MURTADIN_KAFIRUN

Gallery


MILIS MURTADIN_KAFIRUN
MURTADIN KAFIRUNexMUSLIM INDONESIA BERJAYA12 Oktober Hari Murtad Dari Islam Sedunia

Kami tidak memfitnah, tetapi menyatakan fakta kebenaran yang selama ini selalu ditutupi oleh muslim untuk menyembunyikan kebejatan nabinya

Menyongsong Punahnya Islam

Wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
 

Kebrutalan dan keberingasan muslim di seantero dunia adalah bukti bahwa Islam agama setan (AJARAN JAHAT,BUAS,BIADAB,CABUL,DUSTA).  Tuhan (KEBENARAN) tidak perlu dibela, tetapi setan (KEJAHATAN) perlu mendapat pembelaan manusia agar dustanya terus bertahan

Subscribe to MURTADIN_KAFIRUN

Powered by us.groups.yahoo.com

Who is online?
In total there are 12 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 12 Guests :: 1 Bot

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 354 on Wed May 26, 2010 3:49 am
RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 


Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of MURTADINKAFIRUN on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of MURTADIN_KAFIRUN on your social bookmarking website


kristen ternyata pendukung terbesar NAZI

View previous topic View next topic Go down

kristen ternyata pendukung terbesar NAZI

Post by kermit_penjilat_memek on Thu Apr 09, 2015 5:27 am

SATUHARAPAN.COM - Sepanjang sejarah, politisi telah menggunakan bahasa agama untuk memenangkan pemilu. Salah satu pemimpin dunia mempraktekkan dengan sangat baik dalam hal itu:

"Pada jam ini saya akan meminta satu hal pada Tuhan Allah: bahwa Ia akan memberikan berkat-Nya dalam pekerjaan kita, dan Dia mungkin akan memberi kita keberanian untuk melakukan kebenaran. Saya yakin bahwa orang yang diciptakan oleh Allah harus hidup sesuai dengan kehendak Yang Maha Kuasa. Tidak ada orang yang dapat menjadi panutan dalam sejarah dunia tanpa memiliki tujuan dan kekuasaannya dipenuhi berkat-berkat dari pemeliharaanNya."

Kata-kata itu mungkin terdengar seperti seorang pemimpin yang ideal, tapi itulah pidato yang dikatakan pada tahun 1937 oleh Kanselir Jerman, Adolf Hitler. Dalam pidatonya, dia menantang orang untuk mencintai tetangga mereka, untuk merawat orang miskin dan sakit, dan untuk mengambil sikap terhadap kekerasan.

"Pidato-pidatonya penuh dengan harapan," kata Ray Comfort, penulis Hitler, Tuhan & Alkitab. "Dia mengatakan 'Aku akan mengembalikan kemuliaan.' Dia juga mengatakan bahwa 'saya percaya bahwa saya bertindak dalam rasa Sang Maha Pencipta.'"

Di depan umum, Hitler sering menyebut dirinya adalah pengikut Kristus. Bahkan saat ini, banyak orang masih percaya Holocaust dilakukan atas nama agama Kristen, tapi apa hubungan nyata antara Allah dan Hitler?

"Adolf Hitler menjijikkan, penuh kebencian, dia hampir sebagai orang terkeji dalam sejarah," kata Comfort, "dan jika ada yang berkata bahwa ia adalah seorang Kristen, itu adalah pendapat sangat bodoh, atau tidak jujur."

Sebagai seorang anak, Hitler dibaptis di Gereja Katolik. Dia adalah putra altar, dan pada satu titik ia bahkan ingin menjadi seorang imam. Tapi seperti sejarah nantinya akan menunjukkan, bahwa anggota gereja dan orang Kristen adalah dua hal yang berbeda.

Dari pidato politik awal berkuasa, Hitler mohon pertolongan Tuhan: suatu langkah politik yang cerdas di negara mayoritas beragama Kristen, Jerman.

"Pada awal karirnya, Adolf Hitler adalah pencium-bayi, percaya atau tidak," kata Comfort. "Bahkan saat ini, jika Anda ingin mendapatkan tempat sebagai politisi, Anda rasa bahasa dan pidato Anda dengan mungkin akan menggunakan ayat Alkitab di sana-sini, mungkin Anda memajang sebuah foto saat Anda dengan seorang pendeta pada hari Minggu, atau menunjukkan bahwa Anda berdoa saat mulai makan dan mengatakan sesuatu tentang Tuhan. Kemudian setelah Anda berada di otoritas politik Anda, Anda membiarkan rencana Anda yang muncul, dan itulah apa yang Hitler lakukan."

Salah satu acara yang paling sering Hitler tunjukkan pada khalayak adalah solidaritas dengan Gereja, yaitu penandatanganan Pakta Perdamaian Nazi dengan Vatikan pada tahun 1933.

"Pakta Itu merupakan kesepakatan Gereja Katolik akan mendukung politik Adolf Hitler, dan Hitler akan memastikan bahwa mereka memiliki kebebasan beragama," jelas Comfort. "Hitler pada tahun 1933 mengatakan hal-hal yang indah tentang kekristenan. Dia bahkan mengatakan ia membenci ateisme dan ingin menyingkirkan itu di dalam negeri, sehingga Hitler adalah serigala berbulu domba, dan dia menarik wol di atas Gereja Katolik."

Jadi jika Hitler bukanlah seorang Kristen, kenapa dia mencari begitu banyak masalah untuk memenangkan dukungan dari Gereja?

Confort mengatakan, ia tahu orang-orang Kristen akan mengganggu rencananya jika mereka tidak ditipu terlebih dahulu.

Apa yang Anda tidak akan dengar di kelas sejarah adalah bahwa Hitler tidak hanya akan menghilangkan orang-orang Yahudi: ia ingin menyingkirkan kekristenan juga.

Anak buah Hitler, Baldur von Schirach, mengatakan, "kehancuran agama Kristen secara eksplisit diakui sebagai tujuan gerakan sosialis nasional."

Dan pemimpin Nazi Alfred Rosenberg, seorang anggota lingkaran dalam Hitler, menyatakan dalam Konggres di Nuremberg tahun 1938, "Benar-benar jelas dalam pikiran saya, dan saya pikir sama seperti Fuhrer juga, bahwa baik gereja Katolik dan Protestan harus lenyap dari kehidupan masyarakat kita."
Tahun 1933, perekonomian Jerman sedang jatuh, terjun bebas, dengan tingkat pengangguran lebih dari 30 persen. Jerman adalah bangsa yang membutuhkan penyelamat, dan Hitler memutuskan bahwa ia akan menjadi orang yang mengisi peran itu.

Seiring dengan pertumbuhan kekuatan Hitler, toleransi beragama menghilang, dan ia mencoba untuk menggantikan Kristen dengan "Gereja Reich," agama baru di mana tidak ada tuhan selain Hitler.

"Saya pikir setelah beberapa saat, Hitler mulai membentuk iman percaya pada Hitler," kata Dr Anthony Santoro, seorang profesor sejarah di Universitas Christopher Newport.

"Hitler membuat sebuah sistem antikristus yang sangat mengerikan dengan menyamar sebagai jemaat di gereja," tambah Comfort. Sementara anggota Nazi-nya cukup senang menganggap Fuhrer mereka sebagai mesias Jerman.

Menteri propaganda Hitler, Joseph Goebbels mengatakan, "Fuhrer kami adalah perantara antara umat-Nya dan takhta Allah. Semuanya mengenai Fuhrer adalah agama tertinggi."

Dan karena setiap agama membutuhkan rumah ibadah, Hitler membuat 30 poin aturan untuk mendirikan "Gereja Reich Nasional," yang baru, 30 poin itu bahkan diterbitkan The New York Times tahun 1942. Aturan itu seperti:
◾ Tidak boleh ada pendeta, ulama atau imam diizinkan berbicara di gereja .... kecuali berkotbah di National Reich.
◾ Semua Alkitab dan gambar orang suci telah dihapus dari altar gereja dan diganti dengan salinan Mein Kampf (Perjuangan Hitler).
◾ Salib dihapus dan diganti dengan swastika.
◾ Salah satu aturan Gereja Reich paling kontroversial adalah menggunakan Alkitab Hitler.

Meskipun Hitler mengutip kitab suci dalam banyak pidato awal, ia kemudian menyebut alkitab sebagai "dongeng ciptaan orang-orang Yahudi," dan pada tahun 1942, Alkitab menjadi buku yang dilarang di Jerman.

"Adolf Hitler membenci Alkitab," kata Comfort. "Dia membuat Alkitab versinya sendiri yang dia cetak sebanyak 100.000 eksemplar. Beberapa salinan masih ada, tetapi kebanyakan sudah dihancurkan oleh orang-orang yang menyadari apa yang telah dilakukan Hitler."

Di alkitab versi Hitler, semua kata-kata Ibrani seperti haleluya telah dihapus. Ia juga mengganti Sepuluh Perintah Allah dengan dua belas perintah. Diantaranya:
◾ Jagalah darah murni dan kehormatan-Mu yang kudus.
◾ Memelihara dan memperbanyak warisan nenek moyangmu.
◾ Gembira melayani orang-orang dengan pekerjaan dan pengorbanan.
◾ Hormati Fuhrer dan Gurumu.

Hitler juga menulis versi sendiri Doa Bapa Kami:
"Adolf Hitler, Anda Fuhrer besar kita. Nama-Mu membuat gentar musuh. Reich Ketiga datang, yang akan menjadi hukum tertinggi di atas bumi. Mari kita mendengar suara-Mu setiap hari, dan membawa kami dalam kepemimpinanMu, kita akan taat sampai akhir, dalam hidup kita, kami memuji Engkau, sambut Hitler Fuhrer, Fuhrer saya, membawa saya oleh Allah. Melindungi dan menjaga hidup saya untuk waktu lama. Kau menyelamatkan Jerman pada saat dibutuhkan, saya berterima kasih untuk makanan sehari-hari saya. Bersamaku untuk waktu yang lama, jangan tinggalkan aku Fuhrer, Fuhrer saya, iman saya, cahaya saya, sambut Fuhrer saya"

Hitler memiliki gereja sendiri, Alkitab sendiri dan bahkan himne sendiri, dinyanyikan setiap hari di sekolah Jerman:
"Adolf Hitler adalah penyelamat kami, pahlawan kita. Dia adalah makhluk paling mulia di seluruh dunia yang luas. Untuk Hitler, kita hidup. Untuk Hitler kita mati. Hitler kami adalah Tuhan kita, yang memerintah dengan berani sebuah dunia baru. "

Hitler telah mendirikan agamanya, Reich dan sudah waktunya untuk menyingkirkan pesaing. Sementara penganiayaannya terhadap orang-orang Yahudi itu menjadi terkenal, "Solusi Akhir" nya terhadap orang Kristen tetap menjadi rahasia selama lebih dari 60 tahun.

Pada tahun 2002, seorang mahasiswa hukum Yahudi menemukan sebuah laporan 120 halaman dari tahun 1940-an.
Laporan itu dikumpulkan oleh anggota OSS, agen mata-mata Amerika dalam Perang Dunia II. Laporan itu menerangkan Rencana Induk Nazi: Penganiayaan gereja Kristen. Dokumen itu adalah rencana langkah-demi-langkah untuk menghilangkan kekristenan di Jerman:
◾ "Mengambil alih gereja, dengan memanfaatkan anggota gereja yang menjadi simpatisan partai Nazi.
◾ mendiskreditkan orang Kristen, mempenjarakan atau membunuh para pemimpin Kristen.
◾ Reindoktrinasi jemaat.
◾ Memberi rakyat Jerman iman baru, iman Reich. "

Jadi dimana orang-orang Kristen Jerman dalam semua ini? Sebagian besar dari mereka terlalu takut untuk protes, tapi ada sebagian kecil orang Kristen berani berdiri melawan Gereja Reich. 3.000 Protestan yang dikenal sebagai "Gereja yang Mengaku" secara terang-terangan menantang Hitler dan akhirnya dihukum.

Kata Hitler, "Aku akan membuat mereka pendeta terkutuk merasakan kekuasaan negara dengan cara yang mereka tidak pernah mungkin dibayangkan. Jika saya memiliki kecurigaan sedikit saja bahwa mereka berbahaya, saya akan menembak mereka."

Tujuh ratus pendeta dari Gereja yang Mengaku ditangkap. Banyak dari mereka dibunuh atau dikirim ke kamp-kamp konsentrasi.

"Orang ini jahat," kata Santoro. "Hitler tidak memiliki loyalitas permanen. Jika Anda melewati dia, Anda akan mati."

Aspek yang paling penting dari kekristenan yang diabaikan Hitler adalah keyakinan bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah dan Juru selamat dunia. Peran Yesus itulah yang Hitler ambil untuk dirinya sendiri. Dan bahkan ketika dia menyebutkan Yesus, itu bukan Yesus dari Alkitab. Misalnya, ia menolak untuk mengakui fakta bahwa Yesus adalah seorang Yahudi.

Hitler menyangkal keilahian Kristus dan memaksa orang menyembah dia sebagai tuhan. Kemudian dia membunuh atau mempenjarakan ratusan pendeta Kristen dan mengembangkan rencana rinci untuk menghancurkan Gereja.

"Jika Anda dilahirkan kembali oleh Roh Kudus, jika Anda benar-benar dilahirkan kembali, Anda akan memiliki bukti, berbuah," kata Comfort. "Buah kebenaran, buah pujian, buah syukur, buah pertobatan, dan terutama, buah roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kebaikan, murah hati, iman, lemah lembut dan kesederhanaan. Jadi jika Anda tidak punya cinta, Anda bukan orang Kristen."

Jika seseorang mengaku sebagai nabi dan tidak mengakui kebenaran tentang Yesus, orang itu tidak berasal dari Allah. Orang seperti itu memiliki semangat antikristus. Siapa pun yang tidak memiliki kasih tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Tidak ada ketakutan dalam kasih, tetapi kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan. (I Yohanes 4:3, 8, 18)
(diterjemahkan dari: Was Adolf Hitler a Christian? cbn.com)
avatar
kermit_penjilat_memek
BLUE MEMBERS
BLUE MEMBERS

Number of posts : 430
Reputation : 1
Points : 2486
Registration date : 2012-09-12

View user profile

Back to top Go down

Re: kristen ternyata pendukung terbesar NAZI

Post by 0Ne-G on Wed May 27, 2015 6:07 am

Daftar Para Tokoh Nazi dan Perwira Wehrmacht Muslim/Mualaf

Setelah Perang Dunia II berakhir, banyak para petinggi Nazi dan mantan perwira SS yang pindah ke negara-negara Arab, menjadi penganut agama Islam, dan mempunyai jabatan militer atau birokratis di negara baru mereka, terutama di Mesir dan Suriah (cf., Jean and Michel Angebert, The Occult and the Third Reich, New York: Macmillan, 1974, halaman 275-276). Di bawah ini adalah daftar beberapa dari mereka, yang hampir semuanya menjadi mualaf:

- Erich Altern (Ali Bella) : Mantan komisioner seksi urusan Yahudi di Gestapo yang kemudian menetap di Mesir dan menjadi instruktur para pejuang perlawanan Fatah dalam melawan Israel.

- Hans Appler (Salah Chaffar) : Mantan anakbuah Goebbels yang kemudian bekerja di Kementerian Informasi Inggris tahun 1956 dan kemudian dilanjutkan dengan menjadi anggota Islamic Congress.

- Franz Bartel (Hussein) : Asisten kepala Gestapo di Kattowitz, dari sejak tahun 1959 dia lalu bertugas di departemen Yahudi yang menjadi bagian dari Kementerian Informasi Mesir.

- Walter Baumann (Ali Ben Khader) : SS-Sturmbannführer yang pernah bertugas di Warsawa, dia lalu bekerja di Kementerian Peperangan Mesir dan menjadi instruktur Front Pembebasan Palestina.

- Fritz Bayerlein : Jenderal terkenal Perang Dunia II yang pernah bertempur bersama Erwin Rommel di Afrika Utara. Dia ikut membantu perbaikan tank-tank kepunyaan Angkatan Darat Mesir.

- Hans Becher : Kepala seksi Yahudi Gestapo di Wina, dia kemudian menjadi instruktur kepolisian Mesir di Alexandria (Iskandariyah).

- Wilhelm Beissner : Kepala Kantor Pusat Keamanan Reich (RSHA) yang kemudian bertempat tinggal di Mesir.

- Bernhard Bender (Bashir Ben Salah) : perwira Gestapo yang pengetahuan mendalamnya akan Yiddish membuatnya mampu masuk ke dalam organisasi bawah tanah Yahudi di Warsawa. Dia kemudian bertugas sebagai penasihat satuan polisi politik di Kairo dengan pangkat Letnan Kolonel.

- Werner Birgel (El-Gamin). Perwira SS dari Leipzig yang bertugas di Kementerian Informasi Mesir.

- Wilhelm Böckler (Abd al-Karim) : SS-Untersturmführer yang bertugas di Warsawa. Dia kemudian menjadi seorang pejabat di Kementerian Informasi Mesir bagian urusan Israel setelah kabur ke negara tersebut pada tahun 1949.

- Wilhelm Börner (Ali Ben Keshir): SS-Sturmbannführer yang kemudian bertugas di Kementerian Dalam Negeri Mesir dan menjadi instruktur Front Pembebasan Palestina.

- Alois Brunner (Ali Mohammed) : Perwira SS yang memegang posisi senior di Departemen Yahudi pimpinan Adolf Eichmann. Dia kemudian menjadi penasihat pasukan khusus Mesir dan Suriah. Mossad (dinas intelijen Israel) berkali-kali mencoba membunuhnya di Damaskus, yang diberitakan sebagai tempat tinggalnya.

- Friedrich Buble (Ben Amman) : SS-Obergruppenführer bersama Gestapo yang kemudian menjadi direktur Departemen Hubungan Masyarakat Mesir tahun 1952 sekaligus sebagai penasihat pasukan polisi Kairo.

- Franz Bünsch: Anak buah Goebbels yang menjadi koresponden BND di Kairo dan membantu mengorganisasikan mata uang Riyal Arab Saudi tahun 1958.

- Erich Bunzel : SA-Obersturmführer sekaligus Major dan kolega Goebbels. Dia kemudian bertugas di departemen Israel di Kementerian Informasi Mesir.

- Joachim Däumling (Ibrahim Mustafa): Kepala Gestapo di Düsseldorf, dia kemudian menjadi penasihat sistem penjara Mesir dan anggota pelayanan operator radio di Kairo. Dia dipekerjakan untuk membantu pengembangan dinas intelijen Mesir.

- Hans Eisele : Dokter SS dengan pangkat Hauptsturmführer yang kemudian menjadi staf medis di fasilitas pesawat dan misil Mesir di Helwan sampai dengan kematiannya tahun 1965.

- Wilhelm Fahrmbacher : Generalleutnant dalam tubuh Wehrmacht yang menjadi penanggungjawab Vlassov Armee di Prancis tahun 1944. Dia kemudian bertugas sebagai penasihat militer Gamal Abdel Nasser dan bergabung dengan staff perencana pusat di Kairo.

- Eugen Fichberger : SS-Sturmbannführer

- Leopold Gleim (Ali al-Nasher) : SS-Standartenführer di Warsawa dan kepala departemen Gestapo untuk urusan Yahudi di Polandia. Dia kemudian bertugas di dinas intelijen Mesir.

- Gruber (Aradji) : Teman dekat kepala Abwehr (Dinas Intelijen Wehrmacht) Admiral Wilhelm Canaris. Dia lalu melarikan diri ke Mesir dan bekerja untuk Liga Arab dari tahun 1950.

- Baron von Harder : Mantan asisten Goebbels yang kemudian tinggal di Mesir.

- Ludwig Heiden (Luis el-Hadj) : Perwira SS sekaligus jurnalis Weltdienst (agen pers Jerman) yang ditransfer ke kantor pers Mesir dalam Perang Dunia II. Setelah perang usai, dia kembali lagi ke Mesir tahun 1950 dan menulis buku-buku tentang Third Reich dalam bahasa Arab!

- Aribert Heim : SS-Hauptsturmführer yang kemudian menjadi dokter di pasukan kepolisian Mesir.

- Franz Hithofer : Perwira Gestapo di Wina yang melarikan diri ke Mesir tahun 1950.

- Ulrik Klaus (Muhammad Akbar).

- Karl Luder : Mantan kepala Hitlerjugend di Polandia yang kemudian bertugas di Kementerian Peperangan Mesir.

- Gerhard Mertins : SS-Standartenführer.

- Rudolf Mildner : SS-Standartenführer dan kepala Gestapo di Katowitz dan Polizei di Denmark. Dia bertempat tinggal di Mesir dari tahun 1963.

- Alois Moser : SS-Gruppenführer yang bertugas di Ukraina dan kemudian menjadi instruktur gerakan paramiliter BAJU HIJAU di Kairo.

- Oskar Münzel : Jenderal Wehrmacht yang melarikan diri ke Mesir tahun 1950 dan kemudian mengorganisasi pasukan parasut negara tersebut.

- Gerd von Nimzek (Ben Ali) : Melarikan diri ke Mesir tahun 1950.

- Achim Dieter Pelschnik (el-Said) : Melarikan diri ke Mesir usai Perang Dunia II.

- Franz Rademacher (Thome Rossel) : Direktur seksi urusan Yahudi di Kantor Kementerian Luar Negeri Jerman dari tahun 1940 sampai dengan 1943. Dia kemudian melarikan diri ke Suriah dan bekerja sebagai jurnalis lokal.

- Hans Reichenberg : Mantan perwira SS yang tinggal di Tangier dan mendirikan perusahaan ekspor-impor Arabo-Afrika dan membantu penyelundupan senjata-senjata untuk kepentingan organisasi perjuangan anti-imperialis FLN di Aljazair.

- Schmalstich : SS-Sturmbannführer

- Seipel (Emmad Zuhair) : SS-Sturmbannführer dan perwira Gestapo di Paris yang kemudian bekerja untuk dinas keamanan di Kementerian Dalam Negeri Mesir.

- Heinrich Sellmann (Hassan Suleiman) : Kepala Gestapo di Ulm yang mengabdi di dinas keamanan Kementerian Informasi Mesir sekaligus menjadi penasihat masalah kontra-spionase.

- Ernst-Wilhelm Springer : Mantan perwira SS yang ikut membantu pembentukan Legiun Muslim SS dan kemudian mengungsi ke Mesir setelah perang. Dia lalu melanjutkan karirnya sebagai penyedia senjata untuk FLN.

- Albert Thielemann (Amman Kader) : Kepala SS di Bohemia yang bertugas di Kementerian Informasi Mesir.

- Erich Weinmann : SS-Standartenführer dan kepala Sicherheitsdienst (SD) di Praha. Dia lalu melarikan diri ke Mesir tahun 1949 dan menjadi penasihat dinas kepolisian Alexandria dari tahun 1950.

- Werner Wietschenke : Mantan dokter SS yang mengabdi sebagai dokter di militer Mesir.

- Heinrich Willermann (Naim Fahum) : Mantan dokter SS yang mengabdi sebagai dokter di militer Mesir.

- Ludwig Zind (Muhammad Saleh) : Aktivis anti-Yahudi terkemuka yang sempat melarikan diri ke Mesir pasca Perang Dunia II karena pandangannya yang dianggap ekstrim.

0Ne-G
RED MEMBERS
RED MEMBERS

Number of posts : 14
Reputation : 0
Points : 867
Registration date : 2015-05-25

View user profile

Back to top Go down

Re: kristen ternyata pendukung terbesar NAZI

Post by kuku bima on Wed May 27, 2015 7:46 pm

sejarah membuktikan,,,,,,kadal kadal arab mendekati hitler dan sangat senang klu israel hancur,,,tapi Tuhan selalu mendampingi umatnya...puji Tuhan.....segala upaya bangsa bangsa akan sia sia jika melawan bangsa kepunyaan yahweh tuhan semesta alam.....bukti kongkrit 6 hari 9 negara arab bertekuk lutut tanpa syarat......2juta jiwa  melawan 90juta jiwa,,,yang 90 jutajiwa bertekuk lutut  nangis darah,,,ha ha ha,,,,,

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4041
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 7934
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: kristen ternyata pendukung terbesar NAZI

Post by kuku bima on Wed May 27, 2015 7:51 pm

sejarah membuktikan,,,,,,kadal kadal arab mendekati hitler dan sangat senang klu israel hancur,,,tapi Tuhan selalu mendampingi umatnya...puji Tuhan.....segala upaya bangsa bangsa akan sia sia jika melawan bangsa kepunyaan yahweh tuhan semesta alam.....bukti kongkrit 6 hari 9 negara arab bertekuk lutut tanpa syarat......2juta jiwa  melawan 90juta jiwa,,,yang 90 jutajiwa bertekuk lutut  nangis darah,,,ha ha ha,,,,,

_________________
ALLOH SWT TERNYATA BISA DI TIPU MANUSIA.....

Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.”
TERNYATA QURAN ITU KARYA EROR KANG MAMAD
"Sesungguhnya Alquran itu perkataan rasul yang mulia." (Qs.69:40)
"innahu (sesungguhnya) la qaula (perkataan) rasuulin kariim (rasul yang mulia)
avatar
kuku bima
SILVER MEMBERS
SILVER MEMBERS

Male
Number of posts : 4041
Age : 36
Location : firdaus
Job/hobbies : memperkenalkan Yesus
Humor : iman yang buta membawa malapetaka...
Reputation : 12
Points : 7934
Registration date : 2011-05-19

View user profile http://Islam bukan agama ,tapi Idiologi mematikan..

Back to top Go down

Re: kristen ternyata pendukung terbesar NAZI

Post by Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum