MURTADIN_KAFIRUN
Latest topics
» Diskusi dengan njlajahweb
Thu 29 Nov 2018, 4:55 pm by njlajahweb

» Media Sosial Terbaru
Wed 21 Nov 2018, 12:38 pm by buncis hitam

» 10 myths—and 10 Truths—About Atheism
Wed 10 Oct 2018, 12:07 pm by admin

» Ajaran Cinta Kasih ala Islam...........
Wed 10 Oct 2018, 12:01 pm by admin

» Why We Critique Only Islam!
Wed 10 Oct 2018, 11:55 am by admin

» MUSLIMS DON'T GROW UP
Wed 10 Oct 2018, 11:49 am by admin

» Why Muslimas should not lead Muslim men in prayers?
Wed 10 Oct 2018, 11:39 am by admin

» The Islamic Psycho
Wed 10 Oct 2018, 11:36 am by admin

» What has ruined those countries ?
Wed 10 Oct 2018, 11:34 am by admin

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 9 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 9 Guests

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed 26 May 2010, 4:49 pm
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Go down

Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by admin on Mon 14 Feb 2011, 11:02 pm


Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan



Sebelum berusaha membuktikan eksistensi Tuhan, ada beberapa syarat yang mesti diperhatikan para teis. Syarat ini berguna untuk menghindarkan kesalahan berpikir.
Pertama, argumen eksistensi Tuhan tidak boleh mengandung asumsi-asumsi. Teis tidak boleh mengasumsikan sesuatu itu benar sebelum dibuktikan.
Kesalahan berpikir ini disebut “question begging”. Kesalahan ini sering dilakukan teis yang tidak terlatih. Sebagai contoh, ketika berhadapan dengan ateis, orang beragama sering bilang: “Tapi jika Tuhan tidak eksis, lantas siapa yang menciptakan alam semesta?”

Atau: “Kalau Anda tidak percaya Tuhan, bagaimana Anda menjelaskan keajaiban desain alam semesta?”

Kesalahan berpikir diatas umum ditemui dan sangat jelas sebenarnya. Teis mengasumsikan alam semesta memerlukan sebab awal atau alam semesta memerlukan desain, hingga diasumsikan pasti ada “sesuatu” yang menciptakan atau mendesainnya.
Ini seperti perumpamaan, gerhana bulan terjadi karena ada raksasa yang memakan bulan, oleh karena itu kentongan perlu ditabuh agar raksasa memuntahkan bulan kembali. Kentongan ditabuh karena diasumsikan raksasa pemakan bulan ada, padahal makhluk itu tidak pernah ada.
Sebelum meyakini ada raksasa yang memakan bulan, eksistensi raksasa ini perlu dibuktikan eksis, bukan sekedar diasumsikan eksis.
Jadi pertanyaannya bukanlah,”Siapa yang menciptakan alam semesta?”, melainkan,”Apakah alam semesta ini memerlukan adanya pencipta?”.
Kegagalan teis memahami pertanyaan ini hanya akan menghasilkan kebingungan.
Tuhan diposisikan sebagai solusi atas masalah metafisika, tapi Tuhan sendiri dianggap ujug-ujug ada, tanpa diperiksa ada/tidaknya terlebih dahulu.
Untuk membuktikan adanya penyebab awal (Tuhan), teis harus membuktikan, bukannya mengasumsikan, bahwa alam semesta memerlukan penyebab awal.
Untuk membuktikan adanya pendesain (Tuhan), teis harus membuktikan, bukannya mengasumsikan, bahwa alam semesta menunjukkan hasil dari sebuah desain.
Gagal menjawab isu ini akan menyebabkan kegagalan untuk membuktikan eksistensi Tuhan. Pembuktian adanya Tuhan tidak dapat diawali dari asumsi bahwa Dia ada




Berikut adalah syarat kedua untuk membuktikan eksistensi Tuhan. Eksistensi makhluk supranatural (Tuhan) harus dapat ditunjukkan melalui bukti dan argumen, tak boleh sekedar mempercayai bahwa dia ada.
Ada kecenderungan dari penulis teis yang mengatakan bahwa ateis tidak dapat mengerti argumen mereka karena apa yang mereka ungkapkan didasarkan pada kepercayaan.
Dan agar dapat mengerti, orang harus percaya dulu. Well, yang seperti bukan bukti. Bukti harus terlihat oleh semua orang siapapun itu, tak perlu harus percaya dulu. Seperti bukti eksistensi matahari yang bisa dilihat dan dipahami oleh semua orang.

Orang tidak harus percaya dulu bahwa matahari eksis baru kemudian ditunjukkan buktinya. Orang yang mulanya tidak percaya matahari akan menjadi percaya setelah ditunjukkan bukti. Seperti itu hakikat bukti, mesti jelas dan meyakinkan.

Jadi logikanya harus seperti ini: Ada bukti maka orang percaya, bukan malah dibalik, percaya dulu baru kemudian dicari buktinya.
Pendekatan untuk percaya saja lebih dulu ini didukung oleh seorang filsuf bernama Stephen Toulmin dalam bukunya “Reason in Ethics”:
“Eksistensi Tuhan adalah sesuatu yang tidak membutuhkan bukti. Apakah Tuhan eksis harus dijadikan pertanyaan terakhir. Kita harus menerima eksistensi Tuhan terlebih dahulu, maka bukti akan datang belakangan.”
Implikasi dari pernyataan ini akan absurd. Untuk lebih jelasnya, mari kita ikuti perdebatan berikut, antara orang yang percaya peri dengan yang tidak.
Percaya peri (PP):”Ketahuilah, ada peri ajaib diam di kepalaku.”
Skeptis (S):”Aku tidak melihat apa-apa.”
PP: “Tentu saja, karena dia tak terlihat.”
S: “Aku juga tidak merasakan apapun.”
PP: “Itu karena dia tidak terbuat dari materi. Peri ini adalah sesuatu yang gaib.”
S: “Tapi kenapa aku harus percaya akan klaim mu soal peri itu? Seperti apa peri itu, apa bukti eksistensinya?”
PP: “Eksistensi peri ini tidak membutuhkan bukti. Apakah peri ini eksis harus dijadikan pertanyaan terakhir. Alih-alih, kita harus percaya dulu adanya peri ini, selanjutnya bukti akan datang belakangan dengan sendirinya.”
Pendekatan seperti ini jelas irasional. Bukti harus ditunjukkan terlebih dahulu sebelum kita dapat mempercayai sesuatu.
Tidak masuk akal percaya terlebih dahulu untuk kemudian mencari bukti untuk mendukung kepercayaan itu. Ini dinamakan rasionalisasi, bukan sesuatu yang rasional.
Tapi anggap saja si skeptis percaya akan adanya peri tersebut tanpa adanya bukti. Pertanyaan selanjutnya, bukti macam apa yang bisa membuktikan peri itu ada?
S: “Baik, saya percaya soal peri itu meski tanpa adanya bukti, tapi bisakah kamu mendeskripsikan lebih jauh tentang peri ini? Karena aku sama sekali tidak tahu sebenarnya mempercayai apa.”
PP: “Peri ini dapat menyebabkan turunnya hujan.”
S: “Lalu..?”
PP: “Setiap turun hujan, saat itulah peri ini melakukan aksinya. Bukti apalagi yang kau inginkan?”
Argumen ini tipikal argumen para teis. Teis akan meminta ateis untuk percaya akan ide tentang Tuhan sebagai pencipta alam semesta yang bertanggung jawab atas keteraturan alam, dll.
Teis kemudian akan menunjuk eksistensi alam semesta sebagai bukti eksistensi Tuhan.
Kenapa harus mengasumsikan kalau keteraturan alam ini membutuhkan Tuhan? Dalam konteks ini Tuhan ujug-ujug diasumsikan eksis sebelum bisa dibuktikan. Untuk merasionalisasi kepercayaan itu lantas dicari-cari bukti akan eksistensiNya dengan menunjuk keteraturan alam semesta, dll.
Dalam kasus ini, ide adanya Tuhan diterima lebih dulu sebelum ada bukti-bukti yang menunjukkan eksistensinya.
Pengajuan ‘bukti’ macam ini mesti ditolak, Tuhan telah diasumsikan eksis sebelum dibuktikan. Lagipula, jika semisal Tuhan ini ada, apa yang membuat kita yakin bahwa Dia adalah Tuhan Ibrahim, bukan Zeus atau Brahma?
Kita harus menerima hanya bukti nyata akan adanya makhluk supranatural. Jika ini tidak bisa dibuktikan, maka posisi ateis lah yang lebih kuat






Teis harus bisa mendasarkan kepercayaannya pada makhluk supranatural melalui argumen rasional. Jika ternyata argumen ini terbukti tidak valid, dia mesti menanggalkan kepercayaannya itu.
Dengan kata lain, valid atau tidaknya argumen seharusnya bisa membikin perbedaan bagi seseorang untuk percaya atau tidak percaya pada Tuhan.

Teis selalu berargumen mereka memiliki bukti akan eksistensi Tuhan. Akan tetapi jika ditunjukkan absurditas akan klaim ini, umumnya mereka akan berkata: “Tidak masalah meskipun tidak ada bukti valid, karena aku telah mempercayai Tuhan. Aku akan tetap percaya baik ada bukti atau tidak”

Pernyataan seperti ini jelas tidak rasional. Bagi orang-orang seperti ini, pun ditunjukkan bukti sebaliknya tidak akan mempunyai pengaruh apapun.
Sebelum berdiskusi dengan teis, pertanyaan berikut mesti terlebih dulu diajukan: “Jika argumen Anda ternyata tidak valid, akankah Anda menanggalkan kepercayaan kepada Tuhan?”
Jika jawabannya “tidak” maka diskusi lebih jauh hanya akan membuang waktu saja.
Maka klaim akan rasionalitas pun hanya palsu belaka, karena toh dia tidak peduli meski ditunjukkan bahwa argumennya tidak kuat. Inilah yang disebut sebagai munafik.
Jadi syarat terakhir sebelum teis membuktikan eksistensi Tuhan, apakah teis akan menanggalkan kepercayaannya jika ternyata bukti yang ditunjukkannya tidak valid?

_________________
MURTADINKAFIRUN
MURTADIN KAFIRUN exMUSLIM INDONESIA BERJAYA 11 SEPTEMBER Hari Murtad Dari Islam Sedunia
avatar
admin
ADMINISTRATOR
ADMINISTRATOR

Male
Number of posts : 1206
Age : 19
Reputation : -4
Points : 5978
Registration date : 2008-12-18

View user profile http://groups.yahoo.com/group/MURTADIN_KAFIRUN/

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by BOTELHEM on Mon 14 Feb 2011, 11:42 pm

TIDAK semua yg ada di Alam Semesta ini bisa diterangkan secara ilmiah bahkan ada yg masih menjadi mistery hingga saat ini,...tetang bagaimana sebuah Matahri bisa bergerak selaras dengan Bintang2 yg lainnya,..tentang Alam Semesta yg selalu mengembang menurut teori Fisika Modern,...mengapa semuanya bisa terjadi...??

Mengapa sampai ada Makhluk yg sangat kecil ukurannya yg kasat mata,...dan bandingkan dengan Mahaluasnya langit ini....
tentu sebagaimana Manusia yg CERDAS akan berpikir tentang Penciptaan Langit dan Bumi...
siapakah YANG menggerakkan semua ini,...siapakah yg menciptakan semua ini....
yaitu Dialah Tuhan Yang Maha Esa.....


_________________
*Mari berkunjung di Forum LASKAR_ISLAM
YANG MUSLIM SILAHKAN HIJRAH KESINI... NON MUSLIM JUGA SILAHKAN MAMPIR..
www.laskarislam.com



↑ Grab this Headline Animator
avatar
BOTELHEM
MUSLIM
MUSLIM

Male
Number of posts : 2632
Location : -Dunia Maya-
Humor : Jesus vs ALLAH..mana yg menang..??
Reputation : 8
Points : 5823
Registration date : 2010-10-09

View user profile http://laskarislam.indonesianforum.net/

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Gak_Mau_DiSembah on Tue 15 Feb 2011, 5:54 am



Menurut saya, ada sebab pasti ada akibat.
So.... segala sesuatu yg ada saat ini baik yg sudah kita ketahui/pun yg blm kita ketahui, pasti ada alasan dibalik semua itu.
Nah, yg jd masalah adalah keterbatasan volume otak kita sebagai manusia untuk memikirkan itu semua....
Bagi anda yg merasa atheis,..... silahkan bermain dengan keterbatasan logika anda.
Habiskan seumur hidupmu bermain dengan keterbatasan akal anda.
Dan ingatlah, pada saat pikiran anda melampaui volume otak anda, hanya ada satu tempat buat anda, yaitu (RSJ)

Nah, jika bung admin membuat thread ini bertujuan untuk mengajak manusia untuk berfikir itu tidaklah masalah.
Yg menjadi masalah adalah jika bung admin berniat untuk membuat para manusia menjadi tak bermoral.
Salah satu ciri2 org yg tak bermoral adalah bertindak semaunya diri sendiri.
Jika yg menjadi problema para atheis adalh tidak mau terikat dengan segala sesuatu yg berbau aturan, maka saya sarankan anda untuk meninggalkan dunia ini.
Karena selama anda masih di dunia, aturan akan selalu ada.(berdasarkan logika)
Walaupun anda memilih untuk mengasingkan diri di tengah hutan skalipun, aturan tetap berlaku.

Itu semua, hanya pendapat berdasarkan logika seperti yg bung admin kehendaki.

Kalo buat saya pribadi, aturan bukan untuk membelenggu kita. Justru aturan lah yg melindungi kita.
(1st aturan agama pastinya)
-Alasan knapa saya memilih untuk beragama, karena saya menyadari bahwa segala sesuatu yg saya miliki skrg adalah terbatas.(tidak kekal, tidak abadi)
-Alasan kenapa saya memilih beragama Islam, karena agama Islam bukan agama yg mempersulit umatnya.


Wasalam....

_________________
*Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 ) *
[center]
avatar
Gak_Mau_DiSembah
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 1054
Location : Calon Penghuni Surga
Job/hobbies : Masak ayam panggang, Yesus jgn minta yah....
Humor : dogma gereja: gak blh bantah, gak usah banyak nanya, telen aja..(kl ada yg salah) di edit aja... gtu aja kok repot!!!
Reputation : 2
Points : 3987
Registration date : 2011-02-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Gak_Mau_DiSembah on Tue 15 Feb 2011, 7:36 am

Banyak pertanyaan buat bung admin untuk membuktikan eksistensi Tuhan.
Tp nunggu admin komentar dulu yh.....



Kita Lihat sampai dmn logika bung admin bermain....

_________________
*Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 ) *
[center]
avatar
Gak_Mau_DiSembah
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 1054
Location : Calon Penghuni Surga
Job/hobbies : Masak ayam panggang, Yesus jgn minta yah....
Humor : dogma gereja: gak blh bantah, gak usah banyak nanya, telen aja..(kl ada yg salah) di edit aja... gtu aja kok repot!!!
Reputation : 2
Points : 3987
Registration date : 2011-02-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Mencarikebenaran on Tue 15 Feb 2011, 12:34 pm

Admin wrote:Orang tidak harus percaya dulu bahwa matahari eksis baru kemudian ditunjukkan buktinya. Orang yang mulanya tidak percaya matahari akan menjadi percaya setelah ditunjukkan bukti. Seperti itu hakikat bukti, mesti jelas dan meyakinkan.

Jadi logikanya harus seperti ini: Ada bukti maka orang percaya, bukan malah dibalik, percaya dulu baru kemudian dicari buktinya.

Artinya anda baru bisa mempercayai sesuatu apabila didukung dengan adanya bukti phisiknya dulu dan anda melihatnya sendiri?

Kalo demikian pada diri anda, saya katakan bahwa anda saat ini tidak mempunyai "OTAK". Silahakan jawab "Benar/ salah".








_________________
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Yohanes 17:3

Yesus bukanlah Allah, Yesus hanya salah seorang utusan Allah Swt sebagaimana para nabi lainnya.
avatar
Mencarikebenaran
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1289
Reputation : 24
Points : 4421
Registration date : 2010-07-31

View user profile

Back to top Go down

ADMIN OMDO.....

Post by Gak_Mau_DiSembah on Tue 15 Feb 2011, 8:53 pm


Hari ini mang admin posting bla bla bla bla lg....
tp gak jawab ne thread......
OMONG KOSONG DOANK TERNYATA POSTINGAN ADMIN.....


_________________
*Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 ) *
[center]
avatar
Gak_Mau_DiSembah
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 1054
Location : Calon Penghuni Surga
Job/hobbies : Masak ayam panggang, Yesus jgn minta yah....
Humor : dogma gereja: gak blh bantah, gak usah banyak nanya, telen aja..(kl ada yg salah) di edit aja... gtu aja kok repot!!!
Reputation : 2
Points : 3987
Registration date : 2011-02-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by agus on Tue 15 Feb 2011, 9:01 pm

@Gak_Mau_DiSembah wrote:
Hari ini mang admin posting bla bla bla bla lg....
tp gak jawab ne thread......
OMONG KOSONG DOANK TERNYATA POSTINGAN ADMIN.....


nandain dulu...

_________________
Jika pikiran bisa memikirkannya, dan hati saya dapat mempercayainya - maka saya bisa mencapainya
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12666
Registration date : 2010-04-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Gak_Mau_DiSembah on Tue 15 Feb 2011, 9:05 pm

@agus wrote:

nandain dulu...

HEHE..... btw nandain apa gtu bro agus?

_________________
*Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 ) *
[center]
avatar
Gak_Mau_DiSembah
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 1054
Location : Calon Penghuni Surga
Job/hobbies : Masak ayam panggang, Yesus jgn minta yah....
Humor : dogma gereja: gak blh bantah, gak usah banyak nanya, telen aja..(kl ada yg salah) di edit aja... gtu aja kok repot!!!
Reputation : 2
Points : 3987
Registration date : 2011-02-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by agus on Tue 15 Feb 2011, 9:08 pm

@Gak_Mau_DiSembah wrote:
@agus wrote:

nandain dulu...

HEHE..... btw nandain apa gtu bro agus?

supaya ingat sama thread ini bro, pembahasan masalah existensi Tuhan yang dipakai admin terkesan maksa banget. Padahal sejatinya di antara para kaum atheis sendiri masih terdapat konflik mengenai hipotesa penciptaan alam semesta ini... :04: :04: :04:

_________________
Jika pikiran bisa memikirkannya, dan hati saya dapat mempercayainya - maka saya bisa mencapainya
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12666
Registration date : 2010-04-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Gak_Mau_DiSembah on Tue 15 Feb 2011, 9:13 pm


owh......
padahal ane tunggu2, seberapa hebatnya logika bung admin yg d banggain nya.......


_________________
*Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 ) *
[center]
avatar
Gak_Mau_DiSembah
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 1054
Location : Calon Penghuni Surga
Job/hobbies : Masak ayam panggang, Yesus jgn minta yah....
Humor : dogma gereja: gak blh bantah, gak usah banyak nanya, telen aja..(kl ada yg salah) di edit aja... gtu aja kok repot!!!
Reputation : 2
Points : 3987
Registration date : 2011-02-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by agus on Tue 15 Feb 2011, 9:20 pm

@Gak_Mau_DiSembah wrote:
owh......
padahal ane tunggu2, seberapa hebatnya logika bung admin yg d banggain nya.......


Para ilmuwan kaliber dunia akan sangat bingung bila dikatakan alam semesta yang tersusun dalam model matematik yang rapi bisa terjadi begitu saja. Ini merupakan spekulasi ilmiah besar-besaran bro...

_________________
Jika pikiran bisa memikirkannya, dan hati saya dapat mempercayainya - maka saya bisa mencapainya
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12666
Registration date : 2010-04-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Gak_Mau_DiSembah on Tue 15 Feb 2011, 9:24 pm

@agus wrote:

Para ilmuwan kaliber dunia akan sangat bingung bila dikatakan alam semesta yang tersusun dalam model matematik yang rapi bisa terjadi begitu saja. Ini merupakan spekulasi ilmiah besar-besaran bro...

bung admin sebelum buat ne thread pa ya gak mikir pake otak dulu yh?!!!.......
apa emg dy nanya karena otak nya gak nyampe kesitu?
Rolling Eyes Rolling Eyes Rolling Eyes

_________________
*Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 ) *
[center]
avatar
Gak_Mau_DiSembah
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Female
Number of posts : 1054
Location : Calon Penghuni Surga
Job/hobbies : Masak ayam panggang, Yesus jgn minta yah....
Humor : dogma gereja: gak blh bantah, gak usah banyak nanya, telen aja..(kl ada yg salah) di edit aja... gtu aja kok repot!!!
Reputation : 2
Points : 3987
Registration date : 2011-02-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by agus on Tue 15 Feb 2011, 9:28 pm

@Gak_Mau_DiSembah wrote:
@agus wrote:

Para ilmuwan kaliber dunia akan sangat bingung bila dikatakan alam semesta yang tersusun dalam model matematik yang rapi bisa terjadi begitu saja. Ini merupakan spekulasi ilmiah besar-besaran bro...

bung admin sebelum buat ne thread pa ya gak mikir pake otak dulu yh?!!!.......
apa emg dy nanya karena otak nya gak nyampe kesitu?
Rolling Eyes Rolling Eyes Rolling Eyes

:04: :04: :04:

_________________
Jika pikiran bisa memikirkannya, dan hati saya dapat mempercayainya - maka saya bisa mencapainya
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12666
Registration date : 2010-04-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Mencarikebenaran on Tue 15 Feb 2011, 9:34 pm

@Mencarikebenaran wrote:
Admin wrote:Orang tidak harus percaya dulu bahwa matahari eksis baru kemudian ditunjukkan buktinya. Orang yang mulanya tidak percaya matahari akan menjadi percaya setelah ditunjukkan bukti. Seperti itu hakikat bukti, mesti jelas dan meyakinkan.

Jadi logikanya harus seperti ini: Ada bukti maka orang percaya, bukan malah dibalik, percaya dulu baru kemudian dicari buktinya.

Artinya anda baru bisa mempercayai sesuatu apabila didukung dengan adanya bukti phisiknya dulu dan anda melihatnya sendiri?

Kalo demikian pada diri anda, saya katakan bahwa anda saat ini tidak mempunyai "OTAK". Silahakan jawab "Benar/ salah".



Admin, benarkan kalo anda tidak punya otak?....kalo mo bukti anda tidak punya otak bilang saja, nanti kita buktikan bersama supaya kamu lebih percaya


_________________
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Yohanes 17:3

Yesus bukanlah Allah, Yesus hanya salah seorang utusan Allah Swt sebagaimana para nabi lainnya.
avatar
Mencarikebenaran
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1289
Reputation : 24
Points : 4421
Registration date : 2010-07-31

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by agus on Tue 15 Feb 2011, 10:07 pm

Secara Haqqul yakin seharusnya ada yang namanya otak, nah mereka ini sampai mana ya pemahamannya ?

_________________
Jika pikiran bisa memikirkannya, dan hati saya dapat mempercayainya - maka saya bisa mencapainya
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12666
Registration date : 2010-04-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Mencarikebenaran on Tue 15 Feb 2011, 10:18 pm

@agus wrote:Secara Haqqul yakin seharusnya ada yang namanya otak, nah mereka ini sampai mana ya pemahamannya ?

Mereka belom yakin bro kalo kita lihat pernyataannya semacam itu, soale mereka baru yakin ...kalo pernah melihat phisiknya termasuk otaknya sendiri.

_________________
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Yohanes 17:3

Yesus bukanlah Allah, Yesus hanya salah seorang utusan Allah Swt sebagaimana para nabi lainnya.
avatar
Mencarikebenaran
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Number of posts : 1289
Reputation : 24
Points : 4421
Registration date : 2010-07-31

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by agus on Tue 15 Feb 2011, 10:28 pm

@Mencarikebenaran wrote:
@agus wrote:Secara Haqqul yakin seharusnya ada yang namanya otak, nah mereka ini sampai mana ya pemahamannya ?

Mereka belom yakin bro kalo kita lihat pernyataannya semacam itu, soale mereka baru yakin ...kalo pernah melihat phisiknya termasuk otaknya sendiri.

he...he...he...koq ya aneh gitu... Laughing Laughing Laughing

_________________
Jika pikiran bisa memikirkannya, dan hati saya dapat mempercayainya - maka saya bisa mencapainya
avatar
agus
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 8585
Location : Everywhere but no where
Job/hobbies : Baca-baca
Humor : Shaggy yang malang
Reputation : 45
Points : 12666
Registration date : 2010-04-16

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Christ Killer on Wed 16 Feb 2011, 11:55 pm

Ane rasa otak atheis bukan didengkul lagi bro,tapi sepertinya dipantat, makanya mereka gak bisa mikir,karena otaknya didudukin pantatnya..

_________________
ARE U CHRIST???!!!!GET OOUT OFF MY FACE OR I KILL U ALL!!!
(ANE PERJELAS ARTINYE.. ARE U CHRIST??? (APE KM SI KRIS???? = MAKSUDNYE TEMEN ANE YANG NAMENYE KRISS) BUKAN AGAME YEE...) GET OOUT OFF MY FACE OR I KILL U ALL!!! = PERGI DAH ALO YANG NAMENYE SI KRIS, ATAU ANE KILL ENTE YANG NAMENYE KRISS SEMUANYE.. KARENE SI KRISS DULU WAKTU ANE KECIL TAMBENG DAN SUKE GANGGUIN ANAK-ANAK KECIL... GITU CUYYY..) JADI GA ADE MAKSUD ANE BERKATE KASAR TERHADAP AGAME.. TAPI ANE CUMA TAKUT ALO-ALO SI KRIS ADE DISINI... MAKASIH YAK UDAH DI BACE.. ASSALAMU'ALAIKUM...
avatar
Christ Killer
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 2276
Age : 999
Location : USA
Job/hobbies : KILLING NASRANI NOT NASRUDIN
Humor : I WILL KILL U CHRIST...
Reputation : 2
Points : 5490
Registration date : 2011-01-19

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by manusiabodoh on Sat 05 Mar 2011, 7:26 am

@admin wrote:
Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan



Sebelum berusaha membuktikan eksistensi Tuhan, ada beberapa syarat yang mesti diperhatikan para teis. Syarat ini berguna untuk menghindarkan kesalahan berpikir.
Pertama, argumen eksistensi Tuhan tidak boleh mengandung asumsi-asumsi. Teis tidak boleh mengasumsikan sesuatu itu benar sebelum dibuktikan.
Kesalahan berpikir ini disebut “question begging”. Kesalahan ini sering dilakukan teis yang tidak terlatih. Sebagai contoh, ketika berhadapan dengan ateis, orang beragama sering bilang: “Tapi jika Tuhan tidak eksis, lantas siapa yang menciptakan alam semesta?”

Atau: “Kalau Anda tidak percaya Tuhan, bagaimana Anda menjelaskan keajaiban desain alam semesta?”

Kesalahan berpikir diatas umum ditemui dan sangat jelas sebenarnya. Teis mengasumsikan alam semesta memerlukan sebab awal atau alam semesta memerlukan desain, hingga diasumsikan pasti ada “sesuatu” yang menciptakan atau mendesainnya.
Ini seperti perumpamaan, gerhana bulan terjadi karena ada raksasa yang memakan bulan, oleh karena itu kentongan perlu ditabuh agar raksasa memuntahkan bulan kembali. Kentongan ditabuh karena diasumsikan raksasa pemakan bulan ada, padahal makhluk itu tidak pernah ada.
Sebelum meyakini ada raksasa yang memakan bulan, eksistensi raksasa ini perlu dibuktikan eksis, bukan sekedar diasumsikan eksis.
Jadi pertanyaannya bukanlah,”Siapa yang menciptakan alam semesta?”, melainkan,”Apakah alam semesta ini memerlukan adanya pencipta?”.
Kegagalan teis memahami pertanyaan ini hanya akan menghasilkan kebingungan.
Tuhan diposisikan sebagai solusi atas masalah metafisika, tapi Tuhan sendiri dianggap ujug-ujug ada, tanpa diperiksa ada/tidaknya terlebih dahulu.
Untuk membuktikan adanya penyebab awal (Tuhan), teis harus membuktikan, bukannya mengasumsikan, bahwa alam semesta memerlukan penyebab awal.
Untuk membuktikan adanya pendesain (Tuhan), teis harus membuktikan, bukannya mengasumsikan, bahwa alam semesta menunjukkan hasil dari sebuah desain.
Gagal menjawab isu ini akan menyebabkan kegagalan untuk membuktikan eksistensi Tuhan. Pembuktian adanya Tuhan tidak dapat diawali dari asumsi bahwa Dia ada




Berikut adalah syarat kedua untuk membuktikan eksistensi Tuhan. Eksistensi makhluk supranatural (Tuhan) harus dapat ditunjukkan melalui bukti dan argumen, tak boleh sekedar mempercayai bahwa dia ada.
Ada kecenderungan dari penulis teis yang mengatakan bahwa ateis tidak dapat mengerti argumen mereka karena apa yang mereka ungkapkan didasarkan pada kepercayaan.
Dan agar dapat mengerti, orang harus percaya dulu. Well, yang seperti bukan bukti. Bukti harus terlihat oleh semua orang siapapun itu, tak perlu harus percaya dulu. Seperti bukti eksistensi matahari yang bisa dilihat dan dipahami oleh semua orang.

Orang tidak harus percaya dulu bahwa matahari eksis baru kemudian ditunjukkan buktinya. Orang yang mulanya tidak percaya matahari akan menjadi percaya setelah ditunjukkan bukti. Seperti itu hakikat bukti, mesti jelas dan meyakinkan.

Jadi logikanya harus seperti ini: Ada bukti maka orang percaya, bukan malah dibalik, percaya dulu baru kemudian dicari buktinya.
Pendekatan untuk percaya saja lebih dulu ini didukung oleh seorang filsuf bernama Stephen Toulmin dalam bukunya “Reason in Ethics”:
“Eksistensi Tuhan adalah sesuatu yang tidak membutuhkan bukti. Apakah Tuhan eksis harus dijadikan pertanyaan terakhir. Kita harus menerima eksistensi Tuhan terlebih dahulu, maka bukti akan datang belakangan.”
Implikasi dari pernyataan ini akan absurd. Untuk lebih jelasnya, mari kita ikuti perdebatan berikut, antara orang yang percaya peri dengan yang tidak.
Percaya peri (PP):”Ketahuilah, ada peri ajaib diam di kepalaku.”
Skeptis (S):”Aku tidak melihat apa-apa.”
PP: “Tentu saja, karena dia tak terlihat.”
S: “Aku juga tidak merasakan apapun.”
PP: “Itu karena dia tidak terbuat dari materi. Peri ini adalah sesuatu yang gaib.”
S: “Tapi kenapa aku harus percaya akan klaim mu soal peri itu? Seperti apa peri itu, apa bukti eksistensinya?”
PP: “Eksistensi peri ini tidak membutuhkan bukti. Apakah peri ini eksis harus dijadikan pertanyaan terakhir. Alih-alih, kita harus percaya dulu adanya peri ini, selanjutnya bukti akan datang belakangan dengan sendirinya.”
Pendekatan seperti ini jelas irasional. Bukti harus ditunjukkan terlebih dahulu sebelum kita dapat mempercayai sesuatu.
Tidak masuk akal percaya terlebih dahulu untuk kemudian mencari bukti untuk mendukung kepercayaan itu. Ini dinamakan rasionalisasi, bukan sesuatu yang rasional.
Tapi anggap saja si skeptis percaya akan adanya peri tersebut tanpa adanya bukti. Pertanyaan selanjutnya, bukti macam apa yang bisa membuktikan peri itu ada?
S: “Baik, saya percaya soal peri itu meski tanpa adanya bukti, tapi bisakah kamu mendeskripsikan lebih jauh tentang peri ini? Karena aku sama sekali tidak tahu sebenarnya mempercayai apa.”
PP: “Peri ini dapat menyebabkan turunnya hujan.”
S: “Lalu..?”
PP: “Setiap turun hujan, saat itulah peri ini melakukan aksinya. Bukti apalagi yang kau inginkan?”
Argumen ini tipikal argumen para teis. Teis akan meminta ateis untuk percaya akan ide tentang Tuhan sebagai pencipta alam semesta yang bertanggung jawab atas keteraturan alam, dll.
Teis kemudian akan menunjuk eksistensi alam semesta sebagai bukti eksistensi Tuhan.
Kenapa harus mengasumsikan kalau keteraturan alam ini membutuhkan Tuhan? Dalam konteks ini Tuhan ujug-ujug diasumsikan eksis sebelum bisa dibuktikan. Untuk merasionalisasi kepercayaan itu lantas dicari-cari bukti akan eksistensiNya dengan menunjuk keteraturan alam semesta, dll.
Dalam kasus ini, ide adanya Tuhan diterima lebih dulu sebelum ada bukti-bukti yang menunjukkan eksistensinya.
Pengajuan ‘bukti’ macam ini mesti ditolak, Tuhan telah diasumsikan eksis sebelum dibuktikan. Lagipula, jika semisal Tuhan ini ada, apa yang membuat kita yakin bahwa Dia adalah Tuhan Ibrahim, bukan Zeus atau Brahma?
Kita harus menerima hanya bukti nyata akan adanya makhluk supranatural. Jika ini tidak bisa dibuktikan, maka posisi ateis lah yang lebih kuat






Teis harus bisa mendasarkan kepercayaannya pada makhluk supranatural melalui argumen rasional. Jika ternyata argumen ini terbukti tidak valid, dia mesti menanggalkan kepercayaannya itu.
Dengan kata lain, valid atau tidaknya argumen seharusnya bisa membikin perbedaan bagi seseorang untuk percaya atau tidak percaya pada Tuhan.

Teis selalu berargumen mereka memiliki bukti akan eksistensi Tuhan. Akan tetapi jika ditunjukkan absurditas akan klaim ini, umumnya mereka akan berkata: “Tidak masalah meskipun tidak ada bukti valid, karena aku telah mempercayai Tuhan. Aku akan tetap percaya baik ada bukti atau tidak”

Pernyataan seperti ini jelas tidak rasional. Bagi orang-orang seperti ini, pun ditunjukkan bukti sebaliknya tidak akan mempunyai pengaruh apapun.
Sebelum berdiskusi dengan teis, pertanyaan berikut mesti terlebih dulu diajukan: “Jika argumen Anda ternyata tidak valid, akankah Anda menanggalkan kepercayaan kepada Tuhan?”
Jika jawabannya “tidak” maka diskusi lebih jauh hanya akan membuang waktu saja.
Maka klaim akan rasionalitas pun hanya palsu belaka, karena toh dia tidak peduli meski ditunjukkan bahwa argumennya tidak kuat. Inilah yang disebut sebagai munafik.
Jadi syarat terakhir sebelum teis membuktikan eksistensi Tuhan, apakah teis akan menanggalkan kepercayaannya jika ternyata bukti yang ditunjukkannya tidak valid?

Mengenai Mencari dan Mengenal keberadaan Tuhan sebagaimana yang admin tanyakan akan coba saya uraikan dengan kenyataan yang sangat sederhana saja...
Yaitu dengan ILMU RASA....
Apakah rasa merupakan sesuatu yang nyata/logis? Jelas YA jawabannya sebab tidak ada yang bisa menyangkal tentang keberadaan rasa dalam kehidupan kita didunia ini.
Apakah rasa manis yang ada di gula, atau rasa asin di garam, hembusan angin, rasa gembira, rasa sedih, dll; bisa terlihat secara real wujud nyatanya? tentu tidak bukan....
Jika pun bisa tentunya memerlukan upaya2 tertentu untuk itu.
Rasa itu ada dan terasa keberadaanya oleh seluruh mahluk di alam ini tapi tidak atau belum bisa kita lihat wujudnya secara fisik yang bisa dilihat dengan mata telanjang.
Sama halnya dengan keberadaan Tuhan, selama kita masih mendiami wadah yang bernama tubuh ini kita hanya bisa merasakan/meyakini kehadirannya melalui interaksi antar sesama mahluk yang menjadi ciptaannya saja. Contoh : Kita meyakini adanya sel-sel dalam setiap mahluk meskipun tidak terlihat dengan mata telanjang, kita meyakini bahwa angin itu ada meskipun belum pernah ada seorangpun yang pernah melihat wujudnya angin, dsb.
Memang ada alat tertentu yang bisa membuat semua kita bisa melihat perwujudan semua hal yang saya sebutkan tadi.
Bagaimana dengan Tuhan??? Apakah bisa kita melihatnya?? Alatnya apa?
Maaf untuk mengetahui jawabannya, dengan senang hati saya anjurkan saudara admin untuk masuk dulu menjadi pemeluk agama Islam. Biar saya enak menerangkannya
"Logikanya Tidak akan pernah bisa kita mengungkap keberadaan Tuhan Yang Maha Tidak Terlihat dengan sesuatu yang terlihat seperti kita manusia ciptaanya yang rendah ini"

manusiabodoh
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Number of posts : 10
Reputation : 0
Points : 2855
Registration date : 2011-03-02

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by almer on Sat 05 Mar 2011, 8:46 am

bung Admin hanya meminta kita untuk berkomentar (absen)....
benarkan bung Admin????

baiklah saya ikut berkomentar...

kepercayaan akan Tuhan justru karena manusia itu berpikir bung Admin.. bukan sebaliknya..
karena manusia berpikir tentang sesuatu yg tidak dapat dijelaskan dengan akal yang dimiliki, padahal segala sesuatu itu pasti ada sebab dan akibatnya, karena itu maka manusia mau tidak mau akhirnya sampai kepada sosok Tuhan..

jadi keberadaan Tuhan adalah konsekuensi logis dari olah akal (pikiran) manusia..

walaupun manusia sudah dilengkapi dengan panca indera, kenyataannya banyak sekali kebenaran yang tidak dapat 100% dikenali lewat pancaindera kita... manusia akhirnya menyadari bahwa sesuatu yang tidak terlihat dan tidak terasa bisa jadi merupakan hal yang nyata adanya...

puncak dari olah pikir itu akhirnya berujung pada Tuhan.

coba bung Admin pikir, siapa yang mengajari seekor kucing untuk menutupi kotorannya setiap kali berak? siapakah yang mengajari kucing sehingga menyadari bahwa kotoran yang berasal darinya disamping bau juga membawa penyakit yang mudah menular sehingga perlu untuk dikubur / ditutupi?

satu hal lagi bung admin..

seorang yang beragama adalah seorang yang mengambil posisi aman dalam menjalani perannya sebagai manusia.. karena bukti keberadaan Tuhan itu sama kuatnya dengan bukti ketidak beradaan Tuhan dalam logika orang bebas.. maka dengan mengambil posisi sebagai orang beragama, seseorang telah meng-antisipasi kemungkinan 50% adanya Tuhan.. agama memang menjadikan manusia terikat (terkekang), tapi agama menjadikan manusia punya kekang atas perilaku buruk sekaligus membuat tenang secara psikologis..

jadi orang yang memilih untuk beragama justru lebih berpikir logis daripada orang yang memilih menjadi atheis..

almer
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 176
Reputation : 0
Points : 3086
Registration date : 2011-01-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Tantangan Membuktikan Eksistensi Tuhan

Post by Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum