MURTADIN_KAFIRUN

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 7 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 7 Guests :: 2 Bots

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Page 3 of 4 Previous  1, 2, 3, 4  Next

View previous topic View next topic Go down

DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Fri Mar 29, 2013 10:15 am

First topic message reminder :

Mempersiapkan Perlawanan

Yesus sebelumnya telah mengetahui akan rencana Yahudi untuk menangkap dan membunuhnya, hal tersebut telah diucapkannya dengan menubuatkan Yudas yang akan menyerahkannya. Hal yang menjadi sorotan adalah bahwa Yesus tidak mau hanya duduk dan menunggu ditangkap oleh kaum Yahudi.

Dia menyiapkan murid-muridnya akan adanya bentrokan dan pertikaian, dan persiapan akan senjata adalah hal yang diperlukan.

Lukas 22:35-36

22:35 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, adakah kamu kekurangan apa-apa?”

22:36 Jawab mereka: “Suatu pun tidak.” Kata-Nya kepada mereka:“Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.


Ini adalah persiapan untuk perang.... yesus menolak dirinya ditangkap, dan tampak akan ada perlawanan dan tidak semudah itu utk menangkap yesus. Yesus tidak berniat menyerahkan diri utk penebusan dosa...

Lukas 22:38 Kata mereka: “Tuan, ini dua pedang.” Jawab-Nya: “Sudah cukup.”

Kekristenan sering memberikan asumsi bahwa pedang yang dimaksud Yesus adalah pedang roh. Apk jubah yg dijual itu adl jubah roh juga...??!!!
Kita lihat... apkah itu pedang roh ato bukan...!!!!
Matius 26:36
Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya kesuatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa.”

Yesus membawa Petrus serta Yohanes dan Yakobus (dua anak Zebedeus) ke dalam kebun untuk membuat jalur pertahanan.

Matius 26
37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
38 lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.”


Doa Yesus Di Getsemani


Matius 26:
38 lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.”
39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”


Doa Yesus diatas adalah bentuk permohonan Yesus agar dibebaskan dari cawan kematian. Frasa ‘cawan’ dalam ayat tersebut bermaksud percobaan dan fitnah Yahudi, dimana Yahudi ingin membuktikan bahwa Yesus adalah mesias palsu dengan cara menyalibnya, penyaliban itulah pencobaannya. Sehingga dengan kata lain maksudnya kematian dalam penyaliban. Jadi
Yesus berdoa agar terbebas dari kematian dalam penyaliban.


Dari doa Yesus diatas, sudah menunjukkan fakta kepada kita, yaitu:

Pertama, Yesus tidak ingin mati dikayu salib.
Kedua, Yesus tidak mengenal penebusan dosa oleh penyaliban.


Ibrani 5:7 Dalam hidupNya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada DIA, yang sanggup menyelamatkanNya dari maut, dan karena kesalehanNya Ia telah didengarkan.
Adakah orang2 yang bersedia mengatakan doa Yesus tidak didengar oleh Allah?

Matius 26:40
Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?


Yesus memperingatkan murid-muridnya untuk berjaga sebentar lagi, tapi lagi-lagi muridnya mengabaikan perintah Yesus tersebut.

Markus 14:40
Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya.

Hal tersebut membuat Yesus pasrah terhadap hal yang akan terjadi padanya, dan dia tidak ingin mengambil resiko.

Matius 26:44-45
Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.
Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

Yohanes 18:3
Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.

Lukas 22:49
Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: “Tuhan, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang?”

Tetapi sebelum Yesus menjawab pertanyaan tersebut, Petrus yang pemberani mengeluarkan pedang dan menghunus salah seorang penangkapnya sehingga terpotong telinganya.

Matius 26:51
Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.

Ternyata..... bukan pedang roh....
Yesus tidak melawan tentara Romawi tersebut. Menyadari bahwa situasi sudah berbalik dan tidak berjalan sesuai dengan strateginya, dia menasihatkan murid-muridnya.

Matius 26:52
Maka kata Yesus kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.
Yohanes 18:12
Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan membelenggu Dia.

Pengadilan Di Hadapan Imam Besar

Matius 26:57
Sesudah mereka menangkap Yesus, mereka membawa-Nya menghadap Kayafas, Imam Besar.


Di situ telah berkumpul ahli-ahli Taurat dan tua-tua. Ketika jiwa Yesus terancam dalam sidang pengadilan musuh-musuhnya, murid-muridnya justru enggan menampakkan batang hidungnya

Markus 14:50

Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.

Yesus melawan tuduhan Imam Besar dan para ahli-ahli Taurat, sendirian.

Matius 26:59-60
Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati, tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak saksi dusta. Tetapi akhirnya tampillah dua orang,

Yohanes 18:19-23
Maka mulailah Imam Besar menanyai Yesus tentang murid-murid-Nya dan tentang ajaran-Nya.
Jawab Yesus kepadanya: “Aku berbicara terus terang kepada dunia: Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Allah, tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara sembunyi-sembunyi. Mengapakah engkau menanyai Aku? Tanyailah mereka, yang telah mendengar apa yang Kukatakan kepada mereka; sungguh, mereka tahu apa
yang telah Kukatakan.”
Ketika Ia mengatakan hal itu, seorang penjaga yang berdiri
di situ, menampar muka-Nya sambil berkata: “Begitukah jawab-Mu kepada Imam Besar?”
Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata-Ku itu benar, mengapakah engkau menampar Aku?”


Kekristenan menisbahkan beberapa nubuat dalam Perjanjian Lama kepada Yesus untuk menunjukkan bahwa takdir Yesus memang adalah untuk disalibkan, salah satunya ayat Yesaya berikut :

Yesaya 53:7
Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
Ternyata Yesus tidak hanya diam dihadapan musuhnya, mulai dari sebelum ditangkap sampai dalam pengadilan. Yesus memberikan pembelaan terhadap dirinya dan tidak sesuai dengan maksud nubuat tersebut.

Yohanes 11:50
dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa.”

Apa maksud bahwa Yesus mati untuk seluruh bangsa?

Yohanes 47-48
Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul dan mereka berkata: “Apakah yang harus kita buat? Sebab orang itu membuat banyak mujizat. Apabila kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita.”

Yohanes 11:53
Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia

Pengadilan Di Hadapan Pilatus

Matius 27:2

Mereka membelenggu Dia, lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus, wali negeri itu.

Pagi-pagi sekali, mereka membawa Yesus ke Pilatus, karena seperti yang mereka katakan:


Yohanes 18:31
…Kata orang-orang Yahudi itu: “Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang.”

Menurut Pilatus, Yesus tidak membahayakan negaranya, orang Yahudi menyerahkan Yesus hanya sekedar dengki terhadapnya yang semakin hari mendapatkan banyak pengikut dan dapat melongsorkan otoritas mereka

Matius 27:18

Ia memang mengetahui, bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki.

Dengan sikap bijaksana, Pilatus memberikan pembelaan terhadap Yesus.

Yohanes 18:38b
Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang Yahudi dan berkata kepada mereka: “Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.

Dalam masalah tersebut, Pilatus menemukan bahwa Yesus tidak bersalah
Pilatus
pun menitahkan sekedar menyiksa Yesus tanpa menyalibnya.

Yohanes 19:1-3

Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia.
Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Mereka memakaikan Dia jubah ungu, dan sambil maju ke depan mereka berkata: “Salam, hai raja orang Yahudi!”
Lalu mereka menampar muka-Nya.
Pilatus keluar lagi dan berkata kepada mereka: “Lihatlah, aku membawa Dia ke luar kepada kamu, supaya kamu tahu, bahwa aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.”
Lalu Yesus keluar, bermahkota duri dan berjubah ungu. Maka kata Pilatus kepada mereka: “Lihatlah Manusia itu !”


Istri Pilatus mengirimkan pesan dan memberikan dukungan moril terhadap dirinya.

Matius 27:19
Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya: “Jangan engkau mencampuri perkara orang benar itu, sebab karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam.”

Telah menjadi kebiasaan bagi wali negeri untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap hari raya atas pilihan orang banyak. Pilatus memanfaatkan momen hari raya tersebut.

Yohanes 18:39
Tetapi pada kamu ada kebiasaan, bahwa pada Paskah aku membebaskan seorang bagimu. Maukah kamu, supaya aku membebaskan raja orang Yahudi bagimu?”

Matius 27:16-17

Dan pada waktu itu ada dalam penjara seorang yang terkenal kejahatannya yang bernama Yesus Barabas.
Karena mereka sudah berkumpul di sana, Pilatus berkata kepada mereka: “Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Yesus Barabas atau Yesus, yang disebut Kristus?”


Pilatus menyandingkan Yesus dengan Barabas yang dikatakan sebagai penyamun,

Matius 27:21-22

Wali negeri menjawab dan berkata kepada mereka: “Siapa di antara kedua orang itu yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?” Kata mereka: “Barabas.”
Kata Pilatus kepada mereka: “Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus, yang disebut Kristus?” Mereka semua berseru: “Ia harus disalibkan!”


Kedengkian orang Yahudi, teriakan kemarahan ditambah hasutan dan pemerasan yang mereka lakukan terhadapnya.

Yohanes 19:12
…”Jikalau engkau membebaskan Dia, engkau bukanlah sahabat Kaisar. Setiap orang yang menganggap dirinya sebagai raja, ia melawan Kaisar.“

Pilatus
menyambut teriakan kaum Yahudi.

Matius 27:24 Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: “Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!”

Metode Penyaliban

Prosesi penyaliban atau hukuman salib adalah suatu bentuk hukuman mati dimana terhukum akan dipaku ke dua tangannya di tiang salib, dikarenakan berat tubuhnya maka si terhukum akan mengalami kesulitan nafas karena terhimpit paru-parunya hingga akhirnya hal ini akan mempercepat kematian.

Oleh karena itu untuk menambah penderitaan (memperlama proses kematian) maka pada telapak kaki diberikan sandaran papan di kakinya dipakukan kepada papan tersebut (sehingga dengan kaki ini terhukum dapat berdiri menyangga tubuh).

Terhukum akan dibiarkan menderita haus dan rasa sakit bahkan gangguan dari mangsa hewan liar. Penyaliban merupakan prosesi hukuman mati yang perlahan-lahan, dan biasanya memakan waktu sampai dengan tiga hari hingga ajalnya tiba berdasarkan catatan sejarah dan dari tinjauan sains serta medis.

Umumnya kematian ditiang salib terjadi karena dua hal:

Pertama,
oleh infeksi. Dipakunya tangan dan kaki pada kayu salib membuka peluang masuknya kuman ke dalam tubuh. Tanpa perlindungan antibiotika, kuman tersebut akan berkembang dan menyebar ke seluruh tubuh. Proses kematian karena infekasi seperti ini, biasanya berlangsung 2-3 hari.

Kedua, Kematian disalib terjadi karena kelaparan dan dahaga. Dengan tidak masuknya bahan makanan yang diperlukan untuk kehidupan normal, maka hal tersebut akan mengganggu metabolisme dalam tubuh. Karena tidak adanya suplai makanan, tubuh memobilisasi bahan simpanan yang ada dalam tubuh.

Bila simpanan karbohidrat dalam bentuk glikogen yang ada habis, maka protein yang ada di otot digunakan sebagai pembentukan energi yaitu pembentukan ATP ATP merupakan energi “siap pakai”. Bila protein yang ada di otot berkurang sedemikian rupa, maka fungsi sel akan terganggu dan diakhiri dengan kematian. Proses ini biasanya berlangsung 6-7 hari.

Untuk mempercepat kematian, terhukum akan dipatahkan kedua tulang-tulang kakinya sehingga terhukum tidak punya tempat untuk menyanggah bobot tubuhnya dan kematiannya akan segera terlaksana. Tanpa prosesi ini, terhukum biasanya masih dapat bertahan berhari-hari sebelum menemui ajalnya.

Salib atau shalb berasal dari kata ash-shaliib yang berarti sumsum atau lemak.

Dalam bahasa Arab dikatakan ash-haabush-shulubi, yakni orang-orang yang mengumpulkan al­’idhaama (tulang) dan mengeluarkan sumsumnya serta mencampurkannya. Dipatahkannya tulang-tulang kaki (shalb-salib/patahkan tulang mengeluarkan sumsum) merupakan salah satu prosesi yang harus dilakukan kepada terhukum. Manusia yang hanya digantung dan tidak mati diatas kayu salib serta tidak menjalani prosesi penyaliban secara sempurna belum dapat dikatakan telah menjalani hukuman penyaliban.

Yesus Tidak Mati Di Tiang Salib

Sebelumnya Yesus telah diserahkan untuk menjalani penyaliban, tangannya dipaku dan kakinya diberikan penyanggah sebagaimana prosesi penyaliban lazimnya. Fakta-fakta dalam Bible berikut yang akan membuktikan bahwa Yesus tidak mati disalib dalam melalui tahapan penyaliban.

• Lama diatas tiang salib
Hal yang perlu menjadi tinjauan adalah berdasarkan penyebab kematian salib yang telah dipaparkan sebelumnya dari tinjauan medis, bahwa kematian salib baru dapat terlaksana setelah berhari-hari. Berapa lamakah Yesus diatas tiang salib?


Menurut Bible, kaum Yahudi dan Romawi mengikat Yesus di kayu salib jam 12 siang (Matius 27: 46) dan pada jam 3 sore mereka telah menurunkannya, berarti Yesus digantung di kayu salib hanya sekitar tiga jam! Sedangkan berdasarkan tinjauan medis, manusia yang menjalani prosesi penyaliban baru dapat mati minimal dua hari secara perlahan, tidak ada yang mati dalam hitungan jam. Pertanyaannya, mengapa Yesus diturunkan begitu cepat?

Jawabannya karena dalam Taurat ada tertulis hukum:

Ulangan 21:23
Maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk o(eh Allah, janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan Tuhan Allahmu kepadamu menjadi milik
pusakamu.


Jadi dikarenakan menurut hitungan hari Yahudi bahwa Hari Raya Sabath telah mulai sejak hari Jum’at petang (jam 18), maka tidak boleh ada najis (mayat orang terkutuk) yang menodai kesucian hari Sabath. Oleh karena itu haruslah tidak boleh ada orang yang tergantung di kayu salib. Sehingga Yesus harus segera mati di kayu salib dan langsung diturunkan.
Peremukan tulang

Terdesak oleh waktu dalam hukum Yahudi tentang Sabath atau alasan lainnya jika diperlukan untuk mempercepat kematian di tiang salib, para penjagal telah menyiapkan cara dengan mematahkan kaki dan korban akan mati karena lemas dalam satu jam. Ini adalah metode cepat dengan mengabaikan kejamnya penyiksaan yang harus djalani korban.

Yohanes 19:31
…maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.

Pada saat Yesus dihukum salib ada juga dua penjahat yang dihukum bersertanya, namun tidak seperti Yesus, mereka masih nampak segar atau hidup, sehingga bagi mereka diperlakukan cara cepat untuk menghabisi nyawa mereka dengan mematahkan tulang-tulang kaki mereka yang menyangga tubuh mereka. Apakah prosesi ini juga dilakukan untuk Yesus?

Yohanes 19:33
tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak
mematahkan kaki-Nya,


Mazmur 34:21 Ia melindungi segala tulangnya, tidak satu pun yang patah.


Penyebab ke-pingsan-an

Mengapa Yesus pingsan dan tidak sadarkan diri begitu cepat sementara dua penyamun yang dihukum bersamanya masih nampak siuman? Jawaban yang logis dapat dilihat dari Bible sendiri.

Yohanes 19:29
Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.


Kata yang diterjemahkan menjadi anggur asam tersebut tertulis ‘vinegar’, bukan ‘wine’. Vinegar memiliki efek stimulasi yang sementara sebagaimana obat amonia yang dicium dan bahkan dipakai untuk menstimulasi budak-budak pengayuh perahu kapal. Memberikan anggur yang dibumbui dengan Myrrh atau kemenyan kepada orang yang akan dihukum mati sebagai usaha untuk menghilangkan rasa sakit (efek narkotik) adalah sesuai dengan kebiasaan Yahudi.

Vinegar yang disebutkan dalam Injil dalam bahasa Latin disebut Acetum/Acidus/Acere/Acida. Dalam budaya Persia dan Timur Tengah umumnya mengenal Minuman persembahan suci (Haoma Drink). Haoma Drink dibuat dari Juice tanaman Asclepias Acida. Efek minuman ini adalah membuat seseorang menjadi koma (mati suri). Untuk membuat ramuan Haoma Drink ini perlu keahlian agar takarannya tepat dan Orang­-orang dari Golongan Yahudi Essene sangat mahir dalam bidang pengobatan/penyembuhan sangat mengenal ramuan minuman ini. Salah satu efek dari ramuan Swallowwort (Asclepias Acida) ini adalah Extreme sweating and a dry mouth, dan ini sesuai dengan apa yang di alami oleh Yesus.

Yohanes 29:28
berkatalah Ia : “Aku haus!“

Dan akibat dari ramuan inilah Yesus menjadi koma (mati suri) di tiang salib. Sehingga Yesus hanya pingsan diatas kayu salib dan tampak seperti telah mati.

Penusukan lambung

Tentara Romawi tersebut berpikir bahwa Yesus telah mati sehingga tidak perlu mematahkan kakinya. Salah seorang dari mereka kemudian menikam lambungnya dengan tombak.


Yohanes 19:34
tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

Pada kondisi tubuh yang tidak bergerak, kelelahan dan posisi berdiri yang tidak normal pada kayu salib, membuat aliran darah berjalan lamban. Dengan adanya luka karena penikaman di pinggang, maka sirkulasi darah mengalir teratur kembali.

Perlu diketahui bahwa hal ini (darah mengalir) hanya dapat terjadi pada tubuh yang mana jantungnya masih berdenyut (masih hidup).

Dalam Ensiklopedia Biblica, pada artikel “Cross” kolom 960 dikatakan: “Yesus hidup kembali jika penikaman itu benar”.Dan perlu diperhatikan kalimat “sekejap mengalir keluar” menandakan bahwa darah memancar dengan cepat yang mana hal itu menunjukan bahwa sebenarnya Yesus masih hidup manakala diturunkan dan hanya pingsan (yang disangka telah mati oleh Yahudi dan Orang Romawi).

Dr. W.B. Primrose, seorang ahli anastesi RS. Royal Glasgow dalam tulisan beliau dalam harian “Thinker Digest” mengatakan: “Bahwa air tersebut disebabkan oleh adanya gangguan syaraf pada pembuluh darah lokal akibat rangsangan yang berlebihan dari proses penyaliban”.

Murid rahasia

Yesus memiliki murid rahasia yang memiliki misi rahasia untuk merencanakan penyelamatan terhadap dirinya. Mereka telah berperan sejak awal bekerja sama dengan Pilatus. Pilatus secara rahasia menolong Yesus dengan menetapkan waktu hukuman salib pada Jum’at siang (jam 12 siang) (Matius 27 : 46), dan pada jam 3 sore (jam 15) Yesus diturunkan dari Tiang Salib dengan kondisi tampak “mati”.

Kepingsanan Yesus di atas tiang salib sehingga dia tampak mati dengan bantuan ramuan Haoma Drink tidak terlepas dari pekerjaan golongan Essenes tersebut. Para murid rahasia Yesus dari golongan Essenes bekerja sama dengan Pilatus telah memberikan Haoma Drink ini kepada Yesus sebelum dia di paku di tiang salib dan ini merupakan rencana rahasia untuk menolong Yesus.

Itulah mengapa Yesus merasa kehausan seperti yang telah diterangkan dimuka. Untuk membuat ramuan Haoma Drink ini perlu keahlian agar takarannya tepat dan orang-orang dari Golongan Yahudi Essene sangat mahir dalam bidang pengobatan/penyembuhan dan sangat mengenal ramuan ini.

Turun dari kayu salib

Pada saat menjelang jam 15 (3 sore) terjadi gemuruh, guntur, gempa, serta langit pun menjadi gelap. Hal ini adalah suatu mukjizat yang mana Allah menampakan gejala alam ini untuk membuat ciut dan takut hati kaum Yahudi yang saat itu berpesta pora disekitar lokasi tiang-tiang salib, yang serta merta hati mereka menjadi takut akan kutuk Tuhan atas perbuatan mereka dan lari berhamburan menyelamatkan diri.

Peristiwa ini, para murid rahasia Yesus dapat mendekati tiang salib, menurunkan jasad Yesus, dan mengurus Yesus.

Adalah Nikodemus dan Yusuf Arimatea (murid Yesus dari golongan Essenes) yang telah meminta jasad Yesus kepada Pilatus.

Yohanes 19:38
Sesudah itu Yusuf dari Arimatea — ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi — meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu.

Sampai pada ini, fakta dengan kesimpulan yang mengejutkan, fakta yang menyeramkan bagi keimanan Kristiani, kesimpulan yang tidak pernah terbayang sedikitpun dalam pemikiran setiap pribadi Kristen. Kesimpulan ini telah menghapuskan kebanggaan Kristiani terhadap dogma keselamatan dalam penebusan dosa oleh penyaliban.

Yesus turun dari atas kayu salib dalam keadaan selamat!

Penyembuhan Dalam Kuburan

Dengan amat menjaga kerahasiaan misi penyelamatan, Yusuf Arimatea dan Nikodemus juga Magdalena membawa jasad Yesus yang telah dibungkus dalam kain kafan menuju ruang kubur dan meletakan Yesus di sana serta menutup pintu kubur dengan batu.

Bentuk kuburan Yahudi masa itu tidaklah seperti model kuburan sekarang pada umumnya. Kuburan tersebut seperti ruangan bawah tanah dimana terdapat celah-celah sehingga udara bebas keluar masuk.

Jim Bishop dalam buku “The Day Christ Died”, mengatakan bahwa pekuburan tersebut berukuran lebar 5 kaki, tinggi 7 kaki dan kedalaman 15 kaki dengan balkan-balkan di dalamnya yang bagi orang-orang gelandangan pasti mau memakainya sebagai tempat tinggalnya.

Mayat diletakkan di atas batu yang ada di dalam ruang kubur terletak di gua

Yohanes 19:39
Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.

Nikodemus datang dan memasuki kuburan Yesus pada waktu malam.

Pertanyaannya mengapa Nikodemus datang kekuburan dengan membawa ramu-ramuan? Yusuf dan Nikodemus adalah kaum Essenes yang terpelajar khususnya dibidang ilmu pengobatan. Merekalah yang merawat dan mengolesi tubuh Yesus dengan salep obat untuk menyembuhkan luka-luka akibat hukuman. Mereka membawa banyak sekali (100 Pounds) rempah-rempah obat myrr dan gaharu untuk diurapi (dilulurkan) ke tubuh Yesus yang terluka. Hal yang sama dilakukan oleh Maria Magdalena.

Markus 16:1
Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.

Pertanyaannya, adalah Mengapa Maria Magdalena pergi ke sana?
Untuk meminyaki Yesus. Dalam bahasa Ibrani meminyaki adalah ‘masaha’ yang berarti mengusap, memijat, meminyaki. Apakah orang-orang Yahudi memijat mayat setelah tiga hari? Jawabannya tidak! Lalu mengapa seorang Yahudi ingin memijat mayat yang sudah membusuk setelah tiga hari?


Kita tahu bahwa setelah tiga jam meninggal, maka mayat akan menjadi kaku. Dalam tiga hari, mayat akan membusuk dimana sel-sel tubuh akan pecah dan terurai.
Jika seseorang menggosok mayat yang sudah membusuk maka mayat tersebut pasti akan hancur berantakan. Apakah penggosokan itu masuk akal?

Penyamaran (rupa lain) Di Hadapan Maria

Pada hari minggu pagi Maria Magdalena berjalan sendirian menuju kuburan Yesus. Manakala Maria tiba dikuburan, dia terkejut karena melihat batu penutup pintu kubur sudah bergeser sehingga kuburan terbuka, dan di dalam kubur tersebut tubuh Yesus sudah tiada.

Yohanes 20:1
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.

Yesus tidak pergi kemana-mana, ia masih ada disekitar pekuburan itu dan melihat Maria Magdalena yang kebingungan.

Yohanes 20:15
Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.”

Yesus terlihat seperti penunggu taman karena dia sedang menyamar. Untuk apakah Yesus menyamar? Karena dia takut ketahuan terhadap orang Yahudi, penjaga yang disuruh untuk menjaga kuburan Yesus juga masih ada disekitar sana.Karena dia belum mati, karena orang Yahudi akan mencoba untuk membunuh dan menyalib dirinya untuk kedua kalinya.

Yohanes 20:16
Kata Yesus kepadanya: “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: “Rabuni!”, artinya Guru.

Maria gembira dan bahagia setelah mengetahui bahwa sosok yang dihadapannya adalah Yesus yang telah siuman. Maria langsung ingin merangkul gurunya, tapi ditahan oleh Yesus.

Yohanes 20:17
Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku, …

Mengapa Yesus melarang Maria menyentuh dirinya?
Pertama karena tubuh beliau meski sudah pulih tentu masih mengalami nyeri akibat penyiksaan fisik sebelumnya, dan kedua beliau tidak ingin ada orang lain yang mencurigai
penyamarannya. Kemudian Yesus berkata :


Yohanes 20:17 …sebab Aku belum pergi kepada Bapa,...

Maksud Yesus tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah bahwa dirinya masih hidup dan belum mengalami kematian.

Menemui Murid-Muridnya

Setelah peristiwa itu, Maria pergi kepada kesebelas murid Yesus untuk menyampaikan berita tersebut. Yesus sendiri bertemu dengan dua orang muridnya
yang sedang menuju Emaus. Yesus belum membuka penyamarannya kepada mereka, mereka bercakap-cakap selama perjalanan.


Lukas 24:19
Kata-Nya kepada mereka: “Apakah itu?”
Jawab mereka: “Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan
seluruh bangsa kami.


Murid-murid Yesus saja mengakui Yesus hanyalah seorang Nabi dan tidak pernah
mengklaim gurunya tersebut sebagai Tuhan.


Lukas 24:30
Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.

Dari cara Yesus mengucapkan berkat dan membagikan makanan barulah tersadar ke dua murid Yesus bahwa yang selama ini ada bersama mereka adalah guru mereka, namun manakala mereka menyadari hal ini, Yesus telah berlalu dan pergi meninggalkan mereka. Mereka mengabarkan peristiwa yang mereka alami kepada murid lainnya, namun murid lainnya tidak percaya.

Markus 16:13
Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya.

Setelah semua kejadian tersebut, Yesus pun menemui dan menampakkan dirinya dengan jelas kepada murid-muridnya.


Lukas 24:36
Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu!”


Lukas 24:37

Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.

Mereka tidak mengetahui apa yang telah terjadi terhadap Yesus dan penyelamatan rahasia yang direncanakan terhadapnya, karena mereka tidak berada disisi Yesus menjelang penyaliban melainkan melarikan diri. Sehingga sangat wajar jika mereka mengira Yesus adalah hantu, untuk itu Yesus pun meyakinkan mereka.

Lukas 29:39-40
Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”
Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.


Kemudian pada akhirnya murid-muridnya tersebut percaya bahwa sosok yang dihadapan mereka tersebut adalah Yesus yang masih hidup dan selamat dari penyiksaan dan penyaliban.
Reaksi Yang Berbeda

Maria gembira dan bahagia setelah mengetahui bahwa sosok yang dihadapannya adalah Yesus yang telah siuman, karena emang Maria tahu, kalao Yesus belum mati....

Bandingkan dengan reaksi kesebelas murid Yesus setelah menemui Yesus.

Lukas 24:37
Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.

Kesebelas muridnya justru terkejut, takut, penuh keraguan dan bahkan mengira dihadapan mereka adalah hantu Yesus.

Mereka bukan saksi yang melihat Yesus dari dekat, Apalagi mereka sama sekali tidak mengetahui adanya rencana penyelamatan Pontius Pilatus dengan murid rahasia dari golongan Esenes tersebut

Markus 14:50

Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.

Inilah Faktanya

Semua fakta-fakta diatas yang disadur berdasarkan kronologis dalam Bible sendiri secara nyata telah menunjukkan bahwa Yesus tidak mati di tiang salib, melainkan selamat dari penyaliban. Berikut kami uraikan fakta-fakta tersebut kembali.

Fakta pertama
, Yesustidak mati di tiang salib karena dia tidak ingin mati disalib !

Yesus bersama muridnya melakukan strategi pertahanan dan penyerangan
dalam menahan penangkapan orang Yahudi, dia berdoa di taman Getsemani meminta dibebaskan dari cawan kematian salib, dia membela diri dihadapan Imam Besar dan Pilatus.

Fakta kedua,
Yesus tidak mati di tiang salib karena dia orang yang benar! Pilatus tahu bahwa Yesus orang benar sehingga tidak seharusnya mati disalib, istri Pilatus pun mengetahui hal yang sama lewat mimpinya. Yesus telah berdoa dengan penuh kesalehan dibebaskan dari kematian salib, doa orang yang benar sangat besar kuasanya.

Fakta ketiga
, Yesus tidak mati di tiang salib karena dia hanya sebentar di atas kayu salib! Menurut pengamatan medis bahwa secara normal manusia baru dapat mati di tiang salib setelah mengalami proses berhari-hari, Pilatus mengetahui hal ini sehingga kaget sewaktu mendengar berita tentaranya bahwa Yesus telah mati hanya dalam waktu beberapa jam.
• Fakta keempat,Yesus tidak mati ditiang salib karena tulang kakinya tidak dipatahkan! Peremukan tulang adalah alternatif tercepat untuk mematikan seorang yang digantung di kayu salib, jika tidak maka kematian masih dapat ditunda berhari-hari. Yesus tidak diremukkan kakinya karena dikira telah mati dan sesuai dengan nubuat.
• Fakta kelima, Yesus tidak mati ditiang salib karena dia pingsan sehingga tampak mati! Semua telah diatur sebagai rencana penyelamatan murid rahasia Yesus. Penusukan lambung Yesus sehingga memancar darah dan air membuktikan bahwa organ-organ tubuhnya masih berfungsi.
• Fakta keenam, Yesus tidak mati ditiang salib dan turun dengan selamat! Semua hal yang telah terjadi pada Yesus saat melalui proses penyaliban adalah pembuktian bahwa Yesus masih bernyawa sewaktu turun diatas kayu salib.
• Fakta ketujuh, Yesus tidak mati ditiang salib karena menjalani perawatan dalam kuburan! Bentuk kuburan yang memungkinkan untuk ditinggali makhluk bernyawa serta datangnya murid-murid rahasia Yesus membawa ramu-ramuan dan rempa-rempa menunjukkan bahwa Yesus yang bernyawa sedang dalam masa penyembuhan.
Fakta kedelapan, Yesus tidak mati ditiang salib karena dia menisbahkan tanda Nabi Yunus untuk dirinya! Yunus masuk dalam perut ikan paus hidup-hidup, menjalani kehidupan sementara dalam perut ikan paus hidup-hidup, dan keluar dari perut ikan paus dalam keadaan hidup. Begitu juga dengan Yesus, masuk dalam perut bumi hidup-hidup, menjalani kehidupan sementara dalam perut bumi hidup-hidup, dan keluar dari perut bumi dalam keadaan hidup.
Fakta kesembilan, Yesus tidak mati di tiang salib dapat dilihat dari perbedaan reaksi orang yang dia temui! Maria Magdalena bahagia dan gembira melihat Yesus, karena Yesus sadar dari koma. Berbeda dengan kesebelas muridnya ketakutan dan penuh keraguan melihat Yesus, karena dalam pikiran mereka Yesus telah mati dan bangkit sebagai hantu.
Fakta kesepuluh, Yesus tidak mati di
tiang salib dan tidak bangkit dari kematian! Berdasarkan pemaparan cermat diatas


Demikianlah fakta tak terbantahkan dari Bible sendiri bahwa Yesus tidak lah mati ditiang salib, melainkan selamat dengan cara yang menakjubkan. Dengan begini gugurlah sudah harapan dan modal Kristiani yang mempercayai Yesus harus mati di tiang salib untuk menebus dosa-dosa dan bangkit lagi dari matinya. Penelitian secara cermat dan objektif menggunakan sumber Kristen sendiri telah memunahkan dogma yang mereka anut bertahun-tahun dan dipercaya sebagai satu-satunya faktor memperoleh keselamatan.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down


Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 7:23 pm

Master Denny wrote:# Argumen anda:
- Sayangnya alasan kenapa mereka mempersiapkan diri dengan pedang oleh karena para murid diberi tanggung jawab utk menyebarkan ajaran Yesus ke luar kota tidak anda sertakan bukti apapun.
- Menurut anda, Yesus tdk berniat melawan atau melarikan diri.
Argumen yg kau pakai bahwa mempersiapkan pedang dg alasan utk mempertanggung jawabkan untuk menyebarkan ajaran Yesus tsb. tidak anda dukung bukti apa-apa, akhirnya alasan mempertahankan diri dan bila situasinya memungkinkan melawan musuh adalah lebih bisa dipakai. Apalagi pengikut lainnya semua melarikan ke gunung dan mengungsi ketempat yg lain (Lukas 21:21). Untuk melarikan diri juga tidak mungkin karena musuh (orang2 yahudi dan pasukan) sudah mengincar dan mengepung Yesus (Lukas 21:20)

# Jawaban saya:
Harus ada yang sedikit diluruskan di sini.
- Saya tidak mengatakan bahwa alasan mereka membawa pedang untuk karena para murid diberi tanggung jawab utk menyebarkan ajaran Yesus (silahkan anda check dengan seksama).
Yang saya katakan adalah: Mereka membawa pedang sebagai bekal dan persiapan mereka dalam menempuh perjalanan, ini sangat beda artinya.
Bukti mereka diberikan tugas menyebarkan ajaran Yesus dapat anda dilihat dalam Markus 16:15-16, sangat jelas apa tugas dan tanggung jawab murid Yesus.
Gak usah diluruskan, sebab alasanmu bahwa mereka mempersiapakan diri dg pedang untuk perjalan jauh itu sangat terkait dengan (menurutmu) tanggung jawab mereka atas perintah menyebarkan ajaran Yesus.(lihat lagi tulisanmu)
Markus 16:15-16 itu perintah yg diberikan sesudah peristiwa salib, sedangkan pada saat menjelang penangkapan perintah itu belum disampaikan oleh Yesus. Jadi gugurlah alasanmu bahwa mereka mempersiapakan pedang karena mereka akan melakukan perjalanan jauh untuk menyebarkan ajaran Yesus.

Rhema wrote:
- Bukti Yesus memberikan tugas sudah saya berikan di atas.
Masalah dipakai untuk melawan itu adalah asumsi anda sendiri.
Sebenarnya kalau pun asumsi anda benar, justru anda sendiri yang membuat kontradiksi dengan memberi penyataan bahwa kota itu sudah dikepung orang Yahudi dan para pasukan Romawi.
Jadi tidak mungkin para murid berpikiran bodoh untuk mengadakan perlawanan sementara masih ada beban tugas dan tanggung jawab yang diberikan Yesus.
Kota dikepung pasukan romawi, tidak menjadikan kecil nyali Yesus dan para purid, itu terbukti pembelaan Thomas kepada Yesus dengan tebasan pedangnya yang mengenai telinga musuh, yang kemudian Yesus mencegah Thomas untuk bertindak lebih jauh.

Rhema wrote:
Oleh karena itu saya dapat simpulkan bahwa:
1. Karena diberikannya tugas dan tanggung jawab untuk pergi ke seluruh penjuru dunia untuk menyebarkan ajaran Yesus dan membaptis mereka yang percaya, yang merupakan tugas penting yang harus dijalankan, maka mereka tidak akan berbuat suatu 'tindakan bodoh' yang dapat membahayakan diri mereka sendiri.
2. Tanpa perlu dukungan siapapun, jikalau Yesus ingin melarikan diri keluar dari kota itu Dia pasti sanggup. Apa dasarnya? Karena Dia memiliki kuasa untuk melakukan hal itu jika memang diriNya menginginkan.
Bukti kongkrit kuasa Yesus: Banyak sekali mujizat yang dilakukan Yesus yang dicatat di dalam Injil ataupun Alquran dan saya rasa anda sudah paham akan hal itu.


salam
Oleh karena itu saya dpt menyimpulkan :
1. Naluri kesatria Yesus dan para murid, walau dalam situasi yg sangat genting, mereka masih punya jiwa kesatria. Walau pada akhirnya diluar perhitungan Yesus bahwa situasinya sangat berbeda, maka menyerahlah itu jalan yg terbaik.
2. Dalam detik-detik terakhir, Yesus merasa sedih, sangat takut dan gentar, lalu Yesus berkata kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." Yesus tidak bisa menolong dirinya dan berdoa memohon kepada Tuhannya : Ya TuhanKu, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, jikalau sekiranya mungkin, biarlah penderitaan ini berlalu dariku, dan aku menyerahkan diri sesuai kehendakMu."

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 7:34 pm

Agapo wrote:Mempersiapkan Perlawanan

Yesus sebelumnya telah mengetahui akan rencana Yahudi untuk menangkap dan membunuhnya, hal tersebut telah diucapkannya dengan menubuatkan Yudas yang akan menyerahkannya. Hal yang menjadi sorotan adalah bahwa Yesus tidak mau hanya duduk dan menunggu ditangkap oleh kaum Yahudi.

Dia menyiapkan murid-muridnya akan adanya bentrokan dan pertikaian, dan persiapan akan senjata adalah hal yang diperlukan.

Lukas 22:35-36

22:35 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, adakah kamu kekurangan apa-apa?”

22:36 Jawab mereka: “Suatu pun tidak.” Kata-Nya kepada mereka:“Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.

[size=16]
Ini adalah persiapan untuk perang.... yesus menolak dirinya ditangkap, dan tampak akan ada perlawanan dan tidak semudah itu utk menangkap yesus. Yesus tidak berniat menyerahkan diri utk penebusan dosa...

- kenapa bersiap untuk tempur mati-matian hanya beli pedang hasil jualan jubah?
- itupun hanya bagi yang gak bawa pundi-pundi?
- berapa pedang yang akhirnya mereka bawa?
- ketika pedang itu digunakan untuk motong telinga musuh, kenapa malah si murid dimarahi?
- kenapa telinga musuh yang putus malah dipulihkan?

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6278
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 7:56 pm

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:Mempersiapkan Perlawanan

Yesus sebelumnya telah mengetahui akan rencana Yahudi untuk menangkap dan membunuhnya, hal tersebut telah diucapkannya dengan menubuatkan Yudas yang akan menyerahkannya. Hal yang menjadi sorotan adalah bahwa Yesus tidak mau hanya duduk dan menunggu ditangkap oleh kaum Yahudi.

Dia menyiapkan murid-muridnya akan adanya bentrokan dan pertikaian, dan persiapan akan senjata adalah hal yang diperlukan.

Lukas 22:35-36

22:35 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, adakah kamu kekurangan apa-apa?”

22:36 Jawab mereka: “Suatu pun tidak.” Kata-Nya kepada mereka:“Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.

[size=16]
Ini adalah persiapan untuk perang.... yesus menolak dirinya ditangkap, dan tampak akan ada perlawanan dan tidak semudah itu utk menangkap yesus. Yesus tidak berniat menyerahkan diri utk penebusan dosa...

- kenapa bersiap untuk tempur mati-matian hanya beli pedang hasil jualan jubah?
- itupun hanya bagi yang gak bawa pundi-pundi?
- berapa pedang yang akhirnya mereka bawa?
- ketika pedang itu digunakan untuk motong telinga musuh, kenapa malah si murid dimarahi?
- kenapa telinga musuh yang putus malah dipulihkan?
- Sebab AK-47 belum ada waktu itu.
- Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa dirinya, maju tegak kepada musuhnya : "Siapakah yang kamu cari?" Jawab mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata Yesus kepada mereka: "Ini aku !" Mendengar itu, mundurlah mereka dan jatuh ke tanah karena kaget. Selanjutnya Yesus mengatakan kepada mereka : "Jika aku yang kamu cari, biarkanlah mereka (murid2nya) ini pergi." Itulah sifat kesatria sekaligus sebagai hamba dan pelayan yg siapa mati demi murid2nya.
Maka majulah mereka (musuh2 itu) memegang Yesus dan menangkapnya.
Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: "Guru, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang?"
Lalu Simon Petrus, seorang dari mereka yang menyertai Yesus dan yang membawa pedang, mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus.
Kata Yesus kepada Petrus: "Sudahlah itu. Sarungkan pedangmu itu sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. Atau kausangka, bahwa aku tidak dapat berseru kepada Tuhanku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku? Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian? Bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Tuhan kepadaku?" Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 8:04 pm


mana perlawanannya???????

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6278
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 8:15 pm

jimatkalimasada wrote:
mana perlawanannya???????
Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: "Guru, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang?" Dengan gagah berani Simon Petrus maju menebas musuhnya dengan mengenai telinganya.Dan putuslah telinga salah seorang musuh itu yg bernama Malkhus. Tapi selanjutnya dicegah oleh Yesus. Yaaa...nggak jadi deh perlawanan mereka !

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 8:21 pm



teori menyiapkan perlawanan digugurkan sendiri...

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6278
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 8:26 pm

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:
mana perlawanannya???????
Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: "Guru, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang?" Dengan gagah berani Simon Petrus maju menebas musuhnya dengan mengenai telinganya.Dan putuslah telinga salah seorang musuh itu yg bernama Malkhus. Tapi selanjutnya dicegah oleh Yesus. Yaaa...nggak jadi deh perlawanan mereka !
teori menyiapkan perlawanan digugurkan sendiri...
Persiapan perlawan sudah terjadi Jim, cuma nggak jadi perlawanannya. Sayang ya Jim ?!

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 8:31 pm


iya..
hanya 'terjadi' di kepalamu saja...

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6278
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Sun Apr 07, 2013 9:27 pm

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:
mana perlawanannya???????
Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: "Guru, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang?" Dengan gagah berani Simon Petrus maju menebas musuhnya dengan mengenai telinganya.Dan putuslah telinga salah seorang musuh itu yg bernama Malkhus. Tapi selanjutnya dicegah oleh Yesus. Yaaa...nggak jadi deh perlawanan mereka !
teori menyiapkan perlawanan digugurkan sendiri...
Persiapan perlawan sudah terjadi Jim, cuma nggak jadi perlawanannya. Sayang ya Jim ?!
iya..
hanya 'terjadi' di kepalamu saja...
Lho, kok terjadi di kepalaku Jim ?
Kan yg kutulis "persiapan perlawanan". Bener kan Jim ?!

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 10:02 pm



gak ada perlawanan, berarti teori persiapan gugur

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6278
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Rhema on Sun Apr 07, 2013 10:03 pm

Matius 26:53
Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?

Kalau Yesus mau melawan atau mempersiapkan perlawanan, tidak perlu menggunakan pedang. Saya copykan tulisan Agapo di atas.
agapo wrote:
Adakah orang2 yang bersedia mengatakan doa Yesus tidak didengar oleh Allah?

Rhema
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Male
Number of posts : 77
Reputation : 0
Points : 1428
Registration date : 2013-04-02

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Mon Apr 08, 2013 12:44 am

jimatkalimasada wrote:

gak ada perlawanan, berarti teori persiapan gugur
Ya nggak Jim. Persiapan tetep ada, cuma karena situasinya nggak memungkinkan maka perlawanannya nggak jadi.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Mon Apr 08, 2013 12:45 am

Terima kasih atas tanggapan anda.

# Argumen anda:
Gak usah diluruskan, sebab alasanmu bahwa mereka mempersiapakan diri dg pedang
untuk perjalan jauh itu sangat terkait dengan (menurutmu) tanggung jawab mereka
atas perintah menyebarkan ajaran Yesus.(lihat lagi tulisanmu)
Markus 16:15-16 itu perintah yg diberikan sesudah peristiwa salib,
sedangkan pada saat menjelang penangkapan perintah itu belum disampaikan oleh Yesus.
Jadi gugurlah alasanmu bahwa mereka mempersiapakan pedang karena mereka
akan melakukan perjalanan jauh untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
HARUS DILURUSKAN KARENA SANGAT JAUH BERBEDA ARTINYA.
- Kalau anda bilang membawa pedang berkaitan dengan tugas pewartaan injil itu berarti mereka HARUS mewartakan injil dengan cara apapun walaupun harus melakukan kekerasan seperti yang dilakukan Muhammad waktu menyebarkan Islam (SAYA BISA BERIKAN ANDA BUKTI UNTUK HAL INI).
Tapi apa yang diajarkan Yesus adalah Kasih tanpa kekerasan.
- Mereka membawa pedang sebagai bekal dalam perjalanan berarti mereka hanya untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan, binatang buas misalnya. Tidak berbeda dengan orang yang melakukan perjalanan dengan membawa tongkat, panah atau ketapel sekalipun.
JELASKAH ANDA PERBEDAANNYA?

Markus 16:15-16 itu HANYA SALAH SATU CONTOH penugasan Yesus terhadap murid-Nya.
Kalau mau diberikan bukti2 ayat lainnya, masih banyak ayat yang menyatakan hal tsb.
seperti: Markus 10:9-10; Matius 10:16-17; Lukas 10:3, dan masih banyak lagi.
Penugasan itu sesudah ataupun sebelum peristiwa penyaliban tidak mengubah keaadan bahwa Murid Yesus memiliki tanggung jawab tsb.
Jadi sangat prematur jika anda beragumen bahwa tugas itu belum disampaikan kepada Murid sebelum penyaliban.
Masih ada keberatan?



# Argumen anda:
Kota dikepung pasukan romawi, tidak menjadikan kecil nyali Yesus dan para purid,
itu terbukti pembelaan Thomas kepada Yesus dengan tebasan pedangnya yang mengenai
telinga musuh, yang kemudian Yesus mencegah Thomas untuk bertindak lebih jauh.

# Tanggapan saya:
Kembali argumen kontradiksi anda.
Pengepungan Tentara Romawi tidak membuat nyali Yesus menjadi kecil dan argumen anda berikutnya lebih memperjelas bahwa Yesus sangat mencegah terjadi pertikaian untuk melindungi murid-Nya.
Jadi hilang semua anggapan bahwa Yesus merencanakan perlawanan.



# Argumen anda:
Oleh karena itu saya dpt menyimpulkan :
1. Naluri kesatria Yesus dan para murid, walau dalam situasi yg sangat genting, mereka masih punya jiwa kesatria.
Walau pada akhirnya diluar perhitungan Yesus bahwa situasinya sangat berbeda, maka menyerahlah itu jalan yg terbaik.
2. Dalam detik-detik terakhir, Yesus merasa sedih, sangat takut dan gentar,
lalu Yesus berkata kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya.
Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Yesus tidak bisa menolong dirinya dan berdoa memohon kepada Tuhannya :
Ya TuhanKu, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, jikalau sekiranya mungkin,
biarlah penderitaan ini berlalu dariku, dan aku menyerahkan diri sesuai kehendakMu."

# Tanggapan saya:
1. Yesus tidak perlu memperhitungkan situasi apapun karena memang di sisi lain Dia sudah mengetahui apa yang akan terjadi (sisi ke-Allah-an Yesus). Bahkan ayat2 sebelum peristiwa ini terjadi Yesus sudah memberikan nubuat tentang diri-Nya dan tentang para murid-Nya
- Nubuat Yesus tentang diri-Nya: Matius 16:21; 17:22-23; Markus 8:31; 9: 30-31; Lukas 9:22,44
- Nubuat bagi murid-Nya: Matius 20:20-23; Matius 26:32; Markus 10:35-40; Markus 14:28; Yohanes 21:15-19
Jadi semua sudah jelas, YESUS TIDAK PERLU SEBUAH PERHITUNGAN KARENA DIA MEMANG SUDAH MENGETAHUI SECARA PASTI APA YANG AKAN TERJADI NANTI (BERNUBUAT).

2. Hal itu sudah dibahas pada jawaban sebelumnya... dari sisi kemanusiaan Yesus memang merasakan takut untuk menghadapi penyaliban, itu merupakan reaksi manusia yang wajar.
Namun jangan anda hanya berhenti pada ayat itu... baca selanjutnya yang menegaskan sisi ke-Allah-an Yesus yang menguatkan dan memberi hikmah bahwa itu merupakan sebuah tugas-Nya di dunia, sampai pada akhirnya sisi kemanusiaan Yesus menerima-Nya.
Kembali saya ingatkan, anda boleh menerima ataupun menolak apa yang diimani oleh Umat Kristen bahwa Yesus memiliki 2 sisi sacara seutuhnya.
Jika anda dapat (minimal) memahami, maka diskusi dapat dilanjutkan dan tidak membahas hal2 yang sudah dibahas sebelumnya.
Jika anda tidak bisa (minimal) memahami, maka diskusi akan buang2 waktu tanpa manfaat.


salam


Last edited by Master Denny on Mon Apr 08, 2013 12:52 am; edited 1 time in total

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Mon Apr 08, 2013 12:49 am

Rhema wrote:Matius 26:53
Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?

Kalau Yesus mau melawan atau mempersiapkan perlawanan, tidak perlu menggunakan pedang. Saya copykan tulisan Agapo di atas.
agapo wrote:
Adakah orang2 yang bersedia mengatakan doa Yesus tidak didengar oleh Allah?
Bener, tapi Yesus tidak meminta bantuan Tuhannya untuk mendatangkan malaikatNya. Tapi Yesus sebagai ksatria hanya bisa memohon agar cawan penderitaan (pembunuhan) itu tidak terjadi kepadanya. Permohonan Yesus kepada Tuhannya ini pasti dikabulkan.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Mon Apr 08, 2013 12:56 am

Untuk TS
keberatan anda sebelumnya sudah saya jawab, lihat postingan di atas kolom anda ini
thanks

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Mon Apr 08, 2013 1:11 am

Master Denny wrote:Terima kasih atas tanggapan anda.

# Argumen anda:
Gak usah diluruskan, sebab alasanmu bahwa mereka mempersiapakan diri dg pedang
untuk perjalan jauh itu sangat terkait dengan (menurutmu) tanggung jawab mereka
atas perintah menyebarkan ajaran Yesus.(lihat lagi tulisanmu)
Markus 16:15-16 itu perintah yg diberikan sesudah peristiwa salib,
sedangkan pada saat menjelang penangkapan perintah itu belum disampaikan oleh Yesus.
Jadi gugurlah alasanmu bahwa mereka mempersiapakan pedang karena mereka
akan melakukan perjalanan jauh untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
HARUS DILURUSKAN KARENA SANGAT JAUH BERBEDA ARTINYA.
- Kalau anda bilang membawa pedang berkaitan dengan tugas pewartaan injil itu berarti mereka HARUS mewartakan injil dengan cara apapun walaupun harus melakukan kekerasan seperti yang dilakukan Muhammad waktu menyebarkan Islam (SAYA BISA BERIKAN ANDA BUKTI UNTUK HAL INI).
Tapi apa yang diajarkan Yesus adalah Kasih tanpa kekerasan.
- Mereka membawa pedang sebagai bekal dalam perjalanan berarti mereka hanya untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan, binatang buas misalnya. Tidak berbeda dengan orang yang melakukan perjalanan dengan membawa tongkat, panah atau ketapel sekalipun.
JELASKAH ANDA PERBEDAANNYA?
Perjalanan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus, iya kan ? membawa pedang, iya kan ? (baca lagi yg kau tulis yg lalu)

Master Danny wrote:
Markus 16:15-16 itu HANYA SALAH SATU CONTOH penugasan Yesus terhadap murid-Nya.
Kalau mau diberikan bukti2 ayat lainnya, masih banyak ayat yang menyatakan hal tsb.
seperti: Markus 10:9-10; Matius 10:16-17; Lukas 10:3, dan masih banyak lagi.
Penugasan itu sesudah ataupun sebelum peristiwa penyaliban tidak mengubah keaadan bahwa Murid Yesus memiliki tanggung jawab tsb.
Jadi sangat prematur jika anda beragumen bahwa tugas itu belum disampaikan kepada Murid sebelum penyaliban.
Masih ada keberatan?
Ayat2 yg kau sebut itu tidak disampaikan Yesus pada saat akan menghadapi peristiwa penangkapan. Jadi nggak bisa tindakan mempersenjatai pedang itu kau asumsikan sebagi persiapan perjalan untuk menyebarkan ajaran Yesus.

Master Danny wrote:

# Argumen anda:
Kota dikepung pasukan romawi, tidak menjadikan kecil nyali Yesus dan para purid,
itu terbukti pembelaan Thomas kepada Yesus dengan tebasan pedangnya yang mengenai
telinga musuh, yang kemudian Yesus mencegah Thomas untuk bertindak lebih jauh.

# Tanggapan saya:
Kembali argumen pribadi anda tanpa bukti bahwa pengepungan Tentara Romawi membuat nyali Yesus jadi kecil. Ada bukti otentik?
Justru argumen anda berikutnya lebih memperjelas bahwa Yesus sangat mencegah terjadi pertikaian untuk melindungi murid-Nya.
Jadi hilang semua anggapan bahwa Yesus merencanakan perlawanan.
Justru dalam peristiwa itu tidak menjadikan kecil nyali Yesus, hal itu dibuktikan Yesus mengajak murid2 untuk berjaga-jaga dan menyiapkan pedang.


Master Danny wrote:
# Argumen anda:
Oleh karena itu saya dpt menyimpulkan :
1. Naluri kesatria Yesus dan para murid, walau dalam situasi yg sangat genting, mereka masih punya jiwa kesatria.
Walau pada akhirnya diluar perhitungan Yesus bahwa situasinya sangat berbeda, maka menyerahlah itu jalan yg terbaik.
2. Dalam detik-detik terakhir, Yesus merasa sedih, sangat takut dan gentar,
lalu Yesus berkata kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya.
Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Yesus tidak bisa menolong dirinya dan berdoa memohon kepada Tuhannya :
Ya TuhanKu, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, jikalau sekiranya mungkin,
biarlah penderitaan ini berlalu dariku, dan aku menyerahkan diri sesuai kehendakMu."

# Tanggapan saya:
1. Yesus tidak perlu memperhitungkan situasi apapun karena memang di sisi lain Dia sudah mengetahui apa yang akan terjadi (sisi ke-Allah-an Yesus). Bahkan ayat2 sebelum peristiwa ini terjadi Yesus sudah memberikan nubuat tentang diri-Nya dan tentang para murid-Nya
- Nubuat Yesus tentang diri-Nya: Matius 16:21; 17:22-23; Markus 8:31; 9: 30-31; Lukas 9:22,44
- Nubuat bagi murid-Nya: Matius 20:20-23; Matius 26:32; Markus 10:35-40; Markus 14:28; Yohanes 21:15-19
Jadi semua sudah jelas, YESUS TIDAK PERLU SEBUAH PERHITUNGAN KARENA DIA MEMANG SUDAH MENGETAHUI SECARA PASTI APA YANG AKAN TERJADI NANTI (BERNUBUAT).

2. Hal itu sudah dibahas pada jawaban sebelumnya... dari sisi kemanusiaan Yesus memang merasakan takut untuk menghadapi penyaliban, itu merupakan reaksi manusia yang wajar.
Namun jangan anda hanya berhenti pada ayat itu... baca selanjutnya yang menegaskan sisi ke-Allah-an Yesus yang menguatkan dan memberi hikmah bahwa itu merupakan sebuah tugas-Nya di dunia, sampai pada akhirnya sisi kemanusiaan Yesus menerima-Nya.
Kembali saya ingatkan, anda boleh menerima ataupun menolak apa yang diimani oleh Umat Kristen bahwa Yesus memiliki 2 sisi sacara seutuhnya.
Jika anda dapat (minimal) memahami, maka diskusi dapat dilanjutkan dan tidak membahas hal2 yang sudah dibahas sebelumnya.
Jika anda tidak bisa (minimal) memahami, maka diskusi akan buang2 waktu tanpa manfaat.


salam
1. makanya Yesus mendasarkan pengetahuannya sebagai manusia yg tidak mungkin mengadakan perlawanan, maka langkah terbaik adalah menyerah. Itu fakta yg tertulis dan fakta sejarah. Tentang asumsimu bahwa itu faktor keilahian Yesus, sekali lagi itu asumsi.
2. Yesus itu sebagai manusia ya tetap manusia. Apa saya salah berpegang fakta itu ?!

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Rhema on Mon Apr 08, 2013 2:03 am

Agapo wrote:
Rhema wrote:Matius 26:53
Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?

Kalau Yesus mau melawan atau mempersiapkan perlawanan, tidak perlu menggunakan pedang. Saya copykan tulisan Agapo di atas.
agapo wrote:
Adakah orang2 yang bersedia mengatakan doa Yesus tidak didengar oleh Allah?
Bener, tapi Yesus tidak meminta bantuan Tuhannya untuk mendatangkan malaikatNya. Tapi Yesus sebagai ksatria hanya bisa memohon agar cawan penderitaan (pembunuhan) itu tidak terjadi kepadanya. Permohonan Yesus kepada Tuhannya ini pasti dikabulkan.

Matius 26:39
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Alasan Yesus tidak memanggil 12 malaikat untuk membantuNya justru terlihat dari ayat yang anda kutip yaitu supaya kehendak Bapa yang jadi. Doa Yesus:
1. Cawan berlalu
2. Kehendak Bapa terjadi.

Yesus lebih memilih hal yang ke-2 daripada yang pertama. Apakah kehendak Bapa? Hal itu ada pada ayat 54
Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"

Kitab suci disini pasti mengacu kepada Perjanjian Lama. Maka Yesus juga memberi tahu tentang hal ini:
Lukas 24:46
Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,

Satu lagi argumen saya. Bila anda mengatakan bila
agapo wrote:Yesus sebagai ksatria hanya bisa memohon agar cawan penderitaan (pembunuhan) itu tidak terjadi kepadanya
anda baru saja membatalkan pernyataan anda dalam cerita Yesus mempersiapkan perlawanan dan menghentikan perlawanan karena situasi berkembang di luar perkiraan.

agapo wrote:Dia menyiapkan murid-muridnya akan adanya bentrokan dan pertikaian, dan persiapan akan senjata adalah hal yang diperlukan....
Yesus tidak melawan tentara Romawi tersebut. Menyadari bahwa situasi sudah berbalik dan tidak berjalan sesuai dengan strateginya, dia menasihatkan murid-muridnya.


Last edited by Rhema on Mon Apr 08, 2013 2:39 am; edited 1 time in total (Reason for editing : Ada penambahan)

Rhema
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Male
Number of posts : 77
Reputation : 0
Points : 1428
Registration date : 2013-04-02

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Mon Apr 08, 2013 2:22 am

# Argumen anda:
Perjalanan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus, iya kan ? membawa pedang, iya kan ?
(baca lagi yg kau tulis yg lalu)

# Tanggapan saya:
Anda tidak melihat perbedaannya atau pura-pura untuk tidak melihat perbedaannya?
Ini analogi sederhana:
Seorang guru yang hendak pergi mengajar, mempersiapkan payung karena cuaca di luar dalam keadaan mendung.
Ketika sampai di sekolah, apakah payung tersebut dipakai untuk mengajar di dalam kelas?
Coba
anda pikirkan analogi sederhana tsb. Jika anda masih tidak mengerti,
maka saya kehabisan kata2 yang lebih sederhana untuk menjelaskan.
Dan saya tidak akan teruskan lagi, hanya saya kembalikan kepada para netter yang berkunjung di forum ini.


# Argumen anda:
Ayat2 yg kau sebut itu tidak disampaikan Yesus pada saat akan menghadapi peristiwa penangkapan.
Jadi nggak bisa tindakan mempersenjatai pedang itu kau asumsikan sebagi persiapan perjalan untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
Anda meminta contoh PENUGASAN YESUS KEPADA MURID2-NYA kan? sebelum peristiwa penyaliban.
Yesus
memang memberi tugas untuk menyebarkan ajaran-Nya (jelas pada ayat2
yang saya berikan) adalah hal yang wajar jika seseorang membawa senjata
untuk persiapan perjalanan jauh.
Ketika Yesus mengadakan perjamuan
terakhir, para murid sudah tahu bahwa setelah ini mereka harus melakukan
tugas dari Yesus dan menempuh perjalanan jauh,
jadi mereka membawa pedang. Apa yang menjadi masalahnya?


# Argumen anda:
1. makanya Yesus mendasarkan pengetahuannya sebagai manusia yg tidak mungkin mengadakan perlawanan,
maka langkah terbaik adalah menyerah. Itu fakta yg tertulis dan fakta sejarah.
Tentang asumsimu bahwa itu faktor keilahian Yesus, sekali lagi itu asumsi.
2. Yesus itu sebagai manusia ya tetap manusia. Apa saya salah berpegang fakta itu ?!

# Tanggapan saya:
1. Ok, kita pakai asumsi anda walaupun anda tidak bisa memberikan "FAKTA" bahwa Yesus melawan.
Sekarang yang jadi masalah, apakah asumsi itu mengubah peristiwa penyaliban?
Yang
menjadi faktor utama bahasan ini adalah KETIDAKBENARAN DALAM
PENYALIBAN, bukan MELAWAN ATAU TIDAK YESUS PADA WAKTU INGIN DITANGKAP.
benar?

2. Seperti point pertama, anda bebas berasumsi Yesus melawan atau tidak, itu hak anda.
Dan menjadi hak saya juga ketika saya berkata bahwa Yesus tidak pernah berniat melawan.
Dari
awal diskusi sampai sekarang, adakah 1 kata saya yang menyatakan ANDA
SALAH berasumsi Yesus itu sebagai manusia ya tetap manusia.
Silahkan anda pegang apa yang anda yakini, begitu pun saya sebaliknya.
Jauh
di awal diskusi sudah saya sampaikan bahwa tatkala diskusi itu menjurus
ke dalam IMAN dan KEYAKINAN, itu tidak ada kata salah bagi pihak
manapun juga.
Anda tidak MENERIMA sisi ke-Allah-an Yesus itu sesuatu yang wajar dan MEMANG MENJADI DASAR PERBEDAAN IMAN ISLAM DAN KRISTEN.
Jadi anda juga tidak bisa menyalahkan tatkala seseorang MENERIMANYA SEBAGAI SEBUAH KEYAKINAN KEBENARAN. Cukup fair kan?
Karena jika anda TIDAK DAPAT MENERIMA SEBUAH KEYAKINAN PRIBADI, kenapa juga harus memaksakan HARUS DITERIMA?

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by jimatkalimasada on Mon Apr 08, 2013 4:24 am

Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:

gak ada perlawanan, berarti teori persiapan gugur
Ya nggak Jim. Persiapan tetep ada, cuma karena situasinya nggak memungkinkan maka perlawanannya nggak jadi.

persiapan dengan 2 pedang?

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6278
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by XXX999XXX on Mon Apr 08, 2013 6:45 am

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:

gak ada perlawanan, berarti teori persiapan gugur
Ya nggak Jim. Persiapan tetep ada, cuma karena situasinya nggak memungkinkan maka perlawanannya nggak jadi.

persiapan dengan 2 pedang?

Kamu gak paham itu masalanya kamu...Neraka itu kamu yang tinggal....Jika kamu hanya bertanya untuk mencari kesalahan...ke neraka aja sana...

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1491
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Mon Apr 08, 2013 9:23 am

Rhema wrote:
Agapo wrote:
Rhema wrote:Matius 26:53
Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?

Kalau Yesus mau melawan atau mempersiapkan perlawanan, tidak perlu menggunakan pedang. Saya copykan tulisan Agapo di atas.
agapo wrote:
Adakah orang2 yang bersedia mengatakan doa Yesus tidak didengar oleh Allah?
Bener, tapi Yesus tidak meminta bantuan Tuhannya untuk mendatangkan malaikatNya. Tapi Yesus sebagai ksatria hanya bisa memohon agar cawan penderitaan (pembunuhan) itu tidak terjadi kepadanya. Permohonan Yesus kepada Tuhannya ini pasti dikabulkan.

Matius 26:39
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Alasan Yesus tidak memanggil 12 malaikat untuk membantuNya justru terlihat dari ayat yang anda kutip yaitu supaya kehendak Bapa yang jadi. Doa Yesus:
1. Cawan berlalu
2. Kehendak Bapa terjadi.

Yesus lebih memilih hal yang ke-2 daripada yang pertama. Apakah kehendak Bapa? Hal itu ada pada ayat 54
Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"
Dalam doanya Yesus tidak pernah memilih, doanya semuanya dipanjatkan kepada Tuhannya untu dikabulkan. Dalam doanya itu Yesus memohon 2 hal : 1. penderitaan dan pembunuhan yg akan dihadapi jangan sampai terjadi. 2. Kalaupun terjadi, Yesus menyerahkan kepada kehendak Tuhannya.

Rhema wrote:
Kitab suci disini pasti mengacu kepada Perjanjian Lama. Maka Yesus juga memberi tahu tentang hal ini:
Lukas 24:46
Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
Itu asumsi orang saja, sebab tidak ada yg tertulis di Perjanjian Lama ramalan seperti itu.

Rhema wrote:
Satu lagi argumen saya. Bila anda mengatakan bila
agapo wrote:Yesus sebagai ksatria hanya bisa memohon agar cawan penderitaan (pembunuhan) itu tidak terjadi kepadanya
anda baru saja membatalkan pernyataan anda dalam cerita Yesus mempersiapkan perlawanan dan menghentikan perlawanan karena situasi berkembang di luar perkiraan.

agapo wrote:Dia menyiapkan murid-muridnya akan adanya bentrokan dan pertikaian, dan persiapan akan senjata adalah hal yang diperlukan....
Yesus tidak melawan tentara Romawi tersebut. Menyadari bahwa situasi sudah berbalik dan tidak berjalan sesuai dengan strateginya, dia menasihatkan murid-muridnya.
Kan memang bener terjadi persiapan perlawanan dengan mempersenjatai dgn pedang. Walau perlawanan tidak terjadi, tapi Simon sempat menebas salah seorang musuh kupingnya. Jadi nggak ada pembatalan pernyataan saya.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Mon Apr 08, 2013 9:46 am

Master Denny wrote:# Argumen anda:
Perjalanan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus, iya kan ? membawa pedang, iya kan ?
(baca lagi yg kau tulis yg lalu)

# Tanggapan saya:
Anda tidak melihat perbedaannya atau pura-pura untuk tidak melihat perbedaannya?
Ini analogi sederhana:
Seorang guru yang hendak pergi mengajar, mempersiapkan payung karena cuaca di luar dalam keadaan mendung.
Ketika sampai di sekolah, apakah payung tersebut dipakai untuk mengajar di dalam kelas?
Coba
anda pikirkan analogi sederhana tsb. Jika anda masih tidak mengerti,
maka saya kehabisan kata2 yang lebih sederhana untuk menjelaskan.
Dan saya tidak akan teruskan lagi, hanya saya kembalikan kepada para netter yang berkunjung di forum ini.
Makanya soal pedang itu nggak dipakai itu lain soal. Tapi yg anda tulis tentang persiapan mempersenjatai dg pedang.

Master Denny wrote:
# Argumen anda:
Ayat2 yg kau sebut itu tidak disampaikan Yesus pada saat akan menghadapi peristiwa penangkapan.
Jadi nggak bisa tindakan mempersenjatai pedang itu kau asumsikan sebagi persiapan perjalan untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
Anda meminta contoh PENUGASAN YESUS KEPADA MURID2-NYA kan? sebelum peristiwa penyaliban.
Yesus
memang memberi tugas untuk menyebarkan ajaran-Nya (jelas pada ayat2
yang saya berikan) adalah hal yang wajar jika seseorang membawa senjata
untuk persiapan perjalanan jauh.
Ketika Yesus mengadakan perjamuan
terakhir, para murid sudah tahu bahwa setelah ini mereka harus melakukan
tugas dari Yesus dan menempuh perjalanan jauh,
jadi mereka membawa pedang. Apa yang menjadi masalahnya?
Makanya itu asumsi anda. faktanya dalam situasi sebelum penangkapan dg menyiapkan pedang, disitu Yesus tdk pernah mengaitkan pedang itu dengan penugasan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus.

Master Denny wrote:
# Argumen anda:
1. makanya Yesus mendasarkan pengetahuannya sebagai manusia yg tidak mungkin mengadakan perlawanan,
maka langkah terbaik adalah menyerah. Itu fakta yg tertulis dan fakta sejarah.
Tentang asumsimu bahwa itu faktor keilahian Yesus, sekali lagi itu asumsi.
2. Yesus itu sebagai manusia ya tetap manusia. Apa saya salah berpegang fakta itu ?!

# Tanggapan saya:
1. Ok, kita pakai asumsi anda walaupun anda tidak bisa memberikan "FAKTA" bahwa Yesus melawan.
Sekarang yang jadi masalah, apakah asumsi itu mengubah peristiwa penyaliban?
Yang menjadi faktor utama bahasan ini adalah KETIDAKBENARAN DALAM
PENYALIBAN, bukan MELAWAN ATAU TIDAK YESUS PADA WAKTU INGIN DITANGKAP. benar?

2. Seperti point pertama, anda bebas berasumsi Yesus melawan atau tidak, itu hak anda.
Dan menjadi hak saya juga ketika saya berkata bahwa Yesus tidak pernah berniat melawan.
Dari awal diskusi sampai sekarang, adakah 1 kata saya yang menyatakan ANDA SALAH berasumsi Yesus itu sebagai manusia ya tetap manusia.
Silahkan anda pegang apa yang anda yakini, begitu pun saya sebaliknya.
Jauh di awal diskusi sudah saya sampaikan bahwa tatkala diskusi itu menjurus ke dalam IMAN dan KEYAKINAN, itu tidak ada kata salah bagi pihak manapun juga.
Anda tidak MENERIMA sisi ke-Allah-an Yesus itu sesuatu yang wajar dan MEMANG MENJADI DASAR PERBEDAAN IMAN ISLAM DAN KRISTEN.
Jadi anda juga tidak bisa menyalahkan tatkala seseorang MENERIMANYA SEBAGAI SEBUAH KEYAKINAN KEBENARAN. Cukup fair kan?
Karena jika anda TIDAK DAPAT MENERIMA SEBUAH KEYAKINAN PRIBADI, kenapa juga harus memaksakan HARUS DITERIMA?
1. Saya tidak pernah mengatakan peristiwa penyaliban itu tidak benar
2. Saya hanya mendasarkan kepada sinyalemen Yohanes tentang si-penyesat (2 Yoh.1:7) yg tidak mengakui Yesus sebagai manusia. Jadi Yesus di dunia itu sebagai manusia, tidak lebih dan tidak kurang.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Rhema on Mon Apr 08, 2013 9:19 pm

Agapo wrote:
Dalam doanya Yesus tidak pernah memilih, doanya semuanya dipanjatkan kepada Tuhannya untu dikabulkan. Dalam doanya itu Yesus memohon 2 hal : 1. penderitaan dan pembunuhan yg akan dihadapi jangan sampai terjadi. 2. Kalaupun terjadi, Yesus menyerahkan kepada kehendak Tuhannya.

Penggunaan kata 'tetapi' dari perkataan Yesus dan kata 'kalaupun' menyiratkan 2 hal yang bertentangan.
Contoh:
Aku mau makan di rumah, tetapi aku harus pergi kerja. --> Hanya satu yang bisa dilakukan.

Tentang yang kalaupun ya terlihat dari tulisan anda. Yesus minta derita dan dibunuh jangan terjadi, kalaupun terjadi... (berarti derita dan dibunuh terjadi)

Agapo wrote:
Rhema wrote:
Kitab suci disini pasti mengacu kepada Perjanjian Lama. Maka Yesus juga memberi tahu tentang hal ini:
Lukas 24:46
Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
Itu asumsi orang saja, sebab tidak ada yg tertulis di Perjanjian Lama ramalan seperti itu.

Halloo... itu perkataan Yesus sendiri bang. Kata-Nya itu berarti kata Yesus. Anda mau bilang kalau Yesus salah bicara atau salah mengingat Perjanjian Lama?

Agapo wrote:Kan memang bener terjadi persiapan perlawanan dengan mempersenjatai dgn pedang. Walau perlawanan tidak terjadi, tapi Simon sempat menebas salah seorang musuh kupingnya. Jadi nggak ada pembatalan pernyataan saya.

Saya coba jabarkan peta kekuatan masing-masing yang anda bilang dipersiapkan ya.

Yesus
Yahudi - Romawi
Murid-murid dengan 2 pedang Sepasukan tentara Romawi
Murid-murid yang lain di Yerusalem (Yesus disambut meriah di Yerusalem) Prajurit kota
Jangan lupa Yesus punya 12 pasukan malaikat

Kalau dilihat dari peta kekuatannya jelas Yesus unggul. Kalau demikian bagaimana anda dapat mengatakan
agapo wrote:Menyadari bahwa situasi sudah berbalik dan tidak berjalan sesuai dengan strateginya, dia menasihatkan murid-muridnya

Yesus tidak pernah menyuruh Petrus menebas dengan pedang.
Kalau memang Yesus mempersiapkan perlawanan, seharusnya pembicaraan di meja makan pada Perjamuan Malam terakhir membicarakan tentang strategi perlawanan. Yesus bukan orang bodoh yang mau perang, tetapi anak buahNya tidak diberi tahu akan menghadapi perperangan.
Bahkan sebenarnya Yesus tidak perlu pasukan apa-apa untuk menghadapi tentara Romawi baca ini:

Yohanes 18:6
Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.

Lihat kuasa dan kehebatan Yesus, hanya bicara 'Akulah Dia' sekelompok orang bersenjata jatuh ke tanah.

Rhema
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Male
Number of posts : 77
Reputation : 0
Points : 1428
Registration date : 2013-04-02

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by jimatkalimasada on Mon Apr 08, 2013 9:24 pm

XXX999XXX wrote:
jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
jimatkalimasada wrote:

gak ada perlawanan, berarti teori persiapan gugur
Ya nggak Jim. Persiapan tetep ada, cuma karena situasinya nggak memungkinkan maka perlawanannya nggak jadi.

persiapan dengan 2 pedang?

Kamu gak paham itu masalanya kamu...Neraka itu kamu yang tinggal....Jika kamu hanya bertanya untuk mencari kesalahan...ke neraka aja sana...

mari gunakan akal sehat..
persiapan berperang dengan pasukan cuman beli 2 pedang hasil jualan jubah
itupun hanya bagi yang tidak punya bekal
ternyata perangnya juga tidak ada
ketika pedang digunakan untuk motong telinga musuh
murid tersebut malah dimarahi, bahkan telinga musuh yang putus dipulihkan seketika
mana akal sehat kalian?

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6278
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Mon Apr 08, 2013 10:11 pm

Rhema wrote:
Agapo wrote:
Dalam doanya Yesus tidak pernah memilih, doanya semuanya dipanjatkan kepada Tuhannya untu dikabulkan. Dalam doanya itu Yesus memohon 2 hal : 1. penderitaan dan pembunuhan yg akan dihadapi jangan sampai terjadi. 2. Kalaupun terjadi, Yesus menyerahkan kepada kehendak Tuhannya.

Penggunaan kata 'tetapi' dari perkataan Yesus dan kata 'kalaupun' menyiratkan 2 hal yang bertentangan.
Contoh:
Aku mau makan di rumah, tetapi aku harus pergi kerja. --> Hanya satu yang bisa dilakukan.

Tentang yang kalaupun ya terlihat dari tulisan anda. Yesus minta derita dan dibunuh jangan terjadi, kalaupun terjadi... (berarti derita dan dibunuh terjadi)
Tetap saja bahwa permohonan Yesus kepada Tuhannya itu utuh (dua hal itu) disampaikannya. Yesus tidak kuasa untuk menentukan pilih. Maka kehendak Tuhannya lah yg menentukan. (memang terjadi beda sudut pandang didlam melihat pribadi Yesus. Saya mengacu pd sinyalemen Yohanes di 2 Yoh.1:7)
Rhema wrote:
Agapo wrote:
Rhema wrote:
Kitab suci disini pasti mengacu kepada Perjanjian Lama. Maka Yesus juga memberi tahu tentang hal ini:
Lukas 24:46
Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
Itu asumsi orang saja, sebab tidak ada yg tertulis di Perjanjian Lama ramalan seperti itu.

Halloo... itu perkataan Yesus sendiri bang. Kata-Nya itu berarti kata Yesus. Anda mau bilang kalau Yesus salah bicara atau salah mengingat Perjanjian Lama?
Saya nggak tahu letak kesalahannya, apakah dipihak Yesus atau si-penulis injil Lukas. Faktanya apa yg tertulis itu tidak ada di PL

Rhema wrote:
Rhema wrote:
Agapo wrote:Kan memang bener terjadi persiapan perlawanan dengan mempersenjatai dgn pedang. Walau perlawanan tidak terjadi, tapi Simon sempat menebas salah seorang musuh kupingnya. Jadi nggak ada pembatalan pernyataan saya.

Saya coba jabarkan peta kekuatan masing-masing yang anda bilang dipersiapkan ya.



Yesus

Yahudi - Romawi
Murid-murid dengan 2 pedang Sepasukan tentara Romawi
Murid-murid yang lain di Yerusalem (Yesus disambut meriah di Yerusalem) Prajurit kota
Jangan lupa Yesus punya 12 pasukan malaikat

Kalau dilihat dari peta kekuatannya jelas Yesus unggul. Kalau demikian bagaimana anda dapat mengatakan

agapo wrote:Menyadari bahwa situasi sudah berbalik dan tidak berjalan sesuai dengan strateginya, dia menasihatkan murid-muridnya

Yesus tidak pernah menyuruh Petrus menebas dengan pedang.
Kalau memang Yesus mempersiapkan perlawanan, seharusnya pembicaraan di meja makan pada Perjamuan Malam terakhir membicarakan tentang strategi perlawanan. Yesus bukan orang bodoh yang mau perang, tetapi anak buahNya tidak diberi tahu akan menghadapi perperangan.
Bahkan sebenarnya Yesus tidak perlu pasukan apa-apa untuk menghadapi tentara Romawi baca ini:

Yohanes 18:6
Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.

Lihat kuasa dan kehebatan Yesus, hanya bicara 'Akulah Dia' sekelompok orang bersenjata jatuh ke tanah.
Itulah kekuasaan Tuhannya Yesus yg memberikan mukjizat kepadanya, tapi disisi lain mukjizat yg lain tidak terjadi bahkan malaikatpun tidak datang menolongnya.
Perbandingan kekuatan tsb. menjadikan Yesus sebagai manusia normal, Yesus perlu mempersiapkan pedang untuk pertahanan diri bersama murid2nya. Tetapi situasinya lain dari yg diperkirakan, maka Yesus memohon (berdoa) kepada Tuhannya dengan keringat bercampur darah. Begitu menakutkan situasinya saat itu.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by jimatkalimasada on Mon Apr 08, 2013 10:36 pm

Agapo wrote:
Itulah kekuasaan Tuhannya Yesus yg memberikan mukjizat kepadanya, tapi disisi lain mukjizat yg lain tidak terjadi bahkan malaikatpun tidak datang menolongnya.

mujizat tanggung...

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6278
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by XXX999XXX on Tue Apr 09, 2013 8:20 pm

jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
Itulah kekuasaan Tuhannya Yesus yg memberikan mukjizat kepadanya, tapi disisi lain mukjizat yg lain tidak terjadi bahkan malaikatpun tidak datang menolongnya.

mujizat tanggung...

Lihatlah si buta lagi bodoh mencari keslahan Allah....Bersyukurlah kerana tuhankamu Allah...

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1491
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Rhema on Tue Apr 09, 2013 8:37 pm

Agapo wrote:(memang terjadi beda sudut pandang didlam melihat pribadi Yesus. Saya mengacu pd sinyalemen Yohanes di 2 Yoh.1:7)
Harus diakui bahwa perbedaan sudut pandang ini sering sekali mengakibatkan diskusi tidak ketemu. Juga perbedaan pandangan mengenai Alkitab menambah hal tersebut.

Agapo wrote:Saya nggak tahu letak kesalahannya, apakah dipihak Yesus atau si-penulis injil Lukas. Faktanya apa yg tertulis itu tidak ada di PL
Sekali lagi terjadi perbedaan sudut pandang dalam hal ini. Banyak ayat-ayat dari Perjanjian Lama yang kami sudah berikan yang mengacu kepada penderitaan Mesias, tetapi tidak mau diterima dengan berbagai macam hal dan alasan. Hal ini lebih didasari karena perbedaan status Alkitab di mata kita semua.

Agapo wrote:
Itulah kekuasaan Tuhannya Yesus yg memberikan mukjizat kepadanya, tapi disisi lain mukjizat yg lain tidak terjadi bahkan malaikatpun tidak datang menolongnya.
Perbandingan kekuatan tsb. menjadikan Yesus sebagai manusia normal, Yesus perlu mempersiapkan pedang untuk pertahanan diri bersama murid2nya. Tetapi situasinya lain dari yg diperkirakan, maka Yesus memohon (berdoa) kepada Tuhannya dengan keringat bercampur darah. Begitu menakutkan situasinya saat itu.

Mengenai quote terakhir ini saya tidak bisa komentar karena terjadi pemelintiran kata. Bila dilanjutkan juga akan percuma.

Rhema
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Male
Number of posts : 77
Reputation : 0
Points : 1428
Registration date : 2013-04-02

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Tue Apr 09, 2013 10:28 pm

# Argumen anda:
Makanya soal pedang itu nggak dipakai itu lain soal. Tapi yg anda tulis tentang persiapan mempersenjatai dg pedang.

# Tanggapan saya:
Anda sangat "hobby" memetik sebuah pernyataan hanya untuk mendukung argumen anda tanpa memperdulikan makna dari keseluruhan pernyataan tersebut.
Penugasan para murid, persiapan membawa pedang dan tujuannya sudah sangat jelas saya sampaikan dan itu merupakan satu kesatuan mutlak yang tidak bisa anda pisahkan karena akan menyebabkan salah penafsiran.


# Argumen anda:
Makanya itu asumsi anda. faktanya dalam situasi sebelum penangkapan dg menyiapkan pedang,
disitu Yesus tdk pernah mengaitkan pedang itu dengan penugasan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
Fakta apapun yang anda menurut anda benar, tidak mengubah makna dan proses penyaliban.
Jadi saya menganggap apa yang anda sebut sebagai "fakta" itu tidak lebih dari sekedar asumsi pribadi.


# Argumen anda:
1. Saya tidak pernah mengatakan peristiwa penyaliban itu tidak benar
2. Saya hanya mendasarkan kepada sinyalemen Yohanes tentang si-penyesat (2 Yoh.1:7) yg tidak mengakui Yesus sebagai manusia.
Jadi Yesus di dunia itu sebagai manusia, tidak lebih dan tidak kurang.

# Tanggapan saya:
1. Karena memang tidak bisa disangkal kebenarannya
2. 2 Yohanes 1:7 justru memberitahu sekaligus memperingatkan kepada orang2 yang tidak bisa menerima KEBENARAN KEPRIBADIAN YESUS, anda salah satunya.
Judul perikop ini sangat jelas "TETAPLAH DI DALAM AJARAN KRISTUS". Jadi sinyalemen anda tidak mengandung arti apa2 kalau dirujuk dengan ayat ini.
Sekali lagi, anda menganggap Yesus sebagai apapun itu HAK anda tetapi anda TIDAK BERHAK menyalahkan orang yang bersebrangan dengan anda.


salam


Last edited by Master Denny on Tue Apr 09, 2013 10:30 pm; edited 1 time in total (Reason for editing : salah ketik)

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 10:12 am

Master Denny wrote:# Argumen anda:
Makanya soal pedang itu nggak dipakai itu lain soal. Tapi yg anda tulis tentang persiapan mempersenjatai dg pedang.

# Tanggapan saya:
Anda sangat "hobby" memetik sebuah pernyataan hanya untuk mendukung argumen anda tanpa memperdulikan makna dari keseluruhan pernyataan tersebut.
Penugasan para murid, persiapan membawa pedang dan tujuannya sudah sangat jelas saya sampaikan dan itu merupakan satu kesatuan mutlak yang tidak bisa anda pisahkan karena akan menyebabkan salah penafsiran.


# Argumen anda:
Makanya itu asumsi anda. faktanya dalam situasi sebelum penangkapan dg menyiapkan pedang,
disitu Yesus tdk pernah mengaitkan pedang itu dengan penugasan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
Fakta apapun yang anda menurut anda benar, tidak mengubah makna dan proses penyaliban.
Jadi saya menganggap apa yang anda sebut sebagai "fakta" itu tidak lebih dari sekedar asumsi pribadi.


# Argumen anda:
1. Saya tidak pernah mengatakan peristiwa penyaliban itu tidak benar
2. Saya hanya mendasarkan kepada sinyalemen Yohanes tentang si-penyesat (2 Yoh.1:7) yg tidak mengakui Yesus sebagai manusia.
Jadi Yesus di dunia itu sebagai manusia, tidak lebih dan tidak kurang.

# Tanggapan saya:
1. Karena memang tidak bisa disangkal kebenarannya
2. 2 Yohanes 1:7 justru memberitahu sekaligus memperingatkan kepada orang2 yang tidak bisa menerima KEBENARAN KEPRIBADIAN YESUS, anda salah satunya.
Judul perikop ini sangat jelas "TETAPLAH DI DALAM AJARAN KRISTUS". Jadi sinyalemen anda tidak mengandung arti apa2 kalau dirujuk dengan ayat ini.
Sekali lagi, anda menganggap Yesus sebagai apapun itu HAK anda tetapi anda TIDAK BERHAK menyalahkan orang yang bersebrangan dengan anda.


salam

Jika akhir kamu adalah neraka??? adakah kamu masih berasumsi????
Apa yang merakasak fakta kamu itu benar dan yang lain hanya berasumsi??? apa kamu juga mampu berasumsi jika berpeganag kepada fakta yang salah???
Apa kamu pasti Islam itu salah dan kamu benar???
Apa kamu psti yang tersalib itu Yesus??? kamu betul2 pasti??
Jika ada percangahan pendapat maka disitu muncul keraguan.Maka jika ada keraguan???
jika hanya satu agama yang benar ato semua agama benar???
Jika tuhan itu trinitas maka mana Jesus kamu?? sosok tuhan kamu??? apa kamu berselindung dalam ruh kudus????
jika benar kristen itu benar maka Islam itu salah?
Jika benar islam itu benar maka kristen itu sala??? lantas gimana Buddha? TAo? Atheist? mereka juga ada kepercayaan????
Jika kamu merasa kamu benar??? apa yang membuatkan kamu benar???


XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1491
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Wed Apr 10, 2013 10:59 am

# Jika akhir kamu adalah neraka??? adakah kamu masih berasumsi????
Apa asumsi masih diperlukan? lagipula bukan hak anda menentukan seseorang masuk surga atau neraka.


# Apa yang merakasak fakta kamu itu benar dan yang lain hanya berasumsi???
apa kamu juga mampu berasumsi jika berpeganag kepada fakta yang salah???
Anda baca dan teliti lagi, statement mana yang pernah saya posting mempersalahkan asumsi/argumen teman diskusi saya jika hal itu menyangkut IMAN DAN KEPERCAYAAN? silahkan anda tunjukan.
Justru anda sendiri yang terjebak mempersalahkan argumentasi lawan diskusi anda.



# Apa kamu pasti Islam itu salah dan kamu benar???
Tanyakan hal ini kepada sesama umat Islam seperti anda, di postingan manapun tidak ada 1 kata pun yang pernah saya tulis untuk mempersalahkan IMAN dan KEPERCAYAAN SESEORANG.


# Apa kamu psti yang tersalib itu Yesus??? kamu betul2 pasti??
YA DAN PASTI karena saya sangat percaya bahwa ALLAH TIDAK BISA MENIPU UMATNYA.
Kalau ada ajaran/argumen yang mengatakan bahwa yang disalibkan adalah SESEORANG YANG DIUBAH ALLAH MENJADI SERUPA DENGAN ISA UNTUK MENGGANTIKAN ISA DALAM PENYALIBAN,
maka dengan sendirinya anda sudah menghina Allah yang suci karena telah melakukan aksi penipuan untuk umat-Nya sendiri, pikirkan baik2!!!



# Jika ada percangahan pendapat maka disitu muncul keraguan.Maka jika ada keraguan???
Tidak jelas bahasa yang anda kemukakan.


# jika hanya satu agama yang benar ato semua agama benar???
Agama benar menurut IMAN dan KEYAKINAN masing2 penganutnya.
Tatkala anda menganggap agama anda PALING benar itu merupakan hak, tugas dan kewajiban anda sebagai pemeluknya.
Tapi hal itu hanyalah untuk konsumsi pribadi anda, bukan untuk menimbulkan perpecahan dan permusuhan dengan mempersalahkan keyakinan orang lain apalagi menghina/menjelekannya.


# Jika tuhan itu trinitas maka mana Jesus kamu?? sosok tuhan kamu??? apa kamu berselindung dalam ruh kudus????
OOT (out of Topic), silahkan anda buat thread sendiri untuk membahas masalah itu.


# jika benar kristen itu benar maka Islam itu salah?
Tanyakan hal ini kepada sesama umat Islam seperti anda, di postingan manapun tidak ada 1 kata pun yang pernah saya tulis untuk mempersalahkan IMAN dan KEPERCAYAAN SESEORANG.


# Jika benar islam itu benar maka kristen itu sala??? lantas gimana Buddha? TAo? Atheist? mereka juga ada kepercayaan????
Tanyakan hal ini kepada sesama umat Islam seperti anda, di postingan manapun tidak ada 1 kata pun yang pernah saya tulis untuk mempersalahkan IMAN dan KEPERCAYAAN SESEORANG.


# Jika kamu merasa kamu benar??? apa yang membuatkan kamu benar???
Agama benar menurut IMAN dan KEYAKINAN masing2 penganutnya.
Tatkala anda menganggap agama anda PALING benar itu merupakan hak, tugas dan kewajiban anda sebagai pemeluknya.
Tapi hal itu hanyalah untuk konsumsi pribadi anda, bukan untuk menimbulkan perpecahan dan permusuhan dengan mempersalahkan keyakinan orang lain apalagi menghina/menjelekannya.



salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 11:20 am

Master Denny wrote:# Jika akhir kamu adalah neraka??? adakah kamu masih berasumsi????
Apa asumsi masih diperlukan? lagipula bukan hak anda menentukan seseorang masuk surga atau neraka.


# Apa yang merakasak fakta kamu itu benar dan yang lain hanya berasumsi???
apa kamu juga mampu berasumsi jika berpeganag kepada fakta yang salah???
Anda baca dan teliti lagi, statement mana yang pernah saya posting mempersalahkan asumsi/argumen teman diskusi saya jika hal itu menyangkut IMAN DAN KEPERCAYAAN? silahkan anda tunjukan.
Justru anda sendiri yang terjebak mempersalahkan argumentasi lawan diskusi anda.



# Apa kamu pasti Islam itu salah dan kamu benar???
Tanyakan hal ini kepada sesama umat Islam seperti anda, di postingan manapun tidak ada 1 kata pun yang pernah saya tulis untuk mempersalahkan IMAN dan KEPERCAYAAN SESEORANG.


# Apa kamu psti yang tersalib itu Yesus??? kamu betul2 pasti??
YA DAN PASTI karena saya sangat percaya bahwa ALLAH TIDAK BISA MENIPU UMATNYA.
Kalau ada ajaran/argumen yang mengatakan bahwa yang disalibkan adalah SESEORANG YANG DIUBAH ALLAH MENJADI SERUPA DENGAN ISA UNTUK MENGGANTIKAN ISA DALAM PENYALIBAN,
maka dengan sendirinya anda sudah menghina Allah yang suci karena telah melakukan aksi penipuan untuk umat-Nya sendiri, pikirkan baik2!!!



# Jika ada percangahan pendapat maka disitu muncul keraguan.Maka jika ada keraguan???
Tidak jelas bahasa yang anda kemukakan.


# jika hanya satu agama yang benar ato semua agama benar???
Agama benar menurut IMAN dan KEYAKINAN masing2 penganutnya.
Tatkala anda menganggap agama anda PALING benar itu merupakan hak, tugas dan kewajiban anda sebagai pemeluknya.
Tapi hal itu hanyalah untuk konsumsi pribadi anda, bukan untuk menimbulkan perpecahan dan permusuhan dengan mempersalahkan keyakinan orang lain apalagi menghina/menjelekannya.


# Jika tuhan itu trinitas maka mana Jesus kamu?? sosok tuhan kamu??? apa kamu berselindung dalam ruh kudus????
OOT (out of Topic), silahkan anda buat thread sendiri untuk membahas masalah itu.


# jika benar kristen itu benar maka Islam itu salah?
Tanyakan hal ini kepada sesama umat Islam seperti anda, di postingan manapun tidak ada 1 kata pun yang pernah saya tulis untuk mempersalahkan IMAN dan KEPERCAYAAN SESEORANG.


# Jika benar islam itu benar maka kristen itu sala??? lantas gimana Buddha? TAo? Atheist? mereka juga ada kepercayaan????
Tanyakan hal ini kepada sesama umat Islam seperti anda, di postingan manapun tidak ada 1 kata pun yang pernah saya tulis untuk mempersalahkan IMAN dan KEPERCAYAAN SESEORANG.


# Jika kamu merasa kamu benar??? apa yang membuatkan kamu benar???
Agama benar menurut IMAN dan KEYAKINAN masing2 penganutnya.
Tatkala anda menganggap agama anda PALING benar itu merupakan hak, tugas dan kewajiban anda sebagai pemeluknya.
Tapi hal itu hanyalah untuk konsumsi pribadi anda, bukan untuk menimbulkan perpecahan dan permusuhan dengan mempersalahkan keyakinan orang lain apalagi menghina/menjelekannya.



salam

1. apa hak anda untuk menentukan anda masuk Sorga ato neraka??? apa kamu begitu yakin dengan hak kamu??? atas dasar apa kamu begitu yakin bahawa matimu itu adalah dikalangan mereka yang benar??? apa hak kamu untuk membenarkan sesuatu hal??? apa logik kamu mampu bertahan di alam kubur..??? jika kamu tidak mampu melihat masa depan maka kamu itu lemah..jika kamu itu lemah...makanaya manusia itu lemah..jika manusia lemah??? makanya logika kamu juga lemah...jika logika kamu lemah??? kenapa logika kamu lemah???

2.Aku bukan bertanyakan asumsi faktamu pada orang lain.aku menanyakan fakta asumsi kebenaran yang ada pada dirimu. satu sasok tubun yang selalu mngandal tuhan...jiwa yang terhambat oleh keduniaan dan ketidakpastian pada kematian akan hakikat ketuhanan yang sejati. Apa fakta kamu itu kamu percaya benar??? Soal terjebak ato tidak...soalnya kamu pasti mati....kenapa aku sibuk menanyakan halmu??? karena kamu capik..maka aku harus menolong kamu.

3.Aku bukan mempersoalkan kesucian Islam..aku persoalkan hakikat kamu sebagai seorang insan yang bertuhankan tuhan...Jika salah pasti ada benar jika benar pasti kamu salah..jika kamu salah...pasti neraka...dan jika kafir pasti abadi. Dan kamu pasti tuhan kamu itu yang pasti???

4.Jika muncul ketidakpastian maka....?

5. aku juga benci permusuhan dan perpecahan. manusia itu bersifat murni ato barbaric pada asalnya? jika asumsi aku benar..aku dijalan yang benar, jika asumsi kamu salah maka kamu akan keneraka...adakah asumsi itu sesuatu yang ringan??? benar salah itu ada pada diri..jika kamu pasti seharusnya belum pasti kamu itu benar..





XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1491
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Wed Apr 10, 2013 11:56 am

1. apa hak anda untuk menentukan anda masuk Sorga ato neraka??? apa kamu begitu yakin dengan hak kamu???
atas dasar apa kamu begitu yakin bahawa matimu itu adalah dikalangan mereka yang benar???
apa hak kamu untuk membenarkan sesuatu hal??? apa logik kamu mampu bertahan di alam kubur..???
jika kamu tidak mampu melihat masa depan maka kamu itu lemah..jika kamu itu lemah...makanaya manusia itu lemah..
jika manusia lemah??? makanya logika kamu juga lemah...jika logika kamu lemah??? kenapa logika kamu lemah???

Hak saya untuk meyakini apa yang saya IMANI sekarang ini merupakan jalan menuju surga.
Toh anda sendiri berkeyakinan sama bukan? bahwa apa yang anda IMANI dapat menuntun anda ke surga, jadi apa masalahnya?



2.Aku bukan bertanyakan asumsi faktamu pada orang lain.aku menanyakan fakta asumsi kebenaran yang ada pada dirimu.
satu sasok tubun yang selalu mngandal tuhan...jiwa yang terhambat oleh keduniaan dan ketidakpastian pada kematian
akan hakikat ketuhanan yang sejati. Apa fakta kamu itu kamu percaya benar??? Soal terjebak ato tidak...
soalnya kamu pasti mati....kenapa aku sibuk menanyakan halmu??? karena kamu capik..maka aku harus menolong kamu.

Fakta atau asumsi apapun menjadi KEBENARAN UNTUK DIRI SAYA SENDIRI dan TIDAK SAYA PAKSAKAN UNTUK ANDA ATAU SIAPAPUN untuk menerimanya, apa masalahnya?
Terima kasih anda berniat menolong saya, tapi bagi saya pribadi HANYA YESUS yang dapat menolong saya, terserah bagi anda.



3.Aku bukan mempersoalkan kesucian Islam..aku persoalkan hakikat kamu sebagai seorang insan yang bertuhankan tuhan...
Jika salah pasti ada benar jika benar pasti kamu salah..jika kamu salah...pasti neraka...dan jika kafir pasti abadi.
Dan kamu pasti tuhan kamu itu yang pasti???

Itu asumsi pribadi dari anda yang menganut ajaran ISlam, asumsi saya sebagai non-Islam MEYAKINI bahwa apa yang saya IMANI adalah KEBENARAN, namun saya tidak mau terjerumus seperti anda yang mengatakan dengan lantang bahwa apa yang anda yakini adalah KESALAHAN.
Silahkan anda berpegang teguh dengan KEBENARAN ANDA SEPERTI HALNYA JUGA SAYA DENGAN KEBENARAN SAYA, resiko kita tanggung masing2... mudah bukan?



4.Jika muncul ketidakpastian maka....?

Kembali pertegas maksud anda!


5. aku juga benci permusuhan dan perpecahan. manusia itu bersifat murni ato barbaric pada asalnya?
jika asumsi aku benar..aku dijalan yang benar, jika asumsi kamu salah maka kamu akan keneraka...
adakah asumsi itu sesuatu yang ringan??? benar salah itu ada pada diri..
jika kamu pasti seharusnya belum pasti kamu itu benar..

Asumsi anda pun memiliki potensi "kesalahan" yang sama dengan asumsi saya. Jadi tinggal kita lihat aja keputusan JURI nanti (Allah) siapa yang akan dibenarkan-Nya.
Masih ada keberatan?



salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 12:05 pm

Master Denny wrote:1. apa hak anda untuk menentukan anda masuk Sorga ato neraka??? apa kamu begitu yakin dengan hak kamu???
atas dasar apa kamu begitu yakin bahawa matimu itu adalah dikalangan mereka yang benar???
apa hak kamu untuk membenarkan sesuatu hal??? apa logik kamu mampu bertahan di alam kubur..???
jika kamu tidak mampu melihat masa depan maka kamu itu lemah..jika kamu itu lemah...makanaya manusia itu lemah..
jika manusia lemah??? makanya logika kamu juga lemah...jika logika kamu lemah??? kenapa logika kamu lemah???

Hak saya untuk meyakini apa yang saya IMANI sekarang ini merupakan jalan menuju surga.
Toh anda sendiri berkeyakinan sama bukan? bahwa apa yang anda IMANI dapat menuntun anda ke surga, jadi apa masalahnya?



2.Aku bukan bertanyakan asumsi faktamu pada orang lain.aku menanyakan fakta asumsi kebenaran yang ada pada dirimu.
satu sasok tubun yang selalu mngandal tuhan...jiwa yang terhambat oleh keduniaan dan ketidakpastian pada kematian
akan hakikat ketuhanan yang sejati. Apa fakta kamu itu kamu percaya benar??? Soal terjebak ato tidak...
soalnya kamu pasti mati....kenapa aku sibuk menanyakan halmu??? karena kamu capik..maka aku harus menolong kamu.

Fakta atau asumsi apapun menjadi KEBENARAN UNTUK DIRI SAYA SENDIRI dan TIDAK SAYA PAKSAKAN UNTUK ANDA ATAU SIAPAPUN untuk menerimanya, apa masalahnya?
Terima kasih anda berniat menolong saya, tapi bagi saya pribadi HANYA YESUS yang dapat menolong saya, terserah bagi anda.



3.Aku bukan mempersoalkan kesucian Islam..aku persoalkan hakikat kamu sebagai seorang insan yang bertuhankan tuhan...
Jika salah pasti ada benar jika benar pasti kamu salah..jika kamu salah...pasti neraka...dan jika kafir pasti abadi.
Dan kamu pasti tuhan kamu itu yang pasti???

Itu asumsi pribadi dari anda yang menganut ajaran ISlam, asumsi saya sebagai non-Islam MEYAKINI bahwa apa yang saya IMANI adalah KEBENARAN, namun saya tidak mau terjerumus seperti anda yang mengatakan dengan lantang bahwa apa yang anda yakini adalah KESALAHAN.
Silahkan anda berpegang teguh dengan KEBENARAN ANDA SEPERTI HALNYA JUGA SAYA DENGAN KEBENARAN SAYA, resiko kita tanggung masing2... mudah bukan?



4.Jika muncul ketidakpastian maka....?

Kembali pertegas maksud anda!


5. aku juga benci permusuhan dan perpecahan. manusia itu bersifat murni ato barbaric pada asalnya?
jika asumsi aku benar..aku dijalan yang benar, jika asumsi kamu salah maka kamu akan keneraka...
adakah asumsi itu sesuatu yang ringan??? benar salah itu ada pada diri..
jika kamu pasti seharusnya belum pasti kamu itu benar..

Asumsi anda pun memiliki potensi "kesalahan" yang sama dengan asumsi saya. Jadi tinggal kita lihat aja keputusan JURI nanti (Allah) siapa yang akan dibenarkan-Nya.
Masih ada keberatan?



salam

Jika 1+1= 2 ... jika aku mendapat jawabannya 2...kenapa kamu mendapati jawabanya 3????? kenapa methode aku mendapat jawaban yang tepat??? sedangkan kamu beroleh 3???? ini soalnya matematika...jika soal ketuhanan methode mendapat jawaban tepat juga ada caranya....

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1491
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Wed Apr 10, 2013 12:08 pm

# Jika 1+1= 2 ... jika aku mendapat jawabannya 2...kenapa kamu mendapati
jawabanya 3????? kenapa methode aku mendapat jawaban yang tepat???
sedangkan kamu beroleh 3???? ini soalnya matematika...jika soal
ketuhanan methode mendapat jawaban tepat juga ada caranya....

Hahaha... anda memakai metode lama.
Sekarang saya balik bertanya kepada anda... bukankah 1x1x1=1, benarkan?
Tuhan bukan hasil itungan matematika, jadi pemikiran anda terlalu sempit mengasumsikan Tuhan hanya dari hitungan matematika.


salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 12:22 pm

Master Denny wrote:# Jika 1+1= 2 ... jika aku mendapat jawabannya 2...kenapa kamu mendapati
jawabanya 3????? kenapa methode aku mendapat jawaban yang tepat???
sedangkan kamu beroleh 3???? ini soalnya matematika...jika soal
ketuhanan methode mendapat jawaban tepat juga ada caranya....

Hahaha... anda memakai metode lama.
Sekarang saya balik bertanya kepada anda... bukankah 1x1x1=1, benarkan?
Tuhan bukan hasil itungan matematika, jadi pemikiran anda terlalu sempit mengasumsikan Tuhan hanya dari hitungan matematika.


salam

persoalnnya....mengapa perlu di multiply????? jika 1+1+1=3, jika 1-1-1=-1, jika 1x1x1=1...jadi ini adalah cara untuk mendapat jawaban....jika persoalannya 1+1+1=?, gimana multiply kamu harus digunakan??? adakah jawaban dengan cara multiply itu tepat???? dan jika 1x1x1x1x1x1x1x1x1x1= juga hasilnya 1...makanya jika diterapkan kedalm istilah ketuhanan..Allah itu hanya 1...dan tiada 2 tau 3...mahupun trinitas...

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1491
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Wed Apr 10, 2013 12:29 pm

persoalnnya....mengapa
perlu di multiply????? jika 1+1+1=3, jika 1-1-1=-1, jika 1x1x1=1...jadi
ini adalah cara untuk mendapat jawaban....jika persoalannya 1+1+1=?,
gimana multiply kamu harus digunakan??? adakah jawaban dengan cara
multiply itu tepat???? dan jika 1x1x1x1x1x1x1x1x1x1= juga hasilnya
1...makanya jika diterapkan kedalm istilah ketuhanan..Allah itu hanya
1...dan tiada 2 tau 3...mahupun trinitas...

Silahkan anda pusing sendiri dengan aplikasi hitungan matematika anda. Bagi saya TUHAN/ALLAH dalam hal apapun tidak pernah dapat dilogikakan apalagi dihitung seperti yang anda lakukan.
Pertanyaan sederhana :
- Berapa banyak (menurut anda) hal yang dapat dilakukan Tuhan? Ini menyangkut DIA MAHA KUASA.
Berikan jawaban yang pasti dalam bilangan bulat.
- Berapa banyak (menurut anda) hal apa saja yang diketahui dari Tuhan?
Ini menyangkut DIA MAHA TAHU.
Berikan jawaban yang pasti dalam bilangan bulat.
- Jabarkan apa arti MUJIZAT TUHAN dan berikan penjelasannya secara logika ataupun ilmu terapan apa saja yang dapat anda sampaikan!

Bisa anda jawab pertanyaan2 di atas?


salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 12:39 pm

Master Denny wrote:persoalnnya....mengapa
perlu di multiply????? jika 1+1+1=3, jika 1-1-1=-1, jika 1x1x1=1...jadi
ini adalah cara untuk mendapat jawaban....jika persoalannya 1+1+1=?,
gimana multiply kamu harus digunakan??? adakah jawaban dengan cara
multiply itu tepat???? dan jika 1x1x1x1x1x1x1x1x1x1= juga hasilnya
1...makanya jika diterapkan kedalm istilah ketuhanan..Allah itu hanya
1...dan tiada 2 tau 3...mahupun trinitas...

Silahkan anda pusing sendiri dengan aplikasi hitungan matematika anda. Bagi saya TUHAN/ALLAH dalam hal apapun tidak pernah dapat dilogikakan apalagi dihitung seperti yang anda lakukan.
Pertanyaan sederhana :
- Berapa banyak (menurut anda) hal yang dapat dilakukan Tuhan? Ini menyangkut DIA MAHA KUASA.
Berikan jawaban yang pasti dalam bilangan bulat.
- Berapa banyak (menurut anda) hal apa saja yang diketahui dari Tuhan?
Ini menyangkut DIA MAHA TAHU.
Berikan jawaban yang pasti dalam bilangan bulat.
- Jabarkan apa arti MUJIZAT TUHAN dan berikan penjelasannya secara logika ataupun ilmu terapan apa saja yang dapat anda sampaikan!

Bisa anda jawab pertanyaan2 di atas?


salam

1.Soalan mu telah terjawab dengan pertanyaaan mu sendiri...Allah= maha kuasa dan maha mengetahui segalanya...aku sudah menjawab soalan mu.Semua pertanyaan anda: jawabannya Allah itu adalh tuhan sekalian makhluk dan dia maha kuasa.jika namanya tuhan adakah sesuatu perkara itu adalah mustahil baginya dari segi kekuasaannya. maka jika kamu faham maka kamu gak akan merasakan persoalan kamu itu masih belum terjawab. jawabanya sudah ada tapi kamu yang tidak mengerti..dan bilangan bulat hanya bagi mereka yang sesat dan tidak pasti...

2.Mujizat tuhan adalah sesuatu kelebihan yang diberikan kepada nabiNya..dan ianya di luar logika..

Jika kamu bertanyakan jawaban dalam bilangan bulat maka kamu itu telah menjumpai rumus bilangan yang ternyata salah dan kamu rasakan benar.....


Last edited by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 5:44 pm; edited 1 time in total

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1491
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Wed Apr 10, 2013 12:47 pm

1.Semua pertanyaan anda: jawabannya Allah itu adalh tuhan sekalian makhluk dan dia maha kuasa.

Anda tidak menjawab pertanyaan saya.... silahkan anda jawab.


2.Mujizat tuhan adalah sesuatu kelebihan yang diberikan kepada nabiNya..dan ianya di luar logika..

Bukti bahwa Tuhan TIDAK DAPAT DILOGIKAKAN APALAGI DIHITUNG SECARA MATEMATIKA. Jadi argumen anda mengenai 1+1+1=3 yang anda aplikasi untuk TUHAN adalah KESALAHAN FATAL, betul?


salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 1:06 pm

Master Denny wrote:1.Semua pertanyaan anda: jawabannya Allah itu adalh tuhan sekalian makhluk dan dia maha kuasa.

Anda tidak menjawab pertanyaan saya.... silahkan anda jawab.


2.Mujizat tuhan adalah sesuatu kelebihan yang diberikan kepada nabiNya..dan ianya di luar logika..

Bukti bahwa Tuhan TIDAK DAPAT DILOGIKAKAN APALAGI DIHITUNG SECARA MATEMATIKA. Jadi argumen anda mengenai 1+1+1=3 yang anda aplikasi untuk TUHAN adalah KESALAHAN FATAL, betul?


salam

Kenapa ditambah jika seharus ianya didarab???

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1491
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Wed Apr 10, 2013 1:18 pm

Kenapa ditambah jika seharus ianya didarab???

Anda jangan hanya bisa bertanya... silahkan anda jawab dulu pertanyaan saya.


salam

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by XXX999XXX on Wed Apr 10, 2013 5:46 pm

[quote="XXX999XXX"]
Master Denny wrote:persoalnnya....mengapa
perlu di multiply????? jika 1+1+1=3, jika 1-1-1=-1, jika 1x1x1=1...jadi
ini adalah cara untuk mendapat jawaban....jika persoalannya 1+1+1=?,
gimana multiply kamu harus digunakan??? adakah jawaban dengan cara
multiply itu tepat???? dan jika 1x1x1x1x1x1x1x1x1x1= juga hasilnya
1...makanya jika diterapkan kedalm istilah ketuhanan..Allah itu hanya
1...dan tiada 2 tau 3...mahupun trinitas...

Silahkan anda pusing sendiri dengan aplikasi hitungan matematika anda. Bagi saya TUHAN/ALLAH dalam hal apapun tidak pernah dapat dilogikakan apalagi dihitung seperti yang anda lakukan.
Pertanyaan sederhana :
- Berapa banyak (menurut anda) hal yang dapat dilakukan Tuhan? Ini menyangkut DIA MAHA KUASA.
Berikan jawaban yang pasti dalam bilangan bulat.
- Berapa banyak (menurut anda) hal apa saja yang diketahui dari Tuhan?
Ini menyangkut DIA MAHA TAHU.
Berikan jawaban yang pasti dalam bilangan bulat.
- Jabarkan apa arti MUJIZAT TUHAN dan berikan penjelasannya secara logika ataupun ilmu terapan apa saja yang dapat anda sampaikan!

Bisa anda jawab pertanyaan2 di atas?


salam

1.Soalan mu telah terjawab dengan pertanyaaan mu sendiri...Allah= maha kuasa dan maha mengetahui segalanya...aku sudah menjawab soalan mu.Semua pertanyaan anda: jawabannya Allah itu adalh tuhan sekalian makhluk dan dia maha kuasa.jika namanya tuhan adakah sesuatu perkara itu adalah mustahil baginya dari segi kekuasaannya. maka jika kamu faham maka kamu gak akan merasakan persoalan kamu itu masih belum terjawab. jawabanya sudah ada tapi kamu yang tidak mengerti..dan bilangan bulat hanya bagi mereka yang sesat dan tidak pasti...

2.Mujizat tuhan adalah sesuatu kelebihan yang diberikan kepada nabiNya..dan ianya di luar logika..

Jika kamu bertanyakan jawaban dalam bilangan bulat maka kamu itu telah menjumpai rumus bilangan yang ternyata salah dan kamu rasakan benar.....

XXX999XXX
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 149
Reputation : 1
Points : 1491
Registration date : 2013-04-08

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by jimatkalimasada on Wed Apr 10, 2013 7:07 pm

XXX999XXX wrote:
jimatkalimasada wrote:
Agapo wrote:
Itulah kekuasaan Tuhannya Yesus yg memberikan mukjizat kepadanya, tapi disisi lain mukjizat yg lain tidak terjadi bahkan malaikatpun tidak datang menolongnya.

mujizat tanggung...

Lihatlah si buta lagi bodoh mencari keslahan Allah....Bersyukurlah kerana tuhankamu Allah...

teori persiapan perlawaan seukuwahmu ngawur..
persiapan kok cuman beli 2 pedang, itupun hasil jalan jubah, itupun bagi yang tak punya bekal
ketika pedang dipakai motong telinga musuh, malah dimarahi
telinga musuh yang putus, malah diplihkan
ujungnya: tidak ada duel sama sekali..
kata seukuwahmu: sikonnya tidak memungkinkan
katanya: mujizat, tapi tanggung banget..

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6278
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Wed Apr 10, 2013 9:53 pm

Master Denny wrote:# Argumen anda:
Makanya soal pedang itu nggak dipakai itu lain soal. Tapi yg anda tulis tentang persiapan mempersenjatai dg pedang.

# Tanggapan saya:
Anda sangat "hobby" memetik sebuah pernyataan hanya untuk mendukung argumen anda tanpa memperdulikan makna dari keseluruhan pernyataan tersebut.
Penugasan para murid, persiapan membawa pedang dan tujuannya sudah sangat jelas saya sampaikan dan itu merupakan satu kesatuan mutlak yang tidak bisa anda pisahkan karena akan menyebabkan salah penafsiran.


# Argumen anda:
Makanya itu asumsi anda. faktanya dalam situasi sebelum penangkapan dg menyiapkan pedang,
disitu Yesus tdk pernah mengaitkan pedang itu dengan penugasan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
Fakta apapun yang anda menurut anda benar, tidak mengubah makna dan proses penyaliban.
Jadi saya menganggap apa yang anda sebut sebagai "fakta" itu tidak lebih dari sekedar asumsi pribadi.


# Argumen anda:
1. Saya tidak pernah mengatakan peristiwa penyaliban itu tidak benar
2. Saya hanya mendasarkan kepada sinyalemen Yohanes tentang si-penyesat (2 Yoh.1:7) yg tidak mengakui Yesus sebagai manusia.
Jadi Yesus di dunia itu sebagai manusia, tidak lebih dan tidak kurang.

# Tanggapan saya:
1. Karena memang tidak bisa disangkal kebenarannya
2. 2 Yohanes 1:7 justru memberitahu sekaligus memperingatkan kepada orang2 yang tidak bisa menerima KEBENARAN KEPRIBADIAN YESUS, anda salah satunya.
Judul perikop ini sangat jelas "TETAPLAH DI DALAM AJARAN KRISTUS". Jadi sinyalemen anda tidak mengandung arti apa2 kalau dirujuk dengan ayat ini.
Sekali lagi, anda menganggap Yesus sebagai apapun itu HAK anda tetapi anda TIDAK BERHAK menyalahkan orang yang bersebrangan dengan anda.


salam


Untuk Saudara TS (Agapo), anda belum menjawab argumen terakhir saya dan sisa argumen2 awal saya sebelumnya (beberapa diskusi lagi). Tolong ada konfirmasinya.

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by you7tube7com on Tue Apr 16, 2013 11:33 am

[quote="jimatkalimasada"]

Jim..... ga usah berkhayal... ini saja sdh cukup bukti...!!!!!

Yohanes 19:39
Juga
Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam
kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu,
kira-kira lima puluh kati beratnya.


Nikodemus datang dan memasuki kuburan Yesus pada waktu malam.

Pertanyaannya
mengapa Nikodemus datang kekuburan dengan membawa ramu-ramuan? Yusuf
dan Nikodemus adalah kaum Essenes yang terpelajar khususnya dibidang
ilmu pengobatan. Merekalah yang merawat dan mengolesi tubuh Yesus dengan
salep obat untuk menyembuhkan luka-luka akibat hukuman. Mereka membawa
banyak sekali (100 Pounds) rempah-rempah obat myrr dan gaharu untuk diurapi (dilulurkan) ke tubuh Yesus yang terluka. Hal yang sama dilakukan oleh Maria Magdalena.


Markus 16:1
Setelah
lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome
membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.


Pertanyaannya, adalah Mengapa Maria Magdalena pergi ke sana?
Untuk meminyaki Yesus. Dalam bahasa Ibrani meminyaki adalah ‘masaha’ yang berarti mengusap, memijat, meminyaki.
Apakah orang-orang Yahudi memijat mayat setelah tiga hari? Jawabannya
tidak! Lalu mengapa seorang Yahudi ingin memijat mayat yang sudah
membusuk setelah tiga hari?


Kita
tahu bahwa setelah tiga jam meninggal, maka mayat akan menjadi kaku.
Dalam tiga hari, mayat akan membusuk dimana sel-sel tubuh akan pecah dan
terurai.

Jika seseorang menggosok mayat yang sudah membusuk maka mayat tersebut
pasti akan hancur berantakan. Apakah penggosokan itu masuk akal?



Nah... skrg, kita lhat, apa sebenarnya fungsi dan manfaat dari GAHARU itu sendiri...

Kayu gaharu pula mengandung bahan agarospiral, dan jinkoholeremol yang menghasilkan aroma gaharu untuk penggunaan parfum. Sedangkan komponen methoxypenylethyl chrome pula menghasilkan bahan yang harum saat gaharu dibakar. Resin
memiliki sifat antinkuman, antiseptik, antibiotik, pestisida, dan
dikatakan mampu berfungsi menghentikan pendarahan dan mengatasi sakit.

http://sweetgaharu.blogspot.com/

Jika yesus sdh menjadi mayat, buat apa Maria susah - susah mengusap, memijat, ato meminyaki tubuh yesus....???!!!!!

you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 5862
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Tue Apr 16, 2013 1:10 pm

# Apa manfaat Myrrh (Mur dalam bahasa Indonesia) dan Gaharu? #

@ Myrrh (Mur):
Myrrh merupakan bahan dasar minyak wangi dan essens, sangat dihargai pada dahulu sehingga sering kali dinilai lebih dari emas yang sama berat.
Pada zaman Romawi Kuno, myrrh (mur) dibakar pada tradisi pengkuburan untuk menutup bau yang dihasilkan dari mayat hangus.
Kaisar Nero, Raja Romawi membakar myrrh (mur) selama setahun penuh pada penguburan isterinya, Poppaea.
artikel terkait:
- http://en.wikipedia.org/wiki/Myrrh
- http://ms.wikipedia.org/wiki/Morhabshi


@ Gaharu:
Gaharu adalah kayu berwarna kehitaman dan mengandung resin khas yang dihasilkan oleh sejumlah spesies pohon dari marga Aquilaria, terutama A. malaccensis.
Resin ini digunakan dalam industri wangi-wangian (parfum dan setanggi) karena berbau harum.

Pemanfaatan gaharu yang paling banyak adalah dalam bentuk bahan baku (bongkah kayu, cacahan, habuk).
Aroma wangi atau harum dengan cara membakar secara sederhana banyak dilakukan oleh masyarakat Timur Tengah, sedangkan penggunaan yang lebih bervariasi banyak dilakukan di Cina, Korea dan Jepang seperti bahan baku industri minyak wangi, ubat-ubatan, kosmetik, dupa dan pengawet berbagai jenis aksesori serta untuk keperluan kegiatan religius.

Perkembangan teknologi kedokteran telah membuktikan secara klinikal bahwa gaharu dapat dimanfaatkan sebagai ubat seperti anti asmatik, anti mikroba, stimulant kerja saraf dan pencernaan.
- Di Cina kuno, Gaharu digunakan sebagai ubat sakit perut, perangsang nafsu berahi, penghilang rasa sakit, kanser, diare, tersedak, ginjal, paru-paru, dll.
- Di Eropa, gaharu diperuntukkan sebagai ubat kanker.
- Di India, gaharu juga dipakai sebagai ubat tumor usus.
- Disamping itu, di beberapa negara seperti Singapura, Cina, Korea, Jepun, USA sudah mengembangkan gaharu ini sebagai obat-obatan seperti penghilang stres, gangguan ginjal, sakit perut, asma, hepatitis, sirosis, pembengkakkan liver dan limpa.
artikel terkait:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Gaharu
- http://en.wikipedia.org/wiki/Agarwood
- http://gaharulimbang.blogspot.com/
- http://www.usahawangaharu.blogspot.com/2008/01/maklumat-tentang-gaharu.html

KESIMPULAN:
1. Pada jaman dahulu, kedua jenis rempah2 ini dipakai untuk tradisi penguburan mayat di daerah Timur Tengah.
2. Selain itu untuk tradisi penguburan mayat, Myrrh (Mur) dipakai sebagai bentuk persembahan yang bernilai tinggi (lebih tinggi dari emas).
3. Dengan majunya perkembangan teknologi kedokteran, maka barulah diketahui manfaat lain dari Agarwood (Gaharu) untuk obat berbagai macam penyakit.
4. Manfaat Gaharu sebagai obat2an dikembangkan pertama kali di China Kuno, baru dalam teknologi kedokteran modern dikembangkan di berbagai negara sperti India, Singapura, Eropa, Korea, Jepun dan USA.


semoga membantu


SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Sun Apr 21, 2013 5:39 am

Master Denny wrote:# Argumen anda:
Makanya soal pedang itu nggak dipakai itu lain soal. Tapi yg anda tulis tentang persiapan mempersenjatai dg pedang.

# Tanggapan saya:
Anda sangat "hobby" memetik sebuah pernyataan hanya untuk mendukung argumen anda tanpa memperdulikan makna dari keseluruhan pernyataan tersebut.
Penugasan para murid, persiapan membawa pedang dan tujuannya sudah sangat jelas saya sampaikan dan itu merupakan satu kesatuan mutlak yang tidak bisa anda pisahkan karena akan menyebabkan salah penafsiran.


# Argumen anda:
Makanya itu asumsi anda. faktanya dalam situasi sebelum penangkapan dg menyiapkan pedang,
disitu Yesus tdk pernah mengaitkan pedang itu dengan penugasan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
Fakta apapun yang anda menurut anda benar, tidak mengubah makna dan proses penyaliban.
Jadi saya menganggap apa yang anda sebut sebagai "fakta" itu tidak lebih dari sekedar asumsi pribadi.


# Argumen anda:
1. Saya tidak pernah mengatakan peristiwa penyaliban itu tidak benar
2. Saya hanya mendasarkan kepada sinyalemen Yohanes tentang si-penyesat (2 Yoh.1:7) yg tidak mengakui Yesus sebagai manusia.
Jadi Yesus di dunia itu sebagai manusia, tidak lebih dan tidak kurang.

# Tanggapan saya:
1. Karena memang tidak bisa disangkal kebenarannya
2. 2 Yohanes 1:7 justru memberitahu sekaligus memperingatkan kepada orang2 yang tidak bisa menerima KEBENARAN KEPRIBADIAN YESUS, anda salah satunya.
Judul perikop ini sangat jelas "TETAPLAH DI DALAM AJARAN KRISTUS". Jadi sinyalemen anda tidak mengandung arti apa2 kalau dirujuk dengan ayat ini.
Sekali lagi, anda menganggap Yesus sebagai apapun itu HAK anda tetapi anda TIDAK BERHAK menyalahkan orang yang bersebrangan dengan anda.


salam

@ KEMBALI UNTUK SAUDARA TS

Ini argumen terakhir saya untuk anda, apakah anda sudah tidak besedia melanjutkan?

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Agapo on Sun Apr 21, 2013 4:34 pm

Master Denny wrote:
Master Denny wrote:# Argumen anda:
Makanya soal pedang itu nggak dipakai itu lain soal. Tapi yg anda tulis tentang persiapan mempersenjatai dg pedang.

# Tanggapan saya:
Anda sangat "hobby" memetik sebuah pernyataan hanya untuk mendukung argumen anda tanpa memperdulikan makna dari keseluruhan pernyataan tersebut.
Penugasan para murid, persiapan membawa pedang dan tujuannya sudah sangat jelas saya sampaikan dan itu merupakan satu kesatuan mutlak yang tidak bisa anda pisahkan karena akan menyebabkan salah penafsiran.


# Argumen anda:
Makanya itu asumsi anda. faktanya dalam situasi sebelum penangkapan dg menyiapkan pedang,
disitu Yesus tdk pernah mengaitkan pedang itu dengan penugasan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
Fakta apapun yang anda menurut anda benar, tidak mengubah makna dan proses penyaliban.
Jadi saya menganggap apa yang anda sebut sebagai "fakta" itu tidak lebih dari sekedar asumsi pribadi.


# Argumen anda:
1. Saya tidak pernah mengatakan peristiwa penyaliban itu tidak benar
2. Saya hanya mendasarkan kepada sinyalemen Yohanes tentang si-penyesat (2 Yoh.1:7) yg tidak mengakui Yesus sebagai manusia.
Jadi Yesus di dunia itu sebagai manusia, tidak lebih dan tidak kurang.

# Tanggapan saya:
1. Karena memang tidak bisa disangkal kebenarannya
2. 2 Yohanes 1:7 justru memberitahu sekaligus memperingatkan kepada orang2 yang tidak bisa menerima KEBENARAN KEPRIBADIAN YESUS, anda salah satunya.
Judul perikop ini sangat jelas "TETAPLAH DI DALAM AJARAN KRISTUS". Jadi sinyalemen anda tidak mengandung arti apa2 kalau dirujuk dengan ayat ini.
Sekali lagi, anda menganggap Yesus sebagai apapun itu HAK anda tetapi anda TIDAK BERHAK menyalahkan orang yang bersebrangan dengan anda.


salam

@ KEMBALI UNTUK SAUDARA TS

Ini argumen terakhir saya untuk anda, apakah anda sudah tidak besedia melanjutkan?
Sorri, anda muter2 terus. Silahkan dilanjut dengan rekan Bayo.

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2920
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by SHAGA77 on Mon Apr 22, 2013 9:00 am

Agapo wrote:
Master Denny wrote:
Master Denny wrote:# Argumen anda:
Makanya soal pedang itu nggak dipakai itu lain soal. Tapi yg anda tulis tentang persiapan mempersenjatai dg pedang.

# Tanggapan saya:
Anda sangat "hobby" memetik sebuah pernyataan hanya untuk mendukung argumen anda tanpa memperdulikan makna dari keseluruhan pernyataan tersebut.
Penugasan para murid, persiapan membawa pedang dan tujuannya sudah sangat jelas saya sampaikan dan itu merupakan satu kesatuan mutlak yang tidak bisa anda pisahkan karena akan menyebabkan salah penafsiran.


# Argumen anda:
Makanya itu asumsi anda. faktanya dalam situasi sebelum penangkapan dg menyiapkan pedang,
disitu Yesus tdk pernah mengaitkan pedang itu dengan penugasan mereka untuk menyebarkan ajaran Yesus.

# Tanggapan saya:
Fakta apapun yang anda menurut anda benar, tidak mengubah makna dan proses penyaliban.
Jadi saya menganggap apa yang anda sebut sebagai "fakta" itu tidak lebih dari sekedar asumsi pribadi.


# Argumen anda:
1. Saya tidak pernah mengatakan peristiwa penyaliban itu tidak benar
2. Saya hanya mendasarkan kepada sinyalemen Yohanes tentang si-penyesat (2 Yoh.1:7) yg tidak mengakui Yesus sebagai manusia.
Jadi Yesus di dunia itu sebagai manusia, tidak lebih dan tidak kurang.

# Tanggapan saya:
1. Karena memang tidak bisa disangkal kebenarannya
2. 2 Yohanes 1:7 justru memberitahu sekaligus memperingatkan kepada orang2 yang tidak bisa menerima KEBENARAN KEPRIBADIAN YESUS, anda salah satunya.
Judul perikop ini sangat jelas "TETAPLAH DI DALAM AJARAN KRISTUS". Jadi sinyalemen anda tidak mengandung arti apa2 kalau dirujuk dengan ayat ini.
Sekali lagi, anda menganggap Yesus sebagai apapun itu HAK anda tetapi anda TIDAK BERHAK menyalahkan orang yang bersebrangan dengan anda.


salam

@ KEMBALI UNTUK SAUDARA TS

Ini argumen terakhir saya untuk anda, apakah anda sudah tidak besedia melanjutkan?
Sorri, anda muter2 terus. Silahkan dilanjut dengan rekan Bayo.

Yupz... terima kasih atas konfirmasinya.

SHAGA77
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 626
Age : 38
Location : Jakarta
Job/hobbies : Reading
Humor : hihihi.... lucu
Reputation : 2
Points : 1985
Registration date : 2013-04-04

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by you7tube7com on Wed Apr 24, 2013 10:02 am

Master Denny wrote:# Apa manfaat Myrrh (Mur dalam bahasa Indonesia) dan Gaharu? #

@ Myrrh (Mur):
Myrrh merupakan bahan dasar minyak wangi dan essens, sangat dihargai pada dahulu sehingga sering kali dinilai lebih dari emas yang sama berat.
Pada zaman Romawi Kuno, myrrh (mur) dibakar pada tradisi pengkuburan untuk menutup bau yang dihasilkan dari mayat hangus.
Kaisar Nero, Raja Romawi membakar myrrh (mur) selama setahun penuh pada penguburan isterinya, Poppaea.
artikel terkait:
- http://en.wikipedia.org/wiki/Myrrh
- http://ms.wikipedia.org/wiki/Morhabshi


@ Gaharu:
Gaharu adalah kayu berwarna kehitaman dan mengandung resin khas yang dihasilkan oleh sejumlah spesies pohon dari marga Aquilaria, terutama A. malaccensis.
Resin ini digunakan dalam industri wangi-wangian (parfum dan setanggi) karena berbau harum.

Pemanfaatan gaharu yang paling banyak adalah dalam bentuk bahan baku (bongkah kayu, cacahan, habuk).
Aroma wangi atau harum dengan cara membakar secara sederhana banyak dilakukan oleh masyarakat Timur Tengah, sedangkan penggunaan yang lebih bervariasi banyak dilakukan di Cina, Korea dan Jepang seperti bahan baku industri minyak wangi, ubat-ubatan, kosmetik, dupa dan pengawet berbagai jenis aksesori serta untuk keperluan kegiatan religius.

Perkembangan teknologi kedokteran telah membuktikan secara klinikal bahwa gaharu dapat dimanfaatkan sebagai ubat seperti anti asmatik, anti mikroba, stimulant kerja saraf dan pencernaan.
- Di Cina kuno, Gaharu digunakan sebagai ubat sakit perut, perangsang nafsu berahi, penghilang rasa sakit, kanser, diare, tersedak, ginjal, paru-paru, dll.
- Di Eropa, gaharu diperuntukkan sebagai ubat kanker.
- Di India, gaharu juga dipakai sebagai ubat tumor usus.
- Disamping itu, di beberapa negara seperti Singapura, Cina, Korea, Jepun, USA sudah mengembangkan gaharu ini sebagai obat-obatan seperti penghilang stres, gangguan ginjal, sakit perut, asma, hepatitis, sirosis, pembengkakkan liver dan limpa.
artikel terkait:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Gaharu
- http://en.wikipedia.org/wiki/Agarwood
- http://gaharulimbang.blogspot.com/
- http://www.usahawangaharu.blogspot.com/2008/01/maklumat-tentang-gaharu.html

KESIMPULAN:
1. Pada jaman dahulu, kedua jenis rempah2 ini dipakai untuk tradisi penguburan mayat di daerah Timur Tengah.
2. Selain itu untuk tradisi penguburan mayat, Myrrh (Mur) dipakai sebagai bentuk persembahan yang bernilai tinggi (lebih tinggi dari emas).
3. Dengan majunya perkembangan teknologi kedokteran, maka barulah diketahui manfaat lain dari Agarwood (Gaharu) untuk obat berbagai macam penyakit.
4. Manfaat Gaharu sebagai obat2an dikembangkan pertama kali di China Kuno, baru dalam teknologi kedokteran modern dikembangkan di berbagai negara sperti India, Singapura, Eropa, Korea, Jepun dan USA.


semoga membantu


Hi...hi...hi...hi...hi....hi..

Tdk ada statement yg menegaskan bhw gaharu utk pengawetan mayat, yg ada utk pengawaetan aksesoris...
Dan tdk ada diterangkan disana kalo Myrr utk upacara pengawetan mayat...yg ada hanya utk kegiatan religius....


you7tube7com
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 3297
Reputation : -35
Points : 5862
Registration date : 2010-01-22

View user profile

Back to top Go down

Re: DALAM PERISTIWA SALIB SEBENARNYA YESUS TIDAK MATI

Post by Sponsored content Today at 2:16 pm


Sponsored content


Back to top Go down

Page 3 of 4 Previous  1, 2, 3, 4  Next

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum