MURTADIN_KAFIRUN

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 12 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 12 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

View previous topic View next topic Go down

HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by Agapo on Sun Mar 31, 2013 9:14 pm


LONDON (Arrahmah.com) – Menurut studi terbaru, di Inggris, selama 6 tahun terakhir, jumlah umat Islam telah berkembang sebesar 37% dan jumlah masjid sudah mencapai hampir 1.500, termasuk banyaknya mushola. Berdasarkan data British Institute of Gatston, rata-rata, ratusan warga Inggris masuk Islam setiap bulannya, Al-Jazeera melaporkan.
Jumlah mualaf sangat terlihat di dalam penjara, dan jumlah remaja yang masuk Islam di sekolah, seperti dilansir KC pada Sabtu (30/3/2013).
Koresponden Al-Jazeera mengunjungi beberapa masjid dan pusat Islam di London dan menemukan bahwa diantara sejumlah mualaf terdapat begitu banyak remaja, termasuk mereka yang berasal dari Brazil, Luksemburg, dan Swedia.

Koresponden tersebut berbicara dengan Alexandra (12), putri dari Lauren Booth, yang merupakan adik ipar mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair. Gadis itu mengatakan bahwa memeluk Islam telah mengubah ibunya dan dia memutuskan untuk mengikuti teladan sang Ibu juga. Alexandra menjadi Muslim pada Ramadhan lalu.

Perlu diingat bahwa setiap tahun sekitar 5000 orang Inggris masuk Islam. Hal ini juga dilaporkan oleh presenter dan wartawan TV di London, Christian Backer, menurut BNews.kz.

“Di Inggris, lima ribu warga Inggris dalam setahun masuk Islam. Di negara-negara Eropa lainnya juga dilaporkan angka-angka serupa. Uniknya, sebagian besar mualaf adalah perempuan kulit putih, kelas menengah, dan kaum terpelajar. Mereka semua setuju bahwa Islam adalah agama yang benar, yang memberi mereka nilai, cara hidup yang tidak mereka temukan dalam peradaban Barat, nilai-nilai tradisional dan peran perempuan, yang dalam peradaban Barat sebagian besar telah sirna,” katanya. (banan/arrahmah.com)



Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2919
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by jimatkalimasada on Mon Apr 01, 2013 6:34 pm


kesimpulan:
negara beradab menjamin kebebasan beragama bahkan tidak beragama
negara setan memaksakan agama (setan)

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by sampurna234 on Tue Apr 02, 2013 9:06 am

Maaf mau ikut komen newbi.

Berita-berita ginian membuat muslim terkagum-kagum akan kehebatan islam. Sangat mengenaskan. Padahal dari pandangan kafir sesungguhnya sangat memalukan. Muslim memang tidak mengenal aturan golden rule, akibatnya muslim sangat memalukan.

Soal mualaf (kafir yg sangat gampang masuk islam) dan murtad (pekerjaan maha berat yg dilakukan muslim untuk keluar dari islam), diibaratkan seperti tim sepakbola muslim dan kafir yang bertanding di senayan.

Tim kafir bermain dengan standar normal yang sudah disepakati oleh internasional , FIFA. Sementara tim muslim bermain dengan standar sesuai keinginan islam, dimana ukuran gawang muslim hanya sebesar keranjang basket (segede lobang hajar aswat), sementara gawang kafir selebar 2 meteran lebih. Ini pasti muslim yang menang karena gawangnya hanya hampir sebesar bola itu sendiri. Dan bagi muslim pertandingan ini sah karena aturannya sudah sesuai dengan aturan islam dan aturan kafir.

Yang beginian masihkah dibanggain muslim? Alangkah memalukannya kalian muslim-muslim. Mulai sekarang stoplah beronani ria, kecuali kalian memang tidak punya malu lagi. Sangat memlukan. Menjijikkan....

sampurna234
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 220
Reputation : 11
Points : 1593
Registration date : 2013-04-02

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by Agapo on Tue Apr 02, 2013 9:32 am

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Lucy Bushill-Matthews, Muslimah mualaf dan ibu dari tiga orang anak, membawa khazanah baru dalam dunia Islam. Ia wanita berpendidikan, dan gemar menulis. Beberapa tulisannya dibukukan, yang terbaru tentang hal-hal keseharian menjadi Muslimah, yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Lentera Hati menjadi "AKU SEORANG MUSLIMAH MUALLAF: Kisah Lucu dan Sedih Menjadi Muslimah di Tanah Eropa".

Kepada Majalah Wanita Emel, dia menuliskan refleksinya tentang pilihan berislam. Berikut ini buah pikirannya:

Berita tentang bersyahadatnya Lauren Booth, ipar Tony Blair. Muslim hampir secara universal gembira bahwa 'saudara perempuan' lain telah memilih untuk memeluk Islam. Walau diakui Booth: banyak yang suka, banyak pula yang tak suka dengan pilihannya.

Alquran menjunjung tinggi prinsip: "Tak ada paksaan dalam menganut Islam." (2:256) Pasal 18 dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia 1948 menyatakan: "Setiap orang berhak atas kebebasan berpikir, mengikuti hati nurani dan tuntunan agama." Hal ini termasuk kebebasan untuk memilih agama, kebebasan untuk memilih bagaimana untuk menjalani hidup kita dengan iman sebagai kompas penuntun, kebebasan untuk membesarkan anak-anak kita dalam kerangka itu, dan - dari sudut kontroversial - kebebasan meninggalkan agama itu.

Ketika Nabi Muhammad mulai berkhotbah kepada masyarakat sekitar dia tahun 610 M, hanya dia sendiri sebagai seorang Muslim. Meskipun telah ada sepanjang sejarah kaum muslim (dengan 'm' kecil), secara harfiah berarti orang-orang yang beriman kepada Tuhan, namun belum ada yang percaya pada kredo lengkap, "Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya".

Di era itu, setiap Muslim setelah Muhammad adalah mualaf. Muslim bersukacita ketika orang lain menerima Islam, dan para pemimpin suku politeistik dari Quraisy menjadi semakin gelisah, pada satu titik mengusir seluruh masyarakat Muslim ke sebuah lembah tandus selama tiga tahun.

Hari ini, mengubah juga disambut dengan reaksi campuran, meskipun tanpa koreaksi yang sama dilontarkan jika ada Muslim baru. Masing-masing berlomba-lomba mencari tahu mengapa ia menerima Islam. Saya terkesan dengan jawaban Yusuf Islam alias Cat Stevens tiap kali ditanya tentang mengapa ia masuk Islam, "Yah mengapa Anda mengikuti Islam? Saya seorang Muslim untuk alasan yang sama seperti Anda."

Sayangnya, banyak umat Islam yang tak menyadari, mengapa ia beragama Islam. Banyak Muslim yang menjadi Muslim hanya karena orang tua mereka Muslim.

Bagaimanapun, adalah wajar bagi orangtua untuk memilih membesarkan mereka dalam iman mereka sendiri. Sayangnya, jika kita mengalami pendidikan budaya yang ketat, ini bisa bingung dengan dan menyalahkan semua pada agama kita. (Padahal, mungkin itu pola asuh orang tua yang salah, red).

Anak-anak saya sudah protes pada cara saya mendidik mereka, yang mencoba untuk memasukkan nilai-nilai moral dan kebiasaan serta dasar teologis Islam. "Saya ingin memiliki kehendak bebas saya," kata putri saya yang menginjak pra-remaja, saat tertekan dengan desakan orangtuanya untuk memastikan kamarnya rapi. "Hidupku akan sangat jauh lebih baik jika aku bukan Muslim," lanjutnya. "Islam menyuruh aku harus berdoa dan memberi makan kelinci, membaca Alquran dan kamarku rapi."

Anak saya yang berusia delapan tahun juga sangat percaya pada kebebasan pribadi. Dia menulis dalam diarinya, "Itu membuat saya sedih saya harus melakukan apapun yang saya diberitahu untuk melakukannya. Saya senang jika saya mendapatkan apa pun yang saya inginkan."

Kita pasti harus mengakui dan menghormati pilihan anak-anak kita sendiri. Saya telah ditanya beberapa kali oleh orang-orang, beberapa dari mereka Muslim, "Kapan Anda akan membuat anak Anda memakai jilbab?" Seolah-olah masalah itu ada di tangan saya, bukannya pilihan yang sangat pribadi.

Anak tertua saya, dia telah memutuskan dia ingin membuat pilihan sendiri. "Ketika aku dewasa," katanya, "Aku akan melihat semua agama dan melihat mana yang paling masuk akal bagiku." Saya hanya bisa berharap dia seorang 'peneliti' terbaik dan jeli, walaupun sebagai seorang Muslim, wajar saja bahwa saya berharap dia memilih Islam.

Sebuah kasus baru-baru di AS melibatkan remaja Fatimah Rafiqah Barry yang memilih agama Kristen, kemudian melarikan diri dari orang tuanya yang Muslim. Ia menyatakan akan dibunuh jika ia kembali. Namun dikatakan dalam Alquran (4: 80) "Dan orang-orang yang berpaling, kami tidak mengutus kamu sebagai wali mereka" .

Ubaydallah ibn Jahsh pada zaman Rasulullah meninggalkan Islam dan menganut Kristen. Ia hidup bebas sebagai seorang Kristen sampai dia meninggal. Kita mungkin tidak setuju dengan pilihannya, tetapi dalam hal ini setiap orang bertanggung jawab pada akhirnya kepada Allah, dan bukan untuk orang lain.

Alquran menantang kita, "Jika telah menjadi kehendak Tuhanmu bahwa semua orang di dunia harus beriman, maka semua orang di bumi akan beriman!" (10:99)

Saya hanya bisa terus berdoa, semoga anak-anak saya tetap tumbuh dalam keimanan, dan ketika besar, tetap memilih Islam sebagai agamanya.

Lucy Bushill-Matthews, adalah penulis Welcome to Islam – a Convert’s Tale dan kini mengelola beberapa madrasah di Inggris.



Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2919
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by buncis hitam on Tue Apr 02, 2013 10:46 am

Yang beginian dipercaya?? Apalagi dari media islam dan media indonesia. Karena dari media tsb masih cukup mendukung islam (pro-islam). Saya pernah denger berita mengenai islam masuk kurikulum amerika, namun nyata2nya saya tidak pernah mendapat apapun mengenai hal tsb dari amerikanya sendiri. Usut punya usut ternyata, berita tsb hanyalah berita boong yang disampaikan oleh ustad shamsi ali di salah satu universitas di indonesia yaitu USBI. Jadi jika kita mendapatkan berita semacam itu harap dicrosscek terlebih dahulu untuk mengetahui kepastiannya. Saya yakin berita yang kaya beginian di media netral dan internasional gak bakalan ada. Jika ngomongin perkembangan muslim di inggris itu emang kebanyakan hanyalah para imigran yang pindah dari negara islam ke negara bebas seperti di inggris ini. Alias mereka sedang lari terkencing-kencing dari negara islamnya sendiri.

Tapi kalo warga inggris yang pindah agama atau kepercayaan mungkin memang pindah setiap bulan atau setiap tahun. Namun kebanyakan dari mereka di bulan berikutnya atau di tahun berikutnya pindah lagi.

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by jimatkalimasada on Thu Apr 04, 2013 10:03 pm



minggat dari negara sariat karena hidup sekarat ke negara kafir
lalu beranak-pinak bak kelinci an menjadi beban sosial masyarakat

eeee... malah negara kafirnya mau disariatkan
gak berotak blas

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by Agapo on Sat Apr 06, 2013 4:10 am

Wahyu Soeparno Putro: Adzan Subuh Pengganggu Tidurnya


Wajahnya kerap muncul di televisi di Indonesia. Dia terbilang sukses membawakan sebuah acara bertemakan religi. Selama ini dia lebih dikenal dgn nama 'Indonesia'-nya, Wahyu Soeparno Putro. Tak banyak yang mengetahui siapa nama asli, pria kelahiran Skotlandia pada 28 Juli 1963 ini. Meski terlahir di tanah Skotlandia, dia mengaku sejak kecil telah menjadi penganut Budha. Orangtuanya memberi nama, Dale Andrew Collins-Smith. Menghabiskan kulian di tanah Australia, Dale mengawali kisah hidupnya di Indonesia ketika bekerja di sebuah perusahaan kerajinan di Yogyakarta pada 1999.

Sebagai seorang yang terbiasa mandiri karena pada usia 20 tahun telah menjadi yatim piatu, Dale harus menghadapi kehidupan dengan tradisi yang jauh berbeda dengan asal-usulnya. Seperti ketika dia harus mendengarkan suara adzan yang berkumandang setiap hari dari masjid yang letaknya berdekatan dengan tempat tinggalnya di kota gudeg itu.

Awalnya, dia begitu terganggu dengan suara adzan, khususnya Adzan Subuh. Seakan tak mau terganggu, adzan itu begitu mengusik kenyamanan tidurnya. Adzan itu seperti menggedor-gedor gendang telinganya. Selama tinggal di Skotlandia dan Australia, dia tak pernah mendapatkan situasi seperti itu.

Dale tinggal di rumah seorang warga Yogya bernama Soeparno. Ayah beranak lima yang bekerja sebagai satpam itu sudah menganggap Dale sebagai anaknya sehingga dibebaskan untuk tinggal dirumahnya. Karena setiap hari mendengarkan suara adzan Subuh itu, Dale kemudian menjadi terbiasa mendengarkannya. Bahkan, karena itu dia berubah menjadi kerap terbangun di pagi hari.

Tak hanya itu, setelah menetap cukup lama di rumah itu, Dale terbiasa bangun 5-10 menit lebih awal dari adzan Subuh. ''Ini yang membuat saya heran,'' katanya. ''Padahal sejak kecil saya tak pernah bisa bangun pagi, tapi di sana (Yogyakarta) saya mampu merubah pola hidup saya untuk bangun pagi.''

Suara adzan itu tampaknya menjad awal pertemuannya dengan Islam. Perlahan hidayah itu merasuk ke dalam jiwanya. Dia pun mulai bertanya-tanya tentang Islam. Diawali dengan pertanyaan sederhana seperti mengenai sholat dan puasa. Tanpa malu, dia menanyakan itu kepada teman-teman Muslim-nya. Di saat Ramadhan, Dale mulai ikut-ikutan berpuasa. ''Awalnya saya cuma ingin mengetahui saja seperti apa sih rasanya puasa,'' tuturnya. Rutinas bangun pagi sebelum sholat Subuh dan puasa Ramadhan yang mulai terbangun dalam dirinya ternyata memberikan perasaan tenang bagi dia. Perasaan itu menjalar terus dalam dirinya. ''Saat itu saya merasa seperti sudah sangat dekat saja dengan orang-orang di sekitar saya,'' katanya sambil mengaku pada fase tersebut dia sudah semakin fasih berbicara Indonesia.

Tak merasa cukup terjawab tentang Islam pada rekan sepergaulan, Dale kemudian memberanikan diri untuk bertanya kepada ketua pengurus masjid dekat tempatnya tinggal. Tapi sekali lagi, hasratnya untuk mengetahui Islam masih belum terpuaskan. Maka pada suatu ketika, bertemulah dia dengan seorang ustadz bernama Sigit. Ustadz ini masih berada satu kampung dengan tempat tinggalnya di kediaman Soeparno. ''Waktu saya ceritakan tentang pengalaman saya, dia malah berkata kepada saya,'Sepertinya malaikat mulai dekat dengan kamu','' kata Dale menirukan ucapan Pak Sigit.

Mendengar ucapan itu, Dale merasakan seperti ada yang meledak-ledak di dalam dirinya. ''Semuanya seperti jatuh ke tempatnya,'' kata dia menggambarkan situasi emosional dirinya ketika itu. ''Saat itu saya juga sudah bisa menangkap secara akal sehat tentang Islam,'' tambahnya. Ledakan yang ada di dalam diri itu kemudian membawa Dale terus menjalin hubungan dengan Pak Sigit. Dari sosok ustadz itu, dia mengaku mendapatkan sebuah buku tentang Islam dan muallaf. Dan pada saat itu pula, niatnya untuk mempelajari sholat kian menggelora.

Di saat dirinya merasa semakin menuju Islam, pria yang begitu berharap bisa menjadi warga negara Indonesia ini kemudian bertanya pada Soeparno. ''Saya merasa lucu karena sudah seperti merasa Muslim,'' kata dia kepada ayah angkatnya itu. ''Tetapi bagaimana caranya,'' sambung dia. Mendengar ucapan pria bule, Soeparno sangat terkejut. Lantas lelaki ini menyarankan agar Dale masuk Islam saja melalui bantuan Pak Sigit.

Tidak membutuhkan waktu lama, medio 1999, Dale Andrew Collins-Smith kemudian mengucapkan syahadat sekaligus berganti nama menjadi Wahyu Soeparno Putro. Prosesi 'hijrah' itu dilakukannya di masjid yang mengumandangkan adzan Subuh dekat rumahnya, yang dulu dianggap telah mengganggu tidurnya. (WSP)

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2919
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by fiqazazfiq on Sat Apr 06, 2013 5:34 am

Artis dan Model Terkenal: Masha Memeluk Islam



Artis dan model terkenal Russia Masha Alalykina memeluk agama Islam setelah Allah memakbulkan doa nya kepada rakan nya semasa dalam keadaan koma, . “Saya tidak tahu bagaimana saya ingin menolong teman saya. Hari itu, untuk pertama kali saya berdoa dan memohon pada Tuhan,” dan pada hari esok nya teman nya menalipon beliau dan berkata dia melihat Masha Alalykina datang membantunya ketika dalam sakit, kata nya semasa ditemuramah. Masha menangis seketika kerana itu pertama kali dalam hidupnya Masha menginginkan sesuatu dari Tuhan. Masha mulai meninggalkan kemasyoran nya dan menerima Islam. Katanya ketika semasa menjadi artis langsung diri nya tiada berniat untuk menjadi Islam, berpuasa, mengerjakan haji dan meminum air zam zam... dan kini dia sudah memakai jilbab “Keimanan kepada Allah telah mengubah hidup saya. Keinginan untuk beriman kepada Allah ada datang dalam hati nurani sesaorang orang. Saya tidak percaya bahwa Allah memberikan kecerdasan manusia hanya untuk kita hidup, makan, tidur, dan kemudian mati. Allah memberi kita kesempatan untuk hidup pada jalan yang benar dengan itu kita dapat mencapai-Nya tambah Masha lagi. Masha melihat bahwa semua peraturan Islam dapat diterapkan dalam kehidupan, dan menurutnya, jalan Islam adalah jalan yg baik. “saya merasa bersyukur. Sekarang saya mendapat kesempatan untuk membandingkan bagaimana saya disatu ketika dahulu dan sekarang. Sekarang saya menjalani kehidupan yang sebenarnya”. Pada awalnya Masha merasa berat untuk mempelajari bahasa arab dan Al-Qur’an, namun ketika mempelajarinya, Masha semakin menyukai. “Saya pikir ini adalahsatu kunci untuk mempelajari ilmu pengetahuan yg lainnya,” Sekarang Masha sedang belajar diuniversiti. Masha sudah menguasai 5 bahasa dan menulis beberapa lagu Islam. Ia masih tetap meminati musik, namun sudah beralih pada kegemaran Nasyid sepert i Raihan, Sami Yusuf, dan Yusuf Islam. Katanya lagi, beliau masih mempunyai banyak wang hasil dari kedudukannya dalan industry hiburan dan semua kilauan masa lalu menjadi tidak berharga lagi, kini sudah berubah dan menjadi kewajipan nya bagi membantu menyelamatkan yg lain dari kesesatan dan menjadi contoh pada mereka. “Saya tidak suka melihat foto-foto saya ketika dahulu. Namun, tidak masaalah orang melihat dan belajar serta mengambil iktibar dari itu semua Seseorang dapat bertaubat dan membersihkan kesalahan masalalu dengan beramal disisi Allah, Insya Allah.” Jelasnya lagi. Harapannya sekarang ini semoga mereka yang belum menemuikan Islam dapat melihat ke dalam diri sendiri dan merenungi hal-hal diluar yang ada didunia mereka. “Jika Anda tidak dapat berpikir tentang Allah setidaknya mencuba untuk membersihkan diri dari sifat buruk seperti cinta diri, sombong, iri hati, penindasan, berbohong, riak, Jika seseorang ingin mengambil langkah baik terhadap Islam, mereka harus berpikir dan mencari bantuan dari hati nurani mereka.” Tegas Masha lagi.

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1551
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Trinitas membawaku ke Islam Oleh Roger Hadden Ex Kristen, Irlandia

Post by fiqazazfiq on Sat Apr 06, 2013 5:58 am

Trinitas membawaku ke Islam
Oleh Roger Hadden Ex Kristen, Irlandia

My name is Roger Hadden, dan saya berasal dari Dungannon di Irlandia Utara. Saya seorang dokter gigi yang saat ini bekerja di Inggris. Saya telah tinggal di Irlandia Utara dan Skotlandia, dan saya sekarang berbasis di Inggris. Aku dibesarkan sebagai seorang Kristen, dan orangtua yang Kristen yang dilahirkan kembali.

Meskipun saya dibesarkan dengan ajaran-ajaran Alkitab, saya memang tidak terutama mematuhi prinsip-prinsip. Kurasa aku seperti kebanyakan pemuda Inggris, dalam bahwa aku suka bersenang-senang tapi mungkin tidak tahu mana batas-batas yang ditetapkan. Sementara saya tidak praktik agama apapun, saya selalu percaya bahwa ada Tuhan.

Aku ilmiah berpikiran, tapi menyadari bahwa mengakui ada Big Bang tidak harus mengesampingkan kemungkinan adanya Tuhan yang dikendalikan dan merencanakan acara ini. Kita tidak bisa datang dari apa-apa, dan kami tidak membuat diri kita sendiri, jadi kita harus telah diciptakan. Aku berpikir tentang Allah dari waktu ke waktu, tapi itu tidak pernah memiliki dampak nyata pada hati saya. Pertemuan pertama saya dengan Islam yang saya kira adalah media, tetapi saya cenderung untuk tidak menghakimi orang-orang atau hal-hal sampai saya melihat atau mencari tahu tentang mereka sendiri dan mendengar kedua sisi dari cerita.

Ketika saya pergi ke Universitas saya bertemu banyak Muslim. Pada waktu itu kita membahas agama sedikit, tapi aku tidak berpikir serius tentang menjadi agama. Keinginan saya adalah terlalu kuat, jadi aku hanya ingin menikmati diriku sendiri. Pada waktu itu, saya tahu bahwa pada tahap tertentu saya ingin mengubah cara saya dan menjadi seorang Kristen. Saya kemudian akan juga ingin mengetahui tentang agama-agama lain dan memahami apa yang membuat orang-orang yang percaya pada mereka.

Ketika saya masih di akhir tahun di Universitas, saya membuat rencana untuk mereformasi diri dan menjadi orangtua, "dilahirkan kembali Kristen". Jadi aku mulai penelitian saya dengan membaca Alkitab.

Konsep Trinitas selalu mengganggu saya, dan itu adalah tujuan utama saya untuk memahaminya. Aku ingat sebagai seorang anak yang ingin meminta Allah untuk sesuatu. Aku tidak yakin apakah untuk berdoa kepada Allah atau untuk berdoa kepada Yesus. Saya memutuskan untuk berdoa kepada Tuhan seperti yang saya tahu jika dia menciptakan segala sesuatu, maka ia akan mendengar saya dan membantu saya.

Saya berbicara dengan beberapa Menteri, dan beberapa upaya dilakukan untuk menjelaskan Trinitas. Tidak satupun dari mereka meyakinkan saya. Aku terus membaca Alkitab, mencari kebenaran. Jelas aku tidak seorang sarjana dalam agama Kristen tapi edisi Trinity disadap saya. Mengapa para nabi Perjanjian lama semua berdoa kepada Allah dan melakukan perbuatan yang berharap untuk pengampunan Allah? Yang Yesus berdoa kepada?

Ada tidak menyebutkan Trinitas di dalam Perjanjian lama, dan banyak yang berpendapat tidak ada dalam Perjanjian Baru. Aku tahu Allah tidak berubah, sehingga ada masalah di suatu tempat. Saya berbicara dengan teman-teman saya di Universitas. Beberapa orang Sikh, Katolik, ateis, dan beberapa orang Muslim.

Konversi saya mengubah hidup saya benar-benar, dan melihat kembali aku tahu aku membuat keputusan yang benar ketika saya menemukan bahwa Islam memerintahkan penyembahan satu Tuhan, dan bukan untuk membuat setiap mitra dengan dia, saya sangat tertarik. Aku terus membaca Alkitab dan Kristen sumber tetapi juga mulai membaca beberapa buku-buku Islam.

Saya membaca bahwa Muslim percaya bahwa Allah mengutus pesannya kepada manusia melalui nabi yang berbeda sejak Adam manusia pertama. Semua nabi percaya hanya satu Allah dan mereka juga percaya bahwa ada akan menjadi hari perhitungan ketika semua orang akan dibangkitkan dan dihakimi.

Saya menyadari bahwa ini adalah apa yang saya percaya, dan apa yang saya pikir Alkitab mengatakan kepada saya. Aku membahas hal-hal dengan orang tua saya, dan mereka tidak terlalu terkesan. Dalam beberapa bulan oleh kasih karunia Allah aku menjadi seorang Muslim.

Konversi saya mengubah hidup saya benar-benar, dan melihat kembali, aku tahu aku membuat keputusan yang benar, berterima kasih kepada Tuhan. Daripada menjalani hidup dalam cara yang egois menyenangkan keinginan saya, saya mencoba sekarang untuk membantu orang lain dan menyenangkan Tuhan. Saya sekarang telah seorang Muslim selama lima tahun dan saya masih belajar hal-hal baru dan menakjubkan tentang agama.

Setiap kali saya mendengar sesuatu yang "negatif" tentang agama, saya mendapatkan masalah menjelaskan kepada saya dan ternyata menjadi hal yang sangat positif dan indah. Saya melanjutkan untuk belajar bahasa Arab dan Al-Quran. Dalam karir saya telah membuat saya lebih terfokus, dan sekarang saya ingin melakukan segalanya untuk kemampuan terbaik saya. Teman-teman saya di Universitas sering terkejut tentang perubahan saya, terutama yang berkaitan dengan kedokteran gigi.

Orang tua saya percaya adalah dicuci otak, dan banyak dari teman-teman saya berpikir, dan masih berpikir, itu hanya sebuah fase. Seperti yang telah selama lima tahun sekarang, orang tua saya tahu itu tidak hanya sebuah fase.

Saya pertama memberitahu orangtuaku bahwa aku sedang berpikir untuk menjadi seorang Muslim, dan mereka mengatakan kepada saya bahwa itu adalah "kebencian agama" dan bahwa saya tidak harus melakukannya. Kami berbicara tentang itu untuk sementara waktu, dan karena saya yakin, aku yakin aku harus melakukannya. Saya tidak mau dihukum di kehidupan berikutnya.

Beberapa bulan kemudian aku mengambil langkah terbaik dan memeluk Islam. Hari yang sama, ayah saya membelikan saya sebuah mobil, tidak sebagai hadiah konversi, sebaliknya, itu adalah kebaikannya dan itu hanya kebetulan berada pada hari yang sama.

Sejak Universitas, saya selalu hidup jauh dari saya

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1551
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by fiqazazfiq on Sat Apr 06, 2013 6:02 am

Menteri Methodist masuk Islam
Masa kecil dan pendidikan

"Ada beberapa ironi dalam kenyataan bahwa seharusnya terbaik, paling terang dan paling idealis Menteri-to-be yang dipilih untuk yang terbaik dari seminari pendidikan, misalnya yang ditawarkan pada waktu itu di Harvard Divinity School. Ironisnya adalah bahwa, mengingat seperti pendidikan, seminaris terkena... banyak... kebenaran sejarah. .. Dengan demikian, yang tak terlupakan yang nyata bahwa hampir mayoritas seminari seperti lulusan seminari meninggalkan, tidak untuk mengisi mimbar, di mana mereka akan diminta untuk berkhotbah bahwa yang mereka tahu adalah tidak benar, tetapi untuk memasukkan berbagai profesi konseling. Begitulah juga kasus untuk saya, sebagai I melanjutkan untuk mendapatkan master s dan doktor dalam bidang psikologi klinis."

Dr Dirks adalah mantan Menteri (diakon) gereja Methodis Amerika. Dia memegang gelar Master in Divinity dari Harvard University dan gelar doktor dalam bidang psikologi dari University of Denver. Penulis "salib dan bulan sabit: dialog lintas-iman antara agama Kristen dan Islam" (2001), dan "Abraham: teman dari Allah" (2002). Dia telah menerbitkan lebih dari 60 artikel dalam bidang psikologi klinis, dan lebih dari 150 artikel tentang kuda Arab.
2002 (Abu Yahya) Jerald F. Dirks, M. Div, Psy. D. direproduksi di bawah ini dengan ijin-nya dan dibagi menjadi enam bagian tanpa silih bergantinya apapun atau mengedit konten teks.

Salah satu kenangan masa kecil saya paling awal adalah mendengar lonceng gereja tol untuk kebaktian Minggu pagi di kecil, kota pedesaan di mana saya dibesarkan. Gereja Metodis adalah struktur kayu tua dengan menara bell, dua anak kelas sekolah Minggu s cubbyholed di belakang folding, pintu kayu untuk memisahkan dari tempat kudus, dan loft paduan suara yang menempati ruang kelas sekolah minggu untuk anak-anak. Ia berdiri berjarak kurang dari 2 blok dari rumah saya. Ketika Bel berbunyi, kami akan datang bersama-sama sebagai sebuah keluarga, dan membuat ziarah mingguan kami kepada Jemaat.

Dalam pengaturan pedesaan yang dari tahun 1950-an, tiga gereja di kota sekitar 500 adalah pusat kehidupan masyarakat. Gereja Metodis lokal, yang keluarga saya milik, mensponsori acara sosial es krim dengan tangan-menghidupkan, buatan sendiri es krim, makan malam potpie ayam, dan daging panggang jagung. Saya dan keluarga saya selalu terlibat dalam semua tiga, tetapi masing-masing datang hanya sekali setahun. Selain itu, ada dua minggu komunitas sekolah Alkitab setiap bulan Juni, dan saya masih jamaah pengajian melalui tahun kedelapan saya kelas di sekolah. Namun, Minggu pagi ibadah dan sekolah Minggu acara mingguan, dan saya berusaha keras untuk menjaga memperluas koleksi saya sempurna kehadiran pin dan penghargaan untuk menghafal ayat-ayat Alkitab.

Oleh saya hari SMP, lokal Methodist Church telah ditutup, dan kami menghadiri gereja Methodist di tetangga
kota, yang hanya sedikit lebih besar daripada kota di mana saya tinggal. Di sana, pikiran saya pertama kali mulai berfokus pada pelayanan sebagai panggilan pribadi. Saya menjadi aktif dalam Methodist Youth Fellowship, dan akhirnya menjabat sebagai sebuah distrik dan petugas konferensi. Saya juga menjadi pendeta biasa selama pelayanan pemuda minggu tahunan.
Masa kecil dan pendidikan
Perjuangan untuk integritas pribadi
Menenun berbagai benang ke tunggal untai
Kenyamanan tua dan akrab identitas
Bermain permainan kata intelektual
Membayar harga kecil untuk hasil yang baik
Khotbah saya mulai untuk menarik perhatian masyarakat luas, dan sebelum lama saya kadang-kadang mengisi mimbar gereja-gereja lain, di Keperawatan rumah, dan di berbagai pemuda yang berafiliasi dengan gereja dan wanita kelompok, mana saya biasanya menetapkan catatan kehadiran.

Oleh usia 17 tahun, ketika saya mulai tahun pertama saya di Harvard College, keputusan saya untuk memasuki pelayanan telah dipadatkan. Selama tahun pertama saya, saya terdaftar di dua semester di perbandingan agama, yang diajarkan oleh Wilfred Cantwell Smith, bidang keahlian yang spesifik adalah Islam. Selama itu, saya memberikan jauh lebih sedikit perhatian Islam, daripada yang saya lakukan untuk agama lain, seperti Hinduisme dan Buddhisme, sebagai dua terakhir tampak jauh lebih esoteris dan aneh bagi saya. Sebaliknya, Islam tampaknya agak mirip dengan Kekristianan saya sendiri. Dengan demikian, saya didn t berkonsentrasi pada itu sebanyak mungkin seharusnya, meskipun aku bisa ingat menulis sebuah makalah untuk kursus pada konsep Wahyu dalam Al Qur'an. Meskipun demikian, kursus adalah salah satu standar akademis yang ketat dan tuntutan, saya melakukan memperoleh sebuah perpustakaan kecil tentang setengah lusin buku-buku Islam, yang ditulis oleh non-Muslim, dan semua yang ada untuk melayani saya dalam manfaat yang baik 25 tahun kemudian. Saya juga memperoleh dua berbeda terjemahan makna Al an, yang saya membaca di waktu.
Musim semi, Harvard bernama saya seorang sarjana Hollis, menandakan bahwa saya adalah salah satu siswa pre-theology di perguruan tinggi. Musim panas antara tahun saya mahasiswa baru dan mahasiswa tahun kedua di Harvard, saya bekerja sebagai Menteri Pemuda di United Methodist Church cukup besar. Berikut musim panas, saya memperoleh lisensi saya untuk Preach dari Gereja Methodis Amerika. Setelah lulus

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1551
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by fiqazazfiq on Sat Apr 06, 2013 6:05 am

Awalnya ia bekerja sebagai musisi di gereja sekaligus penginjil. Namun kini, ia berkeliling dunia dan telah banyak mengislamkan orang

Dr. Yusuf Estes lahir tahun 1944 di Ohio, AS. Tahun 1962 hingga 1990 ia bekerja sebagai musisi di gereja, penginjil sekaligus mengelola bisnis alat musik piano dan organ. Awal 1991 ia terlibat bisnis dengan seorang pengusaha Muslim asal Mesir bernama Muhammad Abd Rahim. Awalnya ia bermaksud meng-Kristenkan pria Mesir itu. Namun akhirnya ia justru memeluk Islam diikuti oleh istri, anak-anak, ayah serta mertuanya. Ia menguasai bahasa Arab secara aktif, demikian juga ilmu Al-Quran selepas belajar di Mesir, Maroko dan Turki. Sejak 2006, Yusuf Estes secara regular tampil di PeaceTV, Huda TV, demikian pula IslamChannel yang bermarkas di Inggris. Ia juga muncul dalam serial televisi Islam untuk anak-anak bertajuk “Qasas Ul Anbiya” yang bercerita tentang kisah-kisah para Nabi.

Yusuf terlibat aktif di berbagai aktifitas dakwah. Misalnya, ia menjadi imam tetap di markas militer AS di Texas, dai di penjara sejak tahun1994, dan pernah menjadi delegasi PBB untuk perdamaian dunia. Syekh Yusuf telah meng-Islam-kan banyak kalangan, dari birokrat, guru, hingga pelajar.

***

Nama saya Yusuf Estes. Saat ini dipercaya memimpin sebuah organisasi bagi Muslim asli Amerika. Kini sepanjang hidup saya berikan untuk Islam. Saya berkeliling dunia untuk memberikan ceramah dan berbagi pengalaman bagaimana Islam hadir dalam diri saya. Organisasi kami terbuka untuk berdialog dengan berbagai kalangan. Misalnya para pemuka agama seperti pendeta, rabi (ulama kaum Yahudi-red) dan lainnya dimanapun mereka berada.

Kebanyakan medan kerja kami adalah kawasan institusional seperti pusat militer, universitas, hingga penjara. Tujuan utama adalah untuk menunjukkan Islam yang sebenarnya dan memperkenalkan bagaimana hidup sebagai seorang Muslim. Meskipun Islam saat ini berkembang sebagai salah satu agama terbesar kedua setelah Kristen, namun masih banyak saja terjadi misinformasi tentang Islam. Misalnya Islam selalu diidentikkan dengan hal berbau Arab.

Banyak orang bertanya pada saya bagaimana mungkin seorang pendeta atau pastur Kristen bisa masuk Islam. Padahal tiap hari kami menyampaikan kebenaran Kristen. Belum lagi dengan berita-berita negatif tentang perilaku buruk Islam di media. Pasti tidak ada orang yang tertarik dengan Islam. Pernah seorang pria Kristen bertanya pada saya melalui e-mail kenapa dan bagaimana saya meninggalkan Kristen dan masuk Islam. Saya berterima kasih pada semua yang bersedia mendengar kisah saya berikut ini. Semoga Allah ridha.

Keluarga Kristen taat

Saya lahir di Ohio, besar dan bersekolah di Texas. Dalam tubuh saya mengalir darah Amerika, Irlandia dan Jerman hingga sering disebut WASP (white anglo saxon protestant). Keluarga kami adalah penganut Kristen yang sangat taat. Tahun 1949, ketika masih di bangku SD kami pindah ke Houston, Texas. Saya dan keluarga sering hadir secara rutin ke gereja. Malah saya dibaptis pada usia 12 tahun di Pasadena, masih Texas.

Sebagai seorang remaja, saya punya keinginan untuk bisa berkunjung ke banyak gereja di berbagai tempat guna menambah pengalaman dan pengetahuan Kristen. Kala itu saya benar-benar haus untuk mempelajari ajaran Kristen. Tidak hanya ajaran Kristen, bahkan ajaran Hindu, Budha, Yahudi,hingga Metafisika juga saya pelajari. Hanya satu ajaran yang saya tidak begitu serius dan bahkan tidak menaruh perhatian sama sekali, yakni Islam.

Saya suka musik terutama klasik. Hingga saya sering dapat undangan menyanyi di berbagai gereja. Di kisaran tahun 1960-an saya mengajar musik dan tahun 1963 punya studio sendiri di Laurel, Maryland yang saya beri nama “Estes Music Studios.” Hingga tahun 1990 atau hampir 30 tahun lamanya saya bersama dengan ayah mengelola bisnis entertainment. Kami juga punya toko alat musik piano dan organ di Texas, Oklahoma hingga Florida.

Ayah dulu pernah aktif dalam aneka kegiatan gereja. Dari sekolah minggu hingga aktifitas penggalangan dana bagi pengembangan sekolah Kristen. Dia sangat menguasai Bibel dan juga terjemahannya. Melalui ayah pula saya belajar Bibel dalam berbagai versi dan terjemahan.

Ayah saya, seperti kebanyakan pendeta lainnya, selalu mendapat pertanyaan:”Apakah Tuhan yang menulis Bibel?” Biasanya jawabannya adalah: “Bibel adalah rangkaian kata inspirasi seorang lelaki yang berasal dari Tuhan.” Itu bermakna, menurut saya, manusialah yang menulis Bibel. Tentu saja, selama bertahun-tahun, jawaban itu menimbulkan banyak tanggapan bahkan penolakan. Namun ayah selalu menambahkan,”Akan tetapi (Bibel) itu tetap kata dari Tuhan yang diilhamkan kepada manusia.” Begitulah.

Mencari Tuhan

Beranjak dewasa dan memiliki usaha sendiri, akhirnya saya “menyerah”. Saya tidak mungkin jadi seorang pendeta. Saya takut bermental hipokrit. Saya belum bisa menerima tentang konsep Tuhan itu satu namun pada saat yang sama Dia menjadi “Tiga” atau Trinitas. Saya selalu bertanya-tanya, jika Dia “Tuhan Bapa” bagaimana mungkin pada saat yang sama juga menjadi “Anak Tuhan?”

Selama bertahun-tahun saya mencoba mencari Tuhan dengan berbagai cara. Saya pelajari dan cek dalam agama Budha, Hindu Metafisika, Taoisme, Yahudi dan banyak lagi. Bertahun-tahun saya pelajari hingga mendekati usia ke-50 saya belum menemukan siapa Tuhan yang sebenarnya. Lalu saya mencoba bergaul dengan banyak kalangan, termasuk dengan para evangelis dan penginjil yang punya pengalaman di berbagai tempat dan negara. Kami sering melakukan perjalanan jauh. Namun tidak ada jawaban yang memuaskan. Tidak ada yang mau menjawab siapa yang menulis Bibel sebenarnya, kenapa Bibel banyak versi padahal bukunya sama, kenapa banyak sekali terdapat kesalahan versi terkini dengan versi terdahulu. Dan, bahkan, dalam berbagai versi Bibel, saya tidak menemukan satupun kata “Trinitas.”

Kolega saya akhirnya tidak mampu meyakinkan saya. Mereka lelah mencari jawaban yang tepat atas pertanyaan-pertanyaan “nyeleneh” tersebut. Sampai akhirnya datanglah satu kejadian yang merupakan awal perjumpaan saya dengan Islam. Kejadian yang akhirnya meruntuhkan semua konsep-konsep dan keyakinan-keyakinan yang telah membebani saya selama bertahun-tahun. Solusi dan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan saya datang justru dengan cara, yang menurut saya, aneh dan ganjil.

Jumpa pria Mesir

Ceritanya, awal 1991 ayah mencoba menjalin bisnis dengan seorang pengusaha dari Mesir. Ia meminta saya untuk bertemu dengan pria Mesir itu. Bagi saya inilah kali pertama mengadakan kontak bisnis internasional. Yang saya tahu tentang Mesir adalah piramid, patung Sphinx, dan sungai Nil. Hanya itu. Lalu ayah menyebut bahwa pria itu seorang Muslim.

Apa? Islam? Saya tidak percaya dengan apa yang saya dengar. Menjalin hubungan dengan orang Islam? Spontan batin saya menolak. Tidak, no way! Saya mengingatkan ayah agar membatalkan kontak dengan pria itu dengan menyebut hal-hal negatif tentang orang Islam. Orang Islam teroris, pembajak, penculik, pengebom, dan entah apa lagi. Saya sebut juga mereka (orang Islam) tidak percaya dengan Tuhan, tiap hari kerjanya mencium tanah lima kali sehari, dan menyembah kotak hitam di tengah padang pasir (maksudnya Ka’bah-red.). Tidak! Saya tidak mau jumpa orang itu.

Ayah tetap mendesak. Ia menyebut orang itu sangat ramah dan baik hati. Akhirnya saya menyerah dan bersedia bertemu dengan pengusaha Islam tersebut. Tapi untuk pertemuan tersebut saya buat semacam “aturan” khusus. Antara lain; saya mau bertemu dengannya pada hari Minggu setelah kegiatan di gereja, sehingga punya “kekuatan” kala bertemu nanti. Saya musti bawa Bibel, pakai baju jubah dan peci ala gereja bertuliskan “Yesus Tuhan Kami.” Istri dan kedua anak perempuan saya juga harus datang di saat pertemuan pertamakali dengan orang Islam itu.

Tibalah hari H. Ketika saya masuk toko, langsung saya tanya pada ayah mana orang Islam itu. Ayah menunjuk seorang laki-laki di dekatnya. Mendadak saya dilanda kebingungan. Ah sepertinya pria itu bukan si Islam yang dimaksud. Hati saya membatin. Penampilannya tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Laki-laki asal Mesir itu tidak berjanggut, bahkan tidak punya rambut sama sekali alias botak. Ia tidak bersorban dan tidak pula berjubah. Malah pakai jas.

Spontan saya mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Mengamati orang-orang yang hadir. Saya mencari-cari orang yang pakai jubah dengan surban melilit di kepalanya, berjenggot lebat serta alis mata tebal. Khas orang Arab. Namun tidak ada seorangpun yang memenuhi kriteria saya. Yang lebih mengejutkan, pria itu malah menegur saya dengan sangat ramah. Ia menyambut dan menjabat tangan saya dengan hangat. Namun saya tidak terkesan dengan tingkahnya itu. Hanya ada satu pikiran, yakni bagaimana meng-Kristenkan pria Mesir itu.

Interogasi

Selepas perkenalan singkat, saya pun mulai “menginterogasi” pria Mesir tersebut. Anda percaya dengan Tuhan? tanya saya mengawali. Pria itu menjawab ya. Saya mencocornya lagi dengan rentetan pertanyaan lain seperti keyakinan Islam kepada Nabi Adam, Ibrahim. Musa, Daud, Sulaiman hingga Isa Al-Masih. Saya dibuat terpana kala mendengar jawabannya. Ia menjelaskan Islam percaya dengan Nabi-Nabi yang saya sebut tadi. Bahkan makin ternganga kala diberitahu Islam juga beriman dengan salah satu Kitab Allah yakni Injil dan Nabi Isa adalah salah satu utusan-Nya. Fantastik!

Yang bikin saya syok adalah tatkala mengetahui ternyata Islam juga percaya dengan Almasih (baca: Nabi Isa). Dalam Islam ternyata Isa diimani; sebagai utusan Tuhan dan bukan Tuhan, lahir tanpa seorang ayah, ibunya adalah Maryam. Ini sudah lebih dari cukup bagi saya untuk mempelajari Islam lebih lanjut. Ah padahal sebelumnya saya sangat benci dengan Islam. Kini saya harus mempelajarinya? Bagaimana mungkin?

Akhirnya kami jadi sering bertemu dan berdiskusi terutama tentang keimanan. Pria ini sangat lain. Ramah, kalem, dan terkesan pemalu. Ia mendengar dengan serius setiap kata-kata saya dan tidak menyela sedikitpun. Lama kelamaan saya jadi menyukai pria itu. Namun waktu itu yang masih terpikir oleh saya adalah mencari cara untuk mengajaknya masuk Kristen. Orang ini sangat potensial menurut saya.

ImageMenjadi mitra bisnis

Saya akhirnya setuju untuk menjalin bisnis dengan pengusaha Mesir itu. Kami sering mengadakan perjalanan bisnis di sepanjang kawasan Utara Texas. Sepanjang hari kami justru banyak berdiskusi hal keyakinan Islam dan Kristen ketimbang masalah bisnis. Kami bicara tentang konsep Tuhan, arti hidup, maksud penciptaan manusia dan alam serta isinya, tentang Nabi, dan banyak lainnya lagi.

Satu ketika saya dapat kabar Muhammad bermaksud pindah rumah. Selama ini ia tinggal bersama dengan seorang temannya. Ia berencana untuk tinggal di mesjid selama beberapa waktu. Saya dan ayah mengajaknya tinggal di rumah kami saja. Ia pun setuju.

Satu ketika salah seorang teman saya –seorang pendeta- mengalami serangan jantung. Kami membawanya ke rumah sakit terdekat dan tinggal beberapa saat disana. Saya pun musti menjenguknya beberapa kali dalam seminggu. Muhammad sering saya ajak serta. Rupanya teman saya itu tidak begitu suka. Bahkan ia dengan nyata menolak berdiskusi apapun tentang Islam. Hingga satu hari datang pasien baru. Seorang pria yang kemudian tinggal satu kamar di rumah sakit dengan teman saya. Ia menggunakan kursi roda. Saya berkenalan dengan pria itu. Sekilas tampaknya pria itu seperti sedang depresi berat.

Pria di kursi roda mencari Tuhan

Akhirnya saya tahu pria itu kesepian dan depresi berat serta butuh teman dalam hidupnya. Jadilah saya mencoba mengingatkan dia tentang Tuhan. Saya kisahkan tentang Nabi Yunus yang hidup dalam perut ikan. Sendirian dalam gelap namun masih ada Tuhan bersamanya.

Selepas mendengar kisah itu, pria berkursi roda itu mendongakkan kepalanya seraya meminta maaf. Ia menceritakan bahwa ada sedikit masalah yang melandanya. Selanjutnya ia ia ingin mengakuinya kesalahannya itu di hadapan saya. Saya berujar bahwa saya bukan seorang pendeta. Pria itu justru menjawab; “Sebenarnya saya dulu seorang pendeta.”

“Apa? Saya barusan menceramahi seorang pendeta ? Saya benar-benar syok kala itu. Kenapa jadi begini? Apa yang terjadi dengan dunia ini sebenarnya?

Rupanya pendeta itu –namanya Peter Jacobs- adalah mantan misionaris yang telah berkeliling Amerika Latin dan Meksiko selama 12 tahun. Kini ia malah depresi dan butuh istirahat. Saya menawarkannya untuk tinggal di rumah kami. Dalam perjalanan ke rumah, saya berdiskusi dengan Peter tentang Islam. Saya sungguh terkejut kala diberitahu para pendeta Kristen juga belajar tentang Islam dan bahkan sebagiannya ada yang doktor di bidang itu. Ini hal baru bagi saya tentunya.

Sejak itu, Muhammad, Peter dan saya sering terlibat diskusi hingga larut malam. Satu ketika masuk ke masalah kitab-kitab suci. Saya takjub kala Muhammad menceritakan bahwa dari pertama diturunkan hingga saat ini atau selama 1400 tahun Al-Quran hanya ada satu versi. Al-Quran dihafal oleh jutaan Muslim di seluruh dunia dengan satu bahasa yaitu Arab. Sungguh mustahil. Bagaimana mungkin kitab suci kami bisa berubah-ubah dengan berbagai versi sementara Al-Quran tetap terpelihara?

Sang pendeta masuk Islam!

Satu hari pendeta Peter Jacobs ingin melihat apa yang dilakukan orang Islam di Mesjid. Ia pun ikut Muhammad. Sepulang dari sana saya bertanya pada Peter ada kegiatan apa di sana. Peter menyebut tidak ada acara apa-apa di mesjid. Mereka (orang Islam) cuma datang dan shalat saja. Tidak ada acara seremoni apapun. Apa? tidak ada ceramah atau nyanyian apapun?

Beberapa hari kemudian Peter minta ikut lagi ke mesjid. Namun kali ini lain. Mereka tidak pulang-pulang hingga larut malam. Saya khawatir sesuatu terjadi terhadap mereka. Akhirnya Muhammad kembali dengan seorang pria berjubah. Saya sungguh terkejut dengan laki-laki yang datang bersama Muhammad itu. Ia mengenakan jubah dan topi putih. Ah rupanya si Peter. Ada apa dengan kamu tanya saya. Jawaban Peter bak petir di siang bolong. Ia menyebut sudah bersyahadah. Oh Tuhan! Apa yang terjadi? Pendeta masuk Islam?

Saya benar-benar syok dan semalaman tidak bisa tidur memikirkan hal itu. Saya ceritakan kejadian tersebut kepada istri. Istri saya justru menyatakan ia juga ingin masuk Islam, karena itulah yang benar. Oh Tuhan! Saya benar-benar tidak percaya.

Saya turun ke bawah dan membangunkan Muhammad seraya minta waktu diskusi dengannya. Sepanjang malam hingga subuh kami bertukar pendapat. Muhammad minta izin shalat Subuh. Ketika itu saya mendapat firasat, kebenaran telah datang. Saya harus membuat pilihan. Lalu saya keluar rumah. Persis di belakang rumah, saya memungut sepotong papan. Lalu saya letakkan papan itu menghadap ke arah orang Islam shalat. Saya pun bersujud menghadap kiblat dan meminta petunjuk-Nya.

ImageSekeluarga masuk Islam

Pagi itu, pukul 11, saya bersyahadah di hadapan dua orang saksi, mantan pendeta Peter Jacobs dan Muhammad Abd. Rahman. Alhamdulillah, di usia ke-47 saya jadi seorang Muslim. Beberapa menit kemudian istri saya juga ikut bersyahadah. Ayah baru memeluk Islam beberapa bulan kemudian. Sejak itu saya dan ayah sering ke mesjid terdekat di kota kami. Ayah mertua saya akhirnya juga mengikuti kami. Di usianya yang ke-86 ia memeluk Islam. Mertua saya meninggal persis beberapa bulan selepas bersyahadah. Semoga Allah ampuni dia. Amiin.

Adapun anak-anak saya pindahkan dari sekolah Kristen ke sekolah Islam. Setelah sepuluh tahun bersyahadah, mereka telah mampu menghafal beberapa juz Al-Quran.

Sejak itu saya habiskan waktu hanya untuk Islam. Saya berdakwah ke mana-mana, hingga ke luar Amerika. Banyak sudah yang memeluk Islam. Baik dari kalangan birokrat, guru, dan pelajar dari berbagai agama. Dari Hindu, Katolik, Protestan, Yahudi, Rusia Orthodok, hingga Atheis. Saat ini saya juga mengelola sebuah website yakni Islamalways.com yang punya motto terkenal, ” where we’re always open 24 hours a day and always plenty of free parking.” (kami buka 24 jam sehari dan banyak tempat parkir gratis).

Islam telah mengubah cara saya melihat kehidupan ini dengan lebih bermakna. Semoga Allah pelihara hidayah yang sudah ada pada kita dan sebarkan hidayah itu ke seluruh alam. Amin.

fiqazazfiq
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 200
Reputation : 1
Points : 1551
Registration date : 2013-03-31

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by jimatkalimasada on Sun Apr 07, 2013 7:07 pm

Agapo wrote:
Wahyu Soeparno Putro: Adzan Subuh Pengganggu Tidurnya


Wajahnya kerap muncul di televisi di Indonesia. Dia terbilang sukses membawakan sebuah acara bertemakan religi. Selama ini dia lebih dikenal dgn nama 'Indonesia'-nya, Wahyu Soeparno Putro. Tak banyak yang mengetahui siapa nama asli, pria kelahiran Skotlandia pada 28 Juli 1963 ini. Meski terlahir di tanah Skotlandia, dia mengaku sejak kecil telah menjadi penganut Budha. Orangtuanya memberi nama, Dale Andrew Collins-Smith. Menghabiskan kulian di tanah Australia, Dale mengawali kisah hidupnya di Indonesia ketika bekerja di sebuah perusahaan kerajinan di Yogyakarta pada 1999.

Sebagai seorang yang terbiasa mandiri karena pada usia 20 tahun telah menjadi yatim piatu, Dale harus menghadapi kehidupan dengan tradisi yang jauh berbeda dengan asal-usulnya. Seperti ketika dia harus mendengarkan suara adzan yang berkumandang setiap hari dari masjid yang letaknya berdekatan dengan tempat tinggalnya di kota gudeg itu.

Awalnya, dia begitu terganggu dengan suara adzan, khususnya Adzan Subuh. Seakan tak mau terganggu, adzan itu begitu mengusik kenyamanan tidurnya. Adzan itu seperti menggedor-gedor gendang telinganya. Selama tinggal di Skotlandia dan Australia, dia tak pernah mendapatkan situasi seperti itu.

Dale tinggal di rumah seorang warga Yogya bernama Soeparno. Ayah beranak lima yang bekerja sebagai satpam itu sudah menganggap Dale sebagai anaknya sehingga dibebaskan untuk tinggal dirumahnya. Karena setiap hari mendengarkan suara adzan Subuh itu, Dale kemudian menjadi terbiasa mendengarkannya. Bahkan, karena itu dia berubah menjadi kerap terbangun di pagi hari.

Tak hanya itu, setelah menetap cukup lama di rumah itu, Dale terbiasa bangun 5-10 menit lebih awal dari adzan Subuh. ''Ini yang membuat saya heran,'' katanya. ''Padahal sejak kecil saya tak pernah bisa bangun pagi, tapi di sana (Yogyakarta) saya mampu merubah pola hidup saya untuk bangun pagi.''

Suara adzan itu tampaknya menjad awal pertemuannya dengan Islam. Perlahan hidayah itu merasuk ke dalam jiwanya. Dia pun mulai bertanya-tanya tentang Islam. Diawali dengan pertanyaan sederhana seperti mengenai sholat dan puasa. Tanpa malu, dia menanyakan itu kepada teman-teman Muslim-nya. Di saat Ramadhan, Dale mulai ikut-ikutan berpuasa. ''Awalnya saya cuma ingin mengetahui saja seperti apa sih rasanya puasa,'' tuturnya. Rutinas bangun pagi sebelum sholat Subuh dan puasa Ramadhan yang mulai terbangun dalam dirinya ternyata memberikan perasaan tenang bagi dia. Perasaan itu menjalar terus dalam dirinya. ''Saat itu saya merasa seperti sudah sangat dekat saja dengan orang-orang di sekitar saya,'' katanya sambil mengaku pada fase tersebut dia sudah semakin fasih berbicara Indonesia.

Tak merasa cukup terjawab tentang Islam pada rekan sepergaulan, Dale kemudian memberanikan diri untuk bertanya kepada ketua pengurus masjid dekat tempatnya tinggal. Tapi sekali lagi, hasratnya untuk mengetahui Islam masih belum terpuaskan. Maka pada suatu ketika, bertemulah dia dengan seorang ustadz bernama Sigit. Ustadz ini masih berada satu kampung dengan tempat tinggalnya di kediaman Soeparno. ''Waktu saya ceritakan tentang pengalaman saya, dia malah berkata kepada saya,'Sepertinya malaikat mulai dekat dengan kamu','' kata Dale menirukan ucapan Pak Sigit.

Mendengar ucapan itu, Dale merasakan seperti ada yang meledak-ledak di dalam dirinya. ''Semuanya seperti jatuh ke tempatnya,'' kata dia menggambarkan situasi emosional dirinya ketika itu. ''Saat itu saya juga sudah bisa menangkap secara akal sehat tentang Islam,'' tambahnya. Ledakan yang ada di dalam diri itu kemudian membawa Dale terus menjalin hubungan dengan Pak Sigit. Dari sosok ustadz itu, dia mengaku mendapatkan sebuah buku tentang Islam dan muallaf. Dan pada saat itu pula, niatnya untuk mempelajari sholat kian menggelora.

Di saat dirinya merasa semakin menuju Islam, pria yang begitu berharap bisa menjadi warga negara Indonesia ini kemudian bertanya pada Soeparno. ''Saya merasa lucu karena sudah seperti merasa Muslim,'' kata dia kepada ayah angkatnya itu. ''Tetapi bagaimana caranya,'' sambung dia. Mendengar ucapan pria bule, Soeparno sangat terkejut. Lantas lelaki ini menyarankan agar Dale masuk Islam saja melalui bantuan Pak Sigit.

Tidak membutuhkan waktu lama, medio 1999, Dale Andrew Collins-Smith kemudian mengucapkan syahadat sekaligus berganti nama menjadi Wahyu Soeparno Putro. Prosesi 'hijrah' itu dilakukannya di masjid yang mengumandangkan adzan Subuh dekat rumahnya, yang dulu dianggap telah mengganggu tidurnya. (WSP)

gak ada pengalaman spiritual apa-apa
hanya karena lingkungan

jimatkalimasada
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 4627
Reputation : 5
Points : 6277
Registration date : 2012-06-07

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by ImLestat on Wed May 01, 2013 10:05 pm

buncis hitam wrote:Yang beginian dipercaya?? Apalagi dari media islam dan media indonesia. Karena dari media tsb masih cukup mendukung islam (pro-islam). Saya pernah denger berita mengenai islam masuk kurikulum amerika, namun nyata2nya saya tidak pernah mendapat apapun mengenai hal tsb dari amerikanya sendiri. Usut punya usut ternyata, berita tsb hanyalah berita boong yang disampaikan oleh ustad shamsi ali di salah satu universitas di indonesia yaitu USBI. Jadi jika kita mendapatkan berita semacam itu harap dicrosscek terlebih dahulu untuk mengetahui kepastiannya. Saya yakin berita yang kaya beginian di media netral dan internasional gak bakalan ada. Jika ngomongin perkembangan muslim di inggris itu emang kebanyakan hanyalah para imigran yang pindah dari negara islam ke negara bebas seperti di inggris ini. Alias mereka sedang lari terkencing-kencing dari negara islamnya sendiri.

Tapi kalo warga inggris yang pindah agama atau kepercayaan mungkin memang pindah setiap bulan atau setiap tahun. Namun kebanyakan dari mereka di bulan berikutnya atau di tahun berikutnya pindah lagi.


Cuma ingin membantu anda untuk mencarikan beritanya Smile

http://www.bbc.co.uk/news/uk-12075931

http://news.bbc.co.uk/local/somerset/hi/people_and_places/religion_and_ethics/newsid_9353000/9353549.stm

BBC : http://www.youtube.com/watch?v=4SVaoniaZbY

RT.COM : http://www.youtube.com/watch?v=P8pNQKZAW04

CNN : http://www.youtube.com/watch?v=BeHOiuBfwzs

CNN : http://www.youtube.com/watch?v=nFGjCeabJb0

USA Texas : http://www.youtube.com/watch?v=f2Q4-P2ri84

http://www.youtube.com/watch?v=GihYGUmpTgI

Australi : http://www.youtube.com/watch?v=UUFlEazexds

ImLestat
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Number of posts : 9
Reputation : 0
Points : 1351
Registration date : 2013-04-06

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by buncis hitam on Thu May 02, 2013 7:43 am

ImLestat wrote:
buncis hitam wrote:Yang beginian dipercaya?? Apalagi dari media islam dan media indonesia. Karena dari media tsb masih cukup mendukung islam (pro-islam). Saya pernah denger berita mengenai islam masuk kurikulum amerika, namun nyata2nya saya tidak pernah mendapat apapun mengenai hal tsb dari amerikanya sendiri. Usut punya usut ternyata, berita tsb hanyalah berita boong yang disampaikan oleh ustad shamsi ali di salah satu universitas di indonesia yaitu USBI. Jadi jika kita mendapatkan berita semacam itu harap dicrosscek terlebih dahulu untuk mengetahui kepastiannya. Saya yakin berita yang kaya beginian di media netral dan internasional gak bakalan ada. Jika ngomongin perkembangan muslim di inggris itu emang kebanyakan hanyalah para imigran yang pindah dari negara islam ke negara bebas seperti di inggris ini. Alias mereka sedang lari terkencing-kencing dari negara islamnya sendiri.

Tapi kalo warga inggris yang pindah agama atau kepercayaan mungkin memang pindah setiap bulan atau setiap tahun. Namun kebanyakan dari mereka di bulan berikutnya atau di tahun berikutnya pindah lagi.


Cuma ingin membantu anda untuk mencarikan beritanya Smile

http://www.bbc.co.uk/news/uk-12075931

http://news.bbc.co.uk/local/somerset/hi/people_and_places/religion_and_ethics/newsid_9353000/9353549.stm

BBC : http://www.youtube.com/watch?v=4SVaoniaZbY

RT.COM : http://www.youtube.com/watch?v=P8pNQKZAW04

CNN : http://www.youtube.com/watch?v=BeHOiuBfwzs

CNN : http://www.youtube.com/watch?v=nFGjCeabJb0

USA Texas : http://www.youtube.com/watch?v=f2Q4-P2ri84

http://www.youtube.com/watch?v=GihYGUmpTgI

Australi : http://www.youtube.com/watch?v=UUFlEazexds
Lalu itukah yang bisa membantah kata2 saya tsb??? Kamu belum melihat berita tentang banyaknya konversi muslim ke kristen?? Itu baru kristen doang belum ke ajaran lain. Lalu kamu belum liat juga berita tentang para pendatang yang konversi ke ajaran lain?? Banyak loh yang seperti itu. Jadi jangan2 mungkin banyak para pendatang ke negara lain cuma pengen koversi agama doang lagi ya kan. Ya inilah hidup muslim yang sebenernya. Hanya lari dan lari terkencing-kencing dan akhirnya jika sudah menyadari betapa setannya dan sesatnya islam mereka konversi ke ajaran lain. Jadi mau apa kamu dengan informasi busuk seperti itu?????


buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by ImLestat on Thu May 02, 2013 1:30 pm

Sorry saya ngga ada maksud menyerang anda, hanya bermaksud memberitahu anda siapa tau anda ngga pernah nonton tayangan CNN dan BBC di rumah Smile.

Saya hanya menanggapi pernyataan anda "Saya yakin berita yang kaya beginian di media netral dan internasional gak bakalan ada" dan saya ngga bahas agama mana yang lebih baikdan lebih buruk, agama anda agama anda, agama saya agama saya, dan saya tau ko memang ada muslim pindah ke Kristen, terus kenapa?! ada saya membahas hal itu di sini?.
adakah saya membuat pernyataan seperti anda?! bahwa pemberitaan Umat muslim pindah ke agama kristen adalah bohong, santai bro haha Smile

ImLestat
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Number of posts : 9
Reputation : 0
Points : 1351
Registration date : 2013-04-06

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by buncis hitam on Sat May 04, 2013 3:22 am

ImLestat wrote:Sorry saya ngga ada maksud menyerang anda, hanya bermaksud memberitahu anda siapa tau anda ngga pernah nonton tayangan CNN dan BBC di rumah Smile.

Saya hanya menanggapi pernyataan anda "Saya yakin berita yang kaya beginian di media netral dan internasional gak bakalan ada" dan saya ngga bahas agama mana yang lebih baikdan lebih buruk, agama anda agama anda, agama saya agama saya, dan saya tau ko memang ada muslim pindah ke Kristen, terus kenapa?! ada saya membahas hal itu di sini?.
adakah saya membuat pernyataan seperti anda?! bahwa pemberitaan Umat muslim pindah ke agama kristen adalah bohong, santai bro haha Smile
Berita yang kaya beginian tuh yang kaya gimana??? Situ gak baca tulisan saya yang ini:
Jika ngomongin perkembangan muslim di inggris
itu emang kebanyakan hanyalah para imigran yang pindah dari negara islam
ke negara bebas seperti di inggris ini. Alias mereka sedang lari
terkencing-kencing dari negara islamnya sendiri.


Tapi
kalo warga inggris yang pindah agama atau kepercayaan mungkin memang
pindah setiap bulan atau setiap tahun. Namun kebanyakan dari mereka di
bulan berikutnya atau di tahun berikutnya pindah lagi.
Saya tau bahwa ada berita perkembangan pesat muslim di inggris. Saya tau itu gak usah diberitahukan itu ada saya udah tau. Hanya saja saya gak percaya jika ada berita aneh seperti islam masuk kurikulum amerika berada di media netral ataupun di media internasional. Berita aneh seperti itu saya gak percaya sama sekali, sama seperti saya gak percaya dengan berita soal perkembangan pesat muslim di inggris atau di negara lain, apabila itu hanya berada di media indonesia atau pro islam. Makanya saya minta dicrosscek ulang supaya kita semua tau apakah berita semacam itu bener atau gak. Jangan cuma ngambil dari media indo atau media pro islam. Jadi nih ts pada akhirnya cuma ngasih berita yang gak jelas asal muasalnya doang berarti namanya kalo gak dicrosscek ulang. Apalagi saya nemu berita yang sangat banyak tentang muslim2 yang konversi ke ajaran lain di negara lain seperti di inggris. Apa kamu tau soal CEMB (Council of Ex-Muslim in Britain)??? Itu semua yang sudah konversi ke ajaran lain dari islam loh, dan anggota sangat banyak. Itu itungannya adalah cuma dari CEMB tsb doang, belum yang dari luar CEMB. Jadi gak tau deh ada berapa banyak jumlah muslim yang konversi ke ajaran lain. Jadi mana bisa saya langsung percaya begitu saja dengan berita semacam itu, meskipun berita tsb dari media netral atau media internasional segala?? Makanya saya bilang "yang beginian dipercaya???" Ngarang aja kalo itu bisa dipercaya. Apalagi dari media indo atau media islam segala. Kesimpulannya adalah Berita soal perkembangan pesat muslim di negara lain aja saya gak percaya meskipun dari media netral atau internasional apalagi berita seperti islam masuk kurikulum di amerika. Jadi saya sangat yakin berita yang kayak beginian (seperti islam masuk kurikulum amerika) gak ada di media netral atau internasional segala.

Makanya kalo mau komen pernyatan saya liat dulu pernyataan saya baik2. Jangan sok menjadi bijaksana dan munafik, sok2an ngasih pengetahuan segala. Emangnya bisa ape loh??????

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by Agapo on Sat May 04, 2013 4:16 am

DAFTAR PESEPAK BOLA YANG BERAGAMA ISLAM

Di tengah hiruk-pikuk dunia sepakbola Eropa yang didominasi kaum kristiani, ternyata banyak juga pemain sepak bola yang memeluk agama Islam. Setelah mencari informasi di Google, akhirnya saya dapat dan kumpulkan dari berbagai sumber. Berikut ini daftar-daftar para pemain bola eropa yang beragama Islam.




  1. Ahmed Mido Hossam
  2. Diomanssy Kamara
  3. Djibril Cisse
  4. El-Hadji Diouf
  5. Eric Abidal
  6. Frank “Bilal” Riberry
  7. Frederic Kanoute
  8. Halil Altintop
  9. Hamit Altintop
  10. Hassan “Brazzo” Salihamidzic
  11. Hatem Ben Arfa
  12. Hossam Ghaly
  13. Khalid Boulahrouz
  14. Kolo Toure
  15. Mahamaddou Diarra
  16. Mohammed “Momo” Sissoko
  17. Mohammed Kallon
  18. Armand Traore
  19. Nicolas Anelka
  20. Nuri Sahin
  21. Rami Shaaban
  22. Robin Van Persie
  23. Salomon Kalou
  24. Samir Nasri
  25. Stephen Appiah
  26. Sulley Ali Muntari
  27. Yaya Toure
  28. Zlatan Ibrahimovic
  29. Zinedine Yazid Zidane
  30. David Trezeguet
  31. Abou Diaby
  32. Bacary Sagna
  33. Emmanuel Eboue
  34. Marouane Chamakh
  35. Thierry Henry> Masih isu...
  36. Seydou Kieta
  37. Ali al-habsi
  38. Vedad Ibisevic
  39. Lilian Thuram
  40. Lassana Diarra
  41. Rustu Recber
  42. Johan Djourou
  43. Pascal Cygan
  44. Emre Belozoglu
  45. Ibrahim Afellay
  46. Marat Izmailov
  47. Aiyegbeni Yakubu
  48. Leon Osman
  49. Marouane Fellaini
  50. Youri Djorkaeff
  51. Fred
  52. Mesut Ozil
  53. George Weah
  54. Phillipe Troussier

Mereka semua ada yang alim banget lho. taat beribadah, ama sering berdoa ke Allah SWT. Contohnya saja, Samir Nasri, Karim Benzema, Hatem Ben Arfa, Rovin van Persie (Persie kalo gak salah artinya Persia), Aaron Winter, Zidane, Nicolas Anelka, Frank Ribery, Djibril Cisse.

Tapi, meskipun beberapa dari mereka bukan muslim yang taat, mereka masih sempet megang teguh syariat Islam. Nih contohnya.

- Phillipe Troussier : Mantan pemain Perancis yang terkenal, juga pelatih tim Nasional jepang. Hidup di Maroko. merubah namanya menjadi Umar, dengan istri yang bernama dominique yang berubah menjadi aminah (setelah menjadi Muslimah). mengadopsi 2 anak Maroko. Lahir sebagai muslim, dan bersekolah disekolah anak-anak muslim. lalu murtad menjadi kristiani demi neneknya yang membesarkannya. lalu kemudian kembali menjadi muslim.

- Stephen Appiah : Sempat bingung di awal karirnya di Italia karena sulit menemukan makanan yang halal.

- Frederic Kanoute : sempat menolak memakai kostum klub yang disponsori rumah judi bahkan hingga ditutupi. Belakangan setelah berkonsultasi dengan penasehat spiritualnya dia melunak. Karena sponsor klubnya menjanjikan bahwa sebagian keuntungan digunakan untuk sosial.

- Rami Shaaban : mengaku hidup dengan panduan Al Quran. Kiper timnas Swedia ini senantiasa melafalkan beberapa ayat sebelum bertanding.

- Kolo Toure : merasa sebagai seorang muslim dia harus menghormati orang lain. Kesuksesan dirinya selalu disebutnya berkat doanya kepada Allah.

- Frank Ribery : mengakui bahwa Islam adalah sumber kekuatannnya di dalam dan di luar lapangan. Terutama ketika ia sempat mengalami masa sulit dalam karir dan ia menemukan Islam yang memberi kedamaian.

Tapi di antara mereka, ada beberapa cerita menarik lainnya.

- Ibrahimovic juga Islam.. tapi gak pernah menjalankan ajaran-ajaranNya..cuma Islam KTP

- Robin van Persie juga. Dia masuk Islam, gara-gara dia nikah ama cewek Muslim.

Beberapa waktu lalu, Jose Mourinho (sekarang Real Madrid) melarang anakasuhnya di Inter Milan, Sulley Muntari untuk tidak berpuasa karena jadwal pertandingan klub dan aksi Mourinho ini mendapat kecaman dari Asosiasi Muslim Italia bahkan di Indonesia juga.

Hidup di tengah glamornya industri sepakbola, banyak pebola muslim di Eropa yang tetap beribadah. Mereka juga hidup sesuai dengan ajaran Islam. Hal itu menjadi kunci rahasia kenapa jarang pesepakbola Muslim yang disorot kehidupan pribadinya bermasalah. Itu juga yang membuat permainan mereka cenderung stabil dan emosi di lapangan senantiasa terjaga.

Ternyata menarik juga kalo mencari tahu seputar kehidupan pebola Muslim di Eropa. Meski sangat sulit karena rata-rata mengaku bahwa agama adalah hal yang bersifat pribadi dan tidak ingin dipublikasi. Tapi setidaknya, mereka bisa menjadi contoh dan kebanggaan bagi ummat Islam. Juga menjadi andalan untuk menghapus stereotipe buruk barat tentang Islam.

Ada juga peraturan baru federasi sepak bola jerman tentang pemain muslim, berikut peraturan barunya:
Jika seorang pemain bola harus bertanding di bawah kontrak yang merupakan satu-satunya sumber penghasilannya, dan jika dia harus memainkan pertandingan tersebut

selama bulan Ramadan, serta jika berpuasa akan mempengaruhi kinerjanya dalam bermain bola, maka pemain bola muslim tersebut dapat membatalkan puasanya atau tidak berpuasa.

Dewan Eropa untuk Fatwa dan Penelitian mendukung fatwa tersebut. Pemain bola profesional Muslim wajib berpuasa di saat-saat ketika mereka tidak ada pertandingan, dan begitu seterusnya untuk menaati perintah Allah dan menghormati kehormatan bulan suci Ramadhan,” jelas sekretaris umum Dewan Pusat Muslim, Aiman Mazyek yang juga menambahkan bahwa menjaga tubuh tetap sehat, memainkan peran penting dalam Islam.

Kalo di Manchester United kok belum pernah ada pemain Muslim yah?


Eric 'Bilal' Abidal Meyakini Islam Sepenuh Hati



Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:





Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:




Sejak masuk Islam, Abidal berusaha menjadi Muslim yang taat.


Kariernya di lapangan hijau kian moncer. Penggemar La Liga Spanyol pasti mengenal sosok Eric Abidal. Ia dikenal sebagai bek andal yang memperkuat FC Barcelona dan Timnas Prancis. Mei lalu, Abidal sempat menjadi pusat pemberitaan, ketika klub sepak bola terkemuka asal Italia, Juventus, berniat memboyongnya dari Barcelona.

Tak tanggung-tanggung, Si Nyonya Tua--julukan Juventus--siap mendatangkan Abidal ke Turin dari Barcelona dengan bonus striker David Trezequet. Namun, tawaran menggiurkan itu ditolak Barca. Abidal yang dikenal sebagai bek kiri, yang memiliki keunggulan dari aspek kekuatan fisik serta teknik, memutuskan tetap bermain di Barca hingga Juni 2012 mendatang.

Ia memperpanjang kontrak dengan Barca yang semula berakhir pada 2011. ''Buyout clause bagi Abidal adalah 90 juta euro,'' demikian keterangan yang disampaikan Barcelona melalui situs resminya.

Abidal adalah salah satu pesepak bola dunia yang beragama Islam. Sejatinya, dia adalah seorang mualaf. Sang bintang memeluk agama Islam baru enam tahun terakhir. Terlahir di Lyon, Prancis, pada 11 September 1979, Abidal berasal dari keluarga imigran asal Afrika. Sebelumnya, Abidal merupakan seorang pemeluk agama Katolik.

Pertemuan dengan wanita yang kini menjadi istrinya telah mengantarkannya pada agama Allah SWT. Setelah menikah dengan Hayet Abidal, seorang perempuan asal Aljazair, Abidal memeluk agama Islam. Setelah mengucap dua kalimah syahadat, ia berganti nama menjadi Eric Bilal Abidal.

Kepada majalah Match yang terbit di Paris, Abidal mengatakan, agama Islam telah mendorongnya untuk bekerja keras untuk memperkuat timnya. ''Saya memeluk Islam dengan keyakinan penuh,'' ujar ayah dua anak itu. Sejak masuk Islam, Abidal berusaha menjadi Muslim yang taat.

Ia tak pernah melupakan shalat. Terlebih lagi, di markas FC Barcelona, Camp Nou, masih ada dua pemain lainnya yang beragama Islam, yakni Seydou Keita dan Yaya Toure. Ketatnya jadwal pertandingan yang harus dilakoni, membuat Abidal sedikit terkendala saat menjalankan ibadah puasa secara penuh pada bulan Ramadhan.

Ramadhan lalu, Abidal memutuskan tak berpuasa ketika membela Barca. Menurutnya, hal itu terpaksa dilakukan, sebagai komitmen terhadap profesionalitasnya sebagai pemain. Hal serupa sebenarnya juga dilakukan dua rekannya di El Barca, Seydou Keita dan Yaya Toure. Meski begitu, ketiganya mengganti puasa di lain hari, setelah Ramadhan berakhir.

Abidal memulai karier profesionalnya bersama klub sepak bola Prancis, AS Monaco, pada 16 September 2000. Ia sempat 22 kali menyandang ban kapten bersama Monaco. Setelah itu, dia pindah ke Lille OSC. Di klub inilah, dia bereuni dengan mantan pelatihnya, Claude Puel, dan 62 kali membela Lille.

Di akhir 2004, dia kembali ke kota kelahirannya dan bergabung dengan Lyonnais. Ia berhasil mengantarkan timnya meraih dua gelar di Ligue 1 berturut-turut selama dua musim. Selama kariernya di Prancis, dia dikenal sebagai salah satu bek terbaik di Ligue 1. Di Lyon, dia bermain bersama kiper Gregory Coupet, Francois Clerc, dan Anthony Reveillere serta dua pemain Brasil, Cris dan Cacapa.

Pada 30 Juni 2007, Abidal hengkang ke Barcelona dengan nilai transfer 15 juta euro. Di Camp Nou dia memakai nomor punggung 22. Sejak itu, Abidal menjadi pemain pilar Barca. Nilai kontrak Abidal mencapai 90 juta euro dengan klausal pelepasannya, dan Lyon akan menuai bonus sebesar 500 ribu euro jika Barca meraih gelar Liga Champions untuk empat tahun ke depan. Dan, itu terjadi setelah Barca berhasil mengalahkan Manchester United di Roma.


Motivasi Sang Istri

Istri adalah motivator utama bagi suami. Hal itu sangat dirasakan betul oleh bek kiri tim nasional Prancis dan FC Barcelona, Eric Abidal. Kesuksesannya merumput di lapangan hijau tak lepas dari peran sang istri. Motivasi dan dukungan penuh yang dipompa sang istri, Hayet Abidal, telah membuat peformanya saat memainkan si kulit bundar bertambah maksimal.

''Bagiku, dia (Hayet) adalah sebuah permata. Dia juga pemegang kemudi yang sangat menakjubkan. Saya beruntung mendapat perempuan seperti dia, yang sanggup memberikan arahan dan pendapat yang logis sebelum aku memutuskan hal krusial, termasuk dalam memilih karier,'' ungkap Abidal seperti ditulis France Football.

Abidal mengakui, kepindahannya ke Barcelona tak terjadi begitu saja. Saran 'magis' sang istrilah yang mampu menggerakkan hatinya untuk mencoba peruntungan di negeri Matador. Betapa tidak, tanpa harus pindah ke Barcelona pun, Abidal telah memiliki segalanya di Prancis. Tetapi, di mata sang istri, semua itu belum sempurna. Satu-satunya cara, menurut sang istri, Abidal harus berkarier di klub luar negeri.

Hayet mendorongnya untuk bergabung bersama Barcelona. ''Aku ingin suamiku tak hanya terpaku bermain di klub sepak bola Prancis. Penting bagi kami untuk menyiapkan masa depan, terutama setelah ia pensiun nanti. Jadi, berkenalan dengan banyak orang di mancanegara memberi banyak keuntungan. Nantinya, kami bisa menjalin relasi bisnis ataupun kerja sama apa yang saling menguntungkan,'' ujar Hayet, yang memang terkenal memiliki insting bisnis tinggi itu.

Besarnya peran Hayet dalam kehidupan pribadi Abidal sudah dibuktikan sejak mereka menikah. Usai menikah, Abidal memilih memeluk Islam setelah mendapat bimbingan intensif dari sang istri yang asli Aljazair. ''Semua berlangsung alami. Pilihan memeluk agama Islam bukan karena faktor istriku, tapi sebuah hadiah yang tiba-tiba saja muncul. Itu benar-benar terjadi apa adanya. Mengalir begitu saja dan membuatku merasa bahagia,'' ungkap Abidal.

Meski dikenal sebagai seorang Muslim yang taat, Hayet juga sangat dekat dengan dunia entertainment. Bedanya, dia sangat pandai membagi peran dan penampilan. Ia tahu saat harus mengenakan busana sopan dan kapan harus mengenakan gaun indah. ''Saya seperti istri pesepak bola lain. Bedanya, saya tak suka berfoya-foya atau larut di dunia malam. Lebih indah jalan-jalan bareng Abidal dan belanja bersama,'' tutur Hayet.

Pertemuan Abidal dengan sang istri terjadi ketika ia masih remaja. Kedua sejoli ini kemudian memutuskan untuk menikah pada Juli 2003 silam. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang putri, yakni Meliana yang lahir pada 2004 dan Canelia lahir tahun 2006. nidia zuraya/Heri Ruslan/taq

Biodata :

Nama Lengkap : Eric Bilal Abidal
Tanggal Lahir : 11 September 1979
Tempat Lahir : Lyon, Prancis
Tinggi Badan : 1,86 meter
Klub : Barcelona
Posisi : Defender
Nomor Punggung : 22
Awal Karier : Lyon Duchere



Nicolas Sebastien Anelka : Bangga Menjadi Muslim



Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:





Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:




LONDON--Striker Chelsea itu membeberkan pengalaman religiusnya sebagai seorang muslim.


Nicolas Anelka termasuk sebagai pesepakbola papan atas dunia. Memperkuat Chelsea, dia menjadi salah satu pemain utama jika tidak sedang dibebat cedera.

Di lini depan The Blues, Anelka dikenal sebagai pemain yang kalem dalam bersikap, namun garang di depan lawan. Anelka juga terbilang pemain yang tenang dan tidak emosional.

Pemain asal Prancis itu pun membeberkan alasan yang melatarbelakangi sikap tenang di atas lapangan itu. Menurutnya, agama Islam menuntunnya untuk tetap menuntunnya bersikap arif.

"Saya menjadi seorang muslim sejak saya berusia 16 tahun," curhatnya dalam wawancara dengan majalah Arab, Super Magazine.

Sebelum menjadi seorang muslim, lanjut Anelka, dia adalah orang yang tidak memiliki agama alias atheis, bukannya Kristiani seperti yang diperkirakan oleh sebagian orang.

Menganut Islam diakui Anelka banyak membawa perubahan positif dalam hidupnya. "Islam banyak membantu saya untuk bisa bersikap tenang dan berkonsentrasi dan memiliki semangat tinggi."

"Saya senang menjadi seorang Muslim, sebuah agama yang tenang dan saya banyak belajar dari Islam," tutur pria yang mendapat panggilan Abd Al Salam bilal Anelka dari orang Arab itu.

Adapun Anelka bukan satu-satunya pesepakbola modern yang menganut Islam. Franck Ribery [memiliki panggilan nama Arab Bilal Ribery] dan Lilian Thuram juga tercatat sebagai seorang muslim. Baru-baru ini, Al Jazeera juga mendapat klarifikasi dari Thiery Henry dirinya ingin menjadi seorang muslim.goal/com/kem


Islam Memberikan Kedamaian dan Ketenangan Hidup

Bagi Anelka, Islam merupakan sumber kekuatan dan petunjuk dalam hidupnya.

Bagi penggemar sepak bola dunia, terutama pendukung klub Inggris, Chelsea Football Club, tentu tak asing dengan nama Nicolas Anelka. Anelka adalah salah satu striker paling berbahaya apabila berada di depan mulut gawang lawan.

Anelka dikenal sebagai striker yang sangat produktif dalam menciptakan peluang dan menjebloskan si kulit bundar ke gawang lawan. Pada Liga Primer Inggris ( England Primiership League /EPL) 2008-2009 lalu, Nicolas Anelka menjadi pencetak gol terbanyak ( top score ) dengan 22 gol. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan kompatriotnya, Didier Drogba, penyerang Chelsea asal Pantai Gading. Nicolas Anelka dan Didier Drogba, adalah salah satu duet striker yang sangat ditakuti di liga Inggris. Keduanya dikenal sebagai striker yang haus gol.

Anelka termasuk sebagai pesepak bola papan atas dunia. Di klub yang dibelanya saat ini, Chelsea, Anelka menjadi salah satu pemain utama jika tidak sedang dibebat cedera.

Di balik kegarangannya dalam menceploskan si kulit bundar ke gawang lawan, Nicolas Anelka memiliki sikap yang sangat dingin. Ia sangat jarang tersenyum ketika sudah berada di lapangan. Terkadang, rekan-rekannya sering merasa serbasalah ketika berbicara dengannya. Dirinya sangat fokus pada permainan.

Di lini depan The Blues, Chelsea, Anelka dikenal sebagai pemain yang kalem dalam bersikap, namun garang di depan lawan. Ia juga terbilang pemain yang tenang dan tidak emosional.

Kondisi ini bertolak belakang saat ia masih memperkuat Real Madrid, Liverpool, Manchester City, dan Arsenal. Ketika itu, pria kelahiran Versailles, Prancis, ini dikenal sebagai pria yang suka ngambek dan emosional.

Memeluk Islam

Kini, Anelka di kenal dingin, tidak meledak-ledak, dan tidak suka ngambek lagi sejak bermain di Chelsea. Apa gerangan yang terjadi dengan Anelka? Apa yang menyebabkan dirinya makin bijak dan tenang itu?Dalam wawancara dengan sebuah media di Inggris, ketika ditanyakan tentang sikapnya yang kini dingin dan lebih dewasa itu, Anelka menjawab ringan.

”Islam banyak membantu saya untuk bisa bersikap tenang dan berkonsentrasi dan memiliki semangat tinggi. Saya senang menjadi seorang Muslim, sebuah agama yang tenang dan saya banyak belajar dari Islam,” tutur Abdul Salam Bilal Anelka, nama Muslimnya.

Sebelumnya, Anelka sempat menyembunyikan identitas keislamannya dari hadapan publik. Bahkan, tak seperti rekannya Franck Ribery, pemain FC Bayern Muenchen, Jerman, asal dari Prancis, yang selalu berdoa ketika pertandingan akan dimulai. Anelka justru diam saja dan benar-benar menyembunyikan identitas Muslimnya.”Bagi saya, agama adalah masalah pribadi, tak perlu diungkapkan ke publik,” terangnya.

Namun belakangan, ketika publik sudah mengetahui identitasnya sebagai pemeluk agama Muhammad SAW, Nicolas Anelka justru makin terlihat arif dan bijaksana.Sejak kapan Anelka memeluk Islam? Ternyata, kepindahannya ke klub asal Turki, Fenerbahce, selepas bermain di Manchester City selama tiga musim, pada tahun 2004 Anelka mendapatkan hidayah untuk memeluk Islam. Karena itu, pemilik nama lengkap Nicolas Sebastien Anelka ini mengumumkan secara resmi perihal perpindahan dirinya menjadi seorang Muslim.

Dilahirkan di Versailles, Prancis, pada 14 Maret 1979, Anelka menghabiskan masa kecilnya di Trappes, sebuah kota kecil yang berada di pinggiran barat Paris.Sebelum menjadi seorang Muslim, Anelka adalah seorang ateis (tak beragama). Ia juga bukan pemeluk agama Kristen seperti yang diperkirakan oleh sebagian orang. Ia dulunya benar-benar tak memiliki Tuhan.

Namun demikian, di saat dirinya tak beragama itu, Anelka banyak bergaul dan menjalin persahabatan dengan keluarga Muslim. Dan, dari situlah Anelka mulai tertarik dengan Islam. ”Saya menjadi seorang Muslim sejak saya berusia 16 tahun,” curhatnya dalam wawancara dengan majalah Arab, Super Magazine .

Kepada para pembaca majalah FourFourTwo, pemain asal Prancis ini mengungkapkan alasannya mengapa memilih Islam. Islam, kata dia, adalah cara hidup yang cocok dengan dirinya. ”Saya merasa nyaman dan tenang dengan agama dan hidup saya saat ini. Tapi, ini masalah pribadi dan itu mengapa saya tidak membicarakan hal itu selalu sering. Itu adalah sisi pribadi saya.”

Menganut Islam, diakui striker Chelsea ini banyak membawa perubahan positif dalam hidupnya. Menurutnya, agama Islam menuntunnya untuk tetap bersikap arif. Dan, hal inilah yang melatarbelakangi sikap tenangnya saat berlaga di lapangan.”Islam banyak membantu saya untuk bisa bersikap tenang dan berkonsentrasi dan memiliki semangat tinggi,” tuturnya.

”Saya senang menjadi seorang Muslim, sebuah agama yang tenang dan saya banyak belajar dari Islam,” tambahnya. Dalam wawancara yang dimuat di Match, majalah terbitan Prancis, Anelka mengungkapkan bahwa Islam adalah sumber kekuatannya di dalam maupun di luar lapangan. ”Saya menjalani karier yang berat. Saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Dan, akhirnya saya menemukan Islam.”

Di kehidupan pribadi, Anelka menikah dengan seorang perempuan berkebangsaan Belgia, Barbara Tausia, pada 9 Juni 2007 di Marrakesh, Maroko. Pernikahannya dengan wanita yang berprofesi sebagai seorang koreografer ini tidak membuat Anelka memilih meninggalkan keyakinan barunya tersebut. Bahkan, Anelka berencana untuk tinggal di Uni Emirates Arab setelah pensiun nanti. Dan, di sela-sela bermain sepak bola, Anelka kerap bermain tenis dan pernah bermain untuk satu film berjudul ”Le Boulet” sebagai pemain sepak bola bernama Nicolas.

Tetap berpuasa

Sebagai seorang pemain sepak bola profesional dan penganut Islam yang taat, kewajiban berpuasa selama bulan Ramadhan tidak membuat Anelka kesulitan untuk tetap menjalankan aktivitasnya di lapangan hijau. Seperti kebanyakan pemain sepak bola Muslim lainnya di Liga Premier, Anelka berusaha tetap menjalankan ibadah puasa.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah FourFourTwo, peraih Golden Boot Premiership musim kompetisi 2008/2009 ini mengungkapkan bahwa sebagai seorang Muslim yang taat, ia wajib menghormati bulan Ramadhan dengan menjalankan kewajiban puasa.”Sebetulnya puasa bukan suatu hal yang sulit untuk dijalankan. Saya pernah melakukannya beberapa kali. Namun, dalam beberapa kali Ramadhan saya mengalami dua atau tiga cedera. Sehingga, hal itu membuat saya tidak bisa berpuasa.”

Ucapkan Syahadat di Fenerbache
Musim lalu, striker Chelsea Nicolas Anelka menjadi pencetak gol terbanyak Liga Premier. Striker Prancis ini memang berambisi untuk kembali menjadi top skor bersama rekan satu timnya, Didier Drogba.

Sejak menyatakan diri pindah memeluk agama Islam tahun 2004 lalu, Anelka juga menyandang nama Islam, yakni Abdul Salam Bilal Anelka. Diyakini kepindahan Anelka memeluk agama Islam ini ketika dia membela raksasa Turki, Fenerbahce, setelah tiga musim bermain untuk Manchester City, Inggris. Memulai karier di Paris Saint-Germain, namun setelah itu pindah ke Arsenal, Anelka langsung menjadi pemain utama dan meraih gelar pemain muda terbaik versi PFA.

Usai bermain untuk The Gunners , julukan Arsenal, Anelka pindah ke Real Madrid tahun 1999 dengan nilai transfer 22,3 juta pound. Sayangnya ia tak betah dan kembali lagi ke klub lamanya, Paris Saint-Germain, dengan nilai transfer lebih rendah, yakni sebesar 20 juta pound.

Meski sudah nyaman di Paris, Anelka kembali mengincar Liga Premier dan bermain untuk Liverpool pada Januari 2002 dengan status pinjaman. Setelah itu, dia bergabung dengan Manchester City dengan transfer senilai 13 juta pound di awal musim 2002-2003. Setelah merumput selama tiga musim bersama Manchester City, kemudian dia pindah ke Fenerbahce.

Di klub Turki inilah, Anelka diyakini mengucapkan dua kalimat syahadat. Setelah dari Fenerbahce, Anelka kembali Lige Premier Inggris. Di benua biru ini, Anelka bergabung dengan Bolton Wanderers yang memboyongnya dari Fenerbache dengan nilai transfer 7-8 juta pound.Kemudian, pada musim kompetisi 2008/2009, Anelka pindah ke Chelsea dengan nilai transfer 15 juta pound. Ia mulai bergabung dengan The Blues pada Januari 2008 silam, dan menjadi pencetak gol terbanyak dengan 22 gol.

Biodata :

Nama Lengkap : Nicolas Sebastien Anelka
Nama Muslim : Abdul Salam Bilal Anelka
TTL : Versailles, Prancis, 14 Maret 1979
Istri : Barbara Tausia
Klub Saat ini : Chelsea FC
Masuk Islam : 2004
Karier Profesional :
1. Paris Saint-Germain/PSG (Prancis)
2. Arsenal (Inggris)
3. Liverpool (Inggris)
4. Real Madrid (Spanyol)
5. Manchester City (Inggris)
6. Fenerbahce (Turki)
7. Bolton Wonderes (Inggris)


Sosok Franck Ribery : Islam Sumber Kekuatan Saya



Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:





Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:





Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:





Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:





Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:






Spoiler for “Pesepakbola Muslim”:




Ia dikenal sebagai pribadi yang santun, rendah hati, dan rajin melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan pada kondisi apa pun.


Bagi penggemar sepak bola dunia, tentu sudah tak asing dengan nama Franck Ribery, gelandang serang asal Prancis yang kini bermain di klub raksasa Bundesliga (Jerman), Bayern Muenchen.

Begitu juga, dengan mantan pemain terbaik dunia asal Prancis, Zinedine Zidane, Nicholas Anelka (Chelsea/Prancis), Frederik Kanoute (Sevilla/Mali), Khalid Bouhlahrouz (Sevilla), Zlatan Ibrahimovic (Inter Milan/Swedia), Eric Abidal (Barcelona/Prancis), Kolo Toure (Chelsea), dan Yaya Toure (Barcelona). Mereka adalah pemain sepak bola yang beragama Islam dan menjadi andalan klub maupun negaranya masing-masing.

Berbeda dengan pesepak bola Muslim lainnya, yang lebih dulu memeluk Islam, Franck Ribery justru memeluk Islam setelah bermain di klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005. Secara singkat, Ribery mengatakan, dia memilih ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini karena menemukan kedamaian dalam Islam.

Baginya, Islam adalah sumber kekuatan dan keselamatan. ''Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan dan saya menemukan Islam,'' kata Ribery.

Senantiasa berdoa
Pesepak bola bermata biru yang memperkuat tim Prancis itu memulai karier sepak bolanya, dengan bergabung dengan tim Boulogne di tanah kelahirannya. Kemudian, ia pindah ke tim Ales, Brest and FC Metz.

Kepindahannya ke Olympique Marseille membawanya ke posisi pertama bintang sepak bola Prancis paling populer pada bulan Agustus, Oktober, dan November 2005. Ribery terpilih untuk memperkuat tim Prancis pada Piala Dunia FIFA tahun 2006 yang digelar di Jerman.

Pada 2006 itulah, jati diri Ribery yang telah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam terkuak dan menjadi pemberitaan di tengah pertandingan pembukaan antara tim Prancis melawan tim Swiss saat acara Piala Dunia 2006.

Ketika itu, Ribery tersorot publik tengah menengadahkan tangan sebelum pertandingan dimulai. Ribery tengah berdoa, seperti yang dilakukan seorang Muslim. Saat itulah, banyak orang terkaget-kaget dengan sikapnya. Namun, berkat kecemerlangannya dalam bermain bola, publik pun tak menghiraukan perilaku dan kebiasaan Ribery.

Namun, rutinitas berdoa sebelum pertandingan itu akhirnya terkuak juga. Dan, Ribery mengaku sebagai penganut Islam. Ia menemukan kedamaian dalam agama Islam dan menjadi spiritnya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tak terkecuali saat bermain bola.

Kabar Ribery masuk Islam, menyeruak sejak awal tahun 2006. Kabar itu mula-mula dilansir L'Express. Majalah ini menyebut adanya pemain nasional Prancis yang secara teratur beribadah di masjid di selatan Marseille. Mingguan itu tidak menyebut nama secara eksplisit, namun yang dimaksud adalah Ribery.

Kendati aksi berdoanya di lapangan hijau telah menarik perhatian publik Prancis, Ribery tetap enggan mengemukakan keyakinan barunya itu secara terbuka. Gelandang kanan klub Olympique Marseille ini mengatakan, keimanan barunya adalah perkara pribadi, tak perlu publikasi.

Alhasil, sejumlah spekulasi pun bermunculan. Ada yang menyebut perubahan itu terjadi sejak Ribery bermain bersama klub Galatasaray pada 2005. Ia membantu klub raksasa Turki tersebut memenangi Piala Turki pada tahun 2005. Semasa menetap di Turki, pemain kelahiran Boulogne-sur-Mer, Prancis, 7 April 1983, ini dikabarkan kerap berbaur dan berdiskusi dengan komunitas Muslim di sana.

Ada pula yang menyebut istri Ribery, Wahiba Belhami, yang asli Maroko itu memainkan peran penting terhadap perubahan Ribery. Ribery memang setahun tinggal di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu. Di sana, Ribery berkenalan dengan Wahiba yang kemudian ia peristri. Konon Wahiba berperan besar menuntun Ribery mengenal ajaran Islam. Dari pernikahan tersebut, Wahiba memberinya dua anak, Hizsya dan Shahinez.

Kedua versi itu tak pernah dibantah atau dibenarkan oleh Ribery. Namun, kepada majalah Paris Match, ia mengungkapkan, Islam telah membawanya pada keselamatan.

''Islam juga yang menjadi sumber kekuatan saya di dalam maupun di luar lapangan," ujar Ribery kepada majalah Match tanpa menjelaskan sejak kapan memeluk Islam. Ia menambahkan, ''Saya menjalani karier yang berat. Saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Akhirnya, saya menemukan Islam.''

Tidak pernah tinggalkan shalat

Keimanan dan kepribadian Ribery sebagai seorang Muslim tampaknya tak perlu diragukan. Di tengah padatnya jadwal pertandingan, bapak dua anak ini tak pernah lupa dengan kewajibannya sebagai Muslim. Ia senantiasa melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan dalam kondisi apa pun. Baginya, shalat merupakan tiang agama yang harus ditegakkan.


Selain rajin melaksanakan shalat, Ribery juga dikenal sebagai pribadi yang santun dan rendah hati. Islam benar-benar telah mengubah perangainya yang keras dan arogan menjadi seorang pribadi yang santun dan memiliki akhlak mulia.

Sifat dan akhlaknya ini tak heran membuat kagum rekan-rekannya di timnas Prancis, FC Bayern Muenchen (tempat ia bermain bola saat ini), maupun kerabatnya.

Steve Bradore dari Organisasi Syuhada, yang melayani para mualaf Prancis, telah mengatakan bahwa muslim Prancis merasa bangga sekali dengan Ribery. ''Dia adalah sumber kebanggaan kami karena penampilannya yang khas dan kerendahhatiannya,'' kata Steve, seperti dikutip dari situs Islamonline.net.

Saat ini, Ribery membela klub sepak bola Jerman, FC Bayern Muenchen. Di Bayern Muenchen, ia menempati posisi sebagai pemain gelandang. Kontrak Ribery bersama 'FC Hollywood'--julukan Bayern Muenchen--akan berakhir pada 2011.

Ribery termasuk pesepak bola sukses. Di usianya yang baru 26 tahun, dia sudah mengoleksi berbagai gelar. Antara lain, satu gelar Fortis Piala Turki bersama Galatasaray di musim 2004/2005, Piala Intertoto bersama Olympique Marseille di tahun 2005, Piala Liga Jerman bersama Bayern Muenchen di tahun 2007, Piala Jerman dan Bundesliga Jerman di tahun 2008. Selain itu, penghargaan Pemain Terbaik Prancis di tahun 2007 dan 2008, juga pesepak bola Jerman terbaik di tahun 2008. sya/dia/berbagai sumber

Franck Ribery yang lahir di Boulogne-sur-Mer, Perancis, 7 April 1983
memiliki tinggi badan 175 cm. Sebelum bermain di FC Bayern Muenchen, Jerman, pemain yang beroperasi sebagai gelandang serang ini berkarir di klub US Boulogne (2001-2002), Olympique Ales (2002-2003), Stade Brestois 29 (2003-2004), FC Metz (2004), Galatasaray (2005), dan Olympique Marseille (2005-2007).

Raja Bavaria

Di lapangan, ia hebat. Dalam kehidupan sosial, ia berkepribadian hangat. Sebagai individu, ia pun rajin salat. Franck Ribery adalah figur kesayangan publik Allianz Arena saat ini.

Bayern Munich selalu dihuni pemain berlabel bintang, tapi yang paling menonjol tergantung waktu dan kesempatan. Duet striker Miroslav Klose dan Luca Toni boleh menyita perhatian lewat produktivitas golnya, tapi Ribery amat menonjol dalam hal kreasi permainan di lapangan tengah.

Tidak salah Bayern memecahkan rekor transfernya untuk memboyong pria berusia 26 tahun itu. Faktanya, dalam tujuh bulan sejak bergabung dengan Bayern Muenchen, Ribery sudah berhasil menancapkan pengaruhnya, baik di klubnya maupun Bundesliga.

Pemain seharga 26 juta euro makin disenangi orang karena pembawaannya yang menyenangkan dan sikapnya selalu profesional. Di saat cuaca dingin bulan Februari masih mengakrabi Munich dan ia tengah berkutat dengan cedera kaki, Ribery tidak malas untuk tetap menghangatkan tubuhnya dengan muncul di kamp latihan.

Ia juga tak pernah menolak fans yang menginginkan tanda tangannya ataupun berfoto bersama, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Dan, itu senantiasa ia lakukan dengan senyum mengembang di bibirnya.

"Mereka mungkin tak pernah melihat seorang pemain, seperti saya yang senang tertawa dan biasa berkelakar," seloroh Ribery. "Saya ini orang yang sederhana dan simpel saja."

Di koridor berbagai fasilitas kamp latihan Bayern, lelaki Prancis ini selalu menyapa orang-orang. "Saya ingin menjadi teman (siapa pun)," ujarnya sambil tersenyum, seperti dikutip AFP. "Dua menit untuk berfoto dan memberi tanda tangan buat fans amatlah penting karena buat mereka hal-hal ini sangat berarti."

Senyum, tawa, dan sikap yang ramah untuk sementara menjadi "andalan" Ribery dalam berkomunikasi dengan penggemarnya, sebelum ia bisa menyempurnakannya dengan bahasa Jerman. Ia masih belum fasih, tapi setiap minggu rajin mengikuti kursus.

Ribery juga merasa bersyukur dirinya telah berhasil dalam kariernya, mengingat di masa kecil ia harus menjalani kehidupan yang sulit bersama keluarganya di daerah Boulogne-sur-Mer.

Namun, ia pun menyadari kesuksesan bukanlah sesuatu yang abadi. Roda nasib dalam kehidupan selalu berputar. "Atas semua yang telah saya alami, saya menyikapinya dengan tenang, tapi saya pun sadar pada semua nasib yang saya miliki."

Yang jelas, Ribery telah menjadi sosok istimewa buat warga Munich. Jangan heran kalau di depan Theatinerkirche, yang ada di pusat kota tersebut, terpampang billboard raksasa bergambarkan Ribery memakai jubah raja, disertai tulisan "Bayern Hat Wieder Einen Konig" alias "Bavaria punya raja lagi". Bavaria adalah julukan lain dari Bayern Muenchen selain FC Hollywood.

Lelaki yang di wajahnya ada bekas luka karena kecelakaan mobil yang dialaminya waktu kecil itu, sudah dianggap sangat penting untuk FC Hollywood. Di sebuah surat kabar, ada sebuah komentar berbunyi: "Bayern Munich tanpa Ribery seperti sekelompok anak-anak tanpa ibu." dtc/sya/kem

Beberapa Pesepak Bola Muslim

- Zinedine Yazid Zidane
- Kolo & Yaya Toure (Arsenal & Barcelona)
- Robin Van Persie (Arsenal)
- Nicholas anelka (Bolton)
- Mohammed 'Momo' Sissoko (Liverpool)
- Ahmed 'Mido' Hossam (Boro)
- Hossam Ghaly (Totteham Hotspurs)
- Franck Riberry (Bayern Muenchen)
- Hamit & Halil Antiltop (Bayern Muenchen & Shalke 04)
- Frederik Kanoute (Sevilla)
- Mahamaddou Diarra (Real Madrid)
- Eric Abidal (Barcelona)
- Nuri Sahin (Feyenoord Rotterdam)
- Sulley Ali Muntari (Pompey)
- Zlatan Ibrahimovic (Inter)
- Hassan "Brazzo" Salihamidzic (Juventus)
- Khalid Boulahrouz (Sevilla)
- Salomon Kalou (Chelsea)
- El-Hadji Diouf (Bolton)
- Diomanssy Kamara (Fulham)
- Mohammed Kallon (Al-Ittihad ext. Inter & Monaco)
- Thiery Henry (Barcelona/Prancis)
- Lilian Thuram (Perancis)
- Lassana Diarra (Real Madrid)
- Karim Benzema (Lyon/Perancis)
- Samir Nasri (Arsenal)
- Hatem Ben Arfa (Lyon)

Pelatih Sepak Bola Muslim
- Bruno Metsu (mantan pelatih Senegal)
- Phillipe 'Omar' Trousier (mantan pelatih Jepang).

Agapo
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1355
Reputation : -8
Points : 2919
Registration date : 2012-10-16

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by buncis hitam on Sat May 04, 2013 4:46 am

agapo wrote:Tapi, meskipun beberapa dari mereka bukan muslim yang taat, mereka masih sempet megang teguh syariat Islam. Nih contohnya.
Maca cih?? Lha yang kaya begini:
Ibrahimovic juga Islam.. tapi gak pernah menjalankan ajaran-ajaranNya..cuma Islam KTP
Islam ktp apa ya masih memegang teguh syariat islam?? Apalagi saya baca berita2 international orang2 kayak robin van persie dan ibrahimov begini gak pernah mengakui dirinya muslim. Ini berita darimana yaaa????? Berita boong yaaaa???

_________________
MUSLIM MURTAD MAKIN BERTAMBAH, ISLAM SEMAKIN HANCUR. SEBENTAR LAGI ISLAM BAKALAN PUNAH SAMA SEPERTI NAZI. DAN ISLAM AKAN DISEBUT SEMUA ORANG SEBAGAI KUTUKAN DAN MALAPETAKA BAGI MANUSIA YANG TERDAHSYAT YANG PERNAH ADA DI DUNIA INI.

buncis hitam
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1917
Location : ada di masjid sambil berdakwah untuk menghancurkan islam. TAPI KALO ADA YANG MAU RIBUT AMA GW, GW TUNGGU DI 7 ELEVEN GINTUNG, CIPUTAT. ATAU SILAKAN CARI GW DI RUMAH GW DI CIPUTAT. DAERAH RUMAH GW DI TENGAH2 BINTARO DAN PASAR CIPUTAT DAN DI DEKET RUMAH GW GAK ADA MESJID SAMA SEKALI. HERANNYA DIBANDINGKAN 3 GEREJA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH GW, SUARA TOA MESJID LEBIH BISA KEDENGERAN DARIPADA SUARA 3 GEREJA DEKET RUMAH GW YANG JARAKNYA GAK LEBIH DARI 50 METER. TUH MESJID SUARA TOA DARIMANA COBA? ADA JUGA MESJID LEBIH DARI 2 KILO DARI RUMAH GW TUH. HEBAT YA YANG NAMANYA MESJID BENER2 GANGGU KETERTIBAN DAN BIKIN POLUSI SUARA.
Job/hobbies : Menunjukkan kebodohan muslim karena islamnya/ Showing muslims foolishnesses for their islam
Humor : janda orang boleh diembat, janda mamad gak boleh diembat. Wkwkwkwkwk
Reputation : 14
Points : 3492
Registration date : 2012-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: HANYA BERITA (tdk butuh komentar)

Post by Sponsored content Today at 4:51 am


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum