MURTADIN_KAFIRUN

Latest topics
» Diskusi dengan njlajahweb
Mon Jul 31, 2017 7:35 pm by njlajahweb

»  Quran: Allah = penipu, pembuat sesat, pembunuh
Sat Jul 15, 2017 11:09 pm by admin

» [Quran] Kebaikan Allah yang menipu
Sat Jul 15, 2017 11:08 pm by admin

»  [Quran] Allah = penipu, pembuat sesat, pendusta
Sat Jul 15, 2017 11:06 pm by admin

» Sharia in America
Sat Jul 15, 2017 11:00 pm by admin

»  ISLAMIC CIRCUS
Sat Jul 15, 2017 10:45 pm by admin

» Scientific Errors of the Qur’an
Sat Jul 15, 2017 10:36 pm by admin

» Why Muslims are so delusional?
Sat Jul 15, 2017 10:30 pm by admin

» Emangnya allah swt itu tuhan??
Sat Apr 29, 2017 9:34 am by shaggy

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 12 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 12 Guests :: 2 Bots

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


MINTA PENJELASAN

Page 2 of 11 Previous  1, 2, 3, ... 9, 10, 11  Next

View previous topic View next topic Go down

MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Sat Aug 14, 2010 1:45 pm

First topic message reminder :

Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down


Re: MINTA PENJELASAN

Post by admin. on Sun Sep 05, 2010 9:16 pm

shaggy wrote:
admin. wrote:hooh deh, up to you aja lah...

Kalau begitu anda dan umat islam menyembah malaikat yang bernama allah swt dan malaikat lainnya.
Bukan menyembah Tuhan yang menciptakan malaikat.
Ini juga sebagai bukti bahwa Islam bukan agama yang menganut monotheis tetapi polytheis.

wokelah kalo begetoh shaggyDOG...

admin.
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Female
Number of posts : 712
Location : Kandang Domba
Job/hobbies : Mengajarkan cinta kasih...
Humor : oh yes... oh no...
Reputation : 19
Points : 3373
Registration date : 2010-07-09

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by answering-ff on Mon Sep 13, 2010 9:34 pm

taro wrote:
shaggy wrote:Tuan admin menganalisa :

saya sudah jelaskan tadi shaggy...
Kami
= Allah SWT dan para malaikatnya... bukan Allah itu banyak...
xixixiixix kesimpulan sendiri yak.... jadi lucu... yang bilang Allah
umat islam itu banyak siapa................

darimana tuan tahu kata KAMI itu sama dengan allah dan para malaikat.
mana refensinya kasih atuh da bageur.
Tapi yang jelas arti kata KAMI dalam ayat tersebut berarti banyak bukan satu allah.





kami= allah swt dan malaikatnya???
hahaha....
klu itu artinya maka allah swt lo cuman setara dengan malaikat atau malaikat lo yang terlalu hebat sampai bisa setara dengan allah swt...
karena setahu gue kata kami menunjukkan kesamaaan status...

eh... taro lagi, logika sederhana ajah gak mudeng-mudeng....

kami dari pt. shaggy taro mengucapkan "selamat atas.....kalian"


jawab sendiri ........

kami = pimpinan, manager, karyawan....


apakah mereka setara?


"Aku dan Bapa adalah satu"

apakah yesus dan Bapa setara sementara
yesus gak mengatahui kapan saat itu tiba?


[jawab pake ayat jangan asal njeplak]

_________________
"Kafir sadar, kafir diem, kafir nglawan, kafir kedalam, kafir keluar, kafir kelompok, kafir tahu, kafir nubuat, kafir penutup, kafir terakhir "
avatar
answering-ff
MUSLIM
MUSLIM

Number of posts : 3333
Location : ruang humor
Humor : "gile ada yang ngrampok baju gw, Tuhan elu", kata Yesus
Reputation : 10
Points : 6477
Registration date : 2009-11-12

View user profile http://www.aboutkutukupret.tk

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Thu Sep 23, 2010 12:39 pm

Ternyata tuhannya islam lebih dari satu.

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by hamba tuhan on Thu Sep 23, 2010 1:06 pm

answering-ff wrote:
taro wrote:
shaggy wrote:Tuan admin menganalisa :

saya sudah jelaskan tadi shaggy...
Kami
= Allah SWT dan para malaikatnya... bukan Allah itu banyak...
xixixiixix kesimpulan sendiri yak.... jadi lucu... yang bilang Allah
umat islam itu banyak siapa................

darimana tuan tahu kata KAMI itu sama dengan allah dan para malaikat.
mana refensinya kasih atuh da bageur.
Tapi yang jelas arti kata KAMI dalam ayat tersebut berarti banyak bukan satu allah.





kami= allah swt dan malaikatnya???
hahaha....
klu itu artinya maka allah swt lo cuman setara dengan malaikat atau malaikat lo yang terlalu hebat sampai bisa setara dengan allah swt...
karena setahu gue kata kami menunjukkan kesamaaan status...

eh... taro lagi, logika sederhana ajah gak mudeng-mudeng....

kami dari pt. shaggy taro mengucapkan "selamat atas.....kalian"


jawab sendiri ........

kami = pimpinan, manager, karyawan....


apakah mereka setara?


"Aku dan Bapa adalah satu"

apakah yesus dan Bapa setara sementara
yesus gak mengatahui kapan saat itu tiba?


[jawab pake ayat jangan asal njeplak]

KE MANAKAH AJARAN KRISTIAN?

Seringkali orang-orang Kristian mengajak umat Islam supaya memeluk agama mereka karena anggapan mereka, agama Kristian itulah yang benar dan ajaran Islam itu adalah palsu. Lalu Kita ingin bertanya kepada mereka: di manakah kebenaran agama Kristian itu? Di sini kita ingin menunjukkan kriteria-kriteria yang membuktikan bahwa sesuatu ajaran itu benar atau salah. Kita harus setuju bahwa sekiranya sesuatu agama gagal memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan ini, maka selayaknya ia ditolak sebagai agama untuk pegangan hidup umat manusia seluruhnya.

Berikut adalah sebab-sebab mengapa agama Kristian harus ditolak sebagai agama pilihan untuk manusia:

1. Konsep Ketuhanan
Ajaran Kristian menekankan bahwa Allah itu terdiri dari tiga oknum, iaitu Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Tuhan Ruhul Kudus. Ketiga-tiga “tuhan” ini bukanlah tiga, tetapi satu. Apakah logis pemikiran seperti ini?

Lebih-lebih lagi, salah satu daripada “Tuhan” orang Kristian, iaitu Yesus, yang kononnya adalah Tuhan Allah itu sendiri menurut kepercayaan orang-orang Kristian, dianggap juga seperti manusia biasa. Berikut adalah dalil-dalil yang mendukung hujah ini:

Di dalam ‘Matius’, fasal 4 ayat 5, menyebut:
“Kemudian daripada itu iblispun membawa Yesus ke Negeri Suci, lalu diletakkannya Jesus di atas bumbung Baitullah.”

Wajarkah Tuhan yang disembah dan dimuliakan oleh manusia dibawa oleh Iblis yang dilaknat dan dikutuk tunduk kepada kemauan Iblis dibawa ke mana-mana sahaja? Wajarkah Iblis berani berhadapan dengan Allah?

Di dalam ‘Matius’ lagi, fasal 27 ayat 1-2, menyebut:
“Setelah hari siang, maka segala ketua imam dan orang-orang tua kaumpun berundinglah atas hal Yesus supaya dibunuhkan dia, maka diikat dia serta dibawa pergi, lalu diserahkan kepada Pilatus, iaitu Wakil Pemerintah.”

Wajarkah Tuhan boleh diikat sesuka hati oleh manusia dan di mana pula kekuatan yang ada pada diri Tuhan sehingga sanggup menyerah diri kepada manusia?

Manakala di dalam ‘Lukas’ fasal 2 ayat 21, menyebut:
“Apabila genap delapan hari, ia disunat, lalu disebut namanya Yesus….”

Wajarkah Tuhan disunatkan kemaluannya seperti manusia biasa? Apakah perlunya Tuhan disunatkan? Kalaulah Tuhan itu disunatkan bererti Tuhan mempunyai hawa nafsu untuk kepuasan seks.

Di dalam ‘Matius’ lagi, fasal 26 ayat 2, menyebut:
“Anak manusia akan diserahkan supaya disalibkan.”

Yang dimaksudkan dengan anak manusia ialah Yesus dan di sini jelaslah bahwa Yesus itu bukanlah anak Tuhan, tetapi anak manusia. Ini merupakan pertentangan di antara konsep kepercayaan ajaran Kristian bahwa Yesus itu adalah anak Tuhan dengan ayat di atas bahwa Yesus itu adalah anak manusia.

Di dalam ‘Matius’ fasal 5 ayat 45, menyebut:
“Supaya kamu menjadi anak Bapamu….”

Di sini juga menyebut bahwa orang-orang yang taat kepada perintah Tuhan menurut Yesus akan menjadi anak Tuhan, oleh itu bukan Yesus sahaja anak Tuhan yang tunggal.

Di dalam ‘Matius’ fasal 7 ayat 21 menyebut:
“Bukan tiap-tiap orang yang menyeru aku tuhan, tuhan akan masuk ke dalam kerajaan syurga, hanyalah orang-orang yang melakukan kehendak Bapa-ku yang di syurga.”

Di dalam Alkitab sendiri jelas menyangkal dan menolak orang-orang yang menganggap diri Yesus sebagai tuhan atau menyerunya sebagai tuhan, malah orang-orang yang menyeru itu tidak akan masuk kerajaan syurga.

Kalau Yesus itu benar-benar Allah, mengapa dia dilahirkan oleh seorang manusia? Adakah Yesus keturunan tuhan? Wajarkah ilmu pengetahuan zahir atau batin menerima bahwa Tuhan itu diperanakkan? Wajarkah ilmu pengetahuan exact atau yang abstrak (exact/abstract wetenschap) menerima hakikat ini?

2. Pertentangan Dalam Alkitab

Wajarkah sebuah kitab yang dianggap suci dan datang dari Allah mempunyai banyak kesilapan dan kesalahan di dalamnya? Sila rujuk kepada artikel ini untuk melihat bukti-buktinya.
. Tiada Ulama dan Tokoh Ilmuan

Ajaran Kristian tidak mempunyai ulama atau tokoh ilmuan yang menghuraikan lebih lanjut tentang ajaran Kristian atau menghuraikan lebih lanjut lagi tentang ajaran Kristian atau menghuraikan pengertian ayat-ayat yang terkandung di dalam Alkitab. Kekuatan sesuatu ajaran adalah bergantung kepada kekuatan ilmu pengetahuan yang ada pada para ulamanya yang mempertahankan kekuatan ajaran tersebut.

Ketiadaan tokoh-tokoh agama di dalam ajaran Kristian melambangkan ajaran tersebut ketandusan ilmu pengetahuan dan penghuraian lanjut tentang peranan seterusnya yang harus dimainkan oleh ajaran Kristian. Agama Kristian hanya menyediakan para mubaligh untuk berdakwah menyeru manusia ke arah agamanya tetapi tidak mampu melahirkan manusia yang benar-benar profesional dan berkualiti terhadap konsep kepercayaan tersebut. Sepatutnya di sana perlu sekali penjelasan lanjut tentang konsep agama, konsep ketuhanan, konsep dakwah atau lain-lain lagi yang mampu dihuraikan oleh para ulama Kristian. Merekalah yang bertanggungjawab menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan manusia seharian dan menyelesaikannya dengan baik dan kemudian memandu mereka ke jalan yang benar. Tetapi hakikatnya ajaran Kristian tidak bermaya melahirkan tokoh ilmuan dalam agamanya dan tidak pula mampu mengluarkan ulama yang berperanan, sebagaimana yang berlaku di dalam ajaran Islam, seolah-olah ajaran tersebut menyekat budaya berfikir dan kebebasan mengeluarkan idea.

4. Konsep Ijtihad, Tajdid dan Mujaddid

Setiap ajaran memerlukan ide-ide pembaharuan atau tajdid untuk mengemaskinikan lagi ajaran agama. Maksud pembaharuan atau tajdid ini bukannya mencipta suatu bentuk ajaran lain dalam agama atau mengubahsuai ajaran agama atau mengada-adakan suatu ideologi dalam agama, tetapi apa yang dimaksudkan ialah suatu pembaharuan yang membaik-pulih ajaran agama yang telah lama ditinggalkan oleh para penganutnya atau membetulkan segala kesilapan dan kesalahan yang dilakukan oleh para penganutnya dengan menilai semula apa yang sepatutnya yang dituntut oleh ajaran agama.

Di dalam ajaran Kristian tidak wujud sama sekali konsep tajdid yang mencetuskan idea ‘ijthad’ terhadap sesuatu perkara yang tidak terdapat dalam nas atau dalam Kitab Suci, justeru ianya memerlukan suatu bentuk pemikiran yang tidak melanggar ketentuan syarak dan tidak terkeluar dari batas-batas agama. Konsep ‘ijtihad’ ini kadang-kadang bergantung kepada keadaan dan sesuatu tempat sebagai kesesuaian untuk masyarakat supaya tidak membebankan mereka di dalam mengendalikan ajaran agama.

Ajaran Islam telah ramai melahirkan tokoh ijtihad dalam masalah fiqh seperti Imam Syafie’i, Imam Maliki, Imam Hanafi, Imam Hambali dan lain-lain lagi yang telah banyak memberi sumbangan kepada keharuman ajaran Islam. Juga wujud tokoh-tokoh mujaddid yang membawa pembaharuan dalam agama seperti Sheikh Mohamed Abduh, Jamaluddin Al-Afghani, Hassan Al-Banna, Syed Qutb dan lain-lain lagi. Mereka banyak memberi sumbangan kepada ajaran Islam melalui hasil tulisan tangan mereka.

5. Manhaj Kehidupan Yang Tidak Jelas

Ajaran yang syumul dan komprehensif mestilah mempunyai manhaj kehidupan yang jelas dan teratur. Manhaj tersebut meliputi semua aspek kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Ajaran Kristian tidak mengatur dengan jelas tentang manhaj kehidupannya untuk diprogram kepada para penganutnya, tetapi yang dititik-beratkan ialah masalah ketuhanan dan meninggalkan unsur-unsur yang berbentuk keduniaan. Dalam masalah ketuhanan, ajaran Kristian hanyalah menyentuh tentang pendekatan diri kepada Tuhan dan kepercayaan tentang hari kemudian, tetapi tidak sekali-kali menyentuh tentang konsep kekuasaannya, konsep peribadatan dari aspek ;rububiyyah’ atau ‘uluhiyyah’, tidak pula membahaskan tentang sifat-sifat ketuhanan, perbuatannya dan perkara-perkara yang berkaitan dengan Zat-Nya. Oleh itu, dari aspek tersebut terdapat kepincangan yang harus diselesaikan.

Dalam masalah peribadatan atau konsep amalannya pula, ajaran Kristian tidak menggariskan batas sempadan halal-haram sesuatu perkara, yang mana harus dibuat dan yang mana harus ditinggalkan dan bagaimana pula sesuatu perkara ataupun sesuatu benda itu dianggap halal atau haram? Dan di dalam ajaran Kristian juga tidak terdapat pun suatu kaedah yang menunjukkan bagaimana struktur ibadat itu terbina.

Keadaan seumpama ini tidak cukup untuk kesempurnaan hidup manusia. Bahkan manusia memerlukan bekalan yang lebih untuk perjalanan hidupnya di hari esok dan hari-hari seterusnya.

6. Tiadanya Contoh Masyarakat Kristian

Ajaran Kristian tidak mempunyai suatu model bagaimana dakwah yang disampaikan itu dapat membentuk suatu perubahan kepada manusia dan membimbing mereka ke arah masyarakat yang kolektif. Ajaran Kristian tidak pernah menggariskan bagaimana rupa bentuk masyarakat yang mau diwujudkan dan ke arah mana mereka mau membawa masyarakat tersebut. Tidak ada contoh masyarakat Kristian untuk dijadikan cermin perbandingan kepada umat manusia dan adakah konsep pengasingan diri atau konsep pertapaan mau diwujudkan dan kemudian dijadikan suatu masyarakat untuk dihayati? Kalaulah itu yang mereka maukan, nescaya jumudlah pemikiran manusia, punahlah nilai kemanusiaan dan hakikat kehidupan.

Tetapi Islam mempunyai model masyarakatnya tersendiri tanpa dicampur-adukkan dengan mana-mana unsur atau mana-mana agama, sebagaimana yang telah dibina oleh Rasulullah s.a.w. di Madinah yang berjaya menyatu-padukan para penduduk Madinah yang sebelum ini tidak pernah bersatu dan mengeratkan lagi hubungan persaudaraan iman, sekalipun mereka tidak diikat dengan ikatan tali perkahwinan ataupun keturunan.

7. Perpecahan Dalam Mazhab

Agama Kristian terbahagi dalam beberapa mazhab yang saling bermusuhan di antara satu sama lain. Perkara ini berlaku di eropah apabila wujudnya pertelingkahan dan perbalahan di antara kumpulan-kumpulan penganut ajaran Kristian menyebabkan mereka berpecah dan menubuhkan kumpulan masing-masih. Mereka semua adalah orang-orang Kristian tetapi mengelarkan diri mereka dengan nama khas, seperti Katolik Roma, Protestan, Orthodoks, Anglican dan Methodist. Orang-orang Kristian dari sekte Katolik Roma mengakui Pope di Rom sebagai ketua agama mereka.

Sewaktu timbulnya mazhab Protestan di Eropah yang diasaskan oleh Martin Luther, pihak gereja Katolik telah bangkit menentang pengikut-pengikut mazhab tersebut dengan segala kekuatan yang ada. Sejarah penekanan manusia telah melihat beberapa peristiwa penyembelihan yang ngeri, di antaranya ialah ‘Penyembelihan Paris’ yang terjadi pada 24hb Ogos 1572 M di mana pihak Katolik telah menjemput para pengikut mazhab Protestan sebagai tetamu mereka di Paris untuk mencari penyelesaian supaya dapat diselaraskan beberapa pertentangan dan Perbedaan pendapat di antara kedua-dua mazhab. Akan tetapi pihak mazhab Katolik telah mengambil kesempatan ini dengan menyerang para pengikut mazhab Protestan dan membunuh mereka sewaktu mereka sedang tidur. Setelah berlakunya peristiwa tersebut, datanglah bertalu-talu ucapan tahniah kepada Raja Charles XI daripada Pope dan daripada raja-raja Katolik serta para pembesarnya. Tetapi yang anehnya, apabila pihak Protestan memperoleh kekuatan, mereka pula bertindak liar dengan melakukan keganasan terhadap pihak Katolik dan sebenarnya Protestan tidak kurang liarnya kalau dibandingkan dengan pihak Katolik (Utusan Malaysia, 17 April 1997). Luther pernah menegaskan kepada para pengikutnya bahwa “Siapa di antara kamu yang boleh membunuh, mencekik leher dan menyembelih sama ada secara sulit atau terang, maka bunuhlah, cekiklah dan sembelihlah mereka para petani yang memberontak itu dengan sepuas-puas kamu.” (Dr Ahmad Syalabi, Al Masihiyyah/malaysia).

Kesimpulan :

Inilah hakikat ajaran Kristian yang ingin disampaikan oleh para misionaris kepada umat Islam. Apakah inikah agama, yang serba kekurangan baik dari segi intelektual maupun dari segi etika dan moral, yang ingin ditukar-ganti dengan Al-Islam yang suci? Sekali-kali tidak! Kebenarannya terserlah, bahwa ajaran Kristian adalah ajaran yang rapuh yang mengajak penganutnya ke arah kemunduran dan keganasan. Hanyalah Islam agama Allah yang diperakui untuk anutan umat manusia seluruhnya, dan hanyalah Islam yang dapat menyelamatkan manusia dari lembah kehinaan. Firman Allah s.w.t.:
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku redhai AL-ISLAM itu menjadi agamamu.” (Surah Al-Maidah (5):3)
avatar
hamba tuhan
MUSLIM
MUSLIM

Male
Number of posts : 9932
Age : 17
Location : Aceh
Humor : Obrolan Santai dengan Om Yesus
Reputation : -206
Points : 13431
Registration date : 2010-09-19

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by Yhowshua on Thu Sep 23, 2010 5:43 pm

Pertanyaan awal yang menjadi initi topik ini :
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!
komentar terakhir pemilik topik ( yang masih sesuai alur topik )
shaggy wrote:Ternyata tuhannya islam lebih dari satu.
tetapi hamba batu hitam hajar aswad langsung melarikan topik ini jauh menyimpang , silakan di simak jawaban si hamba batu hitam hajar aswad
hamba batu hitam hajar aswad wrote:
KE MANAKAH AJARAN KRISTIAN?

Seringkali orang-orang Kristian mengajak umat Islam supaya memeluk agama mereka karena anggapan mereka, agama Kristian itulah yang benar dan ajaran Islam itu adalah palsu. Lalu Kita ingin bertanya kepada mereka: di manakah kebenaran agama Kristian itu? Di sini kita ingin menunjukkan kriteria-kriteria yang membuktikan bahwa sesuatu ajaran itu benar atau salah. Kita harus setuju bahwa sekiranya sesuatu agama gagal memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan ini, maka selayaknya ia ditolak sebagai agama untuk pegangan hidup umat manusia seluruhnya.

Berikut adalah sebab-sebab mengapa agama Kristian harus ditolak sebagai agama pilihan untuk manusia:

1. Konsep Ketuhanan
Ajaran Kristian menekankan bahwa Allah itu terdiri dari tiga oknum, iaitu Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Tuhan Ruhul Kudus. Ketiga-tiga “tuhan” ini bukanlah tiga, tetapi satu. Apakah logis pemikiran seperti ini?

Lebih-lebih lagi, salah satu daripada “Tuhan” orang Kristian, iaitu Yesus, yang kononnya adalah Tuhan Allah itu sendiri menurut kepercayaan orang-orang Kristian, dianggap juga seperti manusia biasa. Berikut adalah dalil-dalil yang mendukung hujah ini:

Di dalam ‘Matius’, fasal 4 ayat 5, menyebut:
“Kemudian daripada itu iblispun membawa Yesus ke Negeri Suci, lalu diletakkannya Jesus di atas bumbung Baitullah.”

Wajarkah Tuhan yang disembah dan dimuliakan oleh manusia dibawa oleh Iblis yang dilaknat dan dikutuk tunduk kepada kemauan Iblis dibawa ke mana-mana sahaja? Wajarkah Iblis berani berhadapan dengan Allah?

Di dalam ‘Matius’ lagi, fasal 27 ayat 1-2, menyebut:
“Setelah hari siang, maka segala ketua imam dan orang-orang tua kaumpun berundinglah atas hal Yesus supaya dibunuhkan dia, maka diikat dia serta dibawa pergi, lalu diserahkan kepada Pilatus, iaitu Wakil Pemerintah.”

Wajarkah Tuhan boleh diikat sesuka hati oleh manusia dan di mana pula kekuatan yang ada pada diri Tuhan sehingga sanggup menyerah diri kepada manusia?

Manakala di dalam ‘Lukas’ fasal 2 ayat 21, menyebut:
“Apabila genap delapan hari, ia disunat, lalu disebut namanya Yesus….”

Wajarkah Tuhan disunatkan kemaluannya seperti manusia biasa? Apakah perlunya Tuhan disunatkan? Kalaulah Tuhan itu disunatkan bererti Tuhan mempunyai hawa nafsu untuk kepuasan seks.

Di dalam ‘Matius’ lagi, fasal 26 ayat 2, menyebut:
“Anak manusia akan diserahkan supaya disalibkan.”

Yang dimaksudkan dengan anak manusia ialah Yesus dan di sini jelaslah bahwa Yesus itu bukanlah anak Tuhan, tetapi anak manusia. Ini merupakan pertentangan di antara konsep kepercayaan ajaran Kristian bahwa Yesus itu adalah anak Tuhan dengan ayat di atas bahwa Yesus itu adalah anak manusia.

Di dalam ‘Matius’ fasal 5 ayat 45, menyebut:
“Supaya kamu menjadi anak Bapamu….”

Di sini juga menyebut bahwa orang-orang yang taat kepada perintah Tuhan menurut Yesus akan menjadi anak Tuhan, oleh itu bukan Yesus sahaja anak Tuhan yang tunggal.

Di dalam ‘Matius’ fasal 7 ayat 21 menyebut:
“Bukan tiap-tiap orang yang menyeru aku tuhan, tuhan akan masuk ke dalam kerajaan syurga, hanyalah orang-orang yang melakukan kehendak Bapa-ku yang di syurga.”

Di dalam Alkitab sendiri jelas menyangkal dan menolak orang-orang yang menganggap diri Yesus sebagai tuhan atau menyerunya sebagai tuhan, malah orang-orang yang menyeru itu tidak akan masuk kerajaan syurga.

Kalau Yesus itu benar-benar Allah, mengapa dia dilahirkan oleh seorang manusia? Adakah Yesus keturunan tuhan? Wajarkah ilmu pengetahuan zahir atau batin menerima bahwa Tuhan itu diperanakkan? Wajarkah ilmu pengetahuan exact atau yang abstrak (exact/abstract wetenschap) menerima hakikat ini?

2. Pertentangan Dalam Alkitab

Wajarkah sebuah kitab yang dianggap suci dan datang dari Allah mempunyai banyak kesilapan dan kesalahan di dalamnya? Sila rujuk kepada artikel ini untuk melihat bukti-buktinya.
. Tiada Ulama dan Tokoh Ilmuan

Ajaran Kristian tidak mempunyai ulama atau tokoh ilmuan yang menghuraikan lebih lanjut tentang ajaran Kristian atau menghuraikan lebih lanjut lagi tentang ajaran Kristian atau menghuraikan pengertian ayat-ayat yang terkandung di dalam Alkitab. Kekuatan sesuatu ajaran adalah bergantung kepada kekuatan ilmu pengetahuan yang ada pada para ulamanya yang mempertahankan kekuatan ajaran tersebut.

Ketiadaan tokoh-tokoh agama di dalam ajaran Kristian melambangkan ajaran tersebut ketandusan ilmu pengetahuan dan penghuraian lanjut tentang peranan seterusnya yang harus dimainkan oleh ajaran Kristian. Agama Kristian hanya menyediakan para mubaligh untuk berdakwah menyeru manusia ke arah agamanya tetapi tidak mampu melahirkan manusia yang benar-benar profesional dan berkualiti terhadap konsep kepercayaan tersebut. Sepatutnya di sana perlu sekali penjelasan lanjut tentang konsep agama, konsep ketuhanan, konsep dakwah atau lain-lain lagi yang mampu dihuraikan oleh para ulama Kristian. Merekalah yang bertanggungjawab menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan manusia seharian dan menyelesaikannya dengan baik dan kemudian memandu mereka ke jalan yang benar. Tetapi hakikatnya ajaran Kristian tidak bermaya melahirkan tokoh ilmuan dalam agamanya dan tidak pula mampu mengluarkan ulama yang berperanan, sebagaimana yang berlaku di dalam ajaran Islam, seolah-olah ajaran tersebut menyekat budaya berfikir dan kebebasan mengeluarkan idea.

4. Konsep Ijtihad, Tajdid dan Mujaddid

Setiap ajaran memerlukan ide-ide pembaharuan atau tajdid untuk mengemaskinikan lagi ajaran agama. Maksud pembaharuan atau tajdid ini bukannya mencipta suatu bentuk ajaran lain dalam agama atau mengubahsuai ajaran agama atau mengada-adakan suatu ideologi dalam agama, tetapi apa yang dimaksudkan ialah suatu pembaharuan yang membaik-pulih ajaran agama yang telah lama ditinggalkan oleh para penganutnya atau membetulkan segala kesilapan dan kesalahan yang dilakukan oleh para penganutnya dengan menilai semula apa yang sepatutnya yang dituntut oleh ajaran agama.

Di dalam ajaran Kristian tidak wujud sama sekali konsep tajdid yang mencetuskan idea ‘ijthad’ terhadap sesuatu perkara yang tidak terdapat dalam nas atau dalam Kitab Suci, justeru ianya memerlukan suatu bentuk pemikiran yang tidak melanggar ketentuan syarak dan tidak terkeluar dari batas-batas agama. Konsep ‘ijtihad’ ini kadang-kadang bergantung kepada keadaan dan sesuatu tempat sebagai kesesuaian untuk masyarakat supaya tidak membebankan mereka di dalam mengendalikan ajaran agama.

Ajaran Islam telah ramai melahirkan tokoh ijtihad dalam masalah fiqh seperti Imam Syafie’i, Imam Maliki, Imam Hanafi, Imam Hambali dan lain-lain lagi yang telah banyak memberi sumbangan kepada keharuman ajaran Islam. Juga wujud tokoh-tokoh mujaddid yang membawa pembaharuan dalam agama seperti Sheikh Mohamed Abduh, Jamaluddin Al-Afghani, Hassan Al-Banna, Syed Qutb dan lain-lain lagi. Mereka banyak memberi sumbangan kepada ajaran Islam melalui hasil tulisan tangan mereka.

5. Manhaj Kehidupan Yang Tidak Jelas

Ajaran yang syumul dan komprehensif mestilah mempunyai manhaj kehidupan yang jelas dan teratur. Manhaj tersebut meliputi semua aspek kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Ajaran Kristian tidak mengatur dengan jelas tentang manhaj kehidupannya untuk diprogram kepada para penganutnya, tetapi yang dititik-beratkan ialah masalah ketuhanan dan meninggalkan unsur-unsur yang berbentuk keduniaan. Dalam masalah ketuhanan, ajaran Kristian hanyalah menyentuh tentang pendekatan diri kepada Tuhan dan kepercayaan tentang hari kemudian, tetapi tidak sekali-kali menyentuh tentang konsep kekuasaannya, konsep peribadatan dari aspek ;rububiyyah’ atau ‘uluhiyyah’, tidak pula membahaskan tentang sifat-sifat ketuhanan, perbuatannya dan perkara-perkara yang berkaitan dengan Zat-Nya. Oleh itu, dari aspek tersebut terdapat kepincangan yang harus diselesaikan.

Dalam masalah peribadatan atau konsep amalannya pula, ajaran Kristian tidak menggariskan batas sempadan halal-haram sesuatu perkara, yang mana harus dibuat dan yang mana harus ditinggalkan dan bagaimana pula sesuatu perkara ataupun sesuatu benda itu dianggap halal atau haram? Dan di dalam ajaran Kristian juga tidak terdapat pun suatu kaedah yang menunjukkan bagaimana struktur ibadat itu terbina.

Keadaan seumpama ini tidak cukup untuk kesempurnaan hidup manusia. Bahkan manusia memerlukan bekalan yang lebih untuk perjalanan hidupnya di hari esok dan hari-hari seterusnya.

6. Tiadanya Contoh Masyarakat Kristian

Ajaran Kristian tidak mempunyai suatu model bagaimana dakwah yang disampaikan itu dapat membentuk suatu perubahan kepada manusia dan membimbing mereka ke arah masyarakat yang kolektif. Ajaran Kristian tidak pernah menggariskan bagaimana rupa bentuk masyarakat yang mau diwujudkan dan ke arah mana mereka mau membawa masyarakat tersebut. Tidak ada contoh masyarakat Kristian untuk dijadikan cermin perbandingan kepada umat manusia dan adakah konsep pengasingan diri atau konsep pertapaan mau diwujudkan dan kemudian dijadikan suatu masyarakat untuk dihayati? Kalaulah itu yang mereka maukan, nescaya jumudlah pemikiran manusia, punahlah nilai kemanusiaan dan hakikat kehidupan.

Tetapi Islam mempunyai model masyarakatnya tersendiri tanpa dicampur-adukkan dengan mana-mana unsur atau mana-mana agama, sebagaimana yang telah dibina oleh Rasulullah s.a.w. di Madinah yang berjaya menyatu-padukan para penduduk Madinah yang sebelum ini tidak pernah bersatu dan mengeratkan lagi hubungan persaudaraan iman, sekalipun mereka tidak diikat dengan ikatan tali perkahwinan ataupun keturunan.

7. Perpecahan Dalam Mazhab

Agama Kristian terbahagi dalam beberapa mazhab yang saling bermusuhan di antara satu sama lain. Perkara ini berlaku di eropah apabila wujudnya pertelingkahan dan perbalahan di antara kumpulan-kumpulan penganut ajaran Kristian menyebabkan mereka berpecah dan menubuhkan kumpulan masing-masih. Mereka semua adalah orang-orang Kristian tetapi mengelarkan diri mereka dengan nama khas, seperti Katolik Roma, Protestan, Orthodoks, Anglican dan Methodist. Orang-orang Kristian dari sekte Katolik Roma mengakui Pope di Rom sebagai ketua agama mereka.

Sewaktu timbulnya mazhab Protestan di Eropah yang diasaskan oleh Martin Luther, pihak gereja Katolik telah bangkit menentang pengikut-pengikut mazhab tersebut dengan segala kekuatan yang ada. Sejarah penekanan manusia telah melihat beberapa peristiwa penyembelihan yang ngeri, di antaranya ialah ‘Penyembelihan Paris’ yang terjadi pada 24hb Ogos 1572 M di mana pihak Katolik telah menjemput para pengikut mazhab Protestan sebagai tetamu mereka di Paris untuk mencari penyelesaian supaya dapat diselaraskan beberapa pertentangan dan Perbedaan pendapat di antara kedua-dua mazhab. Akan tetapi pihak mazhab Katolik telah mengambil kesempatan ini dengan menyerang para pengikut mazhab Protestan dan membunuh mereka sewaktu mereka sedang tidur. Setelah berlakunya peristiwa tersebut, datanglah bertalu-talu ucapan tahniah kepada Raja Charles XI daripada Pope dan daripada raja-raja Katolik serta para pembesarnya. Tetapi yang anehnya, apabila pihak Protestan memperoleh kekuatan, mereka pula bertindak liar dengan melakukan keganasan terhadap pihak Katolik dan sebenarnya Protestan tidak kurang liarnya kalau dibandingkan dengan pihak Katolik (Utusan Malaysia, 17 April 1997). Luther pernah menegaskan kepada para pengikutnya bahwa “Siapa di antara kamu yang boleh membunuh, mencekik leher dan menyembelih sama ada secara sulit atau terang, maka bunuhlah, cekiklah dan sembelihlah mereka para petani yang memberontak itu dengan sepuas-puas kamu.” (Dr Ahmad Syalabi, Al Masihiyyah/malaysia).

Kesimpulan :

Inilah hakikat ajaran Kristian yang ingin disampaikan oleh para misionaris kepada umat Islam. Apakah inikah agama, yang serba kekurangan baik dari segi intelektual maupun dari segi etika dan moral, yang ingin ditukar-ganti dengan Al-Islam yang suci? Sekali-kali tidak! Kebenarannya terserlah, bahwa ajaran Kristian adalah ajaran yang rapuh yang mengajak penganutnya ke arah kemunduran dan keganasan. Hanyalah Islam agama Allah yang diperakui untuk anutan umat manusia seluruhnya, dan hanyalah Islam yang dapat menyelamatkan manusia dari lembah kehinaan. Firman Allah s.w.t.:
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku redhai AL-ISLAM itu menjadi agamamu.” (Surah Al-Maidah (5):3)
buat hamba batu hitam hajar aswad : kamu jelas - jelas Out Of Topik , sudah oot , jawabanmu juga hasil copasan doank bukan hasil pemikiranmu sendiri , mengapa ? mungkin karena kamu dan kawan - kawan islamermu memang tidak bisa menjelaskan maksud auloh menggunakan kata "kami" , sama seperti si mencari kebenaran" di topik ini http://murtadinkafirun.forumotion.net/kristen-khatolik-f3/menguji-konsep-ketuhanan-trinitas-dengan-qs112-t7853.htm#29277 jadi , kalau kamu mau jawab topik ini silakan jawab , dan kalau kamu mau bantu teman kamu di link yang saya kasih , silakan saja .
btw , jika kamu memang serius dengan copasan kamu silakan kamu buka topik baru !!!

_________________
- islam adalah agama yang tidak tahu malu , mengatakan agama lain kafir , padahal mereka sendiri adalah penyembah batu.
- islam adalah agama yang tidak tahu malu , mengatakan muhamad adalah manusia sempurna , padahal moral muhamad adalah moral manusia bejat.
- para pengikut islam adalah manusia2 tersesat yang telah di butakan oleh muhamad melalui islam
- sssyyyuuurrrgggaaa versi islam adalah tempat maksiat untuk melakukan segala kemaksiatan yang di larang di dunia : pesta sex , minum minuman keras , dan semua yang haram di dunia maka di sssyyyuuurrrgggaaa maksiat islam halal untuk di lakukan , bahkan sssyyyuuurrrgggaaa islam adalah tempat bagi para hombreng dan lesbian ( sesuai pernyataan netter islam you7tube7com )

Yhowshua
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 915
Reputation : -21
Points : 3524
Registration date : 2010-07-31

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by Mencarikebenaran on Thu Sep 23, 2010 7:41 pm

Yhowshua dan kawan-kawan masih penasaran dengan kata "Kami". Sudah diberi contoh kalimat yang paling sederhanapun di tread sebelah juga tidak paham. Kalian hanya ingin cari teman saja maksain banget kalo "Kami" dalam Al-Qur'an adalah Tuhan rombongan kayak tuhan ente ada 3. Kami adalah Bapa, anak dan Roh kudis. Pantesan mereka sulit memahami biblenya wong kalimat yang sederhan tidak paham, kalo tidak paham edit lagi tuh bible. Ha..ha...ha...
avatar
Mencarikebenaran
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1289
Reputation : 24
Points : 3944
Registration date : 2010-07-31

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by rhein20 on Thu Sep 23, 2010 8:10 pm

si Shaggy Dog dan Yhowshua begonya ga ketulungan.
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!
Disini sudah jelas banyak ayat yang diturunkan Allah tidak langsung tetapi melalui perantara malaikat jibril. Makanya pake kami.
Juga kata sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya Allah benar-benar memelihara Al Qur'an tetapi secara lahiriyah umat muslim itu sendiri yang melestarikan ayat2 suci Al-Qur'an. Makanya sekarang banyak hafidz2 Qur'an.
Apanya yang salah? bukan berarti Tuhan ada banyak.
Kalo Kami di ayat tersebut Tuhan berarti semua muslim, malaikat jibril juga tuhan. Ini justru pemahaman keliru karena Tuhan cuma satu yaitu Allah.

rhein20
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Number of posts : 39
Reputation : 3
Points : 2576
Registration date : 2010-09-14

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by antipaganism on Thu Sep 23, 2010 8:16 pm

shaggy wrote:
admin. wrote:hooh deh, up to you aja lah...

Kalau begitu anda dan umat islam menyembah malaikat yang bernama allah swt dan malaikat lainnya.
Bukan menyembah Tuhan yang menciptakan malaikat.
Ini juga sebagai bukti bahwa Islam bukan agama yang menganut monotheis tetapi polytheis.


Kumaha maneh we Shaggy...,baru gw liat orang goblok bgt kayk elu ....
avatar
antipaganism
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 403
Reputation : 14
Points : 2957
Registration date : 2010-09-17

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by antipaganism on Thu Sep 23, 2010 8:22 pm

taro wrote:
shaggy wrote:Tuan admin menganalisa :

saya sudah jelaskan tadi shaggy...
Kami
= Allah SWT dan para malaikatnya... bukan Allah itu banyak...
xixixiixix kesimpulan sendiri yak.... jadi lucu... yang bilang Allah
umat islam itu banyak siapa................

darimana tuan tahu kata KAMI itu sama dengan allah dan para malaikat.
mana refensinya kasih atuh da bageur.
Tapi yang jelas arti kata KAMI dalam ayat tersebut berarti banyak bukan satu allah.





kami= allah swt dan malaikatnya???
hahaha....
klu itu artinya maka allah swt lo cuman setara dengan malaikat atau malaikat lo yang terlalu hebat sampai bisa setara dengan allah swt...
karena setahu gue kata kami menunjukkan kesamaaan status...

Taro Juga mau ikutan Goblok kyk si guk guk ..... ,
avatar
antipaganism
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 403
Reputation : 14
Points : 2957
Registration date : 2010-09-17

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by JESUS JERUK SUSU on Fri Sep 24, 2010 1:51 am

hahahahahaha... org2 goblok semua nih.. ahahahahahahaha... XD

JESUS JERUK SUSU

Number of posts : 3
Reputation : 0
Points : 2528
Registration date : 2010-09-24

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by JESUS JERUK SUSU on Fri Sep 24, 2010 1:53 am

ADUUHH.. SAYA SEDIH MELIHAT YG ADA DI FORUM INI. HAHAHAHAHAHAHA... DOMBA2 YG TERSESAT. HAHAHAHAHAHAHAH... XD SADARLAH WAHAI KALIAN SEMUA. MURTAD KOK BANGGA.. WAKAKAKKAKAKAKAAK.. XD

JESUS JERUK SUSU

Number of posts : 3
Reputation : 0
Points : 2528
Registration date : 2010-09-24

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Fri Sep 24, 2010 3:10 am

rhein20 wrote:si Shaggy Dog dan Yhowshua begonya ga ketulungan.
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!
Disini sudah jelas banyak ayat yang diturunkan Allah tidak langsung tetapi melalui perantara malaikat jibril. Makanya pake kami.
Juga kata sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya Allah benar-benar memelihara Al Qur'an tetapi secara lahiriyah umat muslim itu sendiri yang melestarikan ayat2 suci Al-Qur'an. Makanya sekarang banyak hafidz2 Qur'an.
Apanya yang salah? bukan berarti Tuhan ada banyak.
Kalo Kami di ayat tersebut Tuhan berarti semua muslim, malaikat jibril juga tuhan. Ini justru pemahaman keliru karena Tuhan cuma satu yaitu Allah.

Terus Kata Kami disitu siapa ?
silahkan jelaskan pada saya !

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Sun Sep 26, 2010 2:16 pm

Siapakah Kami yang dimaksud quran ?

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Thu Sep 30, 2010 7:47 am

Sundul lagi biar muslim pada riweuh !

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Fri Oct 01, 2010 8:35 am

hayo slim jelaskan,SIAPA KAMI yang dimaksud !

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by yahweh-keresetan on Fri Oct 01, 2010 9:20 am

Kami = Allah

tafsirnya karena Allah berbeda dengan makhluknya,Keagunganya sangatlah luas melebihi bumi dan langit sekalipun. Allah memeiliki 20 sifat ketuhanan dan memiliki Nama2 Agung/Asmaul husna sebanyak 99.

Jelas belum ??? saya yakin kamu kristen gak akan mudeng, karena konsep ketuhanan mereka gak jelas.
avatar
yahweh-keresetan
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Male
Number of posts : 136
Age : 37
Reputation : 9
Points : 2701
Registration date : 2010-08-24

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Fri Oct 01, 2010 9:33 am

yahweh-keresetan wrote:Kami = Allah

tafsirnya karena Allah berbeda dengan makhluknya,Keagunganya sangatlah luas melebihi bumi dan langit sekalipun. Allah memeiliki 20 sifat ketuhanan dan memiliki Nama2 Agung/Asmaul husna sebanyak 99.

Jelas belum ??? saya yakin kamu kristen gak akan mudeng, karena konsep ketuhanan mereka gak jelas.

Kami = Allah swt + .......
Kami berarti banyak bisa dua,tiga atau lebih.
contoh :
Kami pemuda Indonesia
maka pemudanya banyak bukan satu.
Kami adalah Allah
maka allahnya banyak bukan satu...

Hayo gimana penjelasannya !

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by answering-ff on Sun Oct 03, 2010 1:06 am

shaggy wrote:
yahweh-keresetan wrote:Kami = Allah

tafsirnya karena Allah berbeda dengan makhluknya,Keagunganya sangatlah luas melebihi bumi dan langit sekalipun. Allah memeiliki 20 sifat ketuhanan dan memiliki Nama2 Agung/Asmaul husna sebanyak 99.

Jelas belum ??? saya yakin kamu kristen gak akan mudeng, karena konsep ketuhanan mereka gak jelas.

Kami = Allah swt + .......
Kami berarti banyak bisa dua,tiga atau lebih.
contoh :
Kami pemuda Indonesia
maka pemudanya banyak bukan satu.
Kami adalah Allah
maka allahnya banyak bukan satu...

Hayo gimana penjelasannya !

lha gw dah jelasin in pos gw, emang loe pikun ya?


_________________
"Kafir sadar, kafir diem, kafir nglawan, kafir kedalam, kafir keluar, kafir kelompok, kafir tahu, kafir nubuat, kafir penutup, kafir terakhir "
avatar
answering-ff
MUSLIM
MUSLIM

Number of posts : 3333
Location : ruang humor
Humor : "gile ada yang ngrampok baju gw, Tuhan elu", kata Yesus
Reputation : 10
Points : 6477
Registration date : 2009-11-12

View user profile http://www.aboutkutukupret.tk

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by answering-ff on Sun Oct 03, 2010 1:13 am

shaggy wrote:hayo slim jelaskan,SIAPA KAMI yang dimaksud !

Kami = kerjasama Allah + mahkluknya. Allah adalah pembuat hukum, manusia adalah khalifah dimuka bumi, seluruh alam diperuntukkan bagi manusia.

Allah berfirman: "Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat." (QS. 20:46)

Bukankah Yesus bekerja sama dengan muridnya?


17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 17:22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: 17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. (yohanes 17:21-23)


_________________
"Kafir sadar, kafir diem, kafir nglawan, kafir kedalam, kafir keluar, kafir kelompok, kafir tahu, kafir nubuat, kafir penutup, kafir terakhir "
avatar
answering-ff
MUSLIM
MUSLIM

Number of posts : 3333
Location : ruang humor
Humor : "gile ada yang ngrampok baju gw, Tuhan elu", kata Yesus
Reputation : 10
Points : 6477
Registration date : 2009-11-12

View user profile http://www.aboutkutukupret.tk

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by answering-ff on Sun Oct 03, 2010 1:18 am

shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Alquran diwahyukan kepada malaikat untuk disampaikan kepada para nabinya.
Dah jelas koq kalo Allah bekerja sama dengan malaikat.


keluaran 3:2
Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.


kejadian 11:6-8

11:6 dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. 11:7 Baiklah Kita turun (emang Tuhan ngomong ke diriNya sendiri? ngigau yah?) dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing." 11:8 Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu



_________________
"Kafir sadar, kafir diem, kafir nglawan, kafir kedalam, kafir keluar, kafir kelompok, kafir tahu, kafir nubuat, kafir penutup, kafir terakhir "
avatar
answering-ff
MUSLIM
MUSLIM

Number of posts : 3333
Location : ruang humor
Humor : "gile ada yang ngrampok baju gw, Tuhan elu", kata Yesus
Reputation : 10
Points : 6477
Registration date : 2009-11-12

View user profile http://www.aboutkutukupret.tk

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by Yhowshua on Sun Oct 03, 2010 3:53 pm

shaggy wrote:
yahweh-keresetan wrote:Kami = Allah

tafsirnya karena Allah berbeda dengan makhluknya,Keagunganya sangatlah luas melebihi bumi dan langit sekalipun. Allah memeiliki 20 sifat ketuhanan dan memiliki Nama2 Agung/Asmaul husna sebanyak 99.

Jelas belum ??? saya yakin kamu kristen gak akan mudeng, karena konsep ketuhanan mereka gak jelas.

Kami = Allah swt + .......
Kami berarti banyak bisa dua,tiga atau lebih.
contoh :
Kami pemuda Indonesia
maka pemudanya banyak bukan satu.
Kami adalah Allah
maka allahnya banyak bukan satu...

Hayo gimana penjelasannya !
answering-ff manusia BoTol BuTul penyembah batu jimat simomet pembela momet saw-kaw no.1 wrote:
lha gw dah jelasin in pos gw, emang loe pikun ya?

penjelasan kamu memang tidak jelas !!! , maksud kamu penjelasan kamu yang ini yaaa . . . ?
answering-ff manusia BoTol BuTul penyembah batu jimat simomet pembela momet saw-kaw no.1 wrote:
eh... taro lagi, logika sederhana ajah gak mudeng-mudeng....

kami dari pt. shaggy taro mengucapkan "selamat atas.....kalian"


jawab sendiri ........

kami = pimpinan, manager, karyawan....


apakah mereka setara?

dalam contoh kalimat kamu ini , kata kami itu di ucapkan oleh manusia mewakili manusia , sedangkan koran kamu mengatakan kalau "kami" maksudnya si auloh , jadi , kami ( semua netter kristen bukan cuma shaggy ) minta penjelasan "kami" ini siapa ? auloh + siapa ? atau mewakili siapa ?
answering-ff manusia BoTol BuTul penyembah batu jimat simomet pembela momet saw-kaw no.1 wrote:


"Aku dan Bapa adalah satu"

apakah yesus dan Bapa setara sementara
yesus gak mengatahui kapan saat itu tiba?


[jawab pake ayat jangan asal njeplak]
xixixixixixi. . . . . .ada orang yang gak ngerti pernyataan Yesus soal rahasia hari kiamat , xixixixixixix. . . . . .

_________________
- islam adalah agama yang tidak tahu malu , mengatakan agama lain kafir , padahal mereka sendiri adalah penyembah batu.
- islam adalah agama yang tidak tahu malu , mengatakan muhamad adalah manusia sempurna , padahal moral muhamad adalah moral manusia bejat.
- para pengikut islam adalah manusia2 tersesat yang telah di butakan oleh muhamad melalui islam
- sssyyyuuurrrgggaaa versi islam adalah tempat maksiat untuk melakukan segala kemaksiatan yang di larang di dunia : pesta sex , minum minuman keras , dan semua yang haram di dunia maka di sssyyyuuurrrgggaaa maksiat islam halal untuk di lakukan , bahkan sssyyyuuurrrgggaaa islam adalah tempat bagi para hombreng dan lesbian ( sesuai pernyataan netter islam you7tube7com )

Yhowshua
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 915
Reputation : -21
Points : 3524
Registration date : 2010-07-31

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by Khawariz on Mon Oct 04, 2010 6:57 am

shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Sebenarnya Surat Al Hijr ini sudah di jelaskan sama para Brader Muslim diatas ..., dan ini untuk menambahkan penjelasannya.

Pada Kitab Al Qur'an, Allah swt. sering menyebut dirinya dalam bentuk Tunggal untuk menegaskan Ke-Esa-annya dan terkadang dalam bentuk jamak seperti Kata "Kami" ........, hal ini dimaksudkan untuk menunjukan kebesaran dan pengagungan makna-makna dari sifat-sifat-Nya.

Terdapat 99 Sifat dari Allah swt.(Asmaaulhusna), yang sifat ini dinyatakan oleh diri-Nya sendiri di dalam Al Qur'an, Misalnya seperti : Al Haadii (Maha Pemberi Petunjuk), Al 'Aliim (Maha berIlmu), Al Quddus (Maha Suci)), Al Samii' (Maha mendengar), Al Bashiir (Maha melihat) ....

Maka arti dari surat tsb diatas adalah
Sesungguhnya "Kami-lah" (Yang Maha pemberi petunjuk, Maha Ber-Ilmu, Maha Suci, Maha Mendengar, Maha Melihat ...) yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya ..... !!

Jelas "Kami" ......?

Dan Surat Al Hijr ini merupakan surat ke 15 dengan jumlah ayat 99 terdapat didalamnya.
"Al Hijr" ini artinya adalah "Batu"
Surat ke 15 + 99 ayat = ..... 144, yang merupakan jumlah Surat yang terdapat pada Kitab Al Qur'an ......!!

Maka, Kenapa Umat Islam bersujud ke Ka'bah yang "Batu" itu .....? Karena Umat Islam Menyembah Allah swt. yang Firmannya terdapat pada 144 Surat di Al Qur'an .... !!

Jelas "Batu" ...... ?


Salam
avatar
Khawariz
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 132
Reputation : 4
Points : 2678
Registration date : 2010-10-01

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by agus on Mon Oct 04, 2010 7:56 am

Mereka memang, nggak ngerti sampai ke situ bro. Padahal mudah banget...
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12189
Registration date : 2010-04-15

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by answering-ff on Mon Oct 04, 2010 8:27 pm

Yhowshua wrote:
shaggy wrote:
yahweh-keresetan wrote:Kami = Allah

tafsirnya karena Allah berbeda dengan makhluknya,Keagunganya sangatlah luas melebihi bumi dan langit sekalipun. Allah memeiliki 20 sifat ketuhanan dan memiliki Nama2 Agung/Asmaul husna sebanyak 99.

Jelas belum ??? saya yakin kamu kristen gak akan mudeng, karena konsep ketuhanan mereka gak jelas.

Kami = Allah swt + .......
Kami berarti banyak bisa dua,tiga atau lebih.
contoh :
Kami pemuda Indonesia
maka pemudanya banyak bukan satu.
Kami adalah Allah
maka allahnya banyak bukan satu...

Hayo gimana penjelasannya !
answering-ff manusia ngelihat elor penyembah Tuhan batu, pembela esjusyaitoniyah no.2 wrote:
lha gw dah jelasin in pos gw, emang loe pikun ya?

penjelasan kamu memang tidak jelas !!! , maksud kamu penjelasan kamu yang ini yaaa . . . ?
answering-ff manusia ngelihat elor penyembah Tuhan batu, pembela esjusyaitoniyah no.2 wrote:
eh... taro lagi, logika sederhana ajah gak mudeng-mudeng....

kami dari pt. shaggy taro mengucapkan "selamat atas.....kalian"


jawab sendiri ........

kami = pimpinan, manager, karyawan....


apakah mereka setara?

dalam contoh kalimat kamu ini , kata kami itu di ucapkan oleh manusia mewakili manusia , sedangkan koran kamu mengatakan kalau "kami" maksudnya si auloh , jadi , kami ( semua netter kristen bukan cuma shaggy ) minta penjelasan "kami" ini siapa ? auloh + siapa ? atau mewakili siapa ?

dalam contoh ayat diatas adalah kamiitu diucapkan oleh Allah mewakili diriNya, agamaNya dan pekerjaanNya. Karena pekerjaan Tuhan melibatkan peranan manusia dalam satu kebersamaan maka disebut kata kami.

lihat cth ini:


kejadian 11:6-8

11:6 dan Ia berfirman:"Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulahpermulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang merekarencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. 11:7 Baiklah Kita turun (emang Tuhan ngomong ke diriNya sendiri? ngigau yah?)dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidakmengerti lagi bahasa masing-masing." 11:8 Demikianlah mereka diserakkanTUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu


answering-ff manusia ngelihat elor penyembah Tuhan batu, pembela esjusyaitoniyah no.2 wrote:


"Aku dan Bapa adalah satu"

apakah yesus dan Bapa setara sementara
yesus gak mengatahui kapan saat itu tiba?


[jawab pake ayat jangan asal njeplak]
xixixixixixi. . . . . .ada orang yang gak ngerti pernyataan Yesus soal rahasia hari kiamat , xixixixixixix. . . . . .

orangye pasti eloe! ....

_________________
"Kafir sadar, kafir diem, kafir nglawan, kafir kedalam, kafir keluar, kafir kelompok, kafir tahu, kafir nubuat, kafir penutup, kafir terakhir "
avatar
answering-ff
MUSLIM
MUSLIM

Number of posts : 3333
Location : ruang humor
Humor : "gile ada yang ngrampok baju gw, Tuhan elu", kata Yesus
Reputation : 10
Points : 6477
Registration date : 2009-11-12

View user profile http://www.aboutkutukupret.tk

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Mon Oct 11, 2010 8:36 am

Khawariz wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Sebenarnya Surat Al Hijr ini sudah di jelaskan sama para Brader Muslim diatas ..., dan ini untuk menambahkan penjelasannya.

Pada Kitab Al Qur'an, Allah swt. sering menyebut dirinya dalam bentuk Tunggal untuk menegaskan Ke-Esa-annya dan terkadang dalam bentuk jamak seperti Kata "Kami" ........, hal ini dimaksudkan untuk menunjukan kebesaran dan pengagungan makna-makna dari sifat-sifat-Nya.

Terdapat 99 Sifat dari Allah swt.(Asmaaulhusna), yang sifat ini dinyatakan oleh diri-Nya sendiri di dalam Al Qur'an, Misalnya seperti : Al Haadii (Maha Pemberi Petunjuk), Al 'Aliim (Maha berIlmu), Al Quddus (Maha Suci)), Al Samii' (Maha mendengar), Al Bashiir (Maha melihat) ....

Maka arti dari surat tsb diatas adalah
Sesungguhnya "Kami-lah" (Yang Maha pemberi petunjuk, Maha Ber-Ilmu, Maha Suci, Maha Mendengar, Maha Melihat ...) yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya ..... !!

Jelas "Kami" ......?

Dan Surat Al Hijr ini merupakan surat ke 15 dengan jumlah ayat 99 terdapat didalamnya.
"Al Hijr" ini artinya adalah "Batu"
Surat ke 15 + 99 ayat = ..... 144, yang merupakan jumlah Surat yang terdapat pada Kitab Al Qur'an ......!!

Maka, Kenapa Umat Islam bersujud ke Ka'bah yang "Batu" itu .....? Karena Umat Islam Menyembah Allah swt. yang Firmannya terdapat pada 144 Surat di Al Qur'an .... !!

Jelas "Batu" ...... ?


Salam

Penjelasan anda bukanlah sebuah jawaban yang masuk akal.
karena anda menafsirkan kata Kami itu dengan mengatakan allah swt dengan sifatnya.
Saya akan kasih contoh sederhana begini ;
Saya seorang guru umpamanya berarti saya dilengkapi ilmu yang saya miliki,tapi saya dengan ilmu yang saya tidak bisa disebut kami toh !
Jadi tetap saja Kata Kami yang dimaksud dalam quran belum dijawab dengan jelas.
karena Tuhan dan Sifatnya tidak bisa dikatakan jamak karena satu
.

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by BOTELHEM on Mon Oct 11, 2010 8:58 am

shaggy wrote:
Khawariz wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Sebenarnya Surat Al Hijr ini sudah di jelaskan sama para Brader Muslim diatas ..., dan ini untuk menambahkan penjelasannya.

Pada Kitab Al Qur'an, Allah swt. sering menyebut dirinya dalam bentuk Tunggal untuk menegaskan Ke-Esa-annya dan terkadang dalam bentuk jamak seperti Kata "Kami" ........, hal ini dimaksudkan untuk menunjukan kebesaran dan pengagungan makna-makna dari sifat-sifat-Nya.

Terdapat 99 Sifat dari Allah swt.(Asmaaulhusna), yang sifat ini dinyatakan oleh diri-Nya sendiri di dalam Al Qur'an, Misalnya seperti : Al Haadii (Maha Pemberi Petunjuk), Al 'Aliim (Maha berIlmu), Al Quddus (Maha Suci)), Al Samii' (Maha mendengar), Al Bashiir (Maha melihat) ....

Maka arti dari surat tsb diatas adalah
Sesungguhnya "Kami-lah" (Yang Maha pemberi petunjuk, Maha Ber-Ilmu, Maha Suci, Maha Mendengar, Maha Melihat ...) yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya ..... !!

Jelas "Kami" ......?

Dan Surat Al Hijr ini merupakan surat ke 15 dengan jumlah ayat 99 terdapat didalamnya.
"Al Hijr" ini artinya adalah "Batu"
Surat ke 15 + 99 ayat = ..... 144, yang merupakan jumlah Surat yang terdapat pada Kitab Al Qur'an ......!!

Maka, Kenapa Umat Islam bersujud ke Ka'bah yang "Batu" itu .....? Karena Umat Islam Menyembah Allah swt. yang Firmannya terdapat pada 144 Surat di Al Qur'an .... !!

Jelas "Batu" ...... ?


Salam

Penjelasan anda bukanlah sebuah jawaban yang masuk akal.
karena anda menafsirkan kata Kami itu dengan mengatakan allah swt dengan sifatnya.
Saya akan kasih contoh sederhana begini ;
Saya seorang guru umpamanya berarti saya dilengkapi ilmu yang saya miliki,tapi saya dengan ilmu yang saya tidak bisa disebut kami toh !
Jadi tetap saja Kata Kami yang dimaksud dalam quran belum dijawab dengan jelas.
karena Tuhan dan Sifatnya tidak bisa dikatakan jamak karena satu
.

saggy ku sayang..
biar ane kasih penjelasan ya...smoga otaknya kebuka...
bolehkah ana kasih perumpamaan...
ketika seseorang semisal taruh saja Walikota yg sedang berpidato...
pasti sesuai dengan tatacara berpidato yaitu memberi sapaan...walikota itu mengucapkan kata semisal..."Yg kami hormati para O.Tua saya yg hadir disini.."
lho kok kami ya..?? padahal beliau kan cuman sendiri yg berbicara..??...
tidak lain adalah kata Kami untuk menunjukkan kebesaran Allah...dan penggunaan kata kami juga terlihat lebih sopan apabila digunakan pada saat berpidato..
demikian juga dengan Al quran dengan segi bahasag didalamnya, tanpa mempelajarinya terlebih dahulu..maka akan terjadi kesalah pahaman...
ok sag...moga-moga penjelasan singkat tadi dapat dimengerti...
avatar
BOTELHEM
MUSLIM
MUSLIM

Male
Number of posts : 2632
Location : -Dunia Maya-
Humor : Jesus vs ALLAH..mana yg menang..??
Reputation : 8
Points : 5346
Registration date : 2010-10-09

View user profile http://laskarislam.indonesianforum.net/

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by agus on Mon Oct 11, 2010 9:26 am

Khawariz wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Sebenarnya Surat Al Hijr ini sudah di jelaskan sama para Brader Muslim diatas ..., dan ini untuk menambahkan penjelasannya.

Pada Kitab Al Qur'an, Allah swt. sering menyebut dirinya dalam bentuk Tunggal untuk menegaskan Ke-Esa-annya dan terkadang dalam bentuk jamak seperti Kata "Kami" ........, hal ini dimaksudkan untuk menunjukan kebesaran dan pengagungan makna-makna dari sifat-sifat-Nya.

Terdapat 99 Sifat dari Allah swt.(Asmaaulhusna), yang sifat ini dinyatakan oleh diri-Nya sendiri di dalam Al Qur'an, Misalnya seperti : Al Haadii (Maha Pemberi Petunjuk), Al 'Aliim (Maha berIlmu), Al Quddus (Maha Suci)), Al Samii' (Maha mendengar), Al Bashiir (Maha melihat) ....

Maka arti dari surat tsb diatas adalah
Sesungguhnya "Kami-lah" (Yang Maha pemberi petunjuk, Maha Ber-Ilmu, Maha Suci, Maha Mendengar, Maha Melihat ...) yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya ..... !!

Jelas "Kami" ......?

Dan Surat Al Hijr ini merupakan surat ke 15 dengan jumlah ayat 99 terdapat didalamnya.
"Al Hijr" ini artinya adalah "Batu"
Surat ke 15 + 99 ayat = ..... 144, yang merupakan jumlah Surat yang terdapat pada Kitab Al Qur'an ......!!

Maka, Kenapa Umat Islam bersujud ke Ka'bah yang "Batu" itu .....? Karena Umat Islam Menyembah Allah swt. yang Firmannya terdapat pada 144 Surat di Al Qur'an .... !!

Jelas "Batu" ...... ?


Salam

Nih penjelesannya, masak netter kristen nggak ada yang bisa baca...

_________________
Jika pikiran bisa memikirkannya, dan hati saya dapat mempercayainya - maka saya bisa mencapainya
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12189
Registration date : 2010-04-15

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Mon Oct 11, 2010 9:38 am

BOTELHEM wrote:
shaggy wrote:
Khawariz wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Sebenarnya Surat Al Hijr ini sudah di jelaskan sama para Brader Muslim diatas ..., dan ini untuk menambahkan penjelasannya.

Pada Kitab Al Qur'an, Allah swt. sering menyebut dirinya dalam bentuk Tunggal untuk menegaskan Ke-Esa-annya dan terkadang dalam bentuk jamak seperti Kata "Kami" ........, hal ini dimaksudkan untuk menunjukan kebesaran dan pengagungan makna-makna dari sifat-sifat-Nya.

Terdapat 99 Sifat dari Allah swt.(Asmaaulhusna), yang sifat ini dinyatakan oleh diri-Nya sendiri di dalam Al Qur'an, Misalnya seperti : Al Haadii (Maha Pemberi Petunjuk), Al 'Aliim (Maha berIlmu), Al Quddus (Maha Suci)), Al Samii' (Maha mendengar), Al Bashiir (Maha melihat) ....

Maka arti dari surat tsb diatas adalah
Sesungguhnya "Kami-lah" (Yang Maha pemberi petunjuk, Maha Ber-Ilmu, Maha Suci, Maha Mendengar, Maha Melihat ...) yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya ..... !!

Jelas "Kami" ......?

Dan Surat Al Hijr ini merupakan surat ke 15 dengan jumlah ayat 99 terdapat didalamnya.
"Al Hijr" ini artinya adalah "Batu"
Surat ke 15 + 99 ayat = ..... 144, yang merupakan jumlah Surat yang terdapat pada Kitab Al Qur'an ......!!

Maka, Kenapa Umat Islam bersujud ke Ka'bah yang "Batu" itu .....? Karena Umat Islam Menyembah Allah swt. yang Firmannya terdapat pada 144 Surat di Al Qur'an .... !!

Jelas "Batu" ...... ?


Salam

Penjelasan anda bukanlah sebuah jawaban yang masuk akal.
karena anda menafsirkan kata Kami itu dengan mengatakan allah swt dengan sifatnya.
Saya akan kasih contoh sederhana begini ;
Saya seorang guru umpamanya berarti saya dilengkapi ilmu yang saya miliki,tapi saya dengan ilmu yang saya tidak bisa disebut kami toh !
Jadi tetap saja Kata Kami yang dimaksud dalam quran belum dijawab dengan jelas.
karena Tuhan dan Sifatnya tidak bisa dikatakan jamak karena satu
.

saggy ku sayang..
biar ane kasih penjelasan ya...smoga otaknya kebuka...
bolehkah ana kasih perumpamaan...
ketika seseorang semisal taruh saja Walikota yg sedang berpidato...
pasti sesuai dengan tatacara berpidato yaitu memberi sapaan...walikota itu mengucapkan kata semisal..."Yg kami hormati para O.Tua saya yg hadir disini.."
lho kok kami ya..?? padahal beliau kan cuman sendiri yg berbicara..??...
tidak lain adalah kata Kami untuk menunjukkan kebesaran Allah...dan penggunaan kata kami juga terlihat lebih sopan apabila digunakan pada saat berpidato..
demikian juga dengan Al quran dengan segi bahasag didalamnya, tanpa mempelajarinya terlebih dahulu..maka akan terjadi kesalah pahaman...
ok sag...moga-moga penjelasan singkat tadi dapat dimengerti...

Oh,gitu yah !
Tapi jika anda ambil perumpamaan seorang pejabat yang berpidato menyebut kata kami itu berarti pejabat tersebut mewakili jajarannya bukan dirinya sendiri toh karena membawa sebuah jawatan pemerintahan.
jadi tetap saja kata Kami dalam quran itu tetep saja masih kabur jika anda mengatakan Allah dgn kebesarannya karena semua orang tahu Tuhan itu maha segalanya.
kenapa ??
Karena secara logika anda punya gelar atau pangkat kebesaran seorang Jendral.
Apakah anda bisa menyebut kami dengan pangkat yang anda punya untuk menyebut diri anda sendiri ?

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by BOTELHEM on Mon Oct 11, 2010 10:15 am

shaggy wrote:
BOTELHEM wrote:
shaggy wrote:
Khawariz wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Sebenarnya Surat Al Hijr ini sudah di jelaskan sama para Brader Muslim diatas ..., dan ini untuk menambahkan penjelasannya.

Pada Kitab Al Qur'an, Allah swt. sering menyebut dirinya dalam bentuk Tunggal untuk menegaskan Ke-Esa-annya dan terkadang dalam bentuk jamak seperti Kata "Kami" ........, hal ini dimaksudkan untuk menunjukan kebesaran dan pengagungan makna-makna dari sifat-sifat-Nya.

Terdapat 99 Sifat dari Allah swt.(Asmaaulhusna), yang sifat ini dinyatakan oleh diri-Nya sendiri di dalam Al Qur'an, Misalnya seperti : Al Haadii (Maha Pemberi Petunjuk), Al 'Aliim (Maha berIlmu), Al Quddus (Maha Suci)), Al Samii' (Maha mendengar), Al Bashiir (Maha melihat) ....

Maka arti dari surat tsb diatas adalah
Sesungguhnya "Kami-lah" (Yang Maha pemberi petunjuk, Maha Ber-Ilmu, Maha Suci, Maha Mendengar, Maha Melihat ...) yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya ..... !!

Jelas "Kami" ......?

Dan Surat Al Hijr ini merupakan surat ke 15 dengan jumlah ayat 99 terdapat didalamnya.
"Al Hijr" ini artinya adalah "Batu"
Surat ke 15 + 99 ayat = ..... 144, yang merupakan jumlah Surat yang terdapat pada Kitab Al Qur'an ......!!

Maka, Kenapa Umat Islam bersujud ke Ka'bah yang "Batu" itu .....? Karena Umat Islam Menyembah Allah swt. yang Firmannya terdapat pada 144 Surat di Al Qur'an .... !!

Jelas "Batu" ...... ?


Salam

Penjelasan anda bukanlah sebuah jawaban yang masuk akal.
karena anda menafsirkan kata Kami itu dengan mengatakan allah swt dengan sifatnya.
Saya akan kasih contoh sederhana begini ;
Saya seorang guru umpamanya berarti saya dilengkapi ilmu yang saya miliki,tapi saya dengan ilmu yang saya tidak bisa disebut kami toh !
Jadi tetap saja Kata Kami yang dimaksud dalam quran belum dijawab dengan jelas.
karena Tuhan dan Sifatnya tidak bisa dikatakan jamak karena satu
.

saggy ku sayang..
biar ane kasih penjelasan ya...smoga otaknya kebuka...
bolehkah ana kasih perumpamaan...
ketika seseorang semisal taruh saja Walikota yg sedang berpidato...
pasti sesuai dengan tatacara berpidato yaitu memberi sapaan...walikota itu mengucapkan kata semisal..."Yg kami hormati para O.Tua saya yg hadir disini.."
lho kok kami ya..?? padahal beliau kan cuman sendiri yg berbicara..??...
tidak lain adalah kata Kami untuk menunjukkan kebesaran Allah...dan penggunaan kata kami juga terlihat lebih sopan apabila digunakan pada saat berpidato..
demikian juga dengan Al quran dengan segi bahasag didalamnya, tanpa mempelajarinya terlebih dahulu..maka akan terjadi kesalah pahaman...
ok sag...moga-moga penjelasan singkat tadi dapat dimengerti...

Oh,gitu yah !
Tapi jika anda ambil perumpamaan seorang pejabat yang berpidato menyebut kata kami itu berarti pejabat tersebut mewakili jajarannya bukan dirinya sendiri toh karena membawa sebuah jawatan pemerintahan.
jadi tetap saja kata Kami dalam quran itu tetep saja masih kabur jika anda mengatakan Allah dgn kebesarannya karena semua orang tahu Tuhan itu maha segalanya.
kenapa ??
Karena secara logika anda punya gelar atau pangkat kebesaran seorang Jendral.
Apakah anda bisa menyebut kami dengan pangkat yang anda punya untuk menyebut diri anda sendiri ?

saya mengerti benar terhadap apa yg ada dalam pikiran anda...
prlu anda ketahui sekali lagi...
mungkin anda menganggap bahwa kata KAMI berarti menandakan jamak...
umat Islam menentang keras akan hal itu...
JIKA MEMANG “KAMI” dalam Qur’an diartikan sebagai lebih dari 1, lalu mengapa orang arab yg jauh lagi faham akan bahasa arab tidak menyembah lebih dari 1 ALLAH?
dan juga di dalam surah Al-Ikhlas sudah dikatakan bahwa Allah itu Esa...jadi tidaklah mngkin makna KAMI disini terdiri dari beberapa oknum....
jd kesimpulannya...

Kata kami dalam hal ini digunakan sebagai sebuah rasa bahasa dengan tujuan nilai kesopanan. Tapi rasa bahasa ini mungkin tidak biasa diserap oleh orang asing yang tidak mengerti rasa bahasa. Atau mungkin juga karena di barat tidak lazim digunakan kata-kata seperti itu. sehingga timbullah kontradiksi dalam hal ini...
jika belum mengerti akan saya lebih jelaskan mendetail...
avatar
BOTELHEM
MUSLIM
MUSLIM

Male
Number of posts : 2632
Location : -Dunia Maya-
Humor : Jesus vs ALLAH..mana yg menang..??
Reputation : 8
Points : 5346
Registration date : 2010-10-09

View user profile http://laskarislam.indonesianforum.net/

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Mon Oct 11, 2010 10:41 am

BOTELHEM wrote:
shaggy wrote:
BOTELHEM wrote:
shaggy wrote:
Khawariz wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Sebenarnya Surat Al Hijr ini sudah di jelaskan sama para Brader Muslim diatas ..., dan ini untuk menambahkan penjelasannya.

Pada Kitab Al Qur'an, Allah swt. sering menyebut dirinya dalam bentuk Tunggal untuk menegaskan Ke-Esa-annya dan terkadang dalam bentuk jamak seperti Kata "Kami" ........, hal ini dimaksudkan untuk menunjukan kebesaran dan pengagungan makna-makna dari sifat-sifat-Nya.

Terdapat 99 Sifat dari Allah swt.(Asmaaulhusna), yang sifat ini dinyatakan oleh diri-Nya sendiri di dalam Al Qur'an, Misalnya seperti : Al Haadii (Maha Pemberi Petunjuk), Al 'Aliim (Maha berIlmu), Al Quddus (Maha Suci)), Al Samii' (Maha mendengar), Al Bashiir (Maha melihat) ....

Maka arti dari surat tsb diatas adalah
Sesungguhnya "Kami-lah" (Yang Maha pemberi petunjuk, Maha Ber-Ilmu, Maha Suci, Maha Mendengar, Maha Melihat ...) yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya ..... !!

Jelas "Kami" ......?

Dan Surat Al Hijr ini merupakan surat ke 15 dengan jumlah ayat 99 terdapat didalamnya.
"Al Hijr" ini artinya adalah "Batu"
Surat ke 15 + 99 ayat = ..... 144, yang merupakan jumlah Surat yang terdapat pada Kitab Al Qur'an ......!!

Maka, Kenapa Umat Islam bersujud ke Ka'bah yang "Batu" itu .....? Karena Umat Islam Menyembah Allah swt. yang Firmannya terdapat pada 144 Surat di Al Qur'an .... !!

Jelas "Batu" ...... ?


Salam

Penjelasan anda bukanlah sebuah jawaban yang masuk akal.
karena anda menafsirkan kata Kami itu dengan mengatakan allah swt dengan sifatnya.
Saya akan kasih contoh sederhana begini ;
Saya seorang guru umpamanya berarti saya dilengkapi ilmu yang saya miliki,tapi saya dengan ilmu yang saya tidak bisa disebut kami toh !
Jadi tetap saja Kata Kami yang dimaksud dalam quran belum dijawab dengan jelas.
karena Tuhan dan Sifatnya tidak bisa dikatakan jamak karena satu
.

saggy ku sayang..
biar ane kasih penjelasan ya...smoga otaknya kebuka...
bolehkah ana kasih perumpamaan...
ketika seseorang semisal taruh saja Walikota yg sedang berpidato...
pasti sesuai dengan tatacara berpidato yaitu memberi sapaan...walikota itu mengucapkan kata semisal..."Yg kami hormati para O.Tua saya yg hadir disini.."
lho kok kami ya..?? padahal beliau kan cuman sendiri yg berbicara..??...
tidak lain adalah kata Kami untuk menunjukkan kebesaran Allah...dan penggunaan kata kami juga terlihat lebih sopan apabila digunakan pada saat berpidato..
demikian juga dengan Al quran dengan segi bahasag didalamnya, tanpa mempelajarinya terlebih dahulu..maka akan terjadi kesalah pahaman...
ok sag...moga-moga penjelasan singkat tadi dapat dimengerti...

Oh,gitu yah !
Tapi jika anda ambil perumpamaan seorang pejabat yang berpidato menyebut kata kami itu berarti pejabat tersebut mewakili jajarannya bukan dirinya sendiri toh karena membawa sebuah jawatan pemerintahan.
jadi tetap saja kata Kami dalam quran itu tetep saja masih kabur jika anda mengatakan Allah dgn kebesarannya karena semua orang tahu Tuhan itu maha segalanya.
kenapa ??
Karena secara logika anda punya gelar atau pangkat kebesaran seorang Jendral.
Apakah anda bisa menyebut kami dengan pangkat yang anda punya untuk menyebut diri anda sendiri ?

saya mengerti benar terhadap apa yg ada dalam pikiran anda...
prlu anda ketahui sekali lagi...
mungkin anda menganggap bahwa kata KAMI berarti menandakan jamak...
umat Islam menentang keras akan hal itu...
JIKA MEMANG “KAMI” dalam Qur’an diartikan sebagai lebih dari 1, lalu mengapa orang arab yg jauh lagi faham akan bahasa arab tidak menyembah lebih dari 1 ALLAH?
dan juga di dalam surah Al-Ikhlas sudah dikatakan bahwa Allah itu Esa...jadi tidaklah mngkin makna KAMI disini terdiri dari beberapa oknum....
jd kesimpulannya...

Kata kami dalam hal ini digunakan sebagai sebuah rasa bahasa dengan tujuan nilai kesopanan. Tapi rasa bahasa ini mungkin tidak biasa diserap oleh orang asing yang tidak mengerti rasa bahasa. Atau mungkin juga karena di barat tidak lazim digunakan kata-kata seperti itu. sehingga timbullah kontradiksi dalam hal ini...
jika belum mengerti akan saya lebih jelaskan mendetail...

Jika benar menurut anda kata kami itu merujuk pada nilai kesopanan dan tidak berarti banyak mengapa tidak mengatakan AKU yang sudah pasti berarti tunggal alias satu.
anda silahkan buka kamus BI dan anda juga pasti tahu arti kata kami itu bukan satu tapi jamak atau lebih dari satu.
Apapun jawaban anda jelas tidak masuk akal bila menyebut kata kami itu sebagi sebuah tujuan nilai kesopanan.
Jadi tetap saja saya akan terus bertanya SIAPA KAMI yang dimaksud dalam quran ?

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by KOLOR GANTUNG on Mon Oct 11, 2010 10:58 am

shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Neh penjelasan saya ya shaggy....

Seringkali dalam perdebatan muncul syubhat tentang Al Quran, kenapa kadang kadang memakai kata Aku (tunggal) dan kadang kadang memakai kata Kami (jamak), hal ini selalu digunakan oleh kaum nashrani dan kaum kufar lainnya untuk menyerang dan menyebarkan syubhat (kerancuan), serta keraguan atas kebenaran Kitabullah pada kaum muslimin, lalu….sebenarnya bagaimanakah jawaban atas syubhat tersebut ?? berikut adalah jawaban dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullahu ta’ala- :
……………….. salah satu sebab turunnya ayat tersebut adalah perdebatan orang-orang nashrani
mengenai yang kabur bagi mereka. Seperti FirmanNya أنا (Ana = Aku) dan نحن (Nahnu = Kami).
Para Ulama mengetahui bahwa makna نحن (Nahnu = Kami) disini adalah salah satu yang diagungkan dan memiliki pembantu-pembantu. Dia tidak memaksudkannya dengan makna tiga illah. Takwil kata ini yang merupakan penafsiran yang sebenarnya, hanya diketahui oleh orang-orang yang mantap keilmuannya, yang bisa membedakan antara siapa yang dimaksud dalam kata
إِيَّا (iyya = hanya kepada) dan siapa yang dimaksud dengan kata إِنَّ (inna = sesungguhnya kami ), karena ikut sertanya para malaikat dalam tugas yang mereka diutus untuk menyampaikannya, sebab mereka adalah para utusanNya. Inilah yang dimaksudkan kami.
avatar
KOLOR GANTUNG
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 857
Reputation : -2
Points : 3490
Registration date : 2010-10-08

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Mon Oct 11, 2010 11:06 am

KOLOR GANTUNG wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Neh penjelasan saya ya shaggy....

Seringkali dalam perdebatan muncul syubhat tentang Al Quran, kenapa kadang kadang memakai kata Aku (tunggal) dan kadang kadang memakai kata Kami (jamak), hal ini selalu digunakan oleh kaum nashrani dan kaum kufar lainnya untuk menyerang dan menyebarkan syubhat (kerancuan), serta keraguan atas kebenaran Kitabullah pada kaum muslimin, lalu….sebenarnya bagaimanakah jawaban atas syubhat tersebut ?? berikut adalah jawaban dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullahu ta’ala- :
……………….. salah satu sebab turunnya ayat tersebut adalah perdebatan orang-orang nashrani
mengenai yang kabur bagi mereka. Seperti FirmanNya أنا (Ana = Aku) dan نحن (Nahnu = Kami).
Para Ulama mengetahui bahwa makna نحن (Nahnu = Kami) disini adalah salah satu yang diagungkan dan memiliki pembantu-pembantu. Dia tidak memaksudkannya dengan makna tiga illah. Takwil kata ini yang merupakan penafsiran yang sebenarnya, hanya diketahui oleh orang-orang yang mantap keilmuannya, yang bisa membedakan antara siapa yang dimaksud dalam kata
إِيَّا (iyya = hanya kepada) dan siapa yang dimaksud dengan kata إِنَّ (inna = sesungguhnya kami ), karena ikut sertanya para malaikat dalam tugas yang mereka diutus untuk menyampaikannya, sebab mereka adalah para utusanNya. Inilah yang dimaksudkan kami.

Saya baca penjelasan anda diatas dan saya ambil kesimpulan begini :
KAMI = Allah swt + para malaikatnya
Artinya Allah swt setara malaikatnya.
logikanya :
Saya dan teman-teman saya = kami
Saya setara sama teman-teman saya sebagai manusia.

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by BOTELHEM on Mon Oct 11, 2010 11:13 am

shaggy wrote:
BOTELHEM wrote:
shaggy wrote:
BOTELHEM wrote:
shaggy wrote:
Khawariz wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Sebenarnya Surat Al Hijr ini sudah di jelaskan sama para Brader Muslim diatas ..., dan ini untuk menambahkan penjelasannya.

Pada Kitab Al Qur'an, Allah swt. sering menyebut dirinya dalam bentuk Tunggal untuk menegaskan Ke-Esa-annya dan terkadang dalam bentuk jamak seperti Kata "Kami" ........, hal ini dimaksudkan untuk menunjukan kebesaran dan pengagungan makna-makna dari sifat-sifat-Nya.

Terdapat 99 Sifat dari Allah swt.(Asmaaulhusna), yang sifat ini dinyatakan oleh diri-Nya sendiri di dalam Al Qur'an, Misalnya seperti : Al Haadii (Maha Pemberi Petunjuk), Al 'Aliim (Maha berIlmu), Al Quddus (Maha Suci)), Al Samii' (Maha mendengar), Al Bashiir (Maha melihat) ....

Maka arti dari surat tsb diatas adalah
Sesungguhnya "Kami-lah" (Yang Maha pemberi petunjuk, Maha Ber-Ilmu, Maha Suci, Maha Mendengar, Maha Melihat ...) yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya ..... !!

Jelas "Kami" ......?

Dan Surat Al Hijr ini merupakan surat ke 15 dengan jumlah ayat 99 terdapat didalamnya.
"Al Hijr" ini artinya adalah "Batu"
Surat ke 15 + 99 ayat = ..... 144, yang merupakan jumlah Surat yang terdapat pada Kitab Al Qur'an ......!!

Maka, Kenapa Umat Islam bersujud ke Ka'bah yang "Batu" itu .....? Karena Umat Islam Menyembah Allah swt. yang Firmannya terdapat pada 144 Surat di Al Qur'an .... !!

Jelas "Batu" ...... ?


Salam

Penjelasan anda bukanlah sebuah jawaban yang masuk akal.
karena anda menafsirkan kata Kami itu dengan mengatakan allah swt dengan sifatnya.
Saya akan kasih contoh sederhana begini ;
Saya seorang guru umpamanya berarti saya dilengkapi ilmu yang saya miliki,tapi saya dengan ilmu yang saya tidak bisa disebut kami toh !
Jadi tetap saja Kata Kami yang dimaksud dalam quran belum dijawab dengan jelas.
karena Tuhan dan Sifatnya tidak bisa dikatakan jamak karena satu
.

saggy ku sayang..
biar ane kasih penjelasan ya...smoga otaknya kebuka...
bolehkah ana kasih perumpamaan...
ketika seseorang semisal taruh saja Walikota yg sedang berpidato...
pasti sesuai dengan tatacara berpidato yaitu memberi sapaan...walikota itu mengucapkan kata semisal..."Yg kami hormati para O.Tua saya yg hadir disini.."
lho kok kami ya..?? padahal beliau kan cuman sendiri yg berbicara..??...
tidak lain adalah kata Kami untuk menunjukkan kebesaran Allah...dan penggunaan kata kami juga terlihat lebih sopan apabila digunakan pada saat berpidato..
demikian juga dengan Al quran dengan segi bahasag didalamnya, tanpa mempelajarinya terlebih dahulu..maka akan terjadi kesalah pahaman...
ok sag...moga-moga penjelasan singkat tadi dapat dimengerti...

Oh,gitu yah !
Tapi jika anda ambil perumpamaan seorang pejabat yang berpidato menyebut kata kami itu berarti pejabat tersebut mewakili jajarannya bukan dirinya sendiri toh karena membawa sebuah jawatan pemerintahan.
jadi tetap saja kata Kami dalam quran itu tetep saja masih kabur jika anda mengatakan Allah dgn kebesarannya karena semua orang tahu Tuhan itu maha segalanya.
kenapa ??
Karena secara logika anda punya gelar atau pangkat kebesaran seorang Jendral.
Apakah anda bisa menyebut kami dengan pangkat yang anda punya untuk menyebut diri anda sendiri ?

saya mengerti benar terhadap apa yg ada dalam pikiran anda...
prlu anda ketahui sekali lagi...
mungkin anda menganggap bahwa kata KAMI berarti menandakan jamak...
umat Islam menentang keras akan hal itu...
JIKA MEMANG “KAMI” dalam Qur’an diartikan sebagai lebih dari 1, lalu mengapa orang arab yg jauh lagi faham akan bahasa arab tidak menyembah lebih dari 1 ALLAH?
dan juga di dalam surah Al-Ikhlas sudah dikatakan bahwa Allah itu Esa...jadi tidaklah mngkin makna KAMI disini terdiri dari beberapa oknum....
jd kesimpulannya...

Kata kami dalam hal ini digunakan sebagai sebuah rasa bahasa dengan tujuan nilai kesopanan. Tapi rasa bahasa ini mungkin tidak biasa diserap oleh orang asing yang tidak mengerti rasa bahasa. Atau mungkin juga karena di barat tidak lazim digunakan kata-kata seperti itu. sehingga timbullah kontradiksi dalam hal ini...
jika belum mengerti akan saya lebih jelaskan mendetail...

Jika benar menurut anda kata kami itu merujuk pada nilai kesopanan dan tidak berarti banyak mengapa tidak mengatakan AKU yang sudah pasti berarti tunggal alias satu.
anda silahkan buka kamus BI dan anda juga pasti tahu arti kata kami itu bukan satu tapi jamak atau lebih dari satu.
Apapun jawaban anda jelas tidak masuk akal bila menyebut kata kami itu sebagi sebuah tujuan nilai kesopanan.
Jadi tetap saja saya akan terus bertanya SIAPA KAMI yang dimaksud dalam quran ?

mngkin anda bermaksud untuk membuat goyah iman para Muslim yg membaca thread ini..sehingga anda bersih keras kepada argumen anda...
tp tetap saya akan menjelaskannya kepadamu...
tolong dibaca ya dengan baik..dan jangan setengah2 bacanya..krna memang anda sendiri kan melalui judul thread ini "meminta penjelasan"....
http://shahil.wordpress.com/2010/09/17/meluruskan-penyelewengan-maksud-kalimah-kami-dalam-al-quran-dakwaan-jahil-yang-mengatakan-allah-taala-itu-banyak/
avatar
BOTELHEM
MUSLIM
MUSLIM

Male
Number of posts : 2632
Location : -Dunia Maya-
Humor : Jesus vs ALLAH..mana yg menang..??
Reputation : 8
Points : 5346
Registration date : 2010-10-09

View user profile http://laskarislam.indonesianforum.net/

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by KOLOR GANTUNG on Mon Oct 11, 2010 11:15 am

shaggy wrote:
KOLOR GANTUNG wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Neh penjelasan saya ya shaggy....

Seringkali dalam perdebatan muncul syubhat tentang Al Quran, kenapa kadang kadang memakai kata Aku (tunggal) dan kadang kadang memakai kata Kami (jamak), hal ini selalu digunakan oleh kaum nashrani dan kaum kufar lainnya untuk menyerang dan menyebarkan syubhat (kerancuan), serta keraguan atas kebenaran Kitabullah pada kaum muslimin, lalu….sebenarnya bagaimanakah jawaban atas syubhat tersebut ?? berikut adalah jawaban dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullahu ta’ala- :
……………….. salah satu sebab turunnya ayat tersebut adalah perdebatan orang-orang nashrani
mengenai yang kabur bagi mereka. Seperti FirmanNya أنا (Ana = Aku) dan نحن (Nahnu = Kami).
Para Ulama mengetahui bahwa makna نحن (Nahnu = Kami) disini adalah salah satu yang diagungkan dan memiliki pembantu-pembantu. Dia tidak memaksudkannya dengan makna tiga illah. Takwil kata ini yang merupakan penafsiran yang sebenarnya, hanya diketahui oleh orang-orang yang mantap keilmuannya, yang bisa membedakan antara siapa yang dimaksud dalam kata
إِيَّا (iyya = hanya kepada) dan siapa yang dimaksud dengan kata إِنَّ (inna = sesungguhnya kami ), karena ikut sertanya para malaikat dalam tugas yang mereka diutus untuk menyampaikannya, sebab mereka adalah para utusanNya. Inilah yang dimaksudkan kami.

Saya baca penjelasan anda diatas dan saya ambil kesimpulan begini :
KAMI = Allah swt + para malaikatnya
Artinya Allah swt setara malaikatnya.
logikanya :
Saya dan teman-teman saya = kami
Saya setara sama teman-teman saya sebagai manusia.

Coba anda perhatikan tulisan yang saya ya....

karena ikut sertanya para malaikat dalam tugas yang mereka diutus untuk menyampaikannya, sebab mereka adalah para utusanNya. Inilah yang dimaksudkan kami.

Maksudnya Tuhan perintahkan/menyuruh malaikat menyampaikan firmannya kepada utusan tuhan dibumi, Tuhan penyuruh dan malaikat adalah yang disuruh.... bisa dibedakan? apakah setara antara yang memberi perintah/penyuruh dengan yang disuruh? tentu tidak setara bung shaggy... seperti kita disuruh/ diperintahkan oleh tuhan untuk tidak melakukan zina, apakah kita setara dengan tuhan?
avatar
KOLOR GANTUNG
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 857
Reputation : -2
Points : 3490
Registration date : 2010-10-08

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Sun Nov 07, 2010 10:43 am

KOLOR GANTUNG wrote:
shaggy wrote:
KOLOR GANTUNG wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Neh penjelasan saya ya shaggy....

Seringkali dalam perdebatan muncul syubhat tentang Al Quran, kenapa kadang kadang memakai kata Aku (tunggal) dan kadang kadang memakai kata Kami (jamak), hal ini selalu digunakan oleh kaum nashrani dan kaum kufar lainnya untuk menyerang dan menyebarkan syubhat (kerancuan), serta keraguan atas kebenaran Kitabullah pada kaum muslimin, lalu….sebenarnya bagaimanakah jawaban atas syubhat tersebut ?? berikut adalah jawaban dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullahu ta’ala- :
……………….. salah satu sebab turunnya ayat tersebut adalah perdebatan orang-orang nashrani
mengenai yang kabur bagi mereka. Seperti FirmanNya أنا (Ana = Aku) dan نحن (Nahnu = Kami).
Para Ulama mengetahui bahwa makna نحن (Nahnu = Kami) disini adalah salah satu yang diagungkan dan memiliki pembantu-pembantu. Dia tidak memaksudkannya dengan makna tiga illah. Takwil kata ini yang merupakan penafsiran yang sebenarnya, hanya diketahui oleh orang-orang yang mantap keilmuannya, yang bisa membedakan antara siapa yang dimaksud dalam kata
إِيَّا (iyya = hanya kepada) dan siapa yang dimaksud dengan kata إِنَّ (inna = sesungguhnya kami ), karena ikut sertanya para malaikat dalam tugas yang mereka diutus untuk menyampaikannya, sebab mereka adalah para utusanNya. Inilah yang dimaksudkan kami.

Saya baca penjelasan anda diatas dan saya ambil kesimpulan begini :
KAMI = Allah swt + para malaikatnya
Artinya Allah swt setara malaikatnya.
logikanya :
Saya dan teman-teman saya = kami
Saya setara sama teman-teman saya sebagai manusia.

Coba anda perhatikan tulisan yang saya ya....

karena ikut sertanya para malaikat dalam tugas yang mereka diutus untuk menyampaikannya, sebab mereka adalah para utusanNya. Inilah yang dimaksudkan kami.

Maksudnya Tuhan perintahkan/menyuruh malaikat menyampaikan firmannya kepada utusan tuhan dibumi, Tuhan penyuruh dan malaikat adalah yang disuruh.... bisa dibedakan? apakah setara antara yang memberi perintah/penyuruh dengan yang disuruh? tentu tidak setara bung shaggy... seperti kita disuruh/ diperintahkan oleh tuhan untuk tidak melakukan zina, apakah kita setara dengan tuhan?
Jika benar menurut anda kata kami itumerujuk pada nilai kesopanan dan tidak berarti banyak mengapa tidakmengatakan AKU yang sudah pasti berarti tunggal alias satu.
anda silahkan buka kamus BI dan anda juga pasti tahu arti kata kami itu bukan satu tapi jamak atau lebih dari satu.
Apapun jawaban anda jelas tidak masuk akal bila menyebut kata kami itu sebagi sebuah tujuan nilai kesopanan.
Jadi tetap saja saya akan terus bertanya SIAPA KAMI yang dimaksud dalam quran ?

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Sun Nov 14, 2010 3:36 pm

sundul dulu.........

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by gusti_bara on Sun Nov 14, 2010 6:05 pm

shaggy wrote:sundul dulu.........

gini bro...shaggy jadi karyawan saya ..sebagai sales batik keris...nah kepada para pelanggan shaggy presentasi...

sodara sekalian kami dari pt. gusti bara menawarkan batik yag sangat bagus...bla..bla...bla...

apa itu berarti shaggy sama status ama saya...kan tetap aja kamu menyampaikan berita dari saya mengatakan sbg kami ...tapi saya tetap sebagai bosnya shaggy...posisi saya dikantor..sedangkan kamu lagi berhadap2an dengan pelanggan di kantor menkokesra...

pake logika bro...biar nalar...selain itu pake akal dan hati yang ikhlas biar kamu mudah menerima hidayah...kosonkanlah dulu gelasmu agar bisa di isi
avatar
gusti_bara
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1550
Location : samping yesus
Job/hobbies : yang penting seneng
Humor : pantaskah saya menjadi anak yesus?
Reputation : -11
Points : 5024
Registration date : 2010-04-29

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by hamba tuhan on Sun Nov 14, 2010 7:13 pm

shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Ini udah basi dibahas di FFI....
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/di-dalam-al-quran-allah-lebih-dr-satu-t7626/page340.html
avatar
hamba tuhan
MUSLIM
MUSLIM

Male
Number of posts : 9932
Age : 17
Location : Aceh
Humor : Obrolan Santai dengan Om Yesus
Reputation : -206
Points : 13431
Registration date : 2010-09-19

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by Tom Jerry on Sun Nov 14, 2010 9:18 pm

Gimana seeh Muslim? Katanya, "Kami" adalah bahasa sopan Arab seperti penulisan surat, Hormat Kami.
Lihat >>> http://murtadinkafirun.forumotion.net/kristen-khatolik-f3/yesus-berkata-akulah-allah-sembahlah-aku-t8265.htm
Tapi di sini Muslim bilang, "Kami" adalah Allah SWT dan para malaikat-Nya...???


Berikut komentar dari seorang pembuat blog www.siapakahallahini.blogspot.com:
Pada umumnya, sebagian besar umat Muslim percaya bahwa Alquran, buku Suci mereka, diturunkan/diwahyukan dari surga dan diberikan kepada Muhammad dalam ujud bendelan buku atau lembaran-lembaran secara berangsur-angsur. Berbagai ayat dalam Alquran mendeklarasikan bahwa Alquran diturunkan oleh Allah (Surah 3:3; Surah 4:105; Surah 4:113; Surah 31:21; Surah 42:17; Surah 76:23). Tetapi kalau kami merujuk pada Alquran melalui ayat-ayat yang terkandung di dalamnya untuk menentukan siapa pengarangnya, kami akan sampai pada sebuah jawaban yang tidak definit. Sebagai contoh, Surah 26:192-194 dan Surah 16:102 menyatakan bahwa Muhammad menerima Alquran dari “Roh Suci”. Tetapi dalam Surah 53:2-18 dan Surah 81:19-24, kami membaca bahwa inspirasi Alquran diantarkan langsung secara pribadi kepada Muhammad oleh “utusan Allah yang mulia, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah”, dan bahwa Muhammad melihat utusan Allah tersebut. Di bagian lain dari Alquran kami membaca bahwa malaikat Jibril yang membawa Alquran turun ke dalam hati Muhammad dengan seizin Allah (Surah 2:97). Selanjutnya dalam Surah 15:8, kami mengetahui bahwa yang menurunkan Alquran sesungguhnya bukan Allah sendiri, bukan Jibril, dan bukan Roh Suci, melainkan “Para Malaikat” yang menamakan diri “Kami” (bentuk jamak). Seandainya anda seorang Muslim dan anda menjadi bingung dengan pernyataan tersebut, kami bisa memahami kebingungan anda tersebut.

-------------------------------------------------------

Saya percaya bahwa "Kami" di sini adalah "Para Malaikat" penyesat.

2 Petrus 2:4
Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan "malaikat-malaikat" yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap (contohnya: gua Hira) untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;

avatar
Tom Jerry
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 1829
Location : Jakarta
Job/hobbies : Cari kebenaran
Reputation : 11
Points : 4801
Registration date : 2010-09-20

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by hamba tuhan on Sun Nov 14, 2010 10:10 pm

Tom Jerry wrote:Gimana seeh Muslim? Katanya, "Kami" adalah bahasa sopan Arab seperti penulisan surat, Hormat Kami.
Lihat >>> http://murtadinkafirun.forumotion.net/kristen-khatolik-f3/yesus-berkata-akulah-allah-sembahlah-aku-t8265.htm
Tapi di sini Muslim bilang, "Kami" adalah Allah SWT dan para malaikat-Nya...???


Berikut komentar dari seorang pembuat blog www.siapakahallahini.blogspot.com:
Pada umumnya, sebagian besar umat Muslim percaya bahwa Alquran, buku Suci mereka, diturunkan/diwahyukan dari surga dan diberikan kepada Muhammad dalam ujud bendelan buku atau lembaran-lembaran secara berangsur-angsur. Berbagai ayat dalam Alquran mendeklarasikan bahwa Alquran diturunkan oleh Allah (Surah 3:3; Surah 4:105; Surah 4:113; Surah 31:21; Surah 42:17; Surah 76:23). Tetapi kalau kami merujuk pada Alquran melalui ayat-ayat yang terkandung di dalamnya untuk menentukan siapa pengarangnya, kami akan sampai pada sebuah jawaban yang tidak definit. Sebagai contoh, Surah 26:192-194 dan Surah 16:102 menyatakan bahwa Muhammad menerima Alquran dari “Roh Suci”. Tetapi dalam Surah 53:2-18 dan Surah 81:19-24, kami membaca bahwa inspirasi Alquran diantarkan langsung secara pribadi kepada Muhammad oleh “utusan Allah yang mulia, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah”, dan bahwa Muhammad melihat utusan Allah tersebut. Di bagian lain dari Alquran kami membaca bahwa malaikat Jibril yang membawa Alquran turun ke dalam hati Muhammad dengan seizin Allah (Surah 2:97). Selanjutnya dalam Surah 15:8, kami mengetahui bahwa yang menurunkan Alquran sesungguhnya bukan Allah sendiri, bukan Jibril, dan bukan Roh Suci, melainkan “Para Malaikat” yang menamakan diri “Kami” (bentuk jamak). Seandainya anda seorang Muslim dan anda menjadi bingung dengan pernyataan tersebut, kami bisa memahami kebingungan anda tersebut.

-------------------------------------------------------

Saya percaya bahwa "Kami" di sini adalah "Para Malaikat" penyesat.

2 Petrus 2:4
Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan "malaikat-malaikat" yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap (contohnya: gua Hira) untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;


Dek tom.... buka aja link FFI dibawah ini pasti ada jawabannya

http://indonesia.faithfreedom.org/forum/di-dalam-al-quran-allah-lebih-dr-satu-t7626/page340.html
avatar
hamba tuhan
MUSLIM
MUSLIM

Male
Number of posts : 9932
Age : 17
Location : Aceh
Humor : Obrolan Santai dengan Om Yesus
Reputation : -206
Points : 13431
Registration date : 2010-09-19

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by DOMBA BERTARING SERIGALA on Mon Nov 15, 2010 1:58 am

Didalam kitab “Fatawa al Azhar” disebutkan bahwa sesungguhnya Al Qur’an al Karim diturunkan dari sisi Allah swt dengan bahasa arab yang merupakan bahasa Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam dan diturunkan dengan tingkat balaghah dan kefasehan tertinggi.

Artinya : “Dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy Syuara’ : 195)

Dan merupakan suatu kebiasaan dikalangan orang-orang Arab bahwa seorang pembicara mengungkapkan tentang dirinya dengan menggunakan lafazh أنا (saya) dan jika terdapat orang lain bersamanya maka menggunakan lafazh نحن (kami) sebagaimana lafazh نحن (kami) digunakan si pembicara untuk mengagungkan dirinya sendiri. Pengagungan manusia terhadap dirinya sendiri dikarenakan dirinya memiliki berbagai daya tarik untuk diagungkan.

Bisa jadi hal itu dikarenakan dia memiliki jabatan, reputasi, kedudukan atau nasab lalu dia membicarakan tentang dirinya itu sebagai bentuk keagungan dan kebesaran. Bisa jadi juga untuk memberikan perasaan takut didalam hati orang lain seakan-akan dirinya sebanding dengan beberapa orang bukan dengan hanya satu orang. Bisa jadi seseorang mengungkapkan dirinya dengan lafazh نحن (kami) karena begitu banyak keahliannya seakan-akan beberapa orang ada didalam diri satu orang. Sehingga bentuk plural dan jama’ itu adalah pada pengaruhnya bukan pada si pemberi pengaruh.

Bentuk pengagungan diri pembicara atau orang yang diajak bicara terdapat pula didalam bahasa-bahasa lainnya bukan hanya didalam bahasa arab dan digunakan pula untuk tujuan-tujuan seperti disebutkan diatas.

Apabila Allah swt Tuhan Pemilik Keagungan berfirman :

Artinya : “Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang serupa dengan mereka.” (QS. Al Insan : 28)

Posisi Allah di situ sebagai pemberi karunia kepada semua makhluk, pemberi nikmat, memberikan perasaan takut dan membuat lari orang-orang kafir sesuai dengan kata ganti pengagungan terhadap diri-Nya yang memberikan makna kuat dan gagah.
Dan apabila Allah berfirman :

Artinya : “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr : 9)

Posisi di situ sebagai pemilik kemampuan yang mampu memberikan ketenangan berupa pemeliharaan Allah terhadap Al Qur’an yang telah diturunkan dengan kekuasaan dan hikmah-Nya. Dan apabila Allah berfirman :

Artinya : “Sesungguhnya Kami menolong Rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),” (QS. Ghafir : 15)

Didalamnya terdapat dua ketenangan berupa pemeliharaan Allah terhadap Rasul-Rasul-Nya dan memenangkan mereka atas musuh-musuh mereka seakan-akan berbagai pemeliharaan dengan sarana-sarana yang bermacam-macam.

Saya yakin ketika seorang mukmin membaca al Qur’an dan didalamnya terdapat bentuk pengagungan untuk Allah maka tidak ada didalam dirinya keraguan terhadap keesaan Allah swt bahwa Dia lah Pemilik segala kebesaran dan keagungan dan selain-Nya tidak mungkin memiliki kemampuan dan pemberian nikmat yang bisa memalingkan manusia dari menyembah-Nya saja.

_________________
[Ar Ruum:30] Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui
[30:30] Therefore, you shall devote yourself to the religion of strict monotheism. Such is the natural instinct placed into the people by GOD. Such creation of GOD will never change. This is the perfect religion, but most people do not know.
avatar
DOMBA BERTARING SERIGALA
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 2734
Reputation : -5
Points : 5522
Registration date : 2010-09-24

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Mon Nov 15, 2010 8:18 am

gusti_bara wrote:
shaggy wrote:sundul dulu.........

gini bro...shaggy jadi karyawan saya ..sebagai sales batik keris...nah kepada para pelanggan shaggy presentasi...

sodara sekalian kami dari pt. gusti bara menawarkan batik yag sangat bagus...bla..bla...bla...

apa itu berarti shaggy sama status ama saya...kan tetap aja kamu menyampaikan berita dari saya mengatakan sbg kami ...tapi saya tetap sebagai bosnya shaggy...posisi saya dikantor..sedangkan kamu lagi berhadap2an dengan pelanggan di kantor menkokesra...

pake logika bro...biar nalar...selain itu pake akal dan hati yang ikhlas biar kamu mudah menerima hidayah...kosonkanlah dulu gelasmu agar bisa di isi

Apakah hakekat kamu dan saya beda ?
Sama toh !
kamu dan saya adalah manusia.
Jadi siapa yang dimaksud KAMI dalam ayat-ayat quran tersebut ?
Tolong jelaskan !

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Mon Nov 15, 2010 8:21 am

DOMBA BERTARING SERIGALA wrote:Didalam kitab “Fatawa al Azhar” disebutkan bahwa sesungguhnya Al Qur’an al Karim diturunkan dari sisi Allah swt dengan bahasa arab yang merupakan bahasa Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam dan diturunkan dengan tingkat balaghah dan kefasehan tertinggi.

Artinya : “Dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy Syuara’ : 195)

Dan merupakan suatu kebiasaan dikalangan orang-orang Arab bahwa seorang pembicara mengungkapkan tentang dirinya dengan menggunakan lafazh أنا (saya) dan jika terdapat orang lain bersamanya maka menggunakan lafazh نحن (kami) sebagaimana lafazh نحن (kami) digunakan si pembicara untuk mengagungkan dirinya sendiri. Pengagungan manusia terhadap dirinya sendiri dikarenakan dirinya memiliki berbagai daya tarik untuk diagungkan.

Bisa jadi hal itu dikarenakan dia memiliki jabatan, reputasi, kedudukan atau nasab lalu dia membicarakan tentang dirinya itu sebagai bentuk keagungan dan kebesaran. Bisa jadi juga untuk memberikan perasaan takut didalam hati orang lain seakan-akan dirinya sebanding dengan beberapa orang bukan dengan hanya satu orang. Bisa jadi seseorang mengungkapkan dirinya dengan lafazh نحن (kami) karena begitu banyak keahliannya seakan-akan beberapa orang ada didalam diri satu orang. Sehingga bentuk plural dan jama’ itu adalah pada pengaruhnya bukan pada si pemberi pengaruh.

Bentuk pengagungan diri pembicara atau orang yang diajak bicara terdapat pula didalam bahasa-bahasa lainnya bukan hanya didalam bahasa arab dan digunakan pula untuk tujuan-tujuan seperti disebutkan diatas.

Apabila Allah swt Tuhan Pemilik Keagungan berfirman :

Artinya : “Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang serupa dengan mereka.” (QS. Al Insan : 28)

Posisi Allah di situ sebagai pemberi karunia kepada semua makhluk, pemberi nikmat, memberikan perasaan takut dan membuat lari orang-orang kafir sesuai dengan kata ganti pengagungan terhadap diri-Nya yang memberikan makna kuat dan gagah.
Dan apabila Allah berfirman :

Artinya : “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr : 9)

Posisi di situ sebagai pemilik kemampuan yang mampu memberikan ketenangan berupa pemeliharaan Allah terhadap Al Qur’an yang telah diturunkan dengan kekuasaan dan hikmah-Nya. Dan apabila Allah berfirman :

Artinya : “Sesungguhnya Kami menolong Rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),” (QS. Ghafir : 15)

Didalamnya terdapat dua ketenangan berupa pemeliharaan Allah terhadap Rasul-Rasul-Nya dan memenangkan mereka atas musuh-musuh mereka seakan-akan berbagai pemeliharaan dengan sarana-sarana yang bermacam-macam.

Saya yakin ketika seorang mukmin membaca al Qur’an dan didalamnya terdapat bentuk pengagungan untuk Allah maka tidak ada didalam dirinya keraguan terhadap keesaan Allah swt bahwa Dia lah Pemilik segala kebesaran dan keagungan dan selain-Nya tidak mungkin memiliki kemampuan dan pemberian nikmat yang bisa memalingkan manusia dari menyembah-Nya saja.

Panjang sekali pernyataan anda tapi semuanya gak menjelaskan siapa KAMI yang dimaksud dalam ayat-ayat quran yang anda berikan.
Sekali lagi siapa KAMI yang dimaksud ?
Silahkan jelaskan !

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Mon Nov 15, 2010 8:22 am

hamba tuhan wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Ini udah basi dibahas di FFI....
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/di-dalam-al-quran-allah-lebih-dr-satu-t7626/page340.html

Kalau anda sebut basi,kenapa anda gak bisa menjelaskan siapa KAMI yang dimaksud ??

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by agus on Mon Nov 15, 2010 8:38 am

Lho, sudah dibuka link-nya apa belum? :04: :04: :04:

_________________
Jika pikiran bisa memikirkannya, dan hati saya dapat mempercayainya - maka saya bisa mencapainya
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12189
Registration date : 2010-04-15

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by hamba tuhan on Mon Nov 15, 2010 9:07 am

shaggy wrote:
hamba tuhan wrote:
shaggy wrote:Siapa yang dimaksud dengan Kami dalam ayat ini ?
Ada berapa oknumkah Kami ?

15:9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya
catatan pinggir mengatakan "Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya. "

minta penjelasannya !!

Ini udah basi dibahas di FFI....
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/di-dalam-al-quran-allah-lebih-dr-satu-t7626/page340.html

Kalau anda sebut basi,kenapa anda gak bisa menjelaskan siapa KAMI yang dimaksud ??

Ya udah saya copas lagi kesini.... padahal sudah bosen jg bahas masalah ini :

penyebutan kata ganti "Kami," Allah dipergunakan untuk menunjukkan adanya keikutsertaan pihak lain dalam perbuatan yang dimaksud. Misalnya dalam ayat al-Qadr yang berbunyi, "Kami menurunkan Alquran pada malam kemuliaan."
Allah mempergunakan kata "Kami" karena proses turunnya ayat Alquran melibatkan malaikat Jibril. Di sini juga terdapat pelajaran bagaimana Allah menghargai jasa pihak lain, meskipun kalau mau bisa saja turunnya Alquran tanpa melibatkan pihak lain.

Sementara,kata ganti "Aku" Allah pergunakan untuk sesuatu yang hanya boleh tertuju pada-Nya dan hanya menjadi milik-Nya. Sebagai contoh, "Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku." Di sini penciptaan Jin dan Manusia dibuat oleh Allah secara langsung. Dalam masalah beribadah harus hanya tertuju kepada Allah; karena itu, tidak boleh ada keterlibatan pihak lain.

Ada juga pendapat ulama sebagai berikut :

Dalam bahasa Arab, dhamir 'nahnu' adalah bentuk kata ganti orang pertama dalam bentuk jamak yang berarti kita atau kami. Tapi dalam ilmu nahwu, maknanya bisa saja bukan kami tetapi aku, saya dan lain-lainnya.

Terkadang kita sering terjebak dengan pertanyaan separti ini. Model pertanyaan separti ini bisa jadi berangkat dari kepolosan dan keluguan, namun di sisi lain bisa jadi merupakan usaha untuk membodohi umat Islam yang awam dengan bahasa arab dengan menggunakan pertanyaan menjebak ini. Hal ini tidak aneh dan sudah sering dilakukan. Dengan bekal kemampuan bahasa arab seadanya, pertanyaan separti ini sering dijadikan senjata buat umat Islam yang minim ilmunya.

Rasa Bahasa

Tapi bagi mereka yang memahami bahasa Arab sebagai bahasa yang kaya dengan makna dan kandungan seni serta balaghah dan fashohahnya, pertanyaan separti ini terkesan lucu dan jenaka. Bagaimana mungkin aqidah Islam yang sangat logis dan kuat itu mau ditumbangkan cuma dengan bekal logika bahasa yang separo-separo.
Dalam ilmu bahasa arab, penggunaan banyak istilah dan kata itu tidak selalu bermakna zahir dan apa adanya. Sedangkan Al-Quran adalah kitab yang penuh dengan muatan nilai sastra tingkat tinggi.

Kata 'Nahnu` tidak harus bermakna arti banyak, tetapi menunjukkan keagungan Allah SWT. Ini dipelajari dalam ilmu balaghah.

Contoh Perbandingan

Dalam bahasa Indonesia ada juga penggunaan kata "Kami" tapi bermakna tunggal. Misalnya seorang kepala sekolah dalam pidato sambutan pesta perpisahan anak sekolah berkata,"Kami sebagai kepala sekolah berpesan . . . ". Padahal yang jadi kepala sekolah hanya dia seorang dan tidak beramai-ramai, tapi dia bilang "Kami". Lalu apakah kalimat itu menunjukkan bahwa kepala sekolah sebenarnya ada banyak atau hanya satu ?. Kata kami dalam hal ini digunakan sebagai sebuah rasa bahasa dengan tujuan nilai kesopanan. Tapi rasa bahasa ini mungkin tidak bisa dicerap oleh orang asing yang tidak mengarti rasa bahasa Indonesia. Atau mungkin juga karena di barat tidak lazim digunakan kata-kata separti itu.

Selain kata 'Nahnu", ada juga kata 'antum' yang sering digunakan untuk menyapa lawan bicara meski hanya satu orang. Padahal makna `antum` adalah kalian (jamak). Secara rasa bahasa, bila kita menyapa lawan bicara kita dengan panggilan 'antum', maka ada kesan sopan dan ramah serta penghormatan ketimbang menggunakan sapaan 'anta'.

Kalau teman diskusi anda yang kristen itu tidak bisa memahami urusan rasa bahasa ini, harap maklum saja, karena bible mereka memang telah kehilangan rasa bahasa. Bahkan bukan hanya kehilangan rasa bahasa, tapi juga orisinalitas sebuah kitab suci. Karena sudah merupakan terjemahan dari terjemahan yang telah diterjemahkan dari terjemahan sebelumnya. Ada sekian ribu versi bible yang antara satu dan lainnya bukan sekedar tidak sama tapi juga bertolak belakang. Jadi wajar bila Bible mereka itu tidak punya balaghah, logika, rasa dan gaya bahasa. Dia adalah tulisan karya manusia yang kering dari nilai sakral


untuk menafsirkan Al-Qur'an diperlukan ilmu; yaitu Bahasa 'Arab, Asbabun Nuzul (sebab-sebab turunnya wahyu), Sejarah, dan Tafsir (nahwu sharaf, tajwid, dsbnya)..

adapun bahasa 'Arab, memang punya 14 dhamir atau kata ganti orang. Mulai dari huwa sampai nahnu. Huwa adalah kata ganti untuk orang ketiga, tunggal dan laki-laki.

Di dalam Al-Quran, penggunaan kata ganti orang ini sering juga diterapkan untuk lafadz Allah SWT..

pertama-tama kita pahami dahulu bahasa 'Arab tentang kata ganti..

Al-Quran membahasakan Allah dengan kata ganti Dia (huwa).. Di mana makna aslinya, huwa artinya dia (sifatnya maskulin -laki-laki- dan satu orang)..

Tetapi kita tahu bahwa Allah SWT bukanlah laki-laki dan juga bukan perempuan..

Kalau ternyata Al-Quran menggunakan kata ganti Allah dengan lafadz huwa, dan bukan hiya (bentuk feminin), bukan berarti bahwa Allah itu laki-laki.

Penggunaan kata ganti huwa (yang sebenarnya untuk laki-laki) adalah ragam keistimewaan bahasa arab yang tidak ada seorang pun meragukannya...

Maka demikian pula dengan penggunaan kata nahnu, yang meski secara penggunaan asal katanya untukkata ganti orang pertama, jamak (lebih dari satu), baik laki-laki maupun perempuan, namun sama sekali tidak berarti Allah itu berjumlah banyak.

Orang 'Arab sendiri akan terpingkal-pingkal kalau melihat cara orang Indonesia berusaha menyesatkan orang lain lewat logika aneh bin ajaib separti ini, yaitu mengatakan Allah itu banyak hanya lantaran di Al-Quran Allah seringkali menggunakan kata ganti kami (nahnu)...

betapa kerdilnya logika yang dikembangkan, niatnya mau sok tahu dengan bahasa 'Arab, sementara orang 'Arab sendiri mafhum bahwa bahasa mereka istimewa.

Tidak semua kata nahnu (kami) selalu berarti pelakunya banyak. Memang benar secara umum kata nahnu menunjukkan jumlah yang banyak, tetapi orang yang bodoh dengan bahasa 'Arab terkecoh besar dengan ungkapan ini.

Sebenarnya kata kami tidak selalu menunjukkan jumlah yang banyak, tetapi juga menunjukkan kebesaran orang yang menggunakannya. (kata 'Kami' tersebut sebenarnya sebagai kata ganti kehormatan dan sebagai kemuliaan serta bukan sebagai kata ganti jamak)

contoh lain, baca proklamasi Indonesia..

"Kami, bangsa Indonesia, dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia, dst.."

padahal yang mengucapkan Soekarno, yang menyatakan adalah Soekarno, Hatta, dan Achmad Soebardjo.. ini membuktikan kehormatan bangsa Indonesia..

Tukang becak di pinggir jalan pun tahu bahwa yang namanya presiden di semua negara pastilah jumlahnya cuma satu, tidak mungkin ada lima..

hanya orang bodoh saja yang mengatakan presiden ada lima.. dan hanya orang bodoh tidak pernah makan sekolahan saja yang mengatakan bahwa Allah itu ada banyak, hanya gara-gara Dia menyebut dirinya dengan lafadz KAMI.

sama separti "assalamu'alaikum" yang artinya "salam sejahtera untuk KAMU SEKALIAN" berlaku untuk satu orang saja.. ini wujud penghormatan seorang muslim kepada orang lain, bagaimana beretika menyapa supaya orang tersebut merasa dihormati..

penyebutan bahwa KAMI dalam Al-Qur'an berarti ALLAH ADA BANYAK adalah logika paling gila yang pernah diucapkan oleh hewan yang merayap di muka bumi yang disebut manusia..
avatar
hamba tuhan
MUSLIM
MUSLIM

Male
Number of posts : 9932
Age : 17
Location : Aceh
Humor : Obrolan Santai dengan Om Yesus
Reputation : -206
Points : 13431
Registration date : 2010-09-19

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by shaggy on Sun Dec 12, 2010 10:29 am

Jadi kesimpulannya siapa Kami yang dimaksud dalam ayat quran tersebut ?
Mewakili siapa Kami yang dimaksud ayat quran tersebut ?
Kenapa allah swt tidak berkata AKU yang sudah jelas berarti TUNGGAL ???
Tolong jelaskan !!!

_________________
2 Timotius 1:7Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
avatar
shaggy
MURTADIN
MURTADIN

Number of posts : 5840
Reputation : -33
Points : 8581
Registration date : 2010-05-06

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by agus on Sun Dec 12, 2010 3:34 pm

shaggy wrote:Jadi kesimpulannya siapa Kami yang dimaksud dalam ayat quran tersebut ?
Mewakili siapa Kami yang dimaksud ayat quran tersebut ?
Kenapa allah swt tidak berkata AKU yang sudah jelas berarti TUNGGAL ???
Tolong jelaskan !!!

Kata kami adalah mengacu pada Sifat dan Nama-nama Allah yang Agung ? Bisa dipahami kalau ente nggak paham dan minta penjelasan. Karena ente cuma kenal sama Paulus botak si pembohong...

_________________
Jika pikiran bisa memikirkannya, dan hati saya dapat mempercayainya - maka saya bisa mencapainya
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12189
Registration date : 2010-04-15

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by Mencarikebenaran on Sun Dec 12, 2010 6:34 pm

agus wrote:
shaggy wrote:Jadi kesimpulannya siapa Kami yang dimaksud dalam ayat quran tersebut ?
Mewakili siapa Kami yang dimaksud ayat quran tersebut ?
Kenapa allah swt tidak berkata AKU yang sudah jelas berarti TUNGGAL ???
Tolong jelaskan !!!

Kata kami adalah mengacu pada Sifat dan Nama-nama Allah yang Agung ? Bisa dipahami kalau ente nggak paham dan minta penjelasan. Karena ente cuma kenal sama Paulus botak si pembohong...

Saya melihat kafirun disini banyak yang dungu ato mungkin karena dungunya mereka jadi kafir contoh si Shaggy. Saya berasumsi orang ini tidak selesai sekolah dasar dalam 6 th, sehingga harus mengulang-ulang pelajaran.
avatar
Mencarikebenaran
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1289
Reputation : 24
Points : 3944
Registration date : 2010-07-31

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by hamba tuhan on Sun Dec 12, 2010 8:35 pm

shaggy wrote:Jadi kesimpulannya siapa Kami yang dimaksud dalam ayat quran tersebut ?
Mewakili siapa Kami yang dimaksud ayat quran tersebut ?
Kenapa allah swt tidak berkata AKU yang sudah jelas berarti TUNGGAL ???
Tolong jelaskan !!!


hahahaa... shaggy.. shaggy... kasian banget kamu nak!!!! kayaknya hrs byk belajar lg neh.... msh jg blum ngerti udah dijelasin sedetail mungkin....

neh contohnya ya....
Kejadian 1:26 ”Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,.”

apakah kita itu maksudnya TUHAN lbh dr 1 pribadi?????? coba shaggy jelasin kalo emang pinter...

_________________
Matius 19:28 Kata Yesus kepada mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

Inget-inget lho...bagi yang bukan 12 suku israel, ayat matius 19:28 berlaku kelak sesudah kiamat yaitu waktu penciptaan kembali..
avatar
hamba tuhan
MUSLIM
MUSLIM

Male
Number of posts : 9932
Age : 17
Location : Aceh
Humor : Obrolan Santai dengan Om Yesus
Reputation : -206
Points : 13431
Registration date : 2010-09-19

View user profile

Back to top Go down

Re: MINTA PENJELASAN

Post by Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

Page 2 of 11 Previous  1, 2, 3, ... 9, 10, 11  Next

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum