA. clear?
Siapa yang merangcang manusia? Tuhan. Bagaimana rancangan itu? Memiliki kehendak bebas. Apa itu kehendak bebas? Bebas memilih yang baik atau yang buruk.
Anda seorang programmer. Anda membuat aplikasi. Dalam aplikasi itu ada 2 tombol, yaitu tombol hijau dan merah. Tombol hijau berfungsi untuk mempercerah warna layar komputer. Tombol merah berfungsi untuk meledakkan komputer. Karena Anda memberi 2 tombol, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pada aplikasi tsb. Datang seorang pengguna yang menekan tombol merah. Maka komputer meledak. Komputer ini bisa meledak karena Anda memberi tombol pilihan warna merah (dari kedua tombol) pada aplikasi tsb. Coba bila Anda tidak beri tombol merah pada kedua tombol tsb.
Ini perbandingannya:
Tuhan adalah pencipta. Tuhan menciptakan manusia. Dalam diri manusia diberi kehendak bebas, yaitu yang baik dan yang buruk. Kebaikan akan membuat manusia bahagia dunia dan akhirat. Keburukan akan menyeret manusia dalam dosa dan kelak akan masuk neraka. Karena Tuhan memberi kehendak bebas, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pada manusia. Datang setan menggoda mengajak memilih hal yang buruk. Maka terjerumuslah manusia itu. Manusia bisa terjerumus karena Tuhan memberi pilihan hal buruk (dari kehendak bebas) ada manusia tsb. Coba bila Tuhan tidak memberi hal buruk pada kehendak bebas tsb.

# Argumen anda:
Lantas siapa yang menciptakan 'sifat' memberontak itu? Apakah Malaikat mampu juga mencipta? Siapa yang membuat malaikat itu mampu memberontak? Siapa yang memberi kehendak bebas?

# Tanggapan saya:
TUHAN tidak menciptakan ROBOT yang tidak memiliki kehendak ataupun naluri.
Tuhan menciptakan kita dan malaikat memiliki kehendak bebas. Jadi yang membuat mereka memilih untuk memberontak karena murni dari diri mereka sendiri karena adanya kehendak bebas yang Tuhan berikan kepada ciptaan-Nya (manusia dan malaikat).
Soal kehendak bebas, ya kira-kira seperti analogi di atas. Tuhan juga memberikan pilihan baik atau buruk. Dalam hal ini Tuhan juga menyediakan yang buruk untuk dilakukan/dipilih manusia.


# Argumen anda:
Ketentuan Tuhan apa saja yang Anda setujui dalam hal ini? Hal atau peristiwa yang baik sajakah?

# Tanggapan saya:
Sampai saat ini anda belum menjawab pertanyaan saya, tolong anda jawab terlebih dahulu apa yang saya tanyakan sebelumnya
Saya sudah jawab, namun Anda tidak mengerti juga. Nih saya ulang:
"Manusia berencana, namun Tuhan yang menentukan". Begitu kan saya ajawab di atas?
Ini artinya:
Walau manusia berhati-hati sekalipun, namun bila Tuhan telah merencanakan peristiwa buruk, maka manusia yang hati-hati tadi juga bisa saja kena musibah.


# Argumen anda:
Bila Anda menganggap bahwa itu di luar koridor Anda, lantas mengapa Anda ikut-ikutan meng-quote dan menanyakan tulisan saya yang merupakan jawaban buat jimat?
Itu bagian dari diskusi kami.

# Tanggapan saya:
Saya masuk dalam diskusi ini karena anda sebagai TS dan yang saya 'quote' adalah postingan anda pertama, bukan postingan hasil diskusi anda dengan orang lain.
Jika anda membuka sebuah topik, maka anda harus siap diajak berdiskusi dengan siapa saja yang ingin berdiskusi.
Saya tidak mengikuti anda berdiskusi dengan yang lain, yang saya inginkan hanya berdiskusi dengan anda dari awal postingan anda. Apa ada yang salah?
Anda SANGAT SALAH.
1. TS-nya bukan saya. Bila ingi tau TS-nya, klik di sini: http://murtadinkafirun.forumotion.net/t16964-apa-sebaiknya-muslim-menerima-ajaran-islam-bulat2
2. Anda tidak sedang meng-qoute postingan pertama saya. Anda hanya nyelonong di tengah jalan tanpa tau ujung pangkal persoalan.
3. Saya sedang tidak membuka topik di sini
4. Bila Anda menginginkan berdiskusi dari awal posting, maka berdiskusilah dengan netter sai_baba

# Argumen anda:
Tidak ada manusia yang sempurna. Itulah salah satu ciri-ciri makhluk. Namun ketidaksempurnaan itu harus tetap disyukuri karena kita adalah ciptaanNya. Karena Dia punya hal untuk menciptakan makhluk yang bagaimanapun sesuai dengan keinginanNya.

# Tanggapan saya:
Sempurna atau tidak yang anda maksud dalam argumen anda sebelumnya HANYA MENYANGKUT MASALAH KETIDAKSEMPURNAAN FISIK bukan universal, karena anda menanyakan kepada saya:
"Nah menurut Anda, mengapa Tuhan tidak menciptakan Anda dalam keadaan gila, padahal ada orang lain yang diciptakan dalam keadaan gila?"
Jadi hanya itu koridornya, bukan secara universal. Oleh karena itu saya pun menjawab KESEMPURNAAN yang ALLAH berikan kepada saya hanya mencakupi koridor yang anda tanyakan, bukan universal.


# Argumen anda:

Inilah yang saya sebut bahwa baik dan buruk itu bisa saja bersifat relatif.
-Wajah cantik/tampan itu baik (relatif)
-Wajah jelek itu buruk (relatif)
Bila Anda bersyukur dalam keadaan wajah Anda yang jelek, maka berlakukah teori relatif untuk hal ini. Kecuali Anda menganggap bahwa kejelekan wajah Anda sejak lahir adalah karya setan atau kesalahan Anda sendiri.

# Tanggapan saya:
Silahkan anda mempunyai prinsip demikian, saya tetap ada diprinsip saya bahwa ALLAH TIDAK PERNAH MENCIPTAKAN SEBUAH KESALAHAN, APA YANG DICIPTAKANNYA ADALAH SEMPURNA.
Adapun kekurangan/kejelekan yang anda dapatkan adalah sebagai akibat faktor kesalahan diluar HASIL PENCIPTAAN ALLAH.


# Argumen anda:
Siapa yang menciptakan faktor-faktor itu? Siapa yang menciptakan sifat manusia dan setan itu? Siapa yang memberi kehendak bebas itu.
Islam tidak pernah menyalahkan Tuhan walau pun Tuhan menciptakan semuanya (hal baik dan hal buruk). Islam menganggap bahwa itu adalah Kuasa Tuhan yang dimanfaatkan sebagai ujian bagi manusia. Untuk menguji ketabahan manusia yang menemukan hal-hal buruk, dsb. Dengan demikian, bagi Islam, tidak ada pencipta lain selain Tuhan.

# Tanggapan saya:
Faktor2 kesalahan (seperti penyakit, kelainan gen, dsb...) BUKAN DICIPTAKAN ALLAH.
Tuhan menciptakan kehendak bebas bagi manusia dan malaikat dan itu bukan sebuah kesalahan.
TAPI KEHENDAK BEBAS ITU YANG DISALAHGUNAKAN.
Kembali lagi saya katakan kepada anda, Silahkan anda dan umat Islam yang lainnya berpandangan bahwa Tuhan menciptakan semuanya (hal baik dan hal buruk), walaupun itu kontradiksi dengan penyataan anda bahwa "TUHAN TIDAK PERNAH SALAH"
Tapi bagi saya, Kalau TUHAN menciptakan sesuatu yang buruk/kesalahan/kejelekan maka saya sudah memangkas KESUCIAN dan KEAGUNGAN TUHAN, itu pendapat pribadi saya sendiri.

Saran saya silahkan anda membaca kisah Nabi Ayub, maka anda akan mengerti dari mana asal sakit penyakit dan bencana yang ditimpahkan kepadanya serta apa keterlibatan Allah dalam kisah tersebut (karena saya yakin anda belum membacanya).


salam
Sudahlah... Ini tidak perlu dibahas. Silakan berdiskusi saja dengan sai_baba.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Thu Apr 11, 2013 11:46 pm

# Argumen anda:
Saya juga tau bahwa itu pernyataan saya. Namun Anda tidak mengerti maksud dari kata-kata itu.
Itu artinya: Tuhan punya kuasa untuk menciptakan yang bagaimana saja sesuai kehendaknya.
Walau Tuhan menciptakan hal buruk, maka itu bukan karena Tuhan salah. Paham?

# Tanggapan saya:
Yang saya pahami dan imani TUHAN TIDAK MENCIPTAKAN HAL BURUK.


# Argumen anda:
Maksud Anda ada pencipta lain selain dari Tuhan? Begitukah?

# Tanggapan saya:
Adakah statement saya yang pernah berkata seperti itu?


# Argumen anda:
Nah, dalam Islam, semua itu ciptaan Tuhan walaupun manusia menganggap itu suatu kejelekan.
Tapi Islam tidak pernah menyalahkan Tuhan dan menganggap Tuhan telah salah menciptakan itu.
Menurut Anda, miskin, sakit, IQ rendah, wajah jelek dan sejenisnya itu ciptaan siapa?

# Tanggapan saya:
Manusia menganggap jelek atau kenyataannya jelek?


# Argumen anda:
Silakan tunjukkan penjabaran Anda soal ini.

# Tanggapan saya:
Sudah saya tunjukan, silahkan anda yang mencari dan teliti lagi


# Argumen anda:
Siapa yang merangcang manusia? Tuhan. Bagaimana rancangan itu? Memiliki kehendak bebas.
Apa itu kehendak bebas? Bebas memilih yang baik atau yang buruk.

Anda seorang programmer. Anda membuat aplikasi. Dalam aplikasi itu ada 2 tombol, yaitu tombol hijau dan merah.
Tombol hijau berfungsi untuk mempercerah warna layar komputer. Tombol merah berfungsi untuk meledakkan komputer.
Karena Anda memberi 2 tombol, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pada aplikasi tsb.
Datang seorang pengguna yang menekan tombol merah. Maka komputer meledak.
Komputer ini bisa meledak karena Anda memberi tombol pilihan warna merah (dari kedua tombol) pada aplikasi tsb.
Coba bila Anda tidak beri tombol merah pada kedua tombol tsb.

Ini perbandingannya:
Tuhan adalah pencipta. Tuhan menciptakan manusia. Dalam diri manusia diberi kehendak bebas, yaitu yang baik dan yang buruk.
Kebaikan akan membuat manusia bahagia dunia dan akhirat.
Keburukan akan menyeret manusia dalam dosa dan kelak akan masuk neraka.
Karena Tuhan memberi kehendak bebas, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pada manusia.
Datang setan menggoda mengajak memilih hal yang buruk. Maka terjerumuslah manusia itu.
Manusia bisa terjerumus karena Tuhan memberi pilihan hal buruk (dari kehendak bebas) ada manusia tsb.
Coba bila Tuhan tidak memberi hal buruk pada kehendak bebas tsb.

# Tanggapan saya:
Dari analogi anda timbul pertanyaan:
Kenapa HARUS DICIPTAKAN tombol merah yang jelas2 dapat merusak komputer.
Jika itu anda terapkan dengan karya ciptaan TUHAN, berarti TUHAN DENGAN SENGAJA MEMBUAT "SESUATU" YANG DAPAT MERUSAK MANUSIA.
Sungguh sebuah "pujian yang agung" buat Tuhan.


# Argumen anda:
Soal kehendak bebas, ya kira-kira seperti analogi di atas. Tuhan juga memberikan pilihan baik atau buruk.
Dalam hal ini Tuhan juga menyediakan yang buruk untuk dilakukan/dipilih manusia.

# Tanggapan saya:
TUHAN MEMBERIKAN KEHENDAK BEBAS KEPADA MANUSIA DAN MALAIKAT.
KEHENDAK BEBAS ITU DISALAHGUNAKAN OLEH MALAIKAT... maka dia dihukum dan menjadi iblis yang membuat (bukan mencipta) apa yang ALLAH ciptakan menjadi tidak baik bahkan bencana.
Manusia juga diberi kehendak bebas dan diberikan petunjuk untuk memilih yang baik (dari ALLAH) atau yang buruk (dari IBLIS) dengan konsukuensi masing2.
Malah kadangkala manusia yang telah memilih jalan yang baik pun masih diberikan cobaan yang datang dari si iblis atas ijin dari Allah (baca kisah AYUB).
Jadi kesimpulannya:
- Allah menciptakan kehendak bebas dan itu BUKAN SESUATU YANG BURUK/KESALAHAN.
- Iblis yang pertama kali menggunakan KEHENDAK BEBAS tersebut yang menyebabkan kesalahan/dosa/sesuatu yang buruk.
- Sakit penyakit bahkan bencana apapun terjadi karena kuasa si iblis atas ijin dari Allah.
- Allah tidak pernah menciptakan penyakit, bencana atau apapun yang buruk karena DIA SUCI dan TIDAK BISA BERBUAT SALAH.


# Argumen anda:
Saya sudah jawab, namun Anda tidak mengerti juga. Nih saya ulang:
"Manusia berencana, namun Tuhan yang menentukan". Begitu kan saya ajawab di atas?
Ini artinya:
Walau manusia berhati-hati sekalipun, namun bila Tuhan telah merencanakan peristiwa buruk,
maka manusia yang hati-hati tadi juga bisa saja kena musibah.

# Tanggapan saya:
Jadi Tuhan yang merencanakan peristiwa buruk adalah Tuhan yang sejati menurut anda?
Anda cukup berani membuat statement seperti itu.


# Argumen anda:
Anda SANGAT SALAH.
1. TS-nya bukan saya. Bila ingi tau TS-nya, klik di sini: http://murtadinkafirun.forumotion.net/t16964-apa-sebaiknya-muslim-menerima-ajaran-islam-bulat2
2. Anda tidak sedang meng-qoute postingan pertama saya. Anda hanya nyelonong di tengah jalan tanpa tau ujung pangkal persoalan.
3. Saya sedang tidak membuka topik di sini
4. Bila Anda menginginkan berdiskusi dari awal posting, maka berdiskusilah dengan netter sai_baba

# Tanggapan saya:
- Ok masalah TS, saya salah mengira bahwa anda TS di sini, saya minta maaf.
- Pada setiap forum bebas meng-qoute postingan siapapun dan menanggapinya bukan?
- Pada postingan saya yang pertama, saya hanya memberikan pertanyaan yang akhirnya anda sendiri menjawab.
- Masalah anda berdiskusi dengan siapapun saya tidak membela atau menyanggah anda tentang hal yang sedang anda diskusikan karena saya membuat sebuah topik diskusi baru (melalui pertanyaan2 saya di postingan pertama)


# Argumen anda:

Sudahlah... Ini tidak perlu dibahas. Silakan berdiskusi saja dengan sai_baba.

# Tanggapan saya:
Karena memang anda sudah tidak bisa membahasnya dan hak anda sepenuhnya mau membahas atau tidak.
Dan hak saya untuk berdiskusi dengan siapapun yang ada di sini, begitu juga sebaliknya.


salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by XXX999XXX on Fri Apr 12, 2013 12:20 am

Master Denny wrote:# Argumen anda:
Saya juga tau bahwa itu pernyataan saya. Namun Anda tidak mengerti maksud dari kata-kata itu.
Itu artinya: Tuhan punya kuasa untuk menciptakan yang bagaimana saja sesuai kehendaknya.
Walau Tuhan menciptakan hal buruk, maka itu bukan karena Tuhan salah. Paham?

# Tanggapan saya:
Yang saya pahami dan imani TUHAN TIDAK MENCIPTAKAN HAL BURUK.


# Argumen anda:
Maksud Anda ada pencipta lain selain dari Tuhan? Begitukah?

# Tanggapan saya:
Adakah statement saya yang pernah berkata seperti itu?


# Argumen anda:
Nah, dalam Islam, semua itu ciptaan Tuhan walaupun manusia menganggap itu suatu kejelekan.
Tapi Islam tidak pernah menyalahkan Tuhan dan menganggap Tuhan telah salah menciptakan itu.
Menurut Anda, miskin, sakit, IQ rendah, wajah jelek dan sejenisnya itu ciptaan siapa?

# Tanggapan saya:
Manusia menganggap jelek atau kenyataannya jelek?


# Argumen anda:
Silakan tunjukkan penjabaran Anda soal ini.

# Tanggapan saya:
Sudah saya tunjukan, silahkan anda yang mencari dan teliti lagi


# Argumen anda:
Siapa yang merangcang manusia? Tuhan. Bagaimana rancangan itu? Memiliki kehendak bebas.
Apa itu kehendak bebas? Bebas memilih yang baik atau yang buruk.

Anda seorang programmer. Anda membuat aplikasi. Dalam aplikasi itu ada 2 tombol, yaitu tombol hijau dan merah.
Tombol hijau berfungsi untuk mempercerah warna layar komputer. Tombol merah berfungsi untuk meledakkan komputer.
Karena Anda memberi 2 tombol, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pada aplikasi tsb.
Datang seorang pengguna yang menekan tombol merah. Maka komputer meledak.
Komputer ini bisa meledak karena Anda memberi tombol pilihan warna merah (dari kedua tombol) pada aplikasi tsb.
Coba bila Anda tidak beri tombol merah pada kedua tombol tsb.

Ini perbandingannya:
Tuhan adalah pencipta. Tuhan menciptakan manusia. Dalam diri manusia diberi kehendak bebas, yaitu yang baik dan yang buruk.
Kebaikan akan membuat manusia bahagia dunia dan akhirat.
Keburukan akan menyeret manusia dalam dosa dan kelak akan masuk neraka.
Karena Tuhan memberi kehendak bebas, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pada manusia.
Datang setan menggoda mengajak memilih hal yang buruk. Maka terjerumuslah manusia itu.
Manusia bisa terjerumus karena Tuhan memberi pilihan hal buruk (dari kehendak bebas) ada manusia tsb.
Coba bila Tuhan tidak memberi hal buruk pada kehendak bebas tsb.

# Tanggapan saya:
Dari analogi anda timbul pertanyaan:
Kenapa HARUS DICIPTAKAN tombol merah yang jelas2 dapat merusak komputer.
Jika itu anda terapkan dengan karya ciptaan TUHAN, berarti TUHAN DENGAN SENGAJA MEMBUAT "SESUATU" YANG DAPAT MERUSAK MANUSIA.
Sungguh sebuah "pujian yang agung" buat Tuhan.


# Argumen anda:
Soal kehendak bebas, ya kira-kira seperti analogi di atas. Tuhan juga memberikan pilihan baik atau buruk.
Dalam hal ini Tuhan juga menyediakan yang buruk untuk dilakukan/dipilih manusia.

# Tanggapan saya:
TUHAN MEMBERIKAN KEHENDAK BEBAS KEPADA MANUSIA DAN MALAIKAT.
KEHENDAK BEBAS ITU DISALAHGUNAKAN OLEH MALAIKAT... maka dia dihukum dan menjadi iblis yang membuat (bukan mencipta) apa yang ALLAH ciptakan menjadi tidak baik bahkan bencana.
Manusia juga diberi kehendak bebas dan diberikan petunjuk untuk memilih yang baik (dari ALLAH) atau yang buruk (dari IBLIS) dengan konsukuensi masing2.
Malah kadangkala manusia yang telah memilih jalan yang baik pun masih diberikan cobaan yang datang dari si iblis atas ijin dari Allah (baca kisah AYUB).
Jadi kesimpulannya:
- Allah menciptakan kehendak bebas dan itu BUKAN SESUATU YANG BURUK/KESALAHAN.
- Iblis yang pertama kali menggunakan KEHENDAK BEBAS tersebut yang menyebabkan kesalahan/dosa/sesuatu yang buruk.
- Sakit penyakit bahkan bencana apapun terjadi karena kuasa si iblis atas ijin dari Allah.
- Allah tidak pernah menciptakan penyakit, bencana atau apapun yang buruk karena DIA SUCI dan TIDAK BISA BERBUAT SALAH.


# Argumen anda:
Saya sudah jawab, namun Anda tidak mengerti juga. Nih saya ulang:
"Manusia berencana, namun Tuhan yang menentukan". Begitu kan saya ajawab di atas?
Ini artinya:
Walau manusia berhati-hati sekalipun, namun bila Tuhan telah merencanakan peristiwa buruk,
maka manusia yang hati-hati tadi juga bisa saja kena musibah.

# Tanggapan saya:
Jadi Tuhan yang merencanakan peristiwa buruk adalah Tuhan yang sejati menurut anda?
Anda cukup berani membuat statement seperti itu.


# Argumen anda:
Anda SANGAT SALAH.
1. TS-nya bukan saya. Bila ingi tau TS-nya, klik di sini: http://murtadinkafirun.forumotion.net/t16964-apa-sebaiknya-muslim-menerima-ajaran-islam-bulat2
2. Anda tidak sedang meng-qoute postingan pertama saya. Anda hanya nyelonong di tengah jalan tanpa tau ujung pangkal persoalan.
3. Saya sedang tidak membuka topik di sini
4. Bila Anda menginginkan berdiskusi dari awal posting, maka berdiskusilah dengan netter sai_baba

# Tanggapan saya:
- Ok masalah TS, saya salah mengira bahwa anda TS di sini, saya minta maaf.
- Pada setiap forum bebas meng-qoute postingan siapapun dan menanggapinya bukan?
- Pada postingan saya yang pertama, saya hanya memberikan pertanyaan yang akhirnya anda sendiri menjawab.
- Masalah anda berdiskusi dengan siapapun saya tidak membela atau menyanggah anda tentang hal yang sedang anda diskusikan karena saya membuat sebuah topik diskusi baru (melalui pertanyaan2 saya di postingan pertama)


# Argumen anda:

Sudahlah... Ini tidak perlu dibahas. Silakan berdiskusi saja dengan sai_baba.

# Tanggapan saya:
Karena memang anda sudah tidak bisa membahasnya dan hak anda sepenuhnya mau membahas atau tidak.
Dan hak saya untuk berdiskusi dengan siapapun yang ada di sini, begitu juga sebaliknya.


salam

1.kamu bilang...Yang saya pahami dan imani TUHAN TIDAK MENCIPTAKAN HAL BURUK.
=jika kentut bukan hal yang buruk....cuba kamu kentut secara keras di depan khalayak.....

2.=Kamu menganggap kentut itu jelek ato kenyataanya jelek?

3.kamu bilang:Kenapa HARUS DICIPTAKAN tombol merah yang jelas2 dapat merusak komputer.Jika itu anda terapkan dengan karya ciptaan TUHAN, berarti TUHAN DENGAN SENGAJA MEMBUAT "SESUATU" YANG DAPAT MERUSAK MANUSIA.
=kenapa tuhan ciptakan kentut yang jelas busuk dan memalukan jika depan khalayak???

4.kehendak bebas??? jika kamu mahu kentut??? kamu gak bisa kentut???

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1490
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 7:40 am

@ xxx999xxx

sssttt.... anak kecil jangan berisik, ada yang bobo...ayo main di luar sana.

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by XXX999XXX on Fri Apr 12, 2013 7:52 am

Master Denny wrote:@ xxx999xxx

sssttt.... anak kecil jangan berisik, ada yang bobo...ayo main di luar sana.

Bapak....jawab deh soalan anak kecil ini.....

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1490
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 9:15 am

XXX999XXX wrote:
Master Denny wrote:@ xxx999xxx

sssttt.... anak kecil jangan berisik, ada yang bobo...ayo main di luar sana.

Bapak....jawab deh soalan anak kecil ini.....


Tunggu anda besar dulu yah nak.... biar anda bisa paham maksud omongan bapak.

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by XXX999XXX on Fri Apr 12, 2013 10:06 am

Master Denny wrote:
XXX999XXX wrote:
Master Denny wrote:@ xxx999xxx

sssttt.... anak kecil jangan berisik, ada yang bobo...ayo main di luar sana.

Bapak....jawab deh soalan anak kecil ini.....


Tunggu anda besar dulu yah nak.... biar anda bisa paham maksud omongan bapak.

Jika omongan bapak salah....makanya bapak akan menuju neraka....bapak mau?????

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1490
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 10:26 am

XXX999XXX wrote:
Master Denny wrote:
XXX999XXX wrote:
Master Denny wrote:@ xxx999xxx

sssttt.... anak kecil jangan berisik, ada yang bobo...ayo main di luar sana.

Bapak....jawab deh soalan anak kecil ini.....


Tunggu anda besar dulu yah nak.... biar anda bisa paham maksud omongan bapak.

Jika omongan bapak salah....makanya bapak akan menuju neraka....bapak mau?????


Nanti kalau kamu sudah besar... kamu baru tahu bahwa omongan bapak gak salah.

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by XXX999XXX on Fri Apr 12, 2013 11:30 am

Master Denny wrote:
XXX999XXX wrote:
Master Denny wrote:
XXX999XXX wrote:
Master Denny wrote:@ xxx999xxx

sssttt.... anak kecil jangan berisik, ada yang bobo...ayo main di luar sana.

Bapak....jawab deh soalan anak kecil ini.....


Tunggu anda besar dulu yah nak.... biar anda bisa paham maksud omongan bapak.

Jika omongan bapak salah....makanya bapak akan menuju neraka....bapak mau?????


Nanti kalau kamu sudah besar... kamu baru tahu bahwa omongan bapak gak salah.

kenapa bapak gak mau menerima kenyataan bahawa bapak itu manusia yang menyesatkan???? adakah kerana harta dunia bapak sudah mengaku tewas?????

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1490
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 11:38 am

Makin gak jelas.... Sleep

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Sat Apr 13, 2013 11:16 am

Master Denny wrote:# Argumen anda:
Saya juga tau bahwa itu pernyataan saya. Namun Anda tidak mengerti maksud dari kata-kata itu.
Itu artinya: Tuhan punya kuasa untuk menciptakan yang bagaimana saja sesuai kehendaknya.
Walau Tuhan menciptakan hal buruk, maka itu bukan karena Tuhan salah. Paham?

# Tanggapan saya:
Yang saya pahami dan imani TUHAN TIDAK MENCIPTAKAN HAL BURUK.
Bila keimanan Anda begitu, untuk sementara saya bilang: "baiklah". Nanti di bawah saya bantah keimanan Anda.


# Argumen anda:
Maksud Anda ada pencipta lain selain dari Tuhan? Begitukah?

# Tanggapan saya:
Adakah statement saya yang pernah berkata seperti itu?
Secara langsung Anda tidak pernah punya statement demikian. Tetapi secara tidak langsung Anda menyatakannya begitu. Ini penjelasannya:
Di dunia ini, pasti ada hal baik dan hal buruk. Bila menurut keimanan Anda bahwa Tuhan hanya menciptakan hal-hal yang baik saja. Nah... tentu ada pihak lain yang juga berupa pencipta. Dia-lah pencipta hal-hal buruk.
Menurut keimanan Anda:
Tuhan pencipta hal-hal baik.
Sesuatu yang lain (bukan Tuhan) pencipta hal-hal buruk.
Tidakkah Anda lihat bahwa dalam hal ini ada pencipta lain selain dari Tuhan?

# Argumen anda:
Nah, dalam Islam, semua itu ciptaan Tuhan walaupun manusia menganggap itu suatu kejelekan.
Tapi Islam tidak pernah menyalahkan Tuhan dan menganggap Tuhan telah salah menciptakan itu.
Menurut Anda, miskin, sakit, IQ rendah, wajah jelek dan sejenisnya itu ciptaan siapa?

# Tanggapan saya:
Manusia menganggap jelek atau kenyataannya jelek?
Menurut Islam, yang dianggap jelek oleh manusia dan yang kenyataannya adalah jelek, semua itu ciptaan Tuhan, karena tidak ada pencipta lain selain Dia.
Menurut Anda, miskin, sakit, IQ rendah, wajah jelek dan sejenisnya itu
ciptaan siapa?

# Argumen anda:
Silakan tunjukkan penjabaran Anda soal ini.

# Tanggapan saya:
Sudah saya tunjukan, silahkan anda yang mencari dan teliti lagi
Tidak ada penjabaran Anda yang mengenai sasaran. Bila Anda merasa yakin dengan penjabaran Anda, silakan quote di sini.

# Argumen anda:
Siapa yang merangcang manusia? Tuhan. Bagaimana rancangan itu? Memiliki kehendak bebas.
Apa itu kehendak bebas? Bebas memilih yang baik atau yang buruk.

Anda seorang programmer. Anda membuat aplikasi. Dalam aplikasi itu ada 2 tombol, yaitu tombol hijau dan merah.
Tombol hijau berfungsi untuk mempercerah warna layar komputer. Tombol merah berfungsi untuk meledakkan komputer.
Karena Anda memberi 2 tombol, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pada aplikasi tsb.
Datang seorang pengguna yang menekan tombol merah. Maka komputer meledak.
Komputer ini bisa meledak karena Anda memberi tombol pilihan warna merah (dari kedua tombol) pada aplikasi tsb.
Coba bila Anda tidak beri tombol merah pada kedua tombol tsb.

Ini perbandingannya:
Tuhan adalah pencipta. Tuhan menciptakan manusia. Dalam diri manusia diberi kehendak bebas, yaitu yang baik dan yang buruk.
Kebaikan akan membuat manusia bahagia dunia dan akhirat.
Keburukan akan menyeret manusia dalam dosa dan kelak akan masuk neraka.
Karena Tuhan memberi kehendak bebas, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pada manusia.
Datang setan menggoda mengajak memilih hal yang buruk. Maka terjerumuslah manusia itu.
Manusia bisa terjerumus karena Tuhan memberi pilihan hal buruk (dari kehendak bebas) ada manusia tsb.
Coba bila Tuhan tidak memberi hal buruk pada kehendak bebas tsb.

# Tanggapan saya:
Dari analogi anda timbul pertanyaan:
Kenapa HARUS DICIPTAKAN tombol merah yang jelas2 dapat merusak komputer.
Tombol merah dlm analogi di atas adalah PILIHAN BURUK yang terdapat dalam kehendak bebas.
Kenapa harus diberikan pilihan buruk dlm kehendak bebas yang jelas-jelas dapat membuat manusia dihukum?

Jika itu anda terapkan dengan karya ciptaan TUHAN, berarti TUHAN DENGAN SENGAJA MEMBUAT "SESUATU" YANG DAPAT MERUSAK MANUSIA.
Nah itulah 'pilihan buruk' yang terdapat dlm kehendak bebas. Bukankah kehendak bebas itu berisi 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'?

Sungguh sebuah "pujian yang agung" buat Tuhan.
Terbuktikan Tuhan menyediakan 'pilihan buruk' yang bisa dipilih secara bebas oleh manusia?

# Argumen anda:
Soal kehendak bebas, ya kira-kira seperti analogi di atas. Tuhan juga memberikan pilihan baik atau buruk.
Dalam hal ini Tuhan juga menyediakan yang buruk untuk dilakukan/dipilih manusia.

# Tanggapan saya:
TUHAN MEMBERIKAN KEHENDAK BEBAS KEPADA MANUSIA DAN MALAIKAT.
Apa isi kehendak bebas? Tentu 'pilihan baik'
dan 'pilihan buruk'.
KEHENDAK BEBAS ITU DISALAHGUNAKAN OLEH MALAIKAT...[/quote]Berarti malaikat tsb memilih 'pilihan buruk' yang disediakan oleh Tuhan.

maka dia dihukum dan menjadi iblis yang membuat (bukan mencipta) apa yang ALLAH ciptakan menjadi tidak baik bahkan bencana.
Siapa yang memberi kuasa kepada iblis hingga dia mampu membuat bencana atau hal-hal buruk lain?

Manusia juga diberi kehendak bebas dan diberikan petunjuk untuk memilih yang baik (dari ALLAH) atau yang buruk (dari IBLIS) dengan konsukuensi masing2.
Kehendak bebas yang diberikan berupa 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'. Yang memberi pilihan itu adalah Tuhan sendiri, sama dengan Anda yang memberi 2 tombol pada aplikasi buatan Anda, seperti analogi di atas.

Malah kadangkala manusia yang telah memilih jalan yang baik pun masih diberikan cobaan yang datang dari si iblis atas ijin dari Allah (baca kisah AYUB).
Ya atas ijin dari Allah karena memang dari awal sudah diberi 2 tombol. Pilih tombol hijau apa pilih tombol merah.

Jadi kesimpulannya:
- Allah menciptakan kehendak bebas dan itu BUKAN SESUATU YANG BURUK/KESALAHAN.
Kehendak bebas itu adalah 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'. Dan Islam tidak pernah menganggap Tuhan salah telah menyediakan pilihan buruk tsb.

- Iblis yang pertama kali menggunakan KEHENDAK BEBAS tersebut yang menyebabkan kesalahan/dosa/sesuatu yang buruk.
Karena iblis telah memilih 'pilihan buruk' YANG TELAH DISEDIAKAN oleh Tuhan.

- Sakit penyakit bahkan bencana apapun terjadi karena kuasa si iblis atas ijin dari Allah.
Kuasa iblis itu datang dari dirinya sendiri ya? Emang iblis mampu tanpa diberi kuasa oleh Tuhan?

- Allah tidak pernah menciptakan penyakit, bencana atau apapun yang buruk karena DIA SUCI dan TIDAK BISA BERBUAT SALAH.
Berarti ada pencipta lain selain dari Tuhan.


# Argumen anda:
Saya sudah jawab, namun Anda tidak mengerti juga. Nih saya ulang:
"Manusia berencana, namun Tuhan yang menentukan". Begitu kan saya ajawab di atas?
Ini artinya:
Walau manusia berhati-hati sekalipun, namun bila Tuhan telah merencanakan peristiwa buruk,
maka manusia yang hati-hati tadi juga bisa saja kena musibah.

# Tanggapan saya:
Jadi Tuhan yang merencanakan peristiwa buruk adalah Tuhan yang sejati menurut anda?
Ya, karena Tuhan sejati tidak akan punya saingan dalam hal penciptaan. Tak sesuatupun terjadi tanpa ijin Tuhan.

Anda cukup berani membuat statement seperti itu.
Saya berani karena memang tidak ada yang mampu mencipta selain dari pada Tuhan.
Bencana alam, misalnya:
Angin ribut, Anda pikir angin itu ciptaan iblis?
Banjir, Anda pikir air itu ciptaan iblis?
dll

# Argumen anda:
Anda SANGAT SALAH.
1. TS-nya bukan saya. Bila ingi tau TS-nya, klik di sini: http://murtadinkafirun.forumotion.net/t16964-apa-sebaiknya-muslim-menerima-ajaran-islam-bulat2
2. Anda tidak sedang meng-qoute postingan pertama saya. Anda hanya nyelonong di tengah jalan tanpa tau ujung pangkal persoalan.
3. Saya sedang tidak membuka topik di sini
4. Bila Anda menginginkan berdiskusi dari awal posting, maka berdiskusilah dengan netter sai_baba

# Tanggapan saya:
- Ok masalah TS, saya salah mengira bahwa anda TS di sini, saya minta maaf.
Saya maafkan Anda.

- Pada setiap forum bebas meng-qoute postingan siapapun dan menanggapinya bukan?
Boleh saja, tetapi Anda langsung membantah dan menyatakan diskusi saya dengan jimat berada di luar koridor Anda.

- Pada postingan saya yang pertama, saya hanya memberikan pertanyaan yang akhirnya anda sendiri menjawab.
Saya menjawabnya karena saya tau bahwa dlm setiap forum ..... (lihat tulisan Anda yang saya beri warna biru di atas).

- Masalah anda berdiskusi dengan siapapun saya tidak membela atau menyanggah anda tentang hal yang sedang anda diskusikan karena saya membuat sebuah topik diskusi baru (melalui pertanyaan2 saya di postingan pertama)
Yang saya permasalahkan adalah ini:
bayo_lubis wrote:
Saya tidak mempermasalahkan Tuhan itu adil atau tidak.
Saya
menanyakan hal di atas (mengapa Anda tidak diciptakan dlm keadaan
gila?), karena si jimat menanyakan kepada saya alasan Tuhan, padahal
Tuhan sendiri tidak menyebutkan alasannya. Nah, hal yang sama saya tanya
balik ke jimat. Di sini masalahnya. Bukan soal baik-buruknya ciptaan
Tuhan. Bukan soal adil tidaknya Tuhan itu. Udah ngerti, Mas?
Karena dari awal Anda tidak membaca diskusi saya dg jimat, maka Anda mempermasalahkan soal Tuhan adil dlm penciptaan.
Nah sekarang sudah jelas, saya menanyakan itu adalah sebagai perbandingan buat jimat, bahwa kita tidak akan bisa menjawab alasan Tuhan melakukan sesuatu bila Tuhan sendiri tidak memberi tahunya.
Karena Anda tidak membaca dari awal maka Anda datang melebarkan pokok pembicaraan.
Nih saya ulangi dari awal:
bayo_lubis wrote:Pada kitab agama sebelumnya, Tuhan tidak menjamin bahwa akan
'menjaganya'.......
jimatkalimasada wrote:kenapa quran dijamin,tapi kitab-kitabnya terdahulu tidak dijaminnya?
Dalam Qur'an, Tuhan tidak menjelaskan mengapa kitab2 terdahulu tidak dijamin. Bagaimana saya akan menjelaskan alasan Tuhan, padahal Tuhan sendiri tidak menjelaskannya? Maka saya beri perbandingan buat jimat.
bayo_lubis wrote:-Dalam kitab agama sebelumnya, tak ada bunyi ayat bahwa kitab tsb
dijamin/dijaga.
-Dalam Qur'an, ada ayat yang menyatakan bahwa akan
dijamin/dijaga.
-Yang menjamin itu BUKAN SAYA. Yang menjamin itu
Tuhan.
-Tuhan tidak menulis alasan mengapa kitab sebelumnya tidak
dijamin.

-Mengapa jimatkalimasada tidak
diciptakan Tuhan sebagai orang gila?
-Adakah manusia yang bisa
memberikan jawaban yang tepat (jangan meraba-raba) atas pertanyaan itu?
Nah, makanya persoalannya sampai ke soal manusia yang gila sejak lahir. Tidak ada yang mempermasalahkan adil tidaknya Tuhan.
Anda dan jimat malah melebarkan pembahasan sampai ke soal penciptaan.
Intinya:
Manusia tidak akan tau alasan Tuhan, bila Tuhan sendiri tidak menyatakan alasannya.


# Argumen anda:

Sudahlah... Ini tidak perlu dibahas. Silakan berdiskusi saja dengan sai_baba.

# Tanggapan saya:
Karena memang anda sudah tidak bisa membahasnya dan hak anda sepenuhnya mau membahas atau tidak.
Dan hak saya untuk berdiskusi dengan siapapun yang ada di sini, begitu juga sebaliknya.


salam
Yang seharusnya Anda dan jimat bantah hanyalah soal Manusia tidak akan tau alasan Tuhan, bila Tuhan
sendiri tidak menyatakan alasannya
, bukan soal ciptaan, bukan soal setan, bukan soal lain-lain. Membantah hal-hal lain hanyalah upaya untuk mengaburkan topik.
Nah silahkan bantah itu!

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Mon Apr 15, 2013 9:42 am

# Argumen anda:
Bila keimanan Anda begitu, untuk sementara saya bilang: "baiklah". Nanti di bawah saya bantah keimanan Anda.

# Tanggapan saya:
Anda tidak perlu membantah, yang kami perlu adalah anda tidak mempersalahkan.


# Argumen anda:
Secara langsung Anda tidak pernah punya statement demikian.
Tetapi secara tidak langsung Anda menyatakannya begitu. Ini penjelasannya:
Di dunia ini, pasti ada hal baik dan hal buruk.
Bila menurut keimanan Anda bahwa Tuhan hanya menciptakan hal-hal yang baik saja.
Nah... tentu ada pihak lain yang juga berupa pencipta. Dia-lah pencipta hal-hal buruk.
Menurut keimanan Anda:
Tuhan pencipta hal-hal baik.
Sesuatu yang lain (bukan Tuhan) pencipta hal-hal buruk.
Tidakkah Anda lihat bahwa dalam hal ini ada pencipta lain selain dari Tuhan?

Menurut Islam, yang dianggap jelek oleh manusia dan yang kenyataannya adalah jelek, semua itu ciptaan Tuhan,
karena tidak ada pencipta lain selain Dia.
Menurut Anda, miskin, sakit, IQ rendah, wajah jelek dan sejenisnya itu
ciptaan siapa?

Tidak ada penjabaran Anda yang mengenai sasaran. Bila Anda merasa yakin dengan penjabaran Anda, silakan quote di sini.

# Tanggapan saya:
Menjawab anda saya pakai analogi sederhana:
- Tuhan menciptakan air dan angin... itu merupakan hal baik
- Iblis menciptakan (dalam arti membuat dari unsur yang diciptakan Allah) hujan badai... itu merupakan hal buruk
Kesimpulannya TUHAN TIDAK MENCIPTAKAN HUJAN BADAI, tetapi atas ijin Tuhan... Iblis membuat hujan badai.
Begitu juga dengan hal2 buruk lainnya.
Jadi kata "menciptakan" di sini sangat beda maknanya antara "ciptaan Allah" dan "ciptaan Iblis"

Satu analogi lagi untuk masalah penciptaan:
Seorang Einstein "menciptakan" teori relativitas (teori gerakan Newton),
Apakah dia benar2 menciptakan segala sesuatu yang merupakan unsur2 ciptaannya?
- seperti akal untuk berpikir
- bahasa untuk menyampaikan teorinya
- angka untuk membuat perhitungan
- dsb


# Argumen anda:
Tombol merah dlm analogi di atas adalah PILIHAN BURUK yang terdapat dalam kehendak bebas.
Kenapa harus diberikan pilihan buruk dlm kehendak bebas yang jelas-jelas dapat membuat manusia dihukum?

# Tanggapan saya:
Justru itu pertanyaan saya, kenapa Allah "menciptakan sesuatu bisa yang merusak" ciptaannya sediri?
Merusak itu tidak lain dan tidak bukan hanyalah kerjaan Iblis.


# Argumen anda:

Nah itulah 'pilihan buruk' yang terdapat dlm kehendak bebas.
Bukankah kehendak bebas itu berisi 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'?
Terbuktikan Tuhan menyediakan 'pilihan buruk' yang bisa dipilih secara bebas oleh manusia?
Apa isi kehendak bebas? Tentu 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'.
Berarti malaikat tsb memilih 'pilihan buruk' yang disediakan oleh Tuhan.

# Tanggapan saya:
Kehendak bebas itu bukan berisi pilihan baik ataupun buruk. Kehendak bebas hanya sebuah kebebasan yag diberikan Allah terhadap ciptaan-Nya.
Pilihan buruk itu diciptakan/dibuat (bukan dalam arti seperti Allah mencipta) Iblis dari unsur2 yang telah ada yang diciptakan Allah seperti akal budi/pikiran, yang dioleh sedemikian rupa menjadi sebuah keinginan yang berakibat buruk.


# Argumen anda:
Siapa yang memberi kuasa kepada iblis hingga dia mampu membuat bencana atau hal-hal buruk lain?

# Tanggapan saya:

Allah memberikan kuasa kepada Iblis tapi hanya sebatas apa yang bisa dilakukannya di dunia.
- Alasannya, tertulis di Alkitab: Segala sesuatu di dunia di ini ada dalam kuasa si Jahat (Iblis) dan itu memang kekuasaan diberikan Allah untuk menguji keimanan umat-Nya.
- Kolerasinya, bukan tanggung jawab atapun perbuatan ALLAH YANG MAHA SUCI segala macam bencana yang terjadi dan segala penyakit yang menimpa manusia, itu merupakan hasil karya Iblis atas ijin dari Allah.
Ada kalanya Allah dengan "maksud tertentu" tidak mengijinkan bencana itu dialami oleh orang2 pilihan-Nya, itulah yang sering disebut Mujizat.
- Faktanya, banyak orang2 yang telah selamat dari "ancaman kematian" yang dibuat Iblis karena Allah tidak mengijinkan, karena Allah lebih berkuasa daripada si Iblis.
Kalau dipakai asumsi anda bahwa "ancaman kematian" itu dari Allah, maka tidak ada istilah Mujizat dari Allah.
- kesimpulan:
Akan menjadi "Allah yang perkasa namun plin-plan dan hobi bercanda" ketika Dia memberikan bencana tetapi juga memberikan Mujizat.
Akan menjadi "Allah yang perkasa, suci dan Maha Kuasa" ketika Dia memberikan Mujizat kepada ciptaan-Nya dari bencana yang dibuat Iblis.


# Argumen anda:
Kehendak bebas yang diberikan berupa 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'.
Yang memberi pilihan itu adalah Tuhan sendiri, sama dengan Anda yang memberi 2 tombol pada aplikasi buatan Anda,
seperti analogi di atas.
Ya atas ijin dari Allah karena memang dari awal sudah diberi 2 tombol.
Pilih tombol hijau apa pilih tombol merah.

Kehendak bebas itu adalah 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'.
Dan Islam tidak pernah menganggap Tuhan salah telah menyediakan pilihan buruk tsb.

Karena iblis telah memilih 'pilihan buruk' YANG TELAH DISEDIAKAN oleh Tuhan.

# Tanggapan saya:
Saya tidak setuju dan penjabarannya sudah ada di atas.


# Argumen anda:

Kuasa iblis itu datang dari dirinya sendiri ya? Emang iblis mampu tanpa diberi kuasa oleh Tuhan?

# Tanggapan saya:

"Kuasa" tidak... tetap dari Allah tapi "segala yang jahat" dibuat/diciptakan (tidak seperti penciptaan yang dilakukan Allah) oleh si Iblis.


# Argumen anda:

Berarti ada pencipta lain selain dari Tuhan.

# Tanggapan saya:

Saya sudah jelaskan arti dan perbedaan "ciptaan Tuhan" dan "ciptaan Iblis" bahkan "ciptaan manusia"
sederhananya:
- Ciptaan Tuhan --> Dari yang tidak ada menjadi ada.
- Ciptaan Iblis dan manusia --> mengolah dari apa yang ada (yang telah diciptakan Tuhan).


# Argumen anda:

Ya, karena Tuhan sejati tidak akan punya saingan dalam hal penciptaan. Tak sesuatupun terjadi tanpa ijin Tuhan.

# Tanggapan saya:
Coba anda jelaskan relevansi dari statement anda bahwa:
- Allah tidak pernah berbuat salah/dosa (suci)
- Allah menciptakan bencana bagi ciptaan-Nya


# Argumen anda:
Saya berani karena memang tidak ada yang mampu mencipta selain dari pada Tuhan.
Bencana alam, misalnya:
Angin ribut, Anda pikir angin itu ciptaan iblis? Banjir, Anda pikir air itu ciptaan iblis? dll

# Tanggapan saya:

Penjelasan sudah ada di atas


# Argumen anda:
Boleh saja, tetapi Anda langsung membantah dan menyatakan diskusi saya dengan jimat berada di luar koridor Anda.
Saya menjawabnya karena saya tau bahwa dlm setiap forum ..... (lihat tulisan Anda yang saya beri warna biru di atas).
Yang saya permasalahkan adalah ini:
Karena dari awal Anda tidak membaca diskusi saya dg jimat, maka Anda mempermasalahkan soal Tuhan adil dlm penciptaan.
Nah sekarang sudah jelas, saya menanyakan itu adalah sebagai perbandingan buat jimat, bahwa kita tidak akan bisa menjawab alasan Tuhan melakukan sesuatu bila Tuhan sendiri tidak memberi tahunya.
Karena Anda tidak membaca dari awal maka Anda datang melebarkan pokok pembicaraan.
Nih saya ulangi dari awal:
Yang seharusnya Anda dan jimat bantah hanyalah soal Manusia tidak akan tau alasan Tuhan, bila Tuhan
sendiri tidak menyatakan alasannya, bukan soal ciptaan, bukan soal setan, bukan soal lain-lain. Membantah hal-hal lain hanyalah upaya untuk mengaburkan topik.
Nah silahkan bantah itu!

# Tanggapan saya:
Untuk masalah itu kita akhiri pembahasannya.
Yang terpenting adalah anda dan saya sudah menemukan apa yang harus didiskusikan.


salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by you7tube7com on Tue Apr 16, 2013 3:33 pm

jimatkalimasada wrote:
you7tube7com wrote:
jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:Itulah yg saya katakan bahwa kekafiran dan orang-2 kafir itu tdk sesempit yg kau bayangkan. padahal ayat itu tidak berdiri sendiri, tapi ada ayat yg lain menjelaskan siapa orang-2 kafir dimaksud di ayat 9:29 itu. Perhatikan ayat berikut ini :
Al Quran surah Al Mumtahanah ayat 8 dan 9 ”Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi kamu dalam agama dan tidak mengusir kamu dari kampung-kampungmu sebab Allah senang kepada orang-orang yang adil. Allah hanya melarang kamu bersahabat dengan orang-orang yang memerangi kamu dalam agama dan mengusir kamu dari kampung-kampungmu dan saling bantu-membantu untuk mengusir kamu ,barangsiapa bersahabat dengan mereka maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim”.(QS 60:8-9)

Sudah jelas dari ayat di atas bahwa mereka yang harus diperangi orang Islam adalah orang-orang nonIslam yang memerangi orang Islam. Ketika zaman Rasulullah SAW mereka adalah kaum kafir Quraisy dan yang membantu kafir Quraisy dalam memerangi Rasulullah SAW dan pengikutnya. Mereka kaum kafir Quraisy telah menyakiti orang-orang islam dan mengusir orang-orang islam dari kampung halaman mereka. Mereka inilah yang dimaksud dalam Al Quran surah At Taubah ayat 29 seperti yang kau sampaikan itu. Sedangkan Al Quran surah Al Mumtahanah ayat 8 dan 9 dengan jelas menyatakan bahwa kita harus berbuat baik dan berlaku adil kepada orang nonIslam yang tidak memerangi umat Islam dalam agamanya.








9:29 -> nggak merangi aja diperangi/dibunuh
apalagi yang merangi dan yang ngusir -> QS 60:8-9

*pun fakta yang merangi/ngusir kagak ada


Hooii..... 'perangilah' bukan berarti melakukan tindakan perang....

kalo ada kalimat spt ini :" Perangilah narkoba "
Apk pasti berarti melakukan tindakan perang...??!! begitu..??!!!! hi...hi...hi...hi...

Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari
orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri
mereka.


yang dilakukan muhamat tindakan perang..

Iyaaa.... tapi konteks ayat tsb, bukan perang berdarah2......., kamu salah ambil ayat Quran....

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 5861
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by jimatkalimasada on Tue Apr 16, 2013 6:17 pm



muhamat gak pernah perang kiasan

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by bayo_lubis on Wed Apr 17, 2013 9:23 am

Master Denny wrote:# Argumen anda:
Bila keimanan Anda begitu, untuk sementara saya bilang: "baiklah". Nanti di bawah saya bantah keimanan Anda.

# Tanggapan saya:
Anda tidak perlu membantah, yang kami perlu adalah anda tidak mempersalahkan.
Semoga ini bukan sifat dari semua Kristener. Lihat tulisan Anda yang saya garis bawahi. Anda melarang saya membantah dan mempermasalahkannya. Tak taukah Anda bahwa Anda itu seorang manusia yang tidak tau diri? Anda melarang saya mebantah dan mempermasalahkan, padahal, kelakuan Anda ini sedang membantah dan mempermasalahkan keimanan Islam yang menyatakan bahwa semua hal adalah ciptaan Allah SWT.
Silakan bercermin.


# Argumen anda:
Secara langsung Anda tidak pernah punya statement demikian.
Tetapi secara tidak langsung Anda menyatakannya begitu. Ini penjelasannya:
Di dunia ini, pasti ada hal baik dan hal buruk.
Bila menurut keimanan Anda bahwa Tuhan hanya menciptakan hal-hal yang baik saja.
Nah... tentu ada pihak lain yang juga berupa pencipta. Dia-lah pencipta hal-hal buruk.
Menurut keimanan Anda:
Tuhan pencipta hal-hal baik.
Sesuatu yang lain (bukan Tuhan) pencipta hal-hal buruk.
Tidakkah Anda lihat bahwa dalam hal ini ada pencipta lain selain dari Tuhan?

Menurut Islam, yang dianggap jelek oleh manusia dan yang kenyataannya adalah jelek, semua itu ciptaan Tuhan,
karena tidak ada pencipta lain selain Dia.
Menurut Anda, miskin, sakit, IQ rendah, wajah jelek dan sejenisnya itu
ciptaan siapa?

Tidak ada penjabaran Anda yang mengenai sasaran. Bila Anda merasa yakin dengan penjabaran Anda, silakan quote di sini.

# Tanggapan saya:
Menjawab anda saya pakai analogi sederhana:
- Tuhan menciptakan air dan angin... itu merupakan hal baik
- Iblis menciptakan (dalam arti membuat dari unsur yang diciptakan Allah) hujan badai... itu merupakan hal buruk
Kesimpulannya TUHAN TIDAK MENCIPTAKAN HUJAN BADAI, tetapi atas ijin Tuhan... Iblis membuat hujan badai.
Begitu juga dengan hal2 buruk lainnya.
Jadi kata "menciptakan" di sini sangat beda maknanya antara "ciptaan Allah" dan "ciptaan Iblis"

Satu analogi lagi untuk masalah penciptaan:
Seorang Einstein "menciptakan" teori relativitas (teori gerakan Newton),
Apakah dia benar2 menciptakan segala sesuatu yang merupakan unsur2 ciptaannya?
- seperti akal untuk berpikir
- bahasa untuk menyampaikan teorinya
- angka untuk membuat perhitungan
- dsb
Siapa yang memberi kekuatan kepada Iblis? Atas izin siapa semuanya terjadi?


# Argumen anda:
Tombol merah dlm analogi di atas adalah PILIHAN BURUK yang terdapat dalam kehendak bebas.
Kenapa harus diberikan pilihan buruk dlm kehendak bebas yang jelas-jelas dapat membuat manusia dihukum?

# Tanggapan saya:
Justru itu pertanyaan saya, kenapa Allah "menciptakan sesuatu bisa yang merusak" ciptaannya sediri?
Merusak itu tidak lain dan tidak bukan hanyalah kerjaan Iblis.
Sebagai ujian.


# Argumen anda:

Nah itulah 'pilihan buruk' yang terdapat dlm kehendak bebas.
Bukankah kehendak bebas itu berisi 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'?
Terbuktikan Tuhan menyediakan 'pilihan buruk' yang bisa dipilih secara bebas oleh manusia?
Apa isi kehendak bebas? Tentu 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'.
Berarti malaikat tsb memilih 'pilihan buruk' yang disediakan oleh Tuhan.

# Tanggapan saya:
Kehendak bebas itu bukan berisi pilihan baik ataupun buruk. Kehendak bebas hanya sebuah kebebasan yag diberikan Allah terhadap ciptaan-Nya.
Kebebasan apa saja yang diberikan Tuhan?

Pilihan buruk itu diciptakan/dibuat (bukan dalam arti seperti Allah mencipta) Iblis dari unsur2 yang telah ada yang diciptakan Allah seperti akal budi/pikiran, yang dioleh sedemikian rupa menjadi sebuah keinginan yang berakibat buruk.
Bila ini bukan merupakan poin dari kehendak bebas, mengapa ini bisa jadi pilihan?



# Argumen anda:
Siapa yang memberi kuasa kepada iblis hingga dia mampu membuat bencana atau hal-hal buruk lain?

# Tanggapan saya:

Allah memberikan kuasa kepada Iblis tapi hanya sebatas apa yang bisa dilakukannya di dunia.
Termasuk menjerumuskan manusia dan merusak bukan?
Berarti ini adalah pemberian Tuhan.

- Alasannya, tertulis di Alkitab: Segala sesuatu di dunia di ini ada dalam kuasa si Jahat (Iblis) dan itu memang kekuasaan diberikan Allah untuk menguji keimanan umat-Nya.
Tuh... menguji kan? Bukankah kejahatan itu pemberian Allah kepada iblis?

- Kolerasinya, bukan tanggung jawab atapun perbuatan ALLAH YANG MAHA SUCI segala macam bencana yang terjadi dan segala penyakit yang menimpa manusia, itu merupakan hasil karya Iblis atas ijin dari Allah.
Tuhan tidak punya tanggung jawab kepada siapa pun. Bila ada ijin dari Allah, pasti yang memberi kemampuan kepada iblis itu juga adalah Allah sendiri.

Ada kalanya Allah dengan "maksud tertentu" tidak mengijinkan bencana itu dialami oleh orang2 pilihan-Nya, itulah yang sering disebut Mujizat.
Ya, ini membuktikan bahwa segala sesuatu yang terjadi, emuanya adalah atas ijin Allah. Dengan demikian hanya Dia-lah satu-satunya pencipta.

- Faktanya, banyak orang2 yang telah selamat dari "ancaman kematian" yang dibuat Iblis karena Allah tidak mengijinkan, karena Allah lebih berkuasa daripada si Iblis.
Dan yang memberi kuasa iblis itu adalah Allah.

Kalau dipakai asumsi anda bahwa "ancaman kematian" itu dari Allah, maka tidak ada istilah Mujizat dari Allah.
Ancaman kematian beda dengan kematian itu sendiri. Ini yang saya maksudkan dengan: manusia hanya mampu berencana, tetapi hanya Tuhan-lah yang menentukan.

- kesimpulan:
Akan menjadi "Allah yang perkasa namun plin-plan dan hobi bercanda" ketika Dia memberikan bencana tetapi juga memberikan Mujizat.
Lebih tepat bila Tuhan yang hanya mampu membuat hal-hal yang baik saja hanya sebagai pertanda bahwa Tuhan itu tidak mampu melakukan apa saja.

Akan menjadi "Allah yang perkasa, suci dan Maha Kuasa" ketika Dia memberikan Mujizat kepada ciptaan-Nya dari bencana yang dibuat Iblis.
Ini artinya Tuhan punya saingan, yaitu iblis.



# Argumen anda:
Kehendak bebas yang diberikan berupa 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'.
Yang memberi pilihan itu adalah Tuhan sendiri, sama dengan Anda yang memberi 2 tombol pada aplikasi buatan Anda,
seperti analogi di atas.
Ya atas ijin dari Allah karena memang dari awal sudah diberi 2 tombol.
Pilih tombol hijau apa pilih tombol merah.

Kehendak bebas itu adalah 'pilihan baik' dan 'pilihan buruk'.
Dan Islam tidak pernah menganggap Tuhan salah telah menyediakan pilihan buruk tsb.

Karena iblis telah memilih 'pilihan buruk' YANG TELAH DISEDIAKAN oleh Tuhan.

# Tanggapan saya:
Saya tidak setuju dan penjabarannya sudah ada di atas.
Apa saja isi kehendak bebas itu?


# Argumen anda:

Kuasa iblis itu datang dari dirinya sendiri ya? Emang iblis mampu tanpa diberi kuasa oleh Tuhan?

# Tanggapan saya:

"Kuasa" tidak... tetap dari Allah tapi "segala yang jahat" dibuat/diciptakan (tidak seperti penciptaan yang dilakukan Allah) oleh si Iblis.
Siapa yang menciptakan pikiran iblis? Ataukah Tuhan telah salah rancang terhadap iblis? Bukankah Anda bilang awalnya diciptakan baik tapi akhirnya berbuat salah?


# Argumen anda:

Berarti ada pencipta lain selain dari Tuhan.

# Tanggapan saya:

Saya sudah jelaskan arti dan perbedaan "ciptaan Tuhan" dan "ciptaan Iblis" bahkan "ciptaan manusia"
sederhananya:
- Ciptaan Tuhan --> Dari yang tidak ada menjadi ada.
- Ciptaan Iblis dan manusia --> mengolah dari apa yang ada (yang telah diciptakan Tuhan).
Ini telah saya analogikan dengan 2 tombol yang terdapat dalam sebuah aplikasi.


# Argumen anda:

Ya, karena Tuhan sejati tidak akan punya saingan dalam hal penciptaan. Tak sesuatupun terjadi tanpa ijin Tuhan.

# Tanggapan saya:
Coba anda jelaskan relevansi dari statement anda bahwa:
- Allah tidak pernah berbuat salah/dosa (suci)
Apapun yang Allah lakukan, semuanya terserah keinginanNya. Allah tidak sedang melakukan kesalahan saat menciptakan nyamuk. Allah sedang tidak melakuan kesalahan saat mendatangkan bencana.

- Allah menciptakan bencana bagi ciptaan-Nya
Bencana bisa sebagai teguran dan ujian. Apa bedanya Allah memberi kuasa kepada iblis untuk melakukan kerusakan dan menjeruuskan manusia?


# Argumen anda:
Saya berani karena memang tidak ada yang mampu mencipta selain dari pada Tuhan.
Bencana alam, misalnya:
Angin ribut, Anda pikir angin itu ciptaan iblis? Banjir, Anda pikir air itu ciptaan iblis? dll

# Tanggapan saya:

Penjelasan sudah ada di atas
Kuasanya dari siapa?


# Argumen anda:
Boleh saja, tetapi Anda langsung membantah dan menyatakan diskusi saya dengan jimat berada di luar koridor Anda.
Saya menjawabnya karena saya tau bahwa dlm setiap forum ..... (lihat tulisan Anda yang saya beri warna biru di atas).
Yang saya permasalahkan adalah ini:
Karena dari awal Anda tidak membaca diskusi saya dg jimat, maka Anda mempermasalahkan soal Tuhan adil dlm penciptaan.
Nah sekarang sudah jelas, saya menanyakan itu adalah sebagai perbandingan buat jimat, bahwa kita tidak akan bisa menjawab alasan Tuhan melakukan sesuatu bila Tuhan sendiri tidak memberi tahunya.
Karena Anda tidak membaca dari awal maka Anda datang melebarkan pokok pembicaraan.
Nih saya ulangi dari awal:
Yang seharusnya Anda dan jimat bantah hanyalah soal Manusia tidak akan tau alasan Tuhan, bila Tuhan
sendiri tidak menyatakan alasannya, bukan soal ciptaan, bukan soal setan, bukan soal lain-lain. Membantah hal-hal lain hanyalah upaya untuk mengaburkan topik.
Nah silahkan bantah itu!

# Tanggapan saya:
Untuk masalah itu kita akhiri pembahasannya.
Yang terpenting adalah anda dan saya sudah menemukan apa yang harus didiskusikan.


salam
Dan Anda jangan lupa untuk membantah pokok pembicaraan saya yang sebenarnya:
Manusia tidak akan tau alasan Tuhan, bila Tuhan sendiri tidak menyatakan alasannya

Sebenarnya hanya ini yang perlu Anda bantah untuk tidak keluar dari topik di trit ini.

_________________
Yesus sendiri bukanlah Tuhan Yang Esa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kunjungi forum tandingan MurtadinKafirun
http://laskarislam.indonesianforum.net

bayo_lubis
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 5571
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Humor : Mari semaikan karet ini, Lalu tanam di tengah sawah. Mari selamatkan planet ini, Buang Alkitab ke tong sampah.
Reputation : -107
Points : 7847
Registration date : 2011-02-27

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by SHAGA77 on Wed Apr 17, 2013 12:11 pm

Semoga ini bukan sifat dari semua Kristener. Lihat tulisan Anda yang saya garis bawahi. Anda melarang saya membantah dan mempermasalahkannya. Tak taukah Anda bahwa Anda itu seorang manusia yang tidak tau diri? Anda melarang saya mebantah dan mempermasalahkan, padahal, kelakuan Anda ini sedang membantah dan mempermasalahkan keimanan Islam yang menyatakan bahwa semua hal adalah ciptaan Allah SWT. Silakan bercermin.

# Tanggapan saya:
Anda tahu gak arti perbedaan kata "mempermasalahkan" dan "mempersalahkan"? Silahkan anda belajar lagi bahasa Indonesia.
Kalau anda masih ingin berdiskusi dan mempermasalahkan... silahkan, tapi jika anda sudah menyalahkan itu yang tidak kami perlukan.
Itu maksudnya. KALAU ADA KESALAHAN KETIK, SAYA RALAT DI SINI.



Siapa yang memberi kekuatan kepada Iblis? Atas izin siapa semuanya terjadi?

# Tanggapan saya:
Kekuatan dan izin dari Allah, so?


Kebebasan apa saja yang diberikan Tuhan?

# Tanggapan saya:
Memilih yang baik dari Allah atau memilih yang buruk dari Iblis.



Bila ini bukan merupakan poin dari kehendak bebas, mengapa ini bisa jadi pilihan?

# Tanggapan saya:
Iblis sendiri dengan akal budi dan keinginan yang "menciptakan" pilihan buruk untuk diilih manusia.



Termasuk menjerumuskan manusia dan merusak bukan?
Berarti ini adalah pemberian Tuhan.

# Tanggapan saya:
Yupz... Apanya yang pemberian Tuhan? Kuasa - Iya, kerusakan - bukan.


Tuh... menguji kan?
Bukankah kejahatan itu pemberian Allah kepada iblis?

# Tanggapan saya:
Yupz... Allah tidak pernah memberikan kejahatan kepada si Iblis.



Tuhan tidak punya tanggung jawab kepada siapa pun.
Bila ada ijin dari Allah, pasti yang memberi kemampuan kepada iblis itu juga adalah Allah sendiri.

# Tanggapan saya:
Betul Tuhan tidak bertanggung jawab kepada siapapun, tapi kepada diri-Nya sendiri.
Bagaimana Dia menjadi Allah yang Maha Suci kalau memberikan kejahatan.



Ya, ini membuktikan bahwa segala sesuatu yang terjadi, semuanya adalah atas ijin Allah.
Dengan demikian hanya Dia-lah satu-satunya pencipta.

# Tanggapan saya:
Yupz... Dari kemarin sampai hari ini pun saya berpendapat seperti itu.


Dan yang memberi kuasa iblis itu adalah Allah.

# Tanggapan saya:
Kalau hanya berbicara kuasa iya.
Contoh gampang: Sewaktu seseorang diberikan kuasa menjadi Camat, tapi kuasanya itu disalahgunakan untuk korupsi, apakah kesalahan si pemberi kuasa? apakah si pemberi kuasa menyuruh korupsi?



Ancaman kematian beda dengan kematian itu sendiri.
Ini yang saya maksudkan dengan: manusia hanya mampu berencana, tetapi hanya Tuhan-lah yang menentukan.

# Tanggapan saya:
Trus menurut anda "ancaman kematian" dari siapa?



Lebih tepat bila Tuhan yang hanya mampu membuat hal-hal yang baik saja hanya sebagai pertanda bahwa Tuhan itu tidak mampu melakukan apa saja.

# Tanggapan saya:
Dari awal mula pembicaraan anda setuju kan bahwa "tidak bisa" berbuat dosa/kesalahan.
Bukankah ini lebih sinkron daripada di satu sisi anda bilang "tidak bisa" berbuat dosa tapi di sisi lain Tuhan menciptakan bencana.



Ini artinya Tuhan punya saingan, yaitu iblis.

# Tanggapan saya:
Yupz... saingan untuk mendapatkan pengikut.
Bedanya: (jangan anda pisahkan dengan statement pertama, tanggapi secara keseluruhan)
- Allah berkuasa secara universal memberikan yang baik dan mencegah hal buruk
- Iblis berkuasa di bumi saja membuat hal buruk, namun tetap dengan ijin Allah.



Apa saja isi kehendak bebas itu?

# Tanggapan saya:
Pilihan mengikuti Allah atau mengikuti Iblis.



Siapa yang menciptakan pikiran iblis? Ataukah Tuhan telah salah rancang terhadap iblis?
Bukankah Anda bilang awalnya diciptakan baik tapi akhirnya berbuat salah?

# Tanggapan saya:
Apakah menciptakan pikiran itu adalah sebuah kesalahan?
Pikiran itu yang dibuat salah oleh si Iblis sendiri.


Ini telah saya analogikan dengan 2 tombol yang terdapat dalam sebuah aplikasi.

# Tanggapan saya:
Analogi anda beda, karena hanya 1 orang yang menciptakan kedua tombol tersebut.
Sedangkan menurut saya, komputer itu bisa rusak/meledak karena faktor2 lain, konsleting listrik misalnya. Bukan karena tombol merah yang sengaja dibuat oleh si penciptanya.



Apapun yang Allah lakukan, semuanya terserah keinginanNya.
Allah tidak sedang melakukan kesalahan saat menciptakan nyamuk.
Allah sedang tidak melakuan kesalahan saat mendatangkan bencana.

# Tanggapan saya:
Betul...tapi Allah tidak bisa semena2 dan bertanggung jawab terhadap diri-Nya sendiri.
TIDAK ADA 1 SIFAT MANAPUN DARI ALLAH YANG MENGUNGGULI SIFAT YANG LAIN.
Contoh: (jangan anda pisahkan dengan statement pertama, tanggapi secara keseluruhan)
Tidak bisa karena SIFAT MAHA PENYAYANG ALLAH menjadikan ALLAH tidak menghukum para manusia yang berdosa karena SIFAT MAHA ADIL dan MAHA SUCI-NYA menuntut diri-Nya untuk melakukan hukuman itu.
Jadi tidak bisa Allah semena-mena dengan kuasa-Nya menciptakan dosa/kesalahan karena kesucian-Nya menjaga akan hal itu.



Bencana bisa sebagai teguran dan ujian.
Apa bedanya Allah memberi kuasa kepada iblis untuk melakukan kerusakan dan menjeruuskan manusia?

# Tanggapan saya:
Beda tanggung jawab moral, karena Allah menjaga KESUCIANNYA dengan tidak bisa berbuat dosa.
Sekali lagi... Kuasa yang diberikan Allah yang DISALAHGUNAKAN OLEH IBLIS.
Jadi bukan Allah memberikan KUASA MERUSAK KEPADA IBLIS, dan bukan kesalahan ALLAH SEBAGAI PEMBERI KUASA jika kuasa itu disalahgunakan.
Sangat beda jauh artinya.



Kuasanya dari siapa?

# Tanggapan saya:
sudah dijawab berkali-kali.



Dan Anda jangan lupa untuk membantah pokok pembicaraan saya yang sebenarnya:
Manusia tidak akan tau alasan Tuhan, bila Tuhan sendiri tidak menyatakan alasannya
Sebenarnya hanya ini yang perlu Anda bantah untuk tidak keluar dari topik di trit ini.

# Tanggapan saya:
Kalau hanya itu saya akan katakan BENAR 100% dan TIDAK ADA BANTAHAN.
Yang harus anda ingat dan teliti lagi, awal mula kita diskusi adalah saya quote pernyataan anda dan saya berikan pertanyaan, lalu anda menjawab dan menjabarkan... jadi topik diskusinya sejauh apa yang anda jabarkan.

Sekali lagi kalau hanya menjawab pokok bahasan, saya akan menjawab: BENAR 100% dan TIDAK ADA BANTAHAN
Jadi sekarang terserah anda, mau lanjut diskusi mengenai topik yang dibahas atau stop sampai di sini.


salam



SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1984
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: apa sebaiknya muslim menerima ajaran islam bulat2?

Post by Sponsored content Today at 4:54 am


Sponsored content


Back to top Go down

Page 2 of 3 Previous  1, 2, 3  Next

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum