MURTADIN_KAFIRUN

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 8 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 8 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


Ajaran mana yang lebih kejam ?

Page 2 of 5 Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next

View previous topic View next topic Go down

Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Sun Mar 24, 2013 5:55 am

First topic message reminder :

Islam mengajarkan tentang mendahulukan mengasihi (mencintai)
Allah dan RasulNya sbb. :


Allah Swt berfirman: “Katakanlah: “Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik” (Qs. Al-Taubah; 24).

Dalam berbagai haditsnya, Rasulullah Saw telah menyatakan bahwa mencintai Allah Swt merupakan syarat iman, sebagaimana ditanyakan oleh Abu Razin al-‘Uqaili: “Ya Rasulullah Saw, apakah yang disebut iman itu?” Jawab Rasulullah Saw: “(Yakni) engkau mencintai Allah Swt dan Rasul-Nya melebihi cintamu kepada yang lainnya.”

Dalam hadits lain, Rasulullah Saw bersabda: “Tidak beriman salah seorang di antara kamu, sehingga Allah Swt dan Rasul-Nya lebih dicintainya daripada yang lainnya.”

Dalam hadits yang lain disebutkan: “Seorang hamba tidak akan beriman sehingga Aku (Rasulullah Saw) lebih dicintainya daripada keluarganya, hartanya dan semua orang” dalam riwayat lain: “(melebihi cintanya) kepada diri sendiri.”

Kristen mengajarkan tentang mendahulukan mengasihi (mencintai) Yesus sbb. :

"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14:26)

"Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku."(Matius 10:37-39)


"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya."(Matius 10:37)

Ajaran mana yang lebih kejam ?

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down


Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by ex-apinerakaxxx on Thu Apr 04, 2013 9:32 am

hahaha... kaya di pasar,
awaLnya ngomong semua kiasan, terus berubah 26-35 kiasan, sekarang 27-35 kiasan.
ayat suci kok gak konsisten gitu yah?!

ex-apinerakaxxx
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Number of posts : 27
Reputation : 0
Points : 1385
Registration date : 2013-03-20

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Thu Apr 04, 2013 9:05 pm

Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:
TIDAK
karena sepaket dengan ayat 27-35
SEMUA KIASAN




Mabok ya, Skackmat deh kau !

karena kalimat pengantarnya ini kamu 'persoalkan':
25 Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka:
kalau yang itu ya bukan kiasan, itu Yesus ngomong..

yang saya maksud kiasan tentu ISI perkataan Yesus ini: 26-35

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Thu Apr 04, 2013 9:08 pm

ex-apinerakaxxx wrote:hahaha... kaya di pasar,
awaLnya ngomong semua kiasan, terus berubah 26-35 kiasan, sekarang 27-35 kiasan.
ayat suci kok gak konsisten gitu yah?!

kalau mau detail saya layani kok...
yang tidak kiasan cuman 25 karena itu pengantar bahwa Yesus yang berbicara
yang kiasan adalah ISI perkataan Yesus yaitu ayat 26-35

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Thu Apr 04, 2013 9:13 pm

jimatkalimasada wrote:
ex-apinerakaxxx wrote:hahaha... kaya di pasar,
awaLnya ngomong semua kiasan, terus berubah 26-35 kiasan, sekarang 27-35 kiasan.
ayat suci kok gak konsisten gitu yah?!

kalau mau detail saya layani kok...
yang tidak kiasan cuman 25 karena itu pengantar bahwa Yesus yang berbicara
yang kiasan adalah ISI perkataan Yesus yaitu ayat 26-35
orang tua, istri, anak2nya dan nyawanya sendiri kalau itu kiasan maknanya apa Jim ?

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Thu Apr 04, 2013 9:20 pm

Agapo wrote:
orang tua, istri, anak2nya dan nyawanya sendiri kalau itu kiasan maknanya apa Jim ?

segala miliknya...
segala keinginan-keinginan dan nafsu kedagingannya..

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Fri Apr 05, 2013 4:05 am

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
orang tua, istri, anak2nya dan nyawanya sendiri kalau itu kiasan maknanya apa Jim ?

segala miliknya...
segala keinginan-keinginan dan nafsu kedagingannya..
Tak betulin deh pertanyaannya, orang tua, istri, anak2nya dan nyawanya sendiri, itu semua beneran atau kiasan ?

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by you7tube7com on Fri Apr 05, 2013 10:37 am

jimatkalimasada wrote:
you7tube7com wrote:Dan..... kenapa dibilang: 'jangan hanya terpaku
pada orang tua'
Tentunya dan pastinya..... membenci ortu dan sodara... tdk bisa diabaikan bgt saja......

ortumu juga punya keinginan-keinginan kedagingan atasmu
itu juga harus kamu tinggalkan kalau mau ikut Dia
utamakan Dia, jangan yang lain

Huaaa...huaaa...huaaa...huaaa...huaa.....
Masih maksa kalo itu adl keinginan-keinginan kedagingan.......

Oalah... kristen...... kristen......... sudah jelas 'membenci'... kok malah dihubungkan ke masalah keduniawian...??!!!!!

Kagak nyambung.....!!!!

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 5860
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 7:19 pm

you7tube7com wrote:Huaaa...huaaa...huaaa...huaaa...huaa.....
Masih maksa kalo itu adl keinginan-keinginan kedagingan.......

Oalah... kristen...... kristen......... sudah jelas 'membenci'... kok malah dihubungkan ke masalah keduniawian...??!!!!!

Kagak nyambung.....!!!!

bahkan dirinya sendiri harus dibenci, apa maknanya?
yaitu lebih mengutamakan Tuhan, meninggalkan segala nafsu kedagingan dan egonya

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 7:21 pm

Agapo wrote:
Tak betulin deh pertanyaannya, orang tua, istri, anak2nya dan nyawanya sendiri, itu semua beneran atau kiasan ?

membenci ortu dan dirinya sendiri
itu kiasan

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 7:28 pm

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
Tak betulin deh pertanyaannya, orang tua, istri, anak2nya dan nyawanya sendiri, itu semua beneran atau kiasan ?

membenci ortu dan dirinya sendiri
itu kiasan
Wah, kalau kiasan itu ya keseluruhan teks ayatnya, bukan hanya diambil kata "membenci". Itu sih maumu untuk ngeles doang !

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 7:41 pm


emang keseluruhan teks..
kenapa kamu preteli: ortu, isteri, anak, nyawa? kiasan/bukan

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 8:02 pm

jimatkalimasada wrote:
emang keseluruhan teks..
kenapa kamu preteli: ortu, isteri, anak, nyawa? kiasan/bukan
Saya tdk mreteli, tapi untuk saya tanyakan apakah makna kiasan dari ortu, istri dan nyawa sendiri, untuk lebih spesifik maksudnya. Jadi bagaimana, ayat 26 itu kiasan atau sebenarnya ? Ini tak kasih kesempatan terakhir untuk menjawab.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 8:06 pm


kiasan itu keseluruhan teks: membenci ortu, membenci isteri, membenci anak, bahkan membenci diri sendiri, apa itu maksud/maknanya?

bukan bertanya bodoh secara mreteli..
- ortu kiasan/bukan?
- isteri kiasan/bukan?
- dll

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 8:21 pm

"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14:26)

Apakah maksudmu makna kiasan dari kata-kata Yesus itu seperti yang dijarkan Al Quran dibawah ini ?

Allah Swt berfirman: “Katakanlah (Muhammad kpd mereka): “Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik” (Qs. Al-Taubah; 24).

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 8:28 pm

Agapo wrote:"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14:26)

Apakah maksudmu makna kiasan dari kata-kata Yesus itu seperti yang dijarkan Al Quran dibawah ini ?

Allah Swt berfirman: “Katakanlah (Muhammad kpd mereka): “Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik” (Qs. Al-Taubah; 24).

kurang lebih..
tapi ngapain si muhamat ikut-ikutan minta diutamakan/dicintai di situ?

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 8:44 pm

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14:26)

Apakah maksudmu makna kiasan dari kata-kata Yesus itu seperti yang dijarkan Al Quran dibawah ini ?

Allah Swt berfirman: “Katakanlah (Muhammad kpd mereka): “Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik” (Qs. Al-Taubah; 24).

kurang lebih..
tapi ngapain si muhamat ikut-ikutan minta diutamakan/dicintai di situ?
u
Kalau memang maunya seperti yang dikatakan AQ, usulkan aja Jim ke LAI untuk di revisi.
hehehe..kata RasulNya itu tdk hanya Muhammad, tapi semua Rasul Tuhan. Sebab memang setelah Tuhan yg utama baru RasulNya, nah setelah itu ortu dan yg lain harus dicintai. Ternyata lebih bagus ajaran AQ ya Jim...?!

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 8:48 pm


untuk apa direvisi?
quranmu itu aja dibenerin, mosok mengutamakan slain Tuhan

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 8:53 pm

jimatkalimasada wrote:
untuk apa direvisi?
quranmu itu aja dibenerin, mosok mengutamakan slain Tuhan
Kan menurut kamu itu kamu anggap kiasan. Nah, agar untuk bisa dipahami kebanyakan orang di usulkan untuk di revisi. Kan LAI kerjaannya merivisi terus.
Nggak ada mengutamakan cinta selain Tuhan itu Jim, ngarang kau !

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 10:18 pm


yang gak paham kan cuman kamu, berarti otakmu yang perlu diservis

lha itu..
ada rosul ikutan minta dicintai sekadar mencintai tuhan
melebihi cinta keluarga dan harta

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 10:50 pm

jimatkalimasada wrote:
yang gak paham kan cuman kamu, berarti otakmu yang perlu diservis

lha itu..
ada rosul ikutan minta dicintai sekadar mencintai tuhan
melebihi cinta keluarga dan harta
Aku cuma menyarankan kalau menurutmu kurang lebih sama dengan AQ maksudmu kiasan itu ayat, kan sebaiknya kau usulkan ke LAI untuk di revisi. Bener kan Jim ?!

Yesus saja sebagai Utusan Tuhan mengatakan : "Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 11:35 pm

Agapo wrote:
Aku cuma menyarankan kalau menurutmu kurang lebih sama dengan AQ maksudmu kiasan itu ayat, kan sebaiknya kau usulkan ke LAI untuk di revisi. Bener kan Jim ?!

Yesus saja sebagai Utusan Tuhan mengatakan : "Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”

sudah bener kok direvisi..
quranmu itu yang harus direvisi (atau dibuang sekalian)
karena mengajarkan mencintai rosul setara mencintai tuhan, di atas mencintai keluarga dan harta

justeru membuktikan Yesus memang Tuhan
jadi gak masalah..

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Mon Apr 08, 2013 6:02 am

Untuk Bro TS... saya rasa rangkuman catatan2 di bawah ini yang lebih kejam karena merupakan sebuah pemaksaan.

Statement Klise umat Islam
'AGAMA ISLAM ADALAH AGAMA DAMAI, KAMI TIDAK AKAN PERNAH MEMAKSA ANDA MASUK AGAMA KAMI.
KARENA SEPERTI YANG TERTULIS DALAM AL'QURAN BAHWA "Bagimu agamamu, bagiku agamaku"'


Bandingkan dengan beberapa kejadian dibawah ini:

PEMAKSAAN ISLAM (dan perampokan kafilah) ATAS BANI QURAISH (Arab Mekah)di Nejd oleh Zayd b. Haritha—September, 624M :
TH
624M, pada saat di Mekah dan awal masa tinggal di Medinah, musuh
Muhamad hanyalah satu saja yakni kaum penyembah berhala QURAISH, yg nota
bene merupakan suku Muhamad sendiri.
Ini adalah perampokan pertama yang dipimpin Zayb b. Harith. Dia ditemani 100 tentara bersenjata lengkap. Dia mengikuti kafilah dan menyerangnya tiba2. Ternyata serangannya sukses. Para pemimpin kafilah melarikan diri dan Zayd membawa semua harta rampasan dan 2 tawanan ke Medina. Barang jarahan berharga 100.000 Dirham. Muhammad mengambil seperlima (yakni 20.000 Dirham yang tentunya merupakan harga yang sangat besar pada saat itu). Setiap tentara menerima 800 Dirham. Furat jadi tawanan.
Orang2 Muslim berkata:“Jika kau masuk Islam, Rasul Allah tak akan membunuhmu.” Dia lalu masuk Islam dan dibebaskan pergi.[ Tabari, vol vii, p.99]
Inilah yang dikatakan nabi kepada para Yahudi B. QAYNUQA (Medinah) di pasar mereka:
“YA orang2 Yahudi, takutlah akan pembalasan yang Tuhan akan timpakan padamu seperti yang Dia timpakan kepada orang2 Quraish. TERIMALAH ISLAM, karena kau tahu aku adalah nabi yang dikirim Tuhan. Kau akan temukan ini juga di Alkitabmu dan di Perjanjian Tuhan denganmu” [Tabari, vol.vii, p.85]

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas B. QUDAH di Dhat Atlah oleh Amr b Ka’b al-Ghifari—July, 629M
Muhammad
mengirim Amr b. Ka’b al-Ghifari yang memimpin 15 tentara untuk menyerang orang2 B. Qudah di Dhat Allah, di perbatasan Syria. Setelah tiba di sana, Amr meminta para penduduk untuk masuk Islam. Para kafir menolak. Lalu Amir mengepung pihak musuh. Tapi dia mendapat perlawanan keras dari mereka. Di pertempuran ini pihak Muslim dikalahkan. Pihak
musuh berhasil membunuh semua tentara Muslim kecuali seorang yang berhasil melarikan diri dan kembali ke Medinah

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas Desa MU’TAH oleh Zayd ibn Haritha—September, 629M
Mu’tah
adalah desa kecil di dekat al-Balqa di Damascus, Syria. Muhammad menunjuk
Zayd b. Haritha untuk memimpin tentara ini, memerintahkan dia untuk meminta penduduknya masuk Islam dan membunuh mereka jika menolak Islam. Muhammad berkata, “Semoga Allah membelamu dan semoga kau kembali pulang dengan keadaan suci dan membawa barang jarahan.” [Ibn Sa’d, vol.ii, p.159]

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas seluruh MEKAH oleh Muhammad - January, 630M
Ketika
Muhammad dan pengikutnya hendak menyerang Mekah untuk menundukkan tempat itu di bawah kekuasaan Islam, beberapa prajuritnya menangkap ABU SUFYAN BIN HARB, salah satu tokoh masyarakat kota Mekah. Mereka membawa Abu Sufyan ke hadapan Muhammad.
Muhammad berkata kepadanya:
“Waspadalah kau wahai Abu Sufyan. Bukankan ini saatnya bagimu untuk percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah?]]” Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.” Muhammad lalu berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan, bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul Allah?” Abu Sufyan menjawab: “Demi Tuhan, wahai Muhammad, hatiku ragu akan hal ini.” ‘Abbas yang hadir di situ bersama Muhammad memberitahu Abu Sufyan: “Waspadalah kau ini! Terimalah Islam dan akuilah bahwa Muhammad adalah Rasul Allah sebelum lehermu dipenggal dengan pedang.” Lalu Abu Sufyan pun menyatakan beriman pada Islam dan menjadi seorang Muslim.
Sumber: Ibn Hisham, part 4, p. 11 ("Biography of the Prophet’) dan juga "The Chronicle of the Tabari", part 2, p. 157

Versi lain :
Al-Abbas bin Abdul Muththalib berkata, "Aku membawa pergi Abu Sufyan bin Harb ke tempat istirahatku dan ia menginap di tempatku. Esok paginya, aku membawa Abu Sufyan bin Harb ke tempat Rasulullah saw. Ketika beliau melihat Abu Sufyan bin Harb, beliau bersabda, 'Celakalah engkau wahai Abu Sufyan, apakah belum tiba waktu bagimu untuk mengetahui bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah?' Abu Sufyan bin Harb berkata, 'Ayah-ibuku menjadi tebusan bagimu, engkau amat lembut, mulia, dan menyambung hubungan kekerabatan. Demi Allah, sungguh aku telah meyakini seandainya ada Tuhan lain selain Allah, maka Tuhan tersebut pasti mencukupiku dengan sesuatu.' Rasulullah saw bersabda, 'Celakalah engkau hai Abu Sufyan, apakah belum tiba waktu
bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah utusan Allah?' Abu Sufyan bin Harb berkata, 'Ayah-ibuku menjadi tebusan bagimu, engkau amat lembut, mulia, dan menyambung hubungan kekerabatan. Adapun hai ini, demi Allah, di hatiku masih terdapat ganjalan hingga sekarang ini.' Al-Abbas bin Abdul Muthalib berkata kepada Abu Sufyan bin Harb, 'Celakalah engkau, hai Abu Sufyan, masuk Islamlah. Bersaksilah bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah sebelum aku memenggal lehermu.' Abu Sufyan bin Harb pun bersaksi dengan syahadat yang benar dan masuk Islam.
Sumber : sirah nabawiyah jilid 2 halaman : 374

SAFWAN b. UMAYYAH, seorang Quraish Mekah dan musuh besar Muhammad pergi ke Jeddah untuk menetap di Yaman. Ketika
dia mendengar berita kemenangan Muhammad, dia hampir saja bunuh diri dengan terjun ke laut. Orang2 mendekati Muhammad dan menceritakan hal ini kepadanya. Dia mengampuni Umayyah dan memberikan Umayyah sorbannya sendiri sebagai tanda pengampunannya. Umayr pergi dan bertemu Umayyah dan menunjukkan sorban Muhammad itu kepada Umayyah. Muhammad memberi waktu 4 bulan bagi Umayyah untuk mengambil keputusan masuk Islam atau mati. Akhirnya Umayyah masuk Islam. Istrinya yang bernama Fakhitah bt.
Al-Walid juga jadi Muslim.
Dua tahun setelah Muhammad menaklukkan Mekah dan memberikan pengampunan umum kepada masyarakat pagan (pemuja berhala) Mekah, dia membatalkan pengampunan ini sewaktu dia mengirim dua utusannya yakni Abu Bakr dan Ali untuk mengumumkan kepada kaum pagan di Mekah bahwa mereka akan menghadapi hukuman mati jika tidak masuk Islam
(Q 9:5, yang dikenal sebagai ayat pedang membatalkan pengampunan apapun yang diberikan kepada kaum pagan Mekah).

PEMAKSAAN ISLAM (dan pembunuhan tawanan perang) ATAS B. JADHIMAH di Tihamah oleh Khalid b. al-Walid—January, 630M
Hadis Sahih Bukhari, Volume 5, Book 59, Number 628:
Dikisahkan oleh ayah Salim:
Sang Nabi mengirim Khalid bin Al-Walid ke suku Jadhima dan Khalid mengundang mereka untuk memeluk Islam tapi mereka tidak sanggup mengatakan, “Aslamna (yakni kami memeluk Islam),” dan mereka mulai berkata, "Saba'na! Saba'na (yakni kami telah meninggalkan agama lama dan memeluk agama baru).” Khalid terus-menerus membunuh dan menahan sebagian dari mereka dan menyerahkan setiap tawanan kepada kami. Ketika suatu hari Khalid memerintah setiap orang (tentara Muslim) untuk membunuh tawanan2
itu, aku berkata, “Demi Allah, aku tidak akan membunuh tawananku, dan tiada kawan2ku yang mau membunuh tawanan2 mereka pula.” Ketika kami datang kepada Nabi, kami menyampaikan seluruh cerita. Mendengar itu, Muhammad mengangkat kedua tangannya dan berkata dua kali,”YA Allah! Aku bebas dari apa yang telah dilakukan Khalid.”
Muhammad berkata, "BUNUH orang2 selama kau tidak mendengar Muazzin (panggilan solat) atau melihat sebuah mesjid.”[Ibn Sa’d, vol. ii, p.182]

PEMAKSAAN ISLAM (dan JIZYAH/pajak perlindungan) pada KRISTEN & YAHUDI — Desember, 631M
Ketika Muhammad mencapai Tabuk, dia mengancam para pemimpin daerah itu. Dia mengirim surat kepada Yuhanna b. Ru’bah (John), pangeran Kristen di Ayla dan meminta Yuhanna untuk masuk Islam, kalau tidak mau diserang.
Yuhanna dengan cepat tunduk dan melakukan perintah Muhammad memeluk Islam. Muhammad tetap memaksanya bayar pajak Jizyah sebanyak 300 Dinar (US$15.000) per tahun (yakni 1 Dinar per kepala karena terdapat 300 orang penduduk di situ). Dalam peristiwa ini, orang2 tua dibunuh dan anak2 dijadikan tawanan perang. Muhammad juga memerintahkan Yuhanna untuk membayar uang tanda hormat kepada kawan2 dekat Muhammad seperti Zayd, Khalid, Maslama, dll.
Perlakuan yang sama juga diterapkan kepada masyarakat YAHUDI di MAKNA, ADHRUH dan JARBA (benteng tua di jalan yang dibuat orang Romawi dari Busra ke Laut Merah). Mereka dipaksa masuk Islam. Mereka harus bayar pajak dan dengan ini Muhammad menjanjikan perlindungan dan bantuan bagi sesama Muslim. Muhammad menentukan pajak sebesar ¼ dari apapun yang mereka hasilkan.

PEMAKSAAN ISLAM (dan perampokan) terhadap B. NAKHA di Mudhij, Yemen oleh Ali — Oktober, 631 M
Muhammad meminta masyarakat Bani Nakha untuk masuk Islam atau mati. Awalnya suku
Bani Nakha tidak mau masuk Islam. Pertempuran pun terjadi dan tentara Ali membunuh 20 orang. Pada akhirnya tentara B. Nakha kalah, menyerah dan lalu masuk Islam. Pasukan Muslim menjarah apapun yang bisa mereka ambil seperti harta benda, wanita, anak2, unta, dan kambing. [Ibn Sa’d, p.210]

PEMAKSAAN ISLAM terhdp suku B al-HARITH di Najran, YAMAN UTARA oleh Khalid b. Walid—Februari, 632M
Setibanya di Najran, Khalid mengumumkan ancaman, memberi masyarakat Najran waktu 3
hari untuk memilih masuk Islam atau mati. Khalid mengumumkan, “Wahai orang2, terimalah Islam, dan kau akan selamat.” [ Tabari, vol.ix, p.82]
Hadis yang berisi pemaksaan agama lewat penindasan, perampasan dan pembunuhan: Hadith Sahih Bukhari, Volume 2, Book 24, Number 573:

Dikisahkan oleh Abu Ma'bad,:
Rasul Allah berkata kepada Muadh ketika dia mengirimnya ke YAMAN, “Pergilah kau kepada kaum ahlul Kitab. Ketika kau tiba di sana, ajaklah mereka untuk bersaksi bahwa tiada yang layak disembah kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah RasulNya. Dan jika mereka mentaatimu, katakan kepada mereka bahwa Allah memerintahkan mereka melakukan sembahyang 5 kali di waktu siang dan malam.
Dan jika mereka mentaatimu untuk melakukan itu, katakan bahwa Allah mewajibkan mereka untuk bayar Zakat yang akan diambil dari orang2 yang mampu diantara mereka untuk diberikan kepada orang2 miskin diantara mereka. Jika mereka mentaatimu untuk melakukan hal itu, maka janganlah mengambil barang2 terbaik milik mereka, dan takutlah akan kutukan orang yang tertindas karena tidak ada sekat antara doanya dan Allah.”

Bagaimana Kontradiksi ini dapat dijelaskan?

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Mon Apr 08, 2013 9:54 am

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
Aku cuma menyarankan kalau menurutmu kurang lebih sama dengan AQ maksudmu kiasan itu ayat, kan sebaiknya kau usulkan ke LAI untuk di revisi. Bener kan Jim ?!

Yesus saja sebagai Utusan Tuhan mengatakan : "Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”

sudah bener kok direvisi..
quranmu itu yang harus direvisi (atau dibuang sekalian)
karena mengajarkan mencintai rosul setara mencintai tuhan, di atas mencintai keluarga dan harta

justeru membuktikan Yesus memang Tuhan
jadi gak masalah..
Ajaran disuruh membenci ortu, istri, anak2 dan nyawanya sendiri, itu kan kau tolak karena itu bermakna kiasan. lalu tak kasih bandingannya di AQ, lantas kau katakan memang seperti itu maknanya. Makanya saya menyarankan agar kau usulkan untuk direvisi ke LAI. LAI kan kerjaannya memang untuk merenisi. Iya kan ?!

Tuhan dari hongkong ?!!

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Mon Apr 08, 2013 10:03 pm

Agapo wrote:
Ajaran disuruh membenci ortu, istri, anak2 dan nyawanya sendiri, itu kan kau tolak karena itu bermakna kiasan. lalu tak kasih bandingannya di AQ, lantas kau katakan memang seperti itu maknanya. Makanya saya menyarankan agar kau usulkan untuk direvisi ke LAI. LAI kan kerjaannya memang untuk merenisi. Iya kan ?!

Tuhan dari hongkong ?!!

yang gak paham bahwa semua kiasan kan kamu
kok alkitabnya yang direvisi?

revisilah quranmu itu karena mengajarkan ada manusia yang minta dicintai setara dengan cintanya pada tuhan, melebihi cinta pada ortu dan harta, itu jelas ajaran SETAN

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Mon Apr 08, 2013 10:17 pm

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
Ajaran disuruh membenci ortu, istri, anak2 dan nyawanya sendiri, itu kan kau tolak karena itu bermakna kiasan. lalu tak kasih bandingannya di AQ, lantas kau katakan memang seperti itu maknanya. Makanya saya menyarankan agar kau usulkan untuk direvisi ke LAI. LAI kan kerjaannya memang untuk merenisi. Iya kan ?!

Tuhan dari hongkong ?!!

yang gak paham bahwa semua kiasan kan kamu
kok alkitabnya yang direvisi?

revisilah quranmu itu karena mengajarkan ada manusia yang minta dicintai setara dengan cintanya pada tuhan, melebihi cinta pada ortu dan harta, itu jelas ajaran SETAN
Nih ada setan teriak setan !

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Mon Apr 08, 2013 10:20 pm

cinta pada aloh setara cinta pada rosul, melebihi cinta pada ortu dan harta
AJARAN SETAN

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Mon Apr 08, 2013 10:24 pm

jimatkalimasada wrote:cinta pada aloh setara cinta pada rosul, melebihi cinta pada ortu dan harta
AJARAN SETAN
Yg ngomong setara itu kau, setan !
lihat urutannya. Mencintai siapa yg lebih dulu (baca ayatnya)

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Mon Apr 08, 2013 10:29 pm

Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:cinta pada aloh setara cinta pada rosul, melebihi cinta pada ortu dan harta
AJARAN SETAN
Yg ngomong setara itu kau, setan !
lihat urutannya. Mencintai siapa yg lebih dulu (baca ayatnya)

sepaket po: aloh DAN rosul
di atas cintanya pada ortu dan harta, itu AJARAN SETAN

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 10:22 am

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:cinta pada aloh setara cinta pada rosul, melebihi cinta pada ortu dan harta
AJARAN SETAN
Yg ngomong setara itu kau, setan !
lihat urutannya. Mencintai siapa yg lebih dulu (baca ayatnya)

sepaket po: aloh DAN rosul
di atas cintanya pada ortu dan harta, itu AJARAN SETAN

Itu hanya jawaban dari setan...apa kamu setan???? ini hasil logika paul kamu ya???

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1489
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 10, 2013 7:24 pm

Allah Swt berfirman: “Katakanlah (Muhammad kpd mereka): “Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik” (Qs. Al-Taubah; 24).

yang harus dicintai: aloh-muhamat-jihat
melebihi cinta keluarga dan harta
jelas AJARAN SETAN

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Wed Apr 10, 2013 8:00 pm

Rasulullah Saw telah menyatakan bahwa mencintai Allah Swt merupakan syarat iman, sebagaimana ditanyakan oleh Abu Razin al-‘Uqaili: “Ya Rasulullah Saw, apakah yang disebut iman itu?” Jawab Rasulullah Saw: “(Yakni) engkau mencintai Allah Swt dan Rasul-Nya melebihi cintamu kepada yang lainnya.”

Bandingkan dengan ucapan Yesus :

"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14:26)


Konteks yg diajarkan Yesus itu maunya kristen sama dengan yg diajarkan nabi Muhammad. Tapi pemakaian tata bahasanya yg tidak sama. Perkataan Yesus mengesankan bahwa untuk menjadi murid Yesus hendaknya orang membenci orang tuanya, istrinya dan keluarga lainnya.
Sebenarnya kalau maksudnya tdk demikian, kan lebih baik pihak LAI untuk merevisi teks ucapan Yesus tsb. Betul kan ?!

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 10, 2013 8:07 pm

Agapo wrote:Rasulullah Saw telah menyatakan bahwa mencintai Allah Swt merupakan syarat iman, sebagaimana ditanyakan oleh Abu Razin al-‘Uqaili: “Ya Rasulullah Saw, apakah yang disebut iman itu?” Jawab Rasulullah Saw: “(Yakni) engkau mencintai Allah Swt dan Rasul-Nya melebihi cintamu kepada yang lainnya.”

pertama: aloh bukan Tuhan, kok dicintai melabihi cinta pada lainnya
kedua: rasul (muhamat) itu hanya manusia, kok minta dicintai setara cinta pada aloh, melebihi cinta pada lainnya

ajaran yang bener:
- yang terutama dicintai adalah TUHAN

*soal lukas 14:26 -> kiasan

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Wed Apr 10, 2013 8:20 pm

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:Rasulullah Saw telah menyatakan bahwa mencintai Allah Swt merupakan syarat iman, sebagaimana ditanyakan oleh Abu Razin al-‘Uqaili: “Ya Rasulullah Saw, apakah yang disebut iman itu?” Jawab Rasulullah Saw: “(Yakni) engkau mencintai Allah Swt dan Rasul-Nya melebihi cintamu kepada yang lainnya.”

pertama: aloh bukan Tuhan, kok dicintai melabihi cinta pada lainnya
kedua: rasul (muhamat) itu hanya manusia, kok minta dicintai setara cinta pada aloh, melebihi cinta pada lainnya

ajaran yang bener:
- yang terutama dicintai adalah TUHAN

*soal lukas 14:26 -> kiasan
- aloh itu apa Jim. Tuhannya manusia (dlm Islam) itu bukan begitu nulisnya ?
- Kalau Rasul itu apa kedudukannya Jim ?
- TUHAN yg kau maksud itu siapa namanya Jim, biar kenal dan mengimani ?
* Kiasan maksudmu yg bagaimana, tolong diterangkan Jim ?

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 10, 2013 8:30 pm

Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:Rasulullah Saw telah menyatakan bahwa mencintai Allah Swt merupakan syarat iman, sebagaimana ditanyakan oleh Abu Razin al-‘Uqaili: “Ya Rasulullah Saw, apakah yang disebut iman itu?” Jawab Rasulullah Saw: “(Yakni) engkau mencintai Allah Swt dan Rasul-Nya melebihi cintamu kepada yang lainnya.”

pertama: aloh bukan Tuhan, kok dicintai melabihi cinta pada lainnya
kedua: rasul (muhamat) itu hanya manusia, kok minta dicintai setara cinta pada aloh, melebihi cinta pada lainnya

ajaran yang bener:
- yang terutama dicintai adalah TUHAN

*soal lukas 14:26 -> kiasan
- aloh itu apa Jim. Tuhannya manusia (dlm Islam) itu bukan begitu nulisnya ?
- Kalau Rasul itu apa kedudukannya Jim ?
- TUHAN yg kau maksud itu siapa namanya Jim, biar kenal dan mengimani ?
* Kiasan maksudmu yg bagaimana, tolong diterangkan Jim ?

- nama zat sesembahan muhamat, bukan TUHAN
- kedudukannya: untuk dicintai setara aloh dan jihat
- pencipta langit, bumi dan isinya
- utamakan TUHAN, jangan yang lain

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6276
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Wed Apr 10, 2013 10:05 pm

Master Denny wrote:Untuk Bro TS... saya rasa rangkuman catatan2 di bawah ini yang lebih kejam karena merupakan sebuah pemaksaan.

Statement Klise umat Islam
'AGAMA ISLAM ADALAH AGAMA DAMAI, KAMI TIDAK AKAN PERNAH MEMAKSA ANDA MASUK AGAMA KAMI.
KARENA SEPERTI YANG TERTULIS DALAM AL'QURAN BAHWA "Bagimu agamamu, bagiku agamaku"'


Bandingkan dengan beberapa kejadian dibawah ini:

PEMAKSAAN ISLAM (dan perampokan kafilah) ATAS BANI QURAISH (Arab Mekah)di Nejd oleh Zayd b. Haritha—September, 624M :
TH
624M, pada saat di Mekah dan awal masa tinggal di Medinah, musuh
Muhamad hanyalah satu saja yakni kaum penyembah berhala QURAISH, yg nota
bene merupakan suku Muhamad sendiri.
Ini adalah perampokan pertama yang dipimpin Zayb b. Harith. Dia ditemani 100 tentara bersenjata lengkap. Dia mengikuti kafilah dan menyerangnya tiba2. Ternyata serangannya sukses. Para pemimpin kafilah melarikan diri dan Zayd membawa semua harta rampasan dan 2 tawanan ke Medina. Barang jarahan berharga 100.000 Dirham. Muhammad mengambil seperlima (yakni 20.000 Dirham yang tentunya merupakan harga yang sangat besar pada saat itu). Setiap tentara menerima 800 Dirham. Furat jadi tawanan.
Orang2 Muslim berkata:“Jika kau masuk Islam, Rasul Allah tak akan membunuhmu.” Dia lalu masuk Islam dan dibebaskan pergi.[ Tabari, vol vii, p.99]
Inilah yang dikatakan nabi kepada para Yahudi B. QAYNUQA (Medinah) di pasar mereka:
“YA orang2 Yahudi, takutlah akan pembalasan yang Tuhan akan timpakan padamu seperti yang Dia timpakan kepada orang2 Quraish. TERIMALAH ISLAM, karena kau tahu aku adalah nabi yang dikirim Tuhan. Kau akan temukan ini juga di Alkitabmu dan di Perjanjian Tuhan denganmu” [Tabari, vol.vii, p.85]

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas B. QUDAH di Dhat Atlah oleh Amr b Ka’b al-Ghifari—July, 629M
Muhammad
mengirim Amr b. Ka’b al-Ghifari yang memimpin 15 tentara untuk menyerang orang2 B. Qudah di Dhat Allah, di perbatasan Syria. Setelah tiba di sana, Amr meminta para penduduk untuk masuk Islam. Para kafir menolak. Lalu Amir mengepung pihak musuh. Tapi dia mendapat perlawanan keras dari mereka. Di pertempuran ini pihak Muslim dikalahkan. Pihak
musuh berhasil membunuh semua tentara Muslim kecuali seorang yang berhasil melarikan diri dan kembali ke Medinah

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas Desa MU’TAH oleh Zayd ibn Haritha—September, 629M
Mu’tah
adalah desa kecil di dekat al-Balqa di Damascus, Syria. Muhammad menunjuk
Zayd b. Haritha untuk memimpin tentara ini, memerintahkan dia untuk meminta penduduknya masuk Islam dan membunuh mereka jika menolak Islam. Muhammad berkata, “Semoga Allah membelamu dan semoga kau kembali pulang dengan keadaan suci dan membawa barang jarahan.” [Ibn Sa’d, vol.ii, p.159]

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas seluruh MEKAH oleh Muhammad - January, 630M
Ketika
Muhammad dan pengikutnya hendak menyerang Mekah untuk menundukkan tempat itu di bawah kekuasaan Islam, beberapa prajuritnya menangkap ABU SUFYAN BIN HARB, salah satu tokoh masyarakat kota Mekah. Mereka membawa Abu Sufyan ke hadapan Muhammad.
Muhammad berkata kepadanya:
“Waspadalah kau wahai Abu Sufyan. Bukankan ini saatnya bagimu untuk percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah?]]” Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.” Muhammad lalu berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan, bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul Allah?” Abu Sufyan menjawab: “Demi Tuhan, wahai Muhammad, hatiku ragu akan hal ini.” ‘Abbas yang hadir di situ bersama Muhammad memberitahu Abu Sufyan: “Waspadalah kau ini! Terimalah Islam dan akuilah bahwa Muhammad adalah Rasul Allah sebelum lehermu dipenggal dengan pedang.” Lalu Abu Sufyan pun menyatakan beriman pada Islam dan menjadi seorang Muslim.
Sumber: Ibn Hisham, part 4, p. 11 ("Biography of the Prophet’) dan juga "The Chronicle of the Tabari", part 2, p. 157

Versi lain :
Al-Abbas bin Abdul Muththalib berkata, "Aku membawa pergi Abu Sufyan bin Harb ke tempat istirahatku dan ia menginap di tempatku. Esok paginya, aku membawa Abu Sufyan bin Harb ke tempat Rasulullah saw. Ketika beliau melihat Abu Sufyan bin Harb, beliau bersabda, 'Celakalah engkau wahai Abu Sufyan, apakah belum tiba waktu bagimu untuk mengetahui bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah?' Abu Sufyan bin Harb berkata, 'Ayah-ibuku menjadi tebusan bagimu, engkau amat lembut, mulia, dan menyambung hubungan kekerabatan. Demi Allah, sungguh aku telah meyakini seandainya ada Tuhan lain selain Allah, maka Tuhan tersebut pasti mencukupiku dengan sesuatu.' Rasulullah saw bersabda, 'Celakalah engkau hai Abu Sufyan, apakah belum tiba waktu
bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah utusan Allah?' Abu Sufyan bin Harb berkata, 'Ayah-ibuku menjadi tebusan bagimu, engkau amat lembut, mulia, dan menyambung hubungan kekerabatan. Adapun hai ini, demi Allah, di hatiku masih terdapat ganjalan hingga sekarang ini.' Al-Abbas bin Abdul Muthalib berkata kepada Abu Sufyan bin Harb, 'Celakalah engkau, hai Abu Sufyan, masuk Islamlah. Bersaksilah bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah sebelum aku memenggal lehermu.' Abu Sufyan bin Harb pun bersaksi dengan syahadat yang benar dan masuk Islam.
Sumber : sirah nabawiyah jilid 2 halaman : 374

SAFWAN b. UMAYYAH, seorang Quraish Mekah dan musuh besar Muhammad pergi ke Jeddah untuk menetap di Yaman. Ketika
dia mendengar berita kemenangan Muhammad, dia hampir saja bunuh diri dengan terjun ke laut. Orang2 mendekati Muhammad dan menceritakan hal ini kepadanya. Dia mengampuni Umayyah dan memberikan Umayyah sorbannya sendiri sebagai tanda pengampunannya. Umayr pergi dan bertemu Umayyah dan menunjukkan sorban Muhammad itu kepada Umayyah. Muhammad memberi waktu 4 bulan bagi Umayyah untuk mengambil keputusan masuk Islam atau mati. Akhirnya Umayyah masuk Islam. Istrinya yang bernama Fakhitah bt.
Al-Walid juga jadi Muslim.
Dua tahun setelah Muhammad menaklukkan Mekah dan memberikan pengampunan umum kepada masyarakat pagan (pemuja berhala) Mekah, dia membatalkan pengampunan ini sewaktu dia mengirim dua utusannya yakni Abu Bakr dan Ali untuk mengumumkan kepada kaum pagan di Mekah bahwa mereka akan menghadapi hukuman mati jika tidak masuk Islam
(Q 9:5, yang dikenal sebagai ayat pedang membatalkan pengampunan apapun yang diberikan kepada kaum pagan Mekah).

PEMAKSAAN ISLAM (dan pembunuhan tawanan perang) ATAS B. JADHIMAH di Tihamah oleh Khalid b. al-Walid—January, 630M
Hadis Sahih Bukhari, Volume 5, Book 59, Number 628:
Dikisahkan oleh ayah Salim:
Sang Nabi mengirim Khalid bin Al-Walid ke suku Jadhima dan Khalid mengundang mereka untuk memeluk Islam tapi mereka tidak sanggup mengatakan, “Aslamna (yakni kami memeluk Islam),” dan mereka mulai berkata, "Saba'na! Saba'na (yakni kami telah meninggalkan agama lama dan memeluk agama baru).” Khalid terus-menerus membunuh dan menahan sebagian dari mereka dan menyerahkan setiap tawanan kepada kami. Ketika suatu hari Khalid memerintah setiap orang (tentara Muslim) untuk membunuh tawanan2
itu, aku berkata, “Demi Allah, aku tidak akan membunuh tawananku, dan tiada kawan2ku yang mau membunuh tawanan2 mereka pula.” Ketika kami datang kepada Nabi, kami menyampaikan seluruh cerita. Mendengar itu, Muhammad mengangkat kedua tangannya dan berkata dua kali,”YA Allah! Aku bebas dari apa yang telah dilakukan Khalid.”
Muhammad berkata, "BUNUH orang2 selama kau tidak mendengar Muazzin (panggilan solat) atau melihat sebuah mesjid.”[Ibn Sa’d, vol. ii, p.182]

PEMAKSAAN ISLAM (dan JIZYAH/pajak perlindungan) pada KRISTEN & YAHUDI — Desember, 631M
Ketika Muhammad mencapai Tabuk, dia mengancam para pemimpin daerah itu. Dia mengirim surat kepada Yuhanna b. Ru’bah (John), pangeran Kristen di Ayla dan meminta Yuhanna untuk masuk Islam, kalau tidak mau diserang.
Yuhanna dengan cepat tunduk dan melakukan perintah Muhammad memeluk Islam. Muhammad tetap memaksanya bayar pajak Jizyah sebanyak 300 Dinar (US$15.000) per tahun (yakni 1 Dinar per kepala karena terdapat 300 orang penduduk di situ). Dalam peristiwa ini, orang2 tua dibunuh dan anak2 dijadikan tawanan perang. Muhammad juga memerintahkan Yuhanna untuk membayar uang tanda hormat kepada kawan2 dekat Muhammad seperti Zayd, Khalid, Maslama, dll.
Perlakuan yang sama juga diterapkan kepada masyarakat YAHUDI di MAKNA, ADHRUH dan JARBA (benteng tua di jalan yang dibuat orang Romawi dari Busra ke Laut Merah). Mereka dipaksa masuk Islam. Mereka harus bayar pajak dan dengan ini Muhammad menjanjikan perlindungan dan bantuan bagi sesama Muslim. Muhammad menentukan pajak sebesar ¼ dari apapun yang mereka hasilkan.

PEMAKSAAN ISLAM (dan perampokan) terhadap B. NAKHA di Mudhij, Yemen oleh Ali — Oktober, 631 M
Muhammad meminta masyarakat Bani Nakha untuk masuk Islam atau mati. Awalnya suku
Bani Nakha tidak mau masuk Islam. Pertempuran pun terjadi dan tentara Ali membunuh 20 orang. Pada akhirnya tentara B. Nakha kalah, menyerah dan lalu masuk Islam. Pasukan Muslim menjarah apapun yang bisa mereka ambil seperti harta benda, wanita, anak2, unta, dan kambing. [Ibn Sa’d, p.210]

PEMAKSAAN ISLAM terhdp suku B al-HARITH di Najran, YAMAN UTARA oleh Khalid b. Walid—Februari, 632M
Setibanya di Najran, Khalid mengumumkan ancaman, memberi masyarakat Najran waktu 3
hari untuk memilih masuk Islam atau mati. Khalid mengumumkan, “Wahai orang2, terimalah Islam, dan kau akan selamat.” [ Tabari, vol.ix, p.82]
Hadis yang berisi pemaksaan agama lewat penindasan, perampasan dan pembunuhan: Hadith Sahih Bukhari, Volume 2, Book 24, Number 573:

Dikisahkan oleh Abu Ma'bad,:
Rasul Allah berkata kepada Muadh ketika dia mengirimnya ke YAMAN, “Pergilah kau kepada kaum ahlul Kitab. Ketika kau tiba di sana, ajaklah mereka untuk bersaksi bahwa tiada yang layak disembah kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah RasulNya. Dan jika mereka mentaatimu, katakan kepada mereka bahwa Allah memerintahkan mereka melakukan sembahyang 5 kali di waktu siang dan malam.
Dan jika mereka mentaatimu untuk melakukan itu, katakan bahwa Allah mewajibkan mereka untuk bayar Zakat yang akan diambil dari orang2 yang mampu diantara mereka untuk diberikan kepada orang2 miskin diantara mereka. Jika mereka mentaatimu untuk melakukan hal itu, maka janganlah mengambil barang2 terbaik milik mereka, dan takutlah akan kutukan orang yang tertindas karena tidak ada sekat antara doanya dan Allah.”

Bagaimana Kontradiksi ini dapat dijelaskan?


Kembali kepada saudara TS (Agapo), adakah penjelasan dari apa yang saya sampaikan?

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by XXX999XXX on Thu Apr 11, 2013 5:56 am

Master Denny wrote:
Master Denny wrote:Untuk Bro TS... saya rasa rangkuman catatan2 di bawah ini yang lebih kejam karena merupakan sebuah pemaksaan.

Statement Klise umat Islam
'AGAMA ISLAM ADALAH AGAMA DAMAI, KAMI TIDAK AKAN PERNAH MEMAKSA ANDA MASUK AGAMA KAMI.
KARENA SEPERTI YANG TERTULIS DALAM AL'QURAN BAHWA "Bagimu agamamu, bagiku agamaku"'


Bandingkan dengan beberapa kejadian dibawah ini:

PEMAKSAAN ISLAM (dan perampokan kafilah) ATAS BANI QURAISH (Arab Mekah)di Nejd oleh Zayd b. Haritha—September, 624M :
TH
624M, pada saat di Mekah dan awal masa tinggal di Medinah, musuh
Muhamad hanyalah satu saja yakni kaum penyembah berhala QURAISH, yg nota
bene merupakan suku Muhamad sendiri.
Ini adalah perampokan pertama yang dipimpin Zayb b. Harith. Dia ditemani 100 tentara bersenjata lengkap. Dia mengikuti kafilah dan menyerangnya tiba2. Ternyata serangannya sukses. Para pemimpin kafilah melarikan diri dan Zayd membawa semua harta rampasan dan 2 tawanan ke Medina. Barang jarahan berharga 100.000 Dirham. Muhammad mengambil seperlima (yakni 20.000 Dirham yang tentunya merupakan harga yang sangat besar pada saat itu). Setiap tentara menerima 800 Dirham. Furat jadi tawanan.
Orang2 Muslim berkata:“Jika kau masuk Islam, Rasul Allah tak akan membunuhmu.” Dia lalu masuk Islam dan dibebaskan pergi.[ Tabari, vol vii, p.99]
Inilah yang dikatakan nabi kepada para Yahudi B. QAYNUQA (Medinah) di pasar mereka:
“YA orang2 Yahudi, takutlah akan pembalasan yang Tuhan akan timpakan padamu seperti yang Dia timpakan kepada orang2 Quraish. TERIMALAH ISLAM, karena kau tahu aku adalah nabi yang dikirim Tuhan. Kau akan temukan ini juga di Alkitabmu dan di Perjanjian Tuhan denganmu” [Tabari, vol.vii, p.85]

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas B. QUDAH di Dhat Atlah oleh Amr b Ka’b al-Ghifari—July, 629M Muhammad mengirim Amr b. Ka’b al-Ghifari yang memimpin 15 tentara untuk menyerang orang2 B. Qudah di Dhat Allah, di perbatasan Syria. Setelah tiba di sana, Amr meminta para penduduk untuk masuk Islam. Para kafir menolak. Lalu Amir mengepung pihak musuh. Tapi dia mendapat perlawanan keras dari mereka. Di pertempuran ini pihak Muslim dikalahkan. Pihak
musuh berhasil membunuh semua tentara Muslim kecuali seorang yang berhasil melarikan diri dan kembali ke Medinah

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas Desa MU’TAH oleh Zayd ibn Haritha—September, 629M
Mu’tah
adalah desa kecil di dekat al-Balqa di Damascus, Syria. Muhammad menunjuk
Zayd b. Haritha untuk memimpin tentara ini, memerintahkan dia untuk meminta penduduknya masuk Islam dan membunuh mereka jika menolak Islam. Muhammad berkata, “Semoga Allah membelamu dan semoga kau kembali pulang dengan keadaan suci dan membawa barang jarahan.” [Ibn Sa’d, vol.ii, p.159]

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas seluruh MEKAH oleh Muhammad - January, 630M
Ketika
Muhammad dan pengikutnya hendak menyerang Mekah untuk menundukkan tempat itu di bawah kekuasaan Islam, beberapa prajuritnya menangkap ABU SUFYAN BIN HARB, salah satu tokoh masyarakat kota Mekah. Mereka membawa Abu Sufyan ke hadapan Muhammad.
Muhammad berkata kepadanya:
“Waspadalah kau wahai Abu Sufyan. Bukankan ini saatnya bagimu untuk percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah?]]” Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.” Muhammad lalu berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan, bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul Allah?” Abu Sufyan menjawab: “Demi Tuhan, wahai Muhammad, hatiku ragu akan hal ini.” ‘Abbas yang hadir di situ bersama Muhammad memberitahu Abu Sufyan: “Waspadalah kau ini! Terimalah Islam dan akuilah bahwa Muhammad adalah Rasul Allah sebelum lehermu dipenggal dengan pedang.” Lalu Abu Sufyan pun menyatakan beriman pada Islam dan menjadi seorang Muslim.
Sumber: Ibn Hisham, part 4, p. 11 ("Biography of the Prophet’) dan juga "The Chronicle of the Tabari", part 2, p. 157

Versi lain :
Al-Abbas bin Abdul Muththalib berkata, "Aku membawa pergi Abu Sufyan bin Harb ke tempat istirahatku dan ia menginap di tempatku. Esok paginya, aku membawa Abu Sufyan bin Harb ke tempat Rasulullah saw. Ketika beliau melihat Abu Sufyan bin Harb, beliau bersabda, 'Celakalah engkau wahai Abu Sufyan, apakah belum tiba waktu bagimu untuk mengetahui bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah?' Abu Sufyan bin Harb berkata, 'Ayah-ibuku menjadi tebusan bagimu, engkau amat lembut, mulia, dan menyambung hubungan kekerabatan. Demi Allah, sungguh aku telah meyakini seandainya ada Tuhan lain selain Allah, maka Tuhan tersebut pasti mencukupiku dengan sesuatu.' Rasulullah saw bersabda, 'Celakalah engkau hai Abu Sufyan, apakah belum tiba waktu
bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah utusan Allah?' Abu Sufyan bin Harb berkata, 'Ayah-ibuku menjadi tebusan bagimu, engkau amat lembut, mulia, dan menyambung hubungan kekerabatan. Adapun hai ini, demi Allah, di hatiku masih terdapat ganjalan hingga sekarang ini.' Al-Abbas bin Abdul Muthalib berkata kepada Abu Sufyan bin Harb, 'Celakalah engkau, hai Abu Sufyan, masuk Islamlah. Bersaksilah bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah sebelum aku memenggal lehermu.' Abu Sufyan bin Harb pun bersaksi dengan syahadat yang benar dan masuk Islam.
Sumber : sirah nabawiyah jilid 2 halaman : 374

SAFWAN b. UMAYYAH, seorang Quraish Mekah dan musuh besar Muhammad pergi ke Jeddah untuk menetap di Yaman. Ketika
dia mendengar berita kemenangan Muhammad, dia hampir saja bunuh diri dengan terjun ke laut. Orang2 mendekati Muhammad dan menceritakan hal ini kepadanya. Dia mengampuni Umayyah dan memberikan Umayyah sorbannya sendiri sebagai tanda pengampunannya. Umayr pergi dan bertemu Umayyah dan menunjukkan sorban Muhammad itu kepada Umayyah. Muhammad memberi waktu 4 bulan bagi Umayyah untuk mengambil keputusan masuk Islam atau mati. Akhirnya Umayyah masuk Islam. Istrinya yang bernama Fakhitah bt.
Al-Walid juga jadi Muslim.
Dua tahun setelah Muhammad menaklukkan Mekah dan memberikan pengampunan umum kepada masyarakat pagan (pemuja berhala) Mekah, dia membatalkan pengampunan ini sewaktu dia mengirim dua utusannya yakni Abu Bakr dan Ali untuk mengumumkan kepada kaum pagan di Mekah bahwa mereka akan menghadapi hukuman mati jika tidak masuk Islam
(Q 9:5, yang dikenal sebagai ayat pedang membatalkan pengampunan apapun yang diberikan kepada kaum pagan Mekah).

PEMAKSAAN ISLAM (dan pembunuhan tawanan perang) ATAS B. JADHIMAH di Tihamah oleh Khalid b. al-Walid—January, 630M
Hadis Sahih Bukhari, Volume 5, Book 59, Number 628:
Dikisahkan oleh ayah Salim:
Sang Nabi mengirim Khalid bin Al-Walid ke suku Jadhima dan Khalid mengundang mereka untuk memeluk Islam tapi mereka tidak sanggup mengatakan, “Aslamna (yakni kami memeluk Islam),” dan mereka mulai berkata, "Saba'na! Saba'na (yakni kami telah meninggalkan agama lama dan memeluk agama baru).” Khalid terus-menerus membunuh dan menahan sebagian dari mereka dan menyerahkan setiap tawanan kepada kami. Ketika suatu hari Khalid memerintah setiap orang (tentara Muslim) untuk membunuh tawanan2
itu, aku berkata, “Demi Allah, aku tidak akan membunuh tawananku, dan tiada kawan2ku yang mau membunuh tawanan2 mereka pula.” Ketika kami datang kepada Nabi, kami menyampaikan seluruh cerita. Mendengar itu, Muhammad mengangkat kedua tangannya dan berkata dua kali,”YA Allah! Aku bebas dari apa yang telah dilakukan Khalid.”
Muhammad berkata, "BUNUH orang2 selama kau tidak mendengar Muazzin (panggilan solat) atau melihat sebuah mesjid.”[Ibn Sa’d, vol. ii, p.182]

PEMAKSAAN ISLAM (dan JIZYAH/pajak perlindungan) pada KRISTEN & YAHUDI — Desember, 631M
Ketika Muhammad mencapai Tabuk, dia mengancam para pemimpin daerah itu. Dia mengirim surat kepada Yuhanna b. Ru’bah (John), pangeran Kristen di Ayla dan meminta Yuhanna untuk masuk Islam, kalau tidak mau diserang.
Yuhanna dengan cepat tunduk dan melakukan perintah Muhammad memeluk Islam. Muhammad tetap memaksanya bayar pajak Jizyah sebanyak 300 Dinar (US$15.000) per tahun (yakni 1 Dinar per kepala karena terdapat 300 orang penduduk di situ). Dalam peristiwa ini, orang2 tua dibunuh dan anak2 dijadikan tawanan perang. Muhammad juga memerintahkan Yuhanna untuk membayar uang tanda hormat kepada kawan2 dekat Muhammad seperti Zayd, Khalid, Maslama, dll.
Perlakuan yang sama juga diterapkan kepada masyarakat YAHUDI di MAKNA, ADHRUH dan JARBA (benteng tua di jalan yang dibuat orang Romawi dari Busra ke Laut Merah). Mereka dipaksa masuk Islam. Mereka harus bayar pajak dan dengan ini Muhammad menjanjikan perlindungan dan bantuan bagi sesama Muslim. Muhammad menentukan pajak sebesar ¼ dari apapun yang mereka hasilkan.

PEMAKSAAN ISLAM (dan perampokan) terhadap B. NAKHA di Mudhij, Yemen oleh Ali — Oktober, 631 M
Muhammad meminta masyarakat Bani Nakha untuk masuk Islam atau mati. Awalnya suku
Bani Nakha tidak mau masuk Islam. Pertempuran pun terjadi dan tentara Ali membunuh 20 orang. Pada akhirnya tentara B. Nakha kalah, menyerah dan lalu masuk Islam. Pasukan Muslim menjarah apapun yang bisa mereka ambil seperti harta benda, wanita, anak2, unta, dan kambing. [Ibn Sa’d, p.210]

PEMAKSAAN ISLAM terhdp suku B al-HARITH di Najran, YAMAN UTARA oleh Khalid b. Walid—Februari, 632M
Setibanya di Najran, Khalid mengumumkan ancaman, memberi masyarakat Najran waktu 3
hari untuk memilih masuk Islam atau mati. Khalid mengumumkan, “Wahai orang2, terimalah Islam, dan kau akan selamat.” [ Tabari, vol.ix, p.82]
Hadis yang berisi pemaksaan agama lewat penindasan, perampasan dan pembunuhan: Hadith Sahih Bukhari, Volume 2, Book 24, Number 573:

Dikisahkan oleh Abu Ma'bad,:
Rasul Allah berkata kepada Muadh ketika dia mengirimnya ke YAMAN, “Pergilah kau kepada kaum ahlul Kitab. Ketika kau tiba di sana, ajaklah mereka untuk bersaksi bahwa tiada yang layak disembah kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah RasulNya. Dan jika mereka mentaatimu, katakan kepada mereka bahwa Allah memerintahkan mereka melakukan sembahyang 5 kali di waktu siang dan malam.
Dan jika mereka mentaatimu untuk melakukan itu, katakan bahwa Allah mewajibkan mereka untuk bayar Zakat yang akan diambil dari orang2 yang mampu diantara mereka untuk diberikan kepada orang2 miskin diantara mereka. Jika mereka mentaatimu untuk melakukan hal itu, maka janganlah mengambil barang2 terbaik milik mereka, dan takutlah akan kutukan orang yang tertindas karena tidak ada sekat antara doanya dan Allah.”

Bagaimana Kontradiksi ini dapat dijelaskan?


Kembali kepada saudara TS (Agapo), adakah penjelasan dari apa yang saya sampaikan?

[color=blue]PEMAKSAAN ISLAM (dan perampokan kafilah) ATAS BANI QURAISH (Arab Mekah)di Nejd oleh Zayd b. Haritha
Sariyah Qirdah (Jumadilakhir 3 H)
Sariyah Qirdah berlangsung di sumur Qirdah, suatu tempat di Nejd (Arab Saudi). Kaum muslim berjumlah 100 orang penunggang kuda, dipimpin oleh Zaid bin Harisah. Sariyah Qirdah bertujuan untuk menghadang kafilah Quraisy dari Mekah. Perang ini berhasil dimenangkan kaum muslim dengan menyita harta kaum Quraisy. Harta tersebut kemudian dijadikan ganimah (harta rampasan perang), yang merupakan ganimah pertama dalam sejarah perang Islam. Sebagian orang musyrik yang tidak melarikan diri selanjutnya dibawa ke Madinah dan akhirnya menyatakan diri masuk Islam.

PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas B. QUDAH di Dhat Atlah oleh Ka’b bin Umayr Al-Ghifari
Menurut "Saifur Rahman al Mubarakpuri" sarjana Muslim, Muhammad menerima beberapa informasi bahwa Banu Quda'a (suku Quda'a) telah mengumpulkan sejumlah besar orang-orang untuk menyerang posisi Muslim. Jadi Muhammad mengutus Ka'b ibn ' Umair al-Ghifari al-Ansari dan 15 laki-laki untuk berurusan dengan situasi ini ke lokasi luar Wadi al-Qura (bagian dari Suriah).


PEMAKSAAN ISLAM (dan ancaman mati) Atas Desa MU’TAH oleh Zayd ibn Haritha
Perang ini terjadi karena Haris al-Ghassani raja Hirah, menolak penyampaian wahyu dan ajakan masuk Islam yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Penolakan ini disampaikan dengan cara membunuh utusan Nabi SAW. Nabi SAW kemudian mengirimkan pasukan perang di bawah pimpinan Zaid bin Harisah. Perang ini dinamakan Perang Mu’tah karena terjadi di desa Mu’tah, bagian utara Semenanjung Arabia. Pihak pasukan muslim mendapat kesulitan menghadapi pasukan al-Ghassani yang dibantu pasukan Kekaisaran Romawi. Beberapa sahabat gugur dalam pertempuran tersebut, antara lain Zaid bin Harisah sendiri. Akhirnya Khalid bin Walid mengambil alih komando dan menarik pasukan muslim kembali ke Madinah. Kemampuan Khalin bin Walid menarik pasukan muslimin dari kepungan musuh membuat kagum masyarakat wilayah tersebut. Banyak kabilah Nejd, Sulaim, Asyja’, Gatafan, Abs, Zubyan dan Fazara masuk Islam karena melihat keberhasilan dakwah Islam.
[size=18]

PEMAKSAAN ISLAM (dan JIZYAH/pajak perlindungan) pada KRISTEN & YAHUDI
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.” (Surat al-Baqoroh: 256)
Lalu, apa maknanya?

Para ulama –semoga Alloh merahmati mereka– dalam tafsir ayat ini telah menjelaskan, bahwa ayat ini adalah pemberitaan yang bermakna larangan. Yaitu: Jangan kalian memaksa orang untuk memeluk agama Islam padahal dia tidak ingin masuk ke dalamnya. Karena jalang yang lurus telah jelas, yaitu agama Muhammad –shollallohu ‘alaihi wa sallam– beserta para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Yaitu mengesakan Alloh dengan segala bentuk peribadahan kepada-Nya, menaati perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-Nya.

(Telah jelas jalan yang lurus) dari jalan yang sesat. Yaitu agamannya Abu Jahal dan yang semisal dengannya, yaitu orang-orang musyrik yang menyembah (beribadah) kepada selain Alloh, baik berupa patung, para wali, para malaikat, para nabi ataupun yang selain mereka.

Dan ini berlaku sebelum Alloh mensyariatkan jihad dengan pedang untuk memerangi kaum musyrik, kecuali orang yang membayar jizyah dari kalangan ahlu kitab dan majusi. Berdasarkan hal ini, maka ayat ini khusus tentang ahlu kitab dan majusi jika mereka membayar jizyah dan tetap tunduk (dibawah kekuasaan Islam -pent). Maka mereka itu tidak boleh dipaksa untuk memeluk agama Islam, berdasarkan ayat yang mulia ini dan juga berdasarkan firman Alloh –subhanah– dalam surat at-Taubah:
قَاتِلُوا الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلَا يُحَرِّمُونَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَلَا يَدِينُونَ دِينَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حَتَّىٰ يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَن يَدٍ وَهُمْ صَاغِرُونَ

“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Alloh dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Alloh dan Rosul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Alloh), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.” (Surat at-Taubah: 29)

Maka Alloh mengangkat perintah berperang terhadap ahlu kitab jika mereka membayar jizyah dan mereka mau tunduk. Dan telah sah dari Nabi –shollallohu ‘alaih wa sallam– dalam hadits-hadits yang shohih, bahwa beliau mengambil jizyah juga dari kaum Majusi Hajar.

Adapun selain ahlu kitab dan majusi, baik dari kalangan orang kafir, orang musyrik ataupun atheis, maka wajib mendakwahi mereka kepada Islam, dengan adanya kemampuan. Jika mereka menyambut dakwah, maka alhamdulillah. Jika mereka tidak menyambut dakwah, maka wajib memerangi mereka sampai sehingga mereka masuk ke dalam Islam. Dan jizyah tidak diterima dari mereka. Karena Rosul –shollallohu ‘alaihi wa sallam– tidak meminta pembayaran jizyah dari orang arab yang kafir. Dan beliau tidak menerimanya dari mereka. Disamping itu, para sahabat –rodhiyallohu ‘anhum– ketika mereka berjihad memerangi orang-orang kafir setelah wafatnya Nabi –shollallohu ‘alaih wa sallam– mereka juga tidak menerima jizyah kecuali dari ahlu kitab dan majusi. Di antara dalilnya adalah firman Alloh –subhanah
فَإِذَا انسَلَخَ الْأَشْهُرُ الْحُرُمُ فَاقْتُلُوا الْمُشْرِكِينَ حَيْثُ وَجَدتُّمُوهُمْ وَخُذُوهُمْ وَاحْصُرُوهُمْ وَاقْعُدُوا لَهُمْ كُلَّ مَرْصَدٍ ۚ فَإِن تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ فَخَلُّوا سَبِيلَهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi maha Penyayang.” (Surat at-Taubah: 5)

Maka Alloh tidak memberi pilihan kepada mereka antara masuk Islam atau tetap memeluk agama mereka. Alloh juga tidak menuntut mereka membayar jizyah. Bahkan Alloh memerintahkan untuk memerangi mereka, sehingga mereka bertaubat dari kesyirikan, menegakkan sholat, dan menunaikan zakat. Maka hal itu menunjukkan bahwa yang bisa diterima dari seluruh orang musyrik selain ahlu kitab dan majusi, hanyalah memeluk agama Islam. Dan ini dilakukan dengan adanya kemampuan.

Ayat-ayat yang semakna dengan ini cukup banyak. Dan telah sah hadits-hadits yang banyak dari Rosululloh –shollallohu ‘alaih wa sallam– yang menunjukkan atas makna ini. Di antaranya adalah sabda Nabi –shollallohu ‘alaihi wa sallam–
أمرت أن أقاتل الناس حتى يشهدوا أن لا إله إلا الله، وأن محمداً رسول الله، ويقيموا الصلاة، ويؤتوا الزكاة، فإذا فعلوا ذلك عصموا مني دماءهم وأموالهم إلا بحق الإسلام، وحسابهم على الله عز وجل

“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersyahadat laa ilaaha illalloh dan Muhammad rosululloh, menegakkan shlat, serta menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu, berarti mereka telah menjaga dariku darah dan harta mereka, kecuali dengan hak Islam. Dan hisab mereka adalah tanggungan Alloh ‘azza wa jalla.” (disepakati keshohihannya)

Nabi –shollallohu ‘alaihi wa sallam– juga tidak memberikan pilihan antara masuk Islam dan tetap memeluk agama mereka yang batil. Beliau juga tidak meminta jizyah dari mereka. Maka hal itu menunjukkan bahwa wajib memaksa orang kafir untuk memeluk Islam sampai mereka memeluk agama Islam, kecuali ahlu kitab dan orang majusi. Yang demikian itu karena dalam paksaan itu terdapat kebahagiaan mereka dan keselamatan mereka di dunia dan di akhirat. Ini adalah salah satu keindahan Islam. Islam datang menyelamatkan orang-orang kafir dari sebab-sebab kehancuran, kerendahan, kehinaan dan siksaan bagi mereka di dunia dan di akhirat, menuju sebab-sebab keselamatan, kemuliaan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Inilah pendapat kebanyakan para ulama dalam menafsirkan ayat yang ditanyakan. Adapun ahlu kitab dan majusi, maka khusus mereka diterima jizyah dan ditahan peperangan terhadap mereka jika mereka membayarnya, karena sebab-sebab tertentu yang menuntut hal tersebut. Dan dalam kewajiban jizyah atas mereka ini terdapat perendahan dan penundukan mereka, juga sebagai pertolongan bagi kaum muslimin untuk memerangi mereka dan selain mereka. Juga untuk melaksanakan perkara-perkara syariat, penyebaran dakwah Islam ke penjuru dunia. Disamping itu, pewajiban jizyah atas mereka ini bisa membawa mereka untuk masuk memeluk agama Islam dan meninggalkan kebatilan, kerendahan dan kehinaan mereka, sehingga mereka bisa menggapai kebahagiaan, keselamatan dan kemuliaan di dunia dan akhirat.

Aku berharap apa yang kami sampaikan ini bisa mencukupi dan menjelaskan apa yang susah dipahami oleh anda. Aku memohon kepada Alloh ‘azza wa jalla, agar Dia memberikan taufik-Nya kepada kami dan anda serta segenap kaum muslimin, untuk memahami agama dan istiqomah di atasnya. Dialah sebaik-baik Dzat yang diminta. Wassalaamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1489
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Thu Apr 11, 2013 10:20 am

@ Saudara TS (Agapo)

Dari panjangnya penjabaran anda, bisakah disimpulkan:

- Harta orang kafir halal untuk dirampas, benar atau salah?
- Nyawa orang kafir halal untuk dibunuh, benar atau salah?
- Istri orang kafir halal untuk dijadikan budak, benar atau salah?

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by XXX999XXX on Thu Apr 11, 2013 10:37 pm

Master Denny wrote:@ Saudara TS (Agapo)

Dari panjangnya penjabaran anda, bisakah disimpulkan:

- Harta orang kafir halal untuk dirampas, benar atau salah?
- Nyawa orang kafir halal untuk dibunuh, benar atau salah?
- Istri orang kafir halal untuk dijadikan budak, benar atau salah?

Jelaskan di mana anda menemui kesimpulan ini???? Nyatakan authoritinya.....

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1489
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Fri Apr 12, 2013 9:21 am

"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (TB Lukas 14:26)

"Kalau orang datang kepada-Ku, tetapi ia lebih mengasihi ibunya, bapaknya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, malah dirinya sendiri, ia tidak bisa menjadi pengikut-Ku.(BIS Lukas 14:26)

Lihat pihak LAI memberikan terjemahan versi BIS dengan maksud menjelaskan konteks ayat tsb. dengan merubah kalimat: ia tidak membenci menjadi ia lebih mengasihi. Kelihatan sebuah pengakuan kalau kata membenci (hate) itu tidak tepat. Tapi apa boleh buat dari teks aslinya memang tidak bisa diterjemahkan lain kecuali kata membenci (hate).


Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 9:47 am

Agapo wrote:"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (TB Lukas 14:26)

"Kalau orang datang kepada-Ku, tetapi ia lebih mengasihi ibunya, bapaknya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, malah dirinya sendiri, ia tidak bisa menjadi pengikut-Ku.(BIS Lukas 14:26)

Lihat pihak LAI memberikan terjemahan versi BIS dengan maksud menjelaskan konteks ayat tsb. dengan merubah kalimat: ia tidak membenci menjadi ia lebih mengasihi. Kelihatan sebuah pengakuan kalau kata membenci (hate) itu tidak tepat. Tapi apa boleh buat dari teks aslinya memang tidak bisa diterjemahkan lain kecuali kata membenci (hate).



Lalu apakah makna/tujuannya berbeda?
kecuali versi pertama menyebutkan tidak membenci... yang versi kedua menyebutkan tidak mengasihi, baru bisa ada perbedaan.
- Tidak membeci = lebih mengasihi = sangat mengandung arti yang sama.
Terjemahan BIS itu ditujukan agar FIRMAN ALLAH LEBIH MUDAH DIPAHAMI MAKSUDNYA DAN DIAPLIKASIKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI2 YANG BIASA ANDA JUMPAI.
NB. Untuk mengartkan ayat itu pun anda harus membaca keseluruhan ayat dalam perikopnya. Jangan asal comot.
salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 9:52 am

@ Saudara TS (Agapo), anda belum jawab pertanyaan saya:

Dari panjangnya penjabaran anda, bisakah disimpulkan:

- Harta orang kafir halal untuk dirampas, benar atau salah?
- Nyawa orang kafir halal untuk dibunuh, benar atau salah?
- Istri orang kafir halal untuk dijadikan budak, benar atau salah?

ditunggu

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Fri Apr 12, 2013 9:58 am

Master Denny wrote:@ Saudara TS (Agapo), anda belum jawab pertanyaan saya:

Dari panjangnya penjabaran anda, bisakah disimpulkan:

- Harta orang kafir halal untuk dirampas, benar atau salah?
- Nyawa orang kafir halal untuk dibunuh, benar atau salah?
- Istri orang kafir halal untuk dijadikan budak, benar atau salah?

ditunggu
Silahkan buat TS sendiri, bukan disini tempatnya.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 10:09 am

Agapo wrote:Islam mengajarkan tentang mendahulukan mengasihi (mencintai)
Allah dan RasulNya sbb. :


Allah Swt berfirman: “Katakanlah: “Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik” (Qs. Al-Taubah; 24).

Dalam berbagai haditsnya, Rasulullah Saw telah menyatakan bahwa mencintai Allah Swt merupakan syarat iman, sebagaimana ditanyakan oleh Abu Razin al-‘Uqaili: “Ya Rasulullah Saw, apakah yang disebut iman itu?” Jawab Rasulullah Saw: “(Yakni) engkau mencintai Allah Swt dan Rasul-Nya melebihi cintamu kepada yang lainnya.”

Dalam hadits lain, Rasulullah Saw bersabda: “Tidak beriman salah seorang di antara kamu, sehingga Allah Swt dan Rasul-Nya lebih dicintainya daripada yang lainnya.”

Dalam hadits yang lain disebutkan: “Seorang hamba tidak akan beriman sehingga Aku (Rasulullah Saw) lebih dicintainya daripada keluarganya, hartanya dan semua orang” dalam riwayat lain: “(melebihi cintanya) kepada diri sendiri.”

Kristen mengajarkan tentang mendahulukan mengasihi (mencintai) Yesus sbb. :

"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14:26)

"Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku."(Matius 10:37-39)


"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya."(Matius 10:37)



Ajaran mana yang lebih kejam ?


Anda lucu berargumen seperti itu, simak baik2:
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci
bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14:26)

- Jikalau seorang datang kepada-Ku.... percaya dan beriman kpd Yesus
- ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri.... lebih mencintai apa yang dimilki di dunia ini dan lebih mendahulukan kepentingannya.
contoh gampang : (kasus ini benar2 pernah terjadi)
Seorang anak menginginkan kuliah menjadi pendeta tetapi ditentang oleh orang tuanya yang merupakan seorang pengusaha dengan alasan pendeta itu tidak bisa menjadi kaya raya dan tidak ada yang meneruskan usaha orang tuanya. Ketika HARUS MEMILIH, maka ayat itu yang menjadi pertimbangan untuk memilih.

-
ia tidak dapat menjadi murid-Ku.... Artinya tegas bahwa Jika seseorang lebih memilih apa yang dimiliki di dunia ini, maka dia bukan pengikut Kristus yang sejati.

Makna ayat di atas mengajarkan "Dahulukan kepentingan Allah daripada kepentingan dunia ini". Jelas?

salam


SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Fri Apr 12, 2013 10:12 am

Master Denny wrote:
Agapo wrote:"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (TB Lukas 14:26)

"Kalau orang datang kepada-Ku, tetapi ia lebih mengasihi ibunya, bapaknya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, malah dirinya sendiri, ia tidak bisa menjadi pengikut-Ku.(BIS Lukas 14:26)

Lihat pihak LAI memberikan terjemahan versi BIS dengan maksud menjelaskan konteks ayat tsb. dengan merubah kalimat: ia tidak membenci menjadi ia lebih mengasihi. Kelihatan sebuah pengakuan kalau kata membenci (hate) itu tidak tepat. Tapi apa boleh buat dari teks aslinya memang tidak bisa diterjemahkan lain kecuali kata membenci (hate).



Lalu apakah makna/tujuannya berbeda?
kecuali versi pertama menyebutkan tidak membenci... yang versi kedua menyebutkan tidak mengasihi, baru bisa ada perbedaan.
- Tidak membeci = lebih mengasihi = sangat mengandung arti yang sama.
Terjemahan BIS itu ditujukan agar FIRMAN ALLAH LEBIH MUDAH DIPAHAMI MAKSUDNYA DAN DIAPLIKASIKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI2 YANG BIASA ANDA JUMPAI.
NB. Untuk mengartkan ayat itu pun anda harus membaca keseluruhan ayat dalam perikopnya. Jangan asal comot.
salam
Ya jelas berbeda, perhatikan :
Yesus tdk mengakui sebagai muridnya bila ia tidak membenci orang tua dst.
bandingkan dengan :
Yesus tdk mengakui sebagai muridnya bila ia lebih mengasihi orang tua dst.

membenci >< lebih mengasihi

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 10:13 am

Agapo wrote:
Master Denny wrote:@ Saudara TS (Agapo), anda belum jawab pertanyaan saya:

Dari panjangnya penjabaran anda, bisakah disimpulkan:

- Harta orang kafir halal untuk dirampas, benar atau salah?
- Nyawa orang kafir halal untuk dibunuh, benar atau salah?
- Istri orang kafir halal untuk dijadikan budak, benar atau salah?

ditunggu
Silahkan buat TS sendiri, bukan disini tempatnya.

Justru di sini tempatnya, dimana anda menanyakan ajaran mana yang lebih kejam. Anda minta perbandingan bukan? jawab pertanyaan di atas untuk anda mendapatkan perbandingan. Gak perlu memutar-balikan ayat.

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 10:16 am

Agapo wrote:
Master Denny wrote:
Agapo wrote:"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (TB Lukas 14:26)

"Kalau orang datang kepada-Ku, tetapi ia lebih mengasihi ibunya, bapaknya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, malah dirinya sendiri, ia tidak bisa menjadi pengikut-Ku.(BIS Lukas 14:26)

Lihat pihak LAI memberikan terjemahan versi BIS dengan maksud menjelaskan konteks ayat tsb. dengan merubah kalimat: ia tidak membenci menjadi ia lebih mengasihi. Kelihatan sebuah pengakuan kalau kata membenci (hate) itu tidak tepat. Tapi apa boleh buat dari teks aslinya memang tidak bisa diterjemahkan lain kecuali kata membenci (hate).



Lalu apakah makna/tujuannya berbeda?
kecuali versi pertama menyebutkan tidak membenci... yang versi kedua menyebutkan tidak mengasihi, baru bisa ada perbedaan.
- Tidak membeci = lebih mengasihi = sangat mengandung arti yang sama.
Terjemahan BIS itu ditujukan agar FIRMAN ALLAH LEBIH MUDAH DIPAHAMI MAKSUDNYA DAN DIAPLIKASIKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI2 YANG BIASA ANDA JUMPAI.
NB. Untuk mengartkan ayat itu pun anda harus membaca keseluruhan ayat dalam perikopnya. Jangan asal comot.
salam
Ya jelas berbeda, perhatikan :
Yesus tdk mengakui sebagai muridnya bila ia tidak membenci orang tua dst.
bandingkan dengan :
Yesus tdk mengakui sebagai muridnya bila ia lebih mengasihi orang tua dst.

membenci >< lebih mengasihi

Apa di situ tertulis lebih membenci?
Jangan menghilangkan kata TIDAK pada ayat itu
jadi TIDAK MEMBENCI = LEBIH MENGASIHI
mau dalih apa lagi?

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Fri Apr 12, 2013 10:18 am

Master Denny wrote:
Anda lucu berargumen seperti itu, simak baik2:
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14:26)

- Jikalau seorang datang kepada-Ku.... percaya dan beriman kpd Yesus
- ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri.... lebih mencintai apa yang dimilki di dunia ini dan lebih mendahulukan kepentingannya.
contoh gampang : (kasus ini benar2 pernah terjadi)
Seorang anak menginginkan kuliah menjadi pendeta tetapi ditentang oleh orang tuanya yang merupakan seorang pengusaha dengan alasan pendeta itu tidak bisa menjadi kaya raya dan tidak ada yang meneruskan usaha orang tuanya. Ketika HARUS MEMILIH, maka ayat itu yang menjadi pertimbangan untuk memilih.

-
ia tidak dapat menjadi murid-Ku.... Artinya tegas bahwa Jika seseorang lebih memilih apa yang dimiliki di dunia ini, maka dia bukan pengikut Kristus yang sejati.

Makna ayat di atas mengajarkan "Dahulukan kepentingan Allah daripada kepentingan dunia ini". Jelas?

salam


Makanya itu tafsiran sebagaimana terjemahan versi BIS. Cuma masalahnya teks ayat dari aslinya tidak bisa diterjemahkan selain kata membenci.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 10:22 am

Agapo wrote:
Master Denny wrote:
Anda lucu berargumen seperti itu, simak baik2:
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14:26)

- Jikalau seorang datang kepada-Ku.... percaya dan beriman kpd Yesus
- ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri.... lebih mencintai apa yang dimilki di dunia ini dan lebih mendahulukan kepentingannya.
contoh gampang : (kasus ini benar2 pernah terjadi)
Seorang anak menginginkan kuliah menjadi pendeta tetapi ditentang oleh orang tuanya yang merupakan seorang pengusaha dengan alasan pendeta itu tidak bisa menjadi kaya raya dan tidak ada yang meneruskan usaha orang tuanya. Ketika HARUS MEMILIH, maka ayat itu yang menjadi pertimbangan untuk memilih.

-
ia tidak dapat menjadi murid-Ku.... Artinya tegas bahwa Jika seseorang lebih memilih apa yang dimiliki di dunia ini, maka dia bukan pengikut Kristus yang sejati.

Makna ayat di atas mengajarkan "Dahulukan kepentingan Allah daripada kepentingan dunia ini". Jelas?

salam


Makanya itu tafsiran sebagaimana terjemahan versi BIS. Cuma masalahnya teks ayat dari aslinya tidak bisa diterjemahkan selain kata membenci.

Jelas2 ayat itu bertuliskan TIDAK MEMBENCI, kenapa anda ubah jadi MEMBENCI?

kalau saya tulis "Anda BUKAN BANCI" apakah sama artinya jika saya tulis "Anda BANCI"

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Agapo on Fri Apr 12, 2013 10:32 am

Master Denny wrote:
Agapo wrote:
Master Denny wrote:
Agapo wrote:"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (TB Lukas 14:26)

"Kalau orang datang kepada-Ku, tetapi ia lebih mengasihi ibunya, bapaknya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, malah dirinya sendiri, ia tidak bisa menjadi pengikut-Ku.(BIS Lukas 14:26)

Lihat pihak LAI memberikan terjemahan versi BIS dengan maksud menjelaskan konteks ayat tsb. dengan merubah kalimat: ia tidak membenci menjadi ia lebih mengasihi. Kelihatan sebuah pengakuan kalau kata membenci (hate) itu tidak tepat. Tapi apa boleh buat dari teks aslinya memang tidak bisa diterjemahkan lain kecuali kata membenci (hate).



Lalu apakah makna/tujuannya berbeda?
kecuali versi pertama menyebutkan tidak membenci... yang versi kedua menyebutkan tidak mengasihi, baru bisa ada perbedaan.
- Tidak membeci = lebih mengasihi = sangat mengandung arti yang sama.
Terjemahan BIS itu ditujukan agar FIRMAN ALLAH LEBIH MUDAH DIPAHAMI MAKSUDNYA DAN DIAPLIKASIKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI2 YANG BIASA ANDA JUMPAI.
NB. Untuk mengartkan ayat itu pun anda harus membaca keseluruhan ayat dalam perikopnya. Jangan asal comot.
salam
Ya jelas berbeda, perhatikan :
Yesus tdk mengakui sebagai muridnya bila ia tidak membenci orang tua dst.
bandingkan dengan :
Yesus tdk mengakui sebagai muridnya bila ia lebih mengasihi orang tua dst.

membenci >< lebih mengasihi

Apa di situ tertulis lebih membenci?
Jangan menghilangkan kata TIDAK pada ayat itu
jadi TIDAK MEMBENCI = LEBIH MENGASIHI
mau dalih apa lagi?
Maunya Yesus agar orang membenci orang tuanya dst. untuk bisa menjadi muridnya
(tidak membenci >< membenci)
bandingkan :
Maunya Yesus agar orang lebih mengasihi Yesus dari pada orang tuanya dst. untuk bisa menjadi muridnya
(lebih mengasihi orang tua >< lebih mengasihi Yesus)

Rasanya enakan dibaca pernyataan yg dibawah

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2918
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by SHAGA77 on Fri Apr 12, 2013 10:41 am

Agapo wrote:
Master Denny wrote:
Agapo wrote:
Master Denny wrote:
Agapo wrote:"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. (TB Lukas 14:26)

"Kalau orang datang kepada-Ku, tetapi ia lebih mengasihi ibunya, bapaknya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, malah dirinya sendiri, ia tidak bisa menjadi pengikut-Ku.(BIS Lukas 14:26)

Lihat pihak LAI memberikan terjemahan versi BIS dengan maksud menjelaskan konteks ayat tsb. dengan merubah kalimat: ia tidak membenci menjadi ia lebih mengasihi. Kelihatan sebuah pengakuan kalau kata membenci (hate) itu tidak tepat. Tapi apa boleh buat dari teks aslinya memang tidak bisa diterjemahkan lain kecuali kata membenci (hate).



Lalu apakah makna/tujuannya berbeda?
kecuali versi pertama menyebutkan tidak membenci... yang versi kedua menyebutkan tidak mengasihi, baru bisa ada perbedaan.
- Tidak membeci = lebih mengasihi = sangat mengandung arti yang sama.
Terjemahan BIS itu ditujukan agar FIRMAN ALLAH LEBIH MUDAH DIPAHAMI MAKSUDNYA DAN DIAPLIKASIKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI2 YANG BIASA ANDA JUMPAI.
NB. Untuk mengartkan ayat itu pun anda harus membaca keseluruhan ayat dalam perikopnya. Jangan asal comot.
salam
Ya jelas berbeda, perhatikan :
Yesus tdk mengakui sebagai muridnya bila ia tidak membenci orang tua dst.
bandingkan dengan :
Yesus tdk mengakui sebagai muridnya bila ia lebih mengasihi orang tua dst.

membenci >< lebih mengasihi

Apa di situ tertulis lebih membenci?
Jangan menghilangkan kata TIDAK pada ayat itu
jadi TIDAK MEMBENCI = LEBIH MENGASIHI
mau dalih apa lagi?
Maunya Yesus agar orang membenci orang tuanya dst. untuk bisa menjadi muridnya
(tidak membenci >< membenci)
bandingkan :
Maunya Yesus agar orang lebih mengasihi Yesus dari pada orang tuanya dst. untuk bisa menjadi muridnya
(lebih mengasihi orang tua >< lebih mengasihi Yesus)

Rasanya enakan dibaca pernyataan yg dibawah


Jikalau anda tidak membenci orang tua anda maka anda tidak layak
Jikalau anda lebih mengasihi orang tua anda maka anda tidak layak
SAMA BUKAN ARTINYA?

bandingkan:
Jikalau anda membenci orang tua anda maka anda tidak layak
Jikalau anda lebih mengasihi orang tua anda maka anda tidak layak
BEDA BUKAN ARTINYA?

Kesimpulan:
1. Oleh karena itu kata TIDAK MEMBENCI dalam versi BIS diterjemahkan menjadi lebih mengasihi.

2. Untuk makna yang diajarkan Yesus yaitu untuk MEMBENCI dunia ini atau TIDAK LEBIH MENGASIHI dunia ini, anda baca keseluruhan bukan hanya petik 1 ayat apalagi 1-2 kata.

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1983
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: Ajaran mana yang lebih kejam ?

Post by Sponsored content Today at 7:23 am


Sponsored content


Back to top Go down

Page 2 of 5 Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum